cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa SMA Negeri 2 Ujung Batu Dian Rahmawati; Rita Arianti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38780

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya penerapan nilai-nilai pendidikan karakter pada siswa di SMA Negeri 2 Ujung Batu, seperti kurangnya disiplin, tanggung jawab, sopan santun, serta perhatian dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam membentuk karakter siswa melalui tuturan dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah kualitatifdengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah guru PendidikanBahasa Indonesia, sedangkan objek penelitian adalah tuturan guru yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter.Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui klasifikasi, analisis, dan penarikan kesimpulan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 41 data tuturan guru yang mengandung lima nilai pendidikan karakter,yaitu religius sebanyak 5 data,nasionalis sebanyak 5 data, mandiri sebanyak 14 data, gotong royong sebanyak 8 data, dan integritas sebanyak 9 data. Nilai yang paling dominan adalah mandiri karena guru lebih banyak menekankan tanggung jawab, disiplin, berpikir kritis, dan kemandirian belajar siswa, sedangkan nilai yang paling sedikit ditemukan adalah religius dan nasionalis. Kemampuan guru dalam membentuk karakter siswa dilakukan melalui tuturan yang bersifat persuasif, pembiasaan, dan keteladanan, sehingga guru berperan sebagai pembimbing, motivator, fasilitator, dan teladan. Dengan demikian, tuturan guru tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana strategis dalam pembentukan karakter siswa.
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SD Negeri 1 Kerobokan Putu Nadia Karista Devi; Ni Kadek Rusmita Dewi; Ni Putu Octa Karina Dewi; Komang Jeny Martin Purnamayani; Ni Kadek Novi Suandewi Putri; Basilius Redan Werang; Dewa Ayu Novi Kusumawardani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38781

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan mendeskripsikan dan menganalisis peranan kepala sekolah dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SD Negeri 1 Kerobokan, Kabupaten Buleleng. Penelitian mempergunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek utamanya yakni kepala sekolah SD Negeri 1 Kerobokan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, pelaksanaan observasi serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisa dengan model Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian kemudian penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menjalankan peran sebagai manajer, pemimpin pembelajaran, inovator, supervisor dan motivator dalam implementasi MBS. Kepala sekolah mengelola program sekolah secara partisipatif dan transparan melalui penyusunan RKJM dan RKAS berbasis digital, mendorong implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran mendalam, serta mengembangkan program Adiwiyata berbasis pengelolaan lingkungan sekolah. Kepala sekolah juga melaksanakan supervisi akademik secara kolaboratif dan membangun komunikasi terbuka dengan guru maupun orang tua siswa. Pelaksanaan MBS masih menghadapi kendala pada keterbatasan tenaga kependidikan dan fasilitas sekolah, terutama layanan perpustakaan, UKS dan sarana pembelajaran digital. Sekolah melakukan berbagai upaya melalui pemberdayaan guru, program dokter kecil dan kerja sama dengan puskesmas setempat untuk mendukung layanan pendidikan. Kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif berpengaruh terhadap pelaksanaan program sekolah dan meningkatnya kualitas pendidikan di SD Negeri 1 Kerobokan.
Strategi Menyusun RPP dalam Pembelajaran PAI di MI Ali Iskandar Zulkarnain; Julianto Julianto; Kiki Yunita; Nor Laila; Abdul Khair
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38782

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya penyusunan RPP dalam pembelajaran PAI di Madrasah Ibtidaiyah (MI), serta tantangan yang dihadapi guru dalam menyusunnya secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji strategi penyusunan RPP yang efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa MI. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) yang menganalisis berbagai sumber yang relevan.Hasilnya menunjukkan bahwa penyusunan RPP yang baik harus mempertimbangkan karakteristik siswa, kecocokan tujuan, pemilihan metode, dan penggunaan media pembelajaran yang tepat. Peningkatan kompetensi guru juga menjadi faktor kunci dalam pembuatan RPP yang efektif. Kesimpulannya, Penyusunan RPP secara sistematis dan kontekstual dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI yang lebih aktif, bermakna, serta berpusat pada pengembangan karakter peserta didik.
Model Kepemimpinan Pastoral Paroki dalam Upaya Meningkatkan Partisipasi OMK dalam Kehidupan Menggereja Maria Jufliana Inggus; Fantriana Kae; Legiana Flora; Imelda Fance Rae; Maria Fatima Geni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38783

Abstract

Penelitian ini bertolak dari rendahnya partisipasi Orang Muda Katolik (OMK) dalam Kehidupan menggereja di tingkat paroki, yang dipengaruhi oleh tantangan moderen seperti individualisme, kesibukan, dan perkembangan teknologi. Permasalahan utama terletak pada minimnya keterlibatan OMK dalam liturgi, pelayanan, dan kegiatan komunitas, yang menunjukkan adanya kesenjangan antara visi pastoral Gereja dan realitas praksis di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui studi literatur dan observasi terhadap praktik kepemimpinan pastoral. Analisis dilakukan secara interpertatif untuk memahami hubungan antara model kepemimpinan pastoral dan tingkat partisipasi OMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kepemimpinan pastoral yang partisipatif, komunikatif, dan kontekstual mampu meningkatkan keterlibatan OMK secara signifikan. Pendekatan partisipatif mendorong rasa memiliki, pendekatan komunikatif membangun relasi yang erat, pemanfaatan media sosial memperluas jangkauan pastoral, serta pemerdayaan dan pendampingan membantu pengembangan iman dan keterampilan OMK. Kesimpulannya, kepemimpinan pastoral yang adaptif dan inklusif menjadi kunci dalam menghidupkan partisipasi OMK dan membangun komunitas iman yang dinamis dan relevan.
Dilematika Pastoral terhadap Penanganan Belis di Manggarai Aurelia Yanina Nuryati; Yasinta Areni Magul; Novriani Verasin Jelaut; Febrianus Yugis; Yulianus Bintara Arson; Andrianus Rifan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38784

Abstract

Penelitian ini membahas dilematika pastoral Gereja Katolik terhadap penanganan budaya belis di Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Belis pada awalnya dimaknai sebagai simbol penghormatan terhadap Perempuan dan pengikat relasi kekeluargaan dalam perkawinan adat. Namun, perkembangan modernisasi menyebabkan terjadinya pergeseran makna belis menjadi simbol status sosial dan kepentingan ekonomi sehingga menimbulkan berbagai persoalan sosial, seperti konflik keluarga, tekanan ekonomi, dan keterlambatan perkawinan sakramental. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa Gereja perlu menunjukan pendekatan pastoral kontekstual melalui dialog budaya, Pendidikan iman, dan pendampingan keluarga agar nilai luhur budaya belis tetap dipertahankan tanpa memberatkan umat. Dengan demikian, inkulturasi Gereja dan budaya lokal dapat berjalan secara harmonis dan manusiawi.
Strategi Kepala Sekolah dalam Transformasi Mutu Pendidikan pada Era Digital di SD Negeri 3 Banjar Tegal Ida Ayu Komang Alit Suciastiti; Kadek Audina Salsa Dila; I Komang Agus Setiawan; Ni Made Widi Cahyani; I Gusti Ayu Elia Trisna Mahadewi; Basilius Redan Werang; Dewa Ayu Novi Kusumawardani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38807

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan menganalisis strategi kepala sekolah dalam mentransformasi mutu pendidikan pada era digital di SD Negeri 3 Banjar Tegal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah dan guru yang terlibat dalam pengelolaan sekolah dan pelaksanaan program pendidikan. Data yang dipergunakan dihimpun melalui observasi, wawancara semi terstruktur serta dokumentasi, yang selanjutnya dianalisa melalui tahapan reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi sekolah dilakukan melalui strategi pengelolaan berbasis analisis kebutuhan sekolah dan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS). Kepala sekolah mengembangkan berbagai program pendidikan, seperti penguatan literasi sekolah, Social Emotional Learning (SEL), kegiatan kokurikuler berbasis STEM, ekstrakurikuler berbasis kecerdasan majemuk, serta digitalisasi manajemen sekolah melalui sistem Microcite. Pelaksanaan program tersebut memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran, pengembangan karakter dan kompetensi siswa, penguatan literasi digital, serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah. Penerapan nilai Tri Hita Karana juga mendukung terbentuknya budaya sekolah yang lebih harmonis dan kondusif. Penelitian ini menemukan bahwa strategi kepala sekolah memiliki pengaruh dalam proses transformasi mutu pendidikan, terutama pada sekolah dasar yang menghadapi keterbatasan sumber daya pada era digital.
Pengaruh Gaya Bahasa Gen Z terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Baku di Lingkungan Universitas Negeri Medan Emily Theresia Silaen; Dwi Hery Efrilia; Nia Rizkita Tambunan; Feby Florensia Stepahni Sihotang; Peggy Mahara Dingga; Ella Debora Sri Karina Br Tarigan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gaya bahasa Generasi Z dan penggunaan bahasa Indonesia baku pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Pendekatan kuantitatif korelasional digunakan dengan melibatkan 33 responden melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert 1-5 sebanyak 10 butir pernyataan. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji korelasi Spearman sebagai pendekatan nonparametrik karena data tidak memenuhi asumsi normalitas (W = 0,919; p = 0,018). Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan ρ = 0,035 dengan p = 0,846 > 0,05 sehingga H₀ diterima, artinya tidak terdapat hubungan yang signifikan antara gaya bahasa Generasi Z dan penggunaan bahasa Indonesia baku pada mahasiswa Universitas Negeri Medan. Temuan ini mengindikasikan bahwa mahasiswa mampu melakukan alih kode sesuai konteks situasi yang dihadapi.
Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran di Era Digital: Literature Review Siti Anniza; Wahyullah Alannasir; Siti Hajar; Sitti Asyurah; Kasmawati Kasmawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38809

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong terjadinya transformasi dalam dunia pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, manfaat, tantangan, serta efektivitas penggunaan Artificial Intelligence dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital melalui metode literature review. Artikel ini menggunakan sumber data berupa artikel jurnal nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan melalui Google Scholar, Garuda, ERIC, ScienceDirect, MDPI, dan database jurnal lainnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligence mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui personalisasi materi, peningkatan interaksi belajar, efisiensi evaluasi pembelajaran, serta peningkatan motivasi belajar peserta didik. Selain itu, teknologi AI juga membantu pendidik dalam proses administrasi dan pengelolaan pembelajaran digital. Namun demikian, implementasi AI dalam pendidikan masih menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan literasi digital, kesiapan infrastruktur, risiko ketergantungan teknologi, serta isu etika penggunaan data. Oleh karena itu, diperlukan strategi pemanfaatan Artificial Intelligence yang tepat agar teknologi tersebut dapat digunakan secara optimal dalam mendukung proses pembelajaran.
Nilai Pendidikan Agama Hindu dalam Geguritan Aji Palayon dan Relevansinya bagi Peserta Didik Hindu di SMA Negeri 1 Kintamani I Gede Ega Pratama Putra; I Wayan Mandra; I Kadek Widiantana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji interpretasi nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang terkandung dalam Geguritan Aji Palayon serta relevansinya bagi peserta didik Hindu di SMA Negeri 1 Kintamani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap karya sastra tradisional, padahal di dalamnya terkandung ajaran moral dan spiritual yang relevan dengan kehidupan masa kini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pendekatan hermeneutika untuk menafsirkan makna dan nilai pendidikan yang terdapat dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Geguritan Aji Palayon mengandung nilai-nilai pendidikan agama Hindu yang meliputi dharma, karma phala, dan Tat Twam Asi. Nilai dharma tercermin melalui sikap tanggung jawab, rendah hati, dan pengendalian diri. Nilai karma phala menekankan kesadaran terhadap konsekuensi setiap perbuatan, sedangkan Tat Twam Asi mengajarkan empati, kasih sayang, dan keharmonisan sosial. Nilai-nilai tersebut memiliki relevansi yang kuat bagi peserta didik Hindu karena mampu membentuk karakter, meningkatkan kesadaran moral, disiplin, kejujuran, toleransi, serta tanggung jawab sosial dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Geguritan Aji Palayon dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual dalam memperkuat pendidikan agama Hindu sekaligus melestarikan warisan budaya Bali pada generasi muda.
Perencanaan dan Pelaksanaan Administrasi Mengajar di MTs Nurussalam Delitua Putri Desinta; Khairuddin Lubis; Halimatun Syakdiah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.38811

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perencanaan Administrasi mengajar sebagai sebuah proses, disiplin ilmu pengetahuan, realitas, sistem dan teknologi pembelajaran yang bertujuan agar pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan efektif dan efisien. Perencanaan pembelajaran dirancang bukan hanya sebagai pelengkap administrasi namun dirancang sebagai bagian integral dari proses pekerjaan profesional, sehingga berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini di lakukan di MTs Nurussalam Delitua untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan pembelajaran di madrasah tersebut. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan datanya dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Di MTs Nurussalam Delitua ini memiliki perencanaan pembelajaran dimana siswa dapat termotivasi agar bersemangat dalam proses pembelajaran. Di MTs Nurussalam Delitua ini juga menerapkan media belajar yang bagus seperti belajar dengan melihat vidio pembelajaran dari gurunya. Pada saat akhir perencanaan pelajaran di madrasah ini selalu melakukan evaluasi terhadap siswanya untuk melihat sejauh mana kemampuan siswanya dalam proses pembelajaran.