JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
26,294 Documents
Characteristic Of Cleft Lip And Palate At Cleft Center Of Padjadjaran University Dental Hospital: 2 Years Retrospective Study
Khamila, Nadya;
Nurwiadh, Agus;
Putri, Farah Asnely
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3067
Celah bibir dan langit-langit merupakan kelainan kongenital kedua terbanyak di Indonesia. Perawatan kasus ini adalah koreksi bedah, dalam beberapa tahap kehidupan pasien. Tujuan: Ditujukan untuk mempelajari karakteristik kasus celah bibir dan langit-langit di Cleft Center RS ??Gigi Universitas Padjadjaran Metode: Dalam kohort retrospektif, semua pasien yang terdaftar di Cleft Center (Januari 2018 – Desember 2019) ditinjau. Data yang dikumpulkan terdiri dari umur, jenis kelamin, diagnosis, dan sisi celah. Sebanyak 613 pasien ditinjau, dengan pengecualian 13 kasus karena data yang tidak lengkap. Hasil: Celah bibir dan langit-langit (38%) paling banyak ditemukan, diikuti celah langit-langit (35%), dan celah bibir (27%). Pasien laki-laki (58%) lebih sering diamati dibandingkan pasien perempuan (42%). Sumbing paling banyak ditemukan di sisi kiri (70%) daripada di sisi kanan (30%). Kesimpulan: Celah bibir dan langit-langit adalah kasus yang paling banyak diamati pada penelitian ini. Pasien laki-laki lebih terpengaruh. Celah ditemukan sebagian besar di sisi kiri.
Politik Hukum : Perlindungan Data Pribadi pada Aplikasi PeduliLindungi di Indonesia
Thaher, Irmanjaya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3068
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan perlindungan data pribadi pada penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Hal ini dikarenakan, pengguna aplikasi diharuskan untuk melakukan pendaftaraan akun yang secara otomatis akan mencantumkan data pribadi. Secara praktis, penggunaan aplikasi Peduli Lindungi dapat bermanfaat bagi masyarakat luas meskipun harus bersinggungan dengan perlindungan data pribadi. Penulis menemukan bahwa dalam penyelenggaraan Aplikasi PeduliLindungi masih rentan akan terjadinya penyalahgunaan data pribadi maka dari itu diperlukan aturan yang komprehensif dan rinci untuk melindungi para pengguna aplikasi PeduliLindungi. Maka, penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk menghentikan laju penularan Coronavirus Disease (Covid-19) yang mengandalkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dapat berjalan efektif tanpa adanya penyalahguaan data pribadi serta adanya sanksi yang jelas bagi para pelanggar pasca pandemi Covid-19 berakhir.
Praktikalitas Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Penemuan Terbimbing pada Materi Teorema Pythagoras
Ariani, Wiga
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3069
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktikalitas Lembar Kerja Perserta Didik berbasis penemuan terbimbing pada materi teorema Pythagoras. Aspek-aspek praktikalitas dalam penelitian ini meliputi aspek kemudahan penggunaan LKPD, kepraktisan penyajian LKPD, keterbacaan atau bahasa, dan waktu yang digunakan. Instrument yang digunakan adalah angket praktikalitas LKPD yang telah di validasi oleh pakar matematika dan pakar bahasa. Metode penelitian yang digunakan adalah memberikan angket praktikalitas LKPD kepada guru dan peserta didik setelah field test (uji lapangan). Hasil praktikalitas LKPD menurut respon guru dari semua aspek praktikalitas adalah 85.52% dengan kategori sangat praktis dan hasil praktikalitas LKPD menurut respon peserta didik dari semua aspek praktikalitas adalah 82.7% dengan kategori praktis.
Pengembangan Multimedia Interaktif dalam Materi Keragaman Budaya di Nganjuk untuk Kelas IV Sekolah Dasar
Julianto, Tri;
Saidah, Karimatus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3074
Penelitian ini dilatar belakangi hasil observasi disalah satu sekolah dasar diketahui siswa kesulitan dalam memahami materi karena kegiatan pembelajaran kurang menarik sehingga membuat siswa kurang minat untuk belajar. Terkhususnya mempelajari materi yang penuh dengan membaca yaitu pelajaran IPS, oleh karena itu perlu adanya media pendukung yang dapat menunjang pembelajaran menjadi menarik dan mudah dipahami. Penelitian menggunakan metode pengembangan (Research and Development / R&D ) dengan model pengembangan ADDIE (Analisis, desaign, Development, Impelementation, dan Evaluation). Teknik pengumpulan data berupa angket validasi ahli media, validasi ahli materi, dan uji kepraktisan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan kevalidan dan kepraktisan. Hasil dari penelitian pengembang multimedia interaktif dalam materi keragaman budaya di Nganjuk untuk kelas IV sekolah dasar dengan prosedur pengembangan ADDIE. Multimedia Interaktif memperoleh hasil validasi yaitu validasi ahli materi 100%, validasi ahli media 82% serta total gabungan persentase media ini adalah 91%. Selanjutnya uji kepraktisan diperoleh persentase 80%.
Resiko Penggunaan Captopril terhadap Kejadian Batuk Kering pada Pasien Hipertensi
Wicaksono, Anggoro;
Listyana, Yanferty Idda;
Mutiara Kesuma, Alfira Anggita;
Nisrina Fauziyah, Hanun Nada
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3075
Batuk kering adalah salah satu efek samping yang umum terjadi pada pasien yang mengkonsumsi obat antihipertensi golongan Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACE-I). Artikel review ini menyajikan bukti terkini tentang terjadinya efek samping dan mekanisme batuk kering yang terkait dengan penggunaan ACE-I. Batuk kering diperkirakan berasal dari berbagai mekanisme. Bradikinin adalah hipotesis yang paling sering diajukan. Strategi pengobatan yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penggantian obat menjadi golongan ARB. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui resiko batuk kering pada pasien hipertensi setelah penggunaan ACE-I. Penelitian ini menggunakan metode review melalui database jurnal dengan kasus tentang Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor dapat menginduksi terjadinya batuk kering. Penelitian dalam berbagai jurnal menyatakan bahwa penggunaan captopril dari golongan ACE-I dapat menyebabkan batuk kering karena obat golongan ACE-I menyebabkan bradikinin menjadi metabolit aktif dan terjadi penumpukan bradikinin. Selain itu, efek samping tersebut banyak terjadi pada wanita yang telah menopause, usia diatas 45 tahun dan pasien yang mengalami hipersensitivitas bronkus, serta riwayat asma juga memiliki resiko efek samping captopril. Efek samping tersebut mengakibatkan penggunaan captopril dapat digantikan dengan penggunaan golongan ARB. Berdasarkan hasil analisis yang dikumpulkan dari 20 jurnal, dapat dinyatakan bahwa captopril memiliki efek samping dengan persentase tertinggi pada batuk kering karena adanya peningkatan kadar bradikinin. Sehingga penggunaan obat antihipertensi golongan ACE-I dapat dihentikan dan digantikan dengan obat golongan ARB.
Resiko Efek Samping Perdarahan pada Penggunaan Fondaparinux (Arixtra) sebagai Antikoagulan: Kajian Literatur
Wicaksono, Anggoro;
Sutriatmoko, Sutriatmoko
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3076
Perdarahan merupakan salah satu efek samping yang terjadi pada pasien yang menggunakan Antikoagulan. Artikel ini menyajikan beberapa bukti terkait efek samping perdarahan akibat penggunaan Fondaparinux sebagai Antikoagulan. Fondaparinux adalah obat pertama yang disetujui di antara penghambat faktor Xa secara selektif dibandingkan dengan LMWH. Penelitian ini dilakukan untuk melihat resiko efek samping perdarahan terhadap penggunaan Fondaparinux (Arixtra) sebagai Antikoagulan. Penelitian ini menggunakan metode review melalui database jurnal dengan kasus Resiko Efek Samping Perdarahan terhadap Penggunaan Fondaparinux (Arixtra). Fondaparinux memiliki efek samping berupa major bleeding karena merupakan antikoagulan yang merupakan inhibitor spesifik dari Faktor-Xa. Kejadian ini terjadi pada pasien yang menerima terapi antikoagulan untuk penyakit NSTEMI, IHT, dan ACS. Namun, terdapat mekanisme yang belum jelas terkait dengan major bleeding yang disebabkan oleh Fondaparinux sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terkait hal tersebut.
Penggunaan Metformin terhadap Kejadian Efek Samping Mual Muntah pada Pasien Diabetes Melitus
Herawati, Lestari Wahyu;
Sidiq Himawan, Noor Syam;
Kusmini, Kusmini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3077
Metformin merupakan obat yang paling sering direkomendasikan sebagai terapi diabetes melitus tipe 2. Penyerapan metformin terjadi di saluran pencernaan menyebabkan salah satu manifestasi efek samping dari penggunaannya berupa mual dan muntah. Penelitian ini dilakukan untuk mengulas beberapa literatur terkait efek samping mual muntah setelah penggunaan obat metformin pada pasien diabetes melitus. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan menggunakan data primer berupa artikel ilmiah, dilakukan penelusuran melalui database Google Scholar, Sciencedirect, atau PubMed dengan rentang tahun terbit 5-10 tahun terakhir. Berdasarkan analisis jurnal yang telah dilakukan bahwa efek samping yang paling sering terjadi adalah gangguan gastrointestinal seperti mual, muntah, diare, dan rasa tidak nyaman pada perut, namun kebanyakan pasien mengalami efek samping gejala gangguan gastrointestinal seperti mual dan muntah. Metformin banyak terakumulasi di usus sehingga menyebabkan efek samping mual dan muntah karena metformin dapat meningkatkan motilitas usus dengan berperan sebagai agonis serotonin. Efek samping dapat diminimalkan dengan penyesuain dosis, diminum bersama makan, atau penggunaan sediaan extended release.
Detemir dan Glargine: Profil Keamanan, Efikasi dan Farmakoekonomi Insulin Long-acting
Hidayat, Luthfi;
Sari, Nuraini Maulidina;
Mutmainah, Noviary Nur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3078
Diabetes melitus merupakan sebuah penyakit gangguan metabolik yang ditandai dengan adanya peningkatan kadar gula darah karena tubuh tidak dapat memproduksi insulin dengan efektif, sehingga diperlukan insulin buatan untuk mengontrol kadar gula darah. Detemir dan glargine merupakan terapi insulin yang dapat digunakan dengan durasi kerja lama dengan efek yang lebih konsisten dan penurunan resiko hipoglikemia. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan antara detemir dan glargine berdasarkan profil keamanan, efikasi dan farmakoekonomi. Penelitian ini menggunakan metode review melalui database jurnal dengan kasus terkait studi analisis yang membandingkan antara detemir dan glargine berdasarkan profil keamanan, efikasi, dan farmakoekonomi. Penelitian dalam berbagai jurnal menyatakan bahwa tidak ada perbedaan secara efikasi antara penggunaan insulin detemir dan glargine dalam menurunkan kadar gula darah pasien. Pada kejadian hipoglikemia, kedua insulin tersebut tidak menunjukkan perbedaan. Namun, dari segi biaya menunjukkan adannya perbedaan yaitu insulin glargine lebih rendah dibandingkan insulin detemir. Berdasarkan hasil analisis yang review jurnal menyatakan bahwa detemir dan glargine merupakan terapi pengobatan pada pasien DM dengan kategori long acting insulin yang tidak menunjukkan perbedaan signifikan pada penurunan kadar gula darah dan tingkat kejadi hipoglikemi. Namun, terdapat perbedaan harga berupa insulin glargine lebih rendah dibandingkan insulin detemir.
Dampak Pelayanan Farmasi Klinik terhadap Penurunan Drug Related Problems (DRPs) di Rumah Sakit
Sidiq Himawan, Noor Syam;
Herawati, Lestari Wahyu;
Sudibyo, Artha;
Yumnannisa, Chusna
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3079
Drugs Related Problems (DRPs) adalah suatu kejadian yang tidak diharapkan dari pengalaman pasien yang disebabkan oleh Terapi Obat yang mengganggu keberhasilan penyembuhan yang diharapkan. Pelayanan Kefarmasian merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengidentifikasi, mencegah, dan menyelesaikan masalah terkait obat (DRPs). Drugs Related Problems (DRPs) meliputi indikasi tanpa terapi, obat tanpa indikasi, pemilihan obat yang tidak tepat, obat yang tidak efektif, under dosis, over dosis, efek samping obat, pasien gagal mendapatkan obat. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasional prospektif pada bulan September 2016 sampai Mei 2017 dengan jumlah kasus sebanyak 3.527 kasus. Berdasarkan penelitian ini diketahui bahwa Praktek Farmasi Klinik mampu menurunkan Drugs Related Problems (DRPs) secara signifikan dimana pada bulan September 2016 DRP Incidence Rate mencapai 57,36% dan pada bulan April 2017 DRP Incidence Rate diturunkan menjadi 20,17%. Hal ini menunjukkan bahwa setelah praktik farmasi klinik kejadian DRPs mengalami penurunan rata-rata sebesar 57,11% (p < 0,05) pada periode September 2016-Mei 2017. 2016-Mei 2017 dari 3.527 kasus rata-rata tingkat penerimaan dokter untuk rekomendasi apoteker adalah 87,37 %. Menurunnya angka DRPs dan tingginya penerimaan rekomendasi apoteker oleh dokter spesialis menunjukkan bahwa masalah terkait obat yang terjadi akibat kerjasama apoteker dan dokter spesialis semakin sedikit sehingga meningkatkan keselamatan pasien. Jika ditinjau berdasarkan jenis Drug related problems (DRPs), jenis DRP yang paling banyak terjadi pada Pola Terapi Obat adalah Potensi Interaksi Obat mencapai 35%. Dari 35% DRP yang berupa Potensi Interaksi Obat, tidak semua Potensi Interaksi Obat muncul, sehingga solusi dari DRP ini adalah monitoring yang dilakukan oleh apoteker.
Resiko Efek Samping Edema terhadap Penggunaan Amlodipin (CCBs) sebagai Antihipertensi: Kajian Literatur
Nugraheni, Tiyas Putri;
Hidayat, Luthfi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.3080
Amlodipin atau turunan garamnya berupa amlodipine besylate mempunyai nama kimia yaitu aminoethoxy methyl-4-(2-chlorophenyl)-3-ethoxycarbonyl-5- methoxycarbonyl-6-methyl 1,4 dihydropyridine benzene sulfonate, amlodipine memberikan efek farmakologis sebagai agen antihipertensi dengan mekanisme kerja Calcium Channel Blocker (CCB). Penggunaan amlodipine kadang-kadang dibatasi oleh efek sampingnya yang dapat menyebabkan edema perifer dan sakit kepala. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui resiko efek samping edema terhadap penggunaan amlodipine (CCBs) sebagai antihipertensi. Penelitian ini menggunakan metode review melalui database jurnal dengan kasus tentang penggunaan amlodipin pada pasien hipertensi yang menyebabkan edema. Penelitian dalam berbagai jurnal menyatakan bahwa penggunaan amlodipin akan mengalami edema tetapi tergantung berdasarkan dosis yang digunakan dan dapat menggunakan terapi kombinasi (tidak hanya dosis tunggal) sehingga lebih efektif dalam menurunkan tekanan darah dan meminimalisir efek samping yang mungkin terjadi. Berdasarkan hasil analisis yang dikumpulkan dari 15 jurnal, efek samping dari penggunaan amlodipin dosis tinggi yang potensial dan sering terjadi adalah edema perifer dan kebanyakan terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki. Edema perifer terjadi karena adanya akumulasi cairan dalam darah akibat dari hemodilusi yang terjadi pada dosis tinggi Amlodipin yang digunakan jangka panjang.