cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pendampingan Penyusunan Reschedule Lifestyle Pasien Hipertensi Windu Santoso; Sri Sudarsih
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3483

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahun. Tingginya angka kematian penderita hipertensi di Indonesia merupakan pertanda bahwa masyarakat masih belum memahami pentingnya kepatuhan dalam melakukan pengobatan dan perubahan gaya hidup (life style). Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah sebagai upaya mempersiapkan ners fresh graduate yang merupakan tenaga kesehatan sehingga mampu mendampingi pasien hipertensi dalam merencanakan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Kegiatan pendampingan untuk ners fresh graduate dilaksanakan melalui Whatsaap dan google meet. Tahap persiapan berkoordinasi dengan 2 orang ners fresh graduate dan menentukan siapa yang akan menjadi peserta kegiatan. Tahapan pelaksanaan adalah menyusun skenario reschedule lifestyle card dan memberikan pendampingan dalam penyusunan reschedule lifestyle. Hari pertama hingga hari ketiga tim memberikan pendampingan, peserta mengidentifikasi gaya hidup penderita hipertensi dalam 1 minggu terakhir dan berdasarkan hasil identifikasi mengembangkan pola hidup yang lebih sehat. Melalui kegiatan pendampingan ini didapatkan hasil kemampuan ners fresh graduate dalam penyusunan reschedule lifestyle pasien hipertensi meningkat. Kata Kunci :  hipertensi; reschedule; lifestyle  ABSTRACTHypertension is the number one cause of death in the world every year. The high mortality rate for hypertension sufferers in Indonesia is a sign that society still does not understand the essence of taking medication and changing lifestyle. The purpose of this service activity is to prepare new graduates who are health workers so that they can assist hypertensive patients in planning lifestyle changes to be healthier. Mentoring activities for new graduates are carried out through Whatsaap and google meet. The preparation stage coordinates with 2 new graduates and determines who will be participants in the activity. The stages of implementation are compiling a lifestyle card rescheduling scenario and assisting in preparing a lifestyle to reschedule. From the first day to the third day the team assisted, participants who lived the lifestyle of hypertensive sufferers within 1 week and based on the results of the examination developed a healthier lifestyle. Through this mentoring activity, the results of the ability of fresh graduate nurses in preparing hypertension patient lifestyle rescheduling have increased  Keywords:  hypertension; reschedule; lifestyle
Pemberdayaan Paguyuban “Semar Cakep” Dalam Upaya Perawatan Anak Penyandang Disabilitas Masa Pandemi Covid-19 Dyah Restuning Prihati; Endang Supriyanti
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.4182

Abstract

ABSTRAK Anak dengan penyandang disabilitas adalah kelompok khusus yang beresiko terpapar COVID-19. Mereka melakukan activity daily living, mobilitas dan komunikasi membutuhkan pendampingan dari orangtua maupun pengasuhnya. Mereka memiliki keterbatasan dalam memahami bagaimana pencegahan penukaran COVID-19. Identifikasi permasalahan yang dihadapi mitra adalah pengetahuan pengurus Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas SEMAR CAKEP tentang perawatan anak penyandang disabilitas di masa pandemi COVID-19 masih kurang dan belum ada penyuluhan tentang perawatan anak penyandang disabilitas di masa pandemi COVID-19 oleh petugas kesehatan. Tujuan kegiatan PKM ini adalah memberdayakan atau pendampingan pengurus Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas SEMAR CAKEP tentang perawatan anak penyandang disabilitas di masa pandemi COVID-19. Metode yang digunakan adalah pendampingan dengan memberikan pengetahuan tentang perawatan anak penyandang disabilitas di masa pandemi COVID-19 dan Masalah nutrisi pada cerebral palsy. Hasil Kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan sebanyak 10 orang (91%) dan yang memiliki pengetahuan rendah sebanyak 1 orang (9%). Peningkatan upaya promotif dan preventif sebagai upaya deteksi dini pencegahan anak penyandang disabilitas terpapar COVID-19. Keberadaan pendamping bagi anak berkebutuhan khusus memiliki makna yang berarti bagi proses perlindungan dan tumbuh kembangnya. Diharapkan dengan implementasi ini, pengurus paguyuban peduli penyandang disabilitas SEMAR CAKEP bisa menerapkan dan memberikan informasi kepada orang tua dalam perawatan anak penyandang disabilitas di masa pandemi COVID-19. Kata  Kunci : Paguyuban; Perawatan Anak Disabilitas; COVID-19  ABSTRACT Children with disabilities are a special group who are at risk of being exposed to COVID-19. They carry out a daily living, mobility, and communication activities that require assistance from parents and caregivers. They have limitations in understanding how to prevent the exchange of COVID-19. The identification of problems faced by partners is the knowledge of the Paguyuban Caring for Persons with Disabilities, SEMAR CAKEP management about caring for children with disabilities during the COVID-19 pandemic is still lacking and there has been no counseling about the care of children with disabilities during the COVID-19 pandemic by health workers. The purpose of this PKM activity is to empower or assist the administrators of the SEMAR CAKEP Care for Persons with Disabilities regarding the care of children with disabilities during the COVID-19 pandemic. The method used is assistance by providing knowledge about the care of children with disabilities during the COVID-19 pandemic and nutritional problems in cerebral palsy. The results of this activity there was an increase in knowledge by 10 people (91%) and 1 person (9%) who had low knowledge. Increasing promotional and preventive efforts as an effort to prevent children with disabilities from being exposed to COVID-19. The existence of a companion for children with special needs has meaningful meaning for the process of protection and development. It is hoped that with this implementation, the management of the association caring for people with disabilities, SEMAR CAKEP, can apply and provide information to parents in caring for children with disabilities during the COVID-19 pandemic. Keywords: Association; Care for Children with Disabilities; COVID-19
Pengabdian Kepada Masyarakat Penangganan Tersedak Pada Orang Dewasa Tomi Saputra; Erna Yulianti; Umi Romayati Keswara; Djunizar Djamaludin; Setiawati Setiawati; Linawati Novikasari; Lidya Ariyanti
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.3338

Abstract

Data menyebutkan penyebab tersedak yaitu sebesar (59,5%) berhubungan dengan makanan, (31,4%) tersedak karena benda asing, dan sebesar 9,1% penyebab tidak diketahui (Committee onin jury, 2010). Penanganan  yang  dilakukan  secara tepat akan memberikan hasil yang baik dan menghasilkan   tingkat  kelangsungan   hidup dapat mencapai 95%.Penanganan dengan keterampilan dan pengetahuan yang penuh merupakan hal yang paling penting. Penanganan  berdasarkan pengetahuan yang dimiliki dapat juga menyelamatkan nyawa seseorang dengan masalah-masalah medis akut. Tujuan setelah dilakukan penelitian dan pendidikan kesehatan diharapkan Masyarakat Desa Margorejo Dusun 6 dapat mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan pertolongan pertama saat tersedak dirumah  maupun ditempat sekitar. Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan. hasil yang didapatkan menunjukan sebagian besar masyarakat (80%) belum memahami dan mengerti tentang penanganan Tersedak Pada Orang Dewasa dan sebagian kecil masyarakat sudah memahami tentang Penanganan Tersedak Pada Dewasa namun masih belum sempurna cara mengatasinya. Kata Kunci : tersedak, dewasa, makanan  ABSTRACT The data stated that the causes of choking were (59.5%) related to food, (31.4%) choking due to foreign objects, and 9.1% of the causes were unknown (Committee onin jury, 2010). Handling that is done appropriately will give good results and produce a survival rate of up to 95%. Handling with full skill and knowledge is the most important thing. Knowledge based treatment can also save the life of a person with acute medical problems. The goal after conducting research and health education is that the people of Margorejo Dusun 6 Village can find out things related to first aid when choking at home or in the vicinity. This activity is carried out by extension methods. The results obtained show that the majority of people (80%) do not understand and understand the treatment of choking in adults and a small proportion of people already understand the treatment of choking in adults, but how to deal with it is still not perfect. Keywords: choking, adult, food
Efektifitas Progressive Muscle Relaxation (PMR) Terhadap Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Desa Banjarsari Serang Banten M Arifki Zainaro; Sekardhyta Ayuning Tias; Rahma Elliya
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.2843

Abstract

ABSTRAKHipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Beberapa penanganan dalam hipertensi yaitu penanganan non farmakologis yaitu teknik relaksasi napas dalam, pijat refleksi kaki, hipnoterapi dan relaksasi otot progresif (Progressive Muscle Relaxation), beberapa keistimewaan dari teknik relaksasi otot profresif ini yaitu menurunkan ketegangan otot, sakit kepala, menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolic. Tujuan penelitian, untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR)  terhadap penurunan tekanan darah. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR). Terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) pada penderita hipertensi. Dengan demikian, terapi Progressive Muscle Relaxation (PMR) sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah.                                                                                            Kata Kunci: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hipertensi, Tekanan Darah ABSTRACTHypertension is a state of increased systolic blood pressure of more than 140 mmHg and diastolic more than equal to 90 mmHg. Some treatments in hypertension are non-pharmacological treatments namely deep breathing relaxation techniques, foot reflexology massage, hypnotherapy and progressive muscle relaxation (Progressive Muscle Relaxation). diastolic. The goal of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy for reducing blood pressure. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy. There is a decrease in blood pressure after Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy in patients with hypertension. Thus, Progressive Muscle Relaxation (PMR) therapy is very effective in lowering blood pressure. Keywords: Progressive Muscle Relaxation (PMR), Hypertension, Blood Pressure
SENAM HIPERTENSI PADA LANSIA DESA ROMANGLOE KECAMATAN BONTOMARANNU KABUPATEN GOWA Hasbullah Hasbullah; Masniati Arafah; Nurhalimah Nurhalimah; Nurun Salaman Al Hidayat
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2582

Abstract

Lansia merupakan proses yang mengalami kemenduran fisik maupun sistem organ tubuh akibat proses penuaan. Masalah kesehatan yang dialami lansia hipertensi menjadi factor risiko utama panyakit kardiovaskuler menjadi penyebab kematian tertinggi setiap Negara yang berkembang. Berdasarkan profil kesehatan Indonesia, pada tahun 2011 jumlah lansia yang menderita hipertensi sebanyak 640.862 dari 18.312.055 orang, pada tahun 2012 jumlah lansia yang menderita hipertensi sebanyak 765.324 dari 18.584.905 orang. Jumlah lansia di Sulawesi Selatan yang menderita hipertensi pada tahun 2011 sebesar 3.829 dari 1.653.438 orang dan pada tahun 2012 jumlah lansia yang menderita hipertensi sebesar 4.697 dari 1.755.635 orang. Tujuan setelah senam, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang senam hipertensi 2020. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan dengan metode demostrasi kemudian peserta memperagakan kembali.
Edukasi Strategi Koping Sebagai Upaya Dalam Menurunkan Tingkat Stres Pada Siswa Smkn 4 Garut Selama Pandemi Covid-19 Theresia Eriyani; Iwan Shalahuddin; Indra Maulana
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.3838

