cover
Contact Name
Irfan Habibie Martanegara
Contact Email
irfanhabibie@uika-bogor.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.tadibuna@uika-bogor.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 22525793     EISSN : 26227215     DOI : -
Core Subject : Education,
Ta'dibuna : Jurnal Pendidikan Islam, ISSN: 2252-5793 (Print) 2622-7215 (Electronic) is a journal of Islamic education published twice a year (April-October) on Islamic education with the scope of study are fundamental of Islamic education (philosophy, history and the nature of Islamic education), development of Islamic educational institutions (development of Islamic education curriculum, Islamic learning method and Islamic education teacher and others) as well as studies of the concept of Islamic education (Islamic educational leading figure, Quran sunnah text, and others).
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 13 No 3 (2024)" : 7 Documents clear
Perbandingan pandangan Feminis Barat dan Pendidikan Islam mengenai konsep ibu Mumtazi, Fahman; Shalahuddin, Henri; Badi, Syamsul; Reformawati, Nur
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.15472

Abstract

This research aims to elaborate on modern Western feminist thinking regarding the role of mothers in the context of gender inequality and social pressure, and identify how this thinking develops along with changes in modern society. The research method uses concept analysis to understand the role of mothers in relevant Western feminist writings and compares it with Islamic educational perspectives. The research results show that Western feminists criticize the traditional concept of motherhood which is considered to burden women with a double burden due to structured gender inequality. In addition, this research found that from an Islamic education perspective, the mother's role in the family is considered very important and of high value, both in spiritual and moral aspects. The conclusions of this study indicate that the application of a Western feminist perspective has the potential to reduce the role of mothers in children's education. The secular paradigm behind Western feminism tends to assess mother's childcare based on materialistic aspects, thus ignoring the spiritual dimensions and values ​​that are considered important in the Islamic view.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi pemikiran feminis Barat modern terkait peran ibu dalam konteks ketidaksetaraan gender dan tekanan sosial, serta mengidentifikasi bagaimana pemikiran ini berkembang seiring perubahan masyarakat modern. Metode penelitian menggunakan analisis konsep terhadap pemahaman peran ibu dalam tulisan-tulisan feminis Barat yang relevan serta membandingkannya dengan perspektif pendidikan Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa feminis Barat mengkritik konsep tradisional peran ibu yang dianggap membebani perempuan dengan beban ganda akibat ketidaksetaraan gender yang terstruktur. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa dalam perspektif pendidikan Islam, peran ibu dalam keluarga dianggap sangat penting dan bernilai tinggi, baik dalam aspek spiritual maupun moral. Kesimpulan penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan perspektif feminis Barat berpotensi mengurangi peran ibu dalam pendidikan anak. Paradigma sekuler di balik feminisme Barat cenderung menilai pengasuhan anak oleh ibu berdasarkan aspek materialistis, sehingga mengabaikan dimensi spiritual dan nilai-nilai yang dianggap penting dalam pandangan Islam.
Utilization of educational technology in teaching tadabbur Al-Quran at ATQA Indonesia Istriana, Suci; Rahman, Imas Kania; Indra, Hasbi
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16520

Abstract

Utilization of Educational Technology in Teaching Tadabbur Al-Quran at ATQA (Akademi Tadabbur Al- Quran) Indonesia is research that analyzes the role of educational technology in supporting the teaching and learning of tadabbur Al-Quran in an academic environment, especially at ATQA. This research utilizes literature study and survey methods to identify various educational technologies adopted and implemented at ATQA. The results revealed that the use of educational technologies, such as online learning platforms like Google Meet and OBS (Open Broadcaster Software), has contributed significantly to enriching the learning experience of Tadabbur Al-Quran.   Abstrak Pemanfaatan Teknologi Pendidikan dalam Pengajaran Tadabbur Al-Quran di ATQA (Akademi Tadabbur Al-Quran) Indonesia adalah penelitian yang menganalisis peran teknologi pendidikan dalam mendukung pengajaran dan pembelajaran tadabbur Al-Quran di lingkungan akademis, khususnya di ATQA. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan survei dalam mengidentifikasi berbagai teknologi pendidikan yang telah diadopsi dan diimplementasikan di ATQA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi pendidikan, seperti platform pembelajaran online seperti Google Meet dan OBS (Open Broadcaster Software) telah terbukti memberikan kontribusi yang signifikan dalam memperkaya pengalaman belajar tadabbur Al-Quran.
Pengembangan Pendidikan Islam di Pondok Pesantren Al-Khairiyah Citangkil Bahyati; Syafuri, B; Wasehudin
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16527

Abstract

Islamic boarding schools are Islamic educational institutions that have been developing for a long time. In their development, these Islamic boarding schools have experienced rapid progress until now Salafi Islamic boarding schools and Modern Islamic boarding schools have been formed. The aim of this research is for future researchers to know the development of Islamic education at the Al-Khairiyah Islamic boarding school and how Islamic education is implemented in this place. This research uses qualitative research which includes observation or observing directly in the field. To strengthen this research, the author uses descriptive sentences originating from journals, books, and so on. This research was carried out at the Al-Khairiyah Citangkil Islamic Boarding School, Cilegon, Banten. It was concluded that the development of Islamic education at the Al-Khairiyah Islamic boarding school was carried out by reciting the Koran together, disciplining the students themselves, forming good character so that the students were well equipped for their future lives.   Abstrak Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berkembang sejak dahulu, di dalam perkembangannya pondok pesantren ini mengalami kemajuan pesat hingga saat ini terbentuklah pondok pesantren salafi dan pondok pesantren Modern. Tujuan dari penelitian ini agar para peneliti selanjutnya mengetahui perkembangan pendidikan Islam di pondok pesantren Al-Khairiyah dan bagaimana pendidikan Islam itu dilaksanakan di tempat ini. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang meliputi observasi atau mengamati langsung di lapangan, untuk memperkuat penelitian ini, penulis menggunakan kalimat deskriptif yang berasal dari jurnal-jurnal, buku, dan lain sebagainya. Penelitian ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Khairiyah Citangkil kota Cilegon Banten. disimpulkan bahwa perkembangan pendidikan Islam di pondok pesantren Al-Khairiyah ini dilaksanakan dengan cara mengaji bersama-sama, pendisiplinan pada diri santri, membentuk karakter yang baik agar para santri mendapatkan pembekalan yang baik untuk kehidupan yang akan mendatang.
Dampak implementasi Kurikulum Merdeka pada Pendidikan Agama Islam dengan penggunaan media digital Faizudin; Wasehudin
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16542

Abstract

This study aims to develop Islamic education-based guidance and counseling service media for LGBT perpetrators and victims, by utilizing advances in information technology through the cyber counseling model. The research method used is development research (Research and Development) with the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results showed that cyber counseling services based on Islamic education can be an effective solution in helping LGBT perpetrators and victims return to heterosexual nature in accordance with Islamic law. This service is provided through a website specifically designed to provide virtual guidance and counseling. Feasibility testing was conducted involving experts in the fields of language, IT, Islamic education, and guidance and counseling, as well as potential users. The evaluation showed that the service was well received by users and experts, indicating great potential in its application.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media layanan bimbingan dan konseling berbasis pendidikan Islam bagi pelaku dan korban LGBT, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui model cyber counseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan cyber counseling berbasis pendidikan Islam dapat menjadi solusi efektif dalam membantu pelaku dan korban LGBT kembali kepada fitrah heteroseksual yang sesuai dengan syariat Islam. Layanan ini disediakan melalui website (laman) yang dirancang khusus untuk memberikan bimbingan dan konseling secara virtual. Uji kelayakan dilakukan dengan melibatkan ahli di bidang bahasa, IT, pendidikan Islam, dan bimbingan dan konseling, serta pengguna potensial. Evaluasi menunjukkan bahwa layanan ini diterima dengan baik oleh para pengguna dan ahli, menunjukkan potensi besar dalam penerapannya.  
Pendidikan etika bertamu dan menyambut tamu di kisah Nabi Ibrahim dalam Tafsir Nusantara Hibatullah, Alif
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16544

Abstract

Moral degradation in guest and host etiquette has become a serious issue, with many people needing more proper conduct in social interactions, leading to various conflicts. Common problems include guests entering homes without permission and hosts providing inadequate receptions. This study aims to analyze the interpretations of Indonesian scholars (mufasir Nusantara) regarding the story of Prophet Ibrahim welcoming his guests, using Roland Barthes' semiotic analysis in a qualitative research framework. The findings highlight that essential guest etiquette includes being polite, greeting before entering, and not inconveniencing the host. For hosts, the critical etiquette is to be friendly and kind, offer a warm welcome with refreshments and engage the guests in conversation to understand their purpose. To instill these ethical values, they can be integrated into the school environment through educational materials derived from the story of Prophet Ibrahim and modeled by teachers greeting students before entering the classroom. Additionally, habituation in the family setting, where parents teach children to be polite and welcoming, ensures these values are ingrained from an early age.   Abstrak Degradasi moral dalam tata krama tamu dan tuan rumah telah menjadi permasalahan yang serius, karena banyak orang yang memerlukan perilaku yang lebih baik dalam berinteraksi sosial, sehingga menimbulkan berbagai konflik. Masalah yang umum terjadi adalah tamu memasuki rumah tanpa izin dan tuan rumah memberikan sambutan yang tidak memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penafsiran para ulama Indonesia (mufasir Nusantara) terhadap kisah Nabi Ibrahim menyambut tamunya, dengan menggunakan analisis semiotika Roland Barthes dalam kerangka penelitian kualitatif. Temuan ini menyoroti bahwa etika tamu yang penting mencakup bersikap sopan, memberi salam sebelum masuk, dan tidak merepotkan tuan rumah. Bagi tuan rumah, etiket penting adalah bersikap ramah dan baik hati, memberikan sambutan hangat dengan minuman segar, dan mengajak para tamu berbincang untuk memahami tujuan mereka. Untuk menanamkan nilai-nilai etika tersebut dapat diintegrasikan ke dalam lingkungan sekolah melalui materi pendidikan yang bersumber dari kisah Nabi Ibrahim dan dicontohkan dengan cara guru menyapa siswa sebelum memasuki kelas. Selain itu, pembiasaan dalam lingkungan keluarga, dimana orang tua mendidik anak untuk bersikap sopan dan ramah, memastikan nilai-nilai ini tertanam sejak dini.  
Analisis kebijakan biaya pendidikan dalam upaya peningkatan pendapatan STIBA Makassar Iskandar; Jannah, Saadal; Putri, Sri Ujiana; Musriwan; Herman, Sulkifli
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16874

Abstract

STIBA Makassar faces challenges in covering all operational costs, which include education, research, and community service. This research aims to analyze education fee policies that can increase institutional income. Using a descriptive quantitative approach, this research identified two methods of charging educational costs for new students: the full costing method of IDR. 36,870,000, and the variable costing method is IDR. 31,370,000. Apart from that, additional fees for registration fees and tuition fees are considered reasonable to support improving the quality of education. As an additional step to increase institutional income, this research proposes opening non-regular classes, online classes, and study programs with Indonesian as the language of instruction, especially in Islamic Economics and Business and Da'wah Management. Thus, these findings provide insight for STIBA Makassar in establishing a more effective education cost policy, which aims to increase income and maintain and improve the quality of education offered.   Abstrak STIBA Makassar menghadapi tantangan dalam menutupi seluruh biaya operasional yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan biaya pendidikan yang dapat meningkatkan pendapatan institusi. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi dua metode pembebanan biaya pendidikan bagi mahasiswa baru, yaitu metode full costing sebesar Rp. 36.870.000 dan metode variable costing sebesar Rp. 31.370.000. Selain itu, penambahan biaya pada uang pangkal dan SPP dianggap wajar untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Sebagai langkah tambahan untuk meningkatkan pendapatan institusi, penelitian ini mengusulkan pembukaan kelas non-reguler, kelas online, dan program studi dengan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar, terutama dalam bidang Ekonomi dan Bisnis Islam serta Manajemen Dakwah. Dengan demikian, temuan ini memberikan wawasan bagi STIBA Makassar dalam menetapkan kebijakan biaya pendidikan yang lebih efektif, yang tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pendapatan tetapi juga untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas pendidikan yang ditawarkan.
Pengembangan media layanan Cyber counseling LGBT berbasis Pendidikan Islam Rahman, Imas Kania; Siti Rosidah, Noneng; Faizah, Tya Amiratul; Roihani, Nurul
TA`DIBUNA Vol 13 No 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Ibn Khaldun, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/tadibuna.v13i3.16996

Abstract

This study aims to develop Islamic education-based guidance and counseling service media for LGBT perpetrators and victims, by utilizing advances in information technology through the cyber counseling model. The research method used is development research (Research and Development) with the ADDIE model, which includes five stages: Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The results showed that cyber counseling services based on Islamic education can be an effective solution in helping LGBT perpetrators and victims return to heterosexual nature in accordance with Islamic law. This service is provided through a website specifically designed to provide virtual guidance and counseling. Feasibility testing was conducted involving experts in the fields of language, IT, Islamic education, and guidance and counseling, as well as potential users. The evaluation showed that the service was well received by users and experts, indicating great potential in its application.   Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media layanan bimbingan dan konseling berbasis pendidikan Islam bagi pelaku dan korban LGBT, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi melalui model cyber counseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang mencakup lima tahap: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan cyber counseling berbasis pendidikan Islam dapat menjadi solusi efektif dalam membantu pelaku dan korban LGBT kembali kepada fitrah heteroseksual yang sesuai dengan syariat Islam. Layanan ini disediakan melalui website (laman) yang dirancang khusus untuk memberikan bimbingan dan konseling secara virtual. Uji kelayakan dilakukan dengan melibatkan ahli di bidang bahasa, IT, pendidikan Islam, dan bimbingan dan konseling, serta pengguna potensial. Evaluasi menunjukkan bahwa layanan ini diterima dengan baik oleh para pengguna dan ahli, menunjukkan potensi besar dalam penerapannya.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7