cover
Contact Name
I Putu Mas Dewantara
Contact Email
mas.dewantara@gmail.com
Phone
+6281805381503
Journal Mail Official
mas.dewantara@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana Kampus Tengah Singaraja, Bali, Indonesia 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH)
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora (JPPSH) is a journal that uses a double-blind peer review model that can be accessed online. The purpose of JPPSH is to publish a journal containing quality articles that will be able to contribute thoughts from a theoretical and empirical perspective for technological and educational advancement. The writings at JISH will significantly contribute to critical thinking in the scientific fields in general, particularly in the area of Social Sciences and Humanities.
Articles 442 Documents
Media Video Animasi untuk Meningkatan Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Kadek Dian Indah Sari; I Made Citra Wibawa; Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.78479

Abstract

Kurangnya media pembelajaran disekolah menyebabkan hasil belajar siswa menjadi rendah. Terlebih lagi media pembelajaran berbasis teknologi sangat jarang digunakan. Melihat hal terebut maka dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran berupa video animasi pada pembelajaran IPAS materi pengaruh gaya terhadap benda. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif. Subjek pada penelitian ini diantaranya ahli materi, ahli media, praktisi guru, dan siswa kelas IV sebanyak 32 siswa. Berdasarkan hasil validasi ahli materi memperoleh hasil kualifikasi sangat baik dan hasil validitas ahli media yang memperoleh hasil kualifikasi sangat baik. Hasil uji kepraktisan oleh respon guru dan siswa memperoleh kualifikasi sangat praktis Berdasarkan hasil uji keefektifan media video animasi menunjukkan adanya hasil yang signifikan pada peningkatan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS sesudah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan video animasi. Dengan demikian pengembangan media video animasi efektif digunakan sebagai media pembelajaran karena media video animasi dapat mempermudah guru dalam mentransfer ilmu pengetahuan kepada siswa, dapat meningkatkan motivasi siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Impact of Religion on Sustainable Development in Nigeria Olusegunajakaye Abraham; Zubair Riskat Abiola; Oladele Taiwo Omolara; Jubril AbdulAzeez
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.78546

Abstract

Sustainable development has always been the dream of all levels of society and communities. There is no society or community anywhere in the world that does not aspire and hope for sustainable and lasting development. Therefore, Nigeria as a country has for many years yearned and hoped for sustainable development. This desire for development cuts across the social strata of Nigerian society from food strata, roads, and rural infrastructure to socioeconomic and even political strata. This paper is of the view that religion can be a very powerful tool for achieving sustainable development in Nigeria. This is believed to be the developmental role of religion in any society. If religion (its principles, belief systems, and practices) are applied positively to development in Nigeria, then sustainable development will be realized in Nigeria. This research aims to identify how religious values and teachings can encourage or hinder environmental conservation efforts, social welfare, and sustainable economic growth. The subjects in this research were members of community groups. The research method used is descriptive qualitative. This research implies that religion has great potential to encourage sustainable practices, which means that governments and other stakeholders need to involve religious organizations in development initiatives more actively.
Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berorientasi Gaya Belajar Siswa terhadap Minat Belajar IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Ni Komang Ayu Wulan Maharani; Putu Nanci Riastini; Nice Maylani Asril
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.78654

Abstract

Rendahnya minat belajar siswa di sekolah dasar menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hasil belajar siswa rendah. Guru tidak menggunakan media pembelajaran atau model pebelajaran yang sesuai dengan gaya belajar siswa. Melihat hal tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalis pengaruh yang signifikan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi gaya belajar siswa terhadap minat belajar IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Subjek penelitian ini adalah seluruh kelas IV sebanyak 14 orang sebagai kelompok eksperimen dan siswa kelas IV sebanyak 12 orang sebagai kelompok kontrol. Data hasil belajar dikumpulkan menggunakan metode tes dengan bentuk kuesioner muatan IPAS. Sedangkan instrumen yang digunakan berupa lembar kuesioner. Setelah data dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskripsi data dan uji prasyarat (uji-t). Berdasarkan perhitungan uji-t diperoleh thitung > ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berorientasi gaya belajar siswa terhadap minat belajar IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penggunaan metode ini berhasil membuat siswa lebih aktif dalam pembelajar dan kemampuan pemecahan masalah siswa terlatih dengan baik. Diharapkan dengan penelitian ini guru dan siswa mendapatkan sisi positif dan dan guru dapat mengembangkan model pembelajaran yang lebih inovatif.
Eksistensi Desa Adat Dalam Kemandirian Ekonomi Pasca Peraturan Daerah Bali Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Desa Adat di BALI Ni Luh Gede Mita Sundari; A. A. Gede Putra Pemayun
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.78899

Abstract

Perubahan sistem politik mendorong Pemerintah Provinsi Bali membentuk suatu regulasi terkait Desa Adat sebagai kepedulian dan upaya melindungi eksistensi Desa Adat di Bali yang diharmonisasi melalui  gerak dinamika perkembangan jaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis eksistensi desa adat dalam kemandirian ekonomi pasca terbitnya Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat. Penelitian ini dalam mengumpulkan data menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian dari 7 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi dan studi kepustakaan. Teknik pemeriksaan data menggunakan metode Triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan Desa Adat Guwang sebagai kesatuan masyarakat hukum adat telah memiliki masyarakat hukum adat yang memiliki kesamaan perasaan kelompok. Kendala yang dihadapi oleh Desa Adat dalam mewujudkan kemandirian ekonomi yaitu kendala yang timbul karena faktor internal dan kendala yang timbul karena faktor eksternal. Simpulan penelitian yaitu adanya lembaga perekonomian yang ada yaitu lembaga yang bergerak di sektor keuangan adalah LPD dan disektor riil adalah BUPDA, maka mampu menfaatkan potensi yang ada di wewidangan Desa Adat yang dapat mendukung terjadinya kemandirian ekonomi yang dimana akan mewujudkan kasukretan Desa Adat. Implikasi penelitian ini dapat memberikan pengetahuan kepada pihak-pihak terkait mengenai kemandirian ekonomi Desa Adat di Bali.
Model Pembelajaran Collaborative Creativity (CC) Berbantuan E-LKPD Terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V Sekolah Dasar Kadek Eny Trisnayanthi; I Nyoman Jampel; Ni Wayan Rati
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.79324

Abstract

Masih banyak siswa memiliki hasil belajar IPAS yang rendah. Guru tidak menggunakan media maupun model pembelajaran yang inovatif dan bervariasi, dimana guru masih menggunakan media buku dalam menjelaskan materi pembelajaran kepada siswa, sehingga siswa tidak memiliki motivasi dalam mengikuti pembelajaran dan siswa cenderung cepat bosan. Melihat hal tersebut dilakukan penelitian yang bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran Collaborative Creativity (CC) berbantuan E-LKPD terhadap hasil belajar IPAS kelas V. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent post-test only control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 61 orang siswa. Sampel penelitian diperoleh secara simple random dengan cara diundi sehingga didapatkan sebanyak 15 orang sebagai kelas eksperimen dan sebanyak 14 orang sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data dan instrument yang digunakan dalam penelitian ini yakni tes objektif hasil belajar IPAS. Hasil analisis menggunakan uji-t mendapat hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS antara siswa yang menggunakan model Collaborative Creativity (CC) berbantuan E-LKPD. Sehingga dapat disimpulkan bahwa model Collaborative Creativity (CC) berbantuan E-LKPD layak digunakan dalam pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi gambaran terkait penggunaan model pembelajaran Collaborative Creativity Berbantuan Media E-LKPD yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Media Pembelajaran Audiovisual Interaktif pada Topik Seni Tari Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Komang Trisna Wikantari; Kadek Suranata
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.80010

Abstract

Kurangnya partisipasi serta keaktifan siswa dalam belajar SBDP Seni tari, atau pasif dalam memahami konsep pembelajaran SBDP Seni tari, dilatarbelakangi oleh proses pembelajarn masih berpusat pada guru atau teacher center. Selain itu guru jarang menggunakan media pembelajaran yang mendukung proses pembelajaran SBDP. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran audiovisual interaktif pada mata pelajaran SBDP topik seni tari materi gerak dasar tari Bali untuk pemula siswa kelas IV SD. Subjek dalam penelitian ini menggunakan 2 orang ahli media, 2 orang ahli tari, 2 orang praktisi, dan 22 siswa uji coba lapangan. Media audiovisual pembelajaran dinyatakan valid dengan kualifikasi sangat baik dari para ahli dengan persentase hasil validitas ahli media diperoleh skor 93% kategori sangat baik, hasil validitas ahli tari diperoleh skor 89,5% kategori baik, hasil validitas praktisi diperoleh skor 88,5% kategori baik. Sedangkan uji coba lapangan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran audiovisual interaktif mendapatkan rata-rata nilai minat belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Rata-rata nilai sebelum diberikan perlakuan yaitu 66 sedangkan rata-rata nilai 93 setelah diberikan   perlakuan dan mendapatkan nilai signifikansi lebih kecil. Berdasarkan hasil validitas dan efektivitas media pembelajaran audiovisual interaktif pada mata pelajaran SBDP topik seni tari mampu meningkatkan minat belajar siswa dalam seni tari Bali.
Media Pembelajaran Kincir Pintar (KINTAR) terhadap Keterampilan Membaca Nyaring Siswa Kelas II Sekolah Dasar Ketut Ninda Putri Ayuni; Dewa Gede Firstia Wirabrata
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.80040

Abstract

Permasalahan yang terjadi di sekolah dasar yaitu minat siswa dalam mmebaca masih rendah. Hal ini terlihat dari siswa yang masih takut, ragu-ragu, serta kurang percaya diri dalam membaca nyaring. Melihat hal tersebut perlu adanya inovasi yang mampu meningkatkan minat membaca siswa salah satunya dengan menggunakan media pembelajaran untuk membantu siswa dalam belajar. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran kincir pintar terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas II SD. Rancangan yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi eksperiment). Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas II yang berjumlah 135 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik Random Sampling kemudian dilakukan post-test untuk kelas eksperimen yaitu siswa kelas II berjumlah 17 siswa dan kelas berjumlah 20 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode tes unjuk kerja. Instrumen yang digunakan untuk mengukur keterampilan membaca nyaring kelas II SD berupa tes unjuk kerja yang digunakan untuk mengukur aspek psikomotorik sebanyak 1 paragraf cerita dan 1 syair lagu.  Setelah data terkumpul kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif yang dilakukan dengan mencari rerata skor, median, dan modus. Teknik analisis data yang digunakan untuk menganalisis data hasil penelitian adalah teknik analisis independent t-test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan mengenai media pembelajaran kincir pintar terhadap keterampilan membaca nyaring siswa kelas II SD. Implikasi dari penelitian ini yakni diharapkan mampu membantu siswa dan guru dalam menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan.
Media Kotak Komponen Ekosistem untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik pada Materi Ekosistem I Kadek Suryaadnyana; I Gusti Ayu Tri Agustiana
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.80618

Abstract

Kurangnya penggunaan media pembelajaran yang dapat mendukung proses belajar di kelas, khususnya media pembelajaran pada muatan pelajaran IPA yaitu pada materi ekosistem berpengaruh pada rendahnya hasil belajar peserta didik. Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian pengembangan yang bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran kotak komponen ekosistem pada muatan pembelajaran IPA kelas V sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek pada penelitian ini yakni 2 ahli materi, 2 ahli media, 3 peserta didik untuk uji coba peserta didik, 3 guru untuk uji coba guru. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode observasi, wawancara, angket, serta menggunakan tes. Sementara teknik analisis data yang dipergunakan yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.  Hasil penelitian ini signifikan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi ekosistem muatan pelajaran IPA kelas V sekolah dasar. Disimpulkan bahwa media pembelajaran kotak komponen ekosistem sangat valid, praktis, dan efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran di kelas untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar pada muatan IPA materi ekosistem. Media ini dapat secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V sekolah dasar pada materi IPA tentang ekosistem. Oleh karena itu, guru diharapkan dapat mengintegrasikan media pembelajaran ini ke dalam proses pengajaran mereka untuk mendukung peningkatan hasil belajar peserta didik.
Equvalent Issues in Translating Proverbs and the Strategies used Astiari, Komang; Suardana, I Putu Eka
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i1.80786

Abstract

This study investigated some equivalent issues in translating English proverbs into Indonesian and strategies applied to deal with it. As proverbs are statement that consist of moral value and traditional views to describe situation in daily life, several properties between source language and target language are shared. This study explores the constraints translators face when translating English proverbs into Indonesian due to the lack of equivalents. This research uses qualitative methods. Qualitative research is a type of research based on the collection, analysis, and interpretation of data in narrative form. Data collection is done by looking for English proverbs contained in the book "101 American English Proverbs, Understanding Language and Culture Through Commonly Used Sayings" then understanding each meaning of the proverbs. The problems that appear because of non-equivalence and this study found some issues namely culture-specific concept, the SL concept is not lexicalized in the TL, the SL is semantically complex, the source and target language make distinction in meaning, the TL lacks a specific term (hyponym), differences in physical or interpersonal perspective, differences in expressive meaning, and the use of loan words on the SL. Conclusion, strategies need to be applied in translating proverbs namely using an idiom of similar meaning and form, using an idiom of similar meaning but dissimilar form, and translation by paraphrase.
Media Accordion Book pada Muatan IPA Topik Mengenal Proses Fotosintesis untuk Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ni Nyoman Indah Artadiningsih; I Gede Margunayasa
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Sains dan Humaniora Vol. 8 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsh.v8i2.80901

Abstract

Ketersediaan media pembelajaran yang ada di sekolah dasar kurang mencukupi khususnya pada muatan IPA topik mengenal proses fotosintesis siswa kelas IV SD. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuktikan kepraktisan media accordion book pada muatan IPA topik mengenal proses fotosintesis untuk siswa kelas IV SD yang teruji validitasnya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Pada penelitian ini menggunakan model ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, evaluasi. Penelitian ini hanya sampai pada tahap pengembangan. Subjek penelitian yakni para ahli, guru dan siswa yang berjumlah 10 orang. Metode serta instrumen yang digunakan yaitu lembar kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif.  Pengembangan media accordion book mendapat kualifikasi sangat baik dari ahli, respon guru dan siswa. Hal ini dapat disimpulkan bahwa media accordion book pada muatan IPA topik mengenal proses fotosintesis untuk siswa kelas IV SD valid serta dapat diaplikasikan dalam kegiatan belajar-mengajar sebagai sumber belajar. Implikasi penelitian ini diharapkan membantu guru dalam menyediakan media interaktif pada mata pelajaran IPA.