cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 555 Documents
Analisa Perilaku Produsen dan Konsumen pada Sektor Kesehatan di Indonesia Astri Nurlestari; Kartika Destya Arini; Budi Hartono; Alfani Ghutsa Daud
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisa perilaku produsen dan konsumen dalam bidang kesehatan di Indonesia menunjukkanberbagai aspek penting. Produsen, seperti rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan, cenderung fokus pada profitabilitas, kualitas pelayanan, dan kepuasan pasien untuk memastikan keberlangsungan bisnis mereka. Konsumen, sebagai pasien, memiliki perilaku yang dipengaruhi oleh citra rumah sakit, kualitas pelayanan, dan faktor lain seperti aksesibilitas, biaya, dan kepraktisan.Penelitian ini mengadopsi pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisa perilaku produsen dan konsumen dalam bidang kesehatan di Indonesia . Hasil dari analisis ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas layanan kesehatan, memahami kebutuhan masyarakat, dan mengembangkan strategi pemasaran yang tepat. Dengan memahami bagaimana produsen (seperti rumah sakit, klinik, atau perusahaan farmasi)berperilaku dan bagaimana konsumen (pasien, keluarga, atau masyarakat umum) berinteraksi dengan layanan kesehatan, dapat dilakukan pemetaan kebutuhan, penyesuaian layanan, dan peningkatan kualitas secara keseluruhan
The Effect Of Workload On Fatigue In Banking Company Employees Ratih Latiffah Khamadika; Dewi Purnamawati
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.24619

Abstract

Bank tellers face high work demands, which put them at risk of work fatigue. This research is directed to examine the relationship between the level of workload and the condition of work fatigue in banking teller officers. The method applied is quantitative research with a cross-sectional design and the application of total sampling techniques to 32 respondents. Workload assessment is done using the NASA-TLX instrument, while work fatigue measurement is done using the IFRC questionnaire. Data processing includes descriptive analysis and analysis of intervariate relationships through the Chi-Square test. Research findings show that the largest proportion of respondents are in the very high workload category (87,5%) and a very high level of fatigue (81,3%). Statistical test results indicate a significant relationship between workload and work fatigue (p 0.05). This finding confirms that workload control is an important factor in efforts to reduce fatigue and support the improvement of employee performance.Keywords : Workload, Work Fatigue, Teller Bank
MODEL PENYELESAIAN MASALAH BERBASIS MAQĀṢID ASY-SYARIAH DALAM ETIKA KESEHATAN PADA PASIEN TERMINAL: A LITERATURE REVIEW Siti Linda Ariska; Yuli Windarti; Ratna Sari Putri; Wahyu Wahyu; Diana Tristiyaningrum; Chanif chanif; Rohmat Suprapto
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.24653

Abstract

Abstrak: Latar Belakang: Pasien terminal menghadapi dilema etika kompleks dalam pengambilan keputusan klinis, perawatan paliatif, dan akhir hayat. Pendekatan etika kesehatan konvensional belum sepenuhnya mengakomodasi nilai religius dan spiritual pasien Muslim. Tujuan: Literature review ini bertujuan menganalisis model penyelesaian masalah etika kesehatan pada pasien terminal berbasis maqāṣid asy-syarī‘ah. Metode: Penelitian ini menggunakan literature review naratif terhadap artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada tahun 2021–2024. Sumber data diperoleh dari PubMed, Google Scholar, BMC Medical Ethics, dan jurnal Islam internasional. Delapan artikel utama dan tujuh artikel pendukung dianalisis secara kritis. Hasil: Pendekatan maqāṣid asy-syarī‘ah terbukti mampu mengintegrasikan prinsip bioetika modern dengan nilai Islam melalui pemeliharaan jiwa (hifẓ al-nafs), penghormatan terhadap martabat manusia, dan peningkatan kualitas hidup pasien terminal. Model ini meliputi pengkajian holistik, analisis maslahat–mafsadat, penentuan prioritas maqāṣid, serta pengambilan keputusan bersama antara tenaga kesehatan, pasien, dan keluarga. Kesimpulan: Pendekatan maqāṣid asy-syarī‘ah merupakan kerangka etika yang komprehensif dan aplikatif dalam pelayanan pasien terminal serta berpotensi mendukung pengembangan praktik dan kebijakan perawatan paliatif berbasis kemaslahatan.
Literasi Kesehatan Digital sebagai Penentu Pelindung dan Strategis Kesehatan Remaja di Era Disinformasi: Systematic Review Windi Nurdiana Utami; Tiara Amelia; Rohman Daka
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.25815

Abstract

Adolescents constitute a significant population group playing a crucial role in achieving sustainable development goals, yet they are increasingly exposed to health misinformation in the digital infodemic era. This study aims to synthesize evidence on digital health literacy as a protective factor against misinformation, its relationship with preventive health behaviors, and its role as a health promotion strategy among adolescents aged 9–21. This systematic review, following the 2020 PRISMA guidelines, uses a thematic synthesis approach to 16 empirical studies (2022–2026) from 10 countries identified through primary databases using the PICO framework. Results indicate that digital health literacy improves adolescents' ability to critically evaluate online health information, thereby reducing their vulnerability to misinformation. Digital health literacy is also significantly associated with preventive behaviors such as vaccination, hand hygiene, healthy eating, and physical activity. Furthermore, interactive, co-designed digital interventions have been shown to be effective in increasing knowledge, critical skills, and engagement. These findings confirm digital health literacy as a protective and strategic determinant in improving adolescent health in the digital era. 
Immunological and Clinical Approaches in Determining Indications for Tonsillectomy: A Literature Review Iwan Setiawan Adji; Arum Widya Anantasya; Ardhini Tyas Megaranti; Zerlina Norberta Ramadhani; Gavin Editya Mukti; Mohammad Alifiya Devano
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.25317

Abstract

The palatine tonsils play a key role in mucosal immune defense; however, chronic tonsillitis leads to structural and immunological impairment, resulting in loss of protective function and persistent infection. Current indications for tonsillectomy rely mainly on infection frequency and anatomical findings, which may be insufficient. This literature review aims to evaluate tonsillar immune dysfunction and the role of clinical parameters in establishing a more comprehensive indication for tonsillectomy. A PRISMA-based literature review of studies published between 2010 and 2025 was conducted. The findings demonstrate impaired lymphocyte maturation, reduced secretory IgA production, chronic inflammatory activity, and bacterial biofilm formation in chronic tonsillitis. Clinical parameters including the Centor score, McIsaac score, FeverPAIN score, Paradise criteria, tonsillar hypertrophy, airway obstruction such as obstructive sleep apnea, and quality-of-life assessment using the Tonsillectomy Outcome Inventory-14 (TOI-14) provide objective evaluation of disease severity and functional burden. In conclusion, tonsillectomy should be considered based on an integrated assessment of clinical, anatomical, immunological, and quality-of-life parameters to support evidence-based surgical decision-making.
Rhinosinusitis Kronis Dextra dengan Polip Antrokoanal pada Wanita Usia 23 Tahun Iwan Setiawan Adjie; Gavin Editya Mukti; Arum Widya Anantasya; Ardhini Tyas Megaranti; Zerlina Norberta Ramadhani; Mohammad Alifiya Devano
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.25332

Abstract

Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal merupakan bentuk rhinosinusitis kronis unilateral yang relatif jarang, berasal dari mukosa sinus maksilaris dan umumnya mengenai anak-anak serta dewasa muda. Kondisi ini ditandai oleh inflamasi kronik lokal yang menyebabkan gangguan ventilasi dan drainase sinus, sehingga sering bersifat refrakter terhadap terapi medikamentosa. Dilaporkan kasus seorang perempuan berusia 23 tahun dengan keluhan obstruksi hidung kanan progresif sejak ±6 bulan, disertai rinorea purulent, nyeri wajah, post-nasal drip, dan penurunan fungsi penciuman. Pemeriksaan rhinoskopi anterior menunjukkan polip pada meatus media dextra, sedangkan CT-scan sinus paranasal memperlihatkan gambaran pansinusitis kanan dengan kecurigaan polip antrokoanal yang berasal dari sinus maksilaris. Pasien didiagnosis sebagai rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal dextra yang tidak responsif terhadap terapi konservatif dan selanjutnya menjalani tindakan operatif dengan prosedur Caldwell-Luc. Rhinosinusitis kronis dengan polip antrokoanal memerlukan evaluasi diagnostik yang komprehensif untuk menyingkirkan penyebab sinonasal unilateral lainnya serta penatalaksanaan bedah sebagai terapi definitif. Prosedur Caldwell-Luc masih memiliki peran pada kasus terpilih dengan keterlibatan dominan sinus maksilaris dan kegagalan terapi medikamentosa.
Analisis Faktor Sanitasi Yang Berhubungan Dengan Dampak Kejadian Penyakit Akibat Bencana Banjir Di Wilayah Desa Helvetia Jelita Nazwa Utami; Susilawati Susilawati; Hafizah Hafni Siregar; Nabiila Annaufa
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24346

Abstract

Permasalahan sanitasi lingkungan pasca banjir masih menjadi isu kesehatan masyarakat di Desa Helvetia, Kabupaten Deli Serdang. Banjir menyebabkan terganggunya fasilitas sanitasi dasar, keterbatasan air bersih, serta pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal sehingga meningkatkan resiko penyakit berbasis lingkungan. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan menganalisis faktor sanitasi tang berhubungan dengan kejadian penyakit di Desa Helvetia. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain cross-sectitonal pada 50 responden yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil menunjukkan bahwa 56% masyarakat mengalami penyakit setelah banjir, terutama diare dan infeksi kulit. Faktor yang terbukti berhubungan signifikan dengan kejadian penyakit adalah kondisi drainase (p=0,020), persediaan air darurat (p=0,014), dan penampungan air darurat (p0,001). Sementara itu, sumber air, jenis jamban, dan keberadaan TPS tidak menunjukkan hubungan bermakna. Sanitasi yang tidak memadai berkontribusi besar terhadap munculnya penyakit pasca banjir. Peningkatan kualitas sanitasi, penyediaan air bersih darurat, dan edukasi PHBS menjadi langkah strategis untuk menurunkan resiko kesehatan di wilayah rawan banjir.
Kejadian Kasus ODHIV (Orang dengan HIV) di Wilayah Puskesmas Kecamatan Taman Sari Tahun 2021-2023 Tiarma Talenta Theresia; Sri Lestari; Anisa Febriyanti Rusli; Alexander Kenneth Kurniawan; Cathreen Mulyani; Jennifer Sim; Maria Barbie Liem; Zivanka Natania; Hanarni Kubelinda; Jenifer Angela Gunawan; Julvyn Julvyn; Raissa Kyani Wijaya
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.17794

Abstract

Latar Belakang: HIV adalah virus yang melemahkan sistem kekebalan tubuh, dan jika tidak diobati, dapat berkembang menjadi AIDS yang meningkatkan risiko infeksi oportunistik. Pemantauan Viral Load (VL) penting untuk menilai efektivitas terapi antiretroviral (ART) yang dijalankan oleh Orang Dengan HIV (ODHIV), namun di Indonesia angka kunjungan ke fasilitas kesehatan untuk pemantauan VL masih rendah. Target eliminasi HIV adalah agar 95% orang yang menjalani ART mencapai viral suppression, yaitu virus tidak terdeteksi. Puskesmas berperan penting dalam menurunkan prevalensi kasus HIV di wilayahnya dengan meningkatkan kesadaran dan akses kunjungan ODHIV terhadap pemeriksaan VL. Tujuan: Mengidentifikasi dan mengevaluasi strategi penanganan ODHIV Puskesmas Taman Sari. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan sampel dari data sekunder Puskesmas Taman Sari pada tahun 2021-2023. Data dikumpulkan menggunakan purposive sampling. Hasil : Dari 2021 hingga 2023, kasus ODHIV meningkat, terutama pada 2022. Pada 2023, hanya 86,12% ODHIV  yang mempertahankan viral load (VL) tersupresi, di bawah target 95%. Dari 317 ODHIV yang memenuhi syarat tes  VL, hanya 273 yang melakukan tes. Hal ini terutama disebabkan karena rendahnya kunjungan ODHIV di Puskesmas Taman Sari. Kesimpulan: Rendahnya angka kunjungan ODHIV di Puskesmas Taman Sari disebabkan oleh kurangnya pengetahuan, metode monitoring yang tidak efektif, dan kurangnya dukungan keluarga. Masalah ini mempengaruhi prevalensi kasus HIV yang ada di puskesmas. Untuk mengatasi rendahnya kunjungan, Puskesma Taman Sari akan melakukan pertemuan kelompok dukungan sebaya, memperingati hari HIV/AIDS sedunia, dan membentuk forum komunikasi dengan pendamping serta LSM, guna meningkatkan kunjungan ODHIV dan efektivitas pemantauan VL.
Penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (Stbm) Pilar Pertama di Wilayah Kerja Puskesmas Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Tahun 2025 Indah Elyanti; Tati Baina Gultom; Sepriana Urianti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.25078

Abstract

Sanitasi   total   berbasis   masyarakat   disingkat   STBM   adalah   pendekatan untuk mengubah perilaku, higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan salah satu program pemerintah untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) ke 6 adalah stop buang air besar sembarangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji gambaran penerapan atau implementasi program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) Pilar Pertama di Puskesmas Gedong Tataan  berdasarkan teori dari Grindle yang mana merupakan model top down sebab implementasi program STBM bergerak secara   linear   dari  keputusan  politik,   pelaksana, dan kinerja kebijakan publik. Penelitian menggunakan rancangan kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, metode   ini   melakukan   pengkajian   dokumen   dan   pendalaman   informasi   dengan wawancara secara mendalam untuk memahami penerapan atau implementasi program sanitasi  total  berbasis  masyarakat  (STBM)  Pilar  Pertama  di  Puskesmas  Puskesmas Gedong Tataan. Hasil penelitian menunjukkan penerapan Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Pilar Pertama (Stop BABS) Desa yang telah melaksanakan kegiatan pemicuan STBM : 100%, Desa dengan status ODF (Open Defecation Free) : 45%, Pengetahuan STBM Pilar 1 : 40%, faktor pendukung dan penghambat penerapan STBM pilar pertama : Dukungan petugas puskesmas :100%, Dukungan tokoh masyarakat :100%, Keterbatasan ekonomi : 50%. Dari data yang diperolah menunjukkan bahwa faktor ekonomi menjadi yang menjadi hambatan terbesar dalam mewujudkan BABS/ ODF (Open Defecation Free).Kata kunci : STBM, Grindle, fenomenologi, pilar, sanitasi, implementasi
HUBUNGAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT KELASI BESI DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA TALESEMIA Nany Hairunisa; Elita Dewi Maulia
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.25037

Abstract

Abstract: The Relationship Between Adherence to Iron Chelation Therapy and Quality of Life in Thalassemia Patients. Thalassemia is a hereditary anemia that requires regular blood transfusions and iron chelation therapy to prevent complications caused by iron overload. Adherence to iron chelation therapy remains a challenge and is thought to influence the quality of life of thalassemia patients. This study aimed to determine the relationship between adherence to iron chelation therapy and quality of life in thalassemia patients. This analytical observational study with a cross-sectional design was conducted at RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi from November to December 2025. The study subjects consisted of 54 thalassemia patients aged 2–18 years who underwent regular blood transfusions and iron chelation therapy. Adherence to iron chelation therapy was measured using the Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), while quality of life was assessed using the Pediatric Quality of Life Inventory 4.0 (PedsQL 4.0). Data were analyzed using the Chi-Square test. The results showed a significant relationship between adherence to iron chelation therapy and quality of life in thalassemia patients. Higher adherence was associated with better quality of life.Keywords : adherence, iron chelation therapy, quality of life, thalassemia, MMAS-8, PedsQL Abstrak: Hubungan Kepatuhan Penggunaan Obat Kelasi Besi Dengan kualitas Hidup Pada Penderita Talasemia. Talasemia merupakan penyakit anemia herediter yang memerlukan transfusi darah rutin dan terapi kelasi besi untuk mencegah komplikasi akibat kelebihan zat besi. Kepatuhan terhadap terapi kelasi besi masih menjadi tantangan dan diduga berpengaruh terhadap kualitas hidup penderita talasemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepatuhan penggunaan obat kelasi besi dengan kualitas hidup pada penderita talasemia. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain potong lintang yang dilakukan di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi pada bulan November–Desember 2025. Subjek penelitian berjumlah 54 penderita talasemia usia 2–18 tahun yang menjalani transfusi darah rutin dan terapi kelasi besi. Kepatuhan penggunaan obat kelasi besi diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), sedangkan kualitas hidup diukur menggunakan Pediatric Quality of Life Inventory 4.0 (PedsQL 4.0). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan penggunaan obat kelasi besi dengan kualitas hidup penderita talasemia. Kepatuhan yang lebih tinggi berkaitan dengan kualitas hidup yang lebih baik.Kata Kunci : Kepatuhan, Kelasi Besi, Kualitas Hidup, Talasemia, MMAS-8, PedsQL

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3 Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2 Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue