cover
Contact Name
Khoirul Muslimin
Contact Email
muslimin@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.annida@unisnu.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : 20853521     EISSN : 25489054     DOI : -
Core Subject : Education,
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam is a journal published by the faculty of da'wah and communication at Unisnu Jepara, aimed at creating and expanding innovations in the concepts, theories, paradigms, perspectives and methodologies of da'wah and communication, by publishing the results of research and other scientific papers, including the results of adaptations and books. -review related to Islamic da'wah and communication.
Arjuna Subject : -
Articles 147 Documents
MENYUSURI JEJAK DAKWAH: EVOLUSI MITRA DAKWAH HABIB HUSEIN JA’FAR DALAM ERA DIGITAL Ahmad, Farhan Ansharullah; Yahya, Mustafa Kharis Syaiful; Nurdin, Ali; Hanifah, Najmy
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v16i2.7184

Abstract

This research explores the evolution of da'wah partners in the context of contemporary da'wah practiced by Habib Husein Ja'far. Using a qualitative approach, this study conducted in-depth interviews, case studies, social media content analysis, document analysis, and participatory observation to understand da'wah strategies, the typology of da'wah partners, and the dynamics of digital da'wah. The results illustrate that Habib Husein Ja'far's da'wah reflects an evolution in methods, strategies, and typology of da'wah partners. The contemporary approaches used, including the use of social media and technology, contribute significantly to the dissemination of Islamic religious messages. The conclusion of this research provides in-depth insight into the adaptation of da'wah to social and cultural dynamics, and provides new insights into da'wah in the digital era.
POLA KOMUNIKASI SEKUNDER MAHASISWA IAIN PALOPO DALAM PERSPEKTIF ETIKA KOMUNIKASI ISLAM Alfauzie, Risaldi; Masmuddin, Masmuddin; Masri, Subekti
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v16i2.6960

Abstract

The aim of this research is to understand the secondary communication patterns of IAIN Palopo students, to analyze the relationship between the principles of Islamic communication ethics and the secondary communication patterns of IAIN Palopo students, and to analyze the application of Islamic communication ethics in the secondary communication patterns of IAIN Palopo students. The type of research used is descriptive qualitative with an interpersonal communication approach. In order to obtain data in this research, the author used techniques including observation, interviews and documentation. The results of this research show that (1) the secondary communication patterns of IAIN Palopo students via WhatsApp and Instagram show that social media plays an important role in supporting students' academic and social activities; (2) IAIN Palopo students have implemented several principles of Islamic communication ethics well, but there are still a small number who do not understand and are able to apply the principles of Islamic communication ethics in the process of communicating in the media; and (3) Even though there has been progress in several aspects of implementing Islamic communication ethics, there are still students who have not implemented Islamic communication ethics properly when communicating in the media with other students and lecturers so that communication in the media is still not running well.
THE INNER CONFLICT OF SUICIDE PERFORMERS AND SOLUTION TO THE SUICIDE PROBLEMS IN YOGYAKARTA Supadiyanto, Supadiyanto; Jamalullail, Jamalullail
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v16i1.6343

Abstract

Suicide cases in Indonesia are increasing from year to year. Suicide cases befell students in Yogyakarta, a major blow to the world of higher education. The formulation of the problem is, what is the model of inner conflict experienced by the perpetrators of student suicide in Yogyakarta? What is the solution to prevent and overcome cases of suicide experienced by students in Yogyakarta? This research paradigm is qualitative. Data collection techniques through focus group discussion (FGD), content analysis of news reports in the media, literature review, and observation. The research time is November 2023 to January 2024. Data analysis using the Miles and Huberman Model or Flow Model. The result is that suicide perpetrators experience inner conflict due to being hit by academic and/or non-academic problems. Romantic problems or failure to establish a love relationship, as well as difficulties in completing studies are the main causes of student suicide. The solution is that the campus detects the potential for student suicide earlier by establishing more intensive communication. Students must be more open and communicative with lecturers and other students. In another aspect, strengthening mental health, faith and devotion in students is important to prevent suicide. Revision of regulations regarding the prohibition of suicide is urgently implemented.
REPRESENTASI GENDER DALAM FILM TUHAN IZINKAN AKU BERDOSA Utami, Hesty Putri
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7883

