cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 861 Documents
Kunjungan Lapangan Bermain Messy Play dan Kemampuan Sosial Untuk Mengoptimalkan Kecerdasan Naturalis Anak Zeptyani, Ditha; Putu Aditya Antara; I Gede Astawan
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 2 (2024): May 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i2.78408

Abstract

Kecerdasan naturalis anak masih sangat rendah, karena pembelajaran berbasis alam masih belum dilakukan. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis kunjungan Lapangan Bermain Messy Play dan Kemampuan Sosial terhadap kecerdasan naturalis anak. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan desain post-test only control group. Populasi penelitian adalah 106 anak. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sebanyak 44 anak. Metode pengumpulan data menggunakan teknik non tes berupa kuesioner. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis ANAVA dua jalur berbantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian yaitu pertama, terdapat perbedaan kecerdasan naturalis antara kelompok yang menerapkan metode Kunjungan Lapangan melalui bermain Messy Play dengan kelompok yang menerapkan metode konvensional. Kedua, terdapat interaksi antara metode Kunjungan Lapangan melalui bermain Messy Play dan kemampuan sosial secara bersama terhadap kecerdasan naturalis anak. Ketiga, pada anak yang memiliki kemampuan sosial tinggi, terdapat perbedaan kecerdasan naturalis antara kelompok yang menerapkan metode Kunjungan Lapangan melalui bermain Messy Play dengan kelompok yang menerapkan metode konvensional. Disimpulkan kunjungan Lapangan Bermain Messy Play dan Kemampuan Sosial dapat meingkatkan kecerdasan naturalis anak. Implikasi penelitian ini adalah hasil penelitian ini dapat memberikan panduan praktis bagi para pendidik dan orang tua dalam merancang kegiatan pembelajaran yang lebih interaktif dan berfokus pada pengalaman langsung dengan alam.
Project-Based Learning Berbasis Entrepreneurship untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Kemandirian Siswa Kelas X Safrilla Rahma Marshella; Sajidan; Dwi Oetomo; Idam Ragil Widianto Atmojo
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.84214

Abstract

Pembelajaran biologi yang dilakukan masih bersifat teoritis dengan menggunakan metode ceramah, siswa mendapatkan materi langsung dari guru sehingga siswa kurang inisiatif dalam belajar. Hasil persentase tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa juga rendah yang ditunjukkan melalui penyebaran angket pada kegiatan prasiklus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model Project-based learning  berbasis entrepreneurship pada materi pencemaran lingkungan di kelas X terhadap tingkat berpikir kreatif dan kemandirian siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek penelitian merupakan siswa kelas XE 5 berjumlah 36 siswa. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan tes berupa pemberian lembar tes yang disesuaikan dengan aspek berpikir kreatif yaitu fluency, flexibility, originality, dan elaboration dan non tes berupa lembar angket,  wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik triangulasi data. Teknik validitas instrumen dilakukan dengan uji validitas. Hasil penelitian, menunjukkan terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik. Hal ini dapat dibuktikan dengan kenaikan nilai dan persentase angket berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik dari mulai pratindakan atau prasiklus, kemudian siklus 1, dan siklus 2. Simpulan menunjukkan penerapan model pembelajaran project-based learning berbasis entrepreneurship pada pembelajaran biologi untuk materi pencemaran lingkungan berdampak pada kemampuan berpikir kreatif dan kemandirian peserta didik.
E-Modul Berbasis Project Bassed Learning Pada Muatan Pelajaran IPAS Kelas V I Putu Canda Yoga Pratama; Anak Agung Gede Agung; Desak Putu Parmiti
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.85094

Abstract

Masih banyaknya guru yang hanya menerapkan metode pembelajaran ceramah dan model konvensional dalam proses pembelajaran. Selain itu guru kurang mahir dalam menerapkan media pembelajaran serta memanfaatkan fasilitas yang teserdia dalam proses pembelajaran di kelas berdampak terhadap rendahnya hasil belajar siswa. Sehingga penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk menganalisis keefektifan e-modul berbasis projek pada pembelajaran IPAS  kelas V. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah model pengembangan ADDIE. Subjek penelitian ini yaitu validator ahli media pembelajaran, ahli desain pembelajaran, ahli isi pembelajaran dan siswa kelas V. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa kuesioner dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan analisis statistika inferensial uji-t. Hasil dari penelitian ini yaitu efektifitas e-modul berbasis project based learning dilihat dari perhitungan uji-t menunjukkan perbedaan yang signifikan hasil belajar sebelum dan sesudah menggunakan e-modul berbasis project based learning. Kesimpulannya, penggunaan e-modul berbasis project based learning efektif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V.
Aktualisasi Game Edukatif Digital Pada Perkembangan Kemampuan Literasi Baca Tulis Anak Usia Dini Nuryani Pancawati; M Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86023

Abstract

Proses membaca dan menulis yang belum optimal didasarkan pada kesulitan anakm usia dini dalam melafalkan dan menuliskan huruf abjad. Tujuan penelitian ini menganalisis penggunaan permainan edukatif ABC Kids berbasis digital terhadap kemampuan literasi baca tulis pada anak usia dini. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari website ABC Kids, anak usia dini, guru kelas, dan orang tua kelompok B1, B2, dan B3. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi teori, metode, sumber, dan dilanjutkan ketekunan pengamat. Analisis data dengan deskriptif interkatif model Milles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya penggunaan permainan edukatif ABC Kids berbasis digital dilakukan dengan berbagai tahapan yang sistematis dan informatif. Proses belajar dalam permainan edukatif ABC Kids berbasis digital meningkatkan keterlibatan, interaksi sosial, respon terhadap instruksi, dan kemampuan literasi baca tulis anak-anak. Anak-anak menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi, dengan interaksi yang positif antara anak, guru, dan orang tua. Peran permainan edukatif memberikan kontribusi efektif bagi anak usia dini dalam belajar mengembangkan kemampuan membaca dan menulis pada huruf abjad. Aktualisasi game edukatif sebagai perwujudan konsep belajar yang berdiferensiasi pada kurikulum merdeka.
Persepsi Guru Dan Siswa Terhadap Pembelajaran Berbasis Pengalaman (Experiental Learning) Pada Mata Pelajaran Geografi SMA Ibrahim; Hari Utomo, Dwiyono; Handoyo, Budi; Sumarmi; Purwanto
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86189

Abstract

Kurikulum yang berubah-ubah membuat guru mengalami kesulitan dan kebingungan dalam menerapkan model pembelajaran yang sesuai minat belajar siswa, beberapa guru bidang study pendidikan geografi berinovasi untuk menggunakan model experiential learning dalam mengajar mata pelajaran geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap pembelajaran berbasis pengalaman (experiental learning) pada mata pelajaran geografi SMA. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan jenis metode survey. Sampel penelitian sebanyak 30 guru bidang study pendidikan geografi dan 35 siswa kelas XI IPS, ditentukan dengan purposive sampling. Angket kuesioner digunakan dalam pengumpulan data. Teknik analisis data menggunakan percentage correction. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan guru dan siswa sebanyak 30% guru dan siswa 15% sangat baik, 60% guru dan siswa 30% baik, 10% guru dan siswa 23% cukup, 7% guru dan siswa 55%  memiliki pengetahuan kurang. Penerapan menunjukkan 43% guru merasa sangat baik, 26% guru merasa baik, 17% guru merasa cukup dan 14% guru merasa kurang dalam penerapannya. Minat guru dan siswa sebanyak 53% guru dan siswa 57% berminat sangat baik, sebanyak 27% guru dan siswa 32% berminat baik, sebanyak 20% guru dan siswa 11% berminat cukup, sebanyak 5% dan siswa 9%  kurang berminat. Kesimpulannya, persepsi guru dan siswa terhadap pembelajaran berbasis pengalaman (experiental learning) pada mata pelajaran geografi SMA dilihat dari aspek pengetahuan, penerapan, minat dalam kategori baik untuk digunakan pada siswa SMA.
E-Modul Interaktif Berbasis Tri Hita Karana Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Muatan IPA Komang Wiratama, Gst. Ngurah; Putu Arnyana, Ida Bagus; Suja, I Wayan
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86308

Abstract

Keterbatasan kemampuan guru dalam menguasai teknologi informasi, yang berdampak pada kurang efektifnya penyampaian materi dan pencapaian tujuan pembelajaran yang tidak optimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis e-modul interaktif berbasis tri hita karana meningkatkan hasil belajar peserta didik muatan IPA. Jenis penelitian yaitu pengembangan mengacu pada model ADDIE. Subjek penelitian ini terdiri dari 2 orang ahli materi, 2 orang ahli media, 2 orang guru. Metode penelitian berupa metode non tes dengan kuesioner. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan validitas media terhadap validator diperoleh persentase 91% dari 2 orang ahli materi, 90% dari 2 orang ahli media, dilanjutkan dengan validator kepraktisan oleh 2 orang guru mendapat persentase 93% dan penilaian kepraktisan yang dilakukan oleh 11 orang peserta didik SD sebesar 90%. Pengujian untuk efektifitas dari hasil uji Paired Sample t-Test yang menunjukkan bahwa t-hitung lebih dari t-tabel (18,913 lebih dari 2,045) dan nilai probabilitas (p) kurang dari 0,05 maka dapat dinyatakan Ha ditolak. Simpulan penelitian yaitu e-modul yang dikembangkan valid dan layak digunakan dalam proses pembelajaran.
Model Pembelajaran Role playing Meningkatkan Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar Andari, Ni Wayan Puji; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86496

Abstract

Masih banyak siswa yang mendapatkan hasil belajar yang rendah sehingga perlu ditingkatkan. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu menganalis keefektifan model pembelajaran role playing dalam upaya meningkatkan hasil belajar IPAS Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Subyek penelitian ini adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 23 orang. Model penelitian tindakan meliputi empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar soal tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu analisis data pra-siklus menunjukan nilai rata-rata hasil belajar siswa yaitu 49.56 sehingga berada pada kualifikasi kurang. Nilai rata-rata hasil belajar pada siklus I yaitu 74.56 sehingga berada pada kualifikasi cukup. Nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas V pada siklus II yaitu 84.7 sehingga berada pada kualifikasi sangat baik. Terjadinya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari pra-siklus hingga siklus II. Disimpulkan bahwa model pembelajaran role playing dapat meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar.
Model Pembelajaran Berbasis Proyek Meningkatkan Motivasi Belajar IPAS Pada Siswa Sekolah Dasar Arianti, Ni Nyoman Sri; I Wayan Lasmawan; I Wayan Kertih
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86497

Abstract

Permasalahan saat ini yaitu siswa kesulitan dalam belajar IPAS. Hal ini disebabkan karena kurangnya motivasi belajar siswa. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu menganalis penerapan Project-Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V yang berjumlah 33 orang dan peneliti. Model penelitian tindakan pada penelitian ini terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan (observasi), dan refleksi. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu lembar kuesioner observasi. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian yaitu Rata-rata yang diperoleh pada pra siklus yaitu 51.09. Hal ini menunjukan bahwa hasil dari pra-siklus berada pada kriteria sedang, sehingga perlu ditingkatkan lagi. Hasil rata-rata motivasi belajar pada siklus I yaitu 60.6. Hal ini menunjukan bahwa hasil dari siklus I berada pada kriteria sedang, sehingga perlu ditingkatkan lagi. Hasil rata-rata motivasi belajar pada siklus II yaitu 81.75.   Hal ini menunjukan bahwa hasil dari siklus II berada pada kriteria sangat tinggi. Disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis projek dapat meningkatkan motivasi belajar IPAS pada siswa kelas V SD.
Layanan Bimbingan Kelompok dengan Teknik Modeling untuk Meningkatkan Manajemen Waktu Belajar Siswa Ali, Juniarti; Meidy D. Ar Noya
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.86542

Abstract

Masih banyak siswa yang kesulitan dalam manajemen waktu sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang kurang optimal. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu menganalisis efektifitas bimbingan kelompok dengan teknik modeling untuk meningkatkan disiplin belajar siswa kelas VIII SMP. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian secara kuantitatif dengan metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-grup, pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas VIII SMP yang berjumlah 23 orang siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik non-probability yang berjumlah sebanyak 12 orang siswa. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, dan kuesioner. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu kuesioner dan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan sebelum dan setelah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling terhadap manajemen waktu belajar. Disimpulkan bahwa, layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling dapat meningkatkan manajemen waktu belajar siswa kelas VIII SMP. Implikasi penelitian ini yaitu melalui teknik modeling, siswa dapat belajar dari contoh langsung bagaimana menyusun jadwal belajar yang realistis, memprioritaskan tugas-tugas yang lebih penting, dan menghindari penundaan sehingga dapat meningkatkan manajemen waktu pada siswa. Selain itu penerapan layanan ini juga dapat meningkatkan kebiasaan positif pada siswa.
The Usage of Comics in Physics Learning: A Systematic Review of the Indonesian Research Literature Ghaida Prinisa Achmad; Muslim; Dadi Rusdiana
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.87885

Abstract

In today's digital age, visual components, including education, influence all aspects of life. Comics in the form of interaction of written and visual information may serve two purposes: teaching scientific concepts effectively and increasing students' interest. This study aims to analyze the development of comics in physics learning based on the needs of the learning process and outcomes. This study reviews comics in physics learning and provides recommendations for future research and practice. This research uses a systematic literature review research method. This research presents a literature review based on 23 studies. The procedure used in this study from the development of research questions, preparation of selection criteria, development of search strategies, selection of studies using selection criteria, assessment of study quality, and synthesizing the results of research questions. Research data collection was conducted using online searches from data-driven journal indexers such as Google Scholar, IOP Science, DOAJ, and Scopus. The review identified the status and trends in the use of comics, their impact on the learning process, and opportunities for developers and practitioners. Research development trends show that the use of comics in physics learning in Indonesia fluctuates. The results of data analysis show that learning physics with comics can stimulate students' learning ability well. Thus, the researcher invites future research to focus on what students learn through comics through the implementation of instructional interventions.

Filter by Year

2017 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue