cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
”Do you even know what AI is?”: Assessing Students’ AI Awareness to Realize a Critical Digital Pedagogy Tatum Derin; Peby Tri Hartati; Budianto Hamuddin; M. Fadhly Farhy Abbas
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.35682

Abstract

Di tengah dorongan yang cukup masif untuk mengajar dengan teknologi digital di berbagai kurikulum, diketahui bahwa lembaga pendidikan masih terlalu menekankan pada pengajaran dan kurang menekankan kesadaran kritis terhadap era digital. Seiring AI, terutama model bahasa besar seperti ChatGPT, menjadi alat utama yang digunakan mahasiswa tidak hanya untuk belajar tetapi juga untuk berpikir dalam kehidupan sehari-hari, penting untuk menilai kesadaran mereka terhadap alat yang sering digunakan untuk mengukur tingkat kritis mereka dalam pemakaian AI. Penelitian ini melibatkan 138 mahasiswa baru dari berbagai jurusan. Desain penelitian ini adalah metode campuran dengan dua survei (awal semester dan akhir ujian tengah semester) untuk mengukur penggunaan AI dan diskusi kelompok terfokus untuk mengumpulkan data holistik tentang pemahaman mereka terhadap AI. Hasil gabungan survei dan catatan peneliti menunjukkan mahasiswa memiliki kesadaran yang sangat rendah tentang apa itu AI dan bagaimana AI menghasilkan jawaban. Kekhawatiran utama yang perlu segera ditangani adalah ketidakmampuan mahasiswa menjelaskan jawaban mereka secara utuh selama diskusi karena telah terbiasa mengandalkan AI.
Persepsi Orang Tua terhadap Pentingnya Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Khadijah Khadijah; Homsani Nasution; Ghinna Nabila; Annisa Zakhra Manullang; Syanti Laura Berutu; Riska Anita Siregar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan anak usia dini merupakan dasar penting dalam pembentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Deteksi dini tumbuh kembang anak menjadi langkah strategis untuk mengidentifikasi potensi hambatan perkembangan sejak awal, sehingga intervensi dapat dilakukan tepat waktu. Namun, kesadaran dan persepsi orang tua terhadap pentingnya deteksi dini masih beragam, dipengaruhi oleh tingkat pendidikan, akses informasi, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi orang tua mengenai pentingnya deteksi dini tumbuh kembang anak usia dini serta faktor-faktor yang mempengaruhi pandangan tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada 50 orang tua yang memiliki anak usia 0–6 tahun dari berbagai latar belakang sosial ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar orang tua memiliki pemahaman dasar tentang pentingnya deteksi dini, tetapi belum mampu menerapkan pemantauan tumbuh kembang secara konsisten. Hambatan utama yang ditemukan meliputi kurangnya informasi, minimnya dukungan dari tenaga kesehatan, serta anggapan bahwa keterlambatan perkembangan adalah hal yang wajar dan akan membaik dengan sendirinya. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi berkelanjutan dan peningkatan akses layanan deteksi dini bagi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan program sosialisasi dan kebijakan yang memperkuat peran orang tua dalam mendukung tumbuh kembang optimal anak usia dini.
Penerapan Manajemen Risiko dalam Memperkuat Daya Saing Usaha Konveksi (Di Daerah Adiwerna Kabupaten Tegal) Arifiyatul Mar’i; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mengimplementasikan manajemen risiko pada usaha Konveksi di daerah Adiwerna, Tegal. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dan data yang disajikan secara deskriptif mengacu pada standar ISO 31000. Teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan kuesioner yang disebarkan kepada 15 responden, termasuk pemilik pengelola, serta karyawan pada usaha konveksi. Proses penelitian ini meliputi Identifikasi, Analisis Risiko, Evaluasi Risiko, dan Penanganan Risiko dengan bantuan matriks 5x5 untuk menilai probabilitas (probability) dan dampak (impact). Temuan mengidentifikasi 13 risiko utama dalam lima kategori: risiko pemasaran, risiko keuangan, risiko operasional, risiko sumber daya manusia, dan risiko pesaing. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan manajemen risiko berbasis ISO 31000 bagi pelaku usaha Konveksi yang mampu mengelola risiko secara lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha Konveksi melakukan langkah-langkah untuk mengatasi risiko yang dihadapi dan mencegah risiko lain. Oleh karena itu, manajemen risiko memainkan peran krusial dalam membuat UMKM Konveksi lebih menyesuaikan situasi, stabil, dan berkelanjutan.
Pengaruh Konsumsi Sayur dan Buah terhadap Daya Tahan Tubuh Anak Sekolah Anjani Shalsabilla; Bilqis Isma Fhadila; Laila Nur Robiah; Nafishatul Aulia; Mira Andriani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak konsumsi sayuran dan buah-buahan terhadap sistem kekebalan tubuh anak-anak sekolah dengan metode buku penelitian. Informasi diperoleh melalui penelitian berbagai buku, artikel, dan dokumen akademik yang berkaitan dengan nutrisi dan sistem kekebalan. Hasil analisis mengindikasikan bahwa buah dan sayur berkontribusi besar dalam meningkatkan sistem imun melalui kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Anak yang secara teratur makan sayur dan buah memiliki jumlah sakit yang lebih sedikit dan kesehatan yang lebih baik. Studi ini menekankan signifikansi pendidikan gizi dan pola makan sehat mulai dari usia sekolah
Bahasa Anak dan Pembentukan Karakter dalam Cerita Aku Sudah Besar: Kajian Analisis Morfologi, Sintaksis, Semantik dan Pragmatik Wulandari Wulandari; Sabrina Wafa; Najwa Fauziah; Rahmad Abdul Aziz T
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa anak dan pembentukan karakter dalam cerita Aku Sudah Besar karya Futri Wijayanti dan Rizkia Gita (2022) melalui kajian morfologi (kata dasar seperti "besar" dan afiksasi -ku/me-), sintaksis (kalimat tunggal deklaratif/seruan seperti "Lihat! Tanganku besar"), semantik (makna leksikal konkret seperti "iri" dan gramatikal "sudah bisa"), serta pragmatik (ekspresi kebanggaan dan pengendalian emosi seperti "Aku mulai iri. Namun aku sudah besar"). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks pada cerita pendek bergambar untuk anak usia dini. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur bahasa sederhana dan kontekstual ini mencerminkan tahap pemerolehan bahasa anak, sekaligus menanamkan nilai karakter seperti kemandirian (aktivitas mandi/makan sendiri), empati (mengasuh adik), tanggung jawab (izin sopan "Bolehkah aku ikut mengasuh adik?"), dan pengendalian emosi (mengatasi iri terhadap perhatian orang tua). Dengan demikian, cerita Aku Sudah Besar berperan ganda sebagai media pembelajaran bahasa autentik dan pendidikan karakter holistik bagi anak usia dini.​
Manajemen Risiko: Identifikasi, Pengukuran dan Pengelolaan Risiko Pada Distributor Bawang Goreng di Brebes Zulfikar Nurhidayat
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang manajemen risiko UMKM pangan umumnya berfokus pada produsen atau pendekatan sektoral yang parsial, sementara konteks distributor produk olahan berbasis komoditas pertanian masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen risiko secara terintegrasi melalui identifikasi, pengukuran, dan pengelolaan risiko pada distributor bawang goreng di Kabupaten Brebes. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin terhadap 15 distributor yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan menggunakan skor rata-rata per dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen risiko berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata keseluruhan sebesar 4,34, dengan identifikasi risiko sebagai dimensi paling dominan (4,47). Temuan ini mengungkap bahwa manajemen risiko pada distributor UMKM pangan bersifat adaptif dan berbasis pengalaman, namun belum terstandarisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan memperluas kajian manajemen risiko pada level distributor UMKM pangan dan menekankan pentingnya penguatan sistem pengukuran risiko yang lebih terstruktur.
Strategi Pengembangan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di Sekolah Dadan Mardani; Jaja Jahari; Supiana Supiana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan aspek strategis dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di sekolah. Artikel ini bertujuan mengkaji strategi pengembangan kompetensi guru PAI berbasis studi pustaka dengan menelaah kebijakan nasional dan pendekatan manajerial pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi yang efektif mencakup pelatihan berbasis nilai Islam, pembinaan profesional berkelanjutan, serta komunitas belajar. Integrasi nilai-nilai seperti ikhlas, amanah, dan ta’dib terbukti memperkuat peran guru sebagai pendidik dan pembina karakter. Kajian ini merekomendasikan perlunya sinkronisasi kebijakan antar pemangku kepentingan untuk menciptakan ekosistem pengembangan profesional guru yang adaptif, spiritual, dan berkelanjutan.
Implementasi Manajemen Risiko Pada Apotek Daerah Kota Tegal Hana Maila Fitriyah; Amirah Amirah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risiko apa saja yang akan terjadi dengan memprediksi dampak serta strategi yang dilakukan terhadap risiko-risko tersebut di Apotek kota Tegal. Jenis penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dan data disajikan secara deskriptif mengacu sesuai standar ISO 31000:2018. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan penyebaran kuesioner yang berisi jenis-jenis risiko dengan skala 1-5 untuk disebarkan kepada 15 responden termasuk pemilik dan karyawan Apotek. Untuk meminimalisir terjadinya risiko, proses penelitian ini dikategorikan menjadi empat tahapan yaitu identifikasi, analisis risiko, evaluasi risiko, dan pengelolaan risiko dengan bantuan matriks 5x5 untuk menilai berdasarkan pada tingkat kemungkinan sering terjadinya (likelihood) dan dampak (impact) dari masing-masing risiko. Penelitian ini mengidentifikasi ada 10 risiko yang dihadapi pelaku usaha Apotek mencakup 5 kategori, yaitu risiko keuangan, operasional, sumber daya manusia, pemasaran dan produk. Metode yang digunakan menunjukkan bahwa ISO 31000:2018 menilai risiko dalam tiga level: rendah (low), sedang (medium) dan tinggi (high). Berdasarkan hasil dari analisis likelihood dan impact teridentifikasi risiko dengan kategori rendah (low) terdapat 3 nilai tingkatan, risiko dengan kategori sedang (medium) terdapat 5 nilai tingkatan, sedangkan risiko dengan kategori tinggi (high) terdapat 2 nilai tingkatan. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan manajemen risiko berbasis ISO 31000 bagi pelaku usaha Apotek yang mampu mengelola risiko secara lebih efektif dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan agar pelaku usaha Apotek melakukan langkah-langkah untuk mengatasi risiko yang dihadapi dan mencegah risiko yang pernah terjadi sebelumnya.
Manajemen Program Pembiasaan “Lisan Santun” sebagai Strategi Penguatan Hubungan Interpersonal Guru dan Siswa UPT SMP Negeri 1 Tuban Sri Rejeki; M. Furqon Wahyudi; Taufiq Harris
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis manajemen Program Pembiasaan LISAN SANTUN sebagai strategi penguatan hubungan interpersonal antara guru dan siswa di UPT SMP Negeri 1 Tuban. Program LISAN SANTUN merupakan program pembiasaan berbasis etika komunikasi yang menekankan tutur kata santun, integritas, saling menghargai, keteladanan, serta komitmen menciptakan harmoni di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, wali kelas, serta peserta didik. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan menerapkan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Program Pembiasaan LISAN SANTUN dilaksanakan secara terencana, terstruktur, dan berkelanjutan melalui tahapan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, yang didukung oleh keteladanan guru serta integrasi nilai-nilai LISAN SANTUN dalam budaya sekolah. Program ini berkontribusi positif dalam memperkuat hubungan interpersonal guru dan siswa, yang ditandai dengan meningkatnya rasa saling percaya, kenyamanan, keterbukaan, serta terciptanya suasana belajar yang positif dan kondusif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Pembiasaan LISAN SANTUN merupakan strategi manajerial yang efektif dan dapat dijadikan praktik baik dalam pengelolaan program pembiasaan berbasis karakter di sekolah.
Analisis Penggunaan Four-Tier Diagnostic Test dalam Pembelajaran Matematika: Study Literature Review Nada Riwulang; Ananda Nadhifah Yustikarinda; Mutiara Safitri; Musrikah Musrikah; Sutopo Sutopo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan Four-Tier Diagnostic Test (FTDT) dalam pembelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review terhadap 20 artikel jurnal yang diperoleh dari Google Scholar, Sinta, dan ResearchGate. Hasil kajian menunjukkan bahwa FTDT terbukti lebih efektif daripada tes konvensional dalam mengidentifikasi miskonsepsi siswa, karena tidak hanya mengukur kebenaran jawaban, tetapi juga tingkat keyakinan siswa terhadap jawaban dan alasannya. FTDT berhasil memetakan tiga jenis miskonsepsi utama, yaitu klasifikasional, teoritikal, dan korelasional, dengan prevalensi mencapai 28%–40%. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi pemahaman konsep yang lemah, metode pembelajaran yang tidak mendalam, dan keyakinan siswa yang keliru. Implikasi praktis dari FTDT adalah sebagai dasar untuk merancang pembelajaran berdiferensiasi yang responsif dalam kerangka Kurikulum Merdeka, serta pengembangan instrumen yang valid dan kontekstual dengan mempertimbangkan kesenjangan digital. FTDT merupakan alat diagnostik yang strategis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dari sekadar penyampaian materi menuju pemahaman konseptual yang mendalam dan berkelanjutan.