cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
kadeksutrisna21@gmail.com
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
kadeksutrisna21@gmail.com
Editorial Address
Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116 Telp. +62362-22928
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
ISSN : 25991434     EISSN : 25991442     DOI : 10.23887
Core Subject : Education,
urnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is a scientific journal published by the Universitas Pendidikan Ganesha and professionally managed by the Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. This journal aims to accommodate articles of research results and the results of community service in the fields of Cullinary, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology. In the end, this Journal is expected to provide a description of the development of science and technology in the field of family welfare education for the academic community. This journal is published 3 times a year (March, July, and November). The Focus Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga is to provide articles of research results in the field of family welfare education The Scope Jurnal BOSAPARIS : Pendidikan Kesejahteraan Keluarga encompasses but not limited to the following: Cullinary Art, Fashion, Hospitality, and Beauty/Cosmetology.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 642 Documents
UJI HEDONIK DORAYAKI SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK BUAH BIT Pransiskanes Anggita Mannullang; Damiati; Luh Masdarini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formula dan uji kesukaan dorayaki substitusi tepung mocaf dengan penambahan ekstrak buah bit dilihat dari aspek warna, tekstur dan rasa. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan jumlah panelis 70 orang panelis tidak terlatih. Metode pengumpulan data pada penelitian ini melalui uji kesukaan dengan skala hedonik 5 tingkatan yaitu 1) sangat suka, 2) suka, 3) cukup suka, 4) tidak suka, dan 5) sangat tidak suka. Data dianalisis dengan teknik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Formulasi dorayaki substitusi tepung mocaf dan buah bit, yaitu tepung mocaf 50%, tepung terigu 50% dan 100% ekstrak buah bit sebagai bahan cair. 2) Hasil uji hedonik dorayaki subsitusi tepung mocaf dengan penambahan ekstrak buah bit pada aspek warna memperoleh persentase 79,14% dengan kategori “suka”, aspek tekstur memperoleh persentase 79,14% dengan kategori “suka”, dan aspek rasa memperoleh persentase 84,29% dengan kategori “sangat suka”. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan dorayaki substitusi tepung mocaf dengan penambahan ekstrak buah bit memiliki tingkat penerimaan yang baik.
IDENTIFIKASI PAKEM BUSANA TRADISI MAPEED DI DESA SUKAWATI KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR Ida Ayu Made Trisna Resyaswari; Made Diah Angendari; I Dewa Ayu Made Budhyani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114593

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pakem busana, tata rias wajah, tata rias rambut, dan aksesoris dalam tradisi Mapeed di Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif untuk memahami fenomena budaya secara mendalam berdasarkan konteks sosial masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan kunci, yaitu Bendesa Adat, pemangku, perias adat, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam tradisi Mapeed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakem busana tradisi Mapeed di Desa Sukawati memiliki konsep lelengisan yang menekankan kesederhanaan dalam berbusana. Ciri khas utama terdapat pada penggunaan kancut belakang sebagai identitas busana perempuan. Tata rias wajah yang digunakan cenderung natural dengan penggunaan kosmetik yang minimal, sedangkan tata rias rambut menggunakan gelung agung yang dihiasi bunga tradisional seperti bunga sandat dan bunga kap. Aksesoris yang digunakan bersifat sederhana dan tidak berlebihan, serta memiliki makna simbolik dalam konteks budaya dan religius. Namun, seiring perkembangan zaman, ditemukan adanya perubahan pada busana, tata rias, dan aksesoris yang mengarah pada gaya modern dan lebih dekoratif. Perubahan tersebut menunjukkan bahwa tradisi Mapeed bersifat dinamis, tetapi berpotensi mengaburkan pakem tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. Oleh karena itu, penelitian ini diharapkan dapat menjadi dokumentasi ilmiah serta referensi dalam upaya pelestarian pakem busana tradisi Mapeed di Desa Sukawati.
SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF DALAM PEMBUATAN KUE KEMBANG GOYANG DENGAN EKSTRAK DAUN KELOR SEBAGAI PEWARNA ALAMI Puspita Rosanti; Risa Panti Ariani; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) formulasi kue kembang goyang dengan substitusi tepung mocaf dengan penambahan ekstrak daun kelor sebagai pewarna alami; dan 2) tingkat kesukaan panelis terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan menyebarkan lembar uji kesukaan kepada masyarakat (konsumen). Data kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa: 1) formulasi kue kembang goyang yaitu 75 gram tepung mocaf, 25 gram tepung beras, 45 gram gula pasir, 60 gram telur, 1 gram garam, 100 ml santan, dan 50 ml ekstrak daun kelor; 2) hasil uji kesukaan panelis menunjukkan bahwa dari aspek warna hijau sedikit kecoklatan memperoleh nilai rata-rata 4,7 (sangat suka), dari aspek tekstur renyah 4,7 (sangat suka), dari aspek tekstur ringan 4,6 (sangat suka), dari aspek aroma santan khas daun kelor 4,2 (suka), dari aspek rasa manis 4,3 (sangat suka), dari aspek rasa gurih 4,5 (sangat suka), dari aspek rasa yang tertinggal setelah ditelan 4,1 (suka), dan dari aspek bentuk menyerupai bunga 4,8 (sangat suka). Secara keseluruhan, kue kembang goyang dengan substitusi tepung mocaf dan penambahan ekstrak daun kelor sebagai pewarna alami termasuk dalam kategori disukai hingga sangat disukai dan berpotensi menjadi produk inovatif yang diterima oleh masyarakat.
PERKEMBANGAN BATIK SASAMBO DI DESA PRINGGASELA SELATAN KABUPATEN LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Sopia Nur Hidayah; Ni Ketut Widiartini; Made Diah Angendari
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembuatan Batik Sasambo serta perkembangan motif Batik Sasambo di Desa Pringgasela Selatan Kabupaten Lombok Timur NTB. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti berperan sebagai instrumen utama yang terlibat langsung dalam pengumpulan data. Sumber data terdiri atas data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data  meliputi observasi dan wawancara. Instrument penelitian yang digunakan meliputi pedoman observasi dan pedoman wawancara. Hasil dari penelitian sebagaiberikut 1) Proses pembuatan Batik Sasambo secara umum memiliki kesamaan dengan teknik batik pada umumnya yakni menggunakan teknik kombinasi antara tulis dan cap. Tahapan produksi meliputi perancangan motif, pencantingan, pewarnaan bertahap, hingga pelorodan dan finishing. 2) Perkembangan motif batik Sasambo yang berawal dari motif lumbung, motif perisaian, motif gendang bleq, motif kangkung, motif nyale, dan motif ares yang sederhana dan berakar pada budaya lokal berkembang menjadi lebih variatif dan inovatif, seperti motif bebetulak, motif reragian, motif besopok, motif gunung, motif lontar, motif lomboq buaq, dan motif seribu masjid. Perkembangan ini mencerminkan kreativitas pengerajin dalam mempertahankan nilai tradisi sekaligus menyesuaikan dengan kebutuhan pasar.
POTENSI EDUCATION TOURISM BERBASIS KEARIFAN LOKAL MELALUI MINUMAN TRADISIONAL ARAK LONTAR DI DESA DUKUH KARANGASEM Ni Nyoman Suryani; Risa Panti Ariani; Made Riki Ponga Kusyanda
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi wisata edukasi berbasis kearifan lokal di Desa Dukuh melalui aktivitas produksi arak bali sebagai daya tarik wisata. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana praktik produksi tradisional tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai sumber pembelajaran yang memiliki nilai edukatif bagi wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pengrajin arak dan tokoh masyarakat, serta dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang dipadukan dengan komponen daya tarik wisata, yaitu something to see, something to do, dan something to buy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi wisata edukasi di Desa Dukuh terletak pada keautentikan proses produksi arak yang masih tradisional. Aspek something to see tercermin dari rangkaian proses penyadapan hingga penyulingan, dari aspek something to do berupa keterlibatan wisatawan dalam proses produksi dan pengalaman mencicipi, serta something to buy dalam bentuk produk arak sebagai oleh-oleh khas. Secara kritis, kekuatan utama terletak pada nilai kearifan lokal dan keaslian praktik, namun dibatasi oleh kelemahan dalam aspek pengelolaan, keselamatan kerja, dan keterbatasan fasilitas. Di sisi lain, peluang muncul dari tren wisata edukasi, sementara ancaman berasal dari faktor alam dan persaingan destinasi sejenis.  Temuan ini menunjukkan bahwa potensi wisata edukasi di Desa Dukuh bersifat kontekstual, bergantung pada kemampuan mempertahankan keaslian sekaligus merespons keterbatasan yang ada.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBUATAN BAKSO IKAN TONGKOL DENGAN PUREE RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII Made Renaldy Angge Liem; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Ni Made Suriani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.115144

Abstract

Pendidikan vokasional di bidang kuliner menuntut mahasiswa menguasai keterampilan praktis dalam pengolahan makanan. Namun, dalam pembelajaran mata kuliah Preservasi Makanan, mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam memahami tahapan pengolahan bahan pangan hewani, khususnya produk berbahan dasar ikan, karena keterbatasan media pembelajaran yang mampu menampilkan proses praktik secara jelas dan sistematis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran pembuatan bakso ikan tongkol dengan penambahan puree rumput laut Eucheuma cottonii serta mengetahui tingkat kelayakan media yang dikembangkan. Penambahan puree rumput laut Eucheuma cottonii dalam produk ini berpotensi meningkatkan kandungan serat serta memperbaiki tekstur dan kekenyalan bakso, sehingga memberikan nilai tambah sebagai inovasi pangan berbasis lokal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian meliputi ahli materi, ahli media dan desain pembelajaran, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Universitas Pendidikan Ganesha. Data diperoleh melalui angket penilaian kelayakan media yang dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media video pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase sebesar 100%, validasi ahli media dan desain pembelajaran sebesar 98,8%, serta respon mahasiswa pada uji coba kelompok kecil sebesar 97,8%, yang seluruhnya termasuk dalam kategori sangat layak. Berdasarkan hasil tersebut, media video pembelajaran pembuatan bakso ikan tongkol dengan penambahan puree rumput laut Eucheuma cottonii dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada mata kuliah Preservasi Makanan.
LITERASI GIZI DAN PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA SEBAGAI STRATEGI PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA Jihan Dava Meina; Cokorda Istri Raka Marsiti; Risa Panti Ariani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.115258

Abstract

Ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam menciptakan masyarakat yang sehat, produktif, dan sejahtera. Di Indonesia, tantangan dalam mencapai ketahanan keluarga yang optimal masih cukup kompleks, termasuk tingginya prevalensi beban ganda malnutrisi (stunting, wasting, dan obesitas) serta rendahnya tingkat literasi keuangan. Kedua masalah ini saling berkaitan erat; keterbatasan pemahaman gizi menyebabkan alokasi sumber daya yang kurang tepat, sementara pengelolaan keuangan yang buruk membatasi akses keluarga terhadap makanan bergizi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual hubungan antara literasi gizi dan pengelolaan keuangan keluarga serta merumuskan strategi integratif untuk memperkuat ketahanan keluarga. Metode yang digunakan adalah studi literatur komprehensif dari berbagai sumber ilmiah, termasuk hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pembahasan difokuskan pada definisi dan dimensi ketahanan keluarga, peran strategis ibu dalam pengelolaan rumah tangga, pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku finansial, serta kontribusi literasi gizi terhadap status kesehatan keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi yang memisahkan pendidikan gizi dan pendidikan keuangan cenderung kurang efektif. Strategi penguatan ketahanan keluarga memerlukan pendekatan terpadu yang mencakup perencanaan anggaran pangan berbasis gizi, pemanfaatan pangan lokal, pengelolaan utang secara produktif, serta pembentukan komunitas belajar. Program “SEHATI” dan “SEGARATA” menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara kedua literasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan dan perilaku keluarga secara signifikan. Kesimpulannya, integrasi literasi gizi dan pengelolaan keuangan keluarga merupakan strategi kunci dalam membangun ketahanan keluarga yang berkelanjutan.
PENGEMBANGAN BUSANA ANAK KESEMPATAN REKREASI BERBAHAN DASAR KAIN SHIBORI DI BRAND PAGI MOTLEY Katerina; I Dewa Ayu Made Budhyani; Putu Agus Mayuni
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.116081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses dan kualitas pengembangan busana anak kesempatan rekreasi perempuan usia 7-9 tahun berbahan dasar kain shibori di brand Pagi Motley. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model PPE (Planning, Production, Evaluation). Tahap planning dilakukan dengan menyusun konsep desain busana rekreasi anak yang nyaman, estetis, dan ramah lingkungan sesuai karakter brand Pagi Motley, meliputi penyusunan moodboard, pembuatan sketsa desain, analisis desain, pemilihan bahan, serta pembuatan pola busana. Tahap production meliputi proses pemotongan bahan, penjahitan, pengepasan busana pada model anak, hingga proses finishing produk. Tahap evaluation dilakukan melalui uji kualitas produk oleh dua orang ahli busana menggunakan instrumen yang telah divalidasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan busana rekreasi anak berbahan dasar kain shibori menghasilkan produk yang nyaman, estetis, dan sesuai dengan konsep sustainable fashion. Produk memperoleh rata-rata persentase penilaian sebesar 92,2% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, pengembangan busana anak berbahan kain shibori di brand Pagi Motley dinilai layak sebagai inovasi produk fashion anak yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
TRANSFER NILAI KELUARGA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA: SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL Norma Yunita; Ardillah Manis Sekar; Kokom Komariah; Rizqie Auliana
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.116602

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji transfer nilai dalam keluarga sebagai fondasi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. Kajian ini dilatarbelakangi oleh kecenderungan sebagian keluarga yang masih memaknai pendidikan sebatas urusan sekolah, sehingga penanaman nilai di rumah kurang mendapat perhatian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan terhadap literatur tentang pendidikan keluarga, kesejahteraan keluarga, peran orang tua, dan pendidikan nilai. Data dianalisis secara interpretatif untuk menemukan hubungan antara fungsi pendidikan keluarga, transfer nilai, dan pembentukan keluarga sejahtera. Hasil kajian menghasilkan model konseptual transfer nilai keluarga berbasis Pendidikan Kesejahteraan Keluarga yang menggambarkan hubungan antara agen transfer nilai, mekanisme transfer nilai, internalisasi nilai, pembentukan karakter, dan tercapainya keluarga sejahtera.
UJI KUALITAS PRODUK CRIMSON OF THE DARK MENGGUNAKAN TEKNIK PENERAPAN AKSEN SPIRAL Nabila Nur Aini; Rani Pradana; Anisa Dwi Setyaningrum; Marsela Arum Puspita; Adhwa Al Fath Mawa; Audi Nurul Afida; Sri Endah Wahyuningsih; Nadya Sriningrum
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.118489

Abstract

Busana pesta malam terus mengalami perkembangan melalui penerapan berbagai inovasi desain yang mampu meningkatkan nilai estetika dan karakter busana. Salah satu inovasi yang dapat diterapkan adalah penggunaan teknik aksen spiral sebagai elemen dekoratif untuk menciptakan tampilan yang unik dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas produk Crimson Of The Dark yang menerapkan teknik aksen spiral pada busana pesta malam. Produk ini dikembangkan dengan mengadaptasi karakter vampir yang identik dengan kesan misterius, elegan, dan berani melalui penggunaan warna hitam dan maroon serta penerapan aksen spiral sebagai unsur utama desain. Penelitian menggunakan metode evaluatif dengan teknik pengumpulan data melalui lembar penilaian yang diberikan kepada panelis ahli. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek desain, ukuran, estetika, teknik jahit, performa busana, dan keistimewaan produk. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menggambarkan tingkat kualitas produk berdasarkan hasil penilaian panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Crimson Of The Dark memperoleh penilaian yang baik pada seluruh aspek yang dinilai. Penerapan teknik aksen spiral mampu meningkatkan nilai estetika, memperkuat karakter desain, serta menghasilkan tampilan busana yang sesuai dengan konsep yang dirancang. Berdasarkan hasil penelitian, produk Crimson Of The Dark dinyatakan layak sebagai busana pesta malam dengan inovasi penerapan aksen spiral.