cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 755 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2026)" : 755 Documents clear
Meningkatkan Kemampuan Mengenal konsep Bilangan Anak Usia Dini Melalui Media Number Pocket di TK Aprillya Aceh Besar Sufira Sufira; Yuhasriati Yuhasriati; Sitti Muliya Rizka; Rahmatun Nessa; Khoiriyah Khoiriyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36116

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak kelompok A usia 4-5 tahun di TK Aprillya Aceh Besar dalam mengenal konsep bilangan, khususnya dalam membilang banyak benda 1-10 dan menghubungkan banyak benda dengan lambang bilangan. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini melalui media number pocket. Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian berjumlah 7 anak, dan data dikumpulkan melalui observasi anak dan guru. Hasil Penelitian menunjukkan peningkatan dalam kemampuan anak mengenal konsep bilangan dengan langkah kegiatan yaitu guru memperkenalkan media number pocket dan menjelaskan cara penggunaannya, kemudian menunjukkan lambang bilangan 1–10. Anak diminta membilang banyak benda, menghitung jumlahnya, lalu memasukkan stik ke dalam kantong sesuai dengan bilangan yang diperoleh, memberikan apresiasi anak. Peningkatan dari pra-siklus hingga siklus II mencapai 82,14%. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penggunaan media number pocket efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal konsep bilangan anak usia dini.
Pengembangan Bahan Ajar Al-Qur’an Berbasis Metode Tilawati untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an di TPQ Nurul Hidayah Sungon Suko Sidoarjo Mohammad Febri Irawan Saputra; Evi Nurhalimah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36117

Abstract

Pendidikan membaca Al-Qur’an pada tingkat Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) memiliki peran penting dalam membentuk kompetensi dasar keagamaan peserta didik sejak usia dini. Kemampuan membaca Al-Qur’an secara tartil menjadi fondasi utama bagi pemahaman, penghafalan, serta pembentukan karakter religius. Namun, praktik pembelajaran di banyak TPQ masih menunjukkan variasi kemampuan membaca peserta didik yang signifikan, yang dipengaruhi oleh keterbatasan bahan ajar, metode pembelajaran, serta kompetensi pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam pembelajaran membaca Al-Qur’an berbasis metode Tilawati di TPQ Nurul Hidayah Sungon Suko Sidoarjo serta menelaah relevansi pengembangan bahan ajar yang sistematis dan kontekstual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran, guru, dan peserta didik TPQ. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Tilawati relevan diterapkan pada peserta didik TPQ karena mengombinasikan pembelajaran klasikal dan individual melalui teknik baca-simak, pengulangan, dan penggunaan nada tilawah. Penerapan metode ini mampu meningkatkan motivasi dan kelancaran membaca Al-Qur’an peserta didik. Namun demikian, efektivitas metode Tilawati sangat bergantung pada ketersediaan bahan ajar yang sistematis, kontekstual, serta dilengkapi dengan panduan guru dan evaluasi formatif. Pengembangan bahan ajar berbasis metode Tilawati terbukti membantu guru dalam mengelola pembelajaran dan memantau perkembangan kemampuan membaca peserta didik secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan bahan ajar Al-Qur’an berbasis metode Tilawati merupakan upaya strategis dan aplikatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran membaca Al-Qur’an di TPQ. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan praktik pembelajaran Al-Qur’an di lembaga pendidikan nonformal lainnya.
Pengaruh Media Audio Visual terhadap Pemahaman Konsep Siswa dalam Pembelajaran Sejarah RR Adinda Qonithah Putri Soedjendro; Syifa Afifa; Fahira Azra Noor; Salsabila Salsabila; Yoga Firziansyah; Adiyo Roebianto G.Cert. Ed
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36122

Abstract

Kajian ini dimaksudkan untuk menelaah dampak penerapan sarana pembelajaran berbasis audio visual terhadap penguasaan konsep peserta didik dalam proses belajar sejarah. Dasar kajian ini berangkat dari rendahnya ketertarikan serta pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran sejarah yang umumnya disajikan secara tradisional dan berorientasi pada hafalan. Teknik kajian yang dipakai ialah eksperimen dengan rancangan posttest control group design. Objek kajian terdiri atas dua kelas X di SMKN 3 Jakarta, masing-masing sebagai kelompok eksperimen dan kelompok pembanding dengan total 34 peserta didik tiap kelas. Kelompok eksperimen menerima pembelajaran sejarah memakai sarana audio visual, sedangkan kelompok pembanding menggunakan metode pengajaran lisan. Alat kajian berupa tes posttest, pengamatan, serta pencatatan. Pengolahan data dilakukan dengan uji independent sample t-test. Temuan kajian memperlihatkan adanya selisih yang berarti antara penguasaan konsep peserta didik pada kelompok eksperimen dan kelompok pembanding dengan nilai signifikansi 0,021. Oleh karena itu, bisa ditarik kesimpulan bahwasanya penerapan sarana audio visual lebih manjur dalam meningkatkan penguasaan konsep peserta didik pada pembelajaran sejarah.
Pendidikan Ibadah dalam Al-Qur’an: Studi Kualitatif terhadap Tafsir Klasik dan Kontemporer Ayu Wanda Ginting; Asnil Aidah Ritonga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36123

Abstract

Pendidikan ibadah merupakan aspek fundamental dalam pendidikan Islam karena berperan langsung dalam pembentukan kesadaran spiritual dan moral manusia. Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam memberikan landasan konseptual yang kuat mengenai pendidikan ibadah yang tidak hanya berorientasi pada aspek ritual, tetapi juga pada pembinaan keimanan, akhlak, dan tanggung jawab sosial. Namun, pemahaman pendidikan ibadah sering kali dipersempit pada praktik formal, sehingga diperlukan kajian yang komprehensif berbasis teks Al-Qur’an dan penafsiran para mufasir. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pendidikan ibadah dalam Al-Qur’an dengan menelaah penafsiran para mufasir klasik dan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan ibadah serta tafsir klasik dan kontemporer, sedangkan sumber data sekunder berasal dari literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, dengan analisis data menggunakan metode deskriptif-interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan ibadah dalam Al-Qur’an dibangun atas integrasi antara dimensi akidah, syariah, dan akhlak. Tafsir klasik menekankan pendidikan ibadah sebagai bentuk ketaatan dan penghambaan total kepada Allah Swt., sementara tafsir kontemporer menyoroti aspek kontekstual dan fungsional ibadah dalam membentuk kesadaran sosial dan etika kehidupan modern. Pendidikan ibadah dipahami sebagai proses internalisasi nilai-nilai ketuhanan yang membentuk kepribadian manusia secara utuh. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan ibadah perspektif Al-Qur’an memiliki relevansi yang kuat dalam pengembangan pendidikan Islam. Pendidikan ibadah perlu diarahkan tidak hanya pada penguasaan tata cara ibadah, tetapi juga pada pemaknaan dan pengamalan nilai-nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, pendidikan Islam diharapkan mampu melahirkan individu yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan spiritual, moral, dan sosial.
Evaluasi Implementasi Asesmen Formatif dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Mendalam Pada Fase B Kurikulum Merdeka di SDN Tangerang 4 Nabila Nur Syifa; Putri Alam Sari; Istiani Istiani; Satya Surya Panca Wijaya; Sa’odah Sa’odah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dan efektivitas asesmen formatif sebagai bagian integral dari Kurikulum Merdeka, khususnya dalam mendukung Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) pada peserta didik Fase B Kelas 3 di SDN Tangerang 4. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara guru, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) atau Modul Ajar yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Asesmen Formatif diterapkan dengan baik dan terbukti efektif dalam memicu deep learning, dengan teknik pertanyaan pemantik atau Probing menjadi yang paling dominan di gunakan guru (40% dari total frekuensi asesmen formatif). Namun, tantangan utama ditemukan pada aspek manajemen waktu pemberian umpan balik tertulis, yang di akui oleh 100% guru. Kesimpulannya, Asesmen Formatif memainkan peran krusial dalam mempromosikan pemahaman konsep yang lebih dalam (deep learning), namun perlu penguatan pada aspek feedback loop dan tindak lanjut.
Perencanaan Kurikulum di SDIT At-Takwa Aulia Ramadhani; Hanik Halimatus Saleha; Shakira Maeizy Hamdi Bajeber; Nana Pesona Islami; Agus Syaifulloh Akmal; Rizki Fitri Rahima Uulaa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36125

Abstract

Perencanaan kurikulum berperan penting dalam menentukan arah dan kualitas pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan kurikulum diterapkan di SDIT At-Taqwa, mencakup prinsip relevansi, fleksibilitas, efisiensi, dan efektivitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui wawancara dengan kepala sekolah, wakil kurikulum, dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kurikulum di SDIT At-Taqwa telah berupaya menyesuaikan dengan Kurikulum Merdeka, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan sarana, pemahaman guru, dan penyesuaian strategi pembelajaran (Alfiyah, 2019).
Pendidikan Politik Pemilih Pemula Melalui Politik Digital dalam Meningkatkan Partisipasi Politik di Kota Semarang Tahun 2025 Moh. Aris Munandar; Hafiz Rafi Uddin; Suyahmo Suyahmo; Munadi Munadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pendidikan politik pemilih pemula melalui pemanfaatan politik digital dalam meningkatkan partisipasi politik di Kota Semarang pada tahun 2025. Pemilih pemula kerap menghadapi berbagai hambatan dalam berpartisipasi secara aktif dalam proses demokrasi, seperti rendahnya literasi politik, keterbatasan pemahaman terhadap sistem dan mekanisme pemilu, serta sikap apatis terhadap politik dan pemerintahan. Dalam konteks ini, politik digital dipandang sebagai sarana strategis untuk menghadirkan pendidikan politik yang lebih mudah diakses, kontekstual, dan relevan bagi generasi muda.Penelitian ini secara khusus berfokus pada analisis model dan strategi pendidikan politik berbasis digital, yang disampaikan melalui media sosial dan platform digital interaktif, dalam membangun kesadaran politik, pemahaman demokrasi, serta sikap partisipatif pemilih pemula pada Pemilukada Kota Semarang tahun 2025. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bentuk-bentuk konten edukasi politik, pola komunikasi digital yang digunakan oleh aktor politik dan penyelenggara pemilu, serta efektivitasnya dalam mendorong keterlibatan politik generasi muda.Hasil penelitian ini diharapkan dapat mengidentifikasi strategi pendidikan politik digital yang paling efektif dalam meningkatkan partisipasi politik pemilih pemula. Temuan penelitian ini juga diharapkan memberikan rekomendasi bagi partai politik, penyelenggara pemilu, dan pemangku kebijakan dalam merancang pendidikan dan komunikasi politik digital yang lebih inklusif, edukatif, dan menarik, sehingga mampu membentuk pemilih pemula yang kritis, sadar politik, dan aktif dalam kehidupan demokrasi.
Verb Phrase Structure and its Implication in English Language Learning Afifah Azra; Nazifah Ayu Fadila; Rahelia Juwita; Sakila Khairiah Rangkuti; Zahwa Aini; Indi Hanifah Siregar; Muhammad Hafiz Rifqi; Siti Ismahani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36127

Abstract

Struktur frasa verba (VP) merupakan komponen fundamental sintaksis bahasa Inggris dan memainkan peran penting dalam membentuk makna kalimat, ketepatan tata bahasa, dan perkembangan bahasa keseluruhan pembelajar. Studi ini meneliti organisasi frasa verba dalam kerangka sintaksis generatif, termasuk aturan Struktur Frasa, teori X-bar, dan Teori Pemerintahan dan Pengikatan, sekaligus menganalisis kesulitan umum terkait VP yang dihadapi oleh pembelajar EFL. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis data tertulis dan lisan yang dihasilkan oleh pembelajar untuk mengidentifikasi jenis VP, pola struktural, dan kesalahan yang sering terjadi yang melibatkan kata bantu, penanda kala dan aspek, pemilihan komplemen, dan konstruksi pasif. Temuan menunjukkan bahwa kesalahan terkait VP tetap menjadi salah satu tantangan paling gigih dalam konteks EFL, sebagian besar karena pemahaman pembelajar yang terbatas tentang struktur VP hierarkis dan hubungan verba-komplemen. Hasil ini menyoroti pentingnya pengetahuan sintaksis dalam bidang pedagogi, menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris harus mengintegrasikan pengajaran yang berfokus pada frasa verba (VP) dan analisis kesalahan ke dalam praktik kelas. Pemahaman yang kuat tentang struktur frasa verba tidak hanya meningkatkan ketepatan tata bahasa tetapi juga mendukung peserta didik dalam menghasilkan kalimat yang lebih kompleks dan bermakna. Secara keseluruhan, studi ini menekankan bahwa penguasaan VP sangat penting untuk pembelajaran bahasa Inggris yang efektif dan harus ditangani melalui wawasan teoretis dan strategi pengajaran praktis.
Analisis Pengaruh Kualitas Layanan dan Harga terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Sate in Bur Danguang-Danguang Kec. Guguak, Kab. Lima Puluh Kota) Sri Gayatri Mareta; Ariyun Anisah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36128

