cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 924 Documents
Pembelajaran PKN Berbasis Pendekatan Konstruktivistik sebagai upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa terhadap Nilai-Nilai Moral PKN Ni Wayan Meilyana Ari Savitri; Dewa Bagus Sanjaya; Nengah Swastika
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98293

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berbagai kendala dalam proses pembelajaran PKN di tingkat sekolah dasar, terutama terkait rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai moral PKN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan pendekatan konstruktivistik dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) sebagai strategi untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai moral di kelas 3 SD. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan desain one-shot case study, di mana perlakuan dilakukan satu kali pertemuan tanpa kelompok kontrol. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas 3 yang berjumlah 32 orang, yang mengikuti pembelajaran PKN dengan pendekatan konstruktivistik menggunakan media kontekstual dan kegiatan eksploratif. Data dikumpulkan melalui instrumen berupa tes pemahaman nilai moral, lembar observasi keterlibatan siswa, serta dokumentasi hasil kerja siswa. Metode analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif (kuantitatif) dan analisis kualitatif deskriptif dengan triangulasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata nilai pemahaman siswa berada pada kategori tinggi. Observasi juga menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa pembelajaran PKN dengan pendekatan konstruktivistik memberikan dampak positif terhadap pemahaman siswa terhadap nilai moral seperti kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi. Penelitian ini merekomendasikan penerapan pendekatan konstruktivistik secara luas dalam pembelajaran PKN sebagai upaya penguatan karakter di sekolah dasar.
Pembelajaran PKM Berbasis Project Based Learning sebagai Upaya Menanamkan Peran Kepemimpinan Terintegrasi Nilai Moral Siswa Ni Rai Tikayani; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98294

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pembelajaran Pendidikan Kepemimpinan Moral (PKM) berbasis Project Based Learning (PjBL) sebagai upaya menanamkan peran kepemimpinan yang terintegrasi dengan nilai moral pada siswa kelas V SD. Metode yang digunakan adalah One Shot Case Study dengan subjek penelitian siswa kelas V SD. Subjek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah SD dan 30 orang siswa Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran PKM berbasis PjBL secara signifikan meningkatkan peran kepemimpinan siswa yang terintegrasi dengan nilai moral, terlihat dari peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam proyek, pengambilan keputusan secara bertanggung jawab, dan sikap positif terhadap nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan model pembelajaran inovatif yang tidak hanya menekankan aspek kognitif tetapi juga karakter dan kepemimpinan moral pada jenjang pendidikan dasar. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah rekomendasi bagi pendidik untuk mengadopsi model PjBL sebagai strategi pembelajaran efektif dalam menanamkan kepemimpinan moral yang berkelanjutan pada siswa sekolah dasar.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Metode Jarimatika pada Materi Perkalian Siswa Kelas V Diewa Arya Pratama Putra; Bernadetha Rizki Kaize; Ratna Purwanty; Syahfitriani Br Ginting
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98452

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi perkalian karena masih banyak siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep dan melakukan perhitungan. Selain itu, metode pembelajaran yang digunakan guru cenderung monoton sehingga kurang mampu memotivasi siswa untuk belajar dengan lebih aktif dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana metode jarimatika dapat membantu meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa dalam materi perkalian. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar yang cukup besar: dari rata-rata 57,95 dan ketuntasan 51,28% pada siklus I, menjadi 85,64 dan ketuntasan 92,31% pada siklus II. Hal ini menunjukkan bahwa metode jarimatika efektif untuk membantu siswa memahami perkalian. Temuan ini memberi gambaran bahwa penggunaan media konkret seperti jari tangan dapat menjadi strategi pembelajaran yang menyenangkan dan bermanfaat di kelas matematika sekolah dasar.
Pembelajaran Keterampilan Berbicara Anak Usia Dini Melalui Video Animasi Sami Hastuti; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98584

Abstract

Keterampilan berbicara anak usia dini masih menghadapi kendala pada aspek fonologi dan morfologi yang belum terintegrasi secara menyeluruh dalam pembelajaran. Kondisi ini berdampak pada terbatasnya pemahaman anak dalam melafalkan bunyi bahasa sesuai kaidah kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran keterampilan berbicara anak usia dini dengan mengidentifikasi capaian hasil belajar, mengevaluasi hambatan yang muncul, serta merumuskan solusi yang tepat untuk mengatasinya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas seorang guru dan 20 anak usia dini sebagai subjek uji coba. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan instrumen berupa lembar observasi, pedoman wawancara, dan format analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran keterampilan berbicara berbasis audiovisual mampu meningkatkan pemahaman anak dalam mengklasifikasikan fonem dan morfem sebagai unsur pembentuk bahasa. Simpulan penelitian menegaskan bahwa media animasi dapat menjadi solusi efektif dalam mengembangkan keterampilan berbicara anak usia dini serta memperkuat peran guru dalam mendukung pembelajaran yang aktif, kreatif, dan menyenangkan. Implikasi penelitian ini adalah bahwa pemanfaatan media audiovisual dapat menjadi strategi inovatif untuk membentuk generasi yang adaptif dan unggul di era globalisasi.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika melalui Model Problem Based Learning di Kelas XI Ma’q Rifatur Rosiyanti; Sri Suratni; Gregoria Ariyanti
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98713

Abstract

Tidak jarang peserta didik masih kesulitan memahami materi karena terbatasnya waktu untuk mendalami materi dengan model pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik materi. Peserta didik merasa belum cukup untuk mendalami konsepnya sendiri serta latihan soal karena keterbatasan waktu. Penelitian ini bertujuan menganalisis model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik kelas XI dengan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Setiap siklusnya terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, serta refleksi. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode tes tulis dari hasil asesmen sumatif sebelumnya sebagai data awal serta post-test di setiap siklusnya yang berupa data kuantitatif. Hasil asesmen sumatif sebelumnya digunakan sebagai data awal untuk mengetahui permasalahan yang dihadapi di kelas. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa model PBL dapat meningkatkan hasil belajar matematika peserta didik. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata nilai serta persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik. Rata-rata nilai dari data awal sebesar 41,54, meningkat menjadi 61,37 dan pada siklus 2 meningkat sebesar 83,37. Persentase ketuntasan belajar  meningkat dari data awal sebesar 28,57% menjadi 42,86% pada siklus 1 dan 74,29% pada siklus 2. Dengan demikian PBL ini dapat diterapkan dalam upaya meningkatkan pemahaman pelajaran peserta didik.
Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Video terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar IPAS Siswa Made Wiwik Erawatini; Ni Nyoman Lisna Handayani; I Made Sedana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98922

Abstract

Kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS masih tergolong rendah, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pendidik dan pemangku kebijakan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning berbantuan video pembelajaran  terhadap aktivitas dan hasil belajar IPAS. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test control group design. Populasi penelitian berjumlah 214 orang dan sampel berjumlah 68 orang yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi aktivitas belajar dan tes hasil belajar IPAS berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara simultan terhadap aktivitas dan hasil belajar IPAS antara siswa yang belajar dengan model pembelajaran problem based learning berbantuan video pembelajaran dan siswa yang belajar dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV. Penelitian ini memberikan bukti empiris mengenai efektivitas model pembelajaran problem based learning berbantuan video pembelajaran dalam pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar.
Project Based Learning Berbantuan Media Interaktif terhadap Motivasi dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas V dalam Pembelajaran IPAS Kadek Dwi Nugraha Jati; Ni Nyoman Lisna Handayani; I Made Sedana
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98926

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih banyak didominasi metode ceramah dan penugasan konvensional. Hal ini menyebabkan siswa kurang terlibat aktif dalam proses pembelajaran, sehingga motivasi belajar rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran project based learning berbantuan media interaktif terhadap motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis. Populasi penelitian berjumlah 273 orang dan sampel berjumlah 66 orang yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test contol group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner untuk data motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis IPAS berupa tes esai. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PjBL yang dipadukan dengan media interaktif mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap proses dan hasil belajar siswa. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan ini mengalami peningkatan motivasi belajar, terlihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti setiap tahapan proyek, keterlibatan aktif dalam diskusi kelompok, serta dorongan intrinsik untuk menyelesaikan tugas secara mandiri maupun kolaboratif. Selain itu, keterampilan berpikir kritis siswa juga berkembang, ditunjukkan dengan kemampuan mereka dalam mengajukan pertanyaan yang lebih mendalam, memberikan argumentasi yang logis, serta menghubungkan konsep IPAS dengan fenomena nyata di lingkungan sekitar. Implikasi penelitian in dapat menjadikan model ini sebagai alternatif inovasi pembelajaran yang lebih relevan dengan tuntutan abad ke-21.
Pendekatan Matematika Realistik terhadap Minat dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Made Sulasmini; I Made Sedana; Ni Nyoman Lisna Handayani
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.98935

Abstract

Masih banyak siswa kelas IV SD yang kurang berminat dalam belajar matematika karena pembelajaran cenderung abstrak dan tidak dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Hal ini berdampak pada rendahnya hasil belajar matematika siswa sehingga diperlukan pendekatan yang lebih kontekstual, seperti Pendekatan Matematika Realistik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pendidikan matematika realistik terhadap minat belajar dan hasil belajar matematika. Populasi penelitian berjumlah 255 orang dan sampel berjumlah 58 orang yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan post-test control group design. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner minat belajar dan tes hasil belajar matematika berupa tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan uji statistik MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan matematika realistik terhadap minat belajar dan hasil belajar matematika secara simultan pada siswa kelas IV. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan matematika realistik efektif dalam meningkatkan minat serta hasil belajar matematika siswa kelas IV SD. Implikasinya, guru dapat memanfaatkan pendekatan ini sebagai strategi pembelajaran alternatif yang kontekstual dan menyenangkan untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Model Problem Based Learning Berbantuan Teknik Scaffolding terhadap Motivasi Belajar PKN Angel Veranita Sari Tupen; Dewa Gede Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.99446

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini yaitu motivasi belajar siswa pada mata pelajaran PKN dibawah rata-rata karena masih terdapat siswa yang tidak mengerjakan PR yang diberikan disekolah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis model problem based learning berbantuan teknik scaffolding terhadap motivasi belajar PKN. Jenis penelitian yang  digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperiment). Penelitian ini diracang menggunakan rancangan Single Factorial Independent Group Design. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan teknik group random sampling dengan jumlah sampel pada penelitian adalah 58 orang. Metode pengumpulan menggunakan metode non tes dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Teknik analisis data digunakan dalam penelitian ini adalah teknik kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model ini mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara signifikan. PBL memberikan kesempatan kepada siswa untuk aktif memecahkan masalah nyata, sementara scaffolding berfungsi sebagai pendamping yang memandu siswa dalam memahami konsep, mengarahkan strategi, dan memberikan dukungan bertahap hingga mereka mampu belajar secara mandiri. Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik scaffolding tidak  berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa pada PKN diterima dan hipotesis bahwa model  Problem Based Learning (PBL) berbantuan teknik scaffolding tidak berpengaruh ditolak (PBL). Implikasi penelitian ini yaitu penggunaan PBL berbantuan teknik scaffolding lebih baik dan efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dalam proses pembelajaran.
Media Augmented Reality terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik pada Materi Habitat Hewan Mursidah Rahmah; Ida Komang Putra Swarmahardika; Elsa Septiani Hidayat; Ilma Amalia Rahman; Anita Karolina
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.99543

Abstract

Motivasi belajar yang rendah pada materi habitat hewan masih menjadi hambatan dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan media Augmented Reality dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Nonequivalent Control Group, yang terdiri atas dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan media Augmented Reality dan kelompok kontrol yang menggunakan metode konvensional. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes motivasi yang dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan (pre-test dan post-test), kemudian dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test dengan bantuan perangkat lunak statistik. Hasil utama penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Augmented Reality (AR) pada pembelajaran materi habitat hewan mampu meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara signifikan. Simpulan penelitian menunjukan bahwa penggunaan media Augmented Reality mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan interaktif, sehingga dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inovatif yang relevan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik di tingkat sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media Augmented Reality (AR) dalam pembelajaran dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru untuk meningkatkan motivasi sekaligus pemahaman peserta didik terhadap materi yang bersifat abstrak, seperti habitat hewan.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2026): February Vol 9 No 4 (2025): November Vol 9 No 3 (2025): August Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue