NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Articles
3,926 Documents
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PARK AND RIDE UNTUK MENGATASI MARAKNYA PARKIR LIAR DI KOTA SURABAYA
Tamarani, Dinda;
Cahyadi Kurniawan, Robi;
Rosalia, Feni;
Mukhlis, Maulana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1948-1953
Surabaya merupakan kota metropolitan terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Parkir liar di sembarangan tempat, penumpukan kendaraan, dan pengemudi yang tidak disiplin adalah penyebab kemacetan lalu lintas di Kota Surabaya. Untuk melakukan penertiban terhadap parkir liar dan sembarangan yang dilakukan oleh masyarakat Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan Peraturan Daerah Kota Surabaya No. 3 Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Perparkiran di Kota Surabaya. Tujuan penelitian ini yaitu untuk melihat implementasi dari kebijakan park and ride untuk mengatasi permasalahan parkir liar di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian studi literatur (literature study) dengan mengumpulkan dan menganalisis data yang berkaitan dengan penerapan kebijakan park and ride di Kota Surabaya. Pada implementasi kebijakan Perda Kota Surabaya No.3 Tahun 2018, masyarakat berpartisipasi secara aktif menggunakan fasilitas park and ride sebagai tempat transit dari kendaraan pribadi mereka ke transportasi umum seperti Suroboyo Bus. Pemerintah Kota Surabaya menetapkan tarif parkir terhadap fasilitas parkir melalui Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2018 tentang tarif retribusi tempat parkir khusus. Tarif parkir untuk kendaraan sepeda motor adalah Rp3000 dan untuk kendaraan mobil adalah Rp8000. Namun, informasi terbaru tentang kapasitas slot parkir kendaraan masuk dan keluar di lokasi park and ride masih belum tersedia dari Dinas Perhubungan Kota Surabaya.
TANTANGAN PENEGAKAN HUKUM PERTANAHAN DAN STRATEGI PEMERINTAH DALAM PENYELESAIANNYA
Kurniawan, Kurniawan
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3694-3703
Sengketa tanah yang sering timbul di masyarakat saat ini diakibatkan masalah administrasi dan ketidakjelasan hukum juga ketimpangan dalam penguasaan lahan, menjadi isu penting dalam upaya pembenahan pertanahan di Indonesia. Pemerintah dalam hal ini mempunyai kewajiban dalam membenahi masalah pertanahan khususnya dalam hal ini bukti kepemilikan tanah agar masyarakat mempunyai kekuatan dan kepastian hukum dalam hal kepemilikan tanah. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah khususnya yang dilakukan oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional) sebagai Lembaga Negara yang salah satu tugas nya yaitu mengatur dan menjalankan kebijakan pemerintah terkait pengelolaan tanah di Indonesia. Konflik yang terjadi di masyarakat terkait masalah pertanahan saat ini dibutuhkan penyelesaian dan penanganan dengan bijak dan perlunya pihak pemerintah ikut serta dalam penyelesaian ini, Selain itu diperlukan juga upaya penanganan dan penyelesaian masalah pertanahan, baik secara litigasi atau pengadilan maupun non litigasi yaitu melalui proses negosiasi, konsiliasi, arbitrase dan mediasi. Upaya pemerintah saat ini yang telah dilakukan untuk menjamin kepastian hukum kepada masyarakat dalam hal pertanahan yaitu dengan adanya program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). PTSL merupakan program pemerintah melalui BPN (Badan Pertanahan Nasional) untuk mempercepat proses pendaftaran dan sertifikasi tanah milik masyarakat secara masal, gratis atau bersubsidi, dan terstruktur di seluruh wilayah Indonesia. Dengan upaya-upaya ini, pemerintah berharap dapat mengatasi permasalahan sengketa tanah dan menciptakan sistem pertanahan yang lebih adil, transparan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Dengan pelaksanaan program tersebut, diharapkan sengketa tanah dapat diminimalisir dan kepastian hukum kepemilikan tanah dapat terjamin serta mengurangi sengketa-sengketa tanah yang terjadi dan menjamin kepastian hukum akan kepemilikan tanah masyarakat.
DINAMIKA HUBUNGAN POLITIK ANTAR AKTOR DALAM PENGELOLAAN DANA DESA : STUDI PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN DESA.
Maulana, Riza;
Warganegara, Arizka;
Maryanah, Tabah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3644-3658
Desa diberikan wewenang yang luas untuk memanfaatkan dana desa sepenuhnya demi kemajuan dan kemakmuran desanya. Laporan Kinerja pengelolaan Dana Desa secara administratif terlihat cukup baik dan rapi, namun tidak menutup kemungkinan kenyataan di lapangan masih terdapat dinamika permasalahan dan kesenjangan yang cukup signifikan antara dokumen pelaporan dengan praktik implementasinya. Berkenaan dengan hal tersebut, adapun tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis bagaimana pola hubungan politik antar aktor dalam pengelolaan Dana Desa terjadi di Desa dengan kinerja keuangan yang baik dan kurang baik, serta faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan dalam pola interaksi tersebut dengan menggunakan perspektif Pluralisme-Elitis. Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Pekon Margodadi Kecamatan Sumberejo yang berstatus Kinerja Keuangan yang baik dan Pekon Gunung Meraksa Kecamatan Pulau Panggung memiliki Staus Kinerja Keuangan Kurang Baik menjadi sampel peneliatian. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada Pekon Margodadi yang berstatus kinerja keuangan baik, memiliki pola hubungan Pluralis. Sedangkan Pekon Gunung Meraksa yang berstatus kinerja keuangan kurang baik, memiliki pola hubungan Elitis. Adapun pola hubungan diantara kedua Pekon tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain : kepemimpinan, BPD, partisipasi masyarakat, patronase, transparansi dan dinamika konflik.
KEKERASAN SIMBOLIK DALAM OSPEK DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEMBENTUKAN IDENTITAS MAHASISWA
Zahra, Siti;
Nur Alia Abdullah, Mirna;
Retsa Rizaldi Mujayapura, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2151-2156
Ospek merupakan kegiatan orientasi bagi mahasiswa baru yang bertujuan untuk memperkenalkan budaya akademik dan sosial kampus. Namun, dalam praktiknya, ospek sering kali mengandung unsur kekerasan simbolik yang menempatkan mahasiswa baru dalam posisi subordinat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kekerasan simbolik dalam ospek dan dampaknya terhadap pembentukan identitas mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara terhadap mahasiswa angkatan 2024 dari Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ospek tidak hanya berfungsi sebagai ajang pengenalan kampus tetapi juga sebagai mekanisme reproduksi kekuasaan yang sering kali bersifat otoriter. Tekanan yang diberikan tidak hanya berupa tuntutan kepatuhan sosial, tetapi juga dalam bentuk beban fisik, mental, dan finansial yang membebani mahasiswa baru. Dampak dari ospek ini bersifat ambivalen, di mana beberapa mahasiswa merasa bahwa ospek membantu mereka beradaptasi dengan kehidupan kampus, sementara yang lain merasa tertekan dan mengembangkan sikap perlawanan terhadap sistem. Oleh karena itu, diperlukan reformasi dalam pelaksanaan ospek agar dapat menghindari praktik kekerasan simbolik dan lebih mengedepankan pendekatan edukatif yang inklusif dan konstruktif bagi mahasiswa baru.
