cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Peran Pembelajaran Berdiferensiasi sebagai Pendekatan Inklusif dalam Kurikulum Merdeka Gaol, Sister Imelda Lumban; Simamora, Eirene Carolina; Fariza, Amelia; Mirzah, Nilam; Siregar, Nadya Shadrina; Muktamaroh, Asna Istikmalatul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38412

Abstract

Keberagaman karakteristik peserta didik di kelas seringkali belum terakomodasi secara optimal dalam praktik pembelajaran, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam kesempatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan inklusif dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses terhadap 18 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik, meningkatkan keterlibatan, serta mendukung pemerataan hasil belajar melalui penyesuaian pembelajaran sesuai kebutuhan individu. Selain itu, pendekatan ini selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berperan sebagai pendekatan efektif dalam mewujudkan pembelajaran inklusif.
Pengembangan Media Digital sebagai Inovasi Pembelajaran IPS di Kurikulum Merdeka Hidayah, Nur; Akbar, Aidul; Suhaeb, Firdaus W.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38413

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan media digital sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) pada implementasi Kurikulum Merdeka. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peran signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS melalui penyajian materi yang lebih interaktif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Penggunaan media digital juga mampu mendorong pengembangan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan literasi digital. Dalam konteks Kurikulum Merdeka, pengembangan media digital memberikan ruang bagi guru untuk berinovasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik peserta didik. Guru berperan sebagai fasilitator yang dituntut memiliki kompetensi digital dalam merancang dan memanfaatkan media pembelajaran secara efektif. Namun, implementasi media digital masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan infrastruktur, kesenjangan akses teknologi, serta rendahnya literasi digital di beberapa lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pengembangan media digital dalam pembelajaran IPS merupakan strategi yang relevan dan penting untuk mendukung terciptanya pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari berbagai pihak dalam bentuk kebijakan, pelatihan, dan penyediaan sarana prasarana guna mengoptimalkan pemanfaatan media digital dalam pendidikan.
Preparing Independent Learners for Society 5.0 Era: Exploring the Effectiveness of E-Worksheet Based on Self-Regulated Learning Hidayat , Kukuh Rokhman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi efektivitas lembar kerja elektronik (e-worksheet) berbasis pembelajaran mandiri untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa dalam persiapan era Masyarakat 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE, yang terdiri dari tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas sebelas di MAN 4 Sleman. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner yang melibatkan pakar media, pakar materi, guru, dan siswa. Validitas e-worksheet yang dikembangkan dinilai melalui validasi ahli, sedangkan kepraktisan dievaluasi berdasarkan respons guru dan siswa. Efektivitas diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test tentang kemandirian belajar siswa dan dianalisis menggunakan tes normalized gain (N-gain). Hasil menunjukkan bahwa e-worksheet mencapai kategori “sangat valid” dengan skor rata-rata 3,83 dari pakar media dan 3,86 dari pakar materi. Dari segi kepraktisan, e-worksheet dikategorikan sebagai “sangat praktis,” dengan skor rata-rata 3,27 dari guru dan 3,23 dari siswa. Selanjutnya, uji efektivitas menunjukkan peningkatan skor kemandirian belajar siswa dari 51,53 menjadi 58,35, dengan skor N-gain 0,31 yang dikategorikan sebagai “sedang.” Temuan ini menunjukkan bahwa e-worksheet berbasis pembelajaran mandiri dapat secara efektif mendukung kemandirian belajar siswa dan berkontribusi pada praktik pembelajaran berkelanjutan di era Masyarakat 5.0.
Pengembangan Sistem Evaluasi Supervisi BK untuk Meningkatkan Keberfungsian Layanan Lesmana, Gusman; Lubis, Alysha Ulima; Khairiyah, Sekar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38417

Abstract

Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih terbatasnya sistem supervisi Bimbingan dan Konseling (BK) yang cenderung bersifat administratif, subjektif, dan belum berbasis data sehingga belum mampu menggambarkan kualitas layanan secara objektif dan berkelanjutan. Kondisi ini berdampak pada belum optimalnya peningkatan profesionalitas guru BK serta kurang efektifnya tindak lanjut supervisi dalam meningkatkan keberfungsian layanan di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem evaluasi supervisi BK yang valid, sistematis, dan berbasis data untuk meningkatkan kualitas layanan BK secara menyeluruh melalui integrasi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut secara terpadu. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, serta revisi produk hingga diperoleh model yang layak digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem evaluasi supervisi BK yang dikembangkan memperoleh kategori sangat baik pada aspek validitas isi, konstruksi, dan keterpakaian, serta terbukti praktis digunakan di lapangan. Implementasi sistem juga menunjukkan peningkatan kualitas layanan BK, terutama pada aspek perencanaan, pelaksanaan, ketepatan sasaran layanan, kualitas umpan balik, dan refleksi guru BK melalui self-assessment. Kesimpulannya, sistem evaluasi supervisi BK berbasis data ini efektif dalam meningkatkan keberfungsian layanan BK di sekolah secara berkelanjutan.
Dampak Kecanduan Gadget terhadap Interaksi Sosial dan Perkembangan Emosi Pada Anak Malasari, Nurjanah; Zatrahadi, M. Fahli; Miftahuddin, Miftahuddin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38418

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kecanduan gadget terhadap interaksi sosial dan perkembangan emosional anak. Meningkatnya intensitas penggunaan gadget dikalangan anak-anak, terutama yang berusia sekolah dasar, menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi kemampuan sosial dan emosional mereka dalam kehidupan sehari-hari, penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan gadget menunjukkan secara berlebihan, terutama lebih dari tiga jam sehari, memberikan dampak negatif pada interaksi sosial anak, yang terlihat dari menurunnya komunikasi langsung dengan lingkungan sekitar, berkurangnya rasa kepedulian sosial, serta munculnya sikap individualistis. Selain itu, kecanduan gadget juga dapat memengaruhi perkembangan emosional anak, seperti mudah marah, kesulitan mengendalikan emosi, kurang disiplin, dan cendrung agresif. Hasil ini mununjukkan bahwa peran orang tua sangat penting dalam melakukan pengawasan serta mengatur atau membatasi durasi penggunaan gadget, serta memberikan pendampingan yang tepat agar anak dapat menggunakan teknologi secara sehat dan berkembang secara sosial serta emosional.
Analysis of the Potential and Feasibility of Rooftop Solar Power Plants in Palu City, Central Sulawesi Munsyir, Muh Ibnu; Napitupulu, Mery
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi energi di kawasan perkotaan Indonesia membutuhkan kajian lokasional yang spesifik, mengingat kondisi iklim dan karakteristik bangunan yang beragam antar kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi teknis dan kelayakan ekonomi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di Kota Palu, Sulawesi Tengah, yang memiliki karakteristik radiasi matahari tinggi namun belum dieksplorasi secara komprehensif dalam literatur yang ada. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan studi kelayakan (feasibility study), mencakup analisis radiasi matahari berbasis data NASA POWER (2021–2025), perhitungan kapasitas sistem menggunakan persamaan fotovoltaik standar, serta analisis finansial meliputi Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period. Empat kategori bangunan dikaji: rumah tangga (3 kWp), komersial kecil (10 kWp), perkantoran (30 kWp), dan sekolah (20 kWp). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata radiasi matahari Kota Palu sebesar 5,43 kWh/m²/hari, melampaui rata-rata nasional (4,8 kWh/m²/hari). Seluruh kategori bangunan menghasilkan nilai NPV positif (Rp64,2 juta hingga Rp658,3 juta), IRR di atas 12%, dan Payback Period berkisar 5,1–6,3 tahun — jauh di bawah umur teknis panel surya (25 tahun). Temuan ini mengonfirmasi bahwa Kota Palu merupakan lokasi yang sangat prospektif untuk implementasi PLTS atap, dengan potensi reduksi emisi CO₂ sebesar 2,4–8,9 ton per sistem per tahun. Penelitian ini menyumbangkan data dasar yang dapat digunakan pemerintah daerah dalam merancang kebijakan insentif PLTS atap yang lebih tertarget.
Analisis Kebijakan Merdeka Belajar: Transformasi Sistem Pendidikan Indonesia dalam Perspektif Keadilan dan Pemerataan Akses Astuti, Lidya Puji; Sumarti, Elis; Nurhayati, Nurhayati; Huggannah, Huggannah; Musfirowati, Musfirowati; Meiyanti, Mila; Dariana, Rani; Effendi, Darwin; Akbariansyah, Akbariansyah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the direction and substance of the Merdeka Belajar policy, identify its implementation challenges from the perspective of justice and equal access to education, evaluate its contribution to the equalization of educational quality, particularly in 3T regions (frontier, outermost, and disadvantaged areas), and formulate evidence-based strategic recommendations. This research employed a qualitative approach using the library research method. Data were collected through documentation studies of official policy documents, scientific journals, and relevant institutional reports, and were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing using source triangulation to ensure data validity. The findings indicate that the Merdeka Belajar policy represents a paradigmatic transformation in education from a teacher-centered approach toward student-centered learning, implemented through the Merdeka Curriculum, National Assessment, and the Guru Penggerak program. However, the implementation of the policy still faces several structural challenges, including disparities in digital infrastructure, unequal teacher capacity, and weak coordination between central and regional governments. These conditions have hindered the equitable distribution of policy benefits, particularly in 3T regions, which remain the most vulnerable areas. The study concludes that achieving substantive educational justice requires policy differentiation based on regional typology, strengthening adaptive and contextual teacher training systems, accelerating digital infrastructure development, and reinforcing multi-stakeholder educational governance involving schools, universities, local governments, and industry sectors.
Satua Bali Ni Bawang dan Ni Kesuna: Kajian Nilai Karakter serta Relevansinya dalam Pendidikan Masa Kini Swadnyana, Ida Bagus Yoga; Riastini, Made Puspa; Ramadhani, Davina Putri; Kusuma, I Putu Raditha; Wiguna, I Putu Hendra Tapa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38438

Abstract

Satua Bali merupakan sastra lisan tradisional yang mengandung nilai karakter dan kearifan lokal masyarakat Bali. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai karakter dalam satua Ni Bawang dan Ni Kesuna serta menganalisis relevansinya terhadap Profil Pelajar Pancasila. Metode penelitian menggunakan Systematic Literature Review terhadap sepuluh jurnal ilmiah terbitan tahun 2023–2025 yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan enam nilai karakter utama, yaitu kejujuran, kerja keras, kerendahan hati, keadilan moral, kepedulian sosial, dan religiusitas. Nilai-nilai tersebut relevan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka. Kajian literatur juga menunjukkan bahwa satua Bali efektif digunakan sebagai media pendidikan karakter melalui pembelajaran yang kontekstual dan inovatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa satua Ni Bawang dan Ni Kesuna berpotensi menjadi instrumen pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di sekolah.
Analisis Pola Kesulitan Belajar Siswa Berdasarkan Data Asesmen dalam Layanan Bimbingan dan Konseling Azzahra, Nabila; Gaol, Graciella Lumban; Hartono, Yusuf; Lubis, Khadijah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38439

Abstract

Kesulitan belajar masih menjadi masalah yang sering dialami siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pola kesulitan belajar siswa berdasarkan data asesmen dalam layanan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 123 siswa. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert yang terdiri dari 23 butir pernyataan yang mencakup aspek konsentrasi, motivasi, kondisi fisik, interaksi sosial, dan perilaku belajar. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif berupa rata-rata, frekuensi, dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kesulitan belajar siswa sebesar 44,54 yang berada pada kategori sedang. Sebanyak 52% siswa berada pada kategori sedang, 27% kategori tinggi, dan 21% kategori rendah. Instrumen penelitian dinyatakan valid dengan nilai signifikansi < 0,05 dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,793. Hasil ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa banyak dipengaruhi oleh rendahnya keaktifan, motivasi yang tidak stabil, serta kondisi fisik seperti kelelahan. Oleh karena itu, penggunaan data asesmen dalam layanan BK sangat penting agar layanan yang diberikan lebih tepat sasaran.
Standar Berbahasa Indonesia dalam Bidang Pelayanan Jasa Boga dan Hospitality Pariwisata Nabila, Az Zahra Raudho; Nabilah, Adinda Rafif; Adhawia, Rubby; Zakia, Tijani Hilma; Ulhaq, Rafi Dhiya; Rizkyanfi, Mochamad Whilky
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38440

Abstract

Industri pariwisata merupakan sektor jasa yang bertumpu pada kualitas interaksi antar manusia, di mana bahasa menjadi instrumen utama dalam mewujudkan pelayanan yang prima. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji standar berbahasa Indonesia dalam bidang pelayanan jasa boga dan hospitality pariwisata, meliputi: (1) peranan standar berbahasa Indonesia dalam menunjang kualitas pelayanan jasa boga; (2) penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah sebagai cerminan nilai-nilai hospitality; serta (3) pengaruh komunikasi berbahasa Indonesia terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Analisis dilakukan terhadap tiga belas sumber jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa standar berbahasa Indonesia berperan strategis dalam membentuk persepsi tamu, mencerminkan nilai keramahan, empati, dan profesionalisme, serta terbukti berpengaruh positif terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Ketiga hipotesis yang diajukan H1, H2, dan H3 seluruhnya didukung oleh bukti literatur. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan standar berbahasa Indonesia di sektor jasa boga bukan sekadar tuntutan formalitas, melainkan investasi strategis dalam peningkatan kualitas layanan dan daya saing industri pariwisata nasional.