cover
Contact Name
I Made Oka Riawan
Contact Email
made.oka@undiksha.ac.id
Phone
+62362-23884
Journal Mail Official
jurdikbiologiundiksha@gmail.com
Editorial Address
Jalan Udayana, Kampus Tengah Undiksha, FMIPA. Singaraja-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha
Jurnal Pendidikan Biologi adalah adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Ganesha. Jurnal ini bertujuan untuk mewadahi artikel-artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat dibidang pendidikan dan pembelajaran. Pada akhirnya Jurnal ini dapat memberikan deskripsi tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan bagi masyarakat akademik.
Articles 15 Documents
Search results for , issue "vol. 13 no. 2 (2026)" : 15 Documents clear
Pengembangan LKPD Berbasis Constructivist Teaching Sequence Berbantuan Augmented Reality pada Materi Virus Nandayani Ahmad; Ilyas H. Husain; Nur Mustaqimah; Frida Maryati Yusuf; Syam S. Kumaji
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.114219

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi di SMA Negeri 7 Gorontalo yang menunjukkan bahwa pembelajaran biologi masih didominasi metode ceramah dan penggunaan LKPD cetak, sehingga siswa cenderung pasif dan lebih berorientasi pada hafalan daripada memahami konsep secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan kesulitan dalam memahami materi abstrak, khususnya virus, karena keterbatasan media yang mampu memvisualisasikan konsep mikroskopis dan dinamis. Selain itu, rendahnya keterlibatan siswa berdampak pada kurang berkembangnya kemampuan berpikir kritis dan analitis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis Constructivist Teaching Sequence berbantuan Augmented Reality pada materi virus. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi analyze, design, development, implementation, dan evaluation. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X SMA Negeri 7 Gorontalo dengan instrumen berupa lembar validasi, angket kebutuhan, observasi keterlaksanaan, serta angket respon guru dan siswa. Hasil menunjukkan LKPD memiliki validitas sangat tinggi dengan nilai 94% (materi) dan 97% (media). Kepraktisan ditunjukkan oleh keterlaksanaan pembelajaran 94,5%, respon guru 93%, dan respon siswa 82% dengan kategori baik. Dengan demikian LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis serta dapat diuji coba secara luas sebagai bahan ajar dalam pembelajaran materi virus.
Analisis Kemampuan Siswa Kelas XI alam Menjawab Soal Berbasis HOTS Pada Materi Sel Siti Djuhriyanti Karim; Ani M. Hasan; Nur Mustaqimah; Abubakar Sidik Katili; Magfirahtul Jannah
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115583

Abstract

Salah satu keterampilan yang sangat diperlukan pada abada 21 adalah kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS (Higher Order Thinking Skills), yang mencakup kemampuan untuk menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Penelitian ini menganalisis kemampuan siswa SMA Negeri 2 Limboto dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS pada materi sel. Penelitian ini menggunakan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 31 siswa kelas XI sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan berupa tes HOTS yang terdiri dari enam soal berbentuk esai, yang masing-masing mengukur kemampuan siswa pada level kognitif C4 (menganalisis), C5 (mengevaluasi), dan C6 (mencipta). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memperoleh nilai yang tergolong rendah, dengan rata-rata skor 35.87 dan standar deviasi 18.39. Daya serap siswa pada level C4 tercatat 41,29%, C5 35,69%, dan C6 23,23%, yang menandakan kesulitan signifikan pada aspek evaluasi dan penciptaan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun ada sebagian siswa yang menunjukkan kemampuan yang lebih baik, upaya pengajaran yang lebih terstruktur masih diperlukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa, khususnya dalam evaluasi dan Mencipta.
Struktur Komunitas dan Regenerasi Vegetasi Mangrove pada Kawasan Rehabilitasi Bekas Tambak di Desa Budeng, Jembrana, Bali Aquila Baehaqi Tegar Sejati; I Made Oka Riawan; Moh Jafron Syah; Edgar Bernal
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115866

Abstract

Rehabilitasi mangrove pada lahan bekas tambak perlu dievaluasi tidak hanya berdasarkan luas tutupan, tetapi juga melalui struktur komunitas, komposisi jenis, kerapatan, dominansi, dan regenerasi vegetasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi vegetasi mangrove pada kawasan rehabilitasi bekas tambak di Desa Budeng, Kabupaten Jembrana, Bali. Penelitian dilaksanakan pada bulan April–Mei 2026. Pengamatan dilakukan pada tiga zona yang merepresentasikan perbedaan kondisi lingkungan, yaitu zona yang berdekatan dengan sawah dan tambak aktif, zona tengah dengan kerapatan mangrove tinggi, serta zona dekat sungai yang bermuara ke laut. Data dianalisis berdasarkan kerapatan, frekuensi, dominansi, Indeks Nilai Penting (INP), dan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H'). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan delapan jenis mangrove, yaitu Rhizophora mucronata,, Rhizophora stylosa, Bruguiera gymnorrhiza, Bruguiera cylindrica, Avicennia alba, Avicennia marina, Sonneratia alba, dan Xylocarpus granatum. Vegetasi tingkat pohon didominasi oleh Rhizophora mucronata pada Zona 1 dan Zona 2, sedangkan Zona 3 didominasi oleh Rhizophora stylosa. Tingkat semai menunjukkan regenerasi yang cukup kuat, terutama pada Zona 1 dan Zona 2 yang memiliki kerapatan semai tinggi. Nilai keanekaragaman berkisar antara rendah hingga sedang, dengan Zona 2 dan Zona 3 menunjukkan struktur komunitas yang lebih beragam dibandingkan Zona 1. Secara umum, kawasan rehabilitasi menunjukkan perkembangan vegetasi yang baik, tetapi dominansi jenis tertentu dan rendahnya keanekaragaman pada beberapa tingkat pertumbuhan perlu menjadi perhatian dalam pengelolaan lanjutan. Hasil penelitian ini berkontribusi sebagai data dasar ekologis dalam mendukung konservasi mangrove, pengayaan jenis, pemantauan berkala, serta pengelolaan berkelanjutan pada kawasan rehabilitasi bekas tambak di Desa Budeng.
Pengembangan Instrumen Soal HOTS pada Materi Virus untuk Murid Kelas X SMA Ni Kadek Candra Swandewi; Ida Bagus Putu Arnyana; Ida Ayu Purnama Bestari
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen soal HOTS pada materi virus untuk murid kelas X SMA serta mengetahui validitas dan reliabilitasnya sebagai kualitas awal instrumen. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan mengadaptasi prosedur pengembangan tes Oriondo-Wilson yang terdiri atas dua tahap, yaitu penyusunan item instrumen dan uji coba lapangan. Instrumen yang dikembangkan berupa 30 soal uraian berdasarkan indikator HOTS, yaitu menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Instrumen divalidasi oleh dua validator ahli menggunakan rumus Gregory dan diuji cobakan kepada 25 murid kelas X SMA Negeri 1 Sawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen memperoleh validitas isi sebesar 0,86 dengan kategori sangat tinggi. Seluruh 30 butir soal dinyatakan valid karena nilai rhitung lebih besar daripada rtabel sebesar 0,396. Hasil uji reliabilitas menunjukkan koefisien sebesar 0,92 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil validitas isi, validitas butir, dan reliabilitas yang diperoleh melalui uji coba lapangan terbatas, instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas awal yang baik serta berpotensi digunakan sebagai alternatif instrumen evaluasi HOTS pada materi virus.
Pengaruh Pemeraman Terhadap Laju Pematangan dan Kualitas Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica) Saripah Nur Asikin; Divanadia Putri Muslimah; Reysa; Aulia Latifatun Khosina; Tri Ervina; Titin
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.112234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas empat teknik pematangan terhadap laju pematangan dan kualitas buah pisang kepok (Musa paradisiaca formatypica). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan, yaitu A1 (ruang gelap + suhu ruang), A2 (ruang terang + suhu ruang), A3 (ruang gelap + suhu ruang + pisang matang sebagai sumber etilen), dan A4 (ruang gelap + suhu rendah). Pengamatan dilakukan selama lima hari terhadap parameter morfologi yang meliputi perubahan warna kulit, aroma, tekstur, dan kondisi fisiologis buah. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A3 menghasilkan proses pematangan tercepat yang ditandai dengan perubahan warna kulit menjadi kuning bercak coklat pada hari ke-5, tekstur lunak sejak hari pertama, serta skor organoleptik tertinggi pada seluruh parameter penilaian. Perlakuan A1 dan A2 menunjukkan laju pematangan sedang dengan kualitas morfologi dan organoleptik yang baik, sedangkan perlakuan A4 menunjukkan pematangan paling lambat dengan kulit buah masih dominan hijau dan tekstur relatif keras hingga akhir pengamatan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan sumber etilen eksternal pada suhu ruang merupakan teknik paling efektif untuk mempercepat dan menyeragamkan pematangan pisang kepok, namun penerapannya perlu dikontrol karena berpotensi memperpendek masa simpan buah.
Onset dan Intensitas Birahi Sapi Hisar Pasca Sinkronisasi Menggunakan Hormon Pgf2α Basri Fadielah; I Wayan Lanus Sumadiasa; Anwar Rosyidi
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.114209

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh berbagai dosis hormon Prostaglandin F2α (Lutalyse) terhadap onset, intensitas, dan durasi estrus pada induk sapi Hisar. Penelitian dilaksanakan selama Oktober–Desember 2025 di UPT Puskeswan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, menggunakan 40 ekor sapi Hisar yang dibagi dalam rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dosis, yaitu 3 ml (P1), 4 ml (P2), 5 ml (P3), dan 6 ml (P4), masing-masing dengan 10 ulangan. Parameter yang diamati meliputi onset estrus, intensitas estrus, dan lama estrus. Data dianalisis menggunakan ANAVA dan dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis Lutalyse berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap onset dan durasi estrus, namun tidak menunjukkan perbedaan nyata pada intensitas estrus. Perlakuan P3 (5 ml) menghasilkan onset estrus tercepat (56,96 jam) dan berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya. Intensitas estrus tertinggi juga diperoleh pada P3 dengan nilai rata-rata 2,5 dan persentase tertinggi (28,41%), menunjukkan respons estrus yang lebih jelas dan aktif. Sementara itu, durasi estrus terpanjang terdapat pada P4 (6 ml) dengan rata-rata 17,20 jam dan berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya. Secara fisiologis, dosis 5 ml dinilai paling optimal karena mampu menginduksi luteolisis secara efektif, menurunkan kadar progesteron, serta meningkatkan sekresi estrogen yang berperan dalam mempercepat dan memperjelas gejala estrus. Sebaliknya, dosis terlalu rendah maupun terlalu tinggi menghasilkan respons yang kurang optimal. Dengan demikian, dosis 5 ml Lutalyse direkomendasikan sebagai dosis terbaik dalam program sinkronisasi estrus pada sapi Hisar karena menghasilkan onset tercepat, intensitas tinggi, dan durasi estrus yang stabil serta sesuai dengan kondisi fisiologis reproduksi sapi
Pengaruh Model Pembelajaran RADEC Berbantuan Media E-flipbook Interaktif Terhadap Literasi Sains Peserta Didik pada Pembelajaran Biologi Sherly Rizki Saputri; Liah Badriah; Ryan Ardiansyah
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.114492

Abstract

Tuntutan era digital dan globalisasi menekankan pentingnya penguasaan literasi sains pada peserta didik, sehingga mereka mampu menghadapi berbagai persoalan ilmiah secara kritis sekaligus bekerja sama dalam menemukan solusi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model RADEC (Read, Answer, Discuss, Explain, Create) berbantuan e-flipbook terhadap literasi sains peserta didik dalam pembelajaran biologi pada materi jamur (fungi) di kelas X SMAN 9 Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMAN 9 Tasikmalaya yang terdiri dari 9 kelas. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri dari kelas (X-7) dengan model RADEC berbantuan e-flipbook, kelas (X-8) dengan model RADEC, dan kelas (X-9) dengan model Discovery Learning. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda sebanyak 27 soal. Uji prasyarat menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov (normalitas) dan Levene Test (homogenitas). Hasil uji hipotesis menggunakan uji ANCOVA menunjukkan nilai signifikan 0,001 < 0,05, yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima.  Hasil uji Pairwise Comparisons (LSD) menunjukkan bahwa perbandingan antara RADEC berbantuan e-flipbook dengan RADEC menghasilkan nilai Mean Difference 2,572 dan signifikansi p = 0,001, sehingga p (0,001) < α (0,05). Dengan demikian, skor posttest literasi sains peserta didik pada kedua model berbeda secara signifikan setelah memperhatikan skor pretest. Sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan dari model pembelajaran RADEC berbantuan e-flipbook terhadap literasi sains peserta didik pada pembelajaran biologi di kelas X SMAN 9 Tasikmalaya
Peningkatan Penguasaan Konsep siswa Melalui Problem- Based Learning Pada Materi Virus Fitri Aisah; Dika Agustia Indrati
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.114931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penguasaan konsep siswa melalui penerapan model Problem-Based Learning pada materi virus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen One Group Pretest-Posttest. Populasi penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Tuban. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik purposive sampling, sehingga ditetapkan kelas X-A yang berjumlah 36 siswa sebagai kelas eksperimen yang menerapkan model Problem-Based Learning. Instrumen yang digunakan berupa tes esai yang dirancang untuk mengukur peningkatan penguasaan konsep siswa berdasarkan indikator yang mencakup kemampuan mengingat, memahami, menerapkan, menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan. Penguasaan konsep siswa dianalisis menggunakan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata pre-test dan post-test sebesar 29,64 yang mengindikasikan adanya peningkatan penguasaan konsep siswa setelah diterapkan pembelajaran berbasis PBL dengan nilai N-Gain sebesar 0,67 yang termasuk kategori sedang. Penelitian ini terbatas pada implementasi di kelas uji coba tanpa adanya kelas kontrol.
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Bakteri Nurhayati; Tabitha Sri Hartati Wulandari
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115110

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan dampaknya terhadap keterampilan pemecahan masalah siswa dalam pembelajaran bakteri di SMA Negeri 3 Tuban. Penelitian ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest kelompok tunggal. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas X yang dipilih melalui teknik purposive sampling Instrumen penelitian berupa tes keterampilan memecahkan masalah yang digunakan untuk mengukur kemampuan siswa dalam memahami masalah, merencanakan solusi, menerapkan strategi, memecahkan masalah, dan mengevaluasi hasil. Untuk mengumpulkan data dilakukan pretest dan posttest, serta analisis data menggunakan metrik N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keterampilan pemecahan masalah siswa, sebagaimana dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 65,00 dan nilai rata-rata posttest sebesar 90,00, yang mencerminkan peningkatan sebesar 25 poin. Selain itu, skor N-Gain sebesar 0,71 dikategorikan sebagai nilai yang tinggi. Oleh karena itu, model PBL telah terbukti sebagai pendekatan pengajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah siswa.
Strategi Penataan Waterfront Sungai Ayung Berdasarkan Indeks Pencemaran dan Desain Ekologis Berbasis Tri Hita Karana I Made Satya Graha; Ni Luh Putu Mahendra Dewi; Made Windu Dwipayana
Jurnal Pendidikan Biologi Undiksha Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpb.v13i2.115585

Abstract

Pengelolaan kawasan tepi air (waterfront) Sungai Ayung menghadapi tantangan multidimensi akibat degradasi lingkungan serta kebutuhan untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian terdahulu umumnya membahas analisis kualitas air dan penataan waterfront secara terpisah, sehingga integrasi antara evaluasi kualitas lingkungan dan strategi perencanaan ekologis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menyusun strategi penataan waterfront melalui integrasi analisis Indeks Pencemaran (IP) dengan pendekatan desain ekologis berbasis filosofi Tri Hita Karana. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed-methods) pada Bendung Kedewatan dan dua sumber mata air utama, yaitu Beji Karang Dalem dan Pesiraman Dukuh Sakti. Analisis kuantitatif dilakukan melalui pengujian parameter fisik, kimia, dan biologi kualitas air, sedangkan analisis kualitatif digunakan untuk mengevaluasi konsep penataan kawasan berbasis ekologi dan budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter fisik dan kimia masih memenuhi baku mutu air Kelas I, sedangkan parameter biologi, khususnya Fecal coliform dan Total coliform, melampaui ambang batas yang ditetapkan. Nilai Indeks Pencemaran sebesar 1,36 dan 1,75 mengkategorikan kedua lokasi sebagai tercemar ringan, yang menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kondisi fisik-kimia yang masih baik dengan tingginya kontaminasi mikrobiologis akibat aktivitas domestik dan peternakan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini mengusulkan strategi penataan waterfront melalui penguatan sanitasi komunal, penerapan biofilter vegetatif, dan zonasi sempadan sungai berbasis filosofi Tri Hita Karana. Kerangka yang dihasilkan menunjukkan bahwa analisis Indeks Pencemaran dapat dimanfaatkan sebagai dasar ilmiah dalam perencanaan waterfront berbasis ekologi serta memberikan model pengelolaan sungai yang berkelanjutan pada kawasan tropis yang memiliki nilai budaya lokal yang kuat.

Page 1 of 2 | Total Record : 15