EVALUASI TUGAS KEPALA DESA DALAM MEMBINA DAN MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA KUBANG JAYA KECAMATAN SIAK HULU
Wulandari, Kesyka;
Rusadi, Sylvina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2263-2281
BUMDes yang dibuat dengan maksud untuk membantu perkembangan perekonomian masyarakat desa tidak berjalan dengan baik seperti halnya yang terjadi pada desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar beberapa usaha yang dilakukan oleh pemerintah desa khususnya kepala desa untuk membina dan meningkatkan perekonomian masyarakat belum berjalan dengan baik dan belum berkembang sesuai yang diharapkan. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk : Untuk mengetahui tentang hal-hal yang harus Evaluasi dan Untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaan Tugas Kepala Desa Dalam Membina Dan Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu. Penelitian mengandung nilai-nilai kualitatif. Teori yang digunakan teori Evaluasi dari W N Dunn. Evaluasi Pelaksanaan kegiatan yang dilakukan oleh BUMDes di Awasi langsung oleh kepala desa yang dalam hal ini memiliki wewenang sebagai kepala desa juga selagu dewan penasehan dan pembina BUMDes tentunya memiliki peranan untuk mengawasi dan melakukan evaluasi. Efektifitas Perkembangan usaha BUMDes tidak berjalan dengan baik. Pemerataan Program yang di adakan oleh BUMDes di harapkan mampu untuk meningkatkan perkembangan perekonomian Masyarakat seperti usaha kios brilink juga bertujuan untuk membantu Masyarakat. Responsivitas Dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa saya kelaku kepala desa di tunjuk sebagai dewan penasehat yang merupakan satu-satunya penasehat dalam melaksanakan program-program Badan Usaha Milik Desa Ketepatan kepala desa telah menjalankan tugasnya dengan baik
ANALISIS DAMPAK FOMO TERHADAP KESEHATAN MENTAL GEN Z
Zacky Ni’ma Hilya, Moh;
Nur Alia Abdullah, Mirna;
Retsa Rizaldi Mujayapura, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1798-1802
Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) semakin marak di kalangan Generasi Z akibat keterikatan mereka dengan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak FOMO terhadap kesehatan mental Generasi Z, dengan fokus pada kecemasan sosial, stres, depresi, gangguan tidur, dan menurunnya produktivitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber akademik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tekanan sosial dari media digital membuat Generasi Z lebih rentan mengalami kecemasan dan perasaan tidak berharga. Selain itu, kebiasaan begadang untuk terus memantau aktivitas di media sosial mengganggu pola tidur, menurunkan konsentrasi, serta menghambat produktivitas dalam studi dan pekerjaan. Oleh karena itu, penting bagi Generasi Z untuk mengelola penggunaan media sosial secara bijak, meningkatkan self-esteem, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial, kesehatan mental, dan produktivitas agar terhindar dari dampak negatif FOMO.
PENTINGNYA PELAYANAN PELANGGAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LAYANAN PERUMDAM TIRTA KENCANA
Febrian, Muhammad;
Tommy Fimi Putera, M
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.2084-2088
Pelayanan pelanggan memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas layanan yang diberikan oleh Perumdam Tirta Kencana. Sebagai penyedia layanan air bersih bagi masyarakat, Perumdam Tirta Kencana dituntut untuk tidak hanya menyediakan air yang aman dan terjangkau, tetapi juga memberikan pengalaman pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan. Artikel ini membahas berbagai aspek penting dari pelayanan pelanggan, seperti komunikasi yang efektif, respons cepat terhadap keluhan, serta peningkatan teknologi untuk memudahkan akses dan interaksi dengan Pelanggan. Fokus utama dari penelitian ini adalah untuk menyoroti bagaimana pelayanan pelanggan yang berkualitas dapat memperkuat hubungan antara Perumdam Tirta Kencana dan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik, serta memastikan keberlanjutan pelayanan yang lebih baik.Ditekankan pula bahwa melalui pelatihan karyawan yang berkelanjutan, penggunaan sistem informasi yang terintegrasi, dan pengawasan terhadap kualitas pelayanan, Perumdam Tirta Kencana dapat mengatasi tantangan operasional dan memberikan nilai tambah yang lebih besar kepada pelanggan.Dengan pendekatan yang lebih humanis dan responsif, pelayanan pelanggan tidak hanya menjadi elemen penting dalam operasional perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu faktor kunci dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih efisien dan berkualitas.
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KEPUASAN KERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KLINIK MEDAN MEDICAL CENTER (MMC)
Adelia, Putri;
Rizky, M. Chaerul
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3805-3813
Employee engagement merupakan faktor krusial dalam meningkatkan kinerja organisasi, terutama di sektor kesehatan yang memerlukan komitmen tinggi dari tenaga kerja. Employee engagement yang tinggi penting untuk memastikan kualitas pelayanan pasien dan mengurangi turnover karyawan yang dapat berdampak pada kontinuitas layanan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kepuasan kerja, dan pengembangan karir terhadap employee engagement di Klinik MMC. Penelitian ini menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan Klinik Medan Medical Center yang berjumlah 50 orang. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampel jenuh. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, kepemimpinan, kepuasan kerja, dan pengembangan karir berpengaruh signifikan terhadap employee engagement. Secara parsial, kepuasan kerja dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadap employee engagement. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,349 mengindikasikan bahwa ketiga variabel independen mampu menjelaskan 34,9% variasi employee engagement, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
PERAN HAKIM DALAM PEMBUKTIAN PERAN PERDATA: STUDI KASUS SENGKETA PERJANJIAN SEWA MENYEWA
Urifianto Ardhan, Muhammad;
Jack Sandi, Maydi;
Estevania Christabel E, Kezia;
Rizqy Syailendra P, Moody
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i5.2025.1996-2002
Dalam hukum perdata Indonesia, pembuktian merupakan elemen krusial dalam proses peradilan yang menentukan arah putusan hakim. Pembuktian tidak diarahkan untuk mencari kebenaran mutlak, melainkan merekonstruksi fakta masa lalu secara yuridis. Meskipun asas hakim pasif berlaku, dalam praktiknya hakim tetap memiliki peran aktif untuk menjaga keseimbangan dan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran hakim dalam pembuktian perkara perdata melalui studi kasus sengketa perjanjian sewa menyewa. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan studi pustaka dan telaah terhadap putusan pengadilan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa hakim tidak hanya menilai keabsahan alat bukti secara formal, tetapi juga mempertimbangkan konteks hubungan hukum para pihak secara faktual. Dalam Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan No. 520/Pdt.G/2022/PN.Jkt.Sel., hakim menetapkan wanprestasi terhadap penyewa berdasarkan penilaian terhadap bukti tertulis dan tidak ditemukannya perjanjian perpanjangan yang sah. Peran aktif hakim tampak dari kewenangannya dalam mengarahkan proses pembuktian, termasuk mengevaluasi relevansi dan kekuatan alat bukti. Pendekatan ini mencerminkan upaya hakim dalam menyeimbangkan prosedur hukum dengan nilai keadilan substantif. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa peran hakim dalam pembuktian perkara perdata sangat strategis untuk menjamin kepastian dan keadilan hukum. Disarankan agar peran aktif hakim ini terus diperkuat dalam praktik peradilan perdata guna menciptakan proses hukum yang adil, transparan, dan akuntabel.
PERAN BUDAYA TERHADAP PENGALAMAN POSITIF PADA PRIMARY FAMILY CAREGIVER ORANG DENGAN SKIZOFRENIA
Ayu Meita Putri, Ni Komang;
Kartika Herdiyanto, Yohanes
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31604/jips.v12i9.2025.3743-3751
Peranan budaya terhadap pengalaman positif pada primary family caregiver Orang Dengan Skizofrenia (ODS) saat ini dibutuhkan sebagai bentuk dukungan untuk berusaha memahami gangguan yang dialami serta mendukung jalannya pemulihan ODS. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan budaya terhadap munculnya pengalaman positif dari caregiver orang dengan skizofrenia yang dipercaya dapat membantu ODS mencapai pemulihan dan kesejahteraan hidup walaupun mengalami gangguan skizofrenia. Berdasarkan pengkajian dari 12 artikel penelitian, ditemukan beberapa peranan budaya dalam menanggapi pengalaman positif primary caregiver yang beragam. Dukungan kuat yang diberikan oleh keluarga ODS ketika berperan sebagai caregiver informal bagi ODS terutama berkaitan dengan empat tipe dukungan yaitu dukungan personal, praktis, emosional, dan finansial. Makna pengalaman positif caregiver saat merawat ODS tentunya melalui rasa kebersyukuran dan saling memiliki yang dipertahankan dalam setiap perjalanan mengasuh ODS. Sejauh mana peranan caregiver dipandang baik untuk meningkatkan dan memperkaya kesejahteraan psikologis telah dapat dibuktikan.Â