cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pengetahuan Kader Kesehatan Dalam Pendampingan Ibu Hamil Untuk Persiapan Persalinan Titi Astuti; Aprina Aprina; Al Murhan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5694

Abstract

ABSTRAK Puskesmas yang cakupan K4 masih rendah yaitu Puskesmas Hajimena yaitu 89,1%. Hasil wawancara pengabdi dengan kader Kesehatan di desa Hajimena dari 45 kader Kesehatan tugas mereka adalah membantu penimbangan bayi dan balita diposyandu, belum terpapar peran yang lain yaitu membantu ibu hamil dengan mendeteksi kehamilan normal, berisiko dan persiapan pendampingan ibu saat akan bersalin. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Ulul Albab Desa Hajimena. Tujuan Kegiatan ini untuk memberikan Pengetahuan ibu kader Kesehatan dalam pemahaman kehamilan normal dan risiko, persalinan normal dan risiko serta pendampingan kader pada ibu hamil mempersiapkan persalinannya, sangat membantu ibu ibu hamil yang berada dilingkungan sekitarnya. Kegiatan pengabmas ini dilaksanakan oleh 3 Tim yang merupakan dosen kelompok keilmuan keperawatan maternitas dan anak dan kelompok Kesehatan masyarakat, dan tim juga telah berpengalaman menjadi ketua atau anggota tim dalam penelitian-penelitian sebelumnya dijurusan keperawatan poltekkes tanjungkarang. pada Jurusan Keperawatan Poltekkes Tanjungkarang dengan melibatkan 4 orang mahasiswa, Setekah dilakukan penyampaian materi dan implementasi peran kader,menunjukkan peningkatan dari sebelum diberikan materi oleh tim pengabmas dan sesudah diberikan materi oleh tim, dan hal ini menunjukkan peran kader dalam persiapan persalinan sangat mendukung tercapainya  perawatan antenatal terhadap ibu hamil dalam mempersiapkan persalinannya untuk mencegah terjadinya resiko pada ibu hamil sebelum dan sesudah persalinan.Kata kunci : pengetahuan kader, ibu hamil, Persalinan  ABSTRACTPuskesmas with low K4 coverage is Hajimena Health Center, which is 89.1%. The results of interviews with health cadres in Hajimena village from 45 health cadres, their job is to help weigh babies and toddlers at the posyandu, not yet exposed to other roles, namely helping pregnant women by detecting normal, risky pregnancies and preparing for maternal assistance when giving birth. This activity was carried out at the Ulul Albab Mosque, Hajimena Village. This community service activity was carried out by 3 teams who were lecturers of the maternity and child nursing scientific group and the public health group, and the team also had experience as chairpersons or team members in previous studies in the nursing department of the Tanjungkarang Health Polytechnic. at the Department of Nursing at the Tanjungkarang Health Polytechnic involving 4 students. After the delivery of material and implementation of the role of cadres, it showed an increase from before being given material by the community service team and after being given material by the team, and this shows the role of cadres in preparation for childbirth is very supportive of achieving antenatal care to pregnant women in preparing for childbirth to prevent risks to pregnant women before and after delivery.Keywords: Public health assistant, Role, Preparation, Childbirth
Pencegahan Terjadinya Computer Vision Syndrome (CVS) Akibat Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Pada Siswa MTSN1 Lumajang Indriana Noor Istiqomah; Laili Nur Azizah; Mashuri Mashuri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4333

Abstract

ABSTRAK Computer Vision Syndrome (CVS) merupakan kumpulan gejala yang muncul akibat penggunaan laptop atau komputer. Penggunaan laptop atau menatap layar laptop lebih dari 2 jam dan tidak diselingi dengan mengistirahatkan mata selama 15 menit, dapat menimbulkan gejala CVS. Adanya pembelajaran daring di Indonesia, dan diberlakukannya pembatasan sosial saat pandemi Covid-19 sejak bulan Maret 2020, menyebabkan seluruh fasilitas pendidikan menghentikan mengalihkan sistem pembelajaran tatap muka menjadi sistem pembelajaran dalam jaringan (daring). Pembelajaran daring yang biasanya dilakukan selama 4-6 jam dalam sehari (tidak termasuk pebugasan di luar jam sekolah), tentu dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mata siswa. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang cara pencegahan CVS sehingga dapat membantu siswa untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan terjadinya CVS. Metode kegiatan pengabdian ini yang digunakan dalam kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan melalui ruang Zoom tentang pencegahan CVS menggunakan media power point yang dilengkapi gambar-gambar dan juga video roleplay mengatasi CVS secara mandiri, serta pemberian leaflet tentang pencegahan CVS. Hasil dari kegiatan ini adalah pengetahuan siswa tentang pencegahan CVS meningkat. Kata kunci: computer vision syndrom, pembelajaran daring.  ABSTRACT Computer Vision Syndrome (CVS) is a collection of symptoms that arise from using a laptop or computer. Using a computer or staring at a laptop screen for more than 2 hours and not resting your eyes for 15 minutes can cause CVS symptoms. The existence of online learning in Indonesia, and the imposition of social restrictions during the Covid-19 pandemic since March 2020, have caused all educational facilities to stop turning face-to-face learning systems into online learning systems. Online learning, which is usually carried out for 4-6 hours a day (excluding work outside school hours), can undoubtedly harm students' eye health. This activity aims to increase students' understanding of how to prevent CVS so that it can help students take an active role in preventing CVS. This activity's method is to provide counseling through the Zoom room about CVS prevention using PowerPoint media equipped with pictures and video roleplay to overcome CVS independently and give leaflets on CVS prevention. The result of this activity was that the knowledge of MTsN 1 Lumajang students about CVS prevention increased. Keywords: computer vision syndrome, online learning 
Pemberdayaan Kader Jumantik Dalam Pemberantasan Demam Berdarah Dengue di Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah Agung Riyadi; Andriana Marwanto; S. Pardosi; Septiyanti Septiyanti; Sahran Sahran; Hendri Heriyanto
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4455

Abstract

ABSTRAK Angka kejadian Kasus DBD di 10 Kabupaten/Kota propinsi  Bengkulu meningkat setiap tahun. Pada tahun 2018 sebanyak 1.415 kasus dengan angka kematian 12 orang dan pada tahun 2019 sebanyak 1.320 kasus dengan angka kematian 11 orang. Wilayah kecamatan Pondok Kelapa angka kejadian DBD pada tahun 2019 adalah 10 kasus. Upaya pengendalian DBD ditekankan pada upaya pencegahan melalui pemberdayaan dan peran serta masyarakat yaitu gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan memperkuat kapasitas SDM. Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan penyakit DBD yang dipusatkan di Puskesmas Pekik Nyaring Bengkulu Tengah. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah dengan memberikan pemberdayaan masyarakat tentang pemanfaatan pencegahan DBD, Survey Jentik dan Penanaman lavender.Hasil kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para peserta kegiatan mampu melakukan survey jentik dan budidaya lavender. Untuk keberlanjutan kegiatan ini diharapkan kader jumantik melakukan survey jentik secara berkelanjutan dan membagikan tanaman hasil budidaya ke seluruh masyarakat. Kata Kunci: Survey jentik, DBD, tanaman lavender BSTRACT The incidence of dengue cases in 10 districts/cities of Bengkulu province is increasing every year. In 2018 there were 1,415 cases with 12 deaths and in 2019 there were 1,320 cases with 11 deaths. In the Pondok Kelapa sub-district, the incidence of dengue fever in 2019 was 10 cases. Efforts to control DHF are emphasized on prevention efforts through empowerment and community participation, namely the Mosquito Nest Eradication (PSN) movement and strengthening human resource capacity. The purpose of this Community Service is to increase knowledge and skills in the prevention of dengue disease which is centered at the Pekik Nyaring Health Center Bengkulu Tengah. The method used in this community service activity is to provide community empowerment regarding the use of dengue prevention, larvae survey, and lavender planting. For the sustainability of this activity, it is hoped that the jumantik cadres will conduct a larva survey on an ongoing basis and distribute cultivated plants to the entire community. Keywords: larva survey, DHF, lavender plant
Pelatihan Online Pembuatan Makanan Fermentasi Wadi Yulistia Budianti Soemarie; Tiana Milanda; Karina Erlianti; Muhammad Fauzi; Didi Susanto; Melisa Intan Barliana
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5459

Abstract

ABSTRAKSalah satu penerapan proses fermentasi terjadi pada produk perikanan. Wadi merupakan hasil fermentasi ikan yang banyak sekali diminati oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Wadi merupakan salah satu proses fermentasi ikan atau daging secara tradisional yang berbentuk ikan utuh semi basah, berwarna agak hitam (mendekati warna ikan segar), bertekstur liat dengan aroma ikan khas fermentasi serta mempunyai cita rasa yang asin. Wadi memiliki waktu simpan yang lama sekitar 6 sampai 12 bulan. Kurangnya keterampilan dalam pengolahan wadi mengakibatkan wadi tidak bisa tahan lama sehingga wadi menjadi cepat busuk. Selain itu, belum ada wadi kemasan yang beredar dipasaran sehingga untuk masyarakat luar Kalimantan Selatan sulit untuk mendapatkan produk wadi ini. Pelatihan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta demonstrasi atau praktek secara daring/online. Pelatihan ini menghasilkan pengetahuan dan pemahaman yang baik bagi peserta pelatihan. Hal ini dapat dilihat dari antusias peserta pelatihan dalam sesi diskusi dan tanya jawab untuk mencari informasi yang lengkap mengenai teknik fermentasi serta pelatihan dalam pembuatan wadi. Kata kunci: Fermentasi, Wadi, Pelatihan Online ABSTRACTOne of the processes of applying the fermentation process occurs in fishery products. Wadi is a fermented fish product that is in great demand by the people of South Kalimantan. Wadi is one of the traditional fish or meat fermentation processes in the form of semi-wet whole fish, slightly black (close to the color of fresh fish), clay texture with a distinctive fermented fish aroma, and has a salty taste. Wadi has a long shelf life of about 6 to 12 months. Lack of skills in wadi processing resulted in wadi not being able to last long so that the wadi rotted quickly. In addition, there is no packaged wadi on the market so it is difficult for people outside South Kalimantan to get this wadi product. This training uses lecture, discussion, question and answer methods as well as online demonstrations or practice. This training resulted in good knowledge and understanding for the participants of the wadi making training. This can be seen from the enthusiasm of the training participants in the discussion and question and answer sessions to seek complete information about fermentation techniques and training in wadi making. Keywords: Fermentation, Wadi, Online Training
Terapi Akupresure Terhadap Kadar Asam Urat Pada Penderita Asam Urat di Dusun Muara Jaya Kecamatan Kebun Tebu Lampung Barat Triyoso Triyoso; Muhammad Agustianda; Wahid Tri Wahyudi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.2874

Abstract

ABSTRAK Gout merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh kelebihan kadar senyawa urat didalam tubuh, baik karena produksi berlebih, eliminasi yang kurang, atau peningkatan asupan purin. Salah satu terapi nonfarmakologik yang telah terbukti mampu mengatasi berbagai permasalahan kesehatan adalah akupresur. Akupresur yaitu tindakan pemberian tekanan ke titik khusus pada tubuh untuk mengurangi peningkatan kadar asam urat, menghasilkan relaksasi, dan mencegah atau mengurangi rasa mual. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini untuk mendapatkan pengalaman dan kompetensi lebih dalam pemberian asuhan keperawatan komprehensif pemberian terapi Akupresure terhadap penurunan kadar asam urat. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan menggunakan leaflet dan demonstrasi terapi akupresure. Terdapat penurunan kadar asam urat setelah dilakukan terapi akupresure pada penderita asam urat. Terapi akupresure sangat efektif dalam menurunkan kadar asam urat.                                                                                                Kata Kunci: Akupresure, Asam urat, Kadar asam urat  ABSTRACT Gout is a metabolic disease caused by excess levels of urate compounds in the body, either due to overproduction, lack of elimination, or increased intake of purines. One non-pharmacologic therapy that has been proven able to overcome various health problems is acupressure. Acupressure is the act of applying pressure to a special point on the body to reduce the increase in uric acid levels, produce relaxation, and prevent or reduce nausea. The purpose of the study was to gain more experience and competence in the provision of comprehensive nursing care in the provision of acupressure therapy for decreasing uric acid levels. The activities carried out in the form of counseling using leaflets and demonstrations of acupressure therapy. There was a decrease in uric acid levels after doing acupressure therapy in gout sufferers. Thus, acupressure therapy was very effective in reduces uric acid levels. Keywords: Acupressure, Gout, Uric Acid Levels 
Deteksi Dini Kanker Serviks Dan Payudara Dengan Pemeriksaan IVA Serta Sadanis di Perumahan Kartika Sejahtera Kelurahan Sasak Panjang Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor Jawa Barat Dewi Novitasari Suhaid; Dyah Woro Kartiko Kusumo Wardani; Baharika Suci Dwi Aningsih; Eviyani Margaretha Manungkalit; Margaretha Kusmiyanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4630

Abstract

ABSTRAK Kanker merupakan masalah kesehatan yang penting bagi wanita di seluruh dunia Penyakit kanker pada perempuan terbanyak pertama payudara diikuti serviks. Kejadian kanker payudara sebanyak 42,1 per 100.000 penduduk sedangkan kanker leher rahim 23,4 kejadian per 100.000 penduduk, dimana 75%nya pernah berhubungan seksual. Kanker ini telah menyerang lebih dari 1,4 juta wanita di seluruh dunia. Di wilayah Bogor penderita kanker meningkat dari 316 pada tahun 2018 menjadi 353 pada tahun 2019. Sejauh ini tercatat bahwa  diantaranya 196 penderita kanker payudara dan 43 penderita kanker serviks. WHO menyatakan  43% penyakit kanker serviks dan payudara dapat dicegah dengan menempuh gaya hidup sehat dan 1/3 dari keseluruhan kasus tersebut dapat disembuhkan jika gejalanya diketahui lebih dini dengan melakukan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Acetat) /pap smear dan SADANIS (pemeriksaan payudara klinis). Tujuan setelah penyuluhan timbul kesadaran untuk memeriksakan diri dan terdeteksi secara dini kanker serviks dan payudara. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan dan pemeriksaan IVA serta SADANIS. Ibu-ibu yang mendapatkan penyuluhan akhirnya mau memeriksakan diri saat itu pada tempat yang sudah disediakan sehingga pasca kegiatan dapat terdeteksi secara dini kanker serviks dan payudara di Perumahan Kartika Sejahtera Kelurahan Sasak Panjang Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor Jawa Barat. Kata Kunci: Kanker Serviks, Kanker Payudara, IVA, SADANIS  ABSTRACT Cancer is an important health problem for women worldwide. Cancer is the most common in women, followed by the breast, followed by the cervix. The incidence of breast cancer is 42.1 per 100,000 population, while cervical cancer is 23.4 events per 100,000 population, of which 75% have had sexual intercourse. This cancer has attacked more than 1.4 million women worldwide. In the Bogor area, cancer patients increased from 316 in 2018 to 353 in 2019. So far, it has been recorded that among them are 196 breast cancer patients and 43 cervical cancer sufferers. WHO states that 43% of cervical and breast cancers can be prevented by adopting a healthy lifestyle and 1/3 of all cases can be cured if the symptoms are detected early by conducting an IVA (Visual Inspection of Acetic Acid)/pap smear and SADANIS (clinical breast examination). The goal after the counseling is to raise awareness for self-examination and early detection of cervical and breast cancer. The activities were carried out in the form of counseling and examination of IVA and SADANIS. The mothers who received the counseling finally wanted to check themselves at the place provided so that after the activity, cervical and breast cancer could be detected early in Perumahan Kartika Sejahtera, Sasak Panjang Village, Tajur Halang District, Bogor Regency, West Java. Keywords: Cervical Cancer, Breast Cancer, IVA, SADANIS
Kripik Bayam di Campur dengan Gula Aren (Amaranthus Gengeticus Arenga Pinuata) Sebagai Alternatif Cemilan Bergizi pada Anak Yohanes Jakri; Adelgonda Fitri Jeharut; Didiana Nurhayati; Fredheric Collin Brosnan; Nur Wahida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.4735

Abstract

ABSTRAKUsia 5-10 tahun merupakan usia pertumbuhan maksimal. Pada masa ini anak mengalami masa pertumbuhan dan perkembangan yang membutuhkan konsumsi pangan dengan gizi seimbang. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukan bahwa Proporsi Konsumsi Buah/Sayur per Hari dalam Seminggu pada Penduduk Umur ≥ 5 Tahun ≥ 5 porsi di Propinsi NTT adalah 7,61 % dan secara spesifik pada Kabupaten Manggarai lebih renda yakni 4,49%. Hasil tersebut berbeda jauh dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh WHO, bahwa konsumsi buah dan sayur adalah 400 g (5 porsi) per hari untuk semua kelompok usia. Permasalahan utama yang dialami oleh anak-anak adalah kurangnya minat anak untuk mengkonmsumsi sayuran. Tujuan dari pembuatan Kripik bayam dicampur dengan gula aren (Amaranthus Gengeticus Arenga Pinuata), adalah menghasilkan inovasi cemilan yang berbahan dasar sayur bayam sebagai alternative pemenuhan gizi pada anak. Kegiatan ini sudah dilakukan di Kecamatan Wae Rii Kabupaten Manggarai, NTT pada bulan Juli 2021. Hasinya 90% anak mengatakan Kripik ini enak dikonsumsi dan menjadi alternative cemilan bergizi untuk mereka. Kata Kunci: Sayur, Kripik Bayam, Gula Aren  ABSTRACTThe age of 5-10 years is the age of maximum growth. At this time children experience a period of growth and development that requires food consumption with balanced nutrition. The results of the 2018 Basic Health Research (Riskesdas) show that the proportion of fruit/vegetable consumption per day of the week in the population aged 5 years 5 portions in NTT Province is 7.61% and specifically in Manggarai Regency it is lower at 4.49%. These results differ greatly from the recommendations issued by WHO, that consumption of fruit and vegetables is 400 g (5 servings) per day for all age groups. The main problem experienced by children is their lack of interest in consuming vegetables. The purpose of making spinach chips mixed with palm sugar (Amaranthus Gengeticus Arenga Pinuata), is to produce an innovative snack made from spinach as an alternative for nutritional fulfillment in children. This activity was carried out in Wae Rii Subdistrict, Manggarai Regency, NTT in July 2021. As a result, 90% of children said these chips were delicious to eat and became an alternative nutritious snack for them. Keywords: Vegetables, Spinach Chips, Palm Sugar
Pentingnya Menjaga Imunitas Bagi Lansia di Masa Pandemi Covid 19 Ganik Sakitri; Ratna Kusuma Astuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4576

Abstract

ABSTRAK Covid-19 adalah virus baru penyebab penyakit saluran pernafasan. Untuk mendukung program pemerintah dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19 perlu partisipasi dan dukungan dari masyarakat. Menjaga imunitas sangat penting terutama ditengah pandemi Covid-19. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan kepada masyarakat dalam pencegahan covid 19. Upaya promosi kesehatan ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai metode dan media yang dapat disesuaikan dengan sasaran. Cara efektif dalam pendekatan kelopok adalah dengan metode ceramah dan alat bantu yaitu leaflet. Terdapat peningkatan pengetahuan lansia tentang covid 19 di desa Kedungan, Pedan, Klaten. Kata kunci: Lansia, imunitas, covid 19  ABSTRACT Covid-19 is a new virus that causes respiratory disease. To support government programs in an effort to break the chain of transmission of Covid-19 needs the participation and support of the community. Maintaining immunity is very important, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. The purpose of this community service activity is to provide health education to the community in preventing COVID-19. This health promotion effort can be done using various methods and media that can be adapted to the target. The effective way in the group approach is the lecture method and assistive tools, namely leaflets. There is an increase in the knowledge of the elderly about covid 19 in the village of Kedungan, Pedan, Klaten. Keywords: Elderly, immunity, covid 19
Program Edukasi Masyarakat Dalam Usaha Meningkatkan Pengetahuan Tentang Pentingnya Olahraga di Masa Pandemi Covid-19 Arrasy Khawarizmi; Clara Alverina; Caesariska Deswima; Reny I'tishom
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.5771

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 membawa perubahan pada seluruh aspek termasuk kegiatan olahraga. Transmisi virus yang cepat berdampak pada pembatasan aktivitas. Meskipun demikian, olahraga merupakan salah satu gaya hidup sehat yang tetap harus dilakukan. Maka dari itu, diperlukan edukasi yang tepat dalam berolahraga di masa pandemi COVID-19 supaya tetap bisa berolahraga dan terhindar dari COVID-19. Kegiatan edukasi dilakukan melalui platform Instagram supaya menjangkau masyarakat luas. Sebelumnya, survei juga turut dilakukan sebagai landasan kegiatan edukasi. Hasil intervensi kegiatan edukasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hingga tiga kali lipat berdasarkan hasil post-test dibandingkan dengan pre-test. Evaluasi kegiatan ini yang dilakukan menggunakan kuesioner yang dibagikan kepada para responden menunjukkan sebagian besar responden memberikan penilaian yang sangat baik terhadap materi yang dibawakan (64,7%), kesesuaian materi terhadap kondisi pandemi (76,47%), serta kebermanfaatan acara (73,52%). Dengan adanya peningkatan pemahaman ini, maka peningkatan dalam melakukan olahraga di masa pandemi COVID-19 dapat terjadi. Kata Kunci : COVID-19, edukasi, olahraga, olahraga saat pandemi ABSTRACT The COVID-19 pandemic has effects on all aspects including sports activities. The rapid transmission of the virus has an impact on activity restrictions. However, sport is a healthy activity that must be done. Therefore, proper education is needed in exercising during the COVID-19 pandemic so that you can still exercise and avoid COVID-19. Educational activities are carried out through the Instagram platform so that the reach can be broad. Public surveys are also carried out as a basis for the topic. The results of the education intervention showed an increase in understanding up to three times based on the results of the post-test compared to the pre-test. The evaluation of this activity which used a questionnaire distributed to the respondents showed that most of the respondents gave a very good assessment of the topic presented (64.7%), the suitability of the topic to pandemic conditions (76.47%), and the usefulness of the activity (73,52%). The increase of understanding topics can increase in doing sports during the COVID-19 pandemic. Keywords: COVID-19, education, exercise, exercise during pandemic
Mencegah dan Mengatasi Nyeri Punggung Bawah (NPB) Selama Belajar dan Bekerja dari Rumah Farahdina Bachtiar; Irianto Irianto; Condrowati Condrowati; Agustiyawan Agustiyawan; Purnamadyawati Purnamadyawati; Suci Wahyu Ismiyasa; Heri Wibisono; Andy Sirada
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5326

Abstract

Selama Pandemi Covid-19, salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling umum dikeluhkan oleh masyarakat adalah nyeri punggung bawah (NPB). Meningkatnya keluhan NPB selama pandemi diduga terjadi akibat peningkatan intensitas dan durasi duduk akibat teleworking atau pembelajaran jarak jauh, kurangnya aktivitas fisik, dan minimnya ketersediaan tempat kerja yang ergonomis di rumah. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mencegah dan mengatasi NPB selama belajar dan bekerja dari rumah. Kegiatan ini diselenggarakan secara daring. Sebelum dan setelah pemberian materi, peserta diminta untuk mengisi pre-test dan post-test untuk mengetahui tingkat pengetahuannya mengenai materi yang diberikan. Kegiatan PKM berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Pemberian materi dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta PKM mengenai NPB. Peserta juga menilai bahwa kegiatan PKM ini telah terselenggara dengan baik dan bermanfaat bagi peserta.

Page 40 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue