cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
Pengaruh Pemasangan Pembatas Jalan Terhadap Lalu Lintas (Studi kasus: Simpang Anduring Kota Padang) Gunawan, Hendra; Kurniati, Titi; Adilla, Mutiara
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.199-208.2024

Abstract

Simpang Anduring merupakansimpang tiga lengan yang menghubungkan jalan Dr. Moh. Hatta-Jalan Andalas-Jalan M. Yunus. Pengaturan Simpang Anduring tanpa Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), sehingga kendaraan yang bertukar arah akan menyebabkan terjadinya konflik. Walaupun konflik yang terjadi tergolong tidak serius tetapi kemacetan yang sering terjadi perlu mendapatkan penanganan Rekayasa Lalu Lintas. Tindakan yang dilakukan adalah memasang pembatas jalan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan pengaruh pemasangan pembatas jalan ditinjau dari volume dan kecepatan kendaraan di persimpangan, serta mengetahui persentase penggunaan putaran balik sebagai dampak dipasangnya pembatas jalan. Data lalu lintas berupa volume dan kecepatan kendaraan dikumpulkan melalui video udara (drone). Uji hipotesis rata-rata dua populasi dilakukan untuk menentukan pengaruh pemasangan pembatas jalan. Pemasangan pembatas jalan berpengaruh pada volume lalu lintas secara signifikan pada α=0,05 untuk pergerakan lalu lintas jalan Andalas menuju jalan M. Yunus dan jalan Andalas menuju jalan Moh. Hatta.Pemasangan pembatas jalan berpengaruh secara signifikan pada α=0,05 untuk kecepatan rerata arah dari jalan Moh. Hatta ke jalan Andalas dan dari jalan M. Yunus ke jalan Moh. Hatta pada pagi hari, sedangkan pada waktu sore hari, tidak berpengaruh secara signifikan. Hal ini disebabkan tingginya hambatan samping pada waktu tersebut.
Evaluasi Persepsi, Kesadaran, Dan Kesiapsiagaan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Terhadap Ancaman Gempa Bumi Jafar, Jafar
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.97-107.2024

Abstract

Gempa bumi merupakan ancaman serius di wilayah Yogyakarta. Diperlukan penanganan yang efektif untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini berfokus pada evaluasi persepsi, kesadaran, dan kesiapsiagaan mahasiswa Universitas Islam Indonesia terhadap risiko gempa di Yogyakarta. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan mahasiswa, dengan fokus pada dimensi Capacity pada formula risiko bencana. Pemahaman ini dianggap penting untuk membentuk dasar kebijakan yang lebih efektif dalam mengurangi risiko bencana di wilayah yang memiliki kerentanan terhadap ancaman gempa bumi. Metode penelitian ini melibatkan survei terhadap sampel mahasiswa dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur tingkat persepsi, kesadaran, dan kesiapsiagaan mahasiswa terhadap gempa bumi. Analisis statistik digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa penyangkalan (Denial Belief) memiliki pengaruh negatif terhadap kesiapsiagaan mahasiswa dalam menghadapi gempa bumi. Artinya, mereka yang cenderung menyangkal atau mengabaikan ancaman gempa bumi memiliki tingkat kesiapsiagaan yang rendah. Di sisi lain, kesadaran terhadap ancaman dan kesadaran terhadap dampak potensial gempa bumi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapsiagaan. Mahasiswa yang memiliki kesadaran yang baik tentang ancaman dan dampak gempa bumi cenderung lebih siap menghadapinya. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan mahasiswa terhadap ancaman gempa bumi sebagai langkah kunci dalam mengurangi potensi risiko dan kerugian. Institusi pendidikan, seperti universitas, memiliki peran penting dalam membentuk persepsi, kesadaran, dan kesiapsiagaan terhadap bencana. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa harus menjadi perhatian serius. Penelitian ini memberikan wawasan tentang situasi di Universitas Islam Indonesia dan memberikan dasar bagi penelitian dan upaya lebih lanjut dalam pengurangan risiko bencana, terutama terkait dengan ancaman gempa bumi.
Road Construction Delay Risk Identification Based On The Relative Importance Index Method Fadlansyah, Heldifha; Sandhyavitri, Ari; Iriana, Rian Trikomara
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.83-96.2024

