cover
Contact Name
Fitri eka sari
Contact Email
fitriekasari19@gmail.com
Phone
+6281379663738
Journal Mail Official
fitriekasari19@gmail.com
Editorial Address
http://www.ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/duniakesmas/about/contact
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dunia Kesmas
ISSN : 23016604     EISSN : 25493485     DOI : DOI: https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Dunia Kesmas was published by the Faculty of Public Health, Malahayati University with a professional organization of Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat (PDKM). This journal contains articles from research, critical analytical studies in the field of public health (Epidemiology, Biostatistics, Environmental Health, Health Promotion, Reproductive Health, Public Health Nutrition, Administration and Health Policy, Occupational Safety Health).
Articles 555 Documents
Hubungan Mengonsumsi Sarapan Kurang Bergizi dengan Penurunan Konsentrasi Belajar: Systematic Review Nabila Fitriani Ishak; Fitri Nurkhafi; Luthfiah Nibras; Bianca Junita; Ratu Raihana; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26484

Abstract

Kurangnya asupan gizi melalui sarapan berdampak signifikan terhadap penurunan fungsi kognitif dan konsentrasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas sarapan dengan tingkat konsentrasi belajar mahasiswa melalui metode systematic review berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan GARUDA terhadap artikel penelitian asli yang terbit tahun 2016–2026. Hasil analisis menunjukkan bahwa asupan gizi yang adekuat saat sarapan berperan krusial dalam menjaga stabilitas kadar glukosa darah, yang secara langsung meningkatkan fungsi kognitif, daya ingat jangka pendek, dan fokus mahasiswa selama proses pembelajaran. Sebaliknya, perilaku melewatkan sarapan atau pemilihan menu rendah nutrisi terbukti berimplikasi pada penurunan kinerja akademis akibat ketidakstabilan energi. Pemenuhan gizi melalui sarapan yang berkualitas menjadi determinan utama dalam menunjang efektivitas konsentrasi belajar di perguruan tinggi.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Merokok Pada Siswa SMP Negeri 7 Kota Jambi Amalina Cahya Aditya; M . Ridwan; Muhammad Rifqi Azhary; Puspita Sari
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26376

Abstract

Masalah kesehatan masyarakat di Indonesia sampai sekarang masih dibayangi oleh maraknya perilaku merokok pada usia remaja. Merujuk pada laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, terdapat sekitar 70 juta jiwa perokok aktif di Indonesia, di mana angka perokok dari kalangan pelajar berusia 13–15 tahun terus meningkat. Faktor pengetahuan dan bagaimana remaja diduga ikut kuat dalam membentuk kebiasaan ini, sehingga penting dibahas demi menyusun strategi edukasi kesehatan di sekolah. Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana hubungan antara pengetahuan serta sikap dengan kebiasaan merokok pada siswa di SMP Negeri 7 Kota Jambi. Menggunakan pendekatan cross-sectional , penelitian ini melibatkan siswa kelas VII dan VIII SMP Negeri 7 Kota Jambi dengan rincian total populasi 707 anak dan jumlah sampel yang diambil sebanyak 97 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner untuk kemudian dihitung menggunakan uji chi-square . Hasil analisis data menunjukkan adanya korelasi antara pemahaman seputar rokok dengan perilaku merokok siswa (p-value = 0,002). Hubungan yang signifikan juga ditemukan antara sikap siswa terhadap rokok dengan tindakan merokok mereka (p-value = 0,021). Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa memperluas wawasan siswa dan menanamkan cara pandang buruk terhadap rokok adalah langkah krusial dalam program promosi kesehatan guna membendung kebiasaan merokok pada remaja.
The Influence of Reproductive Health Education On Adolescents' Knowledge and Attitudes about HIV/AIDS At Sman 7 Bengkulu City. Sri Yunita; Nurul Fatimah Susanti; Nurul Aryastuti
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26975

