cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pemberdayaan Kader Posyandu Dalam Pemantauan Tumbuh Kembang Balita Dengan Metode Denver Development Screening Test (DDST) Aprilia Nuryanti; Made Ermayani; Agnesia Winda Kurniati; Jelita Adelina Br. Sitompul
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4502

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan pada masalah pertumbuhan dan perkembangan balita perlu menjadi perhatian khusus. Berdasarkan hasil diskusi dengan kader kesehatan anak pada tanggal 15 Agustus 2018 menunjukkan bahwa identifikasi gangguan pertumbuhan dan perkembangan balita penting untuk dilakukan masyarakat. Pendidikan kesehatan perlu dilakukan agar masyarakat memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengidentifkasi masalah dalam pertumbuhan dan perkembangan balita. Metode pelaksanaan program adalah penyuluhan dan pelatihan pada kader sebagai tangan panjang puskesmas untuk menggunakan instrumen pemeriksaan tumbuh kembang balita yang menggunakan Denver Development Screening Test (DDST). Bentuk kegiatan berupa dua kali penyuluhan dan empat kali praktik skrining DDST. Penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang DDST. Peningkatan nilai post tes menunjukkan materi dapat diterima dengan baik. Pendampingan langsung dalam pemeriksaan anak yang memerlukan skrining tumbang, mahasiswa turut dilibatkan untuk menerapkan ilmu keperawatan anak dalam pemeriksaan tumbang. Kata kunci: Kader Posyandu, Tumbuh Kembang, Balita, Denver Development Screening Test (DDST)  ABSTRACTScreening for toddler growth and development needs to be of particular concern. The discussions' result with posyandu (integrated health center for toddler) cadres on August 15, 2018, was showed that screening for toddlers' failure of growth and development was essential to do in the community. Health education, training, and mentoring need to be done on cadres who organize posyandu activities. The program's method was counseling and training on cadres as an extended hand puskesmas (community health centers) to use the instrument of examination of the development of toddlers using the Denver Development Screening Test (DDST). The form of activity in the form of two counseling and four times the practice of DDST screening in the community. Counseling could increase cadres' knowledge about DDST. The increase in post-test scores suggests the material was well received. Direct assistance for cadres in the examination of children who require screening collapsed. Students were also involved in applying nursing knowledge in this activity. Methods of counseling, training, and mentoring on growth and development screening for posyandu cadres were adequate and needed further activities. Keywords: posyandu (integrated health centers) cadres, toddlers, growth, and development, Denver Development Screening Test (DDST)
Pelatihan Bantuan Hidup Dasar Bagi Orang Awam di Era Pandemi Covid-19 Zulmah Astuti; Misbah Nur Jannah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.5521

Abstract

ABSTRAK Henti Jantung tiba-tiba (Sudden Cardiac Arrest) yaitu berhentinya aktivitas jantung secara tiba-tiba dimana korban menjadi tidak berespon, tidak bernafas dan nadi tidak teraba. Angka keberlangsungan hidup pasien yang mengalami henti jantung di luar rumah sakit masih relatif rendah hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya tempat kejadian sering terjadi di rumah dan sedikitnya orang yang mau melakukan terutama orang awam. Kondisi pandemic Covid 19 saat ini juga menambah alasan untuk seseorang enggan dan takut menolong orang yang mengalami henti jantung diluar rumah sakit. Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu pelatihan bantuan hidup dasar bagi orang awam baik pada kondisi biasa maupun pada saat pandemic. Metode pelaksanaan dilakukan melalui media zoom kepada 34 peserta pelatihan. Dari hasil kegiatan pelatihan bantuan hidup dasar ini didapatkan peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan sebesar 76,3%. Sedangkan keterampilan peserta dalam melakukan bantuan hidup dasar pada kasus henti jantung sebesar 93,4%. Selain itu pelatihan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri peserta dalam memberikan bantuan hidup dasar bahkan pada situasi pandemic Covid 19. Kata Kunci: Henti Jantung, Bantuan Hidup Dasar (BHD), Pandemic Covid 19 ABSTRACT Sudden Cardiac Arrest is the sudden cessation of cardiac activity in which the victim becomes unresponsive, does not breathe, and has no pulse. The survival rate of patients who experience cardiac arrest outside the hospital is still relatively low, this is due to several factors, including the place where the incident often occurs at home and the few people who want to do it, especially the lay rescuer. The current state of the Covid-19 pandemic also adds to the reasons why people are reluctant and afraid to help people who have a cardiac arrest outside the hospital. Based on this, a basic life support training is needed for the layperson both in ordinary conditions and during a pandemic. The implementation method was carried out through zoom media to 34 training participants. From the results of this basic life support training activity, it was found that the participant's knowledge and skills increased in performing basic life support in cases of cardiac arrest. In addition, this training also fosters participants' confidence in providing basic life support even in the Covid-19 pandemic situation. Keywords: Cardiac Arrest, Basic Life Support (BHD), Pandemic Covid 19
Penanganan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) pada Anak di Rumah RT 13 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang Lily Marleni; Sintiya Halisya; Tafdhila Tafdhila; Zuhana Zuhana; Annisa Salsabila; Deatry Adel Meijery; Eka Risma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5226

Abstract

ABSTRAK ISPA adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas penyakit menular di dunia. Hampir empat juta orang meninggal akibat ISPA setiap tahunnya Selain itu, ISPA merupakan penyebab utama konsultasi atau rawat inap di fasilitas pelayanan kesehatan terutama pada bagian perawatan anak. Beberapa peranan ibu dalam melakukan upaya perawatan ISPA pada anaknya yaitu ibu harus mengetahui tentang ISPA mulai dari pengertian, penyebab, tanda dan gejala, proses perjalanan penyakit, komplikasi dan cara mengobati dan merawat anak semasa sakitnya tersebut agar bisa melakukan perawatan sedini mungkin dan sudah tahu bagaimana cara pencegahan ISPA tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan penyuluhan tentang penanganan ISPA. Sasaran dalam kegiatan ini adalah masyarakat di RT.13 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2021. Pengabdian masyarakat dengan topik “Penanganan ISPA pada Anak khususnya di RT 13 Kelurahan Pulokerto Kecamatan Gandus Palembang Tahun 2021” telah terlaksana dengan baik. Terdapat peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai penanganan ISPA pada anak. Diharapkan kepada masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan rumah dan dapat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat   Kata Kunci: ISPA, Pelayanan Kesehatan, Perawatan  ABSTRACT  Acute Respiratory Infections are the leading cause of infectious disease morbidity and mortality in the world. Nearly four million people die from ARI every year. In addition, ISPA is the main cause of consultation or hospitalization in health care facilities, especially in the child care section. Some of the roles of mothers in making efforts to treat ARI in their children, namely mothers must know about ISPA starting from the understanding, causes, signs, and symptoms, the course of the disease, complications, and how to treat and care for children during their illness so that they can take care as early as possible and already know how how to prevent the ISPA. Therefore, it is necessary to conduct counseling on the handling of ISPA. The target in this activity is the community in RT.13 Pulokerto Village, Gandus District, Palembang. The activity was carried out on July 24, 2021. Community service with the topic "Handling ARI in Children, especially in RT 13, Pulokerto Village, Gandus District, Palembang in 2021" has been carried out well. The local community has received counseling and clear and easy-to-understand explanations regarding the handling of ISPA in children. It is hoped that the community will be able to maintain the home environment and be able to implement a Clean and Healthy Lifestyle. Keywords: ISPA, Health Services, Care
Deteksi Dini Kanker Serviks dengan Pemeriksaan IVA di Wilayah Kerja Puskesmas Mongcongloe Kab. Maros Jamila Kasim; Firawati Firawati; Arisna Kadir
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4385

Abstract

ABSTRAK Latar belakang Kanker serviks terus menjadi kanker umum pada wanita di seluruh dunia, terutama di daerah yang kurang berkembang di mana gejala stadium lanjut sering terjadi. Kanker serviks penyebab utama kematian akibat kanker pada wanita di negara berkembang.Deteksi dini kanker serviks dapat dilakukan dengan dengan  inspeksi visual asam asetat (IVA) memberikan cara yang paling efektif untuk skrining kanker serviks. Implikasi untuk Praktik Keperawatan Perawat berada dalam posisi kunci untuk memberikan pendidikan kesehatan, Tujuan kegiatan  ini agar masyarakat khususnya wanita dapat mengetahui tentang kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Metode ceramah dilakukan kepada masyarakat khususnya wanita di wilayah kerja puskesmas moncongloe kab.maros. Hasil ibu ibu bisa menjelaskan tentang kanker servik dan deteksi dini pemeriksaan IVA  Pelaksaanan kegiatan penyuluhan kesehatan bekerja sama dengan Puskesmas Moncongloe dan dibantu oleh mahasiswa Keperawatan dan kebidanan STIKES Nani Hasanuddin Makassar yang dilaksanakan pada bulan Maret 2021. kesimpulan bertambahnya pengetahuan wanita di wilayah kerja puskesmas mongcongloe khususnya dusun panikang tentang  kanker serviks dan deteksi dini  dengan pemeriksaan metode IVA test. Saran Diharapkan wanita dapat memeriksakan kesehatannya dengan pemeriksaan IVA tes secara mandiri di Puskesmas Mongcongloe serta untukmeningkatkanan perilaku ibu diharapkan peran serta dari tenaga kesehatan,kader dan khususnya keluarga. Kata kunci:deteksi dini , IVA , Kanker Serviks .  ABSTRACT Background Cervical cancer continues to be a common cancer in women worldwide, especially in less developed areas where advanced symptoms are common. Cervical cancer is the leading cause of cancer death in women in developing countries. Early detection of cervical cancer by visual inspection of acetic acid (IVA) provides the most effective way to screen for cervical cancer. Implications for Nursing Practice Nurses are in a key position to provide health education. The purpose of this activity is so that the public, especially women, can find out about cervical cancer and early detection by means of the IVA test method. The lecture method was carried out to the community, especially women in the working area of the Moncongloe Community Health Center, Maros Regency. The results of mothers can explain cervical cancer and early detection of IVA examinations. Implementation of health education activities in collaboration with the Moncongloe Community Health Center and assisted by Nursing and midwifery students STIKES Nani Hasanuddin Makassar which was held in March 2021. Conclusion is increasing knowledge of women in the working area of the Mongcongloe Community Health Center in particular. dusun panicang about cervical cancer and early detection by examining the IVA test method. Suggestion It is hoped that women can have their health checked by independent IVA tests at the Mongcongloe Community Health Center and to improve maternal behavior, the participation of health workers, cadres and especially families is expected. Key words: early detection, IVA, cervical cancer.
Penerapan Hypnoprenatal Pada Ibu Hamil di Posyandu Anyelir Wilayah Kerja Puskesmas Dempo Palembang Elita Vasra; Nurul Komariah; Kharisma Virgian
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4741

Abstract

ABSTRAK  Kehamilan merupakan hal yang sangat membahagiakan bagi seorang wanita.  Dalam melewati kehamilannya seorang ibu hamil merasa tidak percaya diri, merasa tidak nyaman dengan kehamilannya serta merasa tidak tenang dan khawatir terutama akan persalinannya. Hypnoprenatal merupakan salah-satu metode hypnosis yang dilakukan pada ibu hamil. Hypnoprenatal merupakan upaya untuk menyakinkan ibu hamil bahwa dia bisa menjalani kehamilannya. Sasaran dari kegiatan pengabmas ini adalah ibu hamil. Tujuan kegiatan  ini yaitu pemberdayaan ibu hamil melalui hypnoprenatal. Dilakukan tiga tahapan kegiatan yaitu wawancara pendahuluan, pelaksanaan hypnoprenatal dan evaluasi. Jumlah ibu hamil 10 orang dengan usia antara 18 tahun – 30 tahun, jenjang pendidikan yaitu SMP-SMA. Dilakukan hypnoprenatal pada ibu hamil diberikan sugesti dan kata-kata positif diringi dengan irama dan terapi musik relaksasi yang menenangkan dan menambah kepercayaan diri yang tinggi bagi ibu hamil. Setelah diberikan Hypnoprenatal terdapat perubahan yang lebih baik pada ibu hamil. Pada awal wawancara sebelum kegiatan dilakukan  terdapat ibu-ibu yang  mengeluh cemas dengan kehamilannya. Namun setelah dilakukan hypnoprenatal ibu merasa tampak lebih tenang dan merasa yakin dan percaya diri dalam menjalani kehamilannya. Kata Kunci: Hypnoprenatal, Ibu Hamil, Relaksasi  ABSTRACT  Pregnancy is a very happy thing for a woman. In going through her pregnancy, a pregnant woman feels insecure, feels uncomfortable with her pregnancy and feels uneasy and worried, especially about her delivery. Hypnoprenatal is one of the methods of hypnosis performed on pregnant women. Hypnoprenatal is an attempt to convince pregnant women that she can live her pregnancy. The target of this community service activity is pregnant women. The purpose of this activity was to empower pregnant women through hypnoprenatal. Three stages of activities were carried out, namely preliminary interviews, hypnoprenatal implementation and evaluation. The number of pregnant women were 10 people with ages between 18 and 30 years, the education level is SMP-SMA. Hypnoprenatal was performed on pregnant women given positive suggestions and words accompanied by rhythms and relaxation music therapy that soothes and adds high self-confidence for pregnant women. After being given Hypnoprenatal there is a better change in pregnant women. At the beginning of the interview before the activity was carried out there were mothers who complained of anxiety about their pregnancy. However, after hypnoprenatal, the mother felt calmer and felt confident and confident in her pregnancy. Keywords: Hypnoprenatal, Pregnant Women, Relaxation
Program Desa Wisata Aman dan Sehat: Edukasi Penolong Pertama Wisata Pulau Uti Rusdian Hidayat; Nurpratiwi Nurpratiwi; Debby Hatmalyakin; Fauzan Alfikrie; Ali Akbar; Mimi Amaludin; Verren Kerren Tumundo
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5493

Abstract

ABSTRAK Kegawatandarutan bisa terjadi dimana saja terutama wisata pulau. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan pertolongan pertama masyarakat wisata pulau. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan tentang pertolongan pertama wisata pulau kepada masyarakat Desa Lemukutan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat sebelum dan setelah penyuluhan kesehatan tentang pertolongan pertama wisata pulau. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama menjadi upaya penanganan kegawatdaruratan di Pulau Lemukutan. Kata Kunci: Pertolongan pertama, Pengetahuan, Edukasi  ABSTRACT The emergency condition can occur anywhere, especially island tourism. The purpose of community service was to increase the knowledge of first aid for island tourism communities. The method of implementing community service is counseling about island tourism first aid to the people of Lemukutan Island, Sungai Raya Islands District. The results of community service showed that there was an increase in community knowledge before and after health counselling about island tourism first aid. Increasing public knowledge about first aid in an effort to handle emergencies on Lemukutan Island. Keywords: First Aid, Knowledge, Education
Pemberdayaan Masyarakat Di Desa Blimbing Dalam Pembuatan Dan Pengaplikasian Anti Nyamuk Cair Ekstrak Daun Kemangi Choirul Huda; Amalia Eka Putri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.3754

Abstract

ABSTRAKNyamuk Aedes aegypti merupakan vektor penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang menjadi penyakit endemik di negara-negara tropis salah satunya Indonesia. Demam berdarah dengue adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan ke manusia dengan gigitan nyamuk Aedes aegypty. Menurut data WHO penyakit demam berdarah sangat berpotensi pada daerah beriklim tropis seperti asia tenggara, dan menurut data kementrian Kesehatan  ditemukan 100sampai 500 kasus tiap harinya. Adapun tujuan kegiatan pelatihan singkat ini adalah meningkatkan pengetahuan  masyarakat tentang bahaya anti nyamuk berbahan kimia dan peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang pembuatan antinyamuk cair berbahan herbal daun kemangi yang aman bagi masyarakat. Adapun kegiatan adalah pelatihan singkat pembuatan antinyamuk cair berbahan dasar kemangi dan pengaplikasiannya. Terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan masyarakat tentang antinyamuk berbahan herbal daun kemangi.Kata kunci : DBD, anti nyamuk cair, bahan obat tradisional, Kemangi leaf ABSTRACTAedes aegypti mosquito is a vector of Dengue Fever (DBD) disease that becomes an endemic disease in tropical countries such as Indonesia. Dengue fever is an infectious disease caused by the dengue virus and transmitted to humans with the bite of the Aedes Aegyptus mosquito. According to WHO data dengue fever disease is very potential in tropical climates such as southeast Asia, and according to data from the Ministry of Health found 100 to 500 cases every day. The purpose of this short training activity is to increase public knowledge about the dangers of chemical-based mosquito repellent and increase the knowledge and ability of the community about the manufacture of liquid antinyamuk made from kemangi leaf herbs that are safe for the community. The activity is a short training of making liquid antinyamuk made from basil and its application. There is an increase in people's knowledge and ability about antinyamuk made from kemangi leaf herbs.Keywords: DBD, liquid mosquito repellent, traditional medicine materials, Kemangi leaf
Pendidikan Kesehatan Manfaat Permen Jahe Untuk Mengatasi Hyperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Febi Ratnasari; Eni Haryati; Gena Devitria; Fitri Amalia Syaputri; Aldy Fauzi; Elis Menggawanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i2.4622

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Hyperemesis Gravidarum merupakan keadaan umum menjadi buruk sehingga ibu kekurangan energi dan juga zat gizi. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu tentang manfaat permen jahe untuk mengatasi Hyperemesis Gravidarum pada ibu hamil. Bahan dan Metode: Bahan yang digunakan adalah permen jahe. Metode yang dilaksanakan dengan cara pertemuan virtual zoom meeting dilakukan dengan memberikan google form pre-test, ceramah lalu dilanjutkan dengan tanya jawab antar peserta dan pemateri selama acara berlangsung. Setelah itu diberikan google form post-test untuk mengetahui hasil akhir. Hasil: Target peserta webinar yang sudah direncanakan sebelumnya adalah paling tidak 100 orang peserta yaitu mahasiswa dan masyarakat umum. Dalam pelaksanaanya, kegiatan ini diikuti oleh 100 orang peserta sehingga target peserta tercapai 100%. Kesimpulan: Dilihat dari pengisian google form post-test peserta yang rata-rata mendapatkan nilai diatas 70, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan kegiatan ini tercapai. Saran: Diharapkan masyarakat khususnya ibu pada hamil agar dapat mengetahui penanganan yang baik untuk mengkonsumsi permen jahe supaya dapat mengurangi Hyperemesis Gravidarum yang dirasakan.Kata Kunci: Hyperemesis Gravidarum, Ibu Hamil, Permen Jahe ABSTRACTIntroduction: Hyperemesis Gravidarum is a common condition that causes the mother to lack energy and nutrients. Objective: To increase knowledge of mothers about the benefits of ginger candy to overcome Hyperemesis Gravidarum in pregnant. Materials and Methods: The material used is ginger candy. The method which is carried out by means of virtual zoom meetings is done by giving Google pre-test forms, lectures and then followed by questions and answers between participants and presenters during the event. After that, a google post-test form was given to find out the final results. Result: The target for the webinar that has been planned previously is at least 100 participants, namely students and the general public. In its implementation, this activity was attended by 100 participants target of participants was achieved 100%. Conclusion: Judging from filling out the google post-test form, participants who averaged scores above 70, it can be concluded that the purpose of this activity was achieved. Suggestion: It is hoped that the public, especially pregnant, can find out good treatment for consuming ginger candy in order to reduce the perceived Hyperemesis Gravidarum.Keywords: Ginger Candy, Hyperemesis Gravidarum, Pregnant
Penyuluhan dan Pelatihan Pembuatan Hand Sanitizer di Desa Tambakbaya Kota Garut Sebagai Langkah Pencegahan Covid 19 Asman Sadino; Riza Apriani; Agustine Chandra Suryana; Arief Rakhmatuloh; Aning Suryani; Widi Mahrunnisa Pratiwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i1.5409

Abstract

ABSTRAKPandemi Covid-19 yang terjadi saat ini beberapa waktu yang lalu menyebabkan kelangkaan hand sanitizer dipasaran, hal ini membuat resah sebagian masyarakat. Pembuatan hand sanitizer yang dibuat dengan komposisi yang kurang tepat maka efektivitas hand sanitizer dalam membunuh bakteri dan virus tentunya akan berkurang. Pemanfaatan bahan alam sebagai bahan alternatif dalam pembuatan hand sanitizer. Diketahui  beberapa tanaman yang memiliki kemampuan daya hambat terhadap bakteri yang bisa digunakan sebagai zat aktif maupun zat tambahan di dalam produksi hand sanitizer salah satunya adalah lidah buaya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah menghasilkan suatu produk kesehatan yang dapat dimanfaatkan baik untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat sekitar dalam rangka untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Metode yang digunakan dengan memberi penjelasan kegunaan dan keunggulan sediaan hand sanitizer yang terbuat dari bahan alami yaitu lidah buaya (Aloe vera) melalui video dan pamflet. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dinilai dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat Desa tambakbaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut dilihat dari antusiasme masyarakat Desa dalam menerima pamflet dan video sebagai sumber informasi yang sangat bermanfaat bagi mereka dalam membuat hand sanitizer berbahan dasar alami (Aloe vera) sehingga bisa dirasakan manfaatnya. Kerjasama antara kepala Desa dan aparatur Desa harus terus ditingkatkan agar dampak positif dapat menjadi dampak berkelanjutan. Kata Kunci: Hand sanitizer, antiseptik alami, aloe vera, pencegahan virus corona  ABSTRACTThe Covid-19 pandemic that occurred some time ago caused the scarcity of hand sanitizers in the market, this made some people nervous. Making hand sanitizers that are made with inappropriate compositions will reduce the effectiveness of hand sanitizers in killing bacteria and viruses. Utilization of natural materials as alternative materials in making hand sanitizers. It is known that several plants can inhibit bacteria which can be used as active substances or additives in the production of hand sanitizers, one of which is aloe vera. The purpose of this service activity is to produce a health product that can be used for both yourself, your family, and the surrounding community to prevent the spread of the Covid-19 virus. The method used is to explain the uses and advantages of hand sanitizer preparations made from natural ingredients, namely aloe vera (Aloe vera) through videos and pamphlets. The results of this community service activity are considered to have a positive impact on the people of Tambakbaya Village, Cisurupan District, Garut Regency, seen from the enthusiasm of the Village community in receiving pamphlets and videos as a source of information that is very useful for them in making hand sanitizers made from natural ingredients (Aloe vera) so that the benefits can be felt. Cooperation between the village head and village officials must be continuously improved so that positive impacts can become sustainable impacts. Keywords: Hand sanitizer, natural antiseptic, aloe vera, coronavirus prevention
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Anak Usia Dini Sebagai Upaya Pencegahan Covid-19 di Paud Kemuning Jaya Bandar Lampung Linawati Novikasari; Ruspa Dewi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Volume 4 Nomor 6 Desember 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v4i6.4965

Abstract

ABSTRAK PHBS merupakan satu pilar utama“ Indonesia Sehat” Sikap PHBS berarti sanggup memelihara, tingkatkan serta melindungi kesehatan dari penyakit serta area yang tidak kondusif buat hidup sehat. Virus Covid-  19 yang diakibatkan oleh Serve Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2(SARS- CoV- 2) sudah memunculkan kepanikan di segala dunia, tercantum Indonesia. Penyebaran Virus ini bisa dihindari dengan mempraktikkan pola hidup bersih serta sehat( PHBS), semacam cuci tangan yang benar, etika batuk, dan melindungi kesehatan serta energy tahan badan. Hasil Survei Demografi serta Kesehatan Indonesia menampilkan kalau 93% penduduk Indonesia telah terbiasa cuci tangan dengan sabun serta air mengalir. Sisanya warga Indonesia Cuma cuci tangan dengan air serta deterjen, bukan sabun. Tujuan sehabis penyuluhan kesehatan pendek, diharapkan kanak- kanak dapat tingkatkan pengetahuan serta keahlian dalam penangkalan Covid- 19 dengan gerakan PHBS dirumah ataupun disekolah. Adapula aktivitas yang dicoba berbentuk penyuluhan kesehatan mengenakan lembar balik serta leaflet. Setelah dilakukan penyuluhan ada kenaikan pengetahuan sebanyak 80%  tentang gerakan PHBS selaku penanganan Covid- 19 pada partisipan di Paud Kemuning jaya. Kata Kunci : PHBS,.Anak Usia dini,.Covid-19.                                                                                                ABSTRACT PHBS is one of the main pillars of “Healthy Indonesia” PHBS attitude means being able to maintain, improve and protect health from disease and areas that are not conducive to healthy living. The Covid-19 virus caused by the Serve Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) has caused panic all over the world, including Indonesia. The spread of this virus can be avoided by practicing a clean and healthy lifestyle (PHBS), such as proper handwashing, cough etiquette, and protecting the health and immune energy. The results of the Indonesian Demographic and Health Survey show that 93% of Indonesians are accustomed to washing their hands with soap and running water. The rest of the Indonesians only wash their hands with water and detergent, not soap. The goal after short health counseling is hoped that children can increase their knowledge and skills in preventing Covid-19 with the PHBS movement at home or at school. There are also activities that are tried in the form of health education using flipcharts and leaflets. After the counseling was carried out, there was an 80% increase in knowledge about the PHBS movement as the handling of Covid-19 among participants at Paud Kemuning Jaya. Keywords: PHBS, Early Childhood, Covid-19.

Page 41 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue