cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,229 Documents
Strategi Guru dalam Menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbasis Deep Learning pada Kurikulum Merdeka di SD Kreatif Rusyda Hapsari, Annisa; Supratiwi, Dira; Nazwa, Fazira; Machreni, Syazilla; Mukhtamaroh, Asna Istikmalatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38409

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pendidikan abad ke-21 yang tidak hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemahaman mendalam. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa melalui pembelajaran berdiferensiasi dan deep learning, namun dalam pelaksanaannya masih terdapat berbagai kendala. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam menerapkan kedua pendekatan tersebut di SD Kreatif Rusyda. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan dukungan kajian literatur dan observasi lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi dan catatan lapangan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan asesmen diagnostik, metode pembelajaran aktif, dan media yang variatif untuk menyesuaikan kebutuhan siswa. Pendekatan ini meningkatkan keaktifan dan kemampuan berpikir kritis siswa, meskipun masih terdapat kendala seperti perbedaan kemampuan, keterbatasan waktu, dan kesiapan guru. Secara keseluruhan, penerapan ini memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran.
Analisis Risiko Kecelakaan Kerja terhadap Safety Driving Pada Supir Truk di PT.Anra Dengan Metode Hirarc Panjaitan, Nazla Dara Septia; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38410

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di Indonesia, khususnya pada sektor transportasi, menjadi isu serius yang berdampak pada keselamatan pengemudi dan kelancaran operasional perusahaan. Selain itu, kecelakaan lalu lintas juga merupakan penyebab kematian signifikan, di mana sikap dan perilaku pengemudi menjadi salah satu risiko terbesar. PT ANRA, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan transportasi material, menghadapi tantangan besar dalam meminimalkan risiko kecelakaan kerja, terutama yang berkaitan dengan perilaku safety driving pengemudi truk.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja yang memengaruhi safety driving pada pengemudi truk di PT ANRA. Manfaat penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, memberikan masukan kepada perusahaan dalam meningkatkan kebijakan keselamatan kerja, serta menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya terkait keselamatan kerja di sektor transportasi.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi di PT ANRA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja pada pengemudi truk di PT ANRA dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kelelahan pengemudi akibat jam kerja yang panjang, rendahnya tingkat pengetahuan mengenai praktik safety driving, sikap dan perilaku pengemudi yang kurang disiplin, kondisi kendaraan yang kurang optimal, serta kebijakan K3 yang belum sepenuhnya diterapkan.Kelelahan dan sikap mengemudi menjadi risiko dominan yang menyebabkan menurunnya konsentrasi pengemudi saat berkendara, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.
Epistemologi Konstruktivisme dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar Islam: Kajian Teoritis dan Implikasi Praktis Hamidah, Itsnani Nur; Nurfadillah, Dilla; Caniago, Renaldo; Yadi, Dede; Munir, Muhammad Misbakul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38411

Abstract

Tantangan pembelajaran di era modern menuntut pendekatan yang tidak sekadar mentransfer informasi, melainkan membangun pemahaman yang mendalam pada diri peserta didik. Epistemologi konstruktivisme menawarkan landasan filosofis yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut, khususnya di lingkungan Sekolah Dasar Islam yang memiliki kekhasan dalam memadukan ilmu umum dan nilai-nilai keislaman. Artikel ini bertujuan mengkaji landasan epistemologi konstruktivisme menurut Piaget dan Vygotsky, menganalisis titik temunya dengan konsep epistemologi Islam, serta merumuskan implikasi praktisnya bagi guru Sekolah Dasar Islam. Kajian ini menggunakan pendekatan studi konseptual berbasis analisis literatur dari jurnal-jurnal ilmiah nasional dan internasional serta buku-buku referensi yang relevan. Epistemologi konstruktivisme memandang pengetahuan bukan sebagai sesuatu yang diterima secara pasif, melainkan dibangun secara aktif oleh individu melalui interaksi dengan lingkungan. Pandangan ini sejalan dengan epistemologi Islam yang menekankan penggunaan akal ('aql), potensi fitrah manusia, serta prinsip iqra' sebagai dorongan untuk terus mencari dan mengonstruksi ilmu. Titik temu kedua pandangan ini menghasilkan model pembelajaran yang aktif, bermakna, dan berkarakter islami. Guru Sekolah Dasar Islam perlu menginternalisasi prinsip-prinsip epistemologi konstruktivisme yang bersinergi dengan epistemologi Islam sebagai fondasi dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya mencerdaskan secara kognitif, tetapi juga membentuk karakter peserta didik yang beriman dan berpikir kritis.
Peran Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Pendekatan Inklusif dalam Kurikulum Merdeka Gaol, Sister Imelda Lumban; Simamora, Eirene Carolina; Fariza, Amelia; Mirzah, Nilam; Siregar, Nadya Shadrina; Muktamaroh, Asna Istikmalatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38412

