cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Pelatihan Parenting Pola Asuh Pada Orang Tua Asuh Di Rumah Yatim Ymaju Talang Bakung Jambi Ani Astuti; Mefrie Puspita; Diah Merdekawati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.4825

Abstract

ABSTRAK Orang tua merupakan pihak yang bertanggung jawab atas terbentuknya karakter anak. Pola asuh yang diberikan dan diterapkan berpengaruh untuk masa depan anak. Untuk menjadi orang tua asuh merupakan suatu tantangan, karena memerlukan kesabaran dan keikhlasan. Agar tidak salah dalam menerapkan pola asuh, penting bagi orang tua asuh untuk mengetahui macam-macam pola asuh. Tujuan pelatihan parenting ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orang tua asuh tentang pola asuh yang dapat diterapkan pada anak asuh di Rumah Yatim YMAJU Talang Bakung Jambi. Kegiatan yang dilakukan pada pelatihan berupa pemberian materi, tanya jawab, diskusi kelompok dan  dilakukan pemutaran video terkait pola asuh. Selain itu, untuk menyalurkan kreativitas anak, disediakan fasilitas bermain dan mini pustaka. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta tentang pola asuh setelah diberikan pelatihan parenting serta sebagian besar anak bermain pada taman bermain dan mengunjungi mini pustaka.  Kata Kunci: Pelatihan parenting, pola asuh, taman bermain, mini pustaka  ABSTRACT Parents are responsible for the formation of children's character. The parenting style that is given and applied affects the future of the child. Becoming a foster parent is a challenge because it requires patience and sincerity. In order not to be wrong in applying to parents, foster parents need to know the various parenting patterns. The purpose of this parenting training is to increase the knowledge of foster parents about parenting that can be applied to foster children at YMAJU Yatim House Talang Bakung Jambi. Activities carried out in the training included providing material, question and answer, group discussions, and video screenings related to parenting. In addition, to channel children's creativity, play facilities and mini-libraries are provided. There was an increase in participants' knowledge about parenting after being given parenting training and most of the children played on the playground and visited the mini library. Keywords: Parenting training, parenting, playground, mini library
Penyuluhan Peningkatan Kesehatan Gigi Dan Mulut Sebagai Upaya Pencegahan Gigi Berlubang Pada Anak Pra Sekolah Di TK Chiqa Smart Palembang Dientyah Nur Anggina; RA Tanzila; Nanda Kamila Salim
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i2.2700

Abstract

Prevalensi kejadian gigi berlubang paling banyak ditemukan pada usia anak prasekolah yang disebabkan kebiasaan anak makan makanan manis tanpa diikuti perilaku oral hygiene yang baik. Oleh karena itu peran orang tua sangat diperlukan dalam membimbing, memberikan perhatian dan pengertian serta memfasilitasi anak dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dengan memberikan pengetahuan mengenai kesehatan gigi dan mulut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut anak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kepada orang tua siswa mengenai cara mencegah gigi berlubang pada anak, observasi pemeriksaan gigi berlubang pada anak dan praktik menyikat gigi bersama. Pelaksanaan kegiatan dibantu oleh mahasiswa FK UM Palembang dimulai pada bulan November 2019. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan orang tua dan siswa sehingga dapat disimpulkan bahwa penyuluhan pada orang tua dan siswa sangat efektif. Kata Kunci: Penyuluhan, Gigi berlubang, Anak Prasekolah  ABSTRACT The prevalence of dental caries most commonly found in preschool children due to the habit of eating sugary foods without good oral hygiene. Therefore the role of parents is very necessary in guiding, giving attention and understanding and facilitating the children in maintaining their oral health. One of the efforts that can be done by providing knowledge about oral health. The purpose of this activity was to improve the knowledge of the importance of maintaining children’s oral health . The methods used in this activity were giving education to the parents of students regarding the role of parents in preventing dental caries in children, observation of dental caries in children and the practice of brushing teeth together. The activity was assisted by the students of Medical Faculty of UM Palembang and had done in November 2019. The result of this activity was an improvement of parent and children’s knowledge. So, counseling to parents and students is very effective. Keywords: Counseling, dental caries, preschool children 
Sosialisasi Cara Penyelamatan Diri Dari Bencana Banjir Pada Kelompok Warga Kelurahan Bentiring Kota Bengkulu Pawiliyah Pawiliyah; Fernalia Fernalia; Neni Triana; Rafidaini Sazarni; Devi Listiana; Faizal Alhabib; Vice Elese; Saleh Saleh; Dedi Haryanto
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 3 Juni 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i3.4423