Abstract

The Widening Project to Add Lanes to the Siak IV Pekanbaru Access Road is one of the road construction projects that experienced a delay of 27.791% of the planned schedule. The delay requires risk identification and assessment as an initial form of risk management. This study aims to identify the causal factors of the risk of delays during the construction period by using one of the risk identification methods, namely the Relative Importance Index (RII) method with a Likert Scale, the influence from no effect or 1 to very influential or 5. Out of 63 risk variables delays obtained 11 valid risks by the validity test with the Item-Level Content Validity Index (I-CVI). Therefore, using the RII method, a list of risks from the highest impact to project delay was obtained which was equipment with a value of 1.00 and the last was rain with a value of 0.25. To prove the risk factors, The Critical Path Method (CPM) was then applied, revealing 26 activities categorized as critical paths in 9 main works of the project. In conclusion, the risks were proved which caused the project delay and impacted the critical path in progress of the project.
Efektivitas Kolam Retensi Untuk Pengendalian Banjir di Ruas Jalan Dr. Moh. Hatta Sukamanah Kota Tasikmalaya Irawan, Pengki; Handiman, Iman; Sari, Novia Komala; Nurrahma, Fardha Awalia; Herianto, Herianto; Setiawan, Junaedi; Hidayat, Asep Kurnia
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.120-135.2024

Abstract

Banjir menjadi permasalahan yang sering terjadi ketika musim hujan. Banjir juga terjadi di Kota Tasikmalaya yaitu di Jalan Dr. Moh Hatta Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Banjir tersebut disebabkan oleh overflow dari saluran sekunder Daerah Irigasi (DI) Citanduy, yaitu saluran Cisalim. Saluran yang harusnya berfungsi sebagai saluran irigasi juga harus menampung limpasan air hujan serta buangan limbah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi overflow saluran Cisalim dengan membuat 2 (dua) kolam retensi dan diuji efektivitasnya dalam menurunkan banjir.  Data curah hujan didapatkan dari Pos Curah Hujan (PCH) di sekita lokasi, hujan wilayah menggunakan metode Poligon Thiessen, kemudian dilakukan analisis frekuensi hingga dihasilkan intensitas hujan rencana, yaitu Periode Ulang Hujan (PUH) 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun. Daerah Tangkapan Air (DTA) dimodelkan dengan membuat streamflow pada software Geographic Information System (GIS). Parameter DTA seperti nilai luas, kemiringan lahan, koefisien limpasan, kekasaran permukaan lahan, panjang lintasan air disesuaikan dengan kondisi lahan. Data saluran didapatkan dari pengukuran langsung ke lapangan menggunakan alat ukur Theodolit. Data parameter DTA dan saluran kemudian diinputkan ke software Environment Protection Agency Storm Water Management Model (EPA SWMM) untuk disimulasikan. Simulasi menggunakan 2 (dua) skenario, yaitu kondisi saluran eksisting dan membuatkan kolam retensi di hulu saluran yang overflow. Hasil analisis terdapat 50 DTA dalam sistem saluran Cisalim. Intensitas hujan selama 24 jam dengan PUH 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun secara berturut-turut adalah 152 mm, 193 mm, 216 mm, dan 242 mm, kemudian intensitas hujan tsb disimulasikan dengan durasi 6 jam. Hasil simulasi menunjukkan saluran cukup aman pada PUH 2 tahun, sementara pada PUH 5 sampai 25 tahun menunjukkan overflow pada saluran Con 9 dan Con 10. Kapasitas saluran tersebut sebesar 8.7 m3/det, sedangkan debit pada PUH 5, 10, dan 25 tahun sebesar 9.7 m3/det (111% dari kapasitas), 10.9 m3/det (124% dari kapasitas), dan 12.2 m3/det (139% dari kapasitas). Simulasi dengan penambahan kolam retensi ukuran 9255 m2 dan 6422 m2 dengan kedalaman kolam 2 m, mampu mereduksi debit puncak banjir. Hasil simulasi pada saluran Con. 10 kolam retensi mampu mereduksi banjir dari 139 % menjadi 56%, sedangkan pada saluran Cisalim sebesar 59% menggunakan PUH 25 tahun. Sebagai upaya kemanan agar tidak terjadi overtopping, masing – masing kolam retensi lengkapi dengan pompa.
Penerapan Manajemen Penjadwalan Dengan Konsep Bangunan Hijau Wijaya, Dedyanto; Jin, Oei Fuk
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.190-198.2024

Abstract

Permasalahan perubahan iklim menyebabkan terjadinya berbagai peristiwa baik itu bencana ataupun perubahan musim di seluruh dunia merupakan salah satu topik yang banyak dibahas pada saat ini.  Diakibatkan karena permasalahan tersebut banyak cara yang digunakan untuk mengurangi aktivitas yang menghasilkan gas rumah kaca atau CO2. Perkembangan teknologi dan digitalisasi di berbagai bidang merupakan salah satunya bentuk dukungan dalam mengoptimalkan hal tersebut dan salah satu bidang yang mulai mengencarkan gerakan pengurangan gas rumah kaca adalah dunia konstruksi. Pada dunia konstruksi gerakan pengurangan gas rumah kaca yaitu dengan menggunakan prinsip green building. Penerapan ini sudah banyak diterapkan di berbagai negara di dunia termasuk Indonesia. Penulisan ini mempunyai tujuan untuk melakukan peninjauan dari segi literatur dalam manajemen dan penjadwalan menggunakan prinsip bangunan hijau (green building). Penggunaan analisa bibbliometrik membantu dalam mengidentifikasi hubungan antar-topik yang berhubungan dengan penjadwalan dan manajemen konstruksi pada bangunan hijau sehingga dapat melihat beberapa peluang dalam melakukan penelitian yang berhubungan dengan penjadwalan dan manajemen konstruksi bangunan hijau. Penggunaan publish or perish yang merupakan perangkat lunak yang digunakan dalam mencari data-data jurnal dan vosviewer sebagai perangkat lunak dalam pembuatan data map yang memudahkan untuk mencari peluang atau celah dalam pencarian topik penelitian. Kita dapat mengetahui bahwa dalam hasil pemetaan yang berlangsung penerapan green building dalam dunia konstruksi tidak hanya meliputi perencanaan dan pelaksanaannya saja tetapi juga dalam bentuk pemeliharaan bangunan yang sudah dioperasikan.
Identifikasi Mitigasi Sengketa Konstruksi: Systematic Literature Review Periode 2013-2023 Ibni, Adam; Jin, Oei Fuk
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.60-74.2024

Abstract

Sengketa konstruksi merupakan kasus terbanyak yang masuk ke ranah arbitrase atau pengadilan. Banyak penelitian yang mengungkapkan langkah mitigasi yang dapat diambil untuk mengurangi potensi terjadinya perselisihan namun masih dibatasi dengan lingkup penelitian yang berfokus pada satu aspek saja. Studi ini bertujuan untuk melakukan review literatur secara mendalam untuk mendapatkan langkah-langkah mitigasi sengketa konstruksi yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review pada jurnal terindeks Scopus dengan tingkat kuartil 1 dan 2 dalam rentang 2013 sampai dengan 2023 serta dilanjutkan dengan analisis secara visual menggunakan program VOSviewer untuk mendapatkan mitigasi sengketa yang paling banyak direkomendasikan. Mitigasi sengketa konstruksi yang dihasilkan dapat dikelompokan berdasarkan kategori sengketa yang terdiri dari administrasi kontrak, desain, dokumen kontrak, eksternal, kompetensi, kontraktor, pemilik proyek, perilaku, perubahan pekerjaan, tender, dan proyek. Mitigasi sengketa yang paling banyak direkomendasikan adalah kategori dokumen kontrak yang meliputi penggunaan standar dokumen kontrak, dokumen kontrak yang lengkap serta dokumen kontrak yang jelas. Penelitian ini dapat menjadi acuan referensi ilmu pengetahuan bagi akademisi maupun pelaku konstruksi terkait faktor-faktor penyebab sengketa konstruksi serta langkah-langkah mitigasi yang dapat diterapkan.
Analisis Numerik Pengaruh Efek Rangkak terhadap Respon Penurunan Fondasi Tiang Helikal HR, Bella Aprilia; Satibi, Syawal; Fatnanta, Ferry
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.157-166.2024

Abstract

Tanah gambut merupakan tanah dengan kadar air serta kadar organik yang tinggi. Hal ini menyebabkan tanah gambut memiliki tingkat kompresibilitas dan penurunan yang tinggi serta daya dukung yang rendah. Atas dasar permasalahan itulah, timbul alternatif untuk menggunakan tiang helikal yang dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah gambut. ini. Selain itu, tanah akan selalu mengalami tahapan rangkak yang jika berlangsung dalam waktu lama akan memiliki nilai penurunan yang signifikan dan menjadi berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh parameter rangkak (creep) terhadap penurunan tanah dan pola keruntuhannya. Penelitian dilakukan dengan memodelkan tiang helikal dan tanah gambut menggunakan aplikasi PLAXIS 2D dengan menggunakan model material Soft Soil Creep dan Soft Soil. Pemodelan tersebuat dimodifikasi dengan pemberian variasi parameter indeks rangkak/creep index (Cα) yang berbeda, mulai dari Cc/30 hingga Cc/10. Hasil pemodelan dengan menggunakan parameter indeks rangkak yang berbeda menunjukkan nilai penurunan yang semakin besar seiring dengan nilai indeks rangkak yang meningkat. Efek rangkak sendiri akan terlihat jelas mulai dari simulasi konsolidasi 1 tahun hingga 10 tahun. Hal ini disimpulkan setelah membandingkan pemodelan dengan model menggunakan material Soft Soil Creep dengan Soft Soil, dimana terlihat penurunan akan terus berlangsung setelah konsolidasi 1 tahun pada material tanah Soft Soil Creep yang menggunakan parameter Cα, sementara pada material tanah Soft Soil penurunan sudah tidak berlangsung lagi setelah 1 tahun konsolidasi.
Pemilihan Bangunan Pelindung terhadap Bencana Hidrometri Basah dalam Rekayasa Sumberdaya Air Mera, Mas; Yuhendra, Rahmad; Wahyudi, Reski; Wilman, Wilman; Putra, Rifky
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.149-156.2024

Abstract

Inaccuracy in selecting the type of water resources structures as protection structures against wet hydrometric disasters means that the effects of the disaster are not reduced significantly. This situation gets worse if the placement of the protection structures is not correct. This research focuses on selecting the type and location of protection structures against wet hydrometric disasters in water resources engineering so that they work optimally. This optimization is carried out by maximizing the function of the structures as protector against hydrometric disasters, and minimizing new disasters that may arise due to the presence of these protection structures. The first stage is to identify the behavior and to predict the characteristics of water at location of the wet hydrometric disaster and its surroundings. This is done by analyzing video and aerial photos in several circumstances. The next stage is to select the appropriate type of protection structures. The final stage is to determine the location and dimensions of the protection structures with the consideration that new disasters that may arise due to the presence of the protection structures must be relatively small. Another consideration for determining the dimensions of a structure is the characteristics of the water. Determination of the location and dimensions of the protection structures are carried out using theoretical simulations. The results of research in the field show that protection structures work optimally and with relatively small dimensions and numbers, and is in accordance with theoretical estimates.
Mix Design Dan Karakteristik Teknis SCC Menggunakan High Volume Fly Ash Sebagai Pengganti Semen Morib, Margeritha Agustina; Ariyani, Ninik; Telaumbanua, Anugrah Jaya; Zebua, Yosua Emmanuel
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.167-181.2024

Abstract

Self Compacted Concrete (SCC) mudah mengalir, mengisi ruang cetakan dan melewati tulangan tanpa pemadatan tanpa segregasi. Untuk mengalirkan agregat kasar diperlukan campuran mortar yang sangat homogen dan mudah mengalir. Penggunaan fly ash dipilih karena butirannya lebih halus dari semen untuk meningkatkan rentang gradasi butiran sehingga beton semakin padat.  Mix design SCC pada penelitian ini dilakukan secara bertahap yaitu merancang campuran pasta, merancang mortar dan merancang SCC. Water powder ratio (w/p=0,35), menggunakan pasir Kali Kuning Yogyakarta bergradasi agak kasar. Mix design dihitung untuk 1 m3 SCC.. Komposisi fly ash adalah 0%, 30%, 35%, 40%, 45%, 50%. Komposisi SP direncanakan menggunakan PC-FA40 sebagai rata-rata substitusi partial semen dengan fly ash dengan variasi 1,2%, 1,4%, 1.6%, 1,8%, 2%. Pengujian flow mortar menggunakan electric flow table dan kuat tekan umur 3 dan 28 hari diperoleh dari uji kubus mortar berukuran 5cm x 5 cm x 5cm. Karakteristik reologi SCC diukur menggunakan slump flow, V-funnel, L-box dan segregation resistance set sesuai EFNARC 2005. Karakteristik beton keras meliputi kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas diperoleh berdasarkan hasil uji tekan benda uji silinder pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar optimum superplasticizer pada mortar adalah 1,8%, menghasilkan flow mortar sebesar 252,73 mm dan kuat tekan umur 28 hari sebesar 47,09 MPa. Kadar optimum fly ash pada mortar adalah 50% dari semen, menghasilkan flow mortar sebesar 300,35 mm dan kuat tekan umur 28 hari sebesar 49,77 MPa. Pada mortar umur 3 hari pengaruh semen terhadap kuat tekan mortar lebih dominan sedangkan pada umur 28 hari pengaruh fly ash yang lebih dominan. Reaksi fly ash lebih lambat dari pada semen. Tidak semua mix design yang dirancang memenuhi kriteria SCC terutama kemampuan beton melewati tulangan. Mix design PC-FA30 menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 34,88 Mpa. Kuat tarik belah tertinggi sebesar 8,69 Mpa pada PC-FA50. Modulus elastisitas tertinggi pada PC-FA0 sebesar 17893,94 Mpa. Penambahan fly ash sebagai pengganti sebagian semen meningkatkan kuat tekan, tetapi modulus elastis terus mengalami penurunan.
Studi Pemanfaatan Limbah Penambangan Granit pada Karakteristik Kekuatan Tanah Laterit untuk Konstruksi Timbunan Jalan Irwan, Andesta Granitio; Arif, Maulana; Bayu, Hendi Hendra; Aditiawan, Riski; Panita, Shakila
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol. 20 No. 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.136-148.2024

Abstract

Local laterite soil in the Bangka Belitung Islands is one of the main materials in civil engineering construction, especially embankments. Several studies related to laterite soil suggest that laterite soil is often damaged by water and also causes reduced compaction. This study aims to identify the specifications and characteristics of laterite soil as embankment construction with the addition of granite dust waste as a mixture to stabilize the soil as an embankment. The study was conducted on a laboratory scale by testing the physical and mechanical properties of the original soil and granite dust mixture according to the mixture scheme of 0%, 5%, 10%, 15%, 25% and 30%. The results show that local laterite soil is included in the Silty Clay group with medium-low plasticity, the addition of granite dust changes the characteristics of the soil so that there is a decrease in the plasticity value which is specifically suitable for embankments. The addition of granite dust makes soil compaction easier with increased density and decreased water content, optimal compaction occurs in a mixture of 30% granite dust. The addition of granite dust increases the CBR value of the soil so that it enters the road embankment specification requirements, namely >6% for a mixture of 5-15% and optimally at 10%. Compressive strength testing shows that the increase in compressive strength after the addition of granite dust mixture where the 10% mixture is the condition of the soil having optimal strength under axial load.