Articles
5,428 Documents
The Effect of Smartphone Addiction on Communication with Peers in Madrasah Tsanawiyah
Khasanah, Rikatul;
Daulay, Nurussakinah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2924
This study aims to determine the effect of smartphone addiction on communication skills with peers at MTs Nurul Hikmah Aek Gerger Sidodadi. The research method uses a quantitative approach. The number of samples in this study was 52% of the total population of 299 students, with further criteria that 155 students had smartphones. The data collection technique used a smartphone addiction scale and a peer communication scale. The results of this study indicate that there is a significant negative relationship between the influence of smartphone addiction and peer communication skills, this is based on the results of the analysis using the product-moment technique which obtained the value of rcount = -0.7118 < rtable = 0.159. In conclusion, the higher the use of smartphones, the lower the ability to communicate with peer students, and vice versa the lower the use of smartphones, the higher the ability to communicate with peer students.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Media Digital Interaktif Berbasis PowerPoint pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar
Nikmah, Nurul Hidayatun;
Rahmawati, Fitri Puji
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2928
Pembelajaran jarak jauh maupun secara tatap muka secara terbatas mulai diterapkan di masalpandemi covid-19. Berdasarkan halltersebut terdapat kendala pada pemahaman materi muatan pelajaran Bahasa Indonesia sehingga diperlukan inovasi media pembelajaran berbasis digital, salah satunya powerpoint interaktif yang dapat diterapkan dalam pembelajaran tatap muka maupun jarak jauh. Tujuan penelitian ini untuk melakukan analisis kebutuhan sebelum melakukan pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, pengamatan, dokumentasi, dan angket (kuesioner). Angket diberikan kepada 12 peserta didik. Sedangkan wawancara ditujukan kepada Kepala Sekolah dan Guru kelas 1 SDN Grogolsari. Data dianalisis menggunakan analisisldeskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran digital berupa powerpoint interaktif diperlukan pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Media tersebut dapat digunakan untuk pembelajaran tatap muka maupun dalam jaringan sehingga dapat diakses melalui smartphone dan laptop/komputer. Media pembelajaran powerpoint interaktif yang diharapkan berupa gabungan antara teks, gambar, audio, video, dan animasi sertalmemungkinkan pengguna melakukan navigasi dan adanya kuis yang interaktif, menarik, dan menyenangkan.
Peran Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Karawitan dalam Mengembangkan Karakter Disiplin dan Cinta Tanah Air Siswa
Fatmawati, Rohma Ayu Dwi;
Kaltsum, Honnest Ummi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2929
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan ekstrakurikuler seni karawitan dalam mengembangkan karakter disiplin dan cinta tanah air pada ssiwa kelas V SD N Wirun 5. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain penelitian fenomenologi. Data primer memuat kepala sekolah, pelatih, siswa, guru. Data sekunder memuat data yang diperoleh untuk melengkapi data primer berupa recorder, laporan, dan dokumen lainnya yang berkaitan dengan kegiatan ekstrakurikuler karawitan di SD Negeri Wirun 5 Kelas V. Pelaksanaan kegiatan ektrakurikler seni karawitan seminggu sekali pada hari Sabtu dimulai pukul 11.00-14.00. Gaya karawitan yang diajarkan ialah gaya Banyumasan dan gaya Surakarta serta metode yang digunakan pelatih ialah metode intruksi langsung.Hasil penelitian didapatkan yaitu peran kegiatan ekstrakurikuler seni karawitan dalam mengembangkan karakter disiplin tercermin dalam tepat waktu untuk hadir kegiatan ekstrakulikuler. Kemudian disiplin dalam gamelan adalah bahwa siswa harus menyadari tempo dan mainkan sesuai notasi yang diberikan. Karakter cinta tanah air dicerminkan oleh siswa dengan sikap bangga terhadap apa yang dimiliki oleh bangsa Indonesia salah satunya yaitu kesenian tradisional karawitan. Pembiasaan yang diterapkan di SD Negeri Wirun 5 pada kegiatan karawitan mampu membentuk karakter cinta tanah air siswa untuk selalu bangga dan menghargai budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
Pembelajaran E-Learning Berbasis Google Classroom dalam Menstimulasi Berpikir Kritis
Agustina, Vika Nurmia;
Hidayati, Yulia Maftuhah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2930
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran e-learning berbasis google classroom dalam menstimulasi berpikir kritis siswa sekolah dasar kelas V SD Muhammadiyah 16 Karangasem. Peneliti ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 31 siswa kelas V SD Muhammadiyah 16 Karangasem dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil temuan di lapangan menunjukkan berpikir kritis peserta didik dalam metode pembelajaran e-learning mampu berjalan dengan baik dan konsisten seperti pembelajaran luring dengan indikator yang ditunjukkan peserta didik sebagai berikut: 1) keterampilan menganalisis, peserta didik mampu menganalisis dan menguraikan sebuah permasalahan di dalam materi pembelajaran berdasarkan asumsi peserta didik. 2) keterampilan mensintesis, peserta didik mampu menggabungkan bagian-bagian penting materi pembelajaran menjadi satu rangkuman yang baru sesuai pemahaman peserta didik. 3) Keterampilan mengenal dan memecahkan masalah. 4) Keterampilan menyimpulkan, peserta didik berani mengeluarkan argumen kesimpulan materi yang telah dipelajari dengan menggunakan bahasan dan pengetahuan yang dimilikinya. 5) Keterampilan mengevaluasi atau menilai. Menggunakan metode e-learning peserta didik melakukan proses pembelajaran dengan media google classroom atau ruang kelas online. Pada google classroom guru dapat melakukan pemberian tugas, penilaian, pengumuman dalam aplikasi, arsip pembelajaran, penjadwalan tugas beberapa kelas, dashboard memantau keaktifan siswa dll. Â
Studi Eksplorasi Konsep IPA dan Nilai Keislaman pada Budaya Khitan dan Integrasinya dalam Pembelajaran IPA di SD
Verganingtia, Refitrika;
Desstya, Anatri
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2932
Penelitian ini bertujuan untuk: a) mengeksplorasi tradisi yang dilakukan pada tradisi khitan, b) memetakan antara tradisi khitan dengan pembelajaran IPA SD, dan c) mengkaitkan tradisi khitan dengan nilai-nilai keislaman di wilayah Gatak Sukoharjo. Pendidikan merupakan proses membudayakan manusia sehingga pendidikan dan budaya tidak bisa di pisahkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripsi yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi dilapangan dengan melibatkan beberapa narasumber serta menggunakan uji keabsahan data dilakukan melalui uji kredibilitas data terhadap data hasil penelitian dengan triangulasi sumber data dan teori data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil observasi berupa pengetahuan mengenai khitan dalam aspek kesehatan dan keislaman. Dalam segi kesehatan dan keislaman khitan wajib dilaksanakan agar terhindar dari najis/kotoran. Orang tua yang sudah mengkhitankan anaknya selalu melaksanakan syukuran/bancakan. Dalam pelaksanaan tersebut terdapat doa bersama dan sedekah makanan kepada tetangga sebagai wujud rasa syukur kepada Allah. Khitan tersebut juga termasuk dalam kesehatan reproduksi, akan tetapi pada materi kelas VI tidak menjelaskan tentang khitan. Adanya penelitian ini dapat memberikan pengetahuan secara lebih mendalam lagi terkait pemahaman konsep IPA terhadap kebudayaan khitan dan nilai keislaman.
Pengaruh Pola Asuh Orang Tua Pada Pembelajaran Daring Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Sekolah Dasar
Arrasyid, Abi Krisna;
Mashari, Ali
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2933
Masalah dalam penelitian adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Negeri Gugus Labuhan Ratu. Tujuan Penelitian ini untuk menganalisis ada tidaknya pengaruh  antara pola asuh orang tua di masa pandemi terhadap hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian ini adalah ex-postfacto. Populasi berjumlah 186 peserta didik dan teknik sampel menggunakan teknik cluster random sampling dan  diperoleh sampel berjumlah 78 peserta didik. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan menggunakan skala Likert, yang diuji validitas dengan hasi rtabel 0,396 dan reliabilitas instrument dengan hasil 0,899. Analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pola asuh orang tua di masa pandemi terhadap hasil belajar peserta didik dengan nilai konstanta (α) 29,88 artinya jika pola asuh orang tua bernilai 0 (nol), maka hasil belajar bernilai positif yaitu 29,88
Improving Elementary School Students' Understanding of the Concept through Meaningful Learning in David Ausbel's Perspective
Nurhasanah, Andi;
Ramadhanti, Sri;
Utami, Sapriya;
Putri, Fia Alifah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2935
Meaningful learning proposed by David Ausubel is a process that connects new information with relevant concepts that exist in the cognitive structure of students. The purpose of this study was to determine the level of understanding of the concept of elementary school students through meaningful learning (meaningful learning) David Ausubel. The method used in this research is descriptive qualitative research method. The results show that the use of Ausubel's meaningful learning theory in learning is the main attraction for students in carrying out learning activities, because the use of this strategy is a new way for them to acquire and develop their knowledge, in which students' cognitive abilities increase. In the learning process with Ausubel's meaningful learning theory, there are factors that support and hinder the learning process. Supporting factors such as teacher pedagogic competence and adequate infrastructure. While the inhibiting factors, namely the differences in the abilities and characteristics of students who are different and the spirit of learning is different.
Pengaruh Penggunaan Media Wayang Sukuraga Terhadap Keaktifan Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar
Mustika, Bella;
Uswatun, Din Azwar;
Khaleda, Irna;
Hendrik, Asep;
Nurnaningsih, Nurnaningsih
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2938
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media wayang sukuraga terhadap keaktifan siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan jenis Pra-Eksperiment, desain One-Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas III yang berjumlah 11 siswa. Sampel yang diambil berjumlah 11 siswa memakai metode Sampling Jenuh. Data dikumpulkan melalui angket (pretest-posttest). Instrumen yang digunakan yaitu lembar angket. analisis data menggunakan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t berpasangan (two paired samples t test) lalu uji N-Gain. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1) rerata nilai posttest (75,18) keaktifan siswa yang menggunakan media wayang sukuraga lebih tinggi dari rerata nilai pretest (49,00) tanpa media, (2) hasil uji paired sample t test didapatkan nilai sig = 0,000, dikarenakan nilai sig < 0,05 maka Ha diterima dan H0 ditolak, artinya terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil pretest dan posttest dengan menggunakan media wayang sukuraga, dan (3) peningkatan keaktifian siswa menggunakan media wayang sukuraga diperkuat dengan hasil N-gain menunjukkan siswa mendapat kriteria tinggi dan sedang. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media wayang sukuraga berpengaruh terhadap keaktifan siswa kelas rendah di sekolah dasar. Disarankan untuk dapat terus menggunakan media wayang sukuraga sealama pembelajaran agar dapat meningkatkan keaktifan siswa.
Strategi Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas pada Era Pandemi Covid-19
Ramadhan, Iwan;
Firmansyah, Haris;
Wiyono, Hadi
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i4.2939
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi pelaksanaan pembelajaran di SMAS Mujahidin Pontianak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deksriptif. Adapun strategi pembelajaran yang diterapkan oleh SMAS Mujahidin Pontianak selama pembelajaran tatap muka terbatas pada masa Pandemi Covid-19 yaitu dengan membagi waktu pelaksanaan pembelajaran menjadi dua sesi dengan perubahan jadwal setiap dua pekan. Sekolah ini senantiasa menanamkan nilai-nilai religius kepada siswa. Adapun untuk sistem penilaian yang pada saat pembelajaran tatap muka terbatas, hampir sama dengan seperti biasanya namun ada beberapa cara saja yang berbeda, sesuai dengan guru maisng-masing pelajaran dengan adanya penilaian PTS, PAS dan USP (Ujian kelas XII). Kemudian protokol kesehatan yang diterapkan oleh SMAS Mujahidin Pontianak yaitu menyediakan fasilitas protokol kesehatan untuk siswa, tenaga pendidik dan Stake holder.
Strategi Guru dalam Pengelolaan Kelas pada Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar
Khotimah, Annisaa Khusnul;
Sukartono, Sukartono
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2940
Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan: 1) Strategi guru dalam pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan pengelolaan kelas pada pembelajaran tematik kelas 3 di sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model meliputi tiga komponen antara lain reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Strategi pengelolaan yang digunakan guru memiliki perbedaan pada setiap jenjang dan mata pembelajarannya, serta pengelolaan pada pembelajaran tematik memiliki pengelolaan yang luas; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pengelolaan kelas terdapat pada proses pengelolaannya itu sendiri, seperti dari pihak guru, sistem sekolah, dan siswanya; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu pemberian pelatihan untuk guru, pemberian motivasi dan pembelajaran yang menyenangkan untuk siswa, pemberian pemahaman kepada orangtua tentang proses pembelajaran anak di sekolah, dan pemanfaatan fasilitas yang memadai.