cover
Contact Name
Fadhilaturrahmi
Contact Email
arkhan88fadhila@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
arkhan88fadhila@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Basicedu
ISSN : 25803735     EISSN : 25801147     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Basicedu merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendididkan dibawah Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masayarakat (LPPM) Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Jurnal Basicedu sudah memiliki p-ISSN 2580-3735 dan versi online e-ISSN 2580-1147.
Arjuna Subject : -
Articles 5,428 Documents
Desain Pembelajaran Scaffolding Berbantuan Media Digital pada Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar Rijal, Akmal; Nugroho, Khathibul Umam Zaid
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8952

Abstract

Pembelajaran di pendidikan tinggi Indonesia menghadapi banyak tantangan yang unik dan kompleks karena budaya akademik tidak mendorong pemikiran kritis dan eksplorasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan mengevaluasi desain pembelajaran scaffolding yang menggunakan media digital untuk 58 mahasiswa di Universitas PGRI Silampari. Model pengembangan 4 D terdiri dari Definisi (Pendefinisian), Desain (Desain), Pengembangan (Pengembangan), dan Penyebaran (Penyebaran). Untuk menganalisis data, uji komparatif (uji t) digunakan. Hasil penelitian tahap design dilakukan perancangan model pembelajaran scaffolding berbantuan media digital pada pengembangan aktivitas pembelajaran yang memberikan dukungan bertahap kepada mahasiswa. Pada tahap develop diperoleh hasil validasi ahli dengan rata-rata penilaian 88.28%. Hasil efektivitas menunjukkan bahwa kelompok eksperimen memiliki hasil belajar rata-rata 5.86, lebih tinggi dari kelompok kontrol, yang hanya memiliki 5.47. Hasil uji sampel t-test independen menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (Sig. 2-tailed = 0.358 > 0.05). Laporan penelitian, publikasi, dan seminar menyebarkan temuan. Penelitian ini menemukan cara untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa tentang pembelajaran scaffolding dengan media digital. Penelitian ini juga membantu mengembangkan model pembelajaran berbasis teknologi digital untuk scaffolding
Peran Kepala Sekolah Sebagai Supervisor dalam Meningkatkan Keprofesioanalan Guru Rahayu, Muji Rahayu; Hamini, Hamini; Ramadhanti, Azizah; Warman, Warman
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8953

Abstract

Penulisan artikel ini dilatarbelakangi permasalahan pendidik yang masih belum sadar akan pentingnya peran mereka dalam meningkatkan kualitas pendidikan sehingga pendidik atau guru kurang berinovasi dan termotivasi  untuk meningkatkan kemampuan diri serta kurang peduli terhadap berbagai perkembangan pendidikan. Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk mengeksplorasi fungsi kepala sekolah yang berperan menjadi supervisor dalam meningkatkan keprofesionalan pendidik di sekolah. Dengan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini mengidentifikasi fungsi atau peran kepala sekolah dalam memantau, membimbing, dan mengarahkan proses pembelajaran. Hasil dari kajian literatur menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai supervisor memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan keterampilan, kedisiplinan, dan kinerja pendidik. Supervisi yang berkelanjutan dan berprinsip konstruktif yang dilakukan kepala sekolah akan memungkinkan memberi peluang kepada pendidik untuk melakukan inovasi terhadap metode dan strategi pembelajaran yang lebih efektif, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Sehingga sangat ditekankan pentingnya motivasi serta peran dari kepala sekolah dalam pembinaan keprofesionalan guru yaitu sebagai supervisor untuk memperbaiki kualitas pembelajaran dan meningkatkan mutu pendidikan disekolah
Representasi Keterampilan Berkomunikasi Mahasiswa PGSD dengan Penerapan PjBL Trisna, Gusti Ayu Putu Sukma; Tristiantari, Ni Ketut Desia; Monika, Ketut Ayu Lola
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8959

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi pentingnya keterampilan berkomuniasi dijenjang pendidikan tinggi khususnya mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. Penelitian ini merupakan kuantitatif yang bertujuan untuk menggambarkan secara jelas serta menjawab dengan detail salah satu permasalahan perkuliahan Keterampilan Berbahasa dan Sastra Indonesia pada prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang disebabkan kurangnya keterampilan berkomunikasi (communication skill) mahasiswa dalam aktivitas pembelajaran berbasis proyek. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi, serta pencatatan dokumen. Hasil penelitian ini adalah perolehan skor rata-rata penggunaan bahasa memperoleh skor rata-rata 89 tinggi, kejelasan berkomunikasi 88 tinggi, metode penyampaian memperoleh skor 74 sedang, kemampuan mengutarakan pendapat dan pertanyaan 85 tinggi, dan kemampuan memberikan jawaban 82 kategori tinggi. Simpulan kemampuan berkomunikasi mahasiswa memperoleh peningkatan. Saran pembelajaran keterampilan berbahasa dan sastra Indonesia dapat ditingkatkan dengan penelitian lanjutan dengan mengembangkan modul pembelajaran yang dapat diakses secara digital.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi Berbasis Powtoon Pada Muatan IPAS Materi Cerita Tentang Daerahku di Kelas IV Sekolah Dasar Ilmiyah, Asa Mufngidatul; Sulistyowati, Prihatin; Yulianti, Yulianti
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8966

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara peserta didik kurang aktif, asyik bermain, dan mengobrol sehingga kurang konsentrasi saat mengikuti pembelajaran. Tujuan penelitian yaitu mengetahui kelayakan, kepraktisan, dan keefektifan video animasi berbasis powtoon materi cerita tentang daerahku. Penggunaan video animasi diharapkan meningkatkan konsentrasi peserta didik. Jenis penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D (Four D). Subjek penelitian meliputi peserta didik dan guru kelas IV SD Negeri Sukun 1. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data berupa kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji kelayakan berdasarkan validasi ahli media memperoleh 96,80% kategori “sangat layak”, validasi dari ahli materi memperoleh 95% kategori “sangat layak”, dan validasi dari ahli bahasa memperoleh 85,71% kategori “sangat layak”. Hasil uji kepraktisan dari guru memperoleh 95% kriteria “sangat praktis”. Sedangkan uji kepraktisan dari peserta didik memperoleh 96,07% kriteria “sangat praktis”. Uji keefektifan memperoleh rata-rata nilai dari peserta didik sebesar 0,73 kategori “tinggi”. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi dapat digunakan saat pembelajaran karena memenuhi kriteria layak, praktis, dan efektif
Penerapan Komik Interaktif Berbasis Problem Based Learning upaya Peningkatan Sikap Kritis dan Kompetensi Membaca Pemahaman Teks Narasi Kelas 3 Sekolah Dasar Alfazuri, Nafisa; Purwati, Panca Dewi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8974

Abstract

Rendahnya kompetensi membaca pemahaman di kalangan siswa kelas 3 SD disebabkan oleh penerapan model pembelajaran konvensional serta kurang melibatkan media interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan dan menguji keefektifan media komik interaktif berbasis Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan sikap kritis dan kemampuan membaca pemahaman siswa. Metode yang digunakan adalah metode campuran (mix method) dengan desain one group pretest-posttest dan analisis data menggunakan SPSS 26 melalui uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi 0,00 pada uji paired sample t-test mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan post-test. Selain itu, hasil observasi menunjukkan nilai sebesar 1,4, yang termasuk dalam kategori sangat tinggi, sehingga mengindikasikan bahwa penerapan media komik interaktif berbasis PBL berhasil menarik perhatian dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media komik interaktif berbasis PBL efektif dalam meningkatkan sikap kritis dan kompetensi membaca pemahaman siswa kelas 3 SD yang artinya dapat menjadi alternatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran IPA SMP/MTs Kusumaningrum, Rahma Aprillia; Arlinita, Linda; Shabrina, Nura; Sari, Tatia Endah Puspita; Liswara, Beti; Ernawati, Tias
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8991

Abstract

Siswa harus memperoleh pengetahuan ilmiah untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif yang penting untuk mengatasi masalah-masalah di abad ke-21. Penelitian ini mengkaji peningkatan kemampuan berpikir kritis di kalangan siswa sekolah menengah pertama melalui penerapan metodologi pembelajaran kooperatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analitis kualitatif untuk mengumpulkan data melalui tinjauan literatur yang ada pada banyak penelitian sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berbagai model pembelajaran kooperatif seperti Group Investigation (GI), Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), Jigsaw, Teams Games Tournament (TGT), Team Assisted Individualization (TAI), Numbered Heads Together (NHT), terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Model GI misalnya, meningkatkan pemahaman analitis siswa melalui investigasi kelompok, sementara model Jigsaw memungkinkan siswa mengeksplorasi materi secara mendalam sebelum berbagi dengan kelompok mereka. Model kooperatif ini menjadi semakin efektif bila dipadukan dengan media pembelajaran seperti simulasi, peta konsep, flash card, atau alat visual lainnya yang memudahkan siswa memahami materi lebih mendalam. Kemampuan berpikir kritis dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran yang terstruktur bersama dengan materi pendidikan yang relevan. Teknik ini dapat membantu meningkatkan pengajaran ilmiah di tingkat pendidikan menengah
Respons Siswa Di Sekolah Dasar dalam Pengajaran Sastra Anak terhadap Kisah Talaga Warna Sugara, Hendry; Nurhikmah, Khadijah; Rani, Winny Khairul
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8996

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minat untuk mengetahui bagaimana siswa di sekolah dasar dapat merespons pengajaran sastra anak melalui cerita legenda daerah. Penelitian bertujuan untuk mengeksplorasi tanggapan siswa terhadap pengajaran sastra anak melalui cerita legenda yang ada di daerah Kabupaten Bogor yang berjudul "Talaga Warna" di SDN Tangkil 02. Pendekatan yang digunakan adalah classroom action research, yang melibatkan wawancara terhadap siswa kelas 4 dan kelas 5 yang berusia 10-11 tahun dalam tahap operasional konkret. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa tertarik terhadap cerita “Talaga Warna” dan mampu mengidentifikasi nilai-nilai moral yang terkandung di dalamnya. Selain itu, siswa juga menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang karakter tokoh, alur cerita dan menggunakan bahasa yang baik dalam menyampaikan pendapat mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya pengajaran sastra anak sebagai sarana untuk mengembangkan keterampilan kognitif dan moral siswa di sekolah dasar serta penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana cerita tradisional terutama cerita yang ada di sekitar daerahnya sehingga dapat digunakan untuk meningkatkan minat baca dan apresiasi terhadap sastra di kalangan siswa sekolah dasar serta dapat mengembangkan pembelajaran sastra anak yang lebih bermakna.
Pembelajaran Bahasa Indonesia menggunakan Strategi Mind Mapping di Madrasah Ibtidaiyah Atiqoh, Laili Ida; Alfizzahra, Dinda Ainun; Fitriyah, Ima; Sihabudin, Sihabudin; Ummah, Choiro
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8998

Abstract

Strategi Mind Mapping ini merupakan Strategi yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, karena mengingat pembelajaran Bahasa Indonesia banyak bacaan yang mana dengan menggunakan Strategi Mind Mapping ini siswa merasakan manfaat yang baik, diantaranya dengan mereka merangkum atau membuat Mind Mapping mereka akan dapat memahami dengan cara yang lebih simple karena jika tidak dibuat dengan Mind Mapping mereka cenderung tidak memahami materi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan pembelajaran semangat pada pembelajaran Bahasa Indonesia dengan menggunakan strategi Mind Mapping dan membuat pembelajaran lebih kreatif. Penelitian ini menggunakan Penelitian Kualitatif dengan menggunakan jenis penelitian Studi Kasus,  dan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi serta pelaporan hasil arsip nilai siswa kelas 3 di MIN 1 Kota Surabaya. Maka dapat dikatakan bahwasanya hasil pembelajaran menggunakan Strategi Mind Mapping pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia ini sangat efektif untuk digunakan dalam mencapai tujuan pembelajaran. Dalam hal ini tingkat kreatif siswa pula dapat di uji dan dikatakan baik karena pada dasarnya Strategi ini juga cukup baik diterapkan pada pembelajaran Bahasa Indonesia. Respon siswa terhadap pembelajaran ini pula sangat antusias dikarenakan mereka dapat membuat bagan bagan materi sesuai dengan ke kreatifan mereka masing-masing.
Problem Based Learning dalam Pembelajaran IPAS: Efektivitas untuk Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SD Dekrista, Carly
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9007

Abstract

Model pembelajaran yang inovatif diperlukan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik, setelah dipikir rendahnya hasil belajar dengan model STAD. Penelitian ini dilakukan untuk melihat seberapa efektif Model PBL dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada siswa kelas 3 SD. Penelitian ini memakai model eksperimen dengan desain eksperimen semu dan dianalisis menggunakan metode deskriptif. Pengujian hipotesis dilakukan dengan desain nonequivalent control group serta analisis menggunakan uji T sampel independen dan uji N-Gain. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas 3A sebanyak 21 orang dan kelas 3B sebanyak 22 orang di SDN 03 Salatiga. Data dikumpulkan melalui tes yang diberikan kepada peserta didik, dan diselidiki menggunakan statistik kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (sig 2-tailed) sebesar 0,581 < 0,05, dengan nilai t hitung yang lebih besar dari t tabel. Ini menunjukkan bahwa H0 diterima dan Ha ditolak, yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam efektivitas model. Rata-rata nilai untuk model pembelajaran PBL adalah 80, dengan peningkatan sedang yang ditunjukkan oleh nilai N-Gain sebesar 62,24. Sementara itu, model pembelajaran STAD memiliki rata-rata nilai lebih rendah dengan N-Gain sebesar 27,01. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Metode pembelajaran PBL lebih efektif daripada metode pembelajaran STAD untuk meningkatkan prestasi peserta didik dalam mata pelajaran IPAS.
Media Puzzle Pancasila: Meningkatkan Minat Belajar Anak Pekerja Migran di Malaysia Mansyur, Adi; Kuswandi, Iwan; Wahdian, Agus
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.9008

Abstract

Dalam proses pembelajaran, seringkali muncul tantangan untuk menjaga minat dan motivasi belajar peserta didik, terutama pada tingkat Sekolah Dasar. Peneliti menemukan bahwa tingkat pengetahuan dan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia pada mata pelajaran Pancasila di kelas III tergolong rendah. Hal tersebut terbukti dari minat belajar peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media pembelajaran puzzle Pancasila dalam meningkatkan minat belajar peserta didik di sanggar bimbingan Muhammadiyah Kepong, Malaysia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran puzzle Pancasila dapat meningkatkan minat belajar peserta didik secara signifikan terhadap mata pelajaran Pancasila. Hal ini dibuktikan dengan sikap peserta didik menjadi lebih aktif, bersemangat, dan antusias saat mengikuti pembelajaran dengan metode puzzle, dibandingkan dengan metode ceramah atau buku teks biasa. Kesimpulannya, media edukasi berbasis permainan seperti puzzle Pancasila efektif dalam meningkatkan minat belajar peserta didik terutama dalam ranah sekolah dasar.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 5 (2025): In Progress Vol. 9 No. 4 (2025): August Vol. 9 No. 3 (2025): Juni Vol. 9 No. 2 (2025): April Vol. 9 No. 1 (2025): February Vol. 8 No. 6 (2024) Vol. 8 No. 5 (2024) Vol. 8 No. 4 (2024) Vol. 8 No. 3 (2024) Vol. 8 No. 2 (2024) Vol. 8 No. 1 (2024) Vol. 7 No. 6 (2023) Vol. 7 No. 5 (2023) Vol. 7 No. 4 (2023) Vol 7, No 3 (2023): June Vol. 7 No. 3 (2023) Vol. 7 No. 2 (2023) Vol 7, No 2 (2023): April Vol 7, No 1 (2023): February Vol. 7 No. 1 (2023) Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236 Vol 6, No 4 (2022): August Pages 5501-7663 Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500 Vol 6, No 2 (2022): April Pages 1500- 3199 Vol 6, No 1 (2022): February, Pages 1-1500 Vol 6, No 6 (2022): December 2022 Vol. 6 No. 6 (2022) Vol. 6 No. 5 (2022) Vol. 6 No. 4 (2022) Vol. 6 No. 3 (2022) Vol. 6 No. 2 (2022) Vol. 6 No. 1 (2022) Vol 5, No 6 (2021): December Pages 5001-6500 Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000 Vol 5, No 4 (2021): August Pages 1683- 3000 Vol 5, No 3 (2021): June Pages 1111-1682 Vol 5, No 1 (2021): February 2021, Pages 1-445 Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111 Vol. 5 No. 6 (2021) Vol. 5 No. 5 (2021) Vol. 5 No. 4 (2021) Vol. 5 No. 3 (2021) Vol. 5 No. 2 (2021) Vol. 5 No. 1 (2021) Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467 Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774 Vol 4, No 2 (2020): April, Pages 228-521 Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227 Vol. 4 No. 4 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020) Vol. 4 No. 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020): January In Press Vol. 4 No. 1 (2020) Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165 Vol 3, No 3 (2019): July Pages 850 - 993 Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849 Vol 3, No 2 (2019): Pages 263- 837 Vol 3, No 1 (2019): Pages 1-263 Vol 3, No 1 (2019): January Pages 1-262 Vol. 3 No. 4 (2019) Vol. 3 No. 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019): In Press Vol. 3 No. 2 (2019) Vol. 3 No. 1 (2019) Vol 2, No 1 (2018): April Pages 1-165 Vol 2, No 2 (2018): October Pages 1-74 Vol. 2 No. 2 (2018) Vol. 2 No. 1 (2018) Vol 1, No 2 (2017): October Pages 1-84 Vol 1, No 1 (2017): April Pages 1-95 Vol. 1 No. 2 (2017) Vol. 1 No. 1 (2017) More Issue