cover
Contact Name
Andes Fuady
Contact Email
andes@um-tapsel.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.nusantara@um-tapsel.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
ISSN : 2541657X     EISSN : 25500813     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial adalah suatu jurnal multidisiplin yang mencakup berbagai pokok persoalan dalam kajian ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Secara khusus jurnal menaruh perhatian, namun tidak hanya terbatas, pada pokok-pokok persoalan tentang perkembangan ilmu pengetahuan sosial dan humaniora termasuk politik, hukum dan ekonomi; pembangungan ekonomi dan perubahan sosial termasuk di dalamnya antara lain pokok-pokok persoalan tentang gender, pemberdayaan masyarakat, kelembagaan sosial dan pemerintahan dan sistem pengetahuan lokal
Arjuna Subject : -
Articles 3,897 Documents
ANALISIS EFEKTIFITAS PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KARIER TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI PT USJ BATAM Laras Putri, Ancala; Syafitri, Arinda
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3378-3390

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada karyawan PT USJ yang bergerak dibidang pelayaran dan jasa galangan kapal pada transportasi air, yang menemukan permasalahan terkait menurunnya kualifikasi, keterampilan, dan kualitas pribadi pegawai pada tahun 2019-2023 pada bidang jasa angkutan kargo. Permasalahan ini terjadi kemungkinan karena pelatihan karyawan yang tidak efektif dan berdampak langsung pada target perusahaan. Metode yang digunakan peneliti adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Data primer diperoleh dari kuesioner kepada karyawan dan data sekunder diperoleh dari observasi dan wawancara tambahan kepada karyawan tetap di setiap departemen di PT USJ. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Teknik analisis data menggunakan metode Regresi Linier Berganda, Analisis Korelasi, Analisis determinasi (R2), pengujian hipotesis menggunakan uji F, dan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pelatihan dan pengembangan karir secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan di PT USJ, serta pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai.
STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENGRAJIN PANDAI BESI DI NAGARI SUNGAI PUA KECAMATAN SUNGAI PUA KABUPATEN AGAM Fitryani, Fauza; Kadarisman, Yoskar
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i10.2023.4718-4725

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Sungai Pua Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat. Tujuan penelitian ini guna untuk mengetahui hambatan pengrajin pandai besi dalam menjalankan usahanya. Untuk mengetahui strategi yang dilakuakan oleh pandai besi dalam mepertahankan usahanya di Nagari Sungai Pua Kecamatan Sungai Pua Kabupaten Agam. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan subjek dengan menggunakan purposive sampling yang telah digunakan kritera dalam penelitian ini. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori Edi suharto dengan melihat strategi aktif, pasif, dan jaringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Untuk mendapatkan hasil penelitian yang relevan penelitian telah melakukan wawancara terhadap 6 orang subjek dan telah melakukan pengamatan langsung ke lapangan. Hasil dari penelitian ini adalah hambatan yang dihadapi oleh pengrajin pandai besi dan terdapat 3 strategi yang digunakan untuk tetap bertahan. Hambatan yang di hadapi oleh pengrajin adalah susahnya mendapatkan peralatan seperti batu landasan dan kurangnya modal. Strategi yang di lakukan oleh pengrajin pandai besi. Strategi pertama yang digunakan yaitu strategi aktif dengan memperdayakan potensi dari keluarga, yang kedua strategi pasif dengan mengurangi anggota kerja dan yang ketiga strategi jaringan dengan memamfaatkan jaringan sosial sesama pengrajin pandai besi dan menggunakan jaringan media sosial.
PERSEPSI GENZ TERHADAP SIKAP GIBRAN RAKABUMING RAKA DALAM DEBAT KEEMPAT CAWAPRES 2024 Fitri Athilla, Marsha; Mustika Chairil, Augustin
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i3.2025.896-900