Abstract

Keberagaman karakteristik peserta didik di kelas seringkali belum terakomodasi secara optimal dalam praktik pembelajaran, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam kesempatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan inklusif dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses terhadap 18 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik, meningkatkan keterlibatan, serta mendukung pemerataan hasil belajar melalui penyesuaian pembelajaran sesuai kebutuhan individu. Selain itu, pendekatan ini selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berperan sebagai pendekatan efektif dalam mewujudkan pembelajaran inklusif.
Pengembangan Media Digital sebagai Inovasi Pembelajaran IPS di Kurikulum Merdeka Hidayah, Nur; Akbar, Aidul; Suhaeb, Firdaus W.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38413

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan media digital sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS melalui penyajian materi yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penggunaan media digital juga mampu mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pengembangan media digital memberikan ruang bagi guru untuk berinovasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator yang dituntut memiliki kompetensi digital dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran secara efektif. Namun, implementasi media digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, serta rendahnya literasi digital di beberapa lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pengembangan media digital dalam pembelajaran IPS merupakan strategi yang relevan dan penting untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan penyediaan sarana prasarana guna mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam pendidikan.
Preparing Independent Learners for Society 5.0 Era: Exploring the Effectiveness of E-Worksheet Based on Self-Regulated Learning Hidayat , Kukuh Rokhman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas lembar kerja elektronik (e-worksheet) berbasis pembelajaran mandiri untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam persiapan era Masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas sebelas di MAN 4 Sleman. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang melibatkan pakar media, pakar materi, guru, dan siswa. Validitas e-worksheet yang dikembangkan dinilai melalui validasi ahli, sedangkan kepraktisan dievaluasi berdasarkan respons guru dan siswa. Efektivitas diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test tentang kemandirian belajar siswa dan dianalisis menggunakan tes normalized gain (N-gain). Hasil menunjukkan bahwa e-worksheet mencapai kategori “sangat valid” dengan skor rata-rata 3,83 dari pakar media dan 3,86 dari pakar materi. Dari segi kepraktisan, e-worksheet dikategorikan sebagai “sangat praktis,” dengan skor rata-rata 3,27 dari guru dan 3,23 dari siswa. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor kemandirian belajar siswa dari 51,53 menjadi 58,35, dengan skor N-gain 0,31 yang dikategorikan sebagai “sedang.” Temuan ini menunjukkan bahwa e-worksheet berbasis pembelajaran mandiri dapat secara efektif mendukung kemandirian belajar siswa dan berkontribusi pada praktik pembelajaran berkelanjutan di era Masyarakat 5.0.
Pengembangan Sistem Evaluasi Supervisi BK untuk Meningkatkan Keberfungsian Layanan Lesmana, Gusman; Lubis, Alysha Ulima; Khairiyah, Sekar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38417

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya sistem supervisi Bimbingan dan Konseling (BK) yang cenderung bersifat administratif, subjektif, dan belum berbasis data sehingga belum mampu menggambarkan kualitas layanan secara objektif dan berkelanjutan. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya peningkatan profesionalitas guru BK serta kurang efektifnya tindak lanjut supervisi dalam meningkatkan keberfungsian layanan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem evaluasi supervisi BK yang valid, sistematis, dan berbasis data untuk meningkatkan kualitas layanan BK secara menyeluruh melalui integrasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut secara terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, serta revisi produk hingga diperoleh model yang layak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem evaluasi supervisi BK yang dikembangkan memperoleh kategori sangat baik pada aspek validitas isi, konstruksi, dan keterpakaian, serta terbukti praktis digunakan di lapangan. Implementasi sistem juga menunjukkan peningkatan kualitas layanan BK, terutama pada aspek perencanaan, pelaksanaan, ketepatan sasaran layanan, kualitas umpan balik, dan refleksi guru BK melalui self-assessment. Kesimpulannya, sistem evaluasi supervisi BK berbasis data ini efektif dalam meningkatkan keberfungsian layanan BK di sekolah secara berkelanjutan.
Dampak Kecanduan Gadget terhadap Interaksi Sosial dan Perkembangan Emosi Pada Anak Malasari, Nurjanah; Zatrahadi, M. Fahli; Miftahuddin, Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kecanduan gadget terhadap interaksi sosial dan perkembangan emosional anak. Meningkatnya intensitas penggunaan gadget dikalangan anak-anak, terutama yang berusia sekolah dasar, menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kemampuan sosial dan emosional mereka dalam kehidupan sehari-hari, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan gadget menunjukkan secara berlebihan, terutama lebih dari tiga jam sehari, memberikan dampak negatif pada interaksi sosial anak, yang terlihat dari menurunnya komunikasi langsung dengan lingkungan sekitar, berkurangnya rasa kepedulian sosial, serta munculnya sikap individualistis. Selain itu, kecanduan gadget juga dapat memengaruhi perkembangan emosional anak, seperti mudah marah, kesulitan mengendalikan emosi, kurang disiplin, dan cendrung agresif. Hasil ini mununjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan serta mengatur atau membatasi durasi penggunaan gadget, serta memberikan pendampingan yang tepat agar anak dapat menggunakan teknologi secara sehat dan berkembang secara sosial serta emosional.
Analysis of the Potential and Feasibility of Rooftop Solar Power Plants in Palu City, Central Sulawesi Munsyir, Muh Ibnu; Napitupulu, Mery
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi energi di kawasan perkotaan Indonesia membutuhkan kajian lokasional yang spesifik, mengingat kondisi iklim dan karakteristik bangunan yang beragam antar kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi teknis dan kelayakan ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang memiliki karakteristik radiasi matahari tinggi namun belum dieksplorasi secara komprehensif dalam literatur yang ada. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kelayakan (feasibility study), mencakup analisis radiasi matahari berbasis data NASA POWER (2021–2025), perhitungan kapasitas sistem menggunakan persamaan fotovoltaik standar, serta analisis finansial meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Empat kategori bangunan dikaji: rumah tangga (3 kWp), komersial kecil (10 kWp), perkantoran (30 kWp), dan sekolah (20 kWp). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata radiasi matahari Kota Palu sebesar 5,43 kWh/m²/hari, melampaui rata-rata nasional (4,8 kWh/m²/hari). Seluruh kategori bangunan menghasilkan nilai NPV positif (Rp64,2 juta hingga Rp658,3 juta), IRR di atas 12%, dan Payback Period berkisar 5,1–6,3 tahun — jauh di bawah umur teknis panel surya (25 tahun). Temuan ini mengonfirmasi bahwa Kota Palu merupakan lokasi yang sangat prospektif untuk implementasi PLTS atap, dengan potensi reduksi emisi CO₂ sebesar 2,4–8,9 ton per sistem per tahun. Penelitian ini menyumbangkan data dasar yang dapat digunakan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan insentif PLTS atap yang lebih tertarget.
Analisis Kebijakan Merdeka Belajar: Transformasi Sistem Pendidikan Indonesia dalam Perspektif Keadilan dan Pemerataan Akses Astuti, Lidya Puji; Sumarti, Elis; Nurhayati, Nurhayati; Huggannah, Huggannah; Musfirowati, Musfirowati; Meiyanti, Mila; Dariana, Rani; Effendi, Darwin; Akbariansyah, Akbariansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the direction and substance of the Merdeka Belajar policy, identify its implementation challenges from the perspective of justice and equal access to education, evaluate its contribution to the equalization of educational quality, particularly in 3T regions (frontier, outermost, and disadvantaged areas), and formulate evidence-based strategic recommendations. This research employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected through documentation studies of official policy documents, scientific journals, and relevant institutional reports, and were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing using source triangulation to ensure data validity. The findings indicate that the Merdeka Belajar policy represents a paradigmatic transformation in education from a teacher-centered approach toward student-centered learning, implemented through the Merdeka Curriculum, National Assessment, and the Guru Penggerak program. However, the implementation of the policy still faces several structural challenges, including disparities in digital infrastructure, unequal teacher capacity, and weak coordination between central and regional governments. These conditions have hindered the equitable distribution of policy benefits, particularly in 3T regions, which remain the most vulnerable areas. The study concludes that achieving substantive educational justice requires policy differentiation based on regional typology, strengthening adaptive and contextual teacher training systems, accelerating digital infrastructure development, and reinforcing multi-stakeholder educational governance involving schools, universities, local governments, and industry sectors.