cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Analisis Yuridis Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 terhadap Sanksi Pelaku Pencemaran Lingkungan Hidup oleh Orang dan Korporasi (Putusan No 892/PID.SUS/2023/PN.SRG dan No.893/PID.SUS/2023/PN.SRG) Sukhebi Mofea; Ahmad Fajar Herlani; Agus Supriyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42145

Abstract

Pencemaran lingkungan hidup akibat pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tanpa izin merupakan ancaman serius bagi kelangsungan ekosistem dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi hukum mengenai sanksi terhadap pelaku pencemaran lingkungan hidup berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, serta mengevaluasi pertimbangan hukum hakim dalam Putusan Nomor 892/Pid.Sus/2023/PN.Srg (subjek hukum orang) dan Putusan Nomor 893/Pid.Sus/2023/PN.Srg (subjek hukum korporasi) yang melibatkan PT Xingye Logam Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum lingkungan terhadap tindak pidana korporasi masih menghadapi kendala struktural dan kultural. Pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 892/Pid.Sus/2023/PN.Srg telah memenuhi unsur formal delik dengan menjatuhkan pidana penjara 1 tahun dan denda Rp1.000.000.000,00 kepada Direktur Perusahaan. Sedangkan Putusan Nomor 893/Pid.Sus/2023/PN.Srg menjatuhkan tindakan tata tertib berupa kewajiban perbaikan cerobong asap dan pembersihan (clean up) limbah B3 kepada korporasi. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun kepastian hukum telah tercapai, penjatuhan sanksi tersebut belum sepenuhnya mengakomodasi keadilan distributif, korektif, dan retributif, khususnya dalam konteks pemulihan lingkungan secara holistik.
Analisis Minat Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 174530 Siambolas Nisa Teresia Four Nigerls Situmeang; Dody Feliks Pandimun Ambarita; Nurmayani Nurmayani; Faisal Faisal; Masta Marselina Sembiring
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat belajar siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 174530 Siambolas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV yang berjumlah 14 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Aspek perasaan senang meliputi indikator frekuensi kehadiran yang berada pada butir 1 sebesar 79% (sebagian besar), butir 26 sebesar 50% (setengahnya). Indikator keinginan untuk terus belajar yang berada pada butir 3 sebesar 43%, 5 sebesar 35%, 28 sebesar 43% (kurang dari setengahnya), dan butir 30 sebesar 58% (lebih dari setengahnya). Indikator antusias belajar yang berada pada butir 7 sebesar 43%, 9 sebesar 43%, 32 sebesar 43%, 34 sebesar 43% (kurang dari setengahnya), butir 11 sebesar 57% (lebih dari setengahnya), butir 36 sebesar 50% (setengahnya). Indikator tidak merasa bosan belajar yang berada pada butir 13 sebesar 43%, 15 sebesar 43%, 40 sebesar 36% (kurang dari setengahnya), dan butir 38 sebesar 50% (setengahnya). (2) Aspek memperhatikan pelajaran meliputi indikator mendengarkan penjelasan guru berada pada butir 17 sebesar 63% (lebih dari setengahnya) dan butir 42 sebesar 50% (setengahnya). Indikator mencatat materi pada butir 19 sebesar 43% dan 44 sebesar 36% (kurang dari setengahnya). Indikator membaca catatan di papan tulis pada butir 2 sebesar 64%, 48 sebesar 57% (lebih dari setengahnya), butir 21 sebesar 29%, 23 sebesar 43%, 25 sebesar 36%, 46 sebesar 43% (kurang dari setengahnya). Indikator konsentrasi dalam belajar pada butir 27 dan 24 sebesar 43% (kurang dari setengahnya). (3) Aspek partisipasi dalam proses pembelajaran meliputi indikator bertanya pada butir 29 sebesar 36% (kurang dari setengahnya), dan butir 6 sebesar 78% (Sebagian besar). Indikator menjawab pertanyaan pada butir 8 sebesar 50%, 31 sebesar 50% (setengahnya), butir 10 sebesar 57%, 33 sebesar 43% (kurang dari setengahnya). Indikator mengerjakan tugas pada butir 12 sebesar 63%, 14 sebesar 57% (lebih dari setengahnya), butir 35 sebesar 43%, 37 sebesar 36% (kurang dari setengahnya). Indikator mengaitkan teori dengan kehidupan sehari-hari pada butir 16 sebesar 57% (lebih dari setengahnya), butir 39 sebesar 50% (setengahnya). (4) Aspek kemauan untuk tahu lebih banyak meliputi indikator mengunjungi perpustakaan pada butir 18 sebesar 57% dan 41 sebesar 63% (lebih dari setengahnya). Indikator bertanya dan berdiskusi pada butir 20 sebesar 50% dan 22 sebesar 50% (setengahnya), butir 43 sebesar 36% (kurang dari setengahnya), dan butir 45 sebesar 72% (lebih dari setengahnya). Indikator menelaah buku tentang Pelajaran Bahasa Indonesia pada butir 24 sebesar 57% (lebih dari setengahnya), butir 47 sebesar 36%, 49 sebesar 36%, 50 sebesar 36%, 51 sebesar 36% dan 52 sebesar 36% (kurang dari setengahnya). Artinya variasi minat belajar siswa sangat ditentukan oleh bagaimana kemauan untuk lebih banyak memperhatikan pelajaran dalam proses pembelajaran.
Project Based Learning: Implementasi pada Anak Inklusi Retnita Ernayani Lubis
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i2.42147

Abstract

Pendidikan inklusif menuntut strategi pembelajaran yang adaptif untuk mengakomodasi keberagaman kebutuhan peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK). Project Based Learning (PjBL) muncul sebagai pendekatan yang menjanjikan dalam konteks ini karena berpusat pada peserta didik dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna melalui proyek nyata. Artikel ini bertujuan menganalisis implementasi PjBL pada anak inklusi dengan fokus pada efektivitas, tantangan, dan strategi adaptasi. Melalui kajian literatur sistematis terhadap penelitian terkini, artikel ini menemukan bahwa PjBL efektif meningkatkan keterlibatan, kemandirian, keterampilan motorik, dan kemampuan sosial ABK. Namun, implementasi penuh PjBL pada ABK memerlukan penyesuaian signifikan, termasuk modifikasi tahapan proyek, diferensiasi instruksi, peran guru sebagai fasilitator yang aktif, dan dukungan teknologi asistif. Tantangan utama meliputi keterbatasan infrastruktur, kesulitan perencanaan, dan keragaman karakteristik ABK. Artikel ini merekomendasikan pendekatan bertahap dan kolaboratif dalam mengimplementasikan PjBL untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan memberdayakan seluruh peserta didik.
Implementasi Game Based Learning Berbantu Ular Tangga Edukatif pada Hasil Belajar Kelas 3 SDN Panorama Shelly Nuraprillianty; Reysa Maria Aulia Tanjung; Siti Zahra; Tiara Renata Septini; Zalda Sandriana Nurkhofipah; Rana Gustian Nugraha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42152

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas III SDN Panorama pada materi hak dan kewajiban akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan teacher center. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan model Game Based Learning berbantu media ular tangga edukatif. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas model Kemmis & Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 21 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 52,78 pada pre-test menjadi 66,47 pada siklus I dan 83,33 pada siklus II. Kualitas perencanaan pembelajaran meningkat dari 88,46 menjadi 100, dan penampilan mengajar meningkat dari 79,16 menjadi 100. Penerapan Game Based Learning berbantu ular tangga edukatif efektif meningkatkan hasil belajar siswa.
Pengaruh Artificial Intelligence terhadap Higher Order Thinking Skills melalui Self-Regulated Learning Mahasiswa Saqia Rahma Dina; Zul Afdal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42153

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan dalam pendidikan tinggi mengubah cara mahasiswa belajar, namun kontribusinya terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi masih belum jelas. Penelitian ini menganalisis pengaruh penggunaan kecerdasan buatan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa Universitas Negeri Padang melalui peran mediasi self-regulated learning. Pendekatan kuantitatif kausatif digunakan pada 80 mahasiswa aktif yang dipilih melalui proportional random sampling dari populasi 3002 mahasiswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan SmartPLS 4.0. Hasil menunjukkan kecerdasan buatan berpengaruh kuat terhadap self-regulated learning (p = 0,000), yang kemudian berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (p = 0,038), sementara pengaruh langsung kecerdasan buatan terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi tidak signifikan (p = 0,082). Self-regulated learning terbukti memediasi penuh hubungan tersebut (p = 0,050). Temuan ini menegaskan penguatan self-regulated learning menjadi kunci agar kecerdasan buatan mampu mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa secara bermakna.
Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Unyur melalui Program Multisektor: Digital, Ekonomi, Lingkungan Kesehatan, dan Pendidikan Gilang Fauzi Rahman; Muhammad Rizki Abdilah; Irne Siti Saroh; M. Khaerul Rosid; Haekal Ayatullah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42154

Abstract

Kelurahan Unyur menghadapi berbagai tantangan permukiman perkotaan, seperti belum optimalnya pemanfaatan aplikasi layanan publik digital (Serang Digital), kendala pengembangan UMKM rumahan, masalah kebersihan lingkungan, belum rutinnya pemeriksaan kesehatan preventif, serta kebutuhan akan peningkatan literasi anak. Pengabdian ini bertujuan untuk mendorong kemandirian dan kualitas hidup masyarakat melalui lima pilar (Serang Digital, Bersih, Sehat, Cerdas, dan Hijau). Metode pelaksanaan mengintegrasikan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) dan Participatory Urban Appraisal (PUA) dalam desain kombinasi deskriptif-evaluatif. Temuan ilmiah menunjukkan bahwa sosialisasi aplikasi Serang Digital secara door-to-door efektif memangkas hambatan birokrasi dan mempermudah permohonan layanan publik warga. Sementara itu, pendampingan teknis langsung (hands-on mentoring) pada UMKM berhasil mempercepat penerapan transaksi non-tunai (QRIS) dan branding produk. Keterbatasan lahan perumahan diselesaikan melalui pemanfaatan kembali (upcycling) limbah galon bekas menjadi pot tanaman produktif berbasis Circular Economy. Layanan kesehatan langsung (outreach service) CKG dan Posyandu meningkatkan kesadaran preventif warga terhadap penyakit. Pengaktifan Taman Baca Masyarakat (TBM) Lentera Ilmu melalui metode fun learning meningkatkan minat belajar anak. Pengabdian ini menyimpulkan bahwa mewujudkan kawasan yang cerdas dan mandiri memerlukan perpaduan antara edukasi yang personal, pendampingan teknis, serta pemanfaatan potensi lokal secara partisipatif.
Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Nasywa Faiza Khairani; Ahmad Sabandi; Hadiyanto Hadiyanto; Widiawati Widiawati
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42155

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian yang optimal sebagai penunjang pengelolaan data dan informasi kepegawaian yang akurat, cepat, dan relevan, mengingat masih ditemukan kendala pada kelengkapan data, kecepatan pengolahan, kesesuaian penyajian informasi, serta perangkat dan jaringan dalam pengoperasian SIMPEG di Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Penelitian bertujuan mendeskripsikan penerapan SIMPEG di instansi tersebut. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi 104 pegawai dan sampel 55 orang yang ditentukan melalui teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 5 poin sebanyak 40 item yang mencakup indikator input, proses, dan output. Hasil penelitian menunjukkan penerapan SIMPEG secara keseluruhan berada pada kategori Baik dengan skor rata-rata 4,29, dengan capaian input 4,26, proses 4,27, dan output 4,34. Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat disarankan meningkatkan kelengkapan data sejak tahap input serta mempercepat pengolahan data agar penerapan SIMPEG dapat meningkat menuju kategori Sangat Baik.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Pencemaran Lingkungan Nurjanah Nurjanah; Fitri Rizkiyah; Ani Nikmah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42156

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X di SMA Putra Bangsa pada materi pencemaran lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan kuasi eksperimen (quasi experimental) dengan rancangan non-equivalent control group design. Seluruh siswa kelas X dijadikan populasi penelitian, sedangkan sampel terdiri atas dua kelompok, yaitu 25 siswa pada kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran PBL dan 25 siswa pada kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan berpikir kritis yang sebelumnya telah melalui proses validasi oleh ahli materi menggunakan indeks V Aiken. Reliabilitas instrumen diuji dengan metode Cronbach’s Alpha dan menghasilkan koefisien sebesar 0,794 yang termasuk dalam kategori tinggi. Analisis data dilakukan melalui pengujian prasyarat yang meliputi uji normalitas dan homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Independent Samples T-Test berbantuan perangkat lunak SPSS versi 25.0. hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PBL memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hal tersebut ditunjukkan oleh nilai t hitung sebesar 7,957 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 2,01, serta nilai signifikansi sebesar 0,000 yang berada di bawah batas 0,05. Hasil analisis N-Gain juga memperlihatkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kritis pada kelas eksperimen mencapai 0,67 dan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang memperoleh skor 0,37. Selain itu, analisis terhadap angket yang terdiri atas 20 pernyataan mengenai kemandirian belajar dan persepsi siswa terhadap pengalaman pembelajaran menunjukkan hasil pada kategori baik atau setuju dengan rata-rata skor keseluruhan sebesar 3,80. Berdasarkan hasil tersebut, model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat dinyatakan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan layak diterapkan dalam pembelajaran materi pencemaran lingkungan.
Pengaruh Big Five Personality terhadap Kualitas Persahabatan pada Siswa Laki-laki SMA Negeri 1 Sinjai Nabila Ramadhani Imran; Kurniati Zainuddin; Perdana Kusuma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42157

Abstract

Siswa laki-laki SMA Negeri 1 Sinjai mengalami tantangan dalam membangun persahabatan yang berkualitas dengan teman sebaya. Persahabatan berperan penting pada masa remaja dalam memberikan dukungan emosional dan mendukung pembentukan identitas diri. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh Big Five Personality terhadap kualitas persahabatan pada siswa laki-laki SMA Negeri 1 Sinjai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan probability sampling melalui stratified sampling, melibatkan 318 siswa laki-laki. Data dikumpulkan menggunakan Friendship Quality Questionnaire (FQQ) dan Big Five Inventory (BFI), kemudian dianalisis menggunakan regresi ordinal. Hasil menunjukkan Big Five Personality berkontribusi sebesar 26,8% (R² = 0,268). Agreeableness (B = –0,048; p = 0,048) dan conscientiousness (B = –0,088; p = 0,004) berpengaruh negatif signifikan, sedangkan openness to experience berpengaruh positif signifikan (B = 0,180; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan pentingnya peran kepribadian dalam kualitas persahabatan dan dapat menjadi acuan bagi sekolah dalam mengembangkan program penguatan keterampilan sosial dan interpersonal siswa.
Pelatihan Self Compassion terhadap Regulasi Emosi Pada Individu dengan Kecenderungan Perilaku Non-Suicidal Self Injury Nimra Amriana Amran; Ismalandari Ismail; Andi Fitri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i2.42158

Abstract

Kesulitan mengatur emosi dapat memicu perilaku menyakiti diri tanpa niat bunuh diri (NSSI). Salah satu cara untuk membantu mengatur emosi adalah dengan menumbuhkan sikap kasih sayang terhadap diri sendiri (self-compassion). Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan self-compassion untuk meningkatkan regulasi emosi pada dewasa awal dengan kecenderungan perilaku NSSI. Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest one group. Partisipan berjumlah delapan perempuan dewasa awal dengan skor regulasi emosi rendah dan sedang saat pretest. Setelah pelatihan, semua partisipan mengalami peningkatan ke kategori tinggi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon melalui IBM SPSS Statistic 29 menunjukkan hasil signifikan (p = 0,012), yang berarti terdapat perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan self-compassion berpengaruh dalam meningkatkan regulasi emosi. Implikasi dari penelitian ini adalah self compassion dapat menjadi pendekatan preventif dan intervensi yang efektif dalam membantu individu mengelola emosi.