Abstract

Debat cawapres keempat 2024 menjadi sorotan publik, terutama di kalangan Gen Z, yang merupakan pemilih potensial dalam pemilu. Dalam debat tersebut, Gibran tampil dengan menggunakan pin anime dan melakukan gestur yang menarik perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi Gen Z terhadap sikap Gibran Rakabuming Raka dalam debat keempat cawapres 2024 dengan fokus pada penggunaan atribut seperti pin anime dan gestur celingukan yang ditampilkan saat debat.  Metode yang digunakan dalama penelitian ini adalah kualitatif dengan tekik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengaplikasikan Teori Persepsi dimana individu dapat memilih, mengorganisasikan dan menginterpretasikan untuk memperoleh makna arti dan pehamana terhadap suatu objek. Hasil  dari penelitian ini menpenelitian menunjukkan bahwa meskipun banyak yang mengapresiasi pendeketan Gibran yang inovatif dan mampu menjangkau generasi muda, terdapat juga skepstisisme terkait kredibilitas dan keseriusannya sebagai calon pemimpin. Hasil penelitain diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai dinamika persepsi politik di kalngan generasi muda di Indonesia.
PERAN INTELIJEN DALAM PENANGGULANGAN BENCANA SOSIAL KONFLIK SEPARATISME DI PAPUA Oktaviayunira, Yurika; Bahar, Fauzi; Budiarto, Arief; Widodo, Pujo; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i6.2024.2214-2219

Abstract

Intelijen memiliki peran vital dalam menangani konflik gerakan separatis. Dalam konteks ini, peran intelijen mencakup pengumpulan, analisis, dan penyebaran informasi untuk memahami dan mengatasi tantangan yang muncul dari gerakan separatis. Intelijen sangat penting dalam menangani separatisme di Indonesia karena membantu pemerintah memahami situasi sosial, ekonomi, dan politik di daerah rawan separatisme serta memantau dan memetakan kelompok-kelompok yang terlibat. Intelijen juga mendukung pemerintah dalam mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasi separatisme, seperti menyelesaikan konflik secara damai dan menghindari kekerasan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui studi pustaka yang mencakup analisis literatur terkait peran intelijen dalam penanggulangan konflik separatisme di Papua.
NOTARY OBLIGATIONS TO REPORT BENEFICIARIES OR BENEFICIAL OWNERSHIP (BO) IN EACH MAKING OF DEEDS Mastuti, Endang; Mispansyah, Mispansyah; Ifrani, Ifrani
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i4.2023.1726-1736

Abstract

Abstract This study aims to analyze the urgency of the notary's obligation to report the beneficial owner in each deed to the Financial Transaction Analysis Reporting Center (PPATK) and how to assess the beneficial owner.Beneficial Ownership) referred to by the Legislation. The method used isnormative with the Antinomy research type, namely conflicting norms in the authority and obligations of a notary in reporting beneficial owners(beneficial ownership). The research results areThe urgency of the notary's obligation to report the beneficial owner(beneficial ownership) in each Deed to the Notary Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) as a state official or general official appointed by the state in making Deeds that are vulnerable to being exploited by money laundering (TPPU) and terrorism financing (TPPT) perpetrators.Authority The Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) requests reports from professions that are vulnerable to being misused by money laundering (TPPU) and terrorism financing (TPPT) perpetrators. PPATK asfinancial intelligence unit Whichhave duties and functions of receiving financial transaction reports, analyzing financial reports, and forwarding the results of the analysis to other law enforcement agencies. So the obligation to report the beneficial owner(beneficial owner) by a Notary to the Financial Transaction Reports and Analysis Center (PPATK) is very important and urgent in the prevention and eradication of money laundering (TPPU) and terrorism funding (TPPT) crimes
PEMAKNAAN RUANG COFFEE SHOP BAGI PEREMPUAN PERKOTAAN (STUDI PADA KELOMPOK ARISAN LUXURY DI KOTA PEKANBARU) Dentayano, Sakinah; Susanti, Rina
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i11.2025.4492-4499

Abstract

Fenomena meningkatnya aktivitas arisan di kalangan perempuan perkotaan yang tidak dilakukan di rumah, melainkan di ruang publik seperti coffee shop. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui alasan pemilihan coffee shop sebagai tempat arisan dan mengetahui makna ruang coffee shop bagi perempuan perkotaan dalam kelompok arisan luxury di Kota Pekanbaru serta mengetahui ruang coffee shop dimaknai oleh kelompok arisan luxury di Kota Pekanbaru. Teori yang gunakan adalah teori interaksi simbolik Herbert Mead yang menekankan pada proses interaksi dalam membangun simbol dan makna sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian diambil secara purposive sampling dengan enam orang informan yang merupakan anggota aktif kelompok arisan luxury. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coffee shop dimaknai sebagai representasi gaya hidup modern, ruang relaksasi, dan sarana membangun citra sosial. Pemilihan coffee shop didasarkan pada pertimbangan suasana yang santai, estetik, serta mendukung aktivitas sosial seperti berfoto dan berbagi di media sosial. Melalui interaksi yang terjalin, coffee shop juga menjadi simbol identitas kelompok, memperkuat relasi antaranggota, dan mencerminkan selera serta preferensi mereka terhadap konsumsi. Coffee shop tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai ruang simbolik yang mempresentasikan modernitas, kebersamaan, dan ekspresi diri anggota kelompok arisan luxury di pekanbaru.
PENGEMBANGAN KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM HAL CONSTITUTION QUESTION BAGI TERDAKWA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA DI INDONESIA Warsudin, Dudi; Hamid, Hayatun
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i11.2024.4823-4829

Abstract

Hak asasi manusia merupakan hak dasar yang harus memperoleh perlindungan. Selain itu pula hak asasi manusia merupakan hak yang harus dijaga dan dihormati oleh manusia lainnya. Begitu pentingnya penghormatan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia, maka perlindungan terhadap hak asasi manusia harus dicantumkan di dalam isi konstitusi suatu negara. Di negara republik Indonesia perlindungan terhadap hak asasi manusia telah tercantum di dalam batang tubuh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945. Sebagai implementasi dari perlindungan terhadap hak asasi manusia maka negara republik Indonesia membentuk sebuah lembaga yang kita kenal sebagai Mahkamah Konstitusi.  Mahkamah Konstitusi memiliki kewenangan yaitu melakukan uji materi terhadap Undang-Undang yang disinyalir bertentangan dengan UUD 1945. Hal tersebut dimaksudkan agar tidak ada satupun warga negara republik Indonesia yang merasa di rugikan oleh Undang-Undang yang berlaku di tengah-tengah masyarakat. Selama ini pengajuan uji materi terhada Undang-Undang yang diras amerugikan masyarakat hanya dilakukan oleh orang-orang yang berstatus bukan sebagai tersangka atau terdakwa. Namun bagaimana jika yang melakukan permohonan uji materi tersebut adalah seorang tersangka atau terdakwa yang sedang tersangkut masalah hukum. Realita yang telah penulis uraikan belum pernah terjadi daam sistem peradilan pidana di Indonesia., oleh sebab itu penulis tertarik untuk meneliti sebuah permasalahan yang berkaitan dengan constitution questions yang menjadi pengembangan kewenangan dari Mahkamah Konstitusi.            Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptip analisis yaitu metode yang menggambarkan dan melukiskan realita yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, dan kemudian dikaitkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu pula penulis menggunakan metode pendekatan yuridis normatif.            Hasil penelitian yang penulis lakukan adalah bahwa Mahkamah Konstitusi harus mendapatkan pengembangan kewenangan yaitu constitution questions sehingga hak asasi manusia dari seorang tersangka  atau terdakwa dapat tetap terlindungi serta menjaga agar pasal-pasal yang didakwakan kepada seorang terdakwa tidak melanggar hak asasi manusia dari si terdakwa itu sendiri.
ANALISIS RESEPSI PENONTON DALAM FILM ICE COLD: MURDER, COFFEE AND JESSICA WONGSO Daffan Firzatullah, Raka; Arviani, Heidy
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i2.2024.444-457

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis resepsi penonton dalam film “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso”. Metode penelitian menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan paradigma konstruktivis melalui pengumpulan data berupa wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Fokus penelitian ini menggunakan analisis teori resepsi Stuart Hall yang meliputi dominant hegemonic, negotiated position dan oppositional position. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi film “Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso” berbeda-beda di antara para informan memaknai film sesuai kemampuan, pengalaman pribadi, dan beragam pembeda latar belakang masing-masing individu yang diproduksi berulang pada kehidupan sehari-hari, ataupun frame of reference (FOR) dan field of experience (FOE). Dari keenam informan terbagi menjadi 2 informan berada dalam posisi dominant hegemonic position, 2 informan dikategorikan negotiated reading, dan 2 informan dalam kategori oppositional reading. Film ini memberikan sudut pandang yang berbeda dari versi resmi yang disampaikan kepolisian dan pengadilan. Selain itu, juga menggugah penonton untuk berpikir kritis dan skeptis serta menyadari adanya kemungkinan kesalahan hukum dan manipulasi media saat memberitakan peristiwa kasus kopi sianida
TRADISI BERBALAS PANTUN PADA PERKAWINAN ETNIS MELAYU SEBAGAI KETAHANAN BUDAYA DI KOTA TANJUNGBALAI Afrina Simangunsong, Wiwin; Rosramadhana, Rosramadhana
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v12i8.2025.3445-3456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi berbalas pantun pada upacara perkawinan etnis Melayu di kota Tanjungbalai serta memahami makna dan peran tradisi dalam memperkuat ketahanan budaya. Tradisi berbalas pantun merupakan warisan budaya yang mencerminkan identitas etnis Melayu yang diwariskan secara turun-temurun. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, yang melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipasif. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tradisi ini masih dijalankan dalam rangkaian profesi perkawinan, seperti hempang pintu, hempang kipas dan makan nasi hadap-hadapan. Dampak dari tradisi berbalas pantun ini menurunnya minat generasi muda serta keterbatasan tokoh adat, namun keberadaan tradisi ini tetap dianggap penting dalam menjaga identitas budaya Melayu. Penelitian ini menekankan pentingnya generasi muda dalam melestarikan tradisi lisan sebagai bentuk ketahanan budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai utamanya.
PENGUATAN MODERASI BERAGAMA DALAM PROSES KADERISASI PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) PENGURUS CABANG (PC) CURUP REJANG LEBONG Fernandes, Ebi; Karolina, Asri; Amrullah, Amrullah
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i8.2024.3146-3159

Abstract

Mahasaiswa sebagai agen perubahan calon pengganti pemimpin masa depan, perlu memahami moderasi beragama bukan hanya di dalam kampus, tetapi juga dapat diperoleh di luar kampus seperti ikut serta dalam suatu pergerakan organisasi ekstra kampus seperti PMII. Namun, kenyataannya pada saat ini kader PMII PC Curup Rejang Lebong masih memahami beberapa permasalahan dalam bermoderasi beragama, hal ini dilihat dari hasil observasi bahwa pada saat MAPABA terlihat beberapa kader yang rentan dimasuki pemahaman radikalisme dan sikap ekstrimisme dalam beragama. Hal tersebut dikarenakan para kader memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, penting untuk memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dalam organisasi. Hal ini untuk mencegah munculnya radikalisme dan ekstremisme, mengingat kampus sering kali dianggap sebagai titik awal penyebaran pemahaman tersebut. Tujuan didalam penelitian ini untuk mengetahui nilai-nilai moderasi bergama pada kaderisasi PMII PC Curup Rejang Lebong dan untuk mengetahui penguatan nilai-nilai moderasi beragama pada proses kaderisasi.Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis penelitian field research (penelitian lapangan) pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, teknik data menggunakan alur reduksi data (Data Reduction), penyajian data (data display), dan verifikasi data. Uji keabsahan data menggunakan credibility (Validitas Internal).Hasil penelitian ini adalah ; Pertama, Kader PMII PC Rejang Lebong memiliki nilai-nilai moderasi beragama seperti komitmen kebangsaan, sikap toleransi, anti kekerasan, dan ramah terhadap budaya lokal. Namun, pemahaman nilai-nilai ini belum merata karena perbedaan latar belakang pendidikan. Kedua, proses penguatan nilai-nilai moderasi beragama dalam proses kaderisasi PMII PC Curup menerapkan berbagai pendekatan melalui materi dasar seperti pemahaman Ahlussunnah Wal Jama’ah dalam kegiatan MAPABA, PKD, PKL dan PKC. Selain itu, kader diwajibkan mengikuti kegiatan eksternal seperti pengabdian di masjid dan partisipasi dalam kegiatan budaya di masyarakat. Ketiga, tantangan penguatan nilai-nilai moderasi beragama di PMII PC Curup Rejang Lebong terdapat beberapa kader yang masih belum sepenuhnya memahami nilai-nilai moderasi beragama, sehingga ada yang menjalankan kegiatan keagamaan secara berlebihan. Terdapat pengaruh media sosial dan paham radikal, serta kurangnya pendidikan agama yang inkluisif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 1 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 12 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 11 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 10 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 9 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 8 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 7 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 6 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 5 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 4 (2025): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 12, No 3 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 2 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 12, No 1 (2025): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 12 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 11 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 9 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 8 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 6 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 5 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 4 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 2 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 11, No 1 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 12 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 11 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 10 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 9 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 8 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 7 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 5 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 4 (2023): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL Vol 10, No 3 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 2 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 1 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 10 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 9 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 8 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 7 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 6 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 5 (2022): NUSANTARA :Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 4 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 3 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 2 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 9, No 1 (2022): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 8 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 7 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 6 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 5 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 4 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 3 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 2 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 8, No 1 (2021): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 4 (2020): (SI) NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 3 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 2 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 7, No 1 (2020): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 3 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 2 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 6, No 1 (2019): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 5, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 4, No 1 (2018): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 3, No 1 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 2 (2017): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 1, No 1 (2016): Nusantara : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial More Issue