Abstract

ABSTRAK Menanggapi bahayanya virus Covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan beberapan peraturan mengenai protokol kesehatan, salah satunya ialah protokol mennjaga jarak atau social distancing yang kemudian ditindaklanjuti dengan kebijakan PSBB yang justru menyebabkan terganggunya kesehatan mental, terutama pada remaja sekolah yang diisukan mengalami stress dengan adanya sistem PJJ. Pada penkes ini kami memberikan edukasi pada siswa/i SMKN 4 Garut mengenai pengelolaan stres dengan strategi koping. Ruang lingkup dalam kegiatan Penkes ini ialah siswa dan siswi SMKN 4 Garut. Tujuan: Kegiatan penkes ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa dan siswi SMKN 4 Garut dalam melakukan pengelolaan stress dengan strategi koping selama masa pandemi covid-19. Metode: Kegiatan penkes ini mengintegrasikan konsep teori HBM. Penkes ini menggunakan metode lecture atau ceramah dengan menggunakan media powerpoint yang dilaksanakan secara daring menggunakan platform Zoom Meeting. Hasil yang ditemukan dari kegiatan penkes ini ialah persentase pengetahuan peserta mengenai stress dan strategi koping meningkat setelah diberikan materi yang dapat dilihat dari hasil post test sebagian besar peserta penkes. Simpulan yang dapat diambil dari kegiatan penkes ini ialah, terdapat peningkatan pengetahuan pada siswa dan siswi SMKN 4 Garut mengenai stress dan pengelolaan stress dengan strategi koping, setelah peserta diberikan pretest sebelum pemberian materi dan diberikan post test setelah pemberian materi. Kata Kunci: Health Belief Model, Pandemi Covid-19, Strategi koping, Stres  ABSTRACT Responding to the dangers of the Covid-19 virus, the Indonesian government issued several regulations regarding health protocols, one of which is the social distancing protocol which is then followed up with the PSBB policy which actually causes mental health disruption, especially for school teenagers who are rumored to be experiencing stress with the PJJ system. . At this health center we provide education to students of SMKN 4 Garut about stress management with coping strategies. The scope of this Penkes activity is students and students of SMKN 4 Garut. Purpose: This Health Center activity aims to increase the knowledge of students and students of SMKN 4 Garut in managing stress with coping strategies during the Covid-19 pandemic. Methods: This health center activity integrates the HBM theory concept. This Health Center uses the lecture method or lectures using powerpoint media which are held online using the Zoom Meeting platform. The results found from this Health Center activity were that the percentage of participants' knowledge about stress and coping strategies increased after being given the material which can be seen from the post test results of most of the Health Center participants. The conclusions that can be taken from this Health Center activity are, there is an increase in knowledge of students of SMKN 4 Garut about stress and stress management with coping strategies, after participants are given a pretest before giving material and given a post test after giving the material. Keywords: Health Belief Model, Covid-19 Pandemic, Coping Strategy, Stress
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG GASTRITIS PADA SANTRIWATI DI PONPES DARUL FALAH PAGUTAN KOTA MATARAM TAHUN 2019 Ernawati Ernawati; Istianah Istianah; Hapipah Hapipah; Laela Badria
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i2.2060

Abstract

ABSTRAKInsiden gastritis sekitar 182,1 juta dari jumlah penduduk setiap tahun di dunia, dimana di Asia tenggara kejadian gastritis sekitar 583,635 dari jumlah penduduk setiap tahunnya. Prevalensi gastrititis dikonfirmasi melalui endoskopi. Berdasarkan gambaran 10 macam penyakit menonjol di Provinsi Nusa Tenggara Barat, gastritis menempati urutan ke delapan sebanyak 60.452 penderita, setelah penyakit infeksi akut lain pada saluran pernafasan bagian atas,rematik,hipertensi, penyakit kulit infeksi. Tujuan setelah penyuluhan, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang gastritis pada Santriwati Di Ponpes Darul Falah Pagutan Tahun 2019. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan booklet. Terdapat peningkatan pengetahuan tentang gastritis pada Santriwati Di Ponpes Darul Falah Pagutan dan cara pencegahan terjadinya gastristis yang efektif. Kata Kunci: Santriwati, Gastritis, Penyuluhan  ABSTRACT The incidence of gastritis is around 182.1 million of the population every year in the world, where in Southeast Asia the incidence of gastritis is around 583,635 of the total population each year. The prevalence of gastrititis is transferred through endoscopy. Based on the description of 10 diseases that appear in the Province of West Nusa Tenggara, gastritis determines the sequence with a total of 60,452 patients, after acute infectious diseases in the upper respiratory tract, rheumatism, hypertension and infectious skin diseases. The goal after counseling is expected to increase knowledge about gastritis in Santriwati at Darul Falah Pagutan Islamic Boarding School in 2019. The activities carried out consisted of counseling using leaflets and booklets. Improving the knowledge of gastritis in Santriwati at  Darul Falah Pagutan Islamic Boarding School and and how to improve effective gastristic prevention Key Words : Santriwati, Gastritis, Counseling
Pengabdian Kepada Masyarakat Bantuan Hidup Dasar Pada Santri Ida Zuhroidah; Mukhammad Toha; Mokh Sujarwadi; Nurul Huda
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.3733

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian henti jantung atau cardiac arrest ini berkisar 10 dari 100.000 orang normal yang berusia dibawah 35 tahun dan per tahunnya mencapai sekitar 300.000-350.000 kejadian. Pertolongan pertama yang tepat pada kasus henti jantung adalah bantuan hidup dasar (BHD). Tindakan yang bisa dilakukan adalah  resusitasi jantung paru (RJP). Tujuan dari resusitasi jantung paru adalah mengembalikan sirkulasi spontan serta mempertahankan fungsi organ vital pada henti jantung dan henti nafas dengan melakukan kompresi dada dan bantuan nafas. Tujuan setelah dilakukan pelatihan ini diharapkan santri dapat berperan aktif dan dapat memberikan pertolongan pertama henti jantung dan henti nafas secara tepat serta mampu melakukan RJP. Kegiatan ini dilakukan dengan metode pemaparan teori tentang anatomi fisiologi sistem respirasi dan sistem sirkulasi, dampak dari henti nafas dan henti jantung, bantuan hidup dasar dan pada hari kedua dilanjutkan dengan praktik RJP melalui manekin. Hasil yang didapatkan sebagian besar santri (80%) memahami dan mengerti tentang bantuan hidup dasar dan mampu mempraktekkan RJP kepada manekin meskipun masih butuh pendampingan. Kata Kunci : bantuan hidup dasar, santri, pondok pesantren  ABSTRACT The incidence of cardiac arrest or cardiac arrest ranges from 10 out of 100,000 ordinary people aged under 35 years and annually reaches around 300,000-350,000 events. Appropriate first aid in cases of cardiac arrest is basic life support (BLS). Action that can be done is cardiopulmonary resuscitation (CPR). Cardiopulmonary resuscitation aims to restore spontaneous circulation and maintain vital organ function in cardiac arrest and stop breathing by performing chest compressions and breath support. After this training, the goal is that students will be able to play an active role and be able to provide first aid for cardiac arrest and stopping breathing appropriately and be able to perform CPR. This activity was carried out using the method of presenting theories on the respiratory system's physiological anatomy and the circulatory system, the impact of respiratory and cardiac arrest, basic life support, and on the second day, continued with the practice of CPR through mannequins. The results obtained were most of the students (80%) understood and understood basic life support and were able to practice CPR to the mannequins even though they still needed assistance. Keyword: basic life support, student, Islamic boarding school
Optimalisasi Peran Kader Dalam Meningkatkan Self-Care Management Nutrisi Kehamilan Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Stunting Di Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma Nur Elly Nur Elly; Asmawati Asmawati; Betty Yosephin; Rahma Annisa; Khelli Fitria Annuril; Anang Wahyudi
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4094

Abstract

ABSTRAK Pencegahan stunting merupakan program prioritas pembangunan di Indonesia sampai tahun 2024. Nutrisi pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu sejak janin berada dalam kandungan sampai usia 2 tahun kelahiran sangat penting diperhatikan sebagai upaya pencegahan resiko stunting. Kader kesehatan berperan penting dalam self-care management nutrisi ibu selama kehamilan sebagai upaya pencegahan stunting. Permasalahan yang dihadapi kader Kesehatan di Desa Talang Benuang dan Lokasi Baru Kecamatan Air Priukan sebagai desa dari 20 desa lokasi khusus (lokus) stunting di Kabupaten Seluma tahun 2020 adalah kurangnya pengetahuan tentang stunting dan 1000 HPK sehingga belum memiliki bekal yang cukup untuk melaksanakan perannya sebagai pelaku penggerak masyarakat dalam mewujudkan kesehatan termasuk dalam pencegahan dan penanganan stunting. Tujuan  PKM  adalah memberdayakan kader sebagai garda terdepan dalam meningkatkan self-care management nutrisi ibu hamil untuk  meminimalisir risiko stunting pada anak balita. Peserta pelatihan sebanyak 11 (sebelas) orang kader. Metode kegiatan adalah melakukan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kader dalam self-care management nutrisi ibu hamil. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan pengetahuan, keterampilan serta kemandirian kader dalam memberikan edukasi dan pendampingan pada ibu hamil dalam self-care management nutrisi. Kader diharapkan  mengaplikasikan pengetahuan dan kemampuan yang telah diperoleh untuk memberikan edukasi dan pendampingan terhadap ibu hamil di wilayahnya. Kata Kunci : Kader kesehatan, Self-care management nutrisi, Stunting  ABSTRACT Prevention of stunting is a priority development program in Indonesia until 2024. Nutrition in the first 1000 days of life (HPK), which is from the fetus is in the womb until 2 years old, is very important to consider as an effort to prevent the risk of stunting. Health cadres play an important role in the self-care management of maternal nutrition during pregnancy as an effort to prevent stunting. The problem faced by health cadres in Talang Benuang Village and Lokasi Baru Village of Air Priukan Subdistrict as a village of 20 special locations (locus) for stunting in Seluma Regency in 2020 is a lack of knowledge about stunting and 1000 HPK so that they do not have sufficient provisions to carry out their role as perpetrators driving the community in realizing health, including the prevention and management of stunting. The goal of PKM is to empower cadres as the front guard in improving nutrition self-care management for pregnant women to minimize the risk of stunting in children under five. The participants were 11 cadres. The method was to conduct socialization, training, and mentoring cadres in self-care management of nutrition for pregnant women. The result of the activity was an increase in knowledge, skills, and independence of cadres in providing education and assistance to pregnant women in nutrition management self-care. Cadres were expected to apply the knowledge and abilities they have acquired to provide education and assistance to pregnant women in their area. Keywords: Health cadres, Self-care management nutrition, Stunting
Upaya Pencegahan Hiperkolesterolemia Melalui Pemeriksaan Laboratorium Dan Penyuluhan Di Posyandu Lansia Anggrek Kelurahan Talang Jambe Palembang Sri Hartini Harianja; Nurhayati Nurhayati; Hamril Dani
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.2711

Abstract

Penduduk lanjut usia secara biologis akan mengalami proses penuaan secara terus menerus, dengan ditandai menurunnya daya tahan fisik sehingga rentan terhadap serangan penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Survei terkini di 8 negara Asia melaporkan, 50% penduduk Asia gagal menurunkan kadar kolesterol jahat mereka sesuai target yang disarankan dalam panduan pengobatan. Di Indonesia, kegagalan ini bahkan mencapai 70%. Kadar kolesterol yang tinggi (hiperkolesterolemia) ternyata merupakan etiologi yang sangat sering menyebabkan terjadinya atherosklerosis, stroke, serta cardiovasculer disease. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah salah satu upaya pencegahan hiperkolesterolemia melalui pemeriksaan laboratorium dan penyuluhan di Posyandu Lansia Anggrek di Kelurahan Talang Jambe Palembang. Kegiatan dilaksanakan  pada hari Rabu, 03 Juli 2019 dihadiri oleh tim (dosen dan mahasiswa), mitra, dan 35 peserta (pra lansia dan lansia). Bentuk kegiatan berupa penyuluhan dan pemeriksaan kolesterol kepada seluruh peserta yang hadir. Peserta memperoleh manfaat edukasi pentingnya mengetahui upaya pencegahan kolesterolemia dan masing masing peserta mengetahui kadar kolesterolnya. Ada beberapa peserta pralansia maupun lansia yang mengalami hiperkolesterolemia. Kata kunci: Lansia, Hiperkolesterolemia ABSTRACTThe elderly will experience a continuous biological aging process, with a marked decrease in physical endurance very vulnerable to diseases that can cause death. A recent survey in 8 Asian countries reported that 50% of Asians failed to reduce their bad cholesterol levels according to the targets suggested in the treatment guidelines. In Indonesia, this failure even reached 70%. High cholesterol (hypercholesterolemia) turns out to be an etiology that very often causes atherosclerosis, stroke, and cardiovascular disease. The purpose of this community service activity is an effort to prevent hypercholesterolemia through laboratory examinations and counseling at the Posyandu parents of orchids in Talang Jambe village, Palembang. This activity was carried out on Wednesday, July 3, 2019 and was attended by the team (lecturers and students), partners, and 35 participants (pre-elderly and elderly). The form of activities in the form of counseling and checking cholesterol to all participants who attended. The participants benefited from the education of the importance of knowing efforts to prevent cholesterolemia and each participant knowing their cholesterol levels. There are some pralanía and elderly participants who have hypercholesterolemia. Keywords: Elderly, Hypercholesterolemia

Page 23 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue