cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Journal of Education Action Research
ISSN : 25804790     EISSN : 25493272     DOI : -
Core Subject : Education,
Journal of Educational Action Research is concerned with exploring the dialogue between research and practice in educational settings. This journal publishes accounts of a range of action research and related studies, in education and across the professions, with the aim of making their outcomes widely available and exemplifying the variety of possible styles of reporting. It aims to establish and maintain a review of the literature of action research. It also provides a forum for dialogue on the methodological and epistemological issues, enabling different approaches to be subjected to critical reflection and analysis.
Arjuna Subject : -
Articles 924 Documents
Optimalisasi Pembelajaran Menulis Narasi Melalui Bahan Ajar Cerita Bergambar untuk Siswa Sekolah Dasar Tri Mulyani; Mukti Widayati; Nurnaningsih
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.93692

Abstract

Menulis merupakan kemampuan sering dianggap sulit terutama bagi pembaca yang memiliki minat rendah. Hal ini menyebabkan banyak siswa yang memiliki keterampilan menulis yang rendah. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan bahan ajar cerita bergambar untuk meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu ahli media dan materi pembelajaran, serta uji kepraktisan dilakukan oleh guru. Subjek uji coba yaitu siswa kelas IV yang berjumlah 45 siswa. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu angket atau kuesioner, observasi atau pengamatan dan tes. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa kuesioner dan soal tes. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang diberikan oleh ahli media mendapatkan hasil 87,80% (sangat layak) dan ahli materi mendapatkan hasil 83,58% (sangat layak). Secara keseluruhan, hasil validasi dari para ahli mencapai 85,69% (sangat layak). Hasil uji coba skala kecil pada siswa yaitu 81,20% (sangat praktis) dan uji coba lapangan 83,56% (sangat praktis). Hasil uji keefektifan menunjukan peningkatan. Disimpulkan bahwa bahan ajar cerita bergambar layak digunakan dalam pembelajaran dan meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV Sekolah Dasar.
Model Problem Based Learning terhadap Keterampilan Kerja Sama dan Hasil Belajar IPAS Luh Dewi Puspawati; I Nyoman Sudiana; Ida Bagus Putrayasa
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94020

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembelajaran IPA di kelas V masih didominasi oleh metode ceramah yang membuat siswa pasif, kurang terlibat, dan tidak terjalin kerja sama antar siswa. Siswa cenderung merasa bosan, tidak tertarik, dan sulit memahami materi karena kurangnya penggunaan media pembelajaran serta dominasi tugas individu. Penelitian ini menganalisis pengaruh Problem Based Learning (PBL) terhadap keterampilan kerja sama dan hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan quasi-experimental design dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 64 siswa yang dipilih melalui multistage random sampling. Data keterampilan kerja sama dikumpulkan melalui kuesioner, sementara hasil belajar diukur melalui tes. Analisis data menggunakan one-way MANOVA menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan kerja sama (F = 340.207, p < 0.05) dan hasil belajar IPAS (F = 108.660, p < 0.05). Secara simultan, terdapat perbedaan signifikan dalam kedua aspek (F = 909.760, p < 0.05). Dengan demikian, model Problem Based Learning (PBL) memberikan pengaruh signifikan terhadap keterampilan kerja sama dan hasil belajar IPAS siswa. Dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.  Model ini dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Quiziz terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Kemampuan Pemecahan Masalah Ni Putu Elya Trisnayanti; I Wayan Suastra; Ni Ketut Suarni
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94021

Abstract

Kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa kelas V SD masih rendah, disebabkan kurangnya penerapan metode pembelajaran aktif dan interaktif. Penelitian ini menguji efektivitas model Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Quizizz dalam meningkatkan keterampilan tersebut dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan post-test only control group design. Pengambilan sampel menggunakan random sampling yang melibatkan 69 siswa kelas V. Analisis data menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukan model pembelajaran kooperatif tipe TGT berbantuan Quiziz terbukti lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa. Disimpulkan penerapan model TGT berbantuan Quizizz secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, model ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar sebagai alternatif inovatif yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran serta keterlibatan siswa dalam proses belajar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model TGT berbantuan Quizizz dapat menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah siswa.
Media Interaktif Berbasis Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Hasil Membaca Pemahaman Siswa Kelas V SD Ni Kadek Arthiwi Wijayanti; Ida Bagus Putrayasa; Dewa Bagus Sanjaya
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.94022

Abstract

Kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD masih tergolong rendah, yang tercermin dari hasil belajar siswa yang belum optimal. Pembelajaran masih dominan menggunakan buku cetak dan media konvensional yang kurang menarik, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media interaktif berbasis cerita bergambar yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE, dengan subjek penelitian meliputi ahli materi, media, dan bahasa, beberapa guru, serta lebih dari dua puluh siswa kelas V yang ditentukan secara purposive berdasarkan karakteristik kurikulum, kesiapan teknologi, dan dukungan sekolah. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan tes membaca pemahaman, dengan instrumen yang divalidasi melalui analisis isi. Teknik analisis data mencakup analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif untuk menilai validitas dan kepraktisan media, serta analisis inferensial menggunakan uji statistik untuk mengukur efektivitas penggunaan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid dan sangat praktis digunakan dalam pembelajaran, serta secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media interaktif berbasis cerita bergambar layak digunakan sebagai alternatif pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Implikasinya, media ini dapat membantu guru menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan bermakna, serta menjadi acuan bagi pengembang lain dalam merancang media digital yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik siswa.
Pendidikan Vokasional dalam Penerapan Personal Hygiene dan Sanitasi Pengolahan Makanan pada Pelaku Usaha Makanan Mutiara; Badraningsih Lastariwati
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94087

Abstract

Rendahnya penerapan personal hygiene dan sanitasi pengolahan makanan yang baik dalam sektor industri makanan dapat mengakibatkan berbagai penyakit serius. Maka dari itu, menerapkan prinsip keamanan pangan bagi pelaku usaha makanan merupakan hal yang sangat penting dalam pekerjaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat pengetahuan, sikap, dan tindakan pelaku usaha makanan terkait aspek personal hygiene dan sanitasi pengolahan makanan serta merancang program pelatihan berbasis pendidikan vokasional yang aplikatif dan kontekstual, sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha makanan di lapangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menerapkan desain descriptive cross-sectional. Subjek penelitian sebanyak 48 orang operator usaha makanan. Metode pengumpulan data yang digunakan terdiri dari kuisioner dan lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis koefisien korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap personal hygiene serta sanitasi pengolahan pelaku usaha mkanan termasuk dalam kategori "cukup" dan berada pada dimensi pengetahuan prosedural serta dipengaruhi oleh komponen afektif. Namun, pada aspek tindakan personal hygiene masih termasuk dalam kategori “buruk”, sementara tindakan sanitasi pengolahan berada pada kategori “cukup”. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat pengetahuan, semakin positif sikap dan tindakan personal hygiene serta sanitasi pengolahannya. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran pendidikan vokasional non-formal untuk meningkatkan kompetensi individu di dunia kerja.
Culturally Responsive Teaching Approach in Improving Learning Outcomes on the Material of Factors Affecting Reaction Rate Annisa Putria Dewitasari; Ade Tiyas Widyawati; Dewi Anggraini Sudarto; Murniati Lawah; Neni Anugraheni Nurrahmah; Sri Nurainis Naini; Tjahjo Baskoro Widi; Amaria
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94304

Abstract

The low student learning outcomes in the material of factors that influence reaction rates are caused by the lack of connection between the learning context and students' cultural backgrounds. This study aimed to analyse the effectiveness of a culturally responsive learning approach in improving student learning outcomes in the material of factors that influence reaction rates. The techniques used in this study were descriptive, qualitative, and quantitative, with data collection methods including observation and learning outcome tests in the form of pre-tests and post-tests. The study was conducted in three stages: pre-cycle, cycle 1, and cycle 2. The CRT approach was combined with the Problem-Based Learning (PBL) model in each cycle. The results showed a significant increase in learning completeness, from 33.33% in the pre-cycle to 69.44% in cycle 1 and 89% in cycle 2. The CRT approach effectively linked chemical materials with students' cultural backgrounds and daily experiences, improving student learning outcomes. It was concluded that applying a learning approach responsive to students' cultural backgrounds can significantly improve student learning outcomes by making chemical materials more contextual, relevant, and easy to understand. The implication is that integrating local cultural values in the learning process can create a more contextual and relevant learning experience for students.
Sistem E-Absensi Siswa Berbasis Digital di Sekolah Menengah Pertama Ni Made Kusumawati; Bassilius Redan Werang; Ni Luh Gede Erni Sulindawati
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94315

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam absensi manual yaitu ketidakefisienan, potensi kesalahan, dan keterbatasan pemantauan real-time. Sistem manual rentan terhadap manipulasi data oleh siswa, sehingga kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem E-Absensi berbasis QR Code sebagai solusi peningkatan efisiensi pencatatan kehadiran siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 70 siswa kelas VIII SMP, 2 ahli media dan isi, serta guru sebagai pengguna sistem. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif, serta uji-t sampel berpasangan untuk melihat efektivitas sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan signifikan antara pencatatan absensi sebelum dan sesudah penerapan system. Sistem memiliki keandalan tinggi, mudah digunakan, dan efisien. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan kehadiran secara digital oleh sekolah dan orang tua. Implikasi penelitian menunjukkan potensi penerapan sistem di berbagai sekolah sebagai bagian dari digitalisasi administrasi pendidikan.
Project Based Learning Model Enhances Problem Solving Skills and Collaborative Abilities of Kindergarten Group B Children Sari Dewi Astuti; Desak Putu Parmiti; Maria Goreti Rini Kristiantari
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94855

Abstract

Several challenges were identified in the learning process, notably that 70% of students experienced difficulties working in groups or teams, indicating a lack of collaborative skills. Furthermore, only 20% of students actively participated in group activities, with the majority preferring to work independently. These deficiencies in problem solving and collaboration may negatively impact students’ academic achievement. This study aimed to analyze the implementation of Project-Based Learning (PBL) in improving the problem solving skills and collaborative abilities of kindergarten students in Group B. A quasi experimental method with a quantitative approach was employed. The research design utilized was the Posttest Only Control Group Design. The population of the study consisted of 120 Group B kindergarten students, with a total sample of 30 students selected through purposive sampling. Data were collected using observation methods, with an observation sheet serving as the primary instrument. The data analysis techniques included qualitative descriptive statistics, quantitative statistics, and Multivariate Analysis of Variance (MANOVA). The results of the study revealed a significant difference in the application of project based learning to students’ problem solving skills and collaborative abilities. The Pillai’s Trace value was 0.770, with a significance level of p < 0.05, indicating that the model had a strong and meaningful effect on both skill sets simultaneously. In conclusion, project based learning is demonstrated to be an effective and comprehensive instructional strategy for supporting the integrated development of problem solving and collaborative skills in kindergarten Group B students.
Model Project Based Learning Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Siswa Sekolah Dasar Ni Nyoman Satriani; Dewa Bagus Sanjaya; I Nengah Suastika
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 3 (2025): August
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i3.94924

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar menghadapi sejumlah permasalahan yaitu rendahnya motivasi dan minat siswa dalam belajar.  Tantangan ini disebabkan oleh pendekatan pengajaran yang kurang inovatif, yang mengakibatkan siswa merasa bahwa materi PKn tidak relevan dengan kehidupan sehari-hari. Berdasarkan hal tersebut maka tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis Model Project Based Learning dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar pendidikan kewarganegaraan (Pkn) siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan suatu studi literatur yang menerapkan metode Systematic Review (SR). Penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan pertama, merumuskan pertanyaan penelitian yang berfokus pada pengaruh Model Project Based Learning pada pembelajaran PKn di sekolah dasar. Kedua, menentukan populasi data yang relevan. Pencarian literatur dimulai dengan mengakses data yang tersedia di Google Scholar. Batasan artikel yang diterbitkan antara tahun 2019 hingga 2025. Ketiga, setelah melakukan pencarian di database Google Scholar. Penelitian ini memilih 10 artikel yang secara substansial berkaitan dengan materi pendidikan karakter yang akan dibahas lebih lanjut. Hasil penelitian menunjukan penerapan model PjBL di sekolah dasar pada mata pelajaran PKn, terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. PjBL berdampak positif terhadap aspek keterampilan, sikap, pengetahuan, dan kemampuan berpikir kritis. PjBL juga mendorong keaktifan, dan rasa percaya diri. Disimpulkan bahwa PjBL merupakan model pembelajaran yang menjadikan siswa lebih terlibat serta bertanggung jawab dalam proses belajarnya sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Strategi Menstimulasi Nilai Karakter melalui Permainan Tradisional Kucing dan Tikus A. Agusniatih; Durrotunnisa; Nurhayati3
Journal of Education Action Reseach Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v9i4.95041

Abstract

Permasalahan penelitian adalah beberapa anak belum berkembang dan baru mulai berkembang kemampuan interaksi sosialnya, diantaranya anak belum mampu membangun kerjasama, mau menang sendiri dan mudah patah semangat.  Olehnya anak perlu dilatih untuk meningkatkan kemampuan dalam mengikuti aturan permainan, mengembangkan ketangguhan, dan membangun kerja sama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa karakter sosial yang diperoleh melalui permainan tradisional "Kucing dan Tikus". Subjek penelitian ini terdiri dari 15 anak. Instrumen kemampuan interaksi social anak didasarkan pada pelaksanaan kurikulum merdeka yang menekankan ada observasi dan skala penilaian. Metode penelitian mengacu pada model tindakan yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart, yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus mencakup tiga pertemuan dan terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan  catatan lapangan. Analisis  data  menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengembangan karakter anak setelah distimulasi melalui permainan tradisional. Hal ini dibuktikan dengan kenaikan skor persentase rata-rata: 43,89% pada pra-siklus, 64,44% pada Siklus I, dan 84,44% pada Siklus II, berdasarkan skor maksimum 12. Implikasinya anak perlu distimulasi untyk meningkatkan kemampuan interaksi sosialnya dengan melakukan permainan tradisional sesuai dengan aturan main, mengembangkan ketangguhan dan membangun kerjasama dalam satu tim permainan.

Filter by Year

2017 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 10 No 1 (2026): February Vol 9 No 4 (2025): November Vol 9 No 3 (2025): August Vol 9 No 2 (2025): May Vol 9 No 1 (2025): February Vol 8 No 3 (2024): August 2024 Vol 8 No 2 (2024): May 2024 Vol 8 No 1 (2024): February 2024 Vol 8 No 4 (2024): November Vol 7 No 4 (2023): November 2023 Vol 7 No 3 (2023): August 2023 Vol 7 No 2 (2023): May 2023 Vol 7 No 1 (2023): February 2023 Vol 6 No 4 (2022): November 2022 Vol 6 No 3 (2022): August 2022 Vol 6 No 2 (2022): May 2022 Vol 6, No 1 (2022): February 2022 Vol 6 No 1 (2022): February 2022 Vol 5, No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 4 (2021): November 2021 Vol 5 No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 3 (2021): August 2021 Vol 5, No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 2 (2021): May 2021 Vol 5 No 1 (2021): February 2021 Vol 5, No 1 (2021): February 2021 Vol 4, No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4 No 4 (2020): NOVEMBER 2020 Vol 4, No 3 (2020): August 2020 Vol 4 No 3 (2020): August 2020 Vol 4, No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 2 (2020): May 2020 Vol 4 No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 1 (2020): February 2020 Vol 4, No 2 (2020) Vol 4, No 1 (2020) Vol 3 No 4 (2019): November 2019 Vol 3, No 4 (2019): November 2019 Vol 3 No 3 (2019): August 2019 Vol 3, No 3 (2019): August 2019 Vol 3 No 2 (2019): May 2019 Vol 3 No 1 (2019): February 2019 Vol 3, No 3 (2019) Vol 3, No 2 (2019) Vol 3, No 1 (2019) Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2, No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 4 (2018): November 2018 Vol 2 No 3 (2018): August 2018 Vol 2, No 3 (2018): August 2018 Vol 2 No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 2 (2018): May 2018 Vol 2, No 1 (2018): February 2018 Vol 2 No 1 (2018): February 2018 Vol 1, No 3 (2017): November 2017 Vol 1 No 3 (2017): November 2017 Vol 1, No 2 (2017): August 2017 Vol 1 No 2 (2017): August 2017 Vol 1, No 1 (2017): May 2017 Vol 1 No 1 (2017): May 2017 More Issue