cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Pengaruh Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Seni Tari Ranup Lampuan terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh Nursilmi, Nursilmi; Fitri, Aida; Hasniyati, Hasniyati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38361

Abstract

Dalam pembelajaran seni budaya masih banyak siswa yang belum memahami materi tari tradisional khususnya tari ranup lampuan. Pelaksanaan pembelajaran yang diterapkan guru masih berpusat pada guru, guru yang kurang melibatkan siswa sehingga masih banyak siswa yang kurang aktif. Untuk itu perlu diterapkan suatu pembelajaran yang dapat membuat siswa aktif dalam pembelajaran seni budaya. Maka digunakanlah suatu media pada penelitian ini yaitu media audio visual. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “apakah terdapat pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh?”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, jenis penelitiannya yaitu Quasi Experimental dengan desain Nonequivalent (Pretest and Posttest) Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh, dengan mengambil sampel peserta didik kelas VA berjumlah 16 orang dan VB berjumlah 16 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dalam bentuk pretest dan posttest, sedangkan teknik analisis data menggunakan SPSS Statistic 24 dan pengujian hipotesis dengan uji Mann-Whitney. Hasil pengujian hipotesis dengan statistik uji Mann-Whitney diperoleh nilai asymp. signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka kriteria pengambilan keputusan yaitu diterima dan ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media audio visual dalam pembelajaran seni tari ranup lampuan terhadap hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 14 Banda Aceh.
Implementasi Teori Belajar Sosial Berbasis Karakter dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila pada Siswa UPT SD Negeri 060948 Medan Rahmadsyah, Rahmadsyah; Aliyyah, Rusmiati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38362

Abstract

Pendidikan menjadi proses dasar yang sangat penting untuk membentuk karakter siswa terutama dalam lingkup pendidikan di tingkat dasar. Pendidikan Pancasila merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter siswa karena berfungsi sebagai media untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan sekaligus menjadi sarana penghayatan nilai-nilai moral etika serta jiwa kebangsaan yang bersumber dari Pancasila. Teori belajar sosial merupakan salah satu elemen yang mampu memberikan pengaruh terhadap proses pendidikan karakter tersebut. Teori yang dikemukakan oleh Albert Bandura mengenai pembelajaran sosial mengedepankan gagasan bahwa pemerolehan pengetahuan berlangsung melalui pengamatan terhadap orang lain peniruan atas tindakan yang diamati serta keterlibatan dalam hubungan sosial. Relevansi teori ini dalam dunia pendidikan sangat tinggi mengingat siswa pada umumnya mencontoh tindakan yang diperagakan oleh guru dan juga kebiasaan yang ada di lingkungan sekitar mereka. Dengan demikian proses belajar tidak hanya terjadi secara langsung melalui pengalaman pribadi melainkan juga secara tidak langsung melalui pengamatan terhadap model-model perilaku yang ada di sekitarnya. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi teori belajar sosial berbasis karakter dalam pembelajaran pendidikan Pancasila pada siswa UPT SD Negeri 060948 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus (case study). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi teori belajar sosial berbasis karakter dalam pembelajaran pendidikan Pancasila berjalan dengan baik. Siswa mengikuti dan menerapkan teori belajar sosial melalui observasi, pemodelan, dan imitasi. Melalui observasi, siswa mampu mengidentifikasi tokoh para perumus Pancasila serta karakternya; melalui pemodelan, siswa mampu menganalisis karakter para perumus Pancasila untuk diteladani; melalui imitasi, siswa mampu bercerita tentang tokoh idola serta karakternya dan pengalaman dalam meneladani tokoh idola tersebut.
Peran Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi Wisatawan Domestik di Destinasi Wisata Kota Bandung Eryanti, Arneyssa Tri; Firmansyah, Naila Shafa; Nadira, Selbitika; Azzahra, Tiara Fatima; Tullah, Zaka Hidayah; S, Mochammad Wilky Rizkyyanfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38363

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi wisatawan domestik di destinasi wisata Kota Bandung. Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional memiliki peran penting dalam menghubungkan wisatawan dari berbagai daerah dengan latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda-beda. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, penelitian ini mengidentifikasi pola penggunaan Bahasa Indonesia di berbagai titik destinasi wisata, termasuk kawasan Braga, Trans Studio Bandung, Pasar Baru Trade Center, kawasan Dago, dan Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Indonesia memiliki peran utama sebagai bahasa perantara di antara wisatawan dari berbagai provinsi serta antara wisatawan dengan pelaku industri pariwisata lokal. Ditemukan juga adanya interferensi Bahasa Sunda dalam interaksi wisata terutama pada wisatawan dari Jawa Barat, namun Bahasa Indonesia tetap menjadi medium komunikasi utama yang efektif. Penelitian ini merekomendasikan adanya peningkatan kompetensi komunikasi berbasis Bahasa Indonesia bagi pemandu wisata dan pelaku usaha pariwisata di Kota Bandung.
Dampak Kecanduan Gadget terhadap Interaksi Sosial dan Perkembangan Emosi Pada Anak Malasari, Nurjanah; Zatrahadi, M. Fahli; Miftahuddin, Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kecanduan gadget terhadap interaksi sosial dan perkembangan emosional anak. Meningkatnya intensitas penggunaan gadget dikalangan anak-anak, terutama yang berusia sekolah dasar, menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kemampuan sosial dan emosional mereka dalam kehidupan sehari-hari, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan gadget menunjukkan secara berlebihan, terutama lebih dari tiga jam sehari, memberikan dampak negatif pada interaksi sosial anak, yang terlihat dari menurunnya komunikasi langsung dengan lingkungan sekitar, berkurangnya rasa kepedulian sosial, serta munculnya sikap individualistis. Selain itu, kecanduan gadget juga dapat memengaruhi perkembangan emosional anak, seperti mudah marah, kesulitan mengendalikan emosi, kurang disiplin, dan cendrung agresif. Hasil ini mununjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan serta mengatur atau membatasi durasi penggunaan gadget, serta memberikan pendampingan yang tepat agar anak dapat menggunakan teknologi secara sehat dan berkembang secara sosial serta emosional.
Peran Bimbingan Konseling dalam Pembentukan Akhlak Mulia sebagai Upaya Pencegahan Pergaulan Bebas di MTsS Nurul Huda Kota Pasuruan Ilmiah, Nisyyah Khoirotul; Ramadhani, Vernisa Okta; Amelina, Shonia Tita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38381

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bimbingan dan konseling dalam pembentukan akhlak mulia sebagai upaya pencegahan pergaulan bebas di MTsS Nurul Huda Kota Pasuruan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru bimbingan dan konseling, guru mata pelajaran, serta peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran bimbingan dan konseling sangat signifikan dalam membentuk akhlak mulia peserta didik melalui layanan konseling individu, bimbingan kelompok, serta kegiatan preventif seperti penyuluhan dan pembinaan karakter. Program yang dilaksanakan berfokus pada penanaman nilai-nilai moral, religiusitas, dan penguatan kontrol diri siswa. Selain itu, kolaborasi antara guru, orang tua, dan pihak sekolah turut mendukung keberhasilan dalam mencegah perilaku pergaulan bebas. Dengan demikian, bimbingan dan konseling menjadi salah satu strategi efektif dalam membentuk kepribadian siswa yang berakhlak mulia serta meminimalisir pengaruh negatif lingkungan.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Masyarakat dalam Memilih Pinjaman Online Dibandingkan dengan Lembaga Pembiayaan Resmi (Studi Kasus Desa Paya Pinang, Sumatera Utara) Auliya, Nazwa Putri; Joni, Yefri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38382

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital, terutama pinjaman berbasis daring, telah menghadirkan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh dana secara cepat. Namun, kemudahan ini tidak lepas dari berbagai pertimbangan dan risiko yang harus diperhatikan saat mengambil keputusan finansial, terutama bila dibandingkan dengan lembaga pembiayaan formal yang memiliki prinsip pengelolaan lebih tradisional. Penelitian ini mencoba memahami faktor-faktor yang memengaruhi pilihan masyarakat Desa Paya Pinang, Sumatera Utara, dalam menggunakan pinjaman daring dibandingkan lembaga resmi. Faktor-faktor yang dikaji meliputi tingkat kemudahan akses, keamanan, tekanan ekonomi, dan pandangan masyarakat terhadap lembaga keuangan formal.Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan teknik survei. Pengumpulan informasi dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada sejumlah warga terpilih secara acak. Data kemudian dianalisis menggunakan serangkaian uji untuk memastikan konsistensi jawaban dan hubungan antarvariabel, termasuk analisis untuk melihat pengaruh masing-masing faktor terhadap keputusan masyarakat.Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa alat ukur yang digunakan dapat diandalkan. Temuan utama mengungkapkan bahwa kemudahan dalam mengakses layanan dan kondisi ekonomi menjadi penentu kuat dalam keputusan masyarakat untuk menggunakan pinjaman daring. Sementara itu, lembaga resmi masih dinilai kurang responsif terhadap kebutuhan finansial yang mendesak. Analisis menunjukkan sebagian besar keputusan masyarakat dapat dijelaskan oleh faktor-faktor yang diteliti, sementara sisanya dipengaruhi oleh pertimbangan lain di luar lingkup penelitian ini.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Cerita Rakyat Putri Ayu lan Desa Trunyan untuk Meningkatkan Literasi Budaya Siswa Sekolah Dasar Sutyaningsih, Anak Agung Ayu Dewi; Dewi, Ni Made Dwi Ayu Mas Candra; Dewi, Ayu Nyoman Trisya; Diatmika, I Gusti Ngurah Angga; Putri, Ni Putu Priska Dewi Elicia; Prapinta, Ni Made Catrie; Pradnyawati, Luh Ayu; Kusuma, I Putu Raditha; Trijayanti, Ni Komang Ayu; Nata, I Made Adi Wira
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38383

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi budaya siswa sekolah dasar serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran interaktif yang berbasis kearifan lokal. Banyak siswa belum mengenal legenda daerahnya sendiri, seperti kisah Putri Ayu dan asal-usul Desa Trunyan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis cerita rakyat "Putri Ayu lan Desa Trunyan" yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan literasi budaya siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek penelitian terdiri dari ahli materi, ahli media, serta 28 siswa kelas V sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, kuesioner praktikalitas, dan instrumen tes (pre-test dan post-test), yang kemudian dianalisis menggunakan skor N-gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan masuk dalam kategori sangat valid dan sangat praktis. Efektivitas media terbukti melalui peningkatan signifikan skor rata-rata literasi budaya siswa, yaitu dari 53,57 pada pre-test menjadi 93,21 pada post-test. Berdasarkan hasil tersebut, media berbasis cerita rakyat ini dinyatakan efektif dan layak digunakan untuk memperkuat identitas serta pemahaman budaya lokal siswa di sekolah dasar.
Penerapan Metode Storytelling Berbasis Cerita Rakyat Putri Ayu lan Desa Trunyan terhadap Kemampuan Ekspresi Siswa Kelas IV SD Sutyaningsih, Anak Agung Ayu Dewi; Martayunita, Putu Jasmine Liani; Paramitha, Anak Agung Istri Mirah Pradnya; Dewi, Ni Komang Indah Permata; Prasetia, Ni Kadek Mita; Putri, Ni Kadek Dwi Okta Monica; Pratiwi, Ni Komang Ayu Sari; Pratiwi, Ni Kadek Nova Senja; Tambunan, Emilia Sinta; Krisnajaya, I Komang Ari Utama
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38384

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode storytelling berbasis cerita rakyat Putri Ayu lan Desa Trunyan terhadap kemampuan ekspresi siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini melibatkan metode Research and Development (R&D) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini melibatkan 27 siswa sebagai sampel, yang ditentukan menggunakan metode purposive sampling. Data diambil melalui observasi, wawancara, serta tes pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon karena data tidak memenuhi asumsi normal. Dari hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan pada rata-rata nilai berdasarkan 40,00 mencapai 74,07. Uji Wilcoxon menghasilkan tingkat nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang memperkuat adanya penerapan signifikan metode storytelling pada kemampuan ekspresi siswa. Hasil wawancara juga menunjukkan peningkatan minat belajar dan respon positif siswa. Dengan demikian, metode storytelling efektif dalam meningkatkan kemampuan ekspresi siswa.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Inklusi antara Idealitas dan Realitas di Lapangan Dongoran, Selpiana; Muktamaroh, Asna Istikmalatul; Waruwu, Yasria Idaman Fersi; Barus, Aurora Febriani Br; Sari, Ferra Mutia; Ginting, Dimas Pramadana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38385

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka di sekolah dasar inklusi serta mengidentifikasi kesenjangan antara idealitas dan realitas di lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru, kepala sekolah, dan siswa di sekolah dasar inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi telah mulai diterapkan, namun belum optimal dan belum mencakup seluruh aspek, terutama pada diferensiasi konten dan lingkungan belajar. Ditemukan berbagai permasalahan seperti keterbatasan pemahaman guru, kurangnya pelatihan, keterbatasan waktu, serta banyaknya jumlah siswa dalam kelas. Adapun solusi yang dapat dilakukan antara lain peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan berkelanjutan, penyediaan sarana pendukung, serta penguatan kebijakan sekolah dalam mendukung pembelajaran inklusif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah inklusi jika diterapkan secara optimal.
Analisis Perspektif Guru dalam Mengelola Keberagaman Karakteristik Siswa Kelas 3 di UPTD SDN 122345 Malatua, Mangasi; Sinaga, Maria Virginia; Gultom, Elena; Simatupang, Nadia Anastasia; Harianja, Zenni Gonlia; Simanjuntak, Ananda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif guru dalam mengelola keberagaman karakteristik siswa kelas III di UPTD SDN 122345. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki perspektif positif terhadap keberagaman siswa, baik dari segi kemampuan akademik, gaya belajar, tingkat keaktifan, maupun latar belakang sosial. Dalam proses pembelajaran, guru menggunakan berbagai strategi seperti metode pembelajaran yang bervariasi, penggunaan media pembelajaran, pembelajaran kelompok, serta pendampingan bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Guru juga berupaya menciptakan suasana kelas yang kondusif dan inklusif agar seluruh siswa dapat berpartisipasi aktif. Namun, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan waktu, jumlah siswa yang banyak, dan fasilitas pembelajaran yang terbatas. Oleh karena itu, kemampuan guru dalam mengelola keberagaman siswa menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran di sekolah dasar.