cover
Contact Name
Sularso Budilaksono
Contact Email
sularso2007@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
sularso2007@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
IKRA-ITH ABDIMAS
ISSN : 26545721     EISSN : 26547546     DOI : -
Core Subject : Science,
This IKRA-ITH Abdimas scientific journal is a Scientific Community Service Journal published by the Institute of Research and Community Service from YAI Persada Indonesia University. This scientific journal is a means of pouring out the ideas and activities of lecturers working in the field of community service. Hopefully the presence of this scientific journal can help in the development and dissemination of ideas, ideas, and activities and not continue in the field of community service.
Arjuna Subject : -
Articles 662 Documents
Pelatihan Kepemimpinan dan Komunikasi Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kesiapan Kerja Siswa SMK Gutama, Jakarta Timur, di Era Industri 5.0 Akhmad Hairul Umam; Agung Priyono; Muhammad Femy Mulyana; Irwan Setiawan; Muhamad Gibraltar; Narti Eka Putri
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6750

Abstract

Perkembangan era Industri 5.0 menekankan pentingnya integrasi antara teknologi dan kemampuan humanistik, seperti kepemimpinan dan komunikasi, dalam dunia kerja. Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan soft skills untuk meningkatkan kesiapan kerja. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dan komunikasi manajemen berbasis digital guna meningkatkan kesiapan kerja siswa. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 26 April 2026 di SMK Gutama Jakarta dengan melibatkan 100 peserta. Metodologi yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, konstruktivisme, dan digital collaborative learning. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang mencakup aspek kepemimpinan, komunikasi, dan kesiapan kerja. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, di mana rata-rata skor kesiapan kerja meningkat dari 61,5 menjadi 83,9. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan dalam kepercayaan diri, kemampuan komunikasi profesional, serta pemanfaatan teknologi digital dalam konteks kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis pengalaman yang terintegrasi dengan teknologi digital efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di era Industri 5.0. Program ini diharapkan dapat menjadi model pembelajaran yang dapat direplikasi untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan vokasi.
IMPEMENTASI PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK TERLANTAR DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 23 TAHUN 2002 TENTANG ANAK TERLANTAR DI KOTA KUPANG Florence Amaral; Orpa Nubatonis; Yossie Jacob
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Perlindungan Hukum terhadap Anak Terlantar ditinjau dari Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun2002 Tentang Anak Terlantar di Kota Kupang sendiri pada Prinsipnya merupakan Upayatanggung jawab Negara dalam mengejawantahkan Prinsip-prinsip dasar Hak anak sebagaimantertuang dalam amanat UUD 1945 Pasal 34 ayat 1, tentu dalam proses implementasi tersebutdiatas Negara hadir melalui instansi atau lembaga terkait yang mengurusi soal sosialkemasyarakatan dalam hal ini Dinas Sosial, gambaran diatas ingin memberi arah sejauh manaperan negara itu hadir menjawab persoalan fundamental yang dialami masyarakatnya. AdapunRujukan peraturan perundang-undangan yang dipakai tidak lain ialah Undang-Undang Nomor35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang AnakTerlantar.Rumusan masalah dalam penelitian ini: (1) Bagaimanakah Implementasi perlindunganhukum terhadap anak terlantar ditinjau dari Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentangPerubahas atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di KotaKupang?, (2) Apa sajakah hambatan dalam implementasi perlindungan hukum terhadap anakterlantar ditinjau dari Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahas atas UndangundangNomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak di Kota Kupang?Penelitian ini menggunakan tipe/jenis yuridis empiris, penelitian Yuridis Empirisadalah metode penelitian yang berfungsi untuk melihat hukum dalam artian nyata dan menelitibagaimana kerjanya hukum di lingkungan masyarakat. Penggunaan dari metode yuridisempiris dalam penelitian skripsi ini, yaitu dari hasil pengumpulan dan penemuan data sertainformasi melalului studi lapangan di Dinas Sosial Kota Kupang sebagai asumsi atau anggapandasar yang dipergunakan dalam menjawab permasalahan dalam penelitian skripsiHasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Implementasi Perlindungan Hukumterhadap Anak terlantar ini sebetulnya sudah dilaksanakan oleh Negara melalui lembagalembagaterkait, akan tetapi masih perlu banyak pembenahan guna menjawab persoalanpersoalanmendasar berkaitan dengan anak terlantar ini (2) Adapun faktor penghambat dalamimplementasinya antara lain, yakni Lemahnya Koordinasi antar lembaga, KeterbatasanSumber Daya, Rendahnya Kesadaran masyarakat, Stigma Sosial yang buruk kepada anakterlantar, Keterbatasan Layanan Pendukung, Kerentanan & Eksploitasi dan Juga FaktorEkonomi keluarga.Kata Kunci :Perlindungan Hukum, Anak Terlantar, Implementasi, Hambatan.
No More Pusing Tujuh Keliling, Pelatihan Pembukuan Sederhana Bagi UMKM di Desa Naluk Kecamatan Cimalaka Jawa Barat Lilis Saidah Napisah; Vania Rakhmadhani; Dita Rari Dwi Rinining Tyastuty; Budi Harto
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6798

Abstract

Lebih dari 80% pelaku UMKM di Desa Naluk, Kecamatan Cimalaka, Kabupaten Sumedang tidak memiliki sistem pencatatan keuangan dan tidak memisahkan keuangan usaha dari keuangan rumah tangga, kondisi yang menghambat akses permodalan formal dan pertumbuhan usaha secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengevaluasi efektivitas pelatihan pembukuan sederhana berbasis experiential learning terhadap peningkatan pengetahuan keuangan pelaku UMKM; (2) mengukur perubahan perilaku pengelolaan keuangan usaha melalui survei follow-up; serta (3) mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasi di lapangan. Program dilaksanakan menggunakan desain pre-experimental one group pre-post test dengan pendekatan community-based participatory training, melibatkan 32 peserta yang dipilih secara purposive sampling dari 127 UMKM aktif di desa tersebut. Intervensi terdiri dari tiga komponen terintegrasi: pelatihan tatap muka tiga hari, penerapan teknologi pembukuan hybrid (modul cetak dan aplikasi digital ringan), serta pendampingan lapangan intensif selama 30 hari. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 15,5 poin (36,6%), signifikan secara statistik pada Z=−4,21, p<0,001 (Wilcoxon Signed-Rank Test), dengan N-gain sebesar 0,27. Pada follow-up enam bulan, 71,4% peserta masih aktif mengisi buku kas (melampaui target 70%) dan 66,7% berhasil menghitung harga pokok produksi secara mandiri. Capaian formalisasi usaha 13 NIB terurus dan 7 pengajuan KUR masih di bawah target, mengindikasikan perlunya sinergi program dengan layanan birokrasi tingkat desa. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan empiris mengenai efektivitas pelatihan pembukuan kontekstual untuk UMKM pedesaan yang selama ini kurang terwakili dalam literatur pengabdian masyarakat.
PERAN WISATA RELIGI SALIB KASIH DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN DI KABUPATEN TAPANULI UTARA Luhut Mawardi Sihombing; Weimi Erinda Berutu; Ida Natalria Tumangger; Rona Sari Ayu Simamora; Arina Tiurma Manalu; Mery grecelyta Sianipar
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penting wisata religi Salib Kasih dalam meningkatkan jumlah pengunjung di Kabupaten Tapanuli Utara. Salib Kasih merupakan objek wisata terkemuka yang sarat dengan makna sejarah, budaya, dan keagamaan, terutama bagimasyarakat Batak, khususnya kalangan umat Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan kerangka kerja interpretatif. Data dikumpulkan melalui metode seperti observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Informan yang terlibat meliputi pengelola pariwisata, anggota masyarakat, pengunjung, dan perwakilan pemerintah daerah. Temuan menunjukkan bahwa Salib Kasih memainkan peran krusial dalam meningkatkan jumlah wisatawan berkat signifikansi religiusnya, sejarah Kristen di wilayah Batak, lingkunganspiritual, serta pemandangan alam sekitarnya. Pengunjung tertarik tidak hanya untuk kegiatan spiritual seperti berdoa dan kontemplasi pribadi, tetapi juga untuk menikmati suasana yang tenang dan pemandangan alam yang menakjubkan. Elemen tambahan yang memengaruhi kunjungan wisatawan meliputi pemasaran melalui media sosial, kemudahan akses, dan fasilitas wisata yang tersedia. Studi ini menyimpulkan bahwa wisata keagamaan Salib Kasih berfungsi sebagai destinasi wisata yang berorientasi pada spiritualitas dan alam, yang meningkatkan daya tarik wisata ke Kabupaten Tapanuli UtaraKata kunci: wisata keagamaan, Salib Kasih, kunjungan wisatawan, wisata spiritual, Tapanuli Utara
KONTRIBUSI NILAI-NILAI ISLAM TERHADAP PERILAKU GIZI SEIMBANG DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING: TINJAUAN LITERATUR TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS (MBG) Muhammad Zali; Lisa Maharani Rizki; Riska Wahyuni Hasibuan; Saschia Amanda; Sarah Atikah; Taufik Hidayat Hasibuan; Wilda Simangunsong
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi permasalahan gizi serius di Indonesia, dengan prevalensi yang memerlukanintervensi multisektoral secara komprehensif. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagaspemerintah pada tahun 2025 merupakan salah satu upaya strategis dalam mengatasi stunting melaluipemenuhan gizi anak usia dini dan ibu hamil. Di sisi lain, nilai-nilai Islam memiliki potensi besar sebagailandasan normatif dalam membentuk perilaku gizi seimbang di kalangan masyarakat Muslim Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi nilai-nilai Islam terhadap pembentukan perilaku giziseimbang serta relevansinya dalam mendukung implementasi Program MBG sebagai upaya pencegahanstunting. Metode yang digunakan adalah studi literatur sistematis terhadap 25 artikel ilmiah dari jurnalnasional terakreditasi SINTA dan repositori ilmiah terpercaya, yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga2026. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa ajaran Islam tentang halalan thayyiban, kewajiban menjagakesehatan, dan prinsip keseimbangan (tawazun) secara substansial berkontribusi dalam membentuk polamakan sehat yang selaras dengan rekomendasi gizi modern. Nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan kedalam program MBG melalui pendekatan berbasis komunitas keagamaan dan edukasi gizi berperspektifIslam. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara lembaga keagamaan, tenagakesehatan, dan pemerintah dalam mengoptimalkan program MBG berbasis nilai-nilai kearifan lokal Islami.Kata Kunci: nilai-nilai Islam, gizi seimbang, stunting, Program Makan Bergizi Gratis, halalan thayyiban
Etika Konsumsi Daging Kurban Dalam Islam Dan Implikasinya Terhadap Kesehatan Masyarakat: Systematic Literature Review Berbasis Kasus Iduladha 2026 Muhammad Zali; Naila Al Madina; Nur Suci Ramadhana Saragih; Ayu Anastasya; Kiki Asnanti; Risa Ramadhani Panjaitan; Mutiara Rengganis Siregar
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perayaan Iduladha merupakan salah satu momentum keagamaan yang memiliki dimensi ibadah, sosial, ekonomi, dan kesehatan masyarakat. Distribusi dan konsumsi daging kurban setiap tahunnya mengalami peningkatan serta melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Di sisi lain, peningkatan konsumsi daging dalam waktu singkat sering menimbulkan persoalan terkait pola konsumsi yang berlebihan, pengelolaan keamanan pangan, serta rendahnya pemahaman terhadap konsep konsumsi yang sehat dan sesuai etika Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis etika konsumsi daging kurban dalam perspektif Islam dan mengidentifikasi implikasinya terhadap kesehatan masyarakat melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR) berbasis kasus Iduladha 2026. Konsumsi daging kurban yang sesuai prinsip Islam berpotensi memberikan manfaat terhadap peningkatan status gizi masyarakat dan penguatan solidaritas sosial. Sebaliknya, konsumsi berlebihan serta pengelolaan distribusi yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan dan menurunkan nilaiibadah kurban. Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara nilai etika Islam dan edukasi kesehatan masyarakat agar pelaksanaan kurban dapat menghasilkan manfaat yang optimal.Kata Kunci: etika konsumsi Islam, daging kurban, kesehatan masyarakat, Iduladha 2026, systematic literature review
KONSEP HIFZ AL-BI'AH DALAM ISLAM SEBAGAI LANDASAN ETIS PENGELOLAAN SAMPAH DAN PERLINDUNGAN KESEHATAN MASYARAKAT: LITERATURE REVIEW PASCA-TRAGEDI LONGSOR TPST BANTARGEBANG 2026 Muhammad Zali; Annisa Ardiyanti Br Tarigan; Sri Rahayu Sukirman; Khaila Salsabila; Putri Widia Rahmadani Rambe; Siti Nurfaiza; Naura Aqilah Rizal
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep hifz al-bi'ah dalam Islam sebagailandasan etis pengelolaan sampah dan perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya pascatragedilongsor TPST Bantargebang tahun 2026. Penelitian menggunakan pendekatankualitatif dengan metode systematic literature review terhadap berbagai sumber, meliputi Al-Qur'an, hadis, kitab fikih, jurnal ilmiah, dokumen pemerintah, dan pemberitaan resmi yangrelevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa hifz al-bi'ah merupakan pengembangan darikerangka maqāṣid al-syarī‘ah yang menempatkan perlindungan lingkungan sebagai unsurpenting dalam menjaga jiwa, akal, keturunan, harta, dan agama. Tragedi longsor TPSTBantargebang menunjukkan bahwa pengelolaan sampah yang buruk tidak hanyamenimbulkan kerusakan lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan masyarakat danmencerminkan kegagalan penerapan prinsip-prinsip Islam seperti khalifah, mīzān, laranganfasad, dan taharah. Penelitian ini menemukan bahwa integrasi nilai-nilai hifz al-bi'ah kedalam kebijakan lingkungan, pendidikan, dan partisipasi masyarakat berpotensi memperkuatsistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berkeadilan ekologis. Dengan demikian,hifz al-bi'ah tidak hanya relevan secara teologis, tetapi juga memiliki kontribusi praktis dalammenjawab tantangan lingkungan dan kesehatan masyarakat di Indonesia.Kata kunci: hifz al-bi'ah; pengelolaan sampah; kesehatan masyarakat.
Pelatihan Perhitungan Harga Pokok Produk Makanan di Desa Curug, Kabupaten Bogor Tita Nurvita; Tiwi Herninta; Temy Setiawan
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v10i2.6813

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan pendampingan bagi para pengusaha UKM dalam pengelolaan usaha terutama ketrampilan melakukan perhitungan harga pokok biaya produk. Ketrampilan ini diharapkan memberikan manfaat bagi pelaku usaha agar dapat menghitung biaya produksi produk yang mereka hasilkan untuk selanjutnya menentukan harga jual. Selain itu, ketrampilan ini bermanfaat untuk melakukan evaluasi biaya-biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi. Metode yang digunakan adalah dengan penyampaian materi dan melakukan simulasi perhitungan serta diskusi secara aktif. Evaluasi dilakukan dengan memberikan post-test dimana jawaban peserta akan dibandingkan dengan hasil pre-test sebelumnya. Pelaksanaan PKM dilakukan di kantor Desa Curug dan diikuti oleh pelaku UKM binaan desa. Hasil pelaksanaan menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman atas pengklasifikasian biaya produksi dan teknik perhitungan harga pokok produk. Peserta juga memahami konsep biaya overhead dan tata cara pengalokasiannya pada biaya produksi. Terakhir, peserta dapat menggunakan harga pokok produk untuk penentuan harga jual yang lebih bersaing.
MODUS OPERANDI DAN UPAYA PENANGGULANGAN KEJAHATAN PERDAGANGAN ORANG (HUMAN TRAFFICKING) DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Jenhar Mellu; Rudepel Leo; Orpa Manuain
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberitaan tentang perdagangan manusia pada beberapa waktu terakhir ini di Indonesia semakin marak dan menimbulkan keprihatinan tersendiri. Perdagangan orang adalah tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman,pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam Negara maupun antar Negara, untuk tujuan mengeksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi. Perdagangan Orang merupakan kejahatan yang serius terhadap kehidupan manusia dan kemanusiaan,mengingat kasus perdagangan orang semakin hari semakin luas dan semakin rumit modus operandinya, sehingga di butuhkan upaya yang komprehensif untuk menanggulangi masalah ini sebagaimana sudah di atur dalam Undang-undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui modus operandi dalam kejahatan perdagangan orang (human trafficking) dan (2) mengetahui upaya penanggulangan kejahatan perdagangan orang (human trafficking) yang terjadi di Kabupaten Timor Tengah Selatan.Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan metode pendekatan kualitatif yang didasarkan pada data primer dan sekunder yang diperoleh melalui wawancara dengan 3 responden dan studi kepustakaan, kemudian data ini dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapat: (1) Modus operandi yang digunakan oleh pelaku dalam kasus ini adalah pelaku menghubungi korban dan menawarkan pekerjaan, menjanjikan akan diberikan gaji, menipu dan merekrut korbantanpa sepengetahuan orang tua dan tanpa dilengkapi dokumen resmi, proses pemindahan korban dari satu tempat ke tempat lainnya, pelaku lebih dari satu orang. (2) Upaya penanggulangan kejahatan perdagangan orang di Kabupaten Timor Tengah Selatan yang dilakukan oleh pihak Polres adalah upaya preemtif, upaya preventif dan upaya represif.Kata kunci: Modus Operandi, Upaya Penanggulangan, Tindak Pidana Perdagnagan Orang.
WEWENANG KEPALA DESA DALAM PENYEDIAAN FASILITAS UMUM DI DESA LAKEKUN KECAMATAN KOBALIMA KABUPATEN MALAKA Asarius Nusi; Norani Asnawi; Hermanwati Dai
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyediaan fasilitas umum merupakan salah satu wujud tanggung jawab utama pemerintahdesa dalam mengimplementasikan desentralisasi demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Namun, kondisi faktual di Desa Lakekun menujukkan adanya keterbatasan sarana pelayanandasar, seperti akses jalan tani yang belum diaspal, penyediaan lahan pasar, serta ketergantunganpada program air bersih pusat, yang menghambat percepatan kemajuan desa. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui dan memberi izin kepada Kepala Desa dalam pelaksanaanpenyediaan fasilitas umum di Desa Lakekun faktor serta faktor yang mempengaruhipelaksanaan izin tersebut. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan hukum iniadalah jenis penelitian empiris. Aspek penelitian difokuskan pada kemampuan finansial,sumber daya desa, serta kompetensi aparatur desa dalam melaksanakan pembangunan. Dataprimer dikumpulkan langsung di lapangan melalui teknik wawancara kepada 17 orangresponden yang ditarik menggunakan teknik sampel jenuh, yang terdiri dari Kepala Desa,aparat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat setempat. Selain itu,pengumpulan data juga ditunjang melalui studi dokumenter terhadap regulasi dan literaturterkait, yang kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa implementasi kewenangan formal Kepala Desa Lakekun dalam penyediaan fasilitasumum secara regulatif sudah berjalan dengan sangat baik (98%). Kepala Desa diakui memilikilegitimasi hukum sesuai amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa danPermendagri Nomor 20 Tahun 2018 dalam perencanaan pembangunan, menetapkan kebijakanmelalui forum musyawarah desa, serta memegang kekuasaan penuh pengelolaan keuangandesa. Meski begitu, pelaksanaan fungsi teknis di lapangan masih terhambat oleh empat faktorutama, yaitu: 1) Faktor Finansial berupa keterbatasan anggaran akibat kebijakan pemotongandana pusat yang memicu minimnya insentif nakes Pustu serta ketiadaan kendaraan operasionaldesa; 2) Faktor Partisipasi Masyarakat dan Transparansi SDM yang dinilai kurang optimalakibat lemahnya koordinasi dua arah pada tahap perencanaan awal, sehingga memicu rusaknyalahan yang menyebabkan bangunan pasar desa mangkrak dan beralihnya fungsi; 3) FaktorGeografis dan kondisi alam seperti jalan medan yang rusak, deker yang patah, dan ancamanluapan Kali Serin yang menuntut biaya rekonstruksi tinggi; serta 4) Tingkat Kepemimpinankolaboratif lintas sektor yang belum berjalan secara penuh (100%) mengingat sisa masa jabatanKepala Desa yang masih berlangsung.Kata Kunci: Wewenang Kepala Desa, Fasilitas Umum, Pemerintahan Desa,Pembangunan Partisipatif.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026 Vol. 10 No. 1 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 1 Maret 2026 Vol. 9 No. 3 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 3 November 2025 Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 2 Juli 2025 Vol. 9 No. 1 (2025): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 9 No 1 Maret 2025 Vol. 8 No. 3 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 3 November 2024 Vol. 8 No. 2 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 2 Juli 2024 Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 8 No 1 Maret 2024 Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023 Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 2 Juli 2023 Vol 6 No 1 (2023): IKRAITH-ABDIMAS Vol 6 No 1 Maret 2023 Vol 5 No 3 (2022): IKRAITH-ABDIMAS Vol 5 No 3 November 2022 Vol 5 No 2 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 2 Vol 5 Juli 2022 Vol 5 No 1 (2022): IKRAITH-ABDIMAS No 1 Vol 5 Maret 2022 Vol 4 No 3 (2021): IKRAITH-ABDIMAS No 3 Vol 4 November 2021 Vol 3 No 2 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 2 BULAN JULI 2020 Vol 3 No 1 (2020): IKRAITH-ABDIMAS VOL 3 NO 1 BULAN MARET 2020 Vol 2 No 3 (2019): IKRAITH-ABDIMAS VOL 2 NO 3 BULAN NOVEMBER 2019 Vol 2 No 2 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 2 Bulan Juli 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 2 No 1 (2019): IKRAITH-ABDIMAS vol 2 Nomor 1 Bulan Maret 2019 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 Vol 1 No 2 (2018): IKRAITH-ABDIMAS vol 1 Nomor 2 Bulan November 2018 More Issue