cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,560 Documents
Pemanfaatan Lamtoro Sebagai Pakan Ternak Dalam Mendukung Program Desa 1000 Sapi di Desa Pengengat, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah Sutaryono, Yusuf Akhyar; Sukarne; Muhammad Edi Nasution; Yogi Prayudi; Namira Risqi Putri Muquita; I Gusti Bagus Indra Permana; Nasmi Herlina Sari; Baiq Tasya Carrisa; Ludia Margrith Suseray; Muhammad Subbanul Mujahiddin; Evelyn Carolina Sentosa; Baiq Elmaliana; Kiki Dewanti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9825

Abstract

Program 1000 Desa Sapi berupaya meningkatkan populasi dan produktivitas ternak sapi guna mewujudkan swasembada daging dengan tujuan ketahanan pangan nasional. Salah satu desa yang masuk dalam program ini adalah Desa Pengengat, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Desa Pengengat terdapat kandang kelompok Tandur Desi yang dibangun di Dusun Tempit. Desa Pengengat juga memiliki Kelompok Tani Ternak Tandur Desi yang mengelola kandang tersebut. Kelompok tani ternak tersebut memelihara sapi ternak dengan memberinya makan dengan pakan yang berupa campuran hijauan pakan dari lamtoro dan rumput odot. Akan tetapi, ketersediaan pakan masih menjadi permasalahan, sebab para peternak harus menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pakan ternak terutama di musim kemarau. Hal ini dapat berpengaruh terhadap produktivitas sapi ternak. Di samping itu, ketersediaan pakan ternak yang belum terjamin dapat mengganggu upaya peningkatan populasi sapi ternak yang dapat menghambat agenda Program 1000 Desa Sapi. Dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut maka dilakukanlah penanaman lamtoro di lahan dekat Kandang Tandur Desi di wilayah Dusun Tempit untuk menciptakan sumber pakan ternak mandiri. Dari upaya tersebut, peternak mendapatkan wawasan baru mengenai pentingnya menjaga kualitas dan ketersediaan pakan bagi sapi ternak, pembudidayaan dan perawatan lamtoro sebagai pakan ternak, serta pemanfaatan lamtoro sebagai pakan ternak. Dengan demikian, kelompok tani ternak dapat mandiri dalam hal ketersediaan pakan ternak sehingga dapat mendukung lancarnya Program 1000 Desa Sapi.
Modul Inspirasi Kegiatan Kampus Merdeka Inbound 4 Universitas Mataram Untuk Peningkatan Kreativitas dan Inovasi: Modul Inspirasi Kegiatan Kampus Merdeka Inbound 4 Universitas Mataram Untuk Peningkatan Kreativitas dan Inovasi Hasbi, Nurmi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9827

Abstract

The inspiration module activity is an activity to share information from resource persons who are experts in their fields and have been selected by the recipient campus. The inspiration module activity is 2 of 16 activities of the Merdeka Student Exchange Program. This diversity aims to increase students' knowledge and creativity obtained from resource persons who are experts in their fields. This inspiration activity is carried out by 1 lecturer of the Nusantara module, 2 resource persons, 1 liaison officer and 23 students participating in the Nusantara module. The inspiration activity was carried out in two activities. The two inspiration activities carried out were a Talk show with NTB art and tourism activists "Lalu Suryadi Mulawarman, S.Sn, M.M" and a Talk show with Runner up 2 NTB Environmental Ambassador in 2023 "Arinda Mariza, S.M". These two activities were carried out at two times, namely May 12, 2024 and May 19, 2024. This activity was carried out with interactive and attractive dialogue. Then Suryadi Mulawarman, S.Sn, M.M presented the art of Sasak Lombok which was packaged in a contemporary way. Arinza Mariza, S.M introduced the actions of young people in protecting the environment. Students looked very enthusiastic and inspired by the two speakers.
Pemberdayaan Petani Melalui Pemanfaatan Batang Tembakau Virginia Menjadi Biopestisida Dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan Di Desa Montong Belae Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur M. Yusuf; Fadli; Aeko Fria Utama F.R; M. Nursan; Syarif Husni; Amry Rakhman; P.K. Suparyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9831

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan masyarakat tani melalui melalui pemanfaatan batang tembakau virginia menjadi biopestisida dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Desa Montong Belae Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 30 orang anggota kelompok sasaran Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa: (1) Secara umum pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta ipteks yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; (2) Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (a) aspek pemanfaatan batang tembakau virginan sebagai biopestisida dalam menunjang pertanian berkelanjutan; dan (b) kemampuan manajemen kelompok, khusunya petani tembakau viriginiadalam upaya memanfaatkan potensi yang ada; (3) Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, UNRAM dengan masyarakat, khusunya petani tembakau viriginia di Desa Montong Belae Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur.
Sosialisasi Area Rawan Longsor Dan Upaya Mitigasinya di Kecamatan Gunungsari Kabupaten Lombok Barat Arben Virgota; Baiq Farista; Supardiono; Rachmawati Noviana Rahayu; Astrini Widiyanti; Aida Muspiah; Nur Indah Julisaniah; Desak Made Devika Ratna Dewi; Nurul Hidayati; Baiq Annisya Salsabila
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9837

Abstract

The Meninting Sub-watershed area is one of the areas prone to landslides. Most of the Meninting Watershed Area is included in the Gunungsar District Area. Two villages in Gunungsari District, namely Kekait Village and Bukit Tinggi Village, are included in the most widespread level of landslide vulnerability. The aim of this community service activity is to provide information and data regarding landslide-prone areas, increase the knowledge of the community regarding the risk of landslides, and mitigation actions that can be taken. The method used is the focus group discussion (FGD) method. The FGD was carried out in two stages, namely socialization material and discussion. The socialization was carried out to convey data and information regarding villages in Gunungsari District which are included in the Medium to High landslide prone category. The discussion was carried out to encourage the active participation of the Gunungsari community in designing landslide disaster mitigation efforts. The results of the service showed that there was a positive response from the people of Gunungsari District as indicated by an agreement on a follow-up plan to utilize the results of recommendations for landslide disaster mitigation and adaptation efforts. Mitigation efforts are carried out using physical and non-physical efforts. Physical efforts that can be carried out include spatial planning in the Meninting Watershed Area, application of bioengineering techniques using vetiver grass on cliff edges. Non-physical efforts that can be made are increasing understanding and knowledge about landslide disasters. Adaptation efforts are carried out by recognizing early signs of landslides, preparing disaster emergency equipment, and avoiding settlements in areas near rivers or steep slopes
Penanaman Rumput Akar Wangi (Chrysopogon zizanioides) Sebagai Upaya Mitigasi Bencana Longsor Di Desa Giri Madia Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Farista, Baiq; Arben Virgota; Astrini Widiyanti; Aida Muspiah; Nur Indah Julisaniah; Komala Mala Hayati; Riyana Sulastika; Husnul Almubarok
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9838

Abstract

Giri Madia Village, Lingsar District, West Lombok Regency is one of the villages prone to landslides. The results of the study showed that around 49.87 Ha of land is classified as a high landslide-prone area. Therefore, mitigation efforts were made to reduce the risk of landslides by utilizing vetiver grass (Chrysopogon zizanioides). This community service activity was carried out through collaboration between the community service team, the village government, and the Giri Madia Village community, from December 2023 to February 2024. The program implementation started from preparation (observation, finding partners, and licensing), implementation (provision of seeds and planting), and monitoring. Coordination with the village government and the local community was carried out through open discussions. The seedling planting activity was carried out by the community service team and the community in three predetermined locations. The monitoring results showed that almost all of the vetiver grass that was planted was able to survive even though it was not watered regularly by the community. Community activities, namely cutting down trees around the vetiver grass planting location, caused more than a third of the total seedlings to die from being hit. In addition, the obstacles that arise are the lack of community participation in grass care such as watering and fertilizing. This can be caused by the lack of public awareness to help care for the fragrant root grass seeds. The community feels that they do not have time to monitor because of their daily activities of earning a living.
Pendampingan Penyusunan Aturan Lokal (Awiq-Awiq) Penangkapan Rajungan Di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Husni, Syarif; Suparmin; M. Yusuf; Nursan, Muhammad; Utama FR, Aeko Fria; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9841

Abstract

Untuk menjaga kelestarian rajungan dari aktivitas penangkapan yang begitu tinggi intensitasnya, maka perlu disusun aturan lokal (awiq-awiq) untuk mengatur kegiatan penangkapan baik penggunaan alat tangkap, lokasi tamgkap, ukuran rajungan yang boleh ditangkap dan sanksi bagi nelayan yang melanggar. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah mendampingi dalam penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) penangkapan rajungan di Desa Pemongkong. Metode kegiatan penyusunan Awiq-Awiq melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dikobinasikan dengan metode sosialisasi. Penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) melalui beberapa tahap kegiatan yaitu identifikasi dan perumusan masalah, sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan penyusunan draf aturan lokal (awiq-awiq). Dalam awiq-awiq mengatur pasal tentang kegiatan yang dilarang, sanksi hukum dan lembaga pengelola Badan Pengelolaan Perikanan Laut Desa (BP2LD)
Pelatihan Pengembangan Produk Pangan Berbasis Kelor Sebagai Upaya Penanggulangan Stunting Pada Balita Di Desa Malaka Kecamatan Pemenang Lombok Utara Anggraini, Ines Marisya Dwi; Zainuri; Qabul Dinanta Utama; Rini Nofrida; Novia Rahayu; Made Gendis Putri Pertiwi; Dilla Afriansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9843

Abstract

Kasus stunting di Provinsi NTB masih cukup tinggi. Kabupaten Lombok Utara merupakan salah satu kabupaten lokus stunting di NTB. Permasalahan stunting dapat ditangani dengan pemberian makanan bernutrisis tinggi. Kelor adalah tanaman indigenous yang memiliki nilai nutrisi yang tinggi yang dapat digunakan sebagai makanan untuk menanggulangi stunting. Selama ini pengolahan kelor hanya dibuat menjadi sayur bening sebagai lauk pendamping makan yang kurang menarik bagi anak-anak. Dalam bidang pangan upaya diversifikasi daun kelor saat ini telah banyak dikembangkan. Daun kelor dapat diolah berbagai varian makanan dan minuman seperti teh kelor dan puding kelor yang lebih menarik serta mempunyai nilai ekonomi yang lebih tinggi. Oleh karena itu perlu adanya pelatihan pengembangan produk pangan berbasis kelor kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengaplikasikannya dengan mudah sehingga dapat dikonsumsi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode pemberian materi dan demonstrasi. Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi ditunjukkan dengan aktifnya peserta dalam diskusi dan ikut serta dalam proses pembuatan puding kelor.
Pengolahan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Daun Pepaya Di Desa Bamba Puang, Kecamatan Anggeraja, Kabupaten Enrekang: pengolahan pestisida nabati Kahar, Andi; Marlia Rianti; Andi Irga Satrawati Taslim; Emmi Azis
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9848

Abstract

This community service aims to enhance public knowledge about producing botanical pesticides using natural ingredients such as papaya leaves, lemongrass stems, soursop leaves, and garlic. The implementation method involved socialization and training conducted in Bamba Puang Village, Anggeraja Subdistrict, Enrekang Regency, during the Thematic Community Service Program (KKN) by students of Universitas Muhammadiyah Bone. The activities included presentations on the benefits and preparation methods of botanical pesticides, followed by hands-on practice in making the pesticides. The results showed that participants gained new knowledge and skills in creating eco-friendly pesticides and responded positively to the outreach efforts. Thus, this activity successfully raised public awareness about the importance of using botanical pesticides in agriculture..
Pendampingan Latihan Praktek Mengajar Pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Kusmiyati; Khairuddin; Sedijani, Prapti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9849

Abstract

Mengajar berkaitan dengan kemampuan guru dalam menguasai materi dan keterampilan dasar mengajar. Tujuan dari kegiatan ini untuk melatih mahasiswa calon guru melakukan praktek mengajar sebagai persiapan praktek lapangan persekolahan. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP Unram, semester 6 kelas A sebanyak 23 orang yang mengambil matakuliah Pengajaran Mikro pada tahun ajaran 2023/2024. Pada waktu pelaksanaan praktek, mahasiswa dalam kelas dibagi menjadi tiga peran yaitu satu orang sebagai guru, dua orang sebagai pengamat dan sisanya sebagai siswa. Mahasiswa yang berperan sebagai pengamat, mengamati pembelajaran dari awal hingga akhir menggunakan lembar pengamatan pelaksanaan pembelajaran. Hasil pengamatan menunjukkan mahasiswa sudah melaksanakan pembelajaran dengan tahapan pendahuluan, inti dan penutup, semua keterampilan dasar mengajar sudah terlaksana, walaupun indikator pada beberapa aspek keterampilan masih harus ditingkatkan keterlaksanaannya dengan terus berlatih. Dapat disimpulkan, mahasiswa sudah siap untuk melaksanakan praktek persekolahan di sekolah yang sebenarnya.
TINGKAT PENGETAHUAN KELOMPOK KARANG TARUNA TANI VILLA PASIR MAS DALAM PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) BERBAHAN DASAR AIR CUCI BERAS DALAM PERTANIAN BERKELANJUTAN Reni Diah, Kusumawati; Harahap, Fitra Syawal; Hilwa, Walida; Khairul , Rizal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9855

Abstract

Perkembangan pertanian ramah lingkungan diiringi dengan tingginya permintaan produk organik. Jenis limbah rumah tangga bermacam-macam, namun sekitar 75% limbah rumah tangga merupakan sampah organik dan sisanya merupakan sampah anorganik. Sumber limbah terbesar yang dapat menyebar dan berpotensi mencemari lingkungan adalah limbah rumah tangga. Mengolah limbah ini menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi, seperti pupuk organik cair, merupakan salah satu penanggulangan yang dapat dilakukan. Limbah yang paling banyak dihasilkan oleh rumah tangga adalah air cucian beras dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku utama dalam pembuatan pupuk organik cair. Kegiatan ini menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan bagi ibu rumah tangga dan masyarakat setempat. Berdasarkan hasil evaluasi dari sesi praktek dapat ditarik kesimpulan bahwa kegiatan ini secara keseluruhan berhasil meningkatkan kemampuan peserta dalam pembuatan pupuk organik cair dan cara penggunaannya pada tanaman. Antusiasme peserta terhadap pelatihan terlihat selama kegiatan pelatihan ini berlangsung. Hal ini dibuktikan pada saat pemateri memaparkan data hasil uji coba penggunaan pupuk organik cair pada tanaman.