JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Peningkatan Kemampuan Membaca Permulaan Melalui Media Animasi Dua Dimensi Di Taman Kanak-Kanak Al Irsyad Kota Sawahlunto
Oktavia, Rena;
Utoyo, Setio
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25005
Kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B yang rendah atau belum optimal di TK Al Irsyad Kota Sawahlunto menjadi salah satu alasan utama dan pendorong dalam penelitian ini. Pembahasan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana media animasi dua dimensi dapat membantu anak TK Al Irsyad Kota Sawahlunto dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu menggunakan media animasi dua dimensi dalam membantu kemampuan membaca permulaan pada anak di TK Al Irsyad Kota Sawahlunto. Metodelogi yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu metodologi kualitatif deskriptif. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media animasi dua dimensi di TK Al Irsyad Kota Sawahlunto. Terdapat sebanyak 14 anak di kelompok B, dengan 7 orang anak perempuan dan 7 orang anak laki-laki yang menjadi subjek pada penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, dimana setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan melakukan media animasi dua dimensi, dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak usia dini terutama pada kelompok B di TK Al Irsyad Kota Sawahlunto. Dari hasil kondisi awal dapat dilihat bahwa kriteria mampu hanya diperoleh sebesar 14%, dan meningkat menjadi 82% pada siklus II untuk kriteria “mampu”.
Peningkatan Kemampuan Mengenal Angka Melalui Media Kincir Angka di PAUD Buah Hati Kota Sawahlunto
Yunita, Arni;
Marlina, Serli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25006
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan anak mengenal angka dan penggunaan media yang kurang tepat dalam pembelajaran mengenal angka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan anak mengenal angka melalui permainan kincir di PAUD Buah Hati Kota Sawahlunto. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan proses pengkajian masalah pembelajaran di dalam kelas melalui refleksi diri dalam upaya memecahkan permasalahan yang terjadi dengan tindakan tindakan yang telah direncanakan dalam situasi nyata serta mengamati dan menganalisis setiap pengaruh dari tindakan tindakan tersebut Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa penggunaan media kincir angka dapat meningkatkan kemampuan mengenal angka di PAUD Buah hati Kota Sawahlunto. Dengan dilakukannya penelitian menggunakan media kincir angka, kemampuan mengenal angka anak dalam menyebutkan angka 1-10 secara berurutan, mengenal angka yang muncul pada kincir angka, mencocokan angka dengan jumlah benda, dan mengenal konsep membandingkan (banyak-sedikit), efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka. Keberhasilan initercapai karna media kincir angka mampu menarik perhatian anak, menciptakan suasna belajar yang menyenangkan, dan memberikan pengalaman belajar kongkrit sesulai dengan karakteristik anak ulsia dini, media kincir angka ini merulpakan metode pembelajaran yang efektif ulntulk memperbaiki kemampulan kognitif anak terkait pengenalan angka.
Peningkatan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Mengayam Dengan Bahan Kain Flanel di Taman Kanak-kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto
Handayani, Rani;
Marlina, Serli
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25010
Kegiatan menganyam dapat melatih koordinasi mata dan tangan, meningkatkan minat anak, menjadikan anak terampil, imajinasi serta konsentrasi dalam menyusun bentuk anyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui menganyam dengan bahan kain flannel di Taman Kanak Kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek dalam penelitian ini adalah anak Taman Kanak Kanak Kemala Bhayangkari 17 Sawahlunto. Penelitian dilakukan di kelas B1 dengan jumlah murid 15 orang. Hasil didapatkan bahwa pembelajaran pada siklus II sudah berjalan dengan baik dan berhasil. Kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam meningkat yaitu terlihat dari kemampuan anak menggunakan tangan kanan dan tangan kiri dengan tepat saat menggambar pola anyaman sesuai dengan gagasan yang telah ada berawal dari 7% meningkat menjadi 80%. Kemampuan anak mengkoordinasikan mata dan tangan saat menggambar mata dan tangan saat menggambar pola anyaman sesuai dengan gagasan yang telah ada berawal dari 7% meningkat menjadi 73%. Kemampuan anak meniru pola anyaman dari 13% meningkat menjadi 60%. Kemampuan anak mengulangi urutan dalam menganyam berawal dari 7% meningkat menjadi 47%. Kemampuan anak menggunting kain flanel sesuai pola anyaman dari 13% meningkat menjadi 67%. Kemampuan anak menggunting perlengkapan yang dibutuhkan saat menganyam bermula 13% meningkat menjadi 67%. Kemampuan anak menempelkan gambar sesuai pola anyaman bermula bernilai 13% meningkat menjadi 47%. Kemampuan menempel perlengkapan yang dibutuhkan pada saat menganyam bernilai awal sebesar 20% meningkat menjadi 53%. Kemampuan anak melakukan kegiatan menggambar dari contoh hasil keterampilan menganyam bermula bernilai 7% meningkat menjadi 53%. Kemampuan anak berperilaku sabar dan dapat menyelesaikan tugas yang diberikan bermula bernilai 13% meningkat menjadi 53%. Berdasarkan hasil penelitian terlihat peningkatan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam, dengan persentase dari siklus I dan siklus II selalu mengalami peningkatan dan perubahan yang sangat baik.
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Media Busy Book di PAUD Al-Hidayah Kota Sawahlunto
Sanjaya, Nike;
Wirman, Asdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25011
Motorik halus anak yang belum berkembang memiliki presentase yang lebih tinggi dibandingkan anak yang mulai berkembang dan berkembang sesuai harapan. Rendahnya perkembangan motorik halus anak di sebabkan karena keterbatasan media yang digunakan untuk pembelajaran. Keterbatasan penggunaan media akan mengakibatkan kurang mendukungnya keadaan belajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui media busy book. Jenis penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian ditemukan bahwa peningkatan kemampuan motorik halus pada anak dilaksanakan penelitian melalui media busy book untuk anak usia 4-5 tahun Dimana melalui media busy book ino dapat meningkatkan otot tangan dan jari-jemari. Melalui media busy book dapat memberikan pengaruh cukup nyata bagi anak dalam peningkatan kemampuan motorik halus anak dan adanya peningkattan hasil belajar yang terlihat pada peningkatan persentase dari siklus I ke siklus II.
Peningkatan Kemampuan Berhitung Permulaan Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Stik Angka Di Taman Kanak-Kanak Al-Ishlah II Silungkang Kota Sawahlunto
Petriani, Petriani;
Wirman, Asdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25012
Kemampuan berhitung permulaan anak pada kelompok B yang rendah di Taman Kanak-Kanak Al-Ishlah II Silungkang menjadi salah satu alasan utama dan pendorong dalam penelitian ini. Pembahasan dalam penelitian ini ialah bagaimana meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak melalui media stik angka. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Terdapat 10 anak di kelompok B, yakni 2 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan yang menjadi subjek pada penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, dimana setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan menggunakan media stik angka ini, dapat meningkatkan kemampuan berhitung permulaan pada anak yang signifikan pada kelompok B di Taman Kanak-Kanak Al-Ishlah II Silungkang. Perubahan kriteria mampu pada setiap siklus meningkat dimana pada siklus I terdapat 40% dan meningkat pada siklus II pada kriteria mampu menjadi 80%
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Menggunting Kertas Origami Berpola Di Paud Harapan Kita Kota Sawahlunto
Susanti, Rita;
Wirman, Asdi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25013
Kemampuan motorik halus anak pada kelompok B belum sepenuhnya berkembang dengan baik di Paud Harapan Kita menjadi salah satu alasan utama dan pendorong dalam penelitian ini. Pembahasan dalam penelitian ini ialah bagaimana meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak melalui kegiatan menggunting kertas origami berpola. Bentuk penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Terdapat 12 anak di kelompok B, yakni 6 orang anak laki-laki dan 6 orang anak perempuan yang menjadi subjek pada penelitian ini. Dalam penelitian ini terdapat 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II, dimana setiap siklus terdiri atas 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Dengan kegiatan menggunting kertas origami berpola ini, dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak pada kelompok B di Paud Harapan Kita. Perubahan kriteria mahir pada setiap siklus meningkat dimana pada siklus I terdapat 68% dan meningkat pada siklus II pada kriteria mahir menjadi 86%
Pengaruh Lokasi Usaha Dan Kepercayaan Fengshui Terhadap Keputusan Pembelian Ruko Di Kota Deltamas Kabupaten Cikarang
Asral, Asral;
Ramadhani Asmi, Syifa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25015
Keberadaan lokasi usaha sudah menjadi kebutuhan dalam peluang bisnis yang menggiurkan sehingga persaingan sengit terjadi. Pada bisnis atau letak lokasi usaha yang menjanjikan dalam usaha perdagangan. Tentunya kepercayaan fengshui diyakini oleh orang banyak bahwa hubungan antara manusia dan lingkungan menjadi kekuatan kemajuan keberhasilan menjalanjalankan usaha dan tentunya dalam hal ini sangat berpengaruh dalam pembelian tuko untuk memulai usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lokasi usaha dan kepercayaan fengshui terhadap keputusan pembelian ruko baik secara parsial mau pun simultan. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari konsumen yang sudah membeli ruko di kota deltamas kabupeten bekasi. Pada Penelitian ini menggunakan model intervening (analisis regresi berganda) dan metode survey. Variable yang digunakan yaitu pengaruh lokasi usaha, kepercayaan fengshui, terhadap keputusan pembelian ruko. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pengaruh lokasi usaha terhadap keputusan pembelian ruko dengan efek positif, (2) pengaruh kepercayaan fengshui terhadap keputusan pembelian ruko berpengaruh positif, (3) pengaruh lokasi usaha dan kepercayaan fengshui terhadap keputusan pembelian ruko berpengaruh positif.
Hubungan Pemberian MPASI Dini dengan Kejadian Diare pada Balita di Posyandu Kamboja Tembelang Jombang
Pitaloka Putri, Diah;
Hasna Luthfiah, Nita;
Rahmatillah Nur Fithriah, Alfi;
Akbar Shobirin, Gilang;
Shanti Astuti, Arlia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25016
Kebutuhan nutrisi anak mulai melebihi apa yang dapat dipenuhi oleh ASI pada saat anak berusia 6 bulan, sehingga diperlukan makanan pendamping ASI (MPASI). MPASI bukan pengganti ASI, melainkan pelengkap saat ASI tidak lagi cukup untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Pemberian Makanan Pendamping ASI MPASI) harus dilakukan pada waktu yang tepat, jika Makanan Pendamping ASI diberikan sebelum usia 6 bulan, usus bayi belum cukup berkembang untuk mencerna sisa-sisa makanan. Jika ini dilakukan secara terus-menerus, sistem pencernaan anak akan mengalami kerusakan lebih cepat yang berakibat dengan kejadian diare pada anak. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional, yang dilaksanakan pada Bulan Oktober 2024 di wilayah posyandu Kamboja, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan antara pemberian MP ASI dini terhadap kejadian diare pada balita posyandu Kamboja, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, dengan p value sebesar 0,000 (<0,005). Hal ini dikarenakan kurang siapnya pencernaan balita untuk menerima makanan sebelum waktunya.
Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Pada Siswa Kelas VI UPTD SDN 191 Barru
Adam, Andi;
Najmiah, Najmiah;
Nurislamiah, Nurislamiah;
Natsir, Miftahul Jannah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25027
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT Pada Siswa Kelas VI UPTD SDN 191 Barru. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu penelitian tindakan kelas, observasi yang telah dilakukan pada siswa kelas VI menunjukkan bahwa permasalahan mengenai hasil belajar siswa dan dari pengamatan ini diketahui bahwa penyebabnya adalah masih perlu model pembelajaran yang bervariasi digunakan oleh guru untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Yang menjadi subjek penelitian adalah murid kelas VI UPTD SDN 191 Barru sebanyak 18 siswa yang terdiri atas 10 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Prosedur pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yaitu siklus I, siklus II. Setiap siklus dilaksanakan selama 4 kali pertemuan. Hal ini didukung oleh data yang diperoleh dari data persentase ketuntasan hasil belajar siswa. Pada siklus I hasil presentasi mencapai 38%, pada siklus II 50%. Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 12%. Dengan demikian penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe TGT dalam mata pelajaran bahasa indonesia dapat meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas VI UPTD SDN 191 Barru.
Student Mentoring: Tenses Tricks and Tips
Safitri, Rafiah Dian;
Putri, Sabrina Bila;
Tanjung, Devina;
Hamdani, Hamdani;
Lubis, Yani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25028
Bahasa Inggris merupakan salah satu kompetensi penting di era globalisasi, khususnya dalam penguasaan tata bahasa, termasuk tenses, yang berperan penting dalam menyampaikan waktu dan tindakan dalam komunikasi. Namun, banyak siswa menghadapi kesulitan dalam memahami dan menggunakan tenses secara efektif. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan pendekatan yang relevan dan inovatif. Melalui metode penelitian kepustakaan, penelitian ini mengkaji berbagai literatur untuk mengidentifikasi trik dan tips efektif dalam mempelajari tenses. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan panduan yang membantu siswa lebih memahami tenses dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.