cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 25,715 Documents
Analisis Instrumen Penilaian Guru pada Soal Sumatif Ditinjau dari Ranah Kognitif Taksonomi Bloom Revisi Siti Nurjannah; Selamita Maharani; Muslihah Muslihah; Salshabilla Dias Khoirunisa; Ratna Dwi Lestari; Hertian Fadhiel Faturahman; Nindy Profhithasari; Handoko Handoko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39428

Abstract

Penelitian ini menganalisis instrumen penilaian asesmen sumatif di SD X menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi terhadap enam guru kelas I–VI. Instrumen yang digunakan mencakup soal pilihan ganda, esai, dan uraian, yang disusun secara kolaboratif antarguru kelas paralel. Dari 256 butir soal yang dianalisis berdasarkan Taksonomi Bloom revisi Anderson dan Krathwohl (2001), ditemukan bahwa 69,5% soal termasuk kategori LOTS (C1–C2), 19,1% MOTS (C3), dan hanya 11,3% HOTS (C4–C6). Dominasi soal berpikir tingkat rendah terjadi di hampir semua jenjang, kecuali kelas VI IPAS yang mencapai 32,5% HOTS. Kesimpulannya, instrumen penilaian sumatif di sekolah tersebut belum proporsional dalam mengakomodasi kemampuan berpikir tingkat tinggi, sehingga diperlukan peningkatan kualitas instrumen, terutama untuk kelas IV ke atas.
Penulisan Laporan Penelitian Kualitatif: Kajian Komprehensif tentang Struktur, Teknik, dan Keabsahan Data Maulida Annisa; Zamsiswaya Zamsiswaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39429

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penulisan laporan penelitian kualitatif secara komprehensif dalam konteks akademik. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan artikel ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa laporan penelitian kualitatif harus disusun secara sistematis, meliputi pendahuluan, tinjauan pustaka, metodologi, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan dan rekomendasi. Selain itu, penulisan laporan memerlukan penggunaan bahasa ilmiah yang tepat, penyajian data secara naratif, serta analisis yang mendalam. Keabsahan data menjadi aspek penting yang harus diperhatikan melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Dengan demikian, pemahaman metodologi dan kemampuan analisis menjadi kunci dalam menghasilkan laporan penelitian kualitatif yang berkualitas.
Implementasi Nilai Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin dalam Pembentukan Karakter Siswa L. N. Ningtyas; R. A. Qomaria; A. Ahmadi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39430

Abstract

Khulafaur Rasyidin merupakan penerus kepemimpinan Nabi Muhammad SAW yang dikenal memiliki keteladanan dalam memimpin umat Islam. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji nilai-nilai kepemimpinan Khulafaur Rasyidin serta relevansinya terhadap pembentukan karakter siswa di lingkungan pendidikan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur ilmiah yang membahas kepemimpinan Islam dan pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai yang diterapkan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Talib, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, keadilan, kepedulian sosial, kerja keras, dan musyawarah, memiliki relevansi yang tinggi dalam kehidupan siswa. Nilai-nilai tersebut dapat dijadikan dasar dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia dan memiliki jiwa kepemimpinan. Dengan demikian, keteladanan Khulafaur Rasyidin dapat menjadi sumber inspirasi dalam penguatan pendidikan karakter di sekolah.
Pengembangan Bahan Ajar KBC Berbasis Pembelajaran 4C Akidah Akhlak Kelas III MIS Al-Jihad Palangka Raya Muhammad Syabrina; Fathia Indira; Desti Auliya; Intan Ratna Sari; Zulaiha Zulaiha; Nurfikria Rusailah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar KBC berbasis pembelajaran 4C yang meliputi kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi untuk siswa kelas III di MIS Al-Jihad Palangka Raya sebagai upaya mendukung pembelajaran abad ke-21. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas guru dan siswa kelas III. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif untuk mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar yang dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar KBC berbasis pembelajaran 4C memperoleh kategori sangat layak berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, serta respons guru dan siswa. Bahan ajar yang dikembangkan mampu meningkatkan keaktifan, kreativitas, kemampuan komunikasi, kerja sama, dan pemahaman siswa dalam proses pembelajaran sehingga layak digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif di sekolah dasar.
Analisis Kemampuan Menulis Siswa di Era Artificial Intelligence: Tantangan dan Implikasi Pendidikan Bahasa Indonesia Julia Regina Nagura Malau; Rachellia Margaretha; Agus Amirul Mukminin Siregar; Lilis Hutauruk
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39432

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis. Kehadiran AI generatif seperti ChatGPT, Gemini, dan Copilot memberikan kemudahan bagi siswa dalam mengembangkan ide, menyusun kerangka tulisan, memperbaiki tata bahasa, serta melakukan revisi secara lebih efektif. Di sisi lain, penggunaan AI juga menimbulkan berbagai tantangan, seperti ketergantungan terhadap teknologi, menurunnya kemampuan berpikir kritis dan kreativitas, serta munculnya permasalahan terkait etika akademik dan keaslian karya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan menulis siswa di era Artificial Intelligence, mengidentifikasi tantangan yang muncul akibat pemanfaatan AI dalam pembelajaran menulis, serta mengkaji implikasinya terhadap pendidikan Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, prosiding, dan dokumen akademik yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik analisis isi dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan kualitas tulisan siswa melalui bantuan pengembangan ide, penyusunan struktur teks, dan perbaikan aspek kebahasaan. Namun, penggunaan AI yang tidak terkontrol dapat menimbulkan ketergantungan, mengurangi kemandirian menulis, serta menimbulkan persoalan integritas akademik. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang mampu mengintegrasikan AI secara bijaksana dengan tetap menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi digital, dan etika akademik siswa. Dengan demikian, AI dapat dimanfaatkan sebagai sarana pendukung pembelajaran tanpa mengurangi esensi keterampilan menulis sebagai proses berpikir dan pembentukan kompetensi literasi.
Analisis Strategi Digital Marketing dalam Meningkatkan Keunggulan Bersaing UMKM Rizqy Langodai; Fazriman Fadhlullah Shabir; Muhammad Radi Aziqri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39433

Abstract

Digital marketing telah menjadi instrumen strategis bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau sering kita sebut sebagai UMKM dalam menghadapi persaingan bisnis yang semakin dinamis. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis strategi digital marketing yang sangat efektif dalam meningkatkan keunggulan bersaing UMKM di wilayah Bogor, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur (library research), penelitian ini mensintesis temuan dari berbagai jurnal ilmiah, artikel hasil pengabdian, dan laporan penelitian yang terbit periode 2020–2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi media sosial (Instagram, TikTok), pengembangan website, serta integrasi kearifan lokal dalam konten digital merupakan strategi utama yang terbukti meningkatkan jangkauan pasar, citra merek, dan diferensiasi produk UMKM Bogor. Faktor pendukung meliputi dukungan institusi pendidikan dan kesadaran pelaku UMKM, sementara hambatan utama mencakup keterbatasan literasi digital, infrastruktur internet yang belum merata, serta durasi pelatihan yang singkat. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis berupa kerangka strategi digital marketing kontekstual bagi UMKM di daerah penyangga metropolitan.
Analisis Grounded Theory tentang Harapan, Tantangan, dan Pengalaman Transisi Generasi Z dari Kehidupan Akademik ke Kehidupan Profesional melalui Magang dari Kementrian Muhammad Afra Irwansyah; Jerry Heikal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39434

Abstract

Pilar pertama dari empat pilar pembangunan yang disiapkan untuk pencapaian Visi Indonesia 2045 adalah pengembangan sumber daya manusia dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Seiring dengan visi ini, Indonesia memiliki peluang untuk memaksimalkan bonus demografi. Untuk memanfaatkannya, Indonesia perlu mempersiapkan generasi penerus agar berkualitas. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyediakan platform pengembangan mahasiswa melalui program magang sejak tahun 2021. Penelitian ini diperlukan untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi mahasiswa, khususnya terkait harapan, kesulitan, dan pengalaman mereka saat beralih dari pendidikan ke magang. Penelitian ini menggunakan metodologi grounded theory dan wawancara dilakukan dengan 5 narasumber. Transkrip wawancara disintesis secara terpisah antara harapan, tantangan, dan pengalaman. Terdapat 51 pengembangan konseptual atau code. Code yang telah diidentifikasi secara bertahap dikelompokkan menjadi 25 kategori. Dari 25 kategori tersebut, terdapat 12 tema yang terdiri dari 4 dari harapan, 5 dari tantangan, dan 3 dari pengalaman. Tema inti untuk masing-masing tema adalah pengembangan, adaptasi, dan budaya.
Media Sosial sebagai Ruang Pembentukan Gaya Berpakaian Mahasiswa Universitas Jember: Kajian Budaya Konsumtif Arina Intan Aulia; Istiqomah Febrikasari; Mega Wulan Romadani; Karisma Eris Vadilaini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39435

Abstract

Di era digital, media sosial berkembang semakin pesat, sehingga menjadi ruang pembentukan gaya berpakaian bagi sebagian mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial terhadap pembentukan gaya berpakaian mahasiswa Universitas Jember dengan perpektif budaya konsumtif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara secara mendalam, dokumentasi, dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tiktok dan Instagram menjadi sumber utama dalam menentukan gaya berpakaian mahasiswa. Hal tersebut terjadi karena tren fashion yang terus muncul dan kemudahan dalam mengakses fitur belanja online mendorong mahasiswa untuk mengikuti gaya sebagai bentuk mengekspresikan diri dan identitas sosial. Dengan demikian, media sosial berperan dalam membentuk gaya berpakaian dan memperkuat budaya konsumtif bagi sebagian mahasiswa di Universitas Jember.
Efektivitas Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi SD Negeri 106812 Bandar Khalipah Difa Hartati; Sabrina Pramesuary Dwi Nanda; Syarafina Harahap; Yulisin Nazra; Lili Tansliova; Tri Lande
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39436

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan kemampuan komunikasi anak berkebutuhan khusus (ABK) di sekolah inklusi SD Negeri 106812 Bandar Khalipah. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya kemampuan komunikasi sebagai aspek utama dalam perkembangan akademik dan sosial ABK di lingkungan sekolah inklusi. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai hambatan, seperti keterbatasan metode pembelajaran, kurangnya media yang sesuai, serta perbedaan karakteristik peserta didik yang memengaruhi proses komunikasi di kelas. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran Bahasa Indonesia yang adaptif dan komunikatif agar ABK mampu berinteraksi secara optimal dalam kegiatan belajar.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru serta peserta didik di SD Negeri 106812 Bandar Khalipah. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran mengenai efektivitas pembelajaran yang diterapkan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah inklusi cukup efektif dalam meningkatkan kemampuan komunikasi ABK. Hal tersebut terlihat dari meningkatnya keberanian siswa dalam berbicara, kemampuan memahami instruksi, serta interaksi sosial antarsiswa selama proses pembelajaran berlangsung. Penggunaan media visual, pendekatan multisensori, dan komunikasi interpersonal guru menjadi faktor pendukung utama keberhasilan pembelajaran. Meskipun demikian, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas dan kurangnya pendampingan khusus bagi ABK. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih inklusif dan efektif di sekolah dasar inklusi.
Hubungan antara Dark Triad Personality dan Trolling Pada Dewasa Awal Rezi Pradibta Ali; Muhammad Nur Hidayat Nurdin; Tri Sulastri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.39437

Abstract

Dewasa awal merupakan kelompok usia yang paling banyak menggunakan media sosial, yang dapat memunculkan perilaku anti-social online behavior seperti trolling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dark triad personality dan trolling pada pengguna dewasa awal. Penelitian Kuantitatif ini melibatkan 230 responden berusia 18 – 28 tahun yang melakukan trolling. Instrumen yang digunakan adalah Short Dark Triad (SD3) dan Global Assessment of Internet Trolling (GAIT-R). Hasil menunjukkan hubungan positif yang signifikan antara setiap dimensi dark triad personality dan trolling (r = 0,479–0,515; p = 0,001). semakin tinggi kecenderungan dark triad personality maka semakin tinggi perilaku trolling pada dewasa awal. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi dan intervensi terkait kecenderungan kepribadian yang berhubungan dengan perilaku trolling pada pengguna media sosial.