Abstract

The adolescent transition period is marked by an identity search process that is vulnerable to risky sexual behavior, a primary factor in HIV/AIDS transmission. Preventive efforts through structured education are highly necessary. This study aimed to determine the effect of reproductive health education on increasing knowledge and changing adolescent attitudes about HIV/AIDS at SMAN 7 Bengkulu City. This was a quantitative analytic study using a One-Group Pretest-Posttest Design, conducted in October 2025. The sample consisted of 72 respondents selected using consecutive sampling. Data collection used an adapted questionnaire from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (IDHS). Bivariate data analysis was performed using the non-parametric Wilcoxon Signed-Rank Test. The respondent characteristics were dominated by the 16-17 years age group (91.7%) and females (54%). The results showed a significant decrease in the low knowledge category, from 72.2% before the intervention to 31.9% after the education. In the affective domain evaluation, the respondents' positive attitude spiked sharply from 2.8% to 45.8%. Statistical test results confirmed a significant effect of the educational intervention on both knowledge level (p 0.001) and attitude (p 0.001). The provision of reproductive health education significantly affects the increase in knowledge and improvement of adolescent attitudes about HIV/AIDS at SMAN 7 Bengkulu City. Schools are advised to integrate this educational program sustainably through collaboration with local health authorities.
PENGARUH EDUKASI LINGKUNGAN TERHADAP PERILAKU PEMILAHAN SAMPAH RUMAH TANGGA Syahrul Arifin; Triana Srisantyorin; Suherman Jaksa
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26513

Abstract

Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama dalam kesehatan lingkungan di Indonesia. Rendahnya perilaku masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah menyebabkan meningkatnya pencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan masyarakat. Edukasi lingkungan menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian yang dilakukan dari beberapa peneliti bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi lingkungan terhadap perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one group pretest-posttest, Meta analysis,systematic review,cluster random  zed trial, eksperimen lapangan, survey dan edukasi dan pengabdian masyarakat. Populasi penelitian adalah kepala keluarga atau ibu rumah tangga di lingkungan masyarakat. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumah tangga, masyarakat perkotaan,, intervensi edukasi,promosi lingkungan ( flyer,poster, media visual), edukasi penyuluhan dan praktik pemilahan sampah, edukasi door to door, edukasi perilaku. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat setelah diberikan edukasi lingkungan mengenai pemilahan sampah rumah tangga. Edukasi berkelanjutan efektif meningkatkan segregasi sampah rumah. Edukasi lingkungan terbukti berpengaruh terhadap perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah organik dan anorganik. Terjadi peningkatan kesadaran dan perilaku pemilahan sampah rumah tangga. Kesalahan pemilahan sampah menurun 69,7% setelah edukasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan program promosi kesehatan lingkungan berbasis masyarakat
GAMBARAN CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PENDUDUK PENDERITA HIPERTENSI SESUAI STANDAR DI PUSKESMAS TAMAN SARI TAHUN 2025 Tiarma Talenta Theresia; Sri Lestari; Anisa Ferbiyanti Rusli; Alexander Kenneth Kurniawan; Cathreen Mulyani; Jennifer Sim; Maria Barbie Liem; Zivanka Natania; Hanarni Kubelinda; Jenifer Angela Gunawan; Julvyn Julvyn; Raissa Kyani Wijaya
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26832

Abstract

Abstract: Overview Of Health Service Coverage For Residents With Hypertension According To Standards At Taman Sari Community Health Center In 2025. Background: Hypertension is a serious health problem because of its high prevalence, its often asymptomatic nature, and its potential to cause various complications. Hypertension is one of the most frequently diagnosed diseases in public health services. This condition indicates the need to strengthen control efforts, education, and standard health services for patients with hypertension. Objective: To describe the coverage of standard health services for people with hypertension at Taman Sari Primary Health Center in 2025. Method: This study used a descriptive observational method with a cross-sectional design based on secondary data from 2024–2025. The study was conducted at Taman Sari Primary Health Center from March 11 to March 16, 2026. Results: The coverage of standard health services for people with hypertension at the Taman Sari District level in 2025 reached 10,758 services out of a target of 10,700, or 100.54%, indicating that the district target was achieved overall. However, disparities among urban villages remained. Four urban villages did not meet the target: Krukut (43.16%), Maphar (48.54%), Taman Sari (55.92%), and Keagungan (55.39%). Compared with 2024, the overall district coverage slightly decreased from 101.65% to 100.54%. Factors affecting this condition included limited patient knowledge, a health education system that was still limited, and ineffective recording media. Conclusion: Overall, the target coverage of hypertension services in Taman Sari District was achieved in 2024 and 2025, but equitable distribution of services across sub-districts remains suboptimal. Improvements can be made through the "SEHATI TAMAN SARI" program, monitoring and evaluation of hypertension outcomes through cross-sectoral engagement, and the provision of hypertension control books to support ongoing patient monitoring.
Analisis Kepuasan Pasien Rawat Jalan terhadap Kualitas Layanan Rekam Medis Menggunakan Metode SERVQUAL, CSI, dan IPA di RSUD Masohi Hans Sammy Marthin Salakory; Natasya Lopuhaa; Herlien Sinay; Ety Dusra; Febby Sonya Matulessy
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26106

Abstract

This study aims to measure outpatient satisfaction with medical record service performance at Masohi Regional Public Hospital. This research used a quantitative approach with SERVQUAL, Customer Satisfaction Index (CSI), and Importance Performance Analysis (IPA). The sample consisted of 150 outpatients selected through accidental sampling. The findings showed a negative service gap of -0.45, indicating that patient expectations were not fully met. The CSI value of 74.99% categorized patients as generally satisfied, although service improvements are still required to achieve a very satisfied category. Responsiveness and empathy were identified as the weakest dimensions, while assurance performed relatively well. IPA analysis revealed that the main priorities for improvement include hospital facilities, service reliability, staff competence, politeness, and responsiveness of medical record services. This study concludes that improving responsiveness and empathy is essential to enhance patient satisfaction in medical record services.
Determinan Indikator Perilaku Sedentari dengan Kejadian Low Back Pain pada Mahasiswa : Systematic Review Najwa Candra Ayudya; Yasmine Octavia; Asyifah Nuranisya; Fabian Wahyu Aji; Aldin Putra Iman Telaumbanua; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26514

Abstract

Low back pain (LBP) merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yangcukup sering dialami mahasiswa dan diduga berkaitan dengan meningkatnyaperilaku sedentari akibat aktivitas akademik yang didominasi posisi dudukdalam waktu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi danmerangkum determinan indikator perilaku sedentari yang berhubungandengan kejadian low back pain pada mahasiswa melalui metode systematicreview. Penelusuran literatur dilakukan pada database Google Scholar,PubMed, dan ScienceDirect menggunakan pedoman PRISMA 2020 denganrentang publikasi tahun 2016–2026. Kriteria inklusi meliputi artikel penelitianasli yang membahas hubungan perilaku sedentari dengan low back pain padamahasiswa dan tersedia dalam bentuk full text. Sebanyak 30 artikelmemenuhi kriteria dan dianalisis secara naratif. Hasil penelitian menunjukkanbahwa indikator perilaku sedentari yang paling konsisten berhubungandengan kejadian low back pain adalah durasi duduk yang lama dan posisi ataupostur duduk yang tidak ergonomis. Mahasiswa dengan kebiasaan duduk lebihdari 4–6 jam per hari dan posisi duduk statis atau membungkuk cenderung memiliki risiko lebih tinggi mengalami keluhan nyeri punggung bawah. Faktorlain seperti ergonomi fasilitas belajar, kualitas tidur, aktivitas fisik rendah,penggunaan perangkat digital dalam durasi panjang, serta kondisi overweightjuga ditemukan berhubungan pada beberapa penelitian, meskipun hasilnyabelum konsisten. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa durasi dudukdan postur duduk menjadi indikator perilaku sedentari yang paling dominanberkaitan dengan kejadian low back pain pada mahasiswa, sehinggadiperlukan upaya pencegahan melalui perbaikan kebiasaan belajar danlingkungan belajar yang lebih ergonomis.
Hubungan Overuse Smartphone Terhadap Sindrom Nyeri Leher Mahasiswa: Systematic Literature Review Gebi Angel Dwiharsita; Keysha Arumandani Pramono; Adalya Yasmin Krisnahadi; Karina Putri Nabila; Muhammad Hussein Dhya'ulhaq; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26598

Abstract

Penggunaan smartphone secara berlebihan pada mahasiswa berpotensi meningkatkan risiko sindrom nyeri leher, terutama karena lamanya waktu penggunaan, tingginya tingkat ketergantungan terhadap smartphone, serta posisi tubuh yang kurang ergonomis. Penelitian ini dilakukan untuk menelaah keterkaitan antara penggunaan smartphone yang berlebihan dan sindrom nyeri leher pada mahasiswa melalui pendekatan systematic literature review. Penelitian dilakukan berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran artikel dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda. Sebanyak 15 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi ditelaah dan disintesis menggunakan metode naratif. Hasil kajian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kejadian sindrom nyeri leher pada mahasiswa yang menggunakan smartphone secara berlebihan. Faktor yang paling sering ditemukan adalah durasi penggunaan smartphone yang tinggi, tingkat kecanduan smartphone, dan postur penggunaan yang tidak ergonomis. Beberapa penelitian juga melaporkan neck disability, text neck syndrome, forward head posture, dan penurunan daya tahan otot leher. Disimpulkan bahwa overuse smartphone berhubungan dengan peningkatan risiko sindrom nyeri leher pada mahasiswa.
Hubungan Stres Akademik dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi: Systematic Review Fina Fauziah; Anayla Khayrani Azalia; Chantika Aprilia; Arminanda Khansa Sadiya; Sarah Azzahra Ramadhani; Yunita Amraeni
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26527

Abstract

Gangguan siklus menstruasi merupakan abnormalitas reproduksi yang marak dialami oleh mahasiswi dan siswi remaja akibat tingginya paparan tekanan psikologis selama menempuh pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat stres akademik dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi melalui metode systematic review. Strategi pencarian artikel yang memenuhi kriteria inklusi dilakukan menggunakan alur PRISMA pada lima database bereputasi, yaitu PubMed, Scopus, ScienceDirect, Google Scholar, dan Garuda, hingga diperoleh final sebanyak 10 artikel relevan dari berbagai negara untuk dianalisis. Mayoritas artikel yang ditinjau menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan linier yang signifikan antara tingkat stres akademik—yang dipicu oleh beban tugas menumpuk dan periode ujian—dengan berbagai variasi klinis gangguan menstruasi seperti dismenore, oligomenore, polimenore, amenore, pendarahan hebat, dan gejala Premenstrual Syndrome (PMS). Mekanisme ini terjadi melalui aktivitas Hypothalamic-Pituitary-Adrenal (HPA) axis yang memicu lonjakan kortisol sehingga mensupresi hormon reproduksi. Kendati demikian, manifestasi stres ini bersifat multifaktorial karena turut dipengaruhi oleh status nutrisi, pola tidur, dan koping individu. Simpulan utama penelitian membuktikan adanya keterkaitan kuat antara tingginya stres akademik dengan ketidakteraturan siklus menstruasi mahasiswi, sehingga diperlukan penyediaan sistem pendukung kesehatan mental institusional yang komprehensif.
Hubungan Tingkat Kepuasan Makan Bergizi Gratis dengan Kebiasaan Konsumsi Pangan Siswa SMPN 2 Gondang Adhitya Rizky Arissaputra Aswanto; Muhammad Rizza Pahlevi; Prayitno Ribut Suwasono
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i3.26959

Abstract

Program Makan Bergizi Gratis merupakan kebijakan strategis nasional yang diluncurkan pemerintah Indonesia untuk memperbaiki status gizi anak usia sekolah. Penelitian ini menganalisis hubungan antara pelaksanaan Program MBG dengan kebiasaan konsumsi pangan siswa di SMPN 2 Gondang, Kabupaten Tulungagung, menggunakan desain kuantitatif deskriptif korelasional dengan rancangan cross sectional. Dari 719 siswa, 102 responden dipilih melalui teknik cluster random sampling (kelas VII-C, VIII-F, dan IX-D). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepuasan terhadap Program MBG berskala Likert dan Food Frequency Questionnaire yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Tingkat kepuasan siswa terbagi cukup merata, dengan proporsi terbesar (38,2%) kategori Kurang Puas, diikuti Sangat Puas (35,3%) dan Cukup Puas (26,5%), sementara 44,1% siswa memiliki kebiasaan konsumsi pangan kategori Kurang dan hanya 28,4% kategori Baik. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,234 (p 0,05), yang berarti tidak terdapat hubungan signifikan antara kepuasan terhadap Program MBG dengan kebiasaan konsumsi pangan siswa, sehingga kebiasaan makan diduga lebih dipengaruhi faktor di luar program, seperti pola makan keluarga, pengaruh teman sebaya, dan uang saku. Oleh karena itu, Program MBG perlu diiringi edukasi gizi berkelanjutan yang partisipatif.

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 15, No 3 (2026): Volume 15 Nomor 3 Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2 Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1 Vol 14, No 4 (2025): Volume 14 Nomor 4 Vol 14, No 3 (2025): Volume 14 Nomor 3 Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2 Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1 Vol 13, No 4 (2024): Volume 13 Nomor 4 Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2024): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 4 (2023): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2023): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2023): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 4 (2022): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2022): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2022): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2022): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 3 (2021): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2021): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2021): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 1 (2020): Volume 9 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2020): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2020): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2020): Volume 9 Nomor 2 Vol 8, No 4 (2019): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2019): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 1 (2019): Volume 8 Nomor 1 Vol 8, No 2 (2019): Volume 8 Nomor 2 Vol 7, No 4 (2018): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2018): Volume 7 Nomor 3 Vol 6, No 4 (2017): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2017): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2017): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 3 (2016): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2016): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2016): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2015): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2015): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2015): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2015): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2014): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2014): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2014): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2014): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2013): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2013): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2013): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2013): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2012): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2012): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2012): Volume 1 Nomor 2 Vol 1, No 1 (2012): Volume 1 Nomor 1 More Issue