Abstract

ABSTRAKBanjir merupakan peristiwa terendamnya suatu daerah atau daratan karena volume air yang meningkat dan terjadi karena curah hujan turun terus menerus dan mengakibatkan meluapnya air sungai, danau, laut atau drainase karena jumlah air yang melebihi daya tampung media penopang air dari curah hujan  (BNPB (2019), BNPB (2017). Angka kejadian banjir bandang Bengkulu menuruti peringkat ke 7 secara nasional dengan 28 kali kejadian banjir bandang dan 231 kejadian banjir (Badan Pusat Statistik Indonesia, 2018), sedangkan kejadian banjir dan tanah longsor di provinsi Bengkulu telah melanda 9 kabupaten dan kota dengan dampak akibat banjir terdapat 30 jiwa meninggal, 6 jiwa hilang, 4 jiwa luka-luka, 12.000 mengungsi dan 13.000 terdampak akibat banjir (BNPB Provinsi Bengkulu, 2019). Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang cara penyelamatan diri dari bencana banjir pada kelompok warga di kelurahan Bentiring kota Bengkulu agar dapat menghindari dan mengurangi angka kesakitan dan kematian saat bencana banjir datang. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi secara virtual dengan memberikan informasi tentang cara penyelamatan diri dari bencana banjir pada kelompok warga di kelurahan Bentiring kota Bengkulu. Terdapat perubahan pengetahuan tentang cara penyelamatan diri dari bencana banjir dengan demikian sosialisasi cara penyelamatan diri dari bencana banjir pada kelompok warga di kelurahan Bentiring kota Bengkulu sangat efektif untuk peningkatan pengetahuan kelompok masyarakat tentang cara menyelamatkan diri dalam upaya menghindari dan mengurangi dampak bencana berupak kesakitan dan kematian. Diharapkan dengan melakukan sosialisasi masyarakat semakin mampu dan sadar dalam menghindari risiko terhadap bencana banjir. Kata Kunci: sosialisasi, penyelamatan diri, banjir.  ABSTRACTFlood is an event of submerging an area or land due to increased water volume and occurs due to continuous rainfall and results in overflowing of rivers, lakes, seas or drainage due to the amount of water that exceeds the capacity of the water supporting media from rainfall (BNPB (2019) , BNPB (2017). The incidence of flash floods in Bengkulu ranks 7th nationally with 28 flash floods and 231 flood events (Indonesian Central Statistics Agency, 2018), while floods and landslides in Bengkulu province have hit 9 districts and cities with the impact of flooding. 30 people died, 6 people were missing, 4 people were injured, 12,000 were displaced and 13,000 were affected by the flood (BNPB Bengkulu Province, 2019). The purpose of this community service is to provide understanding and increase public knowledge about how to save themselves from flood disasters to groups of residents in the Bentiring village of Bengkulu city in order to avoid and reduce morbidity and mortality when a flood disaster comes. The activity carried out was in the form of virtual socialization by providing information about how to save themselves from flood disasters to groups of residents in Bentiring village, Bengkulu city. There is a change in knowledge about how to save themselves from flood disasters, thus the socialization of how to save themselves from flood disasters to community groups in the Bentiring village of Bengkulu City is very effective in increasing the knowledge of community groups about how to save themselves in an effort to avoid and reduce the impact of disasters in the form of illness and death. It is hoped that by conducting socialization, the community will be more able and aware in avoiding the risk of floods. Keywords: socialization, rescue, flood.
ULAR TANGGA STUNTING Di TK BUAH HATI KENAGARIAN KASANG KABUPATEN PADANG PARIAMAN Zulfita Zulfita; Yaumil Refti; Suci Wahyu Busta; Ulfa Yulastri
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 3 Nomor 1 April 2020
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v3i1.2370

Abstract

ABSTRAKPrevalensi ( Stunting ) di Indonesia mencapai 37,2%. Sedangkan batasan yang ditetapkan WHO adalah < 20%. Hal ini berarti pertumbuhan yang tidak maksimal di alami oleh sekitar 8,9 juta anak di Indonesia, atau 1 dari 3 anak Indonesia mengalami stunting. Lebih dari 1/3 anak berusia d bawah 5 tahun di Indonesia tingginya berada di bawah rata - rata. Tujuan pengabdian masyarakat adalah Mampu meningkatkan pengetahuan ibu balita melalui media permainan ular tangga, mampu mencegah kejadian stunting pada anak balita dan memberikan kesempatan pada ibu balita untuk berbagi pengalaman dengan ibu lainnya, mampu meningkatkan kemampuan ibu balita dalam memberikan gizi yang baik pada anak balita untuk mencegah kejadian stunting. Metode yang dilakukan ada 3 tahap yaitu tahap Persiapan Kegiatan seperti mengadakan pertemuan dengan aparat terkait, menyiapkan peralatan, tahap  Pelaksanaan seperti menyampaikan informasi tentang stunting dan membuat kesan yang menyenangkan, tahap evaluasi Kegiatan seperti penyampaian informasi tentang stunting melalui permainan ular tangga pada kelompok ibu balita ini memperoleh kemajuan dan mencapai tujuan maka dilakukan evaluasi,langkah evaluasi yang dilakukan yaitu pertemuan dengan aparat terkait, pertemuan dengan ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita dan pelaksanaan pemberian informasi tentang stunting melalui permainan ular tangga pada kelompok ibu balita.Kata Kunci : Stunting, ular tanggaABSTRACTPrevalence (Stunting) in Indonesia reaches 37.2%. While the limits set by WHO are <20%. This means that growth that is not optimal is experienced by around 8.9 million children in Indonesia, or 1 in 3 Indonesian children experiencing stunting. More than 1/3 children under 5 years old in Indonesia are below average. The purpose of community service is to be able to increase the knowledge of mothers of children under five through snake ladder media, able to prevent stunting in children under five and provide opportunities for mothers of toddlers to share experiences with other mothers, able to improve the ability of mothers to provide good nutrition for children under five to prevent the incidence of stunting. The method is carried out in 3 stages, namely the Activity Preparation stage, such as holding meetings with relevant officials, preparing equipment, implementing stages such as conveying information about stunting and making pleasant impressions, evaluating activities such as delivering information about stunting through snakes and ladders in the toddler's mother group gaining progress and achieving the objectives then evaluating, the evaluation step taken is the initial activity, namely meeting with related officials, evaluating the second activity meeting with mother
Pengabdian Terhadap Masyarakat Pada Balita Menderita ISPA Menggunakan Terapi Komplementer Fisiotrapi Dada Linawati Novikasari; Imam Safaat; Prima Dian Furqoni
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2833

Abstract

ABSTRAK Infeksi pernafasan merupakan penyakit akut yang paling banyak terjadi pada anak-anak. Tujuan Deskripsi hasil Asuhan Keperawatan Komprehenshif Pada Balita Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Bersih Jalan Nafas (Ispa) MenggunakanTerapi Komplementer menggunakan fisiotrapydadadidesabanjitkecamatanbanjitkabupatenwaykananTahun 2020 Metode yang di lakukan dengan Intervensi Fisioterapi dada yang di lakukan adalah Mengatur posisi pasien (tengkurap di pangkuan) dengan wajah menghadap ke baskom yang berisi air panas. Menutup kepala pasien dengan handuk kecil agar aroma minya kayu putih dapat terhidup dengan benar. Lakukan clapping dengan cara tangan perawat menepuk punggung secarabergantian.Lakukanperkusiselama1-2menit.Lakukanvibrasipada punggung pasien saat dahak keluar, Pada anak -anak, cukup 3 sampai 5 menit.Lakukansekitar4-5kali.kemudianbersihkanareamulutdanhidung pasien dengan tissue. Berikan minyak kayu putih pada punggung dan telapakkakipasien.HasilFisioterapidadayangdilakukanpadakeduaanak di dapatkan hasil yang dapat mengurangi lendir dijalan nafas. Sehingga keduaanakmerasakanlebihlegasertadapattidurlebihtenang.Dari3hari pelaksanaankeduaanakdalamintervensididapatkanhasilyangsamayakni pengeluaran dan perubahan membaik pada hari pertama, hal ini di karenakan usia anak tidak jauh berbeda, kemudian pelaksanaan diikuti anak denganbaik. Kata Kunci: Balita, ISPA, Terapi  ABSTRACT Respiratory infections are the most common acute illness in children. Objective Description of the results of comprehensive nursing care in toddlers with nursing problems Clean Airway Disorders (Ispa) Using Complementary Therapy using chest physiotherapy in the banjit village banjit sub-district of Waykanan in 2020 Methods to be performed with the Intervention of Chest Physiotherapy that is done is to regulate the position of the patient (prone in the chest) in the banjit village lap) with face facing the basin filled with hot water. Cover the patient's head with a small towel so that the scent of eucalyptus can be alive properly. Clapping the nurse's hands alternately patting her back. Perform percussion for 1-2 minutes. Perform vibrations on the patient's back when sputum is out, in children, just 3 to 5 minutes. Do it about 4- 5 times. then clean the patient's mouth and nose area with tissue. Apply eucalyptus oil to the patient's back and feet. Results Chest physiotherapy done on the two children get results that can reduce mucus on the way of breath. So that both children feel more relievedandcansleepmorequietly.From3daystheimplementationofthe two children in the intervention obtained the same results namely expenditure and changes improved on the first day, this is because the age of the child was not much different, then the implementation was followed by the child well. Keywords: Toddlers, ISPA, Therapy
PEMANFAATAN BUAH KOLANG KALING (Arenga pinnata Merr) UNTUK MENGURANGI RASA NYERI PADA OSTEOARTHRITIS GENU Aprina Aprina; Rodhiansyah Djayasinga
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 2 Nomor 1 April 2019
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v2i1.1143

Abstract

UTILIZATION OF THE FRUIT OF THE SUGAR PALM (Arenga pinnata Merr) TO REDUCE PAIN FLAVOR IN GENU OSTEOARTHRITISOsteoarthrtis genu is one of the elderly human health problems in hamlet III, Sukadadi Village, Gedongtataan Subdistrict, Pesawaran District, Lampung Province. Elderly human complaints of this disease were identified based on the results of health examinations through observing the scale of pain osteoarthritis genu performed by the Tanjungkarang Health Polytechnic Health Team in September 2018. Through observation of the scale of pain, it was known that the average human age felt knee joint pain in the medium category. Osteoarthrtis genu is a chronic joint disorder that causes pain and disability of movement in the elderly population. The solution given by the Tanjungkarang Health Polytechnic Team to elderly men with this disease is giving the fruit of the sugar palm to be consumed for 2 (two) months, palm sugar, a blender to process the fruit of the sugar palm into a gel form, and educate elderly humans age in order to be able to independently use the fruit of the sugar palm to reduce pain due to osteoarthritis genu.  The purpose of this community service event is to improve family health in empowering family potential in the Dusun III area of Sukadadi village so that it is expected to have a healthy and independent family outcome. The results of the activity of giving the fruit of the sugar palm to elderly humans who suffer from osteoarthritis genu disease is a reduction in pain suffered by the elderly and the emergence of elderly human independence in reducing pain due to osteoarthritis genu by consuming and processing the fruit of the sugar palm independently.Keywords: Elderly human, Osteoarthrtisgenu, the fruit of the sugar palm (Arenga pinnata Merr)Osteoarthrtisgenu merupakan salah satu permasalahan kesehatan manula di dusun III Desa Sukadadi Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung. Keluhan manula penderita penyakit ini dketahui berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan melalui observasi skala nyeri osteoarthritis genu yang dilakukan oleh Tim Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang bulan September Tahun 2018.  Melalui observasi skala nyeri, diketahui rata-rata manula merasakan nyeri sendi lutut pada sekala katagori sedang.  Osteoarthrtis genu ini merupakan kelainan sendi kronis yang menimbulkan rasa nyeri dan disabilitas gerakan pada populasi usia lanjut.  Solusi yang diberikan oleh Tim Kesehatan Poltekkes Tanjungkarang kepada manula penderita penyakit ini adalah dengan memberikan buah kolang kaling untuk dikonsumsi dengan jangka waktu 2 (dua) bulan, gula aren, alat blender untuk mengolah buah aren menjadi bentuk gel, dan mengedukasi para manusia lanjut usia agar mampu mandiri dalam memanfaatkan buah kolang kaling untuk mengurangi rasa nyeri akibat penyakit osteoarthritis genu. Tujuan kegiatan pengabmas ini adalah dapat meningkatkan kesehatan keluarga dalam pemberdayaan potensi keluarga di daerah Dusun III desa Sukadadi sehingga diharapkan outcome keluarga yang sehat dan mandiri.  Hasil dari kegiatan pemberian buah kolang kaling kepada manula yang menderita penyakit osteoarthritis genu adalah terjadi pengurangan rasa nyeri yang diderita oleh manula dan timbul kemandirian manula dalam mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis genu dengan mengkonsumsi dan mengolah buah kolang kaling secara mandiri.
Pengabdian Kepada Masyarakat Pada Klien Hiperkolesterolemia Dengan Menggunakan Teh Hijau Dewi Kusumaningsih; Desy Deria; Djunizar Djamalludin
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 2 April 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i2.2812

Abstract

ABSTRAK Berdasarkan laporan Riskesdas Bidang Biomedis tahun 2018 menunjukkan bahwa pravelensi kadar kolesterol total > 200 mg/dL di Indonesia adalah 41,3%. Kadar kolesterol tinggi di dalam darah mempunyai peran penting dalam proses aterosklerosis yang selanjutnya akan menyebabkan kelainan kardioveskuler. Kolesterol tinggi dapat diatasi dengan tanaman herbal misalnya jambu, temulawak, belimbing waluh, mengkudu, dan salah satunya teh. Tujuan setelah penyuluhan dan demonstrasi, diharapkan pemberian teh hijau dapat untuk menurunkan kadar kolesteol pada klien kolesterol. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi pembuatan teh hijau. Terdapat penurunan kadar kolesterol pada klien kolesterol tinggi setelah pemberian teh hijau selama 7 hari di Natar lampung selatan. Dengan demikian, pemberian teh hijau pada klien kolesterol sangat efektif dalam menurunkan kadar kolesterol. Kata kunci: Hiperkolesterolemia, Nyeri, Teh Hijau  ABSTRACT Based on the 2018 Biomedical Sector of Basic health research report shows that cholesterol concentration levels > 200 mg/dL in Indonesia 41.3%. High cholesterol levels in the blood have an important role in the process of atherosclerosis which in turn will cause cardiovascular disorders. High cholesterol can be overcome with herbal plants such as guava, temulawak, waluh, noni, and tea. The purpose after counseling and demonstration, is expected to provide green tea to reduce cholesterol levels in cholesterol clients. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of making green tea. There was a decrease in cholesterol levels in high cholesterol clients after giving green tea for 7 days at Natar South Lampung. Therefor, giving green tea to cholesterol’s client is very effective in reducing cholesterol level. Keywords: Hypercholesterolemia, Pain, Green Tea
Pemberian Madu Pada Klien Diare Dengan Masalah Keperawatan Peningkatan Frekuensi BAB Di Desa Rajabasa Lama Lampung Timur Intan Putri; Setiawati Setiawati
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i5.2836

Abstract

ABSTRAK Diare di Indonesia merupakan penyakit endemis dan juga merupakan penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai dengan kematian. Angka kejadian diare Provinsi Lampung khususnya di Lampung Timur yaitu 21.588 kasus. Madu sebagai obat tradisional dengan berjuta khasiat sudah dikenal sejak zaman dahulu, bahkan Al-Quran menjelaskan manfaat lebah dan produknya sebagai penyembuh berbagai macam penyakit. Termasuk salah satunya diare. Madu adalah agen non alergi, nutrisi alami yang tinggi nilai antioksidan, anti-inflamasi, dan memiliki aktivitas antibakteri. Tujuan penelitian, untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian madu terhadap penurunan frekuensi bab. Adapun intervensi yang dilakukan dengan pemberian madu 1 sdm dengan dilarutkan kedalam air 100 cc selama 5 hari diminum secara rutin 3 kali sehari.  Terdapat penurunan frekuensi bab setelah diberikan madu pada anak diare. Dengan demikian pemberian madu pada anak diare untuk menurunkan frekuensi buang air besar sangat efektif. Kata Kunci: Diare, Madu, Nutrisi ABSTRACTDiarrhea in Indonesia is an endemic disease and is also a potential disease of Extraordinary Events (KLB) which is often accompanied by death. The incidence of diarrhea in Lampung Province, especially in East Lampung is 21,588 cases. Honey as a traditional medicine with millions of benefits has been known since ancient times, even the Koran explains the benefits of bees and their products as a cure for various diseases. Including one of them diarrhea. Honey is a non-allergic agent, a natural nutrient that is high in antioxidant value, anti-inflammatory, and has antibacterial activity. The aim of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care for honey to reduce chapter frequency. The interventions were carried out by giving 1 tablespoon honey dissolved into 100 cc of water for 5 days drink routinely 3 times a day. There is a decrease in the frequency of chapters after giving honey to children with diarrhea. Thus giving honey to children with diarrhea to reduce the frequency of chapters is very effective.  Keywords: diarrhea, honey, nutrient
Sosialisasi Pengunaan Masker Dan Pembagian Masker Kepada Warga Untuk Pencegahan Covid 19 Di Pasar Tradisional Kota Bengkulu Fernalia Fernalia; Pawiliyah Pawiliyah; Ida Rahmawati; Loren Juksen; Sanisahhuri Sanisahhuri; Syamsu Rizal
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 1 Februari 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i1.3577

Abstract

ABSTRAKMasker adalah alat pelindung diri yang dirancang untuk melindungi pengguna dari menghirup partikel udara dan melindungi kesehatan saluran pernafasan. Penggunaan masker mengurangi infeksi influenza dan coronavirus pada manusia dengan mencegah penyebaran percikan yang dapat menyebabkan infeksi dari orang yang terinfeksi ke  orang lain dan kemungkinan kontaminasi lingkungan. Badan Stistik Nasional (2020) melaporkan pada Juni 2020 kasus yang terkonfirmasi diseluruh dunia berjumlah 163.973  kasus. Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Indonesia melaporkan angka kejadian per 30 Juni dilaporkan sebanyak 1293 kasus.  Angka kejadian di provinsi Bengkulu per Juni dilaporkan ada 124 kasus dan 10 orang meninggal dunia dan dari angka kasus tersebut 7 orang terkonfirmasi sebagai pedagang di pasar tradisional, artinya pasar menjadi cluster baru penyebaran COVID 19 di kota Bengkulu.  Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran masyarakat  tentang manfaat dan pentingnya penggunaan masker. Kegiatan yang dilakukan berupa sosialisasi dengan memberikan informasi tentang penggunaan masker dan memberikan masker kepada masyarakat di pasar tradisional kota bengkulu.Terdapat perubahan pengetahuan tentang penggunaan masker di masyarakat pasar tradisional kota Bengkulu terhadap COVID 19 dengan demikian sosialisasi penggunaan masker dan pemberian masker di pasar trasional sangat efektif untuk peningkatan pengetahuan dan merubah pola kebiasaan pedagang dan pembeli untuk mengikuti protokol kesehatan  yang aman dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran COVID-19. Diharapkan dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi ini masyarakat semakin sadar dan peduli akan pencegahan covid 19 dengan memakai masker dengan menggunakan masker. Kata Kunci: sosialisasi, penggunaan masker, COVID-19 , Pasar Tradisional  ABSTRACT Masks are personal protective equipment designed to protect the wearer from inhaling air particles and protect the health of the respiratory tract. The use of masks reduces influenza and coronavirus infections in humans by preventing the spread of splashes that can cause infection from an infected person to another and possible environmental contamination. The National Statistics Agency (2020) reported that in June 2020 confirmed cases worldwide totaled 163,973 cases. The Task Force Team for the Acceleration of Handling COVID-19 in Indonesia reported that the number of incidents as of June 30 was reported as 1293 cases. The number of incidents in Bengkulu province as of June was reported to have been 124 cases and 10 people died and of these cases 7 people were confirmed as traders in traditional markets, meaning that the market became a new cluster for the spread of COVID 19 in Bengkulu city. The purpose of this activity is; Provide understanding and increase public awareness about the benefits and importance of using masks. Activities carried out in the form of socialization by providing information about the use of masks and giving masks to the community in the traditional markets of the city of Bengkulu. There has been a change in knowledge about the use of masks in the traditional market communities of Bengkulu City against COVID 19 thus socializing the use of masks and giving masks in the traditional market is very effective to increase knowledge and change the habit patterns of traders and buyers to follow safe health protocols in an effort to prevent and break the chain of spread of COVID-19. . It is hoped that by carrying out counseling and socialization, the community will be more aware and concerned about the prevention of Covid 19 by wearing masks Keywords: Socialization, Use of Masks, COVID-19, Traditional Market
Penyuluhan Tentang Proteksi Diri Di Era New Normal Dan Worskshop Pembuatan Sediaan Herbal Berpotensi Imunomodulator Ira Rahmiyani; Ruswanto Ruswanto; Anna Yuliana; Vera Nurviana; Tita Nofianti; Saeful Amin; Tresna Lestari; M. Faturohman; Anindita Tri Kusuma Pratita; Ilham Alifiar
JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i4.4044

Abstract

ABSTRAK Dengan meningkatkan kasus covid-19 yang terjadi di dunia dan khususnya di Indonesia serta munculnya konsep new normal, maka perlu langkah-langkah untuk antisipasi mengurangi penyebaran covid-19 di era new normal ini. Sehingga Prodi Farmasi STIKes Bakti Tunas Husada telah melakukan beberapa kegiatan pengabdian masyarakat di Kota Tasikmalaya tentang penyuluhan proteksi diri di era new normal dan workshop pembuatan sediaan herbal sebagai imunomodulator. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat adalah ceramah, diskusi dan workshop. Peserta kegiatan ini adalah kader-kader kecamatan dan Penanggung jawab kesehatan tradisional di tiap puskesmas Kota Tasikmalaya. Dari kegiatan pengabdian yang dilakukan dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta peserta dapat memahami materi yang disampaikan. Keyword: covid-19, new normal, proteksi diri, imunomodulator  ABSTRACT By increasing cases of Covid-19 that have occurred in the world and especially in Indonesia and the emergence of the new normal concept, steps are needed to anticipate reducing the spread of Covid-19 in this new normal era. So that the Pharmacy Program at STIKes Bakti Tunas Husada has carried out several community service activities in the Tasikmalaya City regarding self-protection counseling in the new normal era and workshops on making herbal preparations as immunomodulators. The methods used in community service activities are lectures, discussions, and workshops. Participants in this activity are sub-district cadres and people in charge of the traditional health of each puskesmas at Tasikmalaya City. The service activities carried out can run smoothly and successfully and participants can understand the material presented. Keywords: covid-19, new normal, immunomodulator, self-protection

Page 21 of 238 | Total Record : 2372


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue