cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Analytica Islamica
ISSN : 14114380     EISSN : 25415263     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Journal Analytica Islamica: Journal of Islamic Sciences is a journal that includes the study of Islamic Thought, Islamic law, the Quran, the Hadis, Islamic Education, Islamic Economics and Islamic Communication.
Arjuna Subject : -
Articles 452 Documents
LEGALITAS PENDAFATARAN SERTIFIKASIPRODUK HALAL SEBAGAI IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG JAMINAN PRODUK HALAL DI INDONESIA Andoko, Irma Fatmawati, Saiful Asmi Hasibuan
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sebagai negara berpenduduk mayoritas Muslim, tak perlu dikatakan lagi bahwa Indonesia melindungi hak-hak umat Islam konsumen tentang distribusi makanan yang bebas risiko dan halal. Pendekatan yuridis doktrinal ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan tentang hak-hak konsumen pangan yang aman dan halal serta penerapannya ke ranah hukum; keputusan. Pengaturan peredaran makanan halal telah memberikan perlindungan hukum terhadap makanan tersebutkonsumen. Kelemahan peraturan tersebut terletak pada sanksi pidana yang bersifat umum tanpa ada ketentuan khusus ketentuan minimal. Peninjauan terhadap putusan pengadilan menunjukkan bahwa penerapan sanksi pidana terhadap pelanggaran hak konsumen pangan yang aman dan halal masih belum konsisten. Ini adalah implikasi dari sanksi pidana umum yang memberikan ruang bebas kepada penegak hukum untuk menerapkan pidana minimum. Ini Kondisi tersebut menyebabkan berpotensi dilanggarnya regulasi oleh pelaku usaha makanan.
PENGARUH METODE QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PUISI SISWA KELAS VIII DI SMP MUHAMMADIYAH 25 RANTAUPRAPAT TAHUN PEMBELAJARAN 2022/2023 Samsul Bahri; Niar Nasution; Maya Syahfitri Hasibuan; Ayu Zahara Sumantri; Nurul Arafah Sirega; Islah Hayati Ritonga
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu alternatif yang dapat diambil dalam pembelajaran sastra khususnya dalam pembelajaran menulis puisi yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Quantum Teaching yang berupaya membangkitkan motivasi, kreativitas, dan keterlibatan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran Quantum Teaching terhadap pembelajaran membaca puisi siswa. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 25 Rantauprapat. Sampel diambil dengan teknik probability sampling, Sampel diambil secara acak dengan undian tanpa membeda-bedakan siswa yang berkemampuan tinggi dengan siswa yang berkemampuan rendah. Jumlah sampel 28 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu analisis Wilcoxon. Hasil penelitian Kemampuan membaca puisi siswa kelas VIII SMP Muhammadiyah 25 Rantauprapat sebelum diterapkan metode Quantum Theaching tergolong kategori kurang. setelah diterapkan metode pembelajran quantum teaching, rata-rata Kemampuan membaca puisi siswa tergolong kategori Baik. terdapat peningkatan kemampuan membaca puisi pada 25 orang siswa dari 28 orang siswa dengan nilai mean rank 13.64. Kesimpulan Terdapat pengaruh metode Quantuum Teaching terhadap kemampuan membaca puisi. Metode Quantum Teaching ini perlu diterapkan untuk meningkatkan keterampilan membaca puisi pada siswa.
ANALISIS SEMIOTIKA PESAN MORAL PADA FILM LAYANGAN PUTUS (MODEL ROLAND BARTHES) Muhammad Banu Haritsa, Muhammad Alfikri
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja bentuk pesan moral yang terkandung pada film Layangan Putus serta memahami makna pesan moral tersebut. Penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif yang berjenis kualitatif deskriptif ini menganalisis, menggambarkan, mencatat, serta menginterpretasikan makna dan simbol yang terdapat pada film Layangan Putus terkait pesan moral menggunakan teori analisis semiotika model Roland Barthes. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli hingga Agustus 2022 yang dapat dilakukan di mana saja seperti, rumah, kantor ataupun perpustakaan, karena objek dari penelitian ini adalah sebuah film yang dapat ditonton di mana saja. Data primer dalam penelitian ini adalah film Layangan Putus, sedangkan data sekunder di dapatkan melalui buku, internet, dan jurnal-jurnal yang relavan dengan penelitian ini. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan mengobservasi secara langsung film layangan putus untuk melihat bagaimana alur cerita, bahasa, dan situasi yang ditampilkan pada film tersebut, serta melakukan studi dokumentasi melalui dokumen video Layangan Putus yang di download melalui aplikasi menonton film iflix. Teknik analisis data dilakukan melalui tiga tataran, yaitu tataran denotatif, tataran konotatif, serta tataran mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima pesan moral yang terkandung pada film Layangan Putus. Yang pertama, pernikahan bukan sekedar tentang cinta, tapi sebuah komitmen. Kedua, lepaskan sesuatu yang dicintai jika itu adalah jalan terbaik, dan tidak melanjutkan apa yang salah. Ketiga, orang tua yang baik tidak akan menunjukkan rasa marah kepada pasangan di depan anaknya. Keempat, ibu adalah sosok orang yang selalu ada dalam keadaan suka maupun duka. Kelima, ucapan orang tua adalah do’a.
Relasi Politik Dan Cinta Tanah Air Dalam Perspektif Islam Ananda Eka Delphie Pradana; Handaru Rakha Nanda; Andini Ndaru Irlambang; Rosalia Sanika Satyawada; Aditia Muhammad Noor
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Politik memiliki keterkaitan dengan manusia dan perilaku maupun aktivitasnya yang mana politik turut serta mempengaruhi kehidupan manusia dengan kekuasaannya. Cinta tanah air pun menjadi salah satu bentuk aktivitas dari manusia, bukan hanya dilafalkan saja, namun tetap wajib diwujudkan dalam upaya memperbaiki kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam Islam dipelajari juga mengenai cinta tanah air dan berpolitik, dua aspek tersebut telah ada pada zaman Rasulullah SAW. Kedudukan antara cinta tanah air dan berpolitik saling mengendalikan, karena tanpa adanya kekuasaan negara yang sifatnya memaksa, agama berada di dalam bahaya, sementara jika tanpa wahyu, negara sendiri pasti menjadi sebuah organisasi yang tiranik, tiranik sendiri dapat muncul dari sikap yang tidak cinta tanah air dan anti berpolitik. Melalui pemimpin, adanya  hubungan politik dan cinta tanah air ini dapat dilihat, contohnya dengan mengeluarkan kebijakan yang menumbuhkan rasa cinta tanah air pada rakyatnya. Di sisi lain, dalam suatu negara juga diperlukan pedoman atau dasar hukum yang diterapkan, dengan itu nantinya akan berpengaruh terhadap hubungan politik dengan proses penumbuhan rasa cinta tanah air.
TRADISI TOLAK BALA DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Desa Perkebunan Teluk Panji, Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan) Farhan Indra
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam regulates various aspects of life in worship, as a nation, as a state, in society and with the right beliefs. And Allah SWT sent down the Qur'an solely to be used as a guide for mankind, in order to live according to the truth. The purpose of this study is to provide a deeper understanding of the tradition of rejecting reinforcements. The problem examined in this study is how to implement the tradition of rejecting reinforcements and how Islamic law views the tradition of rejecting reinforcements. This study uses a type of field research (field research) using a qualitative method whose data source comes from information. The data collection method used is the interview method. The results of the research that the authors obtained show that: 1) The community's view of the tradition of rejecting reinforcements is the tradition of their predecessors. Most of the people who carry out the tradition of rejecting reinforcements are people who follow previous teachings that have become habits, teachings that have been taught from generation to generation by previous communities. The reason people carry out the tradition of rejecting reinforcements is to avoid an epidemic that can no longer be prevented, therefore the tradition of rejecting reinforcements is a form of effort by the people of the Teluk Panji Plantation Village to resist the plague. 2) According to the opinion of the fiqh scholars regarding urf including the Hanfiyah priests and Malikiyah urf something that has been considered good so that it has become a tradition in a society. Hanafiyah and Malikiyah scholars also argue with the hadith of the prophet "something that is considered good by Muslims, including something that It is also good according to Allah SWT. Meanwhile, according to Syafi'iyah and Hambali, they do not consider urf as a proof or a syar'i legal proposition. The Shafi'iyah group does not recognize the existence of ihtihsan, they avoid using legal instincts and do not use it as a proof. iyah refuses to use urf as a source of Islamic law.
THE COMMUNICATION MEDIA OF DALIHAN NA TOLU IN THE MARRIAGE TRADITION OF MANDAILING ETHNIC IN MANDAILING NATAL REGENCY Rahmi Wahyuni
Journal Analytica Islamica Vol 10, No 2 (2021): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to discover the communication media Dalihan Na Tolu in the marriage tradition of Mandailing Ethnic in Mandailing Natal regency. This study applied descriptive qualitative. The direct observation in the field was employed to obtain the data by doing a sequence of stages namely observing and watching the marriage tradition procession from the beginning until the end, in-depth interview to some traditional figures and documentation related to the research. The result of the study demonstrates two media are used in the communication media Dalihan Na Tolu in the marriage tradition of Mandailing Natal ethnic, they are traditional media and modern media. The traditional media consists of sirih (betel), salipi, gondang tunggu-tunggu, ogung, and pangupa. Moreover, the modern media consists of wedding invitation card, flower board, telephone, smartphone, social media and radio.
