WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer yang memiliki filosofi memberikan pencerahan dalam hal ilmu pengetahuan kepada masyarakat dengan cara mentransfer ilmu pengetahuan dan pengalaman dari sumber literasi ilmiah dengan cara pelatihan dan penyuluhan, sosial, manajemen, peningkatan produksi, product improvement dan lain-lain.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember"
:
10 Documents
clear
Pelatihan Strategi Membangun Brand untuk Bisnis F&B dengan Dekaka Shop
Saputro, Erwan Adi;
Putra, Andre Yusuf Trisna;
Pratama, Arista;
Nurmawati, Ardika
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.369
Dekaka Shop adalah usaha kecil menengah (UKM) di bidang foods and bevarages (F&B) yang berdiri pada tahun 2015 oleh Pak Kasmadi di Jalan Jatikerto, 292, Bedali, Kromengan, Kabupaten Malang. Saat ini Dekaka Shop telah mampu memproduksi beragam produk, seperti sayur segar, rimpang-rimpangan segar, bumbu masak siap pakai, sambal botol, dan kurma tomat (Kurmat). Kesulitan yang dialami oleh Dekaka Shop adalah masih kurangnya pengetahuan mengenai strategi membangun brand dari Dekaka Shop sendiri yang menyebabkan produk – produk Dekaka Shop masih sulit dikenal oleh masyarakat. Program kegiatan Matching Fund telah membantu Dekaka Shop memberikan pelatihan dalam rangka membuat strategi membangun brand untuk bisnis F&B. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi pada masyarakat tentang strategi branding serta memahami dengan benar keinginan dan kebutuhan konsumen serta prospek dari UKM. Kegiatan ini dilaksanakan dengan metode hybrid yaitu memberikan pelatihan secara online maupun offline secara bersamaan kepada Dekaka Shop dan masyarakat umum. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kualitas branding Dekaka Shop, serta memberikan wawasan kepada masyarakat umum tentang bagaimana membangun brand untuk sebuah bisnis F&B.
Pelatihan Digitalisasi Produk Jasa Pariwisata Konvensional untuk Pelaku UKM Pariwisata pada Anggota Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana
Agustino, Dedy Panji;
Harsemadi, I Gede;
Martha, Gede Indra Raditya;
Dewa Ayu, Dewa Ayu Mirna Wati
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.380
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi sumber pendapatan bagi suatu negara terlebih seperti Negara Indonesia, yang memiliki keragaman sumber daya alam sampai keragaman budaya. Potensi dari industri wisata saat ini tertahan oleh dampak Pandemi Covid-19 hal ini memaksa seluruh pelaksanaan dari bisnis sampai sektor pendidikan, produk maupun layanan yang mekanismenya masih berbentuk konvensional diseluruh industri di dikonversi ke digital, tak terkecuali pada industri pariwisata. Penerapan dan market shifting industri pariwisata dengan teknologi yang sering disebut OTA (Online Travel Agency) Kemunculan startup OTA seperti Traveloka, Tiket.com, Booking.com ikut mendisrupsi kondisi pariwisata yang selama ini berbasis bundling services (travel agen mengakomodir semua kegiatan dan keinginan wisatawan mulai dari akomodasi, informasi, jasa guiding sampai ke kebutuhan wisatawan) menjadi ke end-product purchasing yang langsung fokus kepada beberapa komponen pariwisata saja seperti mempermudah dalam pemesanan hotel dan tiket pesawat dan paket tur umum yang terbatas. Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana yang merupakan wadah & paguyuban bagi para driver dan guide pariwisata sangat berupaya untuk dapat membantu seluruh anggotanya, menyalurkan ke beberapa Agen Travel dan penyedia travel, bahkan menyediakan wadah lembaga travelnya sendiri yang dinamakan Balimastrans untuk membantu seluruh anggotanya yang belum disalurkan, akan tetapi mereka masih cukup kesulitan untuk dapat bersaing pada era digital saat ini karena mekanisme mereka saat ini masih benar-benar konvensional sehingga mereka seakan fokus hanya untuk penyaluran tenaga guide dan driver. Membantu UKM Pariwisata dapat berarti membantunya dalam mendigitalisasi layanannya sejalan denga apa yang sedang diusahakan oleh Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana yang ingin mensejahterakan para anggotanya yang semuanya bergerak pada Industri Pariwisata dan sangat terdampak oleh hal yang telah dibahas sebelumnya sehingga pelatihan penggunaan tools SaaS (Software as a Service) yang dapat memfasilitasi kegiatan, & kebutuhan dari para anggota Koperasi Jasa Transportasi Marga Artha Sedana selaku UKM Pariwisata lalu mengemas produknya sehingga mudah ditransaksikan dan di manage menjadi hal yang penting untuk menghidupkan Industri pariwisata dari pelaku konvensional, sehingga pelatihan ini diharapkan dapat membantu mencapai tujuan tersebut dan muaranya dapat memberikan dampak secara ekonomi pada Industri Pariwisata. Kata kunci : pariwisata, pelatihan digitalisasi, UKM
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Informasi IRT Jajan Tradisional Rangin
Ulandari, Ni Wayan Ari;
Astiti, Ni Made;
Putra, I Putu Warma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.381
Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat internal ini adalah UKM milik Ibu Ni Komang Ana Handayani, umur 46 tahun dan usaha ini sudah berdiri sejak tahun 2020 yang berlokasi di Jalan Wibisana Barat gang 2 g no 23. Berdasarkan informasi yang diperoleh omset yang didapatkan oleh mitra sejak tahun 2020 sampai saat ini tidak menentu. Berdasarkan hasil observasi lapangan dan wawancara yang dilaksanakan pada tanggal 29 Nopember 2022, diketahui sejak menjalankan usaha kecil ini, mitra belum pernah melakukan pembukuan keuangan, mitra hanya mengandalkan ingatan dan pencatatan secara manual sesuai dengan kemampuan mitra. Mitra beralasan bahwa usahanya ini dijalankan secara mandiri sehingga mitra menganggap pembukuan tidak perlu dilakukan. Mitra juga belum memanfaatkan teknologi informasi dan social media untuk memasarkan produk yang mitra jual dan mitra tidak memiliki tempat display untuk produknya. Sehingga dengan berbagai masalah yang dihadapi mitra, peneliti akan memberikan pelatihan Manajemen Kuangan dengan Aplikasi Buku Kas, Pelatihan penggunaan Sosial Media dan Pelatihan penjualan menggunakan marketplace yang bertujuan agar konsumen mitra bisa lebih banyak dan banyak yang mengetahui usaha mitra ini. serta memberikan Rak agar mitra dapat memajang produknya. Kata kunci : UKM, Jajan, Rangin
Pembangunan Sistem E-Tourism Desa Pejeng Kawan
Nata, Gusti Ngurah Mega;
Yudiastra, Putu Pande;
Sandika, Gusti Made Adi;
Putra, I Gede Sudarma
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.382
Desa Pejeng Kawan merupakan desa yang mulai diminati oleh wisatawan asing, Namun Pelayanan wisatawan hanya menjadi tanggung jawab pemandu wisata perorangan sehinga, perkembangan wisata di Desa Pejeng Kawan sangat lambat. Kantor Desa juga tidak mengetahui dengan pasti data wisatawan yang menginap di villa Desa Pejeng Kawan. Selain wisatawan yang menginap, jumlah pendatang baru yang bekerja sebagai pemandu wisata juga tidak diketahui secara pasti. Padahal, mengetahui statistik wisatawan merupakan hal penting untuk menentukan kebijakan desa dalam mengembangkan fasilitas wisata di Desa Pejeng Kawan. Untuk mendukung pariwisata desa, Kantor desa Pejeng Kawan perlu mendata kunjungan wisatawan dengan menyediakan media sistem informasi terkait wisata dan fasilitas wisata yang dimiliki oleh Desa Pejeng Kawan. Fasilitas wisata yang harus diinformasikan tentunya adalah milik warga Desa Pejeng Kawan seperti travel lokal, pemandu lokal, produk wisata yang dihasilkan oleh warga desa dan produk – produk yang dikelola oleh badan usaha milik desa (BUMDES). Namun, saat ini kantor Desa Pejeng Kawan belum memiliki fasilitas pendataan dan informasi desa untuk wisatawan karena terhambat kurangnya sumber daya manusia dibidang IT yang dimiliki. Kantor Desa Pejeng Kawan juga belum memiliki kemampuan manajemen sumber daya untuk mendukung bisnis pariwisata di Desa. Maka, Tujuan dari pengabdian ini yaitu ingin meningkatkan pelayanan desa wisata dengan membangun sistem e-tourism berbasis website dan manajemen wisata bagi kantor desa dan warga Desa Pejeng Kawan. Solusi dengan dibangunnya website e-tourism akan dapat memfasilitasi wisatawan untuk mengetahui lingkungan desa, objek wisata yang ada dan menghubungi pemandu wisata untuk melakukan tour desa dan menginap di villa yang ada di Desa Pejeng Kawan. Pelatihan internet diberikan agar kantor desa dan pelaku wisata dapat mengelola sistem e-tourism. Sedangkan pelatihan manajemen sumber daya diberikan agar dapat mengelola dan mengembangkan objek wisata dan pelaku wisata. Luaran kegiatan yang ingin dicapai yaitu tersedianya fasilitas e-tourism desa yang 100% sudah dapat digunakan, peningkatan sumber daya manusia setelah pelatihan dan daya saing desa sehingga dapat meningkatkan pendapatan desa dan warga desa dari pariwisata rata-rata 40%. Metode yang akan digunakan dalam solusi yang dipilih yaitu metode implementasi Iptek dan pelatihan yang disusun mulai dari pengumpulan data, pengembangan sistem e-tourism, implementasi sistem, pelatihan internet, pelatihan manajemen dan evaluasi hasil.
Pelatihan Pengambilan dan Teknik Editing Foto Produk Kerajinan Tangan pada UMKM Bali Artshop
Atmojo, Yohanes Priyo;
Kurniati, Florentina Tatrin;
Susila, I Made Darma;
Hostiadi, Dandy Pramana;
Huizen, Roy Rudolf;
Rini, Erma Sulistyo
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.384
Handicraft merupakan kerajinan yang dikerjakan dengan tangan menggunakan teknik-teknik tertentu dan menghasilkan karya yang tidak biasa dan bernilai ekonomis. Produk handicraft sering ditemui di daerah objek wisata, dengan tujuan untuk menarik perhatian wisatawan dan menunjukkan ciri khas suatu daerah. Bali sebagai destinasi wisata yang terkenal di mancanegara, memiliki keragaman jenis produksi handicraft, salah satunya adalah Bali Artshop. Hasil observasi yang dilakukan, ditemukan permasasalahan pada UKM yaitu adanya keterbatasan pengetahuan dalam pengenalan produk dalam bentuk dokumentasi foto. selama ini pengenalan produk kerajinan tangan berbentuk patung menggunakan kamera handphone dan tidak memiliki hasil yang berkualitas. Selain keterbatasan perangkat, teknik editing juga tidak dikuasai oleh UKM. Sehingga dalam usulan kegiatan pengabdian dilaksanakan pelatihan pengambilan foto produk kerjaninan tangan bentuk patung pada UKM Bali Artshop. Kegiatan diawali dengan persiapan pemilihan patung unggulan, pengambilan foto produk kerajinan tangan dan teknik editing. Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 5 jam. Hasil kegiatan didapatkan 50 - 70 foto dan berhasil digunakan sebagai media promosi yang diunggah dalam bentuk website profil UKM.