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya kualitas layanan yang menyebabkan konsumen beralih ke tempat lain, serta harga yang ditawaran oleh Pondok Sate In Bur Danguang-Danguang relative lebih tinggi diandingkan dengan Sate Danguang-Danguanng lainnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana Pengaruh Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pondok Sate In Bur Danguang-Danguang, Seberapa Besar Pengaruh Harga terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pondok Sate In Bur Danguang-Danguang, dan Seberapa Besar Pengaruh Kualitas Layanan dan Harga terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pondok Sate In Bur Danguang-Danguang. Penelitian ini merupakan stuudi korelasional yang bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dua atau lebih variabel atau entitas. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jenis data yang diperoleh berupa data primer melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Analisis data yang dilakukan melalui tahapan uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, serta pengujian hipotesis. Berdasarkan hasil analisis menggunakan SPSS versi 25, ditemukan bahwa variabel kualitas layanan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, yang ditunjukkan oleh nilai Thitung sebesar 4442 > Ttabel 1,1991 dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,005. Sementara, variabel harga juga menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan nilai Thitung sebesar 3,257 > Ttabel 1,991 dan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Secara simultan, vaariabel kuaitas layanan dan harga memiliki pengaruh yang signfikan terhadap keputusan pembelian, sebagaimana ditunjukkan leh nilai Fhitung sebesar 80,8311 yang lebih besar dari Ftabel sebesar 0,72 dengan tingkat signifikansi 0,001 < 0,05. Hasil analisis koefisien determinasi menunjukkan nilai sebesar 0,677 atau 67,7% yang mengindifikasikan bahwa kontribusi variabel kualitas layanan dan harga terhadap keputusan pembelian adalah sebesar 67,7%, sementara sisanya sebesar 32,3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian ini.
Hubungan Iklan Susu Formula, Kondisi Kesehatan dan Pekerjaan Ibu dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Bayi 0-6 Bulan Hastiana Ramadani; Lilik Sofiatus Solikhah; Adillah Imansari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36129

Abstract

Beberapa faktor berkontribusi terhadap penurunan ASI Eksklusif, termasuk iklan susu formula yang dapat memengaruhi ibu dan seringkali membuat ibu memilih pemberian susu formula. Tujuan penelitian ini mengetahui korelasi paparan iklan dari sufor, kondisi kesehatan serta pekerjaan ibu dengan ASI ekslusif yang diberikan kepada anak 0-6 bulan. Penelitian rancangan crossectional dengan sampel 86 responden dengan anak umur 0 s.d. 6 bulan di Puskesmas Bulili. Data dikumpulkan melalui kuesioner. Berdasarkan analisis uji Chi-square diketahui sebesar 70,9% responden terkena paparan pengiklanan susu formula, kondisi kesehatan kurang 57,0% dan bekerja 25,6%, nilai korelasi berdasarkan analisis bivariat menggunakan chi square secara berturut-turut p<0,001, p=0,002, dan p=0,002. Kesimpulannya ada korelasi signifikan dari iklan susu formula, kondisi kesehatan serta pekerjaan pada ibu dengan diberikannya ASI ekslusif anak umur 0 s.d. 6 bulan di Puskesmas Bulili.