cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,833 Documents
Pendampingan Masyarakat Dalam Aplikasi Kompos Pada Budidaya Tanaman Tomat Ahmad Raksun; Mahrus; Lalu Japa; Lalu Zulkifli; Anindita Suliya Hangesti Mandra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16258

Abstract

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat telah berlangsung mulai Bulan April sampai dengan Agustus 2026. Mitra kegiatan adalah masyarakat tani Dusun Bunsambang Desa Sukarara Kabupaten Lombok tengah yang berprofesi sebagai petani dan peternak. Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengedukasi mitra tentang pemanfataan kotoran ternak sebagai bahan baku pembuatan kompos serta cara pengunaannya pada lahan pertanian tanaman tomat. Budidaya tanaman tomat dilakukan pada lahan dengan luas 100 m2. Tanaman tomat hanya dipupuk menggunkan kompos tanpa adanya penggunaan pupuk anorganik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan metode ceramah dan pendampingan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian adalah mitra memiliki keterampilan tentang pemanfaatan sampah organik dalam pembuatan kompos serta cara pengaplikasiannya dalam budidaya tanaman tomat. Tanaman tomat yang dibudidayakan oleh mitra tumbuh dan berproduksi dengan baik. Masyarakat yang menjadi mitra kegiatan, terlibat secara aktif pada semua tahapan kegianatan, mulai dari kegitan sosialisasi sampai dengan panen tanaman tomat.
Optimalisasi Limbah Kambing Menjadi Pupuk Granul Melalui Enkapsulasi Trichoderma Sp. Di Desa Karangharjo Mohammad Nur Khozin; Muhammad Wildan; achmad faiz; ahmad addi massaqi; ahid maulidi aprilio; Didik Pudji Restanto; Bakhroini Habriantono; Wagiyana Wagiyana; Sholeh Avivi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16234

Abstract

Utilizing goat waste as organic fertilizer is a strategic solution to address the scarcity and high cost of chemical fertilizers. This community service program was implemented in Karangharjo Village, Silo District, Jember Regency, with the aim of improving the quality of organic fertilizer through the innovation of making granular fertilizer with the addition of Trichoderma sp. The activity method included preparation stages, socialization, practical training in fertilizer making, and participatory discussions with farmer groups. The production process was carried out by fermenting goat manure using EM4 and molasses, then fermented into compost, ground, and processed with a granulator machine. At the granulation stage, Trichoderma sp. powder was added to accelerate decomposition and increase the effectiveness of the fertilizer. The results of the activity showed that farmers were able to produce granular organic fertilizer with a stable structure, long shelf life, and active microbial content. Respondent surveys also showed an increased understanding of the importance of livestock waste processing, although production skills still require further assistance. This innovation not only provides a solution to the limitations of chemical fertilizers, but also opens up micro-business opportunities, strengthens local food security, and supports sustainable agriculture based on village resources.
Pemberdayaan Jumantik Dalam Pengendalian Populasi Nyamuk Aedes aegypti Melalui Pemasangan Lavitrap Dan Pemanfaatan Insektisida Alami Di Kelurahan Banta-Bantaeng Kecamatan Rappocini Nur Haidah; Sulasmi; Juherah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 3 (2026): Juli-September 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i3.16275

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a vector-borne disease thatremains a significant public health problem in Indonesia. Therefore, itcontinues to be a priority in vector control programs, as no specific cure orvaccine is currently available. This community service program wasconducted in Banta-Bantaeng Village, Rappocini District, Makassar City,involving 25 housewives consisting of Family Welfare Movement (PKK)cadres, Larvae Monitoring Housewives (Bumantik), and Larvae MonitoringVolunteers (Jumantik). The program aimed to improve communityknowledge about DHF, increase awareness of the use of herbal mosquitorepellents made from fingerroot, and provide practical skills in constructingand installing lavitraps as mosquito traps. The methods included healtheducation through lectures, tutorial video presentations, leaflet distribution,group discussions, and hands on training on lavitrap construction and theuse of fingerroot based electric mosquito mats. Program evaluation wasconducted using pre-test and post-test questionnaires. The evaluation wasconducted using pre-test and post-test, with the highest increase inunderstanding of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) which increased from64% to 88%, while knowledge regarding making lavitrap increased from68% to 72%. In addition, participants gained a better understanding of thebenefits of herbal electric mosquito mats and acquired the skills needed toconstruct and install lavitraps as a vector control measure for DHF. Overall,the program successfully improved community knowledge and skills inpreventing Dengue Hemorrhagic Fever