cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Program Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Barotrauma: Pengabdian kepada Masyarakat Fauzan Alfikrie; Uti Rusdian Hidayat; Ali Akbar; Defa Arisandi; Nurpratiwi Nurpratiwi; Debby Hatmalyakin; Mimi Amaludin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8090

Abstract

ABSTRAK Masalah barotrauma merupakan komplikasi serius dari kegawatdaruratan penyelaman. Masalah ini meningkat pada masyarakat yang yang sering melakukan aktivitas penyelaman seperti nelayan atau penyelam yang melakukan rekreasi bawah air. Terutama masyarakat yang memiliki pengetahuan yang kurang tentang keamanan saat menyelam. untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang barotrauma. metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu edukasi dengan metode ceramah dan tanya jawab tentang barotrauma. Hasil pelaksnaan pengabdian diperoleh tingkat pengetahuan masyarakat tentang barotrauma meningkat dari kategori pengetahuan cukup (100%) menjadi pengetahuan kategori baik (100%) setelah mendapat edukasi tentang barotrauma. Edukasi merupakan elemen penting untuk meningkatkan pengetahuan masyarkat tenteng barotrauma. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang barotrauma diharapkan dapat memberikan upaya preventif terhadap masalah-masalah kesehatan yang dapat dialami oleh penyelam.  Kata Kunci: Edukasi Kesehatan, Barotrauma  ABSTRACT Barotrauma is a serious complication of emergency diving. This problem is increasing in people who often do diving activities such as fishermen or divers who do underwater recreation. Especially people who have less knowledge about safety when diving. To increase public knowledge about barotrauma. The method of implementing the activities that have been carried out using education with the lecture method and question and answer about barotrauma. The results of the service implementation showed that the level of community knowledge about barotrauma increased from the moderate knowledge category (100%) to good knowledge (100%) after listening to education about barotrauma. Education is an important element to increase community knowledge about barotrauma. Increasing public knowledge about barotrauma is expected to provide preventive measures against health problems that can be experienced by divers. Keywords: Health Education, Barotrauma
Edukasi Bahan dan Penggunaan Kosmetik yang Aman di Desa Suka Banjar Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Andi Nafisah Tendri Adjeng; Yuni Aryani Koedoes; Nur Fitriana Muhammad Ali; Afna Nur Afni Palogan; Ervina Damayanti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8041

Abstract

ABSTRAK Kosmetik adalah produk kecantikan yang dimaksudkan untuk digunakan pada kulit, rambut, kuku, bibir, organ genital luar, gigi, dan mukosa mulut. Pengetahuan tentang pemilihan kosmetik yang tepat diperlukan karena banyaknya kalangan masyarakat yang melakukan kesalahan dalam menentukan jenis kosmetik yang akan digunakan, jenis bahan yang digunakan, dan aturan kosmetik. Salah satu langkah untuk meningkatkan kesadaran bahan dan penggunaan kosmetik yang aman adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan masyarakat melalui kegiatan tridharma universitas yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), khususnya di Desa Suka Banjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Kegiatan ini adalah membantu dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan untuk mengenal bahan aman dan cara penggunaan kosmetik yang baik dan benar pada masyarakat setempat. Dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat metode yang digunakan adalah dengan memberikan edukasi dan pendampingan berupa ceramah dan tanya jawab, serta informasi mengenai pengenalan, penggunaan, dan aturan-aturan penting untuk produk kosmetika. Pertanyaan yang diberikan untuk pre dan post-test adalah sama yaitu Mengerti Apa itu Kosmetik, Pengguna Kosmetik, Memperