cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Hubungan antara Persepsi terhadap Peran Ayah dengan Kepercayaan Diri pada Siswa SMP Negeri 33 Purworejo Devi Agustina; Widyaning Hapsari; Hamas Bernadian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42161

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi terhadap peran ayah dengan kepercayaan diri pada siswa SMP Negeri 33 Purworejo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dengan subjek berjumlah 237 siswa dari populasi 580 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang terdiri atas skala persepsi terhadap peran ayah dan skala kepercayaan diri yang disusun dengan format skala Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Spearman’s rho karena hasil uji normalitas Kolmogorov-Smirnov menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara persepsi terhadap peran ayah dengan kepercayaan diri siswa dengan nilai koefisien korelasi Spearman (rs) sebesar 0,423 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa semakin positif persepsi siswa terhadap peran ayah, maka semakin tinggi pula tingkat kepercayaan dirinya, dengan tingkat hubungan yang tergolong sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa keterlibatan ayah melalui perhatian, dukungan emosional, komunikasi, dan motivasi memiliki peran penting dalam membantu perkembangan kepercayaan diri siswa.
Rancang Bangun Monitoring dan Kontrol Suhu Ruangan Jarak Jauh Pada Peralatan Navigasi Shelter Airnav Indonesia Cabang Denpasar Muhammad Arif; KGS M Ismail; Iwan Koswara
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42162

Abstract

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali memiliki tingkat pergerakan pesawat yang tinggi sehingga membutuhkan keandalan sistem navigasi penerbangan yang beroperasi secara berkelanjutan. Kinerja peralatan navigasi dipengaruhi oleh suhu ruangan shelter yang dibatasi maksimum 22 °C sesuai Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor SKEP/157/IX/03, sementara pengaturan suhu eksisting masih dilakukan secara manual dan berpotensi menimbulkan gangguan saat terjadi kedipan listrik (power flicker). Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring dan kontrol suhu ruangan peralatan navigasi yang terintegrasi dengan infrastruktur existing agar pengendalian Air Conditioning (AC) dapat dilakukan secara remote dari Main Power House (MPH). Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) level 2 dengan pemanfaatan Node-RED sebagai Human Machine Interface (HMI) serta jaringan fiber optic dan LAN sebagai media transmisi data. Hasil pengujian di gedung DVOR dan MPH menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring suhu dan arus, kontrol ON/OFF AC jarak jauh, serta notifikasi operasional dengan tingkat akurasi dan keberhasilan operasi sebesar 99,00%.
Evaluasi Penggunaan Smartphone sebagai Metode Alternatif Pembacaan Warna Pada Pengujian Protein Total dan Glukosa Serum Wahyu Alvin Ginano; Titin Aryani; Joko Murdiyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42163

Abstract

Pemeriksaan protein total dan glukosa serum umumnya menggunakan spektrofotometer, namun keterbatasan biaya dan fasilitas mendorong pengembangan metode alternatif berbasis smartphone. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penggunaan smartphone sebagai metode alternatif pembacaan warna pada pengujian protein total metode Biuret dan glukosa serum metode GOD-PAP. Penelitian eksperimental laboratorik dengan pendekatan analitik komparatif menggunakan serum kontrol level normal sebanyak 16 kali pengulangan. Analisis dilakukan berdasarkan nilai intensitas warna Green (G) yang diperoleh dari citra digital smartphone, kemudian dievaluasi melalui uji akurasi, presisi, linearitas, dan Quality Control (QC). Nilai bias yang diperoleh sebesar 9,91% untuk protein total dan 1,33% untuk glukosa serum. Nilai koefisien variasi (CV) sebesar 6,36% pada protein total dan 4,96% pada glukosa serum. Uji linearitas menghasilkan nilai R² sebesar 0,9854 untuk protein total dan 0,9708 untuk glukosa serum. Seluruh hasil QC berada dalam batas kendali ±2SD pada grafik Levey–Jennings. Smartphone menunjukkan potensi sebagai metode alternatif pembacaan warna pada pemeriksaan protein total dan glukosa serum karena memiliki akurasi yang baik, hubungan linear yang kuat, dan kestabilan hasil yang memadai, meskipun masih diperlukan optimasi untuk meningkatkan presisi dan linearitas metode.
Analisis Yuridis Pembuktian Sederhana dalam Gugatan Sederhana: Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Sorong Nomor 19/PDT.G.S/2025/PN SON Almer Donato Edya; Farahdinny S; Dinalara D. Butar Butar
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42164

