JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,490 Documents
Implementasi Kebijakan Permodalan Koperasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, Khususnya Pasal 44 Pada Unit Simpan Pinjam Koperasi Serba Usaha (KSU) Bangkit Jaya Kabupaten Dompu
Samsudin, Samsudin;
Mauzu, Fahrul =
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11108
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah Implementasi Kebijakan Permodalan Koperasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, Khususnya Pasal 44 Pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Bangkit Jaya Kabupaten Dompu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Implementasi Kebijakan Permodalan Koperasi Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Tentang Perkoperasian, Khususnya Pasal 44 Pada Koperasi Serba Usaha (KSU) Bangkit Jaya Kabupaten Dompu. Jenis penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan logika induktif abstraktif , dimana dalam penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis aktraktif dari Miles dan Huberman. Untuk menguji keabsahan data menggunakan teknik pemeriksaan menggunakan derajat: standar kepercayaan, keteralihan, ketergantungan dan kepastian. Hasil penelitian ini meliputi : (1) Khususnya Koperasi Serba usaha (KSU) Bangkit Jaya Kabupaten Dompu belum sepenuhnya melaksanakan regulasi yang ada. (2) Pihak pemerintah, melalui lembaga atau instansi yang menaungi kegiatan perkoperasian tersebut kurang melakukan pengawasan terhadap kinerja berbagai lembaga koperasi yang ada. Dengan demikian implementasi kebijakan murni menjadi ketentuan yang dibuat secara sepihak oleh pihak manajemen koperasi tersebut, (3) Pihak manajemen, melegalkan berbagai ketentuan yang menurut kami tidak sesuai dengan filosopi berkoperasi melalui rapat anggota. Sehingga hanya anggota yang mengikuti rapat saja yang mengetahui hal tersebut walaupun berdasarkan pengamatan kami mereka yang hadirpun kurang memahami hal tersebut, (4) Hal-hal yang menghambat implementasi kebijakan permodalan pada Koperasi Serba usaha (KSU) Bangkit Jaya antara lain: (1) Masih banyak masyarakat yang belum memahami cara berkoperasi sehingga enggan bergabung menjadi anggota kopersi, (2) Adanya anggapan bahwa anggota koperasi hanya diikuti oleh masyarakat kelas bawah, (3) Adanya anggapan bahwa menyimpan dana pada koperasi tidak memberikan keuntungan yang besar.
Penerapan Metode Bercerita Untuk Meningkatkan Aspek Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Kelompok B di TK Indonesia Islamic School Kampar
Syamsiah, Syamsiah;
Marzuki, Marzuki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11109
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan anak berbahasa secara umum masih belum berkembang secara optimal. Salah satu faktornya yaitu masalah keterbatasan Perkembangan anak untuk berkomunikasi dengan orang lain serta penggunaan kosa kata anak yang masih belum banyak dan penggunaan bahasa indonesia yang masih kaku dan terkadang mereka masih ada yang menggunakan bahasa daerah merek. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan perkembangan anak usia dini di kelas B TK Indonesia Islamic School dengan penerapan metode bercerita melalui penelitian PTK ( Penelitian Tindakan Kelas). Penelitian ini dilakukan dua siklus dan tiap siklus dilakukan dua kali pertemuan. Agar penelitian tindakan kelas ini berhasil dengan baik tanpa hambatan yang mengganggu kelancaran penelitian, peneliti menyusun tahapan-tahapan yang dilalui dalam penelitian tindakan kelas, yaitu: 1) Perencanaan/ persiapan tindakan, 2) Pelaksanaan tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas B1 dengan jumlah siswa 12 yaitu 3 perempuan dan 9 laki-laki pada semester I tahun ajaran 2021/2022 di TK TK Indonesia Islamic School kabupaten Kampar dan guru. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah penggunaan metode bercerita untuk meningkatkan perkembangan bahasa anak. Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul melalui observasi, data tersebut diolah menggunakan rumus persentase. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat diketahui bahwa adanya peningkatan kemampuan bahasa menggunakan metode bercerita sebelum dilakukan tindakan ke siklus I dan ke siklus II. Persentase perkembangan motorik kasar anak meningkat hal ini terlihat dari data awal hingga siklus II pertemuan 2. Data awal (35%) dengan kriteria mulai berkembang, siklus I pertemuan 1 (47 %) dengan kriteria mulai berkembang, siklus I pertemuan 2 (62%) dengan kriteria berkembang sesuai harapan, siklus II pertemuan 1 (67,5%) dengan kriteria berkembang sesuai harapan, siklus II pertemuan 2 (85,41%) dengan kriteria berkembang sangat baik. Sehingga peningkatan keseluruhan Perkembangan bahasa anak diperoleh persentase rata-rata 50,41%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan metode bercerita dapat meningkatkan perkembangan bahasa anak di TK Indonesia Islamic School.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Melipat Dengan Media Kertas Warna Pada Anak Kelompok B TK Kijang Rejo Desa Kijang Rejo Kecamatan Tapung
Sari, Nurmala;
Fauziddin, Moh.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11110
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui origami pada anak Kelompok B TK Kijang Rejo.Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas kolaboratif dengan menggunakan model Kemmis dan Mc Taggart. Subjek penelitian adalah anak Kelompok B yang berjumlah 16 anak terdiri dari 10 perempuan dan 6 anak laki-laki. Objek penelitian ini adalah keterampilan motorik halus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi dan pedoman wawancara. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu jika minimal 75% dari 16anak memiliki keterampilan motorik halus dengan kriteria baik. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan melalui melipat kertas. Pada saat dilakukan observasi pratindakan, persentase keterampilan motorik halus anak sebesar 26,07%. Pada Siklus I sebesar 49,00% dengan peningkatan 22,93%, Siklus IIsebesar 84,00% dengan peningkatan 61,07% dari siklus I, Perolehan persentase tersebut menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus anak Kelompok B dengan kriteria baik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 75%. Langkah langkah yang ditempuh untuk meningkatkan keterampilan motorik halus anak adalah 1) guru menjelaskan cara melipat kertas dengan metode demonstrasi; 2) anak diberi penguatan dengan kata “setrika lipatan” yang sudah dibuat; 3) anak diberi reward berupa pujian; 4) penggunaan kertas lipat motif untuk menarik minat anak.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mengenal Huruf Besar Menggunakan Sal Siswa Kelas Nol Besar TK Dahlia
Sumiyati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11111
Penelitian ini berjudul: “Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mengenal Huruf Besar Menggunakan SAL Siswa Kelas Nol Besar TK Dahlia”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mengenal Huruf Besar Menggunakan SAL Siswa Kelas Nol Besar TK Dahlia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Berdasarkan hasil penelitian tindakan bahwa Pembelajaran Kooperatif Tipe SAL dapat Meningkatkan Hasil Belajar Materi Mengenal Huruf Besar Siswa Kelas Nol Besar TK Pertiwi Tamiang Layang. Selanjutnya peneliti merekomendasikan: (1) Bagi Guru yang mendapatan kesulitan yang sama dapat menerapkan Pembelajaran Kooperatif Tipe SAL untuk meningkatkan Hasil Belajar. (2) Agar mendapatkan hasil yang maksimal maka dihaharapkan guru lebih membuat Pembelajaran Kooperatif Tipe SAL yang lebih menarik dan bervariasi.
Upaya Mengembangkan Kemampuan Bahasa Pada Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Bercerita
Marlina, Marlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11112
Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa anak di lakukan dengan menggunakan metode bercerita menggunakan boneka tangan,hal ini di lakukan untuk menarik minat anak dan meningkatkan kemampuan berbahasa anak. Berdasarkan hasil observasi saat prasurvei pada tanggal 14,15 dan 16 April 2014, bahwa rata-rata anak kemampuan bahasa nya dalam pengucapan kata-kata masih terbata-bata dan anak susah untuk berbicara. Metode yang digunakan guru kurang menarik, dari data hasil observasi, guru hanya menggunakan papan tulis sebagai media sehingga anak kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran, media papan tulis kurang bervariasi bagi anak, disini peneliti menggunakan metode bercerita menggunakan media boneka tangan untuk mengembangkan kemampuan bahasa anak. Rumusan masalah pada skripsi ini adalah bagaimanakah upaya guru dalam mengembangkan kemampuan bahasa anak menggunakan metode bercerita dengan media boneka tangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya guru mengembangakan kemampuan bahasa anak melalui metode bercerita. Penelitian ini menggunakan beberapa siklus dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas terdiri dari : (1) perencanaan, (2) tindakan, (3) observasi, (4) refleksi. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Meningkatkan Kemandirian Pada Anak Melalui Alat Peraga Celemek Cerita Pada Anak Kelompok B TK Syuhada Durian Gadang
Susanti, Eva
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11113
Penggunaan celemek cerita untuk meningkatkan kemandirian anak adalah suatu usaha agar kegiatan pembelajaran di TK tidak monoton, membosankan, dan menjenuhkan. Dalam kenyataannya kegiatan pembelajaran masih sangat tekstual, sehingga bentuk-bentuk analogi yang harus di kembangkan secara kontekstual masih terkesan staknasi. Akibat dari pembelajaran seperti itu, untuk mendongkrak agar anak bisa lebih mandiri dan dapat melakukan sesuatu tanpa bantuan orang lain akan terhambat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pembelajaran bercerita dengan alat peraga celemek cerita di TK Syuhada Durian Gadang, untuk mengetahui kemandirian anak di TK Syuhada Durian Gadang dan untuk mengetahui sejauh mana metode bercerita dengan alat peraga celemek cerita dalam meningkatkan kemandirian anak TK Syuhada Durian Gadang. Adapun pendekatan metode penelitain ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif, karena dalam penelitian ini lebih mengutamakan deskriptif analitik untuk memcahkan konsep-konsep di dalamnya, bukan mengunakan konsep-konsep numerik statistik. Dalam pelaksanaannya penelitian ini terbagi atas dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Siklus I memberikan pengajaran secara umum dan siklus II berkenaan dengan perumusan materi pembelajaran. Adapun kesimpulan dari penelitian ini adalah metode pembelajaran bercerita dengan menggunakan alat peraga celemek cerita yang di lakukan di TK Syuhada Durian Gadang dalam rangka untuk meningkatkan kemandirian anak adalah suatu pilihan yang tepat dan cermat. Hal ini dapat dilihat dari paparan data perkembangan dari siklus I ke siklus berikutnya yang terdapat perkembangan secara signifikan. Dapat dilihat dengan jelas dari kemandirian anak yang mula-mula hanya mencapai 5% dengan penggunaan metode tepat dan cermat akhirnya merubah menjadi 100%
Permainan Acak Balok Geometri dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini di TK Tunas Bangsa Desa Koto Tuo Barat
Yulita, Nurma;
Erita, Netri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11114
Kemampuan kognitif dalam mengenal bentuk geometri melalui permainan di TK Tunas Bangsa Desa Koto Tuo Barat masih kurang. Permasalahan ini disebabkan kegiatan pembelajaran lebih banyak menngunakan metode yang monoton. Untuk meningkatkan kemampuan mengenalkan bentuk geometri melalui permainan merupakan cara yang tepat dalam mengenalkan bentuk geometri . Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak dengan menggunakan metode permainan di TK Tunas Bangsa Desa Koto Tuo Barat. Penelitian ini merupakan penelitian yang terdiri atas 2 siklus, setiap siklusnya terdiri atas 4 tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Tunas Bangsa Koto Tuo Barat berjumlah 20 anak yang terdiri atas 5 anak laki-laki dan 15 anak perempuan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif. Berdasarkan hasil analisis data untuk meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri melalui permainan pada siklus I diperoleh hasil 50%. Hal ini menunjukkan bahwa kriteria pencapaian tingkat perkembangan anak belum tercapai, maka penelitian ini berlanjut pada siklus II. Pada siklus II peningkatan kemampuan mengenal bentuk geometri anak mencapai 75%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa metode permainan dapat meningkatkan kemampuan mengenal bentuk geometri anak di TK Tunas Bangsa Desa Koto Tuo Barat .
Peningkatan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Media Pembelajaran Interaktif di TK As-Sakinah Pangkalan
Sofiana, Yona;
Siswanti, Merri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i2.11115
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk video media pembelajaran interaktif dan efektif dalam meningkatkan bahasa peserta didik TK As Sakinah Pangkalan Koto Baru Kecamatan Pangkalan Kabupaten Lima Puluh Kota.Tahun Ajaran 2020.Rumusan Masalah “Apakah Melalui Media Pembelajaran Interaktif Akan Dapat Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Di TK As-Sakinah Pangkalan.Penelitian ini menggunakan langkah pengembangan (Research & Development). Design pengembangan ini meliputi 8 langkah yaitu, Analisis, Perancangan Desain, Implementasi, Pengujian, Validasi Ahli, Revisi, Perbaikan Media, dan Produk. ada perbedaan yang signifikan antara sebelum menggunakan media video pembelajaran dan sesudah menggunakan media video pembelajaran. dapat disimpulkan bahwa media video pembelajaran interaktif ini dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini.
Jenis Penelitian Eksperimen dan Noneksperimen (Design Klausal Komparatif dan Design Korelasional)
Munte, Rita Sahara;
Risnita, Risnita;
Jailani, M Syahran;
Siregar, Isropil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11128
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan membandingkan dua jenis penelitian utama, yaitu penelitian eksperimental dan non-eksperimental. Fokus penelitian melibatkan analisis dua desain penelitian khusus, yaitu desain kausal komparatif dan desain korelasional. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dan analisis dokumen untuk mendapatkan teori-teori atau tulisan-tulisan yang berkaitan dengannya. Adapun hasil dari tulisan ini: 1) Penelitian eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan manipulasi variabel independen untuk mengukur dampaknya terhadap variabel dependen. 2)Penelitian non-eksperimental, khususnya desain korelasional, melibatkan analisis hubungan antara variabel tanpa adanya manipulasi variabel. Desain ini memungkinkan identifikasi korelasi dan asosiasi antara variabel-variabel yang diamati. 3) Design klausal komparatif adalah salah satu pendekatan penelitian yang memiliki fokus pada perbandingan antara dua atau lebih kelompok, kondisi, atau variabel independen untuk mengidentifikasi perbedaan atau kesamaan di antara mereka. Dalam penelitian klausal komparatif, peneliti berusaha untuk memahami dampak variabel independen terhadap variabel dependen, tetapi tujuannya lebih pada perbandingan daripada kausalitas. 4) Penelitian korelasional sangat berguna untuk mengidentifikasi hubungan dan tren dalam data, tetapi tidak memberikan bukti sebab-akibat. Hasil dari penelitian korelasional dapat mengarah pada hipotesis kausal, tetapi diperlukan desain eksperimen lebih lanjut untuk menguji hubungan tersebut dengan lebih rinci.
Implementasi Bimbingan Perkawinan terhadap Keharmonisan Rumah Tangga di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan
Shabri, Abdurrahman;
Harahap, Ikhwanuddin;
Nasution, Muhammad Arsad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11129
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan perkawinan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Untuk mengetahu implementasi bimbingan perkawinan terhadap keharmonisan rumah tangga di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bimbingan perkawinan terhadap masyarakat di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan dimana peserta bimbingan perkawinan di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan adalah mereka yang sudah mendaftar di Kantor Urusan Agama (KUA) tetapi belum melangsungkan perkawinan. Metode yang penyampaian materi dengan ceramah dan Tanya jawab, fasilitator bimbingan perkawinan yang bersertifikat ada empat orang terdiri dari tiga orang dari Kementerian Agama Kabupaten Tapanuli Selatan dan satu orang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan. Pelaksanaan bimwin selama dua hari yaitu 16 JPL (Jam Pelajaran). 2) Implementasi bimbingan perkawinan terhadap nasyarakat di Kecamatan Angkola Timur Kabupaten Tapanuli Selatan adalah Setelah mengikuti bimbingan perkawinan, kepercayaan diri masing-masing calon pengantin meningkat, tidak sering bertengkar, memperlakukan pasangan dengan baik, tercukupinya kebutuhan keluarga, bersikap santun terhadap sesama anggota keluarga,terlibat aktif dalam masyarakat, rumah tangga terjaga dari pengaruh buruk, rumah tangga yang Islami.