cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 896 Documents
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Dengan Model Pembelajaran Humanizing The Classroom Dan Modl Pembelajaran Konvensional Di Sma Negeri 1 Lhoksukon maulizar, Resi; Yusuf, Rusli; Ali, Hasbi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v11i1.54957

Abstract

Di sekolah masalah yang sering terjadi dalam pembelajaran adalah kelas kurang kondusif dikarenakan siswa jenuh dengan suasana dalam kelas dimana dalam proses pembelajaran guru masih menggunakan pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara menggunakan metode Humanizing The Classroom dengan pembelajaran konvensional di SMA Negeri 1 Lhoksukon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI pada SMA Negeri 1 Lhoksukon dengan jumlah 215 peserta didik. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 Berjumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan siawa kelas XI IPS 2 berjumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol dengan keseluruhan sampel berjumlah 48 siswa, yang ditentukan dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan untuk pengujian hipotesis adalah teknik analisis uji paired sampel t-test (uji t). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata kelas eksperimen adalah 74,16 dan kelas kontrol adalah 67,70 dengan perbandingan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah 6,46 artinya terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar siswa antara  menggunakan metode humanizing the classroom dengan menggunakan konvensional di SMA negri 1 lhoksukon. Metode humanizing the classroom pada kelas eksperimen memperlihatkan hasil lebih tinggi daripada menggunakan konvensional pada kelas kontrol.
Wawasan Nusantara Sebagai Tameng Pengaruh Asing Dalam Era Globalisasi Sabela, Yesi; Fatma Ufatun Najicha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i2.55294

Abstract

Anthony Giddens melihat globalisasi merupakan suatu proses peningkatan hubungan social ke tahap dunia yang lebih luas dari suatu tempat local ke tempat yang lain yang lebih jauh atau lebih dekat. Globalisasi sendiri berasal dari kata “global” yang artinya meliputi seluruh dunia atau secara keseluruhan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) globalisasi adalah proses masuknya ke ruang lingkup dunia. Tanpa kita sadari proses globalisasi ini membawa dampak serta pengaruh ke masyarakat termasuk di Negara Indonesia hal tersebut dapat kita lihat dari pola pikir dan perilaku masyarakat Indonesia yang semakin berkembang serta adanya kemajuan teknologi yang dapat mempermudah kita dalam mengakses segala informasi, ataupun suatu fenomena dari berbagai negara dengan mudah. Dalam era globalisasi ini tentunya memiliki dampak yang mempengaruhi pola hidup bermasyarakat baik dampak positif maupun dampak negatif yang kita hadapi. Tak bisa hal tersebut membuat masyarakat memiliki habbit atau kebiasaan baru yang terkadang melenceng dari nilai-nilai yang terkandung di dalam pancasila dimana pancasila tersebut merupakan pedoman struktur, pola, dan bentuk ketatanegaraan di Negara indonesia.  Tujuan ditulisnya artikel ini adalah untuk mengetahui pengaruh globalisasi terhadap nasionalisme dan religius di Negara Indonesia. Serta upaya untuk menanggulangi pengaruh asing yaitu salah satunya dengan wawasan Nusantara bagi setiap lapisan masyarakat indonesia yang dijadikan sebagai pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar tidak salah atau bahkan terjerumus ke dalam suatu problematika.
Mengapa UU KKR Dibatalkan MK? Mahardika, Ma'rufa Putri Ayu; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i1.55377

Abstract

MK telah menyatakan bahwa Pasal 27 UU No. 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi bertentangan dengan UUD 1945. Berkaitan dengan bertentangnya UUD 1945 yang menjadi landasan hukum bangsa Indonesia membuat pasal tersebut dibatalkan oleh MK. Pembatalan ini dikarenakan operasionalnya yang implikasi hukumnya mengakibatkan seluruh pasal berkaitan dengan amnesti tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat. Pasal tersebut juga nantinya mengakibatkan keberatan oleh pihak-pihak yang menjadi korban.Tentunya hal seperti ini mengakibatkan pelanggaran hak asasi manusia karena bentuk keadilan yang berspektif kemanusiaan. MK telah membatalkan pasal ini dengan sangat banyak pertimbangan. Dengan melakukan banyak kajian pustaka tentang pasal-pasal yang telah dibatalkan oleh MK, dan menganalisis jurnal-jurnal, buku, maupun berita koran untuk membuat sebuah jurnal yang mengandung kaitannya dengan pembatalan UU KKR No. 27 Tahun 2004.
PERMASALAHAN DALAM PANCASILA KEWARGANEGARAAN Ramadhan, Musyaffa Iqbal; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i1.55459

Abstract

Pancasila merupakan pandangan hidup dan falsafah bangsa Indonesia yang mana dahulu pernag digantikan keberadaanya dengan paham ideologi lain. Pancasila merupakan kesepakatan dasar bangsa Indonesia untuk hidup dalam suatu Negara Kesatuan Republik Indoensia. Pancasila mempunyai tempat dalam Pembukaan UUD 1945. Karena merumuskan nilai-nilai dasar manusiawi, Pancasila dapat disebut visi atau pandangan hidup yang mendasari dan menjadi tujuan segala hukum dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kelima sila mencantumkan nilai-nilai Peri kemanusiaan dan Persatuan serta Keadilan yang diyakini secara universala oleh seluruh dunia, namun sekaligus asas Permusayawaratab dan Ketuhanan yang menampilkan corak pandangan hidup khas kebudayaan Indonesia, yakni corak religius-sosial. Nilai pancasila juga diamalakan dalam bidang sosial. Nilai sosial terdapat dalam sila kelima pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia yang menjadi tolak ukur keberhasilan pemerintah Negara dalam menjawabi ketimpangan sosial sehingga terjadi pemerataan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sehingga tercipta pembangunan yang secara adil atau seimbang, mengikutsertakan seluruh rakyat dan karenanay dinikmati oleh semu golongan masyarakat.
Esensi dan Aktualisasi Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia: Peradilan bagi Kasus Munir Nathania Made; Claudya Cindri Kasinda; Nabilla Oktabania Pratiwi; Ghorizah Verina Choirunnisa; Amanda Chintia; Nazwa Avisya Syasikirana; Derill Salman Danuningrat; Raisya Nabila Thahani; Jeremy Alexander Hasoloan; I Dewa Made Manu Pradnyana
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v11i2.55493

Abstract

Pancasila sebagai dasar negara Indonesia sepenuhnya mendukung dan menjunjung tinggi penegakan Hak Asasi Manusia. Namun dalam sejarahnya, penegakan HAM di Indonesia dirasa belum memuaskan dan belum menjamin keamanan rakyatnya. Sering terjadi pelanggaran HAM, yang sampai saat ini belum jelas peradilannya. Salah satu contohnya adalah belum ditemukannya titik terang dari kasus pembunuhan Munir. Bahkan hingga saat ini, kasus ini belum ditetapkan sebagai kasus pelanggaran HAM berat. Kasus ini kembali mencuat ke permukaan setelah seorang hacker mengklaim bahwa dirinya mengetahui kronologis dan dalang dibalik pembunuhan Munir. Munculnya kembali kasus yang belum terselesaikan ini membuat publik kembali mempertanyakan esensi dan aktualisasi penegakan HAM di Indonesia. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penegakan HAM di Indonesia khususnya untuk kasus Munir dan menganalisis penyebab dibalik belum tuntasnya kasus ini. Penulisan artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan merujuk pada berbagai sumber literatur dan metode kuesioner dengan membagikan kuesioner berisi pertanyaan kepada para narasumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan dan perlindungan HAM di Indonesia masih kurang memuaskan dan sangat perlu dibenahi, khususnya transparansi terhadap kasus pembunuhan Munir. Adanya sejumlah kasus HAM yang belum atau bahkan tidak tuntas mengindikasikan adanya persoalan soliditas landasan penegakan HAM di Indonesia. Diharapkan artikel ini dapat digunakan sebagai rujukan untuk pemecahan masalah HAM dan turut andil dalam upaya penegakan HAM di Indonesia.
Implementasi Nilai Pancasila Dalam Upaya Menjaga Lingkungan Widyantoro, Satrio; Fatma Ulfatun Najicha
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i1.55671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup 2) Memberikan edukasi kepada masyarakat tentang penerapan nilai-nilai Pancasila dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka yaitu menghimpun berbagai informasi dan fakta yang berkaitan dengan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam upaya menjaga lingkungan hidup. Lingkungan hidup adalah segala sesuatu yang ada di sekitar manusia dan mempengaruhi kehidupan manusia baik secara langsung maupun tidak langsung. Substansi lingkungan hidup pada dasarnya menyentuh banyak objek kajian ilmiah, antara lain pencemaran, pembuangan limbah, kerusakan lingkungan hidup akibat pertambangan, perusakan hutan, kebakaran hutan, pencemaran lingkungan hidup, dan lingkungan hidup yang mempengaruhi kehidupan manusia. Kita sebagai warga negara harus mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada seoptimal mungkin bukan malah merusaknya. Dalam hal ini Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, memiliki peran penting untuk mengatasi permasalahan tersebut dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
ANALISIS TERPENUHINYA HAK PENDIDIKAN MAHASISWA PROGRAM SARJANA ANGKATAN 2021 DI INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Meisya Noviliauwati
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v11i2.55672

Abstract

Analisis pemenuhan hak mahasiswa di Institut Teknologi Bandung merupakan suatu upaya untuk mengevaluasi tingkat pemenuhan hak-hak yang dimiliki oleh mahasiswa di ITB. Hak-hak tersebut meliputi hak yang telah diatur di peraturan Majelis Wali Amanat. Tujuannya adalah untuk mengkaji apakah layanan pendidikan di ITB sudah memenuhi hak dari setiap mahasiswanya atau belum. Metode untuk analisis ini adalah dengan metode deskriptif yang dimana akan dilakukan survey untuk sejumlah di ITB yang kemudian akan dianalisis dengan suatu aplikasi analisis untuk mengambil kesimpulan populasi melalui sampel tersebut dengan analisis inferensial. Diharapkan dari penelitian ini adalah kita dapat mengetahui kondisi aktual dari terpenuhinya hak-hak dari tiap mahasiswa program sarjana yang berkuliah di ITB. Temuan penting dari analisis ini untuk mengetahui kondisi aktual dari hak mahasiswa ITB yang didapat dari layanan pendidikan. Hasil dari analisis tersebut dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang terjadi dalam pemenuhan hak mahasiswa di ITB, serta untuk mengembangkan solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut.
Analisis Pelanggaran HAM pada Penanganan Terorisme di Indonesia Zafira, Nasya; Achmad Dinand Widhianto; Jusuf Junior Athala; Mazaya Akio Yodia; Rafly Maharazi
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v11i2.55704

Abstract

Apabila suatu negara berada dalam kondisi darurat, sistem hukum yang diterapkan adalah hukum keadaan darurat yang mengesampingkan hukum keadaan normal. Salah satu contoh kondisi darurat yang terjadi pada suatu negara adalah ancaman terorisme. Hak asasi manusia adalah hak yang dimiliki seseorang sejak lahir di dunia. Hak tersebut bersifat universal dan tidak dibedakan dari jenis kelamin, ras, suku, budaya, maupun agama. Upaya perlawanan terhadap terorisme akan selalu memiliki potensi terjadinya pelanggaran HAM. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hukumnya jika terjadi pelanggaran HAM dalam upaya penanganan terorisme. Metode yang dilakukan berupa survei literatur. Hasil dari penelitian berupa pembahasan mengenai perkembangan motif terorisme dan penanganannya serta proses penangkapan pelaku terorisme berdasarkan perspektif HAM di Indonesia. Simpulan dari penelitian ini adalah pada upaya penanganan terorisme, telah tertulis pada peraturan perundang-undangan di Indonesia bahwa terduga pelaku tindak pidana terorisme memiliki HAM yang tidak dapat dilanggar oleh pihak manapun. Keterbaruan pada penelitian ini adalah sikap yang dapat diambil masyarakat dalam menghadapi kasus pelanggaran HAM dalam penanganan terorisme di Indonesia. Manfaat dari penelitian ini adalah memberi pencerahan kepada masyarakat tentang sikap yang dapat diambil dalam menghadapi kasus pelanggaran HAM dalam penanganan terorisme. 
Peran Orang Tua Terhadap Penguatan Nilai-Nilai Karakter Sebagai Upaya Meningkatkan Civics Disposition Peserta Didik Di Masa Pandemi Covid-19 Gandara, Yoga; Yohana Oktaviani Lavan; Zulkifli
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i1.55723

Abstract

Problems regarding the formation of children's character during the COVID-19 pandemic are very important, in the midst of this condition there must be strategic handling to restore the world of education. Parents have an important role to realize the success of learning as well as changes in student behavior. The need for the main role of parents during distance learning in creating children's character is to guide or as the main role model for their children. Parents must interact interactively with schools and the community to develop educational patterns that emphasize character values ​​during the current COVID-19 pandemic. The method used in writing this article is a literature study and discourse analysis with a qualitative approach. The data collection technique used is library research. The purpose of writing this article is to increase parental awareness of strengthening character values ​​as an effort to improve children's civic character during online or distance learning during the COVID-19 pandemic.
PANCASILA SEBAGAI PERTAHANAN BANGSA MENGHADAPI GLOBALISASI: Pancasila Sebagai Pertahanan Bangsa Menghadapi Globalisasi zulfa, muhammad zulfa sofiul haq
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v12i1.55735

Abstract

Pancasila merupakan dasar negara yang digunakan sebagai tombak masyarakat Indonesia untuk menjalani kehidupan bermasyarakat. Pada era globalisasi ini, nilai-nilai pancasila banyak yang sudah luntur luntur. keadaan ini bisa dilihat dari munculnya beragam masalah timbul karena tidak diaplikasikannya nilai-nilai dari Pancasila. Masalah ini harus segera diatasi oleh masyarakat dan pemerintah. Jika tidak segera diatasi kemungkinan besar nilai-nilai dari pancasila atau makna pancasila itu sendiri akan lenya.. Efek globalisasi bukan hanya berpengaruh pada pesatnya kemajuan teknologi tetapi juga berpengaruh secara sosial budaya, ekonomi, politik, pertahanan, dan lain-lain. Di tengah peningkatan arus globalisasi yang berlangsung sangat kuat dengan efek yang bnisa menimbulkan masalah yang cukup besar, Indonesia sebagai suatu negara hendaknya semakin memperkuat jati diri dan pertahanan. Hal ini utamanya untuk menghindari dampak-dampak negatif yang masuk dan memungkinkan untuk mempengaruhi pondasi bangsa Indonesia. Peranan Pancasila ini sangat penting pada Era Globalisasi. Karena, Pancasila sebagai ideologi dasar yang memuat etika. Nilai-nilai Pancasila adalah bagian penting dalam sistem pertahanan negara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti yang berperan sebagai human instrument. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, maka dalam menganalisis dan memperoleh kesimpulan dilakukan dengan mencari teori dari berbagai sumber kepustakaan seperti buku, jurnal, artikel atau media lainnya.

Filter by Year

2013 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol 5, No 3 (2017): September Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol 2, No 3 (2014): September Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol 1, No 1 (2013): Februari Vol. 1 No. 1 (2013): Februari More Issue