cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Peran Regulasi Emosi dalam Mengurangi Perilaku Bullying Verbal pada Siswa Sekolah Dasar Nurhadi Nurhadi; Nenny Litania; Ahmaddin Ahmad Tohar; Khairil Anwar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku bullying verbal di sekolah dasar merupakan merupakan salah satu bentuk kekerasan psikologis yang sering terjadi di lingkungan pendidikan. Bentuknya dapat berupa ejekan, hinaan, panggilan dengan sebutan negatif, atau ucapan yang merendahkan teman sebaya. Meskipun tidak menimbulkan luka fisik, dampak bullying verbal sangat serius bagi perkembangan emosional anak, seperti menurunkan rasa percaya diri, menimbulkan kecemasan, serta mengganggu kesejahteraan psikologis. Salah satu faktor penting yang dapat menekan munculnya perilaku tersebut adalah kemampuan regulasi emosi pada anak. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui bagaimana peran regulasi emosi untuk mengurangi perilaku bullying verbal pada siswa sekolah dasar. Metode dalam penelitian ini aladah studi kepustakaan (library research) yang dilakukan dengan mencari dan menggali informasi mengenai tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan regulasi emosi merupakan pendekatan efektif dan preventif dalam menekan perilaku bullying verbal di sekolah dasar. Upaya ini tidak hanya berdampak pada penurunan tindakan agresif verbal, tetapi juga berkontribusi pada terciptanya iklim sekolah yang aman, harmonis, dan mendukung perkembangan sosial-emosional anak secara optimal. Perilaku bullying verbal bukan sekedar gurauan antar teman, ia memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan psikologis anak. Kemampuan anak untuk mengenali, memahami, dan mengelola emosinya secara tepat menjadi kunci dalam mencegah timbulnya perilaku agresif melalui ucapan yang menyakiti orang lain.
Refleksi Sila Kemanusiaan dan Keadilan Sosial: Eksplorasi Naratif Pengalaman Ketidakadilan Siswa Korban Bullying dan Peran Sekolah Aurelia Fidela Rambe Malona; Gabriella Evelin Miracle Pulalo; Imelda Fransiska; Supriyono Supriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, dunia pendidikan di Indonesia tengah menghadapi tantangan serius berupa tingginya angka kasus perundungan yang berdampak buruk bagi anak. Penelitian ini melihat dari sudut pandang Pancasila, khususnya nilai kemanusiaan dan keadilan sosial yang terkandung dalam Sila Kedua dan Kelima. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggali akar masalah dari berbagai jurnal ilmiah, laporan lembaga perlindungan anak, serta kebijakan hukum yang ada. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perundungan dipicu oleh pola asuh keluarga, budaya sekolah yang abai, hingga pudarnya pengamalan nilai-nilai Pancasila di era digital. Dampaknya pun sangat mendalam, mulai dari luka fisik hingga trauma psikis yang menghambat prestasi dan kehidupan sosial korban. Payung hukum bagi korban juga dinilai masih perlu diperbaiki. Penelitian ini menyimpulkan bahwa memutus rantai perundungan membutuhkan kerja bersama antara keluarga, sekolah, dan negara. Melalui penguatan karakter, literasi digital, dan regulasi yang lebih tegas, kita dapat mewujudkan sekolah sebagai rumah yang aman, adil, dan beradab bagi setiap anak Indonesia.
Aplikasi Integral Tertentu dalam Menentukan Luas dan Volume Bangun Datar dan Bangun Ruang Irvan Malay; Azis Aditia; Aditya Tri Pratama; David Velipe Nainggolan; Wiastica Dwi Febri Br. Purba
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam telitian tersebut tujuannya agar dapat analisis pengintegral-an tertentu supaya bisa penentuan keluasan terhadap bangunan mendatar serta volumenya pada bangunan ruangan. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana mengaplikasikan integral pada bentuk yang tidak beraturan yang sulit dihitung dengan cara konvensional. Untuk tahapannya dengan menggunakan peninjauan kepustakaan yang kumpulkan pendataan oleh berbagai referensi buku dan internet. Hasil analisis menunjukkan bahwa luas bangun datar dapat ditentukan melalui integrasi fungsi pada interval tertentu, sementara volume bangun ruang diperoleh melalui metode cakram atau silinder dari benda putar. Kesimpulannya, integral tertentu menyediakan pendekatan sistematis dan akurat untuk menghitung akumulasi perubahan dalam ruang dua dan tiga dimensi.
Pengorganisasian Berbasis Nilai Islami: Sebuah Kajian Literatur dalam Konteks Manajemen Pendidikan Sri Ayu Utami; Lazmi Nur Aqillatunnimah; Ahmad Zaenal Muttaqien; Nur Khotimah; S. Daryono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengorganisasian dalam pendidikan Islam merupakan elemen penting dalam manajemen yang memastikan proses pendidikan berjalan terarah, efisien, dan selaras dengan nilai-nilai keislaman. Artikel ini mengulas bagaimana konsep pengorganisasian diterapkan dalam lembaga pendidikan Islam, mencakup prinsip dasar, struktur organisasi, pembagian tugas, koordinasi, dan bentuk hubungan kerja antar komponen lembaga. Berdasarkan kajian literatur, pengorganisasian tidak hanya dipahami sebagai aktivitas administratif, tetapi juga sebagai upaya membangun kerja sama yang berlandaskan akhlak, amanah, serta budaya musyawarah. Struktur organisasi yang ideal harus mampu memberdayakan pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, dan masyarakat sehingga proses pendidikan dapat berlangsung secara menyeluruh. Temuan artikel ini menegaskan bahwa pengorganisasian yang tertata dan berbasis nilai Islam berkontribusi langsung pada peningkatan kualitas tata kelola lembaga pendidikan serta mendukung tercapainya tujuan pembinaan karakter dan spiritualitas peserta didik.
Iman sebagai Pondasi Kehidupan Beragama : Korelasinya dengan Akhlak dan Ibadah Tuljannah, Putri; Suniarti, Nining
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.35664

Abstract

Iman merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang menjadi dasar bagi pembentukan akhlak dan pelaksanaan ibadah seorang Muslim. Perkembangan zaman yang semakin pesat membawa berbagai tantangan yang berpotensi melemahkan kualitas iman, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep iman serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep iman dalam perspektif Islam serta hubungannya dengan akhlak dan ibadah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman tidak hanya berupa pengakuan lisan, tetapi juga mencakup keyakinan hati dan pengamalan dalam bentuk perbuatan nyata. Iman yang kuat akan melahirkan akhlak mulia serta mendorong pelaksanaan ibadah yang berkualitas. Dengan demikian, iman, akhlak, dan ibadah merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.
Kecenderungan Mahasiswa terhadap AI : Implikasi terhadap Eksistensi Pendidik di Era Disrupsi Dianah Nur Arofah; Abdul Khobir; Muhammad Zidane Abiansyah; Maulana Dziroshofar Putra Suliwa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era disrupsi membawa perubahan dalam dunia pendidikan melalui perkembangan teknologi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan menggali kecenderungan mahasiswa menggunakan AI serta implikasinya terhadap eksistensi dan otoritas pedagogis dosen. Pendekatan kualitatif metode fenomenologi dipilih pada mahasiswa melalui teknik purposive sampling. Analisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama: kemudahan akses dan kecepatan informasi AI, pergeseran pola belajar dan ketergantungan, menurunnya interaksi akademik antara mahasiswa dan dosen, perubahan persepsi eksistensi dosen dalam pembelajaran, serta kekhawatiran etika dan integritas akademik. Mahasiswa menjadikan AI sebagai rujukan utama sehingga mengurangi proses berpikir kritis, motivasi membaca, dan menimbulkan risiko etis seperti plagiarisme. Meskipun demikian, mahasiswa tetap memandang bahwa AI tidak dapat menggantikan aspek manusiawi, nilai moral, dan bimbingan karakter oleh dosen. Penelitian ini menegaskan pentingnya reposisi peran pendidik melalui integrasi pedagogi berbasis AI, pengembangan kompetensi profesional, serta batasan etis dalam pemanfaatan AI agar pendidikan relevan dan berpusat pada manusia di era disrupsi.
Analisis Manajemen Risiko Toko Buku dalam Konteks Keberlanjutan Usaha di Era Digital (Studi Deskriptif pada Toko Buku di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes) Caesar Alwansyah Setiyanto; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan meningkatnya persaingan usaha telah menimbulkan berbagai risiko bagi toko buku konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko berdasarkan persepsi pelaku usaha dalam mendukung keberlanjutan toko buku di Kota Tegal dan Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei terhadap 20 pemilik atau pengelola toko buku. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko pasar dan risiko rantai pasok merupakan risiko yang paling dominan, dengan 70–90% responden mengidentifikasi persaingan dan ketergantungan pemasok sebagai ancaman utama. Evaluasi risiko menunjukkan bahwa dampak risiko dinilai signifikan terhadap penurunan pendapatan dan stabilitas usaha. Sebagian besar responden (60–80%) telah menerapkan pengelolaan risiko melalui strategi promosi, peningkatan layanan, dan pengendalian operasional, namun pengelolaannya masih bersifat operasional dan belum terintegrasi secara strategis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan manajemen risiko yang lebih sistematis diperlukan untuk meningkatkan ketahanan dan keberlanjutan usaha toko buku di era digital.
Masalah Kekurangan Gizi Pada Anak Usia Dini dan Dampaknya terhadap Perkembangan: Kajian Pustaka Dinda Salsabila; Faisa Rahma Safira Siregar; Dea Mifrahul Jannah; Khadijah Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini berada pada rentang usia 0-6 tahun yang dikenal sebagai golden age, yaitu periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pada masa ini, perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan moral-spiritual berlangsung sangat pesat dan sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi. Gizi yang optimal berperan penting dalam mendukung perkembangan otak, sistem imun, serta kesiapan belajar anak. Namun, masalah kekurangan gizi pada anak usia dini masih menjadi persoalan serius baik secara global maupun nasional. Kekurangan gizi dapat berupa stunting, wasting, underweight, serta defisiensi mikronutrien yang berdampak jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kualitas tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep kekurangan gizi pada anak usia dini, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap perkembangan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional anak melalui metode kajian pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan sumber data sekunder berupa buku teks dan artikel jurnal ilmiah terbitan tahun 2018 ke atas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekurangan gizi berdampak signifikan terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan belajar, dan kesiapan sosial anak. Selain itu, kajian ini menegaskan bahwa perspektif Islam sejalan dengan prinsip gizi seimbang dalam kesehatan modern. Oleh karena itu, upaya pencegahan kekurangan gizi pada anak usia dini memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif antara keluarga, lembaga PAUD, tenaga kesehatan, dan pemerintah.
Implementasi Pemerintahan Digital di Jawa Barat: Analisis Inovasi dan Tantangan dalam Penerapan SPBE di Tingkat Daerah (Studi Kasus Aplikasi Garut Sadar) Shaundra Arya Avarell; Muhammad Andika Faturahman; Mochamad Zaky Rifaldi Kusumah; Muhammad Farhan Ali; Ivan Darmawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Di Provinsi Jawa Barat, implementasi pemerintahan digital terus dikembangkan melalui berbagai inovasi layanan publik berbasis teknologi informasi, salah satunya melalui aplikasi Garut Sadar yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan SPBE di tingkat daerah dengan studi kasus aplikasi Garut Sadar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, analisis dokumen kebijakan, serta penelusuran informasi sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Garut Sadar merupakan inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan partisipasi masyarakat dan kemudahan akses layanan pemerintahan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, kesenjangan literasi digital masyarakat, serta integrasi sistem yang belum optimal antar perangkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, serta pengembangan sistem yang lebih terintegrasi agar penerapan SPBE di Kabupaten Garut dapat berjalan secara berkelanjutan dan optimal.
Analisis Manajemen Risiko terhadap Paparan Hoaks, Disinformasi, dan Konten Negatif dalam Ekosistem Digital: Studi Literatur Pada Siswa SMA/SMK Muhammad Fadlil Azzam; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekosistem digital meningkatkan paparan hoaks, disinformasi, dan konten negatif, terutama pada siswa SMA/SMK sebagai pengguna aktif media digital. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan kualitas literasi informasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko terhadap paparan hoaks, disinformasi, dan konten negatif dalam ekosistem digital melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan dengan literasi digital, hoaks, dan remaja. Analisis dilakukan melalui sintesis naratif tematik yang mencakup identifikasi risiko, evaluasi risiko berdasarkan kemungkinan dan dampak, serta strategi pengelolaan risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital, tingginya intensitas penggunaan media sosial, dan lemahnya kemampuan berpikir kritis menjadi faktor utama peningkatan risiko paparan hoaks dan disinformasi pada siswa SMA/SMK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko efektif sebagai kerangka konseptual untuk pencegahan dan mitigasi risiko informasi di lingkungan pendidikan menengah.