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana representasi gender dibangun melalui tanda, kode, dan budaya dalam film Tuhan, Izinkan Aku Berdosa. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain deskriptif. Melalui analisis semiotika Fiske, penelitian ini menemukan bahwa tanda, kode dan budaya dalam film merepresentasikan gender dalam berbagai adegan seperti perempuan yang berani menyampaikan pendapat, perempuan yang berhasrat dalam mencari kebenaran, serta perempuan yang mendapatkan label negatif karena kebiasaan yang dianggap berbeda oleh masyarakat. Implikasi teoritis dari penelitian ini adalah membedah teks film dalam dua level yaitu audio dan visual kemudian menganalisis proses semiotika pada masing-masing level secara bertahap. Hasil dari analisis tersebut kemudian dielaborasikan untuk menemukan makna tanda yang saling mendukung satu sama lain. Secara sosial, penelitian ini mendorong pemirsa agar lebih sadar dan kritis terhadap konten yang mendukung atau membenarkan pelabelan negatif terhadap perempuan. Sementara itu, implikasi praktisnya adalah penelitian ini dapat dijadikan acuan untuk merumuskan peraturan, seperti UU ITE, yang berkaitan dengan stereotip masyarakat terhadap perempuan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi akademisi yang tertarik untuk mengkaji fenomena representasi dalam teks terjemahan agar memperhatikan pengaruh perbedaan budaya. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan pengurangan adegan dewasa pada film untuk menghindari dampak negatif pasca menonton film. Kata kunci Representasi, Gender, Film, Semiotika Fiske.
RETORIKA DAKWAH WAJDI AZIM DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM Ulfa, Marya; Muchlisoh, Lilis; Zuhriyah, Luluk Fikri
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7894

Abstract

Retorika dakwah adalah seni atau gaya berbicara seorang pendakwah (da’i) ketika menyampaikan ajaran Islam kepada public. Retorika dakwah adalah suatu hal yang mencangkup berbagai bentuk ucapan, symbol, lambang, serta penyampaian pesan dengan tujuan mengajak masyarakat pada ajaran Allah Media sosial banyak di manfaatkan oleh aktivis dakwah sebagai sarana penyampaian dakwahnya, seperti Wajdi Azim yang menyampaikan dakwahnya melalui media sosial Instagram. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk mendeskripsikan retorika dakwah Wajdi Azim di media sosial Instagram @wajdi_azim. Penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang dapat menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis, perkataan, dan perilaku dari objek yang diteliti. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa retorika dakwah Wajdi Azim di media sosial Instagram menggunakancara yang unik dan menarik perhatian masyarakat yaitu dengan cara mengkritik. Karena Jika  seorang da’i lebih dominan mengajak dan menyeru terhadap kebaikan, tapi tidak dengan pemilik akun Instagram @wajdi_azim yang penyampaian dakwahnya lebih tegas dan berani.  
ANALISIS DAKWAH MUJADALAH HABIB JA'FAR TENTANG MODERASI BERAGAMA Zakiyyatunnisa, Nida Nadia; Khotimah, Khusnul
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7915

Abstract

Penelitian ini mengkaji dakwah mujadalah Habib Ja’far dalam moderasi beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dakwah mujadalah yang dilakukan oleh Habib Ja’far dengan salah satu pemuka agama kristen Pendeta Marchel dalam konteks moderasi beragama dengan fokus pada isi dialog yang disampaikan di konten youtubenya pada channel jeda nulis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kepustakaan serta teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi konten youtube jeda nulis dilengkapi dengan studi dokumentasi. Temuan dari dialog yang telah dianalisis menunjukkan bahwa Habib Ja’far mengaplikasikan prinsip dakwah mujadalah dengan Pendeta Marchel yakni saling menghormati dan menghargai, mencari kebenaran bersama, menerima pendapat, menguasai akar permasalahan, tidak menyinggung perasaan, serta memiliki rasa persaudaraan dan kasih sayang yang memuat nilai penting dari moderasi beragama yakni tawassuth, tawazun, ta’adul, tasamuh, musawah, dan syura. Implikasi dari penelitian adalah mengintegrasikan teori mujadalah dengan teori moderasi beragama, serta meningkatkan dan memberikan pemahaman kepada umat muslim maupun non muslim tentang moderasi beragama.
STRATEGI KOMUNIKASI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL KOTA PALOPO DALAM PENGUMPULAN ZAKAT Aslam, Muhammad; Masmuddin, Masmuddin; Mahmud, Adilah
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7364

Abstract

This research aims 1) To understand and analyze the communication strategy of BAZNAS Palopo in collecting zakat; 2) To understand and analyze the effectiveness of BAZNAS Palopo communication strategy in collecting zakat; 3) To analyze the constraints/obstacles faced by BAZNAS Palopo in collecting zakat. This research is qualitative research with a communication approach. The subjects in this research were five BAZNAS Commissioners in Palopo. The research results show that the strategies used by BAZNAS Palopo in collecting zakat are formulating strategies, implementing strategies and evaluating strategies; To ensure that BAZNAS Palopo  communication plan is successful in collecting zakat, BAZNAS Palopo is conducting (1) Intensive Socialization and Education, (2) Utilizing Social Media and Digital, (3) Collaboration with Islamic Institutions and Mosques, (4) Payments for Zakat Are Easy to Access, (5) Personalized Ads and Marketing, (6) Openness and Regular Reporting, (7) Engagement of Religious and Community Leaders, (8) Outstanding assistance; The following are the challenges/barriers that BAZNAS Palopo faces when collecting zakat: the general public's ignorance of the zakat obligation, distrust towards zakat management organizations, insufficient technology and infrastructure to process zakat payments, rivalry with other organizations that collect zakat, Socialization and communication are not the best, direct-giving culture, Additionally, the majority of Palopo residents still view BAZNAS Palopo as a part of the Palopo regional administration, making it difficult for those who are less supportive of the Palopo government to make zakat payments at BAZNAS.
NILAI KEJUJURAN PADA FILM NUSSA BELAJAR JUALAN: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE Sianipar, Kasiana; Rubino, Rubino
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7953

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan film NussaBelajar Jualan dalam menyampaikan nilai kejujuran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan analisis isi berdasarkan teori semiotika Ferdinand De Saussure, penelitian ini mengkaji tanda, kode dan makna yang mewakili nilai kejujuran. Dalam rangka mendapatkan data dalam penelitian ini, penulis melakukan observasi langsung terhadap film, serta menggunakan data sekunder berupa artikel ilmiah dan jurnal yang membahas konsep semiotika Ferdinand de Saussure. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa film Nussa Belajar Jualan berhasil mengungkap makna tersembunyi di balik tanda-tanda cerita yang tampak sederhana mengenai nilai-nilai kejujuran. Film ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga media edukasi moral yang efektif dalam membentuk karakter anak-anak.
STRATEGI DAN PENDEKATAN DAKWAH DI ERA DIGITAL PADA PEMIKIRAN AL BAYANUNI Asbi, Muhammad; Firdaus, Salsabil Fadilah; Hamidah, Lilik
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7437

Abstract

 Abstrak Era digital telah menciptakan peluang sekaligus tantangan baru dalam dunia dakwah Islam. Dengan berkembangnya teknologi informasi, media digital menjadi instrumen strategis yang memungkinkan penyampaian dakwah menjangkau audiens global dengan efisiensi dan fleksibilitas tinggi. Penelitian ini mengeksplorasi pemikiran Muhammad Al-Fath Al-Bayanuni terkait strategi dan pendekatan dakwah yang relevan di era digital. Al-Bayanuni menekankan pentingnya perencanaan dakwah yang terstruktur, adaptasi terhadap konteks sosial-budaya, serta pemanfaatan teknologi modern seperti media sosial dan platform digital. Strategi dakwahnya mengintegrasikan tiga pendekatan utama, yaitu rasional (aqli), emosional (athifi), dan praktis (hissi), yang dirancang untuk menyentuh akal, hati, dan tindakan audiens. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan analisis mendalam terhadap karya-karya Al-Bayanuni, mengungkap relevansi pandangannya dalam menjawab tantangan dakwah modern. Hasil studi ini menunjukkan bahwa dakwah berbasis strategi adaptif dan inovatif tidak hanya efektif dalam menyampaikan pesan Islam, tetapi juga mampu membangun ekosistem dakwah yang kolaboratif dan berkelanjutan. Kata kunci: Strategi, pendekatan dakwah, era digital, Al Bayanuni 
FENOMENA BULLYING PADA FILM PENDEK LANGIT TAK SELAMANYA ABU-ABU: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES Annisya, Ika Rizna; Wibowo, Arif Ardy
An-Nida : Jurnal Komunikasi Islam Vol 17, No 1 (2025)
Publisher : Fakultas Komunikasi dan Desain Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/an-nida.v17i1.7849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana fenomena bullying yang ada pada film pendek Langit Tak Selamanya Abu-abu karya sutradara Rukiki Mariana. Untuk menganalisis film pendek Langit Tak Selamanya Abu-abu peneliti menggunakan teori semiotika model Roland Barthes untuk menemukan makna secara denotasi, konotasi, dan mitos. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam film pendek Langit Tak Selamanya Abu-abu terdapat tujuh scene yang menggambarkan tindakan bullying yang dilakukan oleh tiga murid kepada gurunya di lingkungan sekolah. Fenomena bullying dalam film tersebut terjadi dikarenakan seseorang memiliki suatu kekurangan yaitu keterbatasan dalam berbicara atau gagap yang membuat dirinya menjadi korban bullying. Tindakan bullying yang ditampilkan dalam film tersebut terbagi menjadi tiga bentuk yaitu bullying verbal, bullying fisik dan cyberbullying. Film pendek Langit Tak Selamanya Abu-abu menjadi sebuah pembelajaran bahwa fenomena bullying dapat terjadi kepada siapapun dan apapun bentuknya, tindakan bullying tidak dapat dibenarkan sama sekali.