Pendampingan Pembuatan Video Produk VCO pada UMKM Bali Cebelok Gesiuh
Januhari, Ni Nyoman Utami;
Hilmi, Muhammad Riza;
Srinadi, Ni Luh Putri;
Suradarma, Ida Bagus;
Kusuma, Tubagus Mahendra;
Liandana, Made
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.385
Virgin coconut oil (VCO) adalah minyak kelapa yang diekstraksi dari buah kelapa. Proses pembuatan VCO memerlukan waktu hingga dapat dikonsumsi atau layak pakai secara langsung. Salah satu UMKM yang memproduksi VCO di daerah Tegallalang, Banjar Pujung Kaja adalah Bali Cebelok Gesiuh Coconut Oil Organic. Usaha ini telah berjalan selama 10 tahun sejak tahun 2012 dan hingga saat ini masih bisa memproduksi VCO. Selain memproduksi VCO, UMKM juga membuka kursus membuat VCO bagi wisatawan. Hasil kunjungan ke UMKM, ditemukan permasalahan dalam hal pemasaran produk yaitu adanya keterbatasan pengenalan proses pembuatan produk VCO. Kelas kursus yang dibuka untuk wisatawan hanya berlaku dalam satu hari, sehingga wisatawan memerlukan bahan pembelajaran yang menarik dalam bentuk video pembelajaran. Sehingga berdasarkan permasalahan dan kondisi di UMKM, dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pendampingan pembuatan video produk VCO bagi UMKM. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan persiapan bahan pembuatan VCO, proses perekaman video pembuatan VCO dan perekaman video profil dari pemilik UMKM. Hasil kegiatan pengabdian adalah berupa video dokumentasi pembelajaran pembuatan VCO dengan video yang naratif. Video ini bermanfaat untuk UMKM, yang nantinya dapat diberikan kepada wisatawan yang ikut kursus sebagai bahan pembelajaran pembuatan VCO secara mandiri.
Penyuluhan KDRT dan Pelatihan Manajemen Keuangan pada Kelompok PKK Banjar Tulangampiang
Muryatini, Ni Nyoman;
Cahya Ayu Pratami, Ni Wayan;
Sukerti, Ni Kadek;
Samsudin, Muhamad;
Edwar, Edwar
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.386
Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi isu yang sangat mengkhawatirkan belakangan ini. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya pemberitaan di media online maupun televisi adanya kasus kekerasan dalam rumah tangga. Pada masa pandemi covid19, KDRT banyak dipicu karena permasalahan ekonomi. Mitra pada kegiatan ini adalah kelompok PKK Banjar Tulangampiang, Desa Pemecutan Kaja, Kecamatan Denpasar Utara. Jarak lokasi mitra dengan pengusul diperkirakan 9,4 km. Kelompok PKK yang aktif sebanyak 50 orang. Pengetahuan mitra terhadap KDRT dan manajemen keuangan dalam keluarga sangat rendah. Solusi permasalahan yang diberikan dalam kegiatan ini yaitu memberikan sosialisasi tentang KDRT, dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan konsultasi, serta pelatihan manajemen keuangan dengan menggunakan metode ceramah dan latihan membuat kas masuk dan keluar secara sederhana. Berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring didapatkan, pengetahuan mitra tentang KDRT dan manajemen keuangan dalam keluarga mengalami peningkatan.
Pemanfaatan Microsoft Office dan Internet Sehat oleh Para Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Karangasem
Fauziawan, Affan Irfan;
Purantara, A.A Gede;
Hanief, Shofwan;
Indrianto, Indrianto;
Edwar, Edwar
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.387
Penyuluh Agama Non PNS (Pegawai Negeri Sipil) yang berkedudukan di wilayah Kecamatan berada dibawah kepemimpinan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Penyuluh agama non PNS berkoordinasi dengan Penyuluh Agama Fungsional untuk melakukan penyuluhan agama di berbagai lingkungan/banjar yang ada di wilayah kecamatan. Hasil diskusi dengan Kepala KUA Karangasem menyatakan bahwa setiap tahun para penyuluh harus melaporkan kegiatannya. Permasalahan yang ada yaitu setiap melaporkan kegiatan, sebagian penyuluh non PNS merasa kesulitan dalam membuat laporan, karena belum familiar menggunakan Microsoft Office (Word dan Excel), sehingga laporan dikerjakan oleh tenaga admin di KUA Karangasem. Untuk mengatasi hal tersebut, telah dilaksanakan kegiatan pelatihan tentang Microsoft Word dan Excel. Dari hasil evaluasi setelah pelatihan, 85% peserta sudah lebih memahami proses mengetik, mengedit dan mencetak dokumen. Kegiatan selanjutnya yaitu sosialisasi tentang internet sehat. Ada dua materi yang dibawakan oleh 2 anggota, yaitu tentang pengenalan internet sehat dan pemanfaatan internet sehat untuk kebutuhan para penyuluh dalam menjalankan tugasnya. Dibutuhkan pengetahuan yang baik agar masyarakat memahami informasi yang ada, agar tidak mudah menerima berita yang dapat memecah belah persatuan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah selesai dilaksanakan dan dari hasil evaluasi kegiatan, para peserta merasa senang dengan kegiatan yang bermanfaat ini, dan berharap akan berlanjut dengan kegiatan positif lainnya.
Upaya Promosi Peningkatan Hasil Usaha Laklak Sebagai Jajanan Tradisional Bali
Putri, I Gusti Ayu Vina Widiadnya;
Pratiwi, Ni Putu Jenny
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.397
Pengaruh pandemi virus Covid-19 memberikan dampak yang sangat signifikan utamanya di bidang ekonomi bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Bali. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan yang menyasar masyarakat pelaku UMKM Laklak Bali. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah rendahnya hasil usaha yang didapatkan. Peristiwa ini berkaitan dengan rendahnya pengetahuan pedagang mengenai media promosi produk jajanan laklak Bali secara online. Ditinjau dari aspek manajemen, usaha jajanan laklak Bali ini belum memiliki pencatatan keuangan untuk mencatat pemasukan dan pengeluaran, sehingga aktifitas usaha kurang tidak teratur. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah mitra dapat menggunakan media sosial untuk memasarkan dan mempromosikan produknya sebagai upaya peningkatan hasil usaha. Selain itu, mitra dapat melakukan pencatatan keuangan secara rutin di setiap aktifitas usahanya.
Pelatihan Digital Marketing, Manajemen Keuangan, dan Website UMKM untuk Membangun Ekspor di Pasar Internasional
Utami, Made Ayu Jayanti Prita;
Priyana, I Putu Okta;
Rahmanu, I Wayan Eka Dian;
Lasmini, Ni Nengah;
Herna Lastari, Ni Kadek
WIDYABHAKTI Jurnal Ilmiah Populer Vol. 6 No. 1 (2023): Nopember
Publisher : Direktorat Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan HKI Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30864/widyabhakti.v6i1.398
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor usaha yang berperan penting dalam mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat dan merupakan tulang punggung yang dapat membantu perekonomian di Indonesia. Perkembangan salah satu UMKM di Kabupaten Jembrana bisa dikatakan cukup pesat yang berfokus pada bidang usaha produksi jahe merah dalam kemasan, kopi dan juga budidaya serta penjualan jangkrik sebagai pakan ternak. Saat ini hasil-hasil usaha dari jahe merah, kopi, dan jangkrik dijual secara tradisional oleh masing-masing anggota kelompok. Metode pemasaran yang dilakukan tentunya masih bersifat konvensional. Konsep pemasaran konvensional memiliki kelemahan, salah satunya adalah kurang dikenalnya produk oleh masyarakat. Untuk itu dalam anggota kelompok KJM akan dibekali pelatihan digital marketing untuk memperbarui metode pemasaran yang telah mereka lakukan sebelumnya. Kegiatan pelatihan ini dilakukan selama 2 hari berturut-turut. Hari pertama, anggota KJM diberikan pelatihan dgital marketing dan manajemen keuangan, dan di hari kedua dilanjutkan dengan kunjungan ke UMKM Jaya Mandiri. Tim Politeknik Negeri Bali melakukan serah terima papan nama, dan bahan–bahan operasional usaha serta melihat bagaimana proses produksi untuk produk-produk yang dijual. Kegiatan pelatihan ini menghasilkan output kegiatan yakni adanya website terintegrasi untuk UMKM yang ada di Desa Melaya, akun Sosial Media UMKM serta format pencatatan keuangan dan pembuatan laporan keuangan.