JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Penerapan Pendekatan Whole Language dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Viora, Dwi;
Wahyuningsi, Endang;
Surya, Yenni Fitra;
Marta, Rusdial
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2483
Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan “penerapan pendekatan whole language dalam pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar”. Jenis penelitian ini adalah penelitian konseptual. Berdasarkan pembahasan dapat disimpulkan bahwa (1) pendekatan whole language dalam pembelajaran bahasa terpadu atau tidak dapat dipisah-pisahkan; (2) ada delapan komponen dalam pendekatan whole language, yaitu reading aloud, sustained silent reading, shared reading, journal writing, guided reading, guided writing, independent reading, dan independent writing; (3) ada tiga tahapan dalam penerapan pendekatan whole language, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan penilaian; (4) setiap pendekatan pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan tak terkecuali Pendekatan whole language. Namun, kekurangan ini tentunya bisa diatasi ketika guru sudah bisa memahami komponena atau pun cara menerapkan pendekatan whole language.
Menumbuhkuatkan Pengetahuan Mengenai Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar
Maharani, Levina Amelia;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinnie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2484
Penelitian ini didasarkan oleh pentingnya suatu penguatan dari nilai-nulai pancasila kepada peserta didik. Tujuan dari diadakannya penelitian ini agar dapat mengetahui bagaimana cara agar menguatkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik sd, dan apa saja kendala dari penguatan nilai Pancasila. Berdasarkan hasil penelitian enunjukan bahwa penguatan nilai-nilai pancasila dapat dilakukan melalui suatu pengembangan sosial budaya yaitu dengan melakukan pemilihan ketua kelas dengan musyawarah, mengibarkan bendera merah putih,jumat bersih,dll. Pelaksanaan penguatan nilai-nilai pancasila pada sekolah dasar memiliki suatu kendala yaitu sikap anak yang sulit dinasehati atau keras kepala dan memiliki kebiasaan yang buruk di luar sekolah, salah satunya adalah anti sosial yang mengakibatkan sikap peduli sosialnya berkurang.
Urgensi Pendidikan Karakter dalam Mengatasi Krisis Moral di Kalangan Siswa
Fahdini, Alya Malika;
Furnamasari, Yayang Furi;
Dewi, Dinie Anggraeni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2485
Salah satu penyebab terjadinya krisis moral di kalangan siswa adalah minimnya pendidikan karakter yang diajarkan di sekolah. Pendidikan karakter merupakan sistem penanaman nilai karakter yang meliputi komponen pengetahuan, perasaan, dan tindakan sebagai bentuk pembinaan akhlak dan tingkah laku individu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang pentingnya pendidikan karakter dalam menghadapi krisis moral yang terjadi dikalangan siswa. Pendidikan karakter diharapkan dapat menciptakan warga negara yang baik serta memiliki moralitas yang sesuai dengan moral warga negara Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan zaman, keluarga, teman sebaya, lingkungan sekolah, dan lingkungan sosial berdampak besar pada kerusakan moral siswa. Dan pendidikan karakter dapat menjadi solusi dari permasalahan tersebut.
Strategi Mengenalkan Asmaul Husna Untuk Menanamkan Nilai Agama dan Nilai Moral Pada Anak Usia Dini
Husna, Amalia;
Mayar, Farida
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2486
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi mengenalkan asmaul husna dalam rangka menanamkan nilai agama dan nilai moral pada anak usia dini. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui metode penelitian studi literatur. Peneliti mengumpulkan seluruh data dalam proses penelitian melalui berbagai sumber yang ada untuk memperoleh berbagai informasi yang relevan dengan masalah yang ingin dipecahkan atau data yang diinginkan melalui teknik yang sisitematis. Informasi atau data tersebut dapat bersumber dari buku, jurnal, artikel ataupun dari internet atau website resmi yang sudah terindeks dan terakreditasi. Pada dasarnya perkembangan nilai agama pada anak dibutuhkan agar anak dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang memiliki adat kebiasaan yang baik sesuai dengan aturan agama. Salah satu cara penanaman nilai-nilai moral dan agama pada anak adalah dengan mengenalkan Tuhan kepada anak. Beberapa diantaranya adalah dengan mengenalkan Asmaul Husna pada anak. Dikarenakan masalah mengenai tuhan adalah hal yang absrak, oleh karena itu dibutuhkan strategi yang tepat agar anak dapat mengenal dan memahami Asmaul Husna. Dari hasil penelitian, adapun beberapa strategi untuk membantu anak mengenal Asmaul Husna, yaitu: (1) Metode 2-2; (2) Bernyanyi; (3) bercerita; (4) Animasi Interaktif Pembelajaran Asmaul Husna.
Perkembangan Personality dan Sosial Anak Usia Dini
Yunita, Lisa;
Eliza, Delfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2487
Dewasa ini, perkembangan kemajuan Indonesia kerap dibumbui oleh tindakan yang buruk. Bertambahnya perkara korupsi, eksploitasi serta kejahatan merupakan bukti dari tindakan asusila. Perbuatan ini merupakan hasil dari watak individu. Perkembangan watak diawali pada usia emas 6 tahun atau pendidikan anak usia dini. Perkembangan sosial seorang anak begitu bergantung pada pribadi anak tersebut, peranan orang tua, kawasan sosial serta sekolah. Terdapat hubungan kuat diantara personality sosial dan usia kanak-kanak yang ceria. Kapasitas beradaptasi dengan lingkungan anak. Jika anak-anak dirawat pada usia kanak-kanak, mereka akan berbuah ketika mereka dewasa. Perkembangan sosial dalam kawasan keluarga bisa terpengaruh bermacam faktor: status perkawinan, keharmonisan keluarga, tingkah laku serta kesedehanaan orang tua. Ada banyak cara yang bisa dilakukan orang tua dan pendidik untuk melakukan hal-hal positif. Landasan pribadi anak adalah mendidik anak dalam kasus-kasus tertentu, kurang mendapatkan nasehat positif yang cukup, mengajari anak cara mengontrol emosi, menghukum, melaksanakan program reward, dan sejak kecil Mengenalkan Allah SWT serta agama, jadi panutan pribadi yang baik, pengawasan anak secara sosial, awasi penglihatan anak, awasi anak dengan teknologi internet.
Stimulasi Perkembangan Bahasa Anak Melalui Permainan Tradisional Usia 4-5 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Pertiwi III Ladang Panjang Kabupaten Merangin
Karmila, Desi;
Suryana, Dadan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2488
Penelitian ini dilatar belakangin bahwa pentingnya stimulasi perkembangan bahasa anak melalui permainan tradisional pada usia 4-5 tahun. Permainan tradisional adalah suatu warisa leluhur yang sangat perlu dijaga dan dilestarikan, dalam permainan tradisionala ini memberikan manfaat bagi perkembangan anak mulai dari aspek perkembangan nilai agama moral, kongnitif, bahasa, sosial emosional, fisik, dan seni. Tetapi yang menjadi masalah sejak munculnya berbagai permainan modern yang sangat menarik minat anak, seperti gadget dan game lainnya sehingga membuat anak teralu asyik bermain di dunia maya secara individu, anak mengalami keterlambatan berbicara, kurangnyaa interaksi sosial. Dengan anak bermain gadget sehingga tidak memberi kesempatan bagi anak untuk bersosialisasi. Jadi untuk permainan modern seperti ini yang dipengaruhi oleh gadget tidak baik untuk perkembangan anak terutama pada perkembangan bahasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan Stimulasi Perkemabangan Bahasa Anak Melalui Permainan Tradisional Usia 4-5 Tahu di Tk Pertiwi III Ladang Panjang Di Kabupaten Merangin. Penelitian Ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, yang melibatkan 5 orang guru dan anak-anak di Tk Pertiwi III Ladang Panjang untuk dapat menstimulus perkembangan bahasa anak. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi. Dari hasil penelitian serta pengamatan langsung bahwa dengan menggunakan metode permainan tradisional menggunakan telepon kaleng mampu mengembangkan bahasa pada anak serta memberikan suasana lebih menyenangkan.
Analisis Pentingnya Perlindungan Anak Dalam Proses Perkembangan Anak
Mayar, Farida;
Karmila, Desi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2489
Perlindungan anak merupakan bagian yang terpenting dalam melindungi generasi bangsa dari bahaya kejahatan yang ada di masyarakat. Anak merupakan masa yang paling mudah untuk terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Usia ini merupakan masa pembentukan dasar-dasar kepribadian manusia, kemampuan berpikir, kecerdasan, keterampilan dan kemandirian serta keterampilan sosial sesuai dengan amanat undang-undang pendidikan. Anak secara hukum berhak mendapatkan perlindungan, namun dalam kenyataannya hakhak anak masih belum terlindungi dan terpenuhi secara optimal terutama di lembaga PAUD. .Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya perlindungan anak dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini dilakukan di lembaga Tk Pertiwi III Ladang Panjang, kabupaten merangin. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian deskriptif kualitatif dengan cara observasi dan wawancara langsung kepada lembaga pihak terkait. Dalam penyelenggaraan perlindungan anak berdasarkan Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014. Hasil penelitian ditemukan bahwa pentingnya perlindungan anak dalam proses perkembangan anak, penyelenggaraan Perlindungan Anak karena sebagian besar kasus perlidungan anak terjadi dalam lembaga pendidikan.
Pengaruh Game Interaktif Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Digital Literacy di Taman Kanak-kanak Pertiwi III Ladang Panjang Kabupaten Merangin
Eliza, Delfi;
Karmila, Desi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2490
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Game Interaktif Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri terhadap Kemampuan Digital Literacy di Taman Kanak-kanak Pertiwi III Ladang Panjang Kabupaten Merangin Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan game interaktif berbasis model pembelajaran inkuiri. Game interaktif berbasis model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap kemampuan digital literacy di Taman Kanak-kanak Pertiwi III Ladang Panjang Kabupaten Merangin. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai rata-rata hasil kemampuan digital literacy anak dikelas eksperiment yang menggunakan game interaktif berbasis model pembelajaran inkuiri lebih tinggi (82) dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan game berbasis Aplikasi (75).
Hubungan Komunikasi Persuasif dengan Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Musrenbang Nagari (Studi Pada Nagari Bukit Bual Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung
Riswanti, Rita;
Arif, Ernita;
Indradin, Indradin
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2491
Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) merupakan mekanisme perencanaan pembangunan di daerah yang melibatkan partisipasi dari masyarakat. Penyeleggaraan Musrenbang merupakan salah satu tugas Pemerintah Daerah untuk menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Pembangunan tidak akan bergerak maju apabila salah satu saja dari tiga komponen tata pemerintahan (pemerintahan, masyarakat, swasta) tidak berperan atau berfungsi (Mustanir, 2019). Idealnya pelaksanaan musrenbang melibatkan masyarakat/stakeholder yang secara bersama-sama memikirkan bagaimana membiayai dan mengimplementasi hasil musrenbang. Merujuk pada hasil penelitian tersebut, terlihat bahwa proses perencanaan pembangunan yang disampaikan kepada masyarakat selama ini masih mementingkan isi pesan ketimbang bentuk komunikasi. Hal ini membawa impliksi pada hilangnya arti dan makna pesan. Dalam melakukan penelitian, teori membantu penelitian dalam penentukan tujuan dan arah penelitian dan dalam memilih konsep-konsep yang tepat guna pembentukan hipotesis. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif yaitu menggambarkan tentang sesuatu gejala atau fenomena tertentu. Penelitian ini menggunakan metode servey yaitu suatu upaya untuk mengumpulkan informasi dari responden dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Penelitian ini dilakukan pada partisipan Musrenbangnag di Nagari Bukit Bual Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung. Informasi dikumpulkan melalui beberapa pertanyaan dalam kuesioner atau angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan pengambilan sampel acak sederhana (Simple random sampling). Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dilakukan dengan Kuesioner, Wawancara, observasi. Penentuan kriteria sampel diperlukan untuk menghindari timbulnya kesalahan dalam penentuan sampel penelitian yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap analisis.
Penerapan Teknik Simulation Games dalam Bimbingan Kelompok untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung
Saputra, Herman;
Rahmi, Alfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2492
Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya remaja yang kurang dalam konsentrasi belajar, dimana remaja merasa kurang bisa konsentrasi di dalam belajar kerena terganggu oleh hal-hal seperti meribut didalam belajar, susanan kelas yang tidak nyaman dan hal-hal yang mengganggu terhadap konsentrasi di dalam belajar sehingga siswa tidak focus dalam belajar. Dari hasil pengamatan di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung terdapat indikasi adanya masalah terkait konsentrasi belajar remaja. Kemampuan konsentrasi belajar remaja dalam hal ini dapat di tingkatkan dengan menggunakan tekik simulatio games dalam bimbingan kelompok dengan tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbebedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan bimbingan kelompok untuk mengembangkan konsentrasi belajar remaja di nagari sungai dareh kecamatan pulau punjung.Penelitian ini adalah penelitian Pre Ekperimen model One Group Pretest Posttest Design, populasi adalah remaja nagari Sungai Dareh, sedangkan sampel penelitian adalah 10 orang remaja yang terindikasi masalah konsentrasi belajar berdasarkan teknik pusposive sampling dan hasil dari pretest. Instrument pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon, sedangkan persyaratan analisis data menggunakan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 25.Hasil penelitian yang telah diketahui dari hasil nilai uji Z (wilcoxon) menunjukkan perbedaan antara nilai pretest dan posttest. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon diperoleh nilai signifikan p-value sebesar 0,005. Berdasarkan ketentuan yang berlaku. Diketahui hasil uji wilcoxon Sig p-value sebesar 0,005 < ? (? =0,05) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Dari hasil perhitungan uji wilcoxon dapat disimpulkan bahwa konsentrasi belajar meningkat setelah diberikan perlakuan yaitu dengan Penerapan Teknik Simulation Games Dalam Bimbingan Kelompok Untuk Mengembangkan Konsentrasi Belajar Remaja Di Nagari Sungai Dareh Kecamatan Pulau Punjung.