Abstract

Gugatan sederhana merupakan mekanisme penyelesaian perkara perdata yang bertujuan mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Salah satu syarat utama gugatan sederhana adalah perkara dapat diselesaikan dengan pembuktian yang sederhana sebagaimana diatur dalam PERMA Nomor 2 Tahun 2015 jo. PERMA Nomor 4 Tahun 2019. Penelitian ini bertujuan menganalisis parameter pembuktian sederhana serta pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Negeri Sorong Nomor 19/Pdt.G.S/2025/PN Son. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan sederhana atau tidaknya pembuktian merupakan kewenangan hakim dalam pemeriksaan pendahuluan. Dalam perkara tersebut, hakim menilai pembuktian tidak sederhana karena terdapat beberapa perbuatan yang menjadi dasar gugatan dan berkaitan dengan dasar hukum yang berbeda. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kompleksitas pembuktian seharusnya dinilai secara menyeluruh berdasarkan fakta, hubungan hukum, alat bukti, dan persoalan hukum yang harus diperiksa.
Konstruksi Hukum Double Taxation dan Insentif Pajak Hijau (Green Tax Incentive) bagi Korporasi Ramah Lingkungan Redita Eny Agustin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42165

Abstract

Transisi menuju ekonomi hijau menuntut harmonisasi antara kebijakan lingkungan dan regulasi perpajakan. Namun, korporasi ramah lingkungan kerap dihadapkan pada tantangan pengenaan double taxation (pajak berganda) dalam aktivitas bisnis dan investasi lintas batas, sementara kepastian hukum mengenai green tax incentive (insentif pajak hijau) masih terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi hukum pajak berganda pada industri hijau serta memetakan efektivitas insentif pajak hijau sebagai penyeimbang beban fiskal korporasi. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa double taxation timbul akibat ketidak sinkronan mekanisme border carbon adjustment (penyesuaian biaya karbon di batas negara) dan perlakuan pemotongan pajak atas transfer teknologi hijau. Untuk mengatasi distorsi tersebut, rekonstruksi Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) yang mengintegrasikan Green Investment Clause (klausul investasi hijau) serta pemberian insentif fiskal terintegrasi tax holiday (pembebasan pajak sementara). super tax deduction (pengurangan pajak super), dan kredit pajak karbon) menjadi syarat mutlak demi menciptakan kepastian hukum dan mendorong percepatan pencapaian Net Zero Emission (emisi nol bersih). ​
Keabsahan Wasiat Lisan menurut Hukum Waris Adat dalam Perspektif Kepastian Hukum Pendaftaran Tanah Redita Eny Agustin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42166

Abstract

Penelitian ini menganalisis keabsahan wasiat lisan dalam sistem hukum waris adat serta implikasinya terhadap kepastian hukum dalam pendaftaran tanah nasional di Indonesia. Hukum waris adat mengakui keabsahan wasiat lisan (pesan/amanat pungkasan) berdasarkan asas kesepakatan, kerelaan, dan keterangan di hadapan pemangku atau saksi adat. Namun, dalam sistem pendaftaran tanah nasional sebagaimana diatur dalam PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, peralihan hak atas tanah menuntut pembuktian tertulis yang otentik demi menjamin kepastian hukum (legal certainty). Benturan normatif ini menyebabkan kendala administratif saat pendaftaran balik nama sertifikat tanah di Kantor Pertanahan, serta berpotensi memicu sengketa antar-ahli waris. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan analisis yurisprudensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara material, wasiat lisan hukum adat tetap diakui keberadaannya dan memiliki kekuatan hukum yang mengikat sepanjang disaksikan oleh pihak yang berwenang dan diakui oleh para ahli waris. Namun, secara formal, wasiat lisan memerlukan proses konversi pembuktian seperti pembuatan Surat Keterangan Ahli Waris yang dilegalisasi pejabat setempat atau melalui Penetapan Pengadilan—agar dapat memenuhi syarat administrasi pendaftaran tanah nasional.
Perlindungan Hukum Hak Milik Industri melalui Gugatan Perbuatan Melawan Hukum: Kajian Normatif Perbandingan Hukum Indonesia dan Negara Common Law Redita Eny Agustin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42167

Abstract

Perlindungan hukum terhadap hak milik industri merupakan aspek krusial dalam menopang pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi global. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara normatif mekanisme perlindungan hak milik industri melalui gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dengan membandingkan sistem hukum Indonesia (Sistem Civil Law) dan negara-negara ber-sistem Common Law (seperti Inggris dan Amerika Serikat). Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Indonesia, gugatan PMH atas pelanggaran hak milik industri mendasarkan pada Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer) serta ketentuan khusus dalam undang-undang kekayaan intelektual terkait (lex specialis). Sebaliknya, dalam sistem Common Law, perlindungan hak milik industri tidak hanya didasarkan pada pelanggaran hak (infringement), tetapi juga mengandalkan doktrin gugatan tort khusus seperti passing off dan breach of confidence. Perbedaan mendasar terletak pada fleksibilitas kriteria PMH, di mana sistem Common Law lebih dinamis dalam merespons modus pelanggaran baru melalui yurisprudensi (precedent), sementara Indonesia masih sangat terikat pada formalitas pendaftaran dan interpretasi tertulis undang-undang. Studi perbandingan ini memberikan kontribusi berupa rekomendasi harmonisasi hukum dan pembaharuan formulasi PMH dalam hukum kekayaan intelektual di Indonesia agar lebih adaptif terhadap dinamika industri modern.
Optimalisasi Pengelolaan Lubang Resapan Biopori untuk Daerah Permukiman sebagai Edukasi Lingkungan Muhammad Mursal Rafsanjani; Ramadi Rizky Akmalulilhamy; Ahmad Marlan; Dani Abdu Latief; Muhamad Hanif Baihaqi; M. Rahmat Dimyati Majid; Fitri Raya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42168

Abstract

Permasalahan banjir dan kekurangan air tanah di daerah permukiman semakin mengkhawatirkan seiring dengan berkurangnya lahan terbuka hijau dan meningkatnya volume sampah organik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi pengelolaan lubang resapan biopori di daerah permukiman serta mengkaji peran edukasi lingkungan dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi di kawasan permukiman yang telah menerapkan program biopori. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman serta triangulasi sumber dan teori untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan pengelolaan biopori ditentukan oleh sinergi aspek teknis, faktor internal dan eksternal masyarakat, serta edukasi lingkungan yang berkelanjutan. Hambatan utama meliputi rendahnya partisipasi, keterbatasan keterampilan, kurangnya motivasi, dan lemahnya pemeliharaan. Strategi optimalisasi yang terintegrasi melalui perencanaan partisipatif, pelatihan teknis, monitoring berbasis komunitas, sistem insentif, penguatan kelembagaan, dan kolaborasi lintas sektor terbukti efektif mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan penguatan program edukasi lingkungan berkelanjutan dan kebijakan pemerintah yang mendukung pengelolaan biopori secara terpadu di daerah permukiman.
An Ecocritical Analysis of Enviromental Issues in Michael Jackson’s Earth Song Priyoto Priyoto; Sesilia Seniman Hati Gowasa; Lyla Nawakwulan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42169

Abstract

Penelitian ini mengkaji isu-isu lingkungan yang direpresentasikan dalam lagu Michael Jackson berjudul "Earth Song". Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi isu-isu lingkungan yang dikonstruksi dalam lirik lagu tersebut serta menjelaskan bagaimana isu-isu itu mencerminkan hubungan antara manusia dan lingkungan alam. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Data primer terdiri atas kata, frasa, dan baris kalimat terpilih dari lirik "Earth Song", sedangkan data pendukung diperoleh dari buku-buku dan kajian ilmiah yang relevan mengenai ekokritik dan representasi lingkungan. Analisis mengungkapkan empat isu lingkungan utama: degradasi lingkungan, eksploitasi alam oleh manusia, penderitaan makhluk hidup, dan tanggung jawab manusia terhadap alam. Temuan penelitian menunjukkan bahwa "Earth Song" berfungsi sebagai teks budaya lingkungan yang mengkritik sikap antroposentris serta menyoroti keterkaitan antara manusia, alam, dan makhluk hidup lainnya. Lagu ini juga mendorong terjalinnya hubungan yang lebih etis antara manusia dan lingkungan alam. Dengan demikian, "Earth Song" menyajikan kepedulian lingkungan tidak hanya sebagai masalah ekologis, melainkan juga sebagai isu yang erat kaitannya dengan tanggung jawab manusia dan kesadaran etis.
Pengaruh Metode Bernyanyi terhadap Kemampuan Mengingat Anak Srimawati Srimawati; Asri Neli Putri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bernyanyi terhadap kemampuan mengingat anak usia 5–6 tahun di TK Annisaa Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 12 anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi metode bernyanyi dan lembar penilaian kemampuan mengingat yang terdiri atas sembilan indikator. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan perhitungan skor dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mengingat anak mengalami peningkatan setelah penerapan metode bernyanyi. Rata-rata skor kemampuan mengingat meningkat dari 14,00 atau 38,89% pada pretest menjadi 35,33 atau 98,15% pada posttest, dengan peningkatan sebesar 21,33 poin atau 59,26 poin persentase. Pada pretest masih terdapat anak dalam kategori Belum Berkembang (BB), Mulai Berkembang (MB), dan Berkembang Sesuai Harapan (BSH), sedangkan pada posttest seluruh 12 anak (100%) berada pada kategori BSH. Hasil observasi juga menunjukkan peningkatan penerapan metode bernyanyi dari skor 292 pada observasi pertama menjadi 413 pada observasi kelima, sementara kemampuan mengingat meningkat dari 332 menjadi 424. Dengan demikian, metode bernyanyi memberikan pengaruh positif terhadap kemampuan mengingat anak dan dapat menjadi salah satu alternatif metode pembelajaran yang menyenangkan serta sesuai dengan karakteristik anak usia dini.