cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
muharram.fajrin@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science)
ISSN : 25483129     EISSN : 25991736     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) menginformasikan hasil penelitian asli dan telaah pustaka dalam bidang peternakan meliputi : produksi, nutrisi, pengolahan hasil, pengolahan limbah, kesehatan ternak dan hijauan pakan ternak yang belum dan tidak akan dipublikasikan di tempat lain. Terbit dua kali setahun januari dan juli
Arjuna Subject : -
Articles 328 Documents
PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG BEKICOT DAN ENZIM BROMELIN DI DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP PERFORMAN AYAM BROILER Nikmah, Askura
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15233

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi berbahan dasar tepung bekicot (Achatina fulicia)  dan enzim bromelin terhadap performan ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam broiler sebanyak 100 ekor ayam berumur 1 hari (DOC). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan antara lain P0 (0%)  tanpa penambahan pakan fermentasi, P1: Pakan Fermentasi 10%, P2: Pakan Fermentasi 20%, P3: Pakan Fermentasi 30%. Data yang diperoleh di analisis dengan analysis of variance . Variabel yang di amati meliputi, berat badan akhir, pertambahan berat badan, FCR,dan  efesiensi pakan. Hasil menunjukkan bahwa pemberian tepung bekicot dengan level pemberian 0%, 10%, 20%, 30% tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap Berat Badan Akhir, FCR, dan Efesien Pakan.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG BEKICOT (Achatina Sp) DAN ENZIM BROMELIN DALAM PAKAN FERMENTASI TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN GLUKOSA DARAH AYAM BROILER Ridhana, Fita; Nikmah, Askura; Makmur, Ali
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.17827

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung bekicot dan enzim bromelin dalam pakan fermentasi terhadap kadar kolesterol dan glukosa darah ayam broiler. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan yaitu P0: Pakan  tanpa penambahan enzim bromelin+ pakan fermentasi, P1: Pemberian 10% pakan fermentasi+ enzim bromelin, P2: Pemberian 20% pakan fermentasi+ enzim bromelin, P3: Pemberian  30% pakan fermentasi+ enzim bromelin. Variabel yang diamati adalah kadar glukosa dan kolestrol dalam darah broiler. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung bekicot (Achathina sp) dan enzim bromelin dalam pakan fermetasi tidak berpengaruh nyata terhadap kadar kolestrol dan glukosa darah ayam broiler. Perlakuan terbaik yang memiliki kadar glukosa darah dan kolesterol ayam  broiler terendah  terdapat pada perlakuan (P1) yakni kadar glukosa darah sebesar 262 gr/dL dan kolesterol sebesar 155 mg/dL.
ASAM LEMAK DAGING BROILER DENGAN DIET PAKAN MENGANDUNG TEPUNG DAUN MANIHOT ESCULANTA SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI Bilyaro, Woki; Lestari, Dian; Handayani, Ulvi Fitri
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13138

Abstract

Ayam broiler memiliki prospek bagus untuk dikembangkan, namun, manajemen pemeliharaan yang masih belum baik, termasuk manajemen pengendalian heat stress nya. Daging ayam memiliki kandugan asam lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan manusia, tetapi kandungan ini mudah sekali mengalami oksidasi dan kemudian menjadi radikal bebas akibat heat stress. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung daun manihot esculanta sebagai antioksidan alami terhadap asam lemak tak jenuh pada daging ayam broiler. Total 100 ekor DOC (Day Old Chick) dipelihara hingga umur 4 minggu. Perlakuan dimulai setelah ayam berumur 2 minggu, dengan 4 perlakuan yaitu P0 (0%) (kontrol), P1 (1%), P2 (2%), dan P3 (3%), 5 ulangan, dan setiap ulangan 3 ekor dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan diuji lanjut DMRT. Hasil Penelitian menunjukkan Kadar lemak total daging paha ayam broiler daging paha (%) dari perlakuan P0 ke P3 mengalami peningkatan, namun tidak menunjukkan perbedaan nyata. Kadar SFA perlakuan P1 dan P2 mengalami kenaikan dan berbeda nyata dibanding perlakuan kontrol (P0), namun mengalami penurunan pada perlakuan P3. Demikian juga pada MUFA terjadi kenaikan dan berbada nyata pada perlakuan P1 dan P2 terhadap kontrol, namun juga mengalami penurunan pada perlakuan P3. Sementara pada PUFA justru hanya perlakuan P3 yang memiliki perbedaan nyata terhadap kontrol. Perlakuan penambahan daun manihot esculanta sebagai antioksidan alami kedalam pakan ayam broiler berpengaruh nyata terhadap profil asam lemaknya. Perlakuan P3 dengan penambahan tepung daun manihot esculanta sebanyak 3%, dapat mempertahankan jumlah PUFA daging selama ayam mengalami heat stress.
PENINGKATAN DAYA SIMPAN TELUR MELALUI PELAPISAN EGGSHELL MENGGUNAKAN BAHAN ALAMI Saputri, Kade Wahyu; Nur’aini, Nur’aini; Hamka, Muhammad Subhan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16771

Abstract

Metode pengawetan telur diperlukan untuk meningkatkam daya simpan dan menjaga mutu telur. Mutu (kualitas) telur akan menurun selama disimpan. Salah satu metode pengawetan telur yang sederhana adalah pelapisan eggshell atau sering disebut kerabang atau cangkang telur, menggunakan extrak tumbuhan dengan kandungan antibakteri dan antioksidan. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh pelapisan eggshell menggunakan extrak tumbuhan selama disimpan pada temperatur rendah terhadap indeks albumen, indeks yolk dan kedalaman kantung udara. Metode penelitian yaitu Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang diulang sebanyak 3 kali. Pelapisan eggshell terdiri dari kontrol, sereh daun jeruk dan daun pandan. Telur ayam disimpan selama 35 hari dalam refrigerator. Data pengamatan dianalisis dengan ANOVA satu arah kemudian uji lanjut Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian yaitu metode pelapisan eggshell dengan extrak tumbuhan berpengaruh nyata terhadap mutu telur. Pelapisan eggshell menghasilkan nilai indeks albumen mutu III, indeks yolk mutu III dan kedalaman kantung udara mutu I setelah disimpan 35 hari. Kesimpulan penelitian adalah pelapisan eggshell dengan sereh dapat menjaga mutu telur paling baik dengan nilai indeks albumen, indeks yolk dan kedalaman kantung udara lebih rendah selama disimpan pada temperatur rendah 35 hari.
Pengaruh Kualitas Nutrisi Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao) melalui Fermentasi dengan Jamur Pelapuk Putih (Pleurotus ostreatus) jati, putri zulia
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.15570

Abstract

This research was conducted to determine the substrate composition, inoculum dose and fermentation time that are suitable for the growth of Pleurotus ostreatus on a substrate mixed with cocoa pod skin (KBK) with tofu dregs, soy milk dregs and bran on crude fiber content and crude fiber digestibility. This research used an experimental method with a 3x3x3 Factorial Completely Randomized Design (CRD) with 2 replications. Factor A is a substrate composition with a ratio of 80% cocoa pod skin and 20% each for tofu dregs, soy milk dregs and bran. Factor B is the inoculum dose, namely 6%, 8% and 10%, and factor C is the fermentation time, namely 7, 9 and 11 days. The results of the analysis showed that there was an interaction between substrate composition and fermentation time with Pleurotus ostreatus which had a significantly different effect (P0.05) on crude fiber content and crude fiber digestibility. The conclusion of this study was that the selected treatment was in the A1B3C2 treatment (80% cocoa pod skin and 20% tofu dregs at a dose of 10% with a fermentation time of 9 days) reducing crude fiber by 48.14% and crude fiber digestibility by 57.86%. .
PERFORMANS AYAM BROILER YANG DIBERI RANSUM BERBAHAN PAKAN LOKAL BERPROBIOTIK SEBAGAI PENGGANTI PAKAN KOMERSIAL Desridar, Randa Twin; Noferdiman, Noferdiman -; Anas Sumadja, Wiwaha -
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.7761

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formulasi ransum berbasis bahan pakan lokal berprobiotik untuk menggantikan pakan komersial berdasarkan parameter pertumbuhan bobot badan (PBB), konsumsi ransum dan konversi ransum. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah DOC ayam broiler 200 ekor,probiotik Probio_FM, ikan rucah, bulu ayam, bungkil inti sawit, bungkil kelapa, jagung, bungkil kedelai, mineral mix, premix, minyak sawit, NaCl, metionin, lisin, ransum komersial BR 1 dan BR 2. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu P0 (P-Kom 100%), P1 (P-Kom 75% + P-Pro 25%), P2 (P-Kom 50% + P-Pro 50%), P3 (P-Kom 25% + P-Pro 75%), dan P4 (P-Pro 100%). Data dianalisis menggunakan sidik ragam (ANNOVA) dengan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa formulasi ransum berbahan pakan lokal berprobiotik berpengaruh nyata (P0,05) terhadap pertumbuhan bobot badan dan konsumsi ransum pada fase starter, tetapi tidak berpengaruh nyata (P0.05) pada fase finisher. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ransum berbahan pakan lokal berprobiotik pada pemberian 75% dapat mengimbangi atau dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan ransum komersial.
EVALUASI POTENSI TERNAK KAMBING DI KABUPATEN PADANG LAWAS UTARA PROVINSI SUMATERA UTARA Siregar, Arman Efendi; Sari, Ricca; Hutasuhut, Ulina
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.16955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara terkait ketersediaan pakan di lahan padang penggembalaan dan menganalisis kelayakan wilayah untuk pengembangan usaha peternakan kambing kacang. Analisis kepadatan ternak menunjukkan variasi yang menarik antar kecamatan dan antar jenis kepadatan. Kepadatan ekonomi ternak kambing tergolong jarang (50 ekor/1000 penduduk) di seluruh kecamatan, dengan nilai tertinggi di Kecamatan Hulu Sihapas (23,71) dan terendah di Kecamatan Halongonan Timur (5,47). Kepadatan usaha tani ternak kambing juga bervariasi, dengan beberapa kecamatan memiliki kepadatan sangat padat hingga jarang. Kecamatan Ujung Batu dan Halongonan Timur memiliki kepadatan usaha tani yang sangat tinggi ( 2 ekor/ha), menunjukkan pemanfaatan lahan yang intensif untuk ternak kambing. Analisis Indeks Daya Dukung (IDD) hijauan menunjukkan bahwa kecamatan dengan LQ rendah memerlukan insentif dan dukungan lebih besar untuk meningkatkan populasi ternak kambing, sementara kecamatan dengan LQ tinggi dapat difokuskan pada peningkatan produktivitas dan nilai tambah. Hasil analisis KPPTR menunjukkan bahwa Portibi dan Padang Bolak memiliki kapasitas peningkatan populasi tertinggi. Berdasarkan perbandingan nilai KPPTR (KK) dan KPPTR (SL), dapat disimpulkan bahwa KPPTR Efektif dalam kasus ini adalah KPPTR (KK). Hal ini berarti bahwa populasi ternak harus dibatasi berdasarkan jumlah tenaga kerja yang tersedia untuk mengelolanya dengan baik. Integrasi sistem pertanian-peternakan direkomendasikan untuk mengidentifikasi wilayah potensial untuk pengembangan komoditas ternak tertentu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai referensi ilmiah bagi penelitian serupa di masa mendatang dan memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pengembangan peternakan yang lebih tepat sasaran. Kata Kunci: PotensI, Peternakan Kambing, LQ, IDD, KPPTR
Kualitas Fisik Daging Sapi di Pasar Tradisional Kota Lhokseumawe syakir, ahmad
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.13337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan membandingkan kualitas sifat fisik daging sapi yang dijual di pasar  Kota lhokseumawe. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu daging sapi segar yang dijual di pasar Kota Lhokseumawe yang terdiri dari Pasar Batuphat, Pasar Inpres dan Pasar Pajak Kota. Sebanyak 200 gr daging yang diambil dari 9 penjual daging sapi dengan 5 kali ulangan.  Metode penelitian yang digunakan adalah percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Variable yang diukur adalah: pH, kadar air, daya mengikat air, dan susut masak. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa semua variable daging yang diukur terdiri dari pH berkisar antara 5,59 sampai 5,78, kadar air berkisara antara 76,23 sampai 76,49,  daya ikat air berkisar 35,96 sampai 36,35%, dan susut masak berkisar 28,87 sampai 30,12%. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa daging sapi segar yang dijual di tiga pasar tradisional di Kota lhokseumawe mempunyai kualitas yang sama dan layak untuk dikonsumsi.
Evaluasi Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Bali Di Kecamatan Mori Utara Kabupaten Morowali Utara Tanari, Mobius
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 2 (2024): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v8i2.15955

Abstract

Evaluasi keberhasilan inseminasi buatan pada sapi Bali (Bos Sondaicus) merupakanpenilaian dalam pelaksanaan inseminasi buatan yang merupakan salah satu teknologiyang tepat guna dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas sapi bali danmampu meningkatkan mutu genetik dari ternak sapi Bali. Penelitian ini di laksanakandi Kecamatan Mori Utara kabupaten Morowali Utara tahun 2022. Materi yangdigunakan dalam penelitian ini yaitu sapi Bali sebanyak 130 ekor. Penentuan lokasipenelitian secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan ternak yang sudah pernahdilakukan IB danyang terdapat di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkanbahwa nilai service per conception(S/C) rata-rata 1,38 ± 0,13, Conception Rate 66,89± 9,77% dan angka kematian anak 6,20% Hasil penelitian menunjukan bahwapelaksanaan inseminasi buatan di Kecamatan Mori Utara Utara Kabupaten MorowaliUtara masuk dalam kategori baik.
PENGEMBANGAN LEXICON DALAM MENENTUKAN BAHASA SENSORI PADA PRODUK GREEK YOGHURT LIDAH BUAYA (Aloe vera) Khirzin, Muhammad Habbib
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 8, No 1 (2023): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jac.v8i1.14987

Abstract

Greek yoghurt merupakan yoghurt yang telah disaring untuk menghilangkan whey sehingga menghasilkan yoghurt bertekstur semi padat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode Quatitative Descriptive Analysis (QDA) dengan mengidentifikasi dan Focus Group Discussion (FGD) lexicon pada greek yoghurt lidah buaya (Aloe vera) dengan kosentrasi 0%, 5%, 10% dan 15% sari lidah buaya. Penambahan lidah buaya dapat dapat memberikan pengaruh terhadap greek yoghurt. Penerapan metode Quatitative Descriptive Analysis (QDA) dimulai dengan mendeskripsikan hingga pengujian produk. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan RAK non faktorial dan Principal Component Analysis (PCA). Data hasil uji deskriptif menunjukan produk sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 0% memiliki rasa manis, asam, aftertaste sepet, aroma strawberry yogurt, lactid acid, cottage cheese, milky orange, strawberry candy, strawberry milky, warna broken white, tekstur smooth dan thick. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 5% memiliki rasa manis, asam, aftertaste sepet, aloe vera, aroma strawberry yogurt, cheesy, cottage cheese, lactid acid, aloe vera broken white, tekstur thick dan grainy. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 10% memiliki rasa asam, aftertaste sepet, rasa aloe vera, aroma cheesy, lactid acid, cottage cheese, aloe vera, warna broken white, tekstur thick dan grainy. Sampel greek yoghurt lidah buaya konsentrasi 15% memiliki rasa asam, asin, aftertaste sepet, aloe vera, cheesy, lactid acid, cottage cheese, aloe vera, warna broken white, tekstur thick dan grainy.