cover
Contact Name
Made Gautama Jayadiningrat
Contact Email
jpppjournal@undiksha.ac.id
Phone
+6287762961886
Journal Mail Official
gtm_jd@yahoo.co.id
Editorial Address
Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 19797109     EISSN : 26154498     DOI : 10.23887/jppp.v4i3
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan (JPPP) is an international journal which provides a forum for publishing research or review articles related to researches in instruction, learning and teaching, curriculum development, learning environment, teacher education, educational technology, and educational development. p-ISSN : 1979-7109 (Print) and e-ISSN : 2615-4498 (Online)
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 1 (2024): April" : 20 Documents clear
Kewirausahaan: Integrasi Industri Subsektor Kuliner pada Bahan Ajar Suni, Muhadjir; Ridwan, Masri; Muh. Taufik
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.57733

Abstract

Bahan ajar yang digunakan belum berorientasi pada kebutuhan peserta didik yang kontekstual dengan situasi industri kuliner di era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan bahan ajar mata kuliah Kewirausahaan pada suplemen materi Potensi Produk Lokal. Penelitian ini adalah pengembangan dengan model  produk Borg and Gall. Produk divalidasi 4 expert judgment yaitu ahli materi pariwisata, desain, bahasa, dan praktisi bidang wirausaha sebelum diuji coba terhadap 10 mahasiswa mata kuliah kewirausahaan.  Integrasi  bahan ajar tentang  inovasi yang dilakukan oleh pelaku sub sektor dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara  menggunakan trianggulasi dan  audit trial semua informasi.  Analisis data pada pengembangan bahan ajar  menggunakan deskriptif kuantitatif dengan tingkat kelayakan menggunakan skala likert, dilakukan dengan mengumpulkan jawaban responden.  Hasil menunjukkan tanggapan ahli materi, desain pembelajaran, bahasa, praktisi serta mahasiswa adalah tidak perlu direvisi dengan tingkat persentase 85,24 % dan layak untuk digunakan. Simpulan penelitian menunjukkan produk bahan ajar hasil pengembangan dapat diterima dengan baik dan layak digunakan. Implikasi penelitian ini yaitu bahan ajar dapat memberi inspirasi kepada mahasiswa jurusan Tata Boga dalam mengoperasikan usaha kuliner yang tangguh dan inovatif di masa yang akan datang. 
Paradoks Akademik di Kalangan Mahasiswa yang Mengikuti Program "Kampus Mengajar" Ayi Abdurahman; Jepri Utomo; Misbahul Munir; Arif Saefudin; Hegar Harini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.59817

Abstract

Program "kampus mengajar" merupakan kebijakan mitigasi Covid-19 di Indonesia yang melibatkan mahasiswa sebagai relawan Covid-19 dengan 12 SKS. Meskipun demikian, para relawan menghadapi beberapa kendala. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman para relawan Covid-19 yang berpartisipasi dalam program tersebut. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Partisipan penelitian adalah mahasiswa. Observasi dan wawancara mendalam dilakukan terhadap mahasiswa dan beberapa pimpinan program studi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program "kampus mengajar" menjadikan mahasiswa sebagai relawan Covid-19. Namun, kegiatan ini tidak sepenuhnya mendapat dukungan dari pihak kampus. Ada tiga indikasi dari temuan tersebut; pertama, meskipun mahasiswa program "kampus mengajar" telah menjalankan tugas akademik dan tugas sebagai relawan Covid-19, relevansi tugas mereka tidak diakui dalam kurikulum fakultas atau program studi. Kedua, kebijakan internal perguruan tinggi tidak sejalan dengan kebijakan pusat yang meminta perguruan tinggi untuk memberikan solusi pencegahan Covid-19. Ketiga, konversi program kampus mengajar tidak setara dengan 12 SKS. Penelitian ini merekomendasikan agar program "kampus mengajar" melibatkan penasihat akademik untuk membantu mahasiswa dalam mengembangkan kegiatan yang sesuai dengan mata kuliah tertentu.
E-Modul sebagai Bahan Ajar Mandiri untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Zulfi Idayanti; Muh. Asharif Suleman
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61283

Abstract

Kurangnya media pembelajaran digital menyebabkan siswa kesulitan dalam belajar. Hal ini bedampak pada hasil belajar siswa yang rendah. Berdasarkan hal tersebut, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis efektifitas penggunaan e-modul sebagai bahan ajar mandiri dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik. Jenis penelitian termasuk model R&D namun pada penelitian ini hanya melakukan uji efektivitas. Subjek penelitian adalah siswa dengan jumlah 36 dibagi menjadi dua kelas 18 kelas kontrol dan 18 kelas eksperiment. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar. Analisis data yang digunakan independent sample T-test dengan aplikasi JASP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-modul sebagai bahan ajar mandiri efektif meningkatkan hasil belajar peserta didik. Hal ini dilihat dari nilai rata-rata hasil belajar yang berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dimana nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas ekperiment lebih tinggi dari kelas kontrol. Disimpulkan bahwa E-modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Direkomendasikan penggunaan bahan ajar e-modul sebagai salah satu sumber belajar khususnya materi ekosistem. Implikasi penelitian yaitu E-modul yang dikembangkan dapat digunakan dalam pembelajaran.
Menelisik Kecerdasan Emosional Mahasiswa Aktivis Kampus Endah Palupi, Gita; Barus, Gendon
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61434

Abstract

Kecerdasan emosi (EQ) tidak kalah penting dengan kecerdasan intelektual (IQ). Mahasiswa aktivis kampus dituntut untuk memiliki kecerdasan emosional yang tinggi/baik agar mampu menyeimbangkan berbagai kepentingan dan prioritas sehingga tidak terjebak dalam berbagai konflik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan  tingkat kecerdasan emosional mahasiswa aktivis kampus; mengidentifikasi item skala kecerdasan emosional yang capaian skornya rendah/belum optimal; dan menentukan topik pelatihan peningkatan kecerdasan emosi bagi mereka. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif . Subjek penelitian berjumlah 47 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan Skala Kecerdasan Emosional Mahasiswa Aktivis Kampus dengan indeks Cronbach's Alpha sebesar 0,960. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif kategori. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar (51%) mahasiswa aktivis kampus memiliki kecerdasan emosional pada kategori tinggi, 43% pada kategori sangat tinggi, sisanya (6%) pada kategori sedang. Teridentifikasi dua item skala kecerdasan emosional yang capaian skornya belum optimal (4%) menyangkut aspek manajemen diri dan kesadaran diri.
PBLRQA Strategy on Metacognitive Skills and Higher-order Thinking of Students in the Genetics Course Hasan, Isharyadi; Budiarsa, I Made; Astija; Bialangi, Mursito S; Jamhari, Mohammad
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.61962

Abstract

Low metacognitive abilities and high-level thinking cause students to have difficulty understanding genetics course material. This research aims to analyze the effectiveness of PBLRQA, PBL, and RQA strategies on students' metacognitive and higher-order thinking skills. This research uses a non-equivalent control group pretest-posttest design. Sampling was carried out on 118 students consisting of four classes using saturated sampling techniques. The research instruments used were observation sheets on lecturer and student activities, essay-based metacognitive skills tests, and multiple-choice tests on high-level thinking skills. Lecturer and student activity data were analyzed based on the percentage of indicators categorized as high and very high syntactically. Data on metacognitive skills and higher-order thinking were analyzed using the Normalized Gain and Independent Kruskal Wallis tests. Research findings show that implementing PBLRQA, PBL, and RQA strategies is ineffective in improving students' metacognitive and higher-order thinking skills. To follow up on these findings, further research is needed to explore the involvement of learning styles and social support on students' metacognitive skills and higher-order thinking skills, focusing on implementing PBLRQA and RQA strategies.
Character Education TPACK Skills to Emergency Remote Learning During The Covid-19 Pandemic Widyaningrum, Agnes; Yovita Mumpuni Hartarini
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.62642

Abstract

The transition of education to an online environment due to the COVID-19 pandemic presents new challenges for teachers and students. On the other hand, there is only a little research on developing PCK related to character education. Pedagogical Content Knowledge (TPACK) technology solves today's online learning problems. This research aims to analyze Character Education TPACK skills for emergency distance learning during the COVID-19 pandemic. This research is a mixed methods research with a quantitative approach and is supported qualitatively. The population and sample are 200 teachers. The data collection method uses a questionnaire. The research instrument was a questionnaire consisting of 33 statements and 5 open questions, which were distributed. Data were examined numerically and subjectively using component analysis and teacher explanatory descriptions. Data analysis techniques use quantitative statistics. The research results show that the mastery of TPACK Character Education in online classes uses different learning media and instructional platforms. This research implies that in the future, teachers can increase the use of teaching materials, media, methods and learning models for appropriate subjects and follow TPACK integrated with character education to create an active, fun and meaningful learning atmosphere.
Podcast Spotify Sebagai Media Pembelajaran Audio untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Armiati; M. Topit Hidayat
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.62871

Abstract

Pembelajaran tatap muka secara virtual menggunakan laptop/smartphone membuat peserta didik terus-menerus melihat pada layar laptop/smartphone yang dapat mengakibatkan mata mengalami kelelahan. Oleh karena itu diperlukan sebuat media alternatif yang dapat mengatasi hal ini. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran audio dengan memanfaatkan Podcast Spotify pada mata pelajaran otomatisasi tata kelola kepegawaian kelas XII OTKP. Penelitian ini adalah penelitian Research and Development (RnD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data diperoleh melalui wawancara, kuesioner, dan tes. Subjek yang terlibat dalam penelitian yaitu validator materi dan media, guru serta 40 siswa kelas XII OTKP SMK Labor Binaan FKIP UNRI Pekanbaru yang berada di kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan pengolahan data diperoleh hasil bahwa media pembelajaran audio dengan menggunakan Podcast Spotify memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini adalah Podcast Spotify dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran audio dan berpengaruh meningkatkan hasil belajar disebabkan oleh adanya optimalisasi, motivasi, dan partisipasi aktif dari seluruh komponen pembelajarannya. Media ini juga memfasilitasi siswa untuk aktif mempelajari materi pelajaran baik di kelas ataupun di luar kelas. Hal ini akan menambah jenis media yang bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran, merobah pola pembelajaran di sekolah yang selama ini lebih banyak satu arah menjadi banyak arah dengan menfasilitasi siswa untuk berinteraksi dengan sesamanya.
Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Teknologi Bagi Mahasiswa PGSD Dalam Pembelajaran PPKN Sekolah Dasar Elindasari, Dhevi Ayu; Woro Sri Hastuti; Setiawan Edi Wibowo; Suyitno
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.62994

Abstract

Pengembangan media dilaksanakan karena kurangnya penggunaan sebuah media pembelajaran interaktif teknologi di dalam proses pembelajaran. Pengembangan yang dilakukan bertujuan untuk mengembangkan sebuah media pembelajaran yang interaktif dengan bantuan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn), khususnya untuk mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar yang berada di semester 4. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Akan tetapi, dalam penelitian ini, peneliti hanya mencapai tahap pengembangan (Development) dikarenakan tujuan utamanya adalah menghasilkan sebuah media pembelajaran yang dinilai baik oleh validator ahli. Validitas media pembelajaran diukur menggunakan lembar penilaian dari para ahli. Teknik analisis menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk ini telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, dengan skor mencapai 88,5%. Skor ini termasuk dalam kategori sangat layak, mengingat bahwa presentase hasil validasi berada dalam rentang 81-100%. Dengan demikian, media pembelajaran interaktif berbasis teknologi ini dianggap valid dan sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pembelajaran mahasiswa.
Pemanfaatan Media Video pada Model Pembelajaran Problem Based Learning Ardiansyah; Meyko Panigoro; Nurul Maulida Alwi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.63178

Abstract

Kemampuan berpikir yang rendah dari siswa dalam menganalisa isu permasalahan serta kurangnya pemanfaatan media pembelajaran dalam proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran berbasis masalah sehingga menyebabkan capaian pembelajaran kurang maksimal. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis penerapan media video dalam model pembelajaran PBL terhadap pemecahan masalah. Pre-experimental design dengan menggunakan pretest-posttest design merupakan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Populasi dan sekaligus sampel penelitian ini adalah siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi langsung, dokumentasi dan alat instrumen tes. Analisis data menggunakan SPSS 26 untuk menganalisis skor mean sebelum dan sesudah pengujian, hasil uji normalitas, homogenitas serta hasil uji T sampel tunggal. Hasil uji-T one sampel, penggunaan video pembelajaran dalam model pembelajaran berbasis masalah kelas pra eksperimen berdampak pada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Nilai signifikansi yang kurang dari 0,05 menunjukkan penggunaan video berdampak pada kemampuan siswa dalam memecahkan masalah. Implikasi penelitian ini bahwa penggunaan media video dalam pendekatan pembelajaran PBL dapat membantu dalam pemecahan masalah.
Media Ular Tangga Berbasis Budaya Kabupaten Kendal pada Muatan Pelajaran PPKn Ayu Kusuma Dewi, Oktavia; Setyasto, Novi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v8i1.65537

Abstract

Keterbatasan guru memanfaatkan media dalam pembelajaran, mengakibatkan siswa merasa jenuh dan kurang tertarik mengikuti pembelajaran. Sehingga membuat situasi kelas tidak kondusif dan akhirnya berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menciptakan media ular tangga berbasis budaya pada muatan pelajaran PPKn Kelas V SD. Jenis penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan menerapkan prosedur menurut Borg and Gall yang disesuaikan dengan kebutuhan penelitian. Sampel penelitian ini yaitu 40 siswa kelas V SD. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kelayakan pada ahli media dan ahli materi mendapatkan kategori sangat layak.  Hasil uji keefektifan pada guru dan siswa juga mendapatkan kategori sangat layak. Selain itu, uji keefektifan terbukti terjadi peningkatan rata-rata nilai siswa. Jadi, dapat disimpulkan bahwa media ular tangga berbasis budaya terbukti sangat layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran PPKn kelas V SD khususnya pada materi keberagaman sosial budaya masyarakat. Implikasi penelitian ini yaitu penggunaan media pembelajaran dalam kegiatan pembelajaran lebih memudahkan siswa dalam memperoleh pemahaman dan memotivasi siswa untuk belajar sehingga mendapatkan hasil belajar yang baik.

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2024 2024


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 2 (2025): July Vol. 9 No. 1 (2025): April Vol. 8 No. 3 (2024): October Vol. 8 No. 2 (2024): Juli Vol. 8 No. 1 (2024): April Vol. 7 No. 3 (2023): October Vol. 7 No. 2 (2023): Juli Vol. 7 No. 1 (2023): April Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober Vol. 6 No. 2 (2022): Juli Vol. 6 No. 1 (2022): April Vol 5, No 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 3 (2021): Oktober Vol. 5 No. 2 (2021): Juli Vol 5, No 2 (2021): Juli Vol 5, No 1 (2021): April Vol. 5 No. 1 (2021): April Vol 4, No 2 (2020): Juli 2020 Vol 4, No 1 (2020): April 2020 Vol 4, No 3 (2020) Vol. 4 No. 3 (2020): Oktober Vol 4, No 3 (2020): Oktober Vol 4, No 2 (2020): Juli Vol. 4 No. 2 (2020): Juli Vol 4, No 1 (2020): April Vol. 4 No. 1 (2020): April Vol 3, No 3 (2019): Oktober 2019 Vol 3, No 2 (2019): Juli 2019 Vol 3, No 1 (2019): April 2019 Vol 3, No 3 (2019): Oktober Vol. 3 No. 3 (2019): Oktober Vol. 3 No. 2 (2019): Juli Vol 3, No 2 (2019): Juli Vol 3, No 1 (2019): April Vol. 3 No. 1 (2019): April Vol 2, No 3 (2018): Oktober 2018 Vol 2, No 2 (2018): Juli 2018 Vol 2, No 1 (2018): April 2018 Vol 2, No 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 3 (2018): Oktober Vol. 2 No. 2 (2018): Juli Vol 2, No 2 (2018): Juli Vol 2, No 1 (2018): April Vol. 2 No. 1 (2018): April Vol 1, No 3 (2017): Oktober 2017 Vol 1, No 2 (2017): Juli 2017 Vol 1, No 1 (2017): April 2017 Vol 1, No 3 (2017): Oktober Vol. 1 No. 3 (2017): Oktober Vol. 1 No. 2 (2017): Juli Vol 1, No 2 (2017): Juli Vol 1, No 1 (2017): April Vol. 1 No. 1 (2017): April More Issue