cover
Contact Name
I Gusti Ayu Apsari Hadi
Contact Email
apsari.hadi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
apsari.hadi@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
ISSN : 25992694     EISSN : 25992686     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial, Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan sosial pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan kewarganegaraan bagi masyarakat akademik. Jurnal ini terbit 3 kali setahun.
Arjuna Subject : -
Articles 924 Documents
Keadilan Hak Warga Negara Dalam Kenaikan Harga Bbm Untuk Memenuhi Keadilan Masyarakat Febrianto, Farhan Dwi; Akbar, Muhammad Rajib; Hariansyah, Muhammad
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i3.60645

Abstract

Adanya lonjakan harga minyak dunia dinilai berpengaruh nyata terhadap kondisi ekonomi di Indonesia. Harga minyak yang tinggi ternyata tidak menguntungkan perekonomian negara mana pun di Asia, termasuk Indonesia. Kenaikan harga BBM di Indonesia selain disebabkan oleh tingginya kenaikan harga minyak dunia, juga dikarenakan adanya under supply dalam negeri jika dibandingkan dengan demand-nya. Besarnya subsidi BBM seperti di Indonesia ini yang dapat menguras anggaran belanja negara, dinilai juga sebagai alasan bagi pemerintah untuk menaikkan harga BBM di tanah air. Dampak yang terjadi, bagi berbagai sektor industri dapat menyebabkan tingginya biaya produksi dan operasi. Lebih dari itu, tentunya dengan kenaikan harga BBM ini pula, akan berimplikasi secara eksponensial terhadap fundamental makro ekonomi Indonesia.
Memperoleh Hak Dan Kewajiban Untuk Mencapai Pembelajaran Yang Berkualitas Maulana, Encep Nana; Rohmattulloh, Adroit; Rohmattulloh, Abdul Mu’min
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i3.60646

Abstract

Problematika dalam dunia pendidikan sekarang ini yaitu mengenai tidak tercapainya target pembangunan pendidikan, yang di mana dilihat dari akses pendidikan yang belum merata, rendahnya proporsi guru yang memiliki kualifikasi akademik tinggi, keterbatasan sarana dan prasarana, dan lain sebagainya. Yang di mana dilihat dari pergantian kurikulum yang kerap tidak konsisten membuat siswa kesulitan memahami esensi pembelajaran, kekurangan fasilitas yang menjadi masalah utama bagi sekolah tersebut, juga dilihat dari rendahnya kualitas pengajar jika dibandingkan dengan guru disekolah perkotaan yang maju. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pendidikan di Indonesia perlu mendapat perhatian lebih dan dibenahi oleh pemerintah, di mana dengan salah satunya meningkatkan anggaran biaya juga meningkatkan mutu kualitas tenaga pendidik (guru). Guru yang berkualitas menjadi kunci dalam pembentukan peserta didik yang bagus juga pendidikan menrupakan kunci dari kemajuan pembangunan negara. The problem in the world of education today is regarding the nonachievement of educational development targets, which is seen from the unequal access to education, the low proportion of teachers who have high academic qualifications, limited facilities and infrastructure, and so on which is seen from the frequent inconsistent curriculum changes that make it difficult for students to understand the essence of learning, the lack of facilities is the main problem for the school, also seen from the low quality of teachers if compared to teachers in advanced urban schools. Thus, it can be concluded that education in Indonesia needs to get more attention and be addressed by the government, one of which is increasing the budget and improving the quality of the teaching staff (teachers). Quality teachers are the key in the formation of good students and education is the key to the progress of the country's development.
Pengaruh Genre Perfilman terhadap Perilaku Remaja dalam Penerapan Nilai Pancasila di Era Digital Marsanita, Junia; Darmana, Nabiila Alya; Riani
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i3.61456

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh genre perfilman terhadap perilaku remaja dalam penerapan nilai Pancasila di era digital. Subjek penelitian adalah remaja usia 15-21 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner (penyebaran angket). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh genre perfilman terhadap perilaku remaja dalam penerapan nilai Pancasila di era digital memberikan pengaruh terhadap etika baik dari segi positif maupun dampak negatif. Dampak yag diberikan dari segi positif lebih besar dibandingkan segi negatif. Genre film seperti komedi, romance, dan action menjadi genre film yang memberikan kesan positif terhadap para penonton. Bahkan, banyak sekali kesan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari terutama dalam penerapan nilai Pancasila di era sekarang. Dari segi negatif, dalam penggunaan bahasa menjadi mudah dalam berkata kasar, skeptis terhadap orang lain hingga menormalisasikan krisis etika seperti dalam film-film hollywood yang dimana budaya tersebut tidak sesuai dengan budaya di Negara Indonesia.
Esensialitas Konstitusi UUD NRI 1945 Dan Pancasila Bagi Anak Tunagrahita Hanifah, Ghina; Thoppil, Safa Elsa; Ramadhani, Wulan
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 3 (2025): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i3.61504

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ensensialitas konstitusi negara melalui nilai karakter kebangsaan bagi anak tunagrahita. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur atau literatur review. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan merupakan hak dasar bagi semua anak, termasuk anak tunagrahita. Dalam pendidikan, anak tunagrahita memerlukan perhatian dan pelayanan khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Keterbatasan intelektual pada anak tunagrahita mengakibatkan mereka kesulitan untuk mempelajari norma-norma masyarakat, oleh karena itu konstitusi juga menuntut partisipasi dan tanggung jawab seluruh masyarakat dalam memastikan hak-hak anak tunagrahita terpenuhi secara adil dan merata. Dalam konteks ini, pemerintah memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan kebijakan yang memadai, termasuk dalam hal pelatihan dan peningkatan kompetensi guru dan tenaga pendidik lainnya. Kesimpulannya, konstitusi UUD 1945 dan Pancasila memainkan peran yang sangat penting dalam memberikan perlindungan dan memenuhi hak-hak anak tunagrahita, termasuk hak atas pendidikan yang layak. Dalam hal ini, peran pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk memastikan bahwa anak tunagrahita menerima pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan khusus mereka.  
URGENSI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DAN PANCASILA DALAM MENUMBUHKAN SEMANGAT NASIONALISME GENERASI MUDA DI ERA MILENIAL Sihombing, Rizky Agassy; Hutagalung, Jennie Febrina
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.37880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila dalam menumbuhkan kembali semangat nasionalisme generasi muda di era milenial. Saat ini, Indonesia menghadapi permasalahan serius berupa memudarnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda, yang membuat mereka rentan terhadap pengaruh negatif dari luar. Melalui metode studi literatur yang menggunakan data sekunder, penelitian ini menganalisis berbagai referensi teoretis yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa melunturnya jiwa nasionalisme dapat menjadi ancaman besar bagi bangsa jika terus dibiarkan. Oleh karena itu, penerapan Pendidikan Kewarganegaraan dan Pancasila sangat esensial. Pendidikan ini berfungsi untuk membentengi generasi milenial dengan menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai identitas nasional. Hal ini diharapkan mampu mencetak generasi muda yang tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan global demi kemajuan bangsa Indonesia.
PERTANGGUNG JAWABAN TINDAK PIDANA PENJUALAN ROKOK YANG TIDAK MEMILIKI IZIN EDAR DI KEPULAUAN KANGEAN Abdul Azis Zain; Levina Yustitianingtyas
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.49125

Abstract

Penelitian ini mengkaji pertanggungjawaban hukum bagi penjual rokok tanpa izin edar (ilegal) di Kepulauan Kangean, serta hambatan dan tantangan kepolisian dalam penindakannya. Penjualan rokok ilegal merupakan perbuatan melawan hukum yang merugikan pendapatan negara dari sektor cukai berdasarkan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. Melalui metode yuridis normatif, penelitian ini menemukan bahwa maraknya peredaran rokok ilegal disebabkan oleh rendahnya kesadaran masyarakat dan produsen, serta lemahnya pengawasan aparat terkait. Dalam proses penindakan, kepolisian menghadapi hambatan utama berupa pergeseran transaksi jual-beli ke ranah digital yang menyulitkan pelacakan penyalur. Oleh karena itu, tantangan krusial bagi penegak hukum saat ini adalah urgensi untuk meningkatkan kemampuan cyberspace guna menguasai teknik pencarian informasi digital demi memberantas peredaran rokok ilegal secara lebih efektif.
Optimizing Civic Education as Legal Awareness Education of ITE Law as an Effort to Improve Social Media Ethics of Students of SMA Negeri 1 Amlapura Putra, I Kadek Agus Juniartana; Budiarta, I Wayan; Sanjaya, Dewa Bagus; Dinata, I Putu Agus Hendra; Satriawan, Komang Deta Ary; Pramaputra, I Gusti Agung Ngurah Satria Dwi; Pramana, Gede Bayu Byana; Viriya, Arrya Karuna
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.105467

Abstract

The rapid development of the digital era has created new challenges in civic education, particularly in building students' legal awareness regarding the use of information and communication technology. This study aims to examine how Civic Education can be optimized as a means of legal awareness education for the Electronic Information and Transaction Law at SMA Negeri 1 Amlapura. This research employs a qualitative descriptive research method with a literature study approach. Data collection techniques were conducted through interviews with Civics teachers, participatory observation, and document analysis, then analyzed using qualitative description. The research results indicate that the implementation of Civic Education optimization requires fundamental reconstruction from conventional learning methods toward approaches that are responsive to digital technology dynamics. The main challenges are the limited understanding of teachers in integrating legal materials contextually, inadequate facilities and infrastructure, and the characteristics of digital generation students with short attention spans. Analysis shows that the majority of students use social media platforms very intensively but do not understand the provisions in the Electronic Information and Transaction Law. Comprehensive solutions offered include integration of legal materials in the Civic Education curriculum, implementation of contextual learning methods through judicial simulation and collaboration with law enforcement agencies, utilization of technology in educational media, and continuous evaluation of civic education teacher competencies.
Utilization Of Natural Resources as a Livelihood as Well As a Tourist Destination for the Community of Desa Les, Tejakula Diputra, I Putu Nova; Budiarta, I Wayan; Putra, I Kadek Agus Juniartana; Rahayu, Ni Made Istri Wahyuni; Sastradewi, Ni Luh Putu Diah; Pratama, Putu Redy Kusuma; Putra, Komang Wahyu Adi; Sugiantari, I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.105469

Abstract

Les Tourism Village is a village located in Tejakula District, Buleleng Regency which has beautiful Natural Resources. The utilization of Natural Resources in Les Tourism Village is very much felt, starting from being used as a tourist spot to becoming a source of livelihood until now. In 2024, Les Tourism Village was successfully named the Best Tourism Village by the Ministry. In the Observations that have been carried out, Les Tourism Village has various kinds of tourism and livelihood places. Starting from tourism places, Les Tourism Village has various great places to visit such as Yeh Mampeh Waterfall which is one of the beautiful views in Les tourism village, not only that, Les tourism village also provides beautiful hills and underwater views. The tourism village provides hill trekking and snorkeling or diving. Furthermore, the Natural Resources that are utilized as a source of livelihood, the sources of livelihood in Les Tourism Village vary from racing, farming, fishermen and traders. The most popular livelihood today is salt farmers. These salt farmers have begun to be recognized and have begun to form organizations by Bumdes. Through the tourist destinations and livelihoods in Les Tourism Village, it can add to and develop the development of Les Village, especially in the Economic Sector.
The Importance of Increasing Tolerance for All Indonesia Citizens as an Effort to Practice the First Precept in Pancasila in the Life of the Nation and State Anantasya, Yohana Agnes Dewi; Sanjaya, Dewa Bagus; Yanti , Putu Dea Anggita; Dakhi, Risti Tiarna Putri; Evayani, Kadek Dwi; Maulida , Rosalina; Sipayung, Marisa Yolan Br; Ifyani, Naila
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.105533

Abstract

Religious and belief diversity is an inseparable reality of the Indonesian nation. This study aims to gain a deeper understanding of the concept of tolerance, explore the meaning of citizenship, enhance knowledge about the importance of the first principle of Pancasila, identify actions that hinder the sense of tolerance among Indonesian citizens, and suggest strategies or methods to improve tolerance among all Indonesian citizens in the context of national and state life. This research uses document study as its method, by collecting materials from journals, articles, books, and references from internet-based documents. The results of the study show that there are still many irresponsible acts of intolerance by members of Indonesian society toward people of different religions, which has negative impacts on national and state life. This issue can be addressed by continuously encouraging people to develop a sense of empathy and mutual care for one another, despite religious differences. This approach is one of the efforts to increase the sense of tolerance among all Indonesian citizens in national life, so that in the future, Indonesia can become a nation that lives in shared prosperity, even with its diverse backgrounds.
Pancasila Education Teachers and the Merdeka Curriculum: A Deep Learning Approach to Character Development in Grade X Students at SMAN 4 Singaraja Sawu, Antonius Nelson Tonda; Budiarta, I Wayan; Sukadi; Elita, Bernadeta Lasni; Serlyta, Putu Dina; Dewi, Putu Suria; Karangan, Mona Denisa; Melania, Fransiska
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpku.v13i1.105534

Abstract

This study aims to examine the implementation of the deep learning approach by PPKn teachers in developing honest character in grade 10 students at SMAN 4 Singaraja and to identify obstacles in the implementation process. The deep learning approach in the Independent Curriculum emphasizes in-depth, meaningful, contextual, and reflective learning, which aims not only to transfer knowledge but also to build on the approach.mindful, meaningful, And joyful which emphasizes that learning must be carried out in depth, meaningfully, and enjoyably. In the context of character education, honesty is a fundamental value that must be instilled from an early age, both in academic and social environments. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques in the form of classroom observations, in-depth interviews with teachers and students, and documentation of learning activities. The data results were analyzed using the theory of Miles and Huberman, namely through data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that learning strategies such as case studies on dishonesty, reflective discussions, and social projects with the theme of honesty are effective in increasing students' understanding and practice of honest values. Civics teachers act as facilitators, motivators, and primary role models in this process. This study recommends the importance of integrating character values in active learning.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 2 (2025): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 13 No. 1 (2025): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 12 No. 1 (2024): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 3 (2023): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 2 (2023): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 11 No. 1 (2023): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 3 (2022): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 10 No. 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 10, No 1 (2022): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 3 (2021): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 9, No 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 1 (2021): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 3 (2020): September, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Mei, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 8 No. 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol 8, No 1 (2020): Februari, Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 7 No. 3 (2019): September Vol 7, No 3 (2019): September Vol. 7 No. 2 (2019): Mei Vol 7, No 2 (2019): Mei Vol 7, No 1 (2019): Februari Vol. 7 No. 1 (2019): Februari Vol 6, No 3 (2018): September Vol. 6 No. 3 (2018): September Vol 6, No 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 2 (2018): Mei Vol. 6 No. 1 (2018): Februari Vol 6, No 1 (2018): Februari Vol 5, No 3 (2017): September Vol. 5 No. 3 (2017): September Vol. 5 No. 2 (2017): Mei Vol 5, No 2 (2017): Mei Vol. 5 No. 1 (2017): Februari Vol 5, No 1 (2017): Februari Vol. 4 No. 3 (2016): September Vol 4, No 3 (2016): September Vol 4, No 2 (2016): Mei Vol. 4 No. 2 (2016): Mei Vol 4, No 1 (2016): Februari Vol. 4 No. 1 (2016): Februari Vol 3, No 3 (2015): September Vol. 3 No. 3 (2015): September Vol. 3 No. 2 (2015): Mei Vol 3, No 2 (2015): Mei Vol 3, No 1 (2015): Februari Vol. 3 No. 1 (2015): Februari Vol. 2 No. 3 (2014): September Vol 2, No 3 (2014): September Vol 2, No 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 2 (2014): Mei Vol. 2 No. 1 (2014): Februari Vol 2, No 1 (2014): Februari Vol. 1 No. 3 (2013): September Vol 1, No 3 (2013): September Vol 1, No 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 2 (2013): Mei Vol. 1 No. 1 (2013): Februari Vol 1, No 1 (2013): Februari More Issue