cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Masalah Kekurangan Gizi Pada Anak Usia Dini dan Dampaknya terhadap Perkembangan: Kajian Pustaka Dinda Salsabila; Faisa Rahma Safira Siregar; Dea Mifrahul Jannah; Khadijah Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak usia dini berada pada rentang usia 0-6 tahun yang dikenal sebagai golden age, yaitu periode kritis dalam pertumbuhan dan perkembangan manusia. Pada masa ini, perkembangan fisik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan moral-spiritual berlangsung sangat pesat dan sangat dipengaruhi oleh kecukupan gizi. Gizi yang optimal berperan penting dalam mendukung perkembangan otak, sistem imun, serta kesiapan belajar anak. Namun, masalah kekurangan gizi pada anak usia dini masih menjadi persoalan serius baik secara global maupun nasional. Kekurangan gizi dapat berupa stunting, wasting, underweight, serta defisiensi mikronutrien yang berdampak jangka pendek maupun jangka panjang terhadap kualitas tumbuh kembang anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif konsep kekurangan gizi pada anak usia dini, faktor penyebabnya, serta dampaknya terhadap perkembangan fisik, kognitif, bahasa, dan sosial-emosional anak melalui metode kajian pustaka. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif-analitis, menggunakan sumber data sekunder berupa buku teks dan artikel jurnal ilmiah terbitan tahun 2018 ke atas. Hasil kajian menunjukkan bahwa kekurangan gizi berdampak signifikan terhadap pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan belajar, dan kesiapan sosial anak. Selain itu, kajian ini menegaskan bahwa perspektif Islam sejalan dengan prinsip gizi seimbang dalam kesehatan modern. Oleh karena itu, upaya pencegahan kekurangan gizi pada anak usia dini memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif antara keluarga, lembaga PAUD, tenaga kesehatan, dan pemerintah.
Implementasi Pemerintahan Digital di Jawa Barat: Analisis Inovasi dan Tantangan dalam Penerapan SPBE di Tingkat Daerah (Studi Kasus Aplikasi Garut Sadar) Shaundra Arya Avarell; Muhammad Andika Faturahman; Mochamad Zaky Rifaldi Kusumah; Muhammad Farhan Ali; Ivan Darmawan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Di Provinsi Jawa Barat, implementasi pemerintahan digital terus dikembangkan melalui berbagai inovasi layanan publik berbasis teknologi informasi, salah satunya melalui aplikasi Garut Sadar yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Garut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi serta tantangan yang dihadapi dalam penerapan SPBE di tingkat daerah dengan studi kasus aplikasi Garut Sadar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, analisis dokumen kebijakan, serta penelusuran informasi sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Garut Sadar merupakan inovasi pelayanan publik yang berorientasi pada peningkatan partisipasi masyarakat dan kemudahan akses layanan pemerintahan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia, kesenjangan literasi digital masyarakat, serta integrasi sistem yang belum optimal antar perangkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas aparatur, peningkatan sosialisasi kepada masyarakat, serta pengembangan sistem yang lebih terintegrasi agar penerapan SPBE di Kabupaten Garut dapat berjalan secara berkelanjutan dan optimal.
Analisis Manajemen Risiko terhadap Paparan Hoaks, Disinformasi, dan Konten Negatif dalam Ekosistem Digital: Studi Literatur Pada Siswa SMA/SMK Muhammad Fadlil Azzam; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan ekosistem digital meningkatkan paparan hoaks, disinformasi, dan konten negatif, terutama pada siswa SMA/SMK sebagai pengguna aktif media digital. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi pola pikir, perilaku, dan kualitas literasi informasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen risiko terhadap paparan hoaks, disinformasi, dan konten negatif dalam ekosistem digital melalui pendekatan studi literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional bereputasi yang relevan dengan literasi digital, hoaks, dan remaja. Analisis dilakukan melalui sintesis naratif tematik yang mencakup identifikasi risiko, evaluasi risiko berdasarkan kemungkinan dan dampak, serta strategi pengelolaan risiko. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya literasi digital, tingginya intensitas penggunaan media sosial, dan lemahnya kemampuan berpikir kritis menjadi faktor utama peningkatan risiko paparan hoaks dan disinformasi pada siswa SMA/SMK. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan manajemen risiko efektif sebagai kerangka konseptual untuk pencegahan dan mitigasi risiko informasi di lingkungan pendidikan menengah.
Kesantunan Berbahasa sebagai Strategi Pencegahan Radikalisme Siswa di Era Digital Allya Diva Istighfarri; Noufal Al Ghifari Ho; Ripi Hamdani; Zacky Rafly Mubaraq; Cut Raysa Nur Azizah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme di era digital kini berkembang melalui ujaran kebencian di media sosial yang sering kali tidak disadari oleh remaja. Kelompok radikal memanfaatkan kondisi psikologis siswa untuk menyusupkan ideologis mereka melalui bahasa yang memancing emosi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana pemahaman kesantunan berbahasa dapat menjadi filter bagi siswa dalam menangkal konten negatif tersebut. Kegiatan penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan diskusi bersama siswa SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru pada 28 November 2025. Hasilnya menununjukkan bahwa setelah memahami prinsip kesantunan, siswa menjadi lebih kritis. Mereka menyadari bahwa menggunakan bahasa yang santun adalah cara paling ampuh untuk meredam provokasi digital. Kesimpulannya, kemampuan bahasa yang baik bukan sekedar tentang tata karma, melainkan strategi pertahanan diri agar siswa tidak mudah terpapar ideologi yang merusak.
Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu Bangsa dalam Menghadapi Ideologi Radikal L. A. A. Aningsih; M. Husada; D. Maulinuha; S. Oktaviani; R. Hamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme adalah pandangan yang mendorong perubahan sosial, politik, atau keagamaan dengan cara yang sangat ekstrem dan biasanya menolak perbedaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan Bahasa Indonesia sebagai alat untuk menyatukan bangsa ketika berhadapan dengan ideologi radikal di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengajaran Bahasa Indonesia di SMP dapat meningkatkan literasi kritis, pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan, serta sikap toleransi siswa sehingga mereka lebih mampu menolak narasi radikal dan menyaring informasi yang dapat memecah belah persatuan. Hasil ini menekankan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai alat strategis dalam memperkuat identitas nasional dan ketahanan ideologi generasi muda.
Bijak Berbahasa, Cegah Radikalisme Sejak Dini di SD Negeri 035 Tarai Bangun Agustina Fransiska Marbun; Sintia Futri; Miftahul Jannah; Ripi Hamdani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme merupakan ancaman serius yang dapat merusak persatuan bangsa dan melemahkan nilai-nilai kebangsaan. Di Indonesia, penyebaran paham radikal kerap menyasar generasi muda melalui bahasa yang mengandung ujaran kebencian, propaganda, dan informasi menyesatkan. Oleh karena itu, pencegahan radikalisme perlu dilakukan sejak dini melalui pendidikan yang menanamkan sikap bijak berbahasa, toleransi, serta penghargaan terhadap keberagaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi melalui kegiatan sosialisasi kepada pelajar sebagai kelompok yang rentan terhadap paparan paham radikal. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya radikalisme serta membentuk karakter moderat melalui pembiasaan berbahasa santun, toleran, dan berlandaskan nilai kebangsaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran pelajar mengenai bahaya radikalisme serta peran bahasa sebagai sarana pemersatu bangsa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis bahasa, yang diperkuat oleh peran keluarga, merupakan strategi efektif dalam membangun ketahanan nasional terhadap radikalisme.
Peran Strategis Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Membangun Literasi Kritis Anti-Radikalisme S Khairunisa; R Hamdani; Y Sahra; U Mariyati Zendrato; R Putriyono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikalisme di kalangan pelajar menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan, terutama pada era digital yang ditandai dengan masifnya penyebaran wacana ideologis melalui bahasa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pembelajaran Bahasa Indonesia dalam membangun literasi kritis sebagai upaya pencegahan radikalisme di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan metode sosialisasi dengan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi, dan analisis teks. Data dikumpulkan melalui observasi, diskusi, dan dokumentasi selama kegiatan berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis literasi kritis mampu meningkatkan kemampuan berpikir analitis, kesadaran ideologis, serta sikap selektif pelajar terhadap informasi digital. Dengan demikian, pembelajaran Bahasa Indonesia berperan strategis sebagai instrumen preventif dalam mencegah penyebaran paham radikalisme di kalangan pelajar
Analisis Naskah Drama Matahari di Sebuah Jalan Kecil Karya Arifin C. Noor Melalui Pendekatan Sosiologi Sastra Dyah Ayu Setyo Astuti; Salzadela Wahyu Kusuma Aulia’; Shofia Nailal Hidayah; Mohammad Kanzunnudin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menganalisis naskah drama "Matahari di Jalan Kecil" karya Arifin C. Noor melalui pendekatan sosiologis terhadap sastra. Pendekatan ini digunakan untuk memahami hubungan antara karya sastra dan kondisi sosial masyarakat tempat karya tersebut lahir. Drama ini menggambarkan kehidupan orang biasa yang berjuang di tengah tekanan ekonomi dan ketidaksetaraan sosial. Melalui karakter yang sederhana dan simbol yang kuat, Arifin C. Noor mengkritik realitas sosial dan menekankan nilai-nilai kemanusiaan universal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ini mencerminkan realitas sosial kemiskinan perkotaan, ketidaksetaraan kelas, dan hilangnya solidaritas sosial. Melalui karya ini, penulis mengajak pembaca untuk menumbuhkan empati dan kesadaran sosial terhadap sesama manusia.
The Student's Strategies in Learning English Pronounciattion Surya Febrian; Bimo Aprianto; Hijrah Hijrah; Rahmah Salam
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi siswa kelas 9 dalam mempelajari pengucapan bahasa Inggris di SMPN 1 Mappakasunggu, Kabupaten Takalar. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur yang didukung oleh observasi kelas terbatas dan dokumentasi pembelajaran. Partisipan terdiri dari 12 siswa (kelas 1-12) yang dipilih secara purposif. Data dianalisis menggunakan analisis tematik. Temuan menunjukkan empat tema utama: (1) penggunaan model audio (video, lagu, dan kamus audio) untuk mendukung latihan mandiri; (2) pengaturan diri (penetapan tujuan dan evaluasi diri) sebagai faktor kunci dalam mempertahankan konsistensi latihan; (3) hambatan afektif (rasa malu dan takut membuat kesalahan) yang mengurangi kesempatan latihan lisan; dan (4) dukungan sosial (umpan balik, latihan berpasangan, dan bermain peran) yang mempercepat peningkatan. Hasil ini menyoroti perlunya pengajaran pengucapan yang terstruktur, lingkungan belajar yang aman secara psikologis, dan peningkatan akses ke sumber daya audio di sekolah.
Gamifikasi dalam Ibadah: Analisis Program Sholat Champions sebagai Strategi Menarik Minat Generasi Z ke Masjid Muhammad Azamul Haq; Syafwan Rozi; Silfia Hanani; Darul Ilmi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola ekspresi keagamaan Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program Sholat Champions di Kota Bukittinggi sebagai bentuk inovasi dakwah berbasis gamifikasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam di Masjid Baitul Jalal dan Mushola Nurul Iman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini menggunakan elemen kompetisi digital (sistem poin, peringkat, dan hadiah) untuk meningkatkan partisipasi ibadah. Ekspresi keagamaan yang muncul terbagi menjadi tiga: teoritis, praktis, dan persekutuan. Program ini berhasil mentransformasi masjid menjadi ruang religius yang adaptif terhadap karakteristik Generasi Z yang digital-native.