PRACTISING IMAM AL-GHAZALI'S MORAL CONCEPTS IN MADRASAH ALIYAH NEGERI 2 MODEL PADANG SIDEMPUAN M. Azhari
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Islamic education is a conscious effort that is planned to prepare students to believe, understand, appreciate and practice Islamic teachings. The purpose of this study is to describe the concept of morality in Islamic education. This study used a qualitative approach, the background at Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Padang Sidempuan, the data sources in this study included primary data sources and secondary data sources, data collection techniques were carried out by observation, interviews and documentation. Observations are made to observe learning activities. Interviews were conducted with teachers and students. Documentation is used to find out the history of the school, vision and mission, teacher condition, number of students, school infrastructure, school geographical location and school organizational structure. In the technique of guaranteeing the validity of the data is used triangulation. While the data analysis technique uses descriptive qualitative analysis. The results of this study indicate that the concept of morality in Islamic education from the perspective of Imam Al-Ghazali at Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Padang Sidempuan with four aspects, namely: 1) Faith Education 2) Moral Education 3) Aqliah Education 4) Social Education and the method of forming it by example, stories, punishments and rewards have been running and it can be concluded that with the implementation of the concept of Islamic education in the perspective of Imam Al-Ghazali, students become Muslim individuals who are pious, prevent themselves from lust, and have noble character, discipline, sportsmanship, responsibility, spirit of cooperation, and obedience to Allah and His Messenger, respect for parents and love for others.
Pengaruh Metode Experiential Learning Kemampuan dalam Mendeklamasikan Puisi Pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 27 Medan Samsul Bahri; Anisa Suryani Siregar; Eti Sukowati; Haris Munandar DMK; Romasta Purba
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan siswa dalam mendeklamasikan puisi disebabkan oleh beberapa faktor, Faktor internal disebabkan kurang terbiasa dengan kegiatan tersebut sehingga merasa kaku untuk mendeklamasikan puisi dengan baik. Faktor eksternal adalah kurangnya sarana media dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru yang kurang tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar Pengaruh Metode Experiential Learning dalam Mendeklamasikan Puisi Pada Siswa Kelas VII Smp Negeri 27 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen yaitu untuk melihat perbedaan hasil sebagai akibat adanya perbedaan perlakuan yang diberikan pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dalam penelitian ini penulis menggunakan alat pengumpulan data berupa tes essai kemampuan mendeklamasikan puisi dengan menggunakan uji “ thitung‟. Setelah penelitian di kelas eksperimen diterapkan dengan menggunakan Metode Experiential Learning hasil penelitian ini menunjukan sangat baik karena dibuktikan dengan rata-rata 82,6 Sedangkan hasil penelitian di kelas kontrol dengan metode konvensional menunjukan cukup karena dibuktikan dengan rata-rata 60,6. Kemudian berdasarkan uji “t”, terdapat perbedaan karena thitung > ttabel (1,76) >1,67 ttabel taraf signifikan . Dengan demikian Haditerima berarti ada pengaruh Metode Experiential Learning terhadap kemampuan mendeklamasikan puisi oleh siswa kelas VII SMP Negeri 27 Medan.
PENGARUH KEBIJAKAN K13 TERHADAP LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI MIS IKHWANUL MUKMININ BINJAI CENDANI ALFANIZHA HIDMA
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum 2013 sebagai langkah lanjutan adalah pengembangan kurikulum berbasis kompetensi yang digunakan pada tahun 2004 dan KTSP 2006 yang terdiri atas kompetensi, sikap, pengetahuan serta keterampilan secara terintegrasi. Kursus 2013 merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai prestasi gemilang di masyarakat nasional dalam penguasaan teknologi yang tertuang dalam arah kenegaraan. Pengembangan kurikulum 2013 didasarkan pada pemikiran tentang tantangan masa depan, pemahaman masyarakat tentang pengetahuan dan pedagogi, kemampuan masa depan dan fenomena negatif yang muncul. Terkait dengan lembaga pendidikan islam yang juga mengikuti kebijakan kurikulum 2013 pastinya juga mengalami perubahan dan harus menyesuaikan terhadap kebijakan yang telah di tetapkan pemerintah tersebut. Dengan demikian di perlukan penyeimbangan untuk terus bisa berjalan nya proses pendidikan tersebut walaupun dalam lembaga pendidikan.
Peran Pesantren Alam Khoiro Ummah Dalam Pengembangan Ekonomi Islam Asep Sopian; Hasan Basri; Andewi Suhartini
Journal Analytica Islamica Vol 11, No 2 (2022): ANALYTICA ISLAMICA
Publisher : Program Pascasarjana UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The main problem in the development of the Islamic financial system is that there is still a gap between industry needs and the provision of university human resources. This study aims to analyze the potential and role of Islamic tertiary institutions and public universities in providing human resources to accommodate the needs of the Islamic finance industry. Existing problems are answered through library research. The results of the study show that an analysis of the development of Islamic economics which is supported by discourse with stakeholders, it is found that different learning systems will provide differences in competence, among others through curriculum standards, inconsistencies in the use of terminology between Islam or Islamic study programs or study programs. course. However, it is unfortunate that only a few graduates from various different competencies meet the needs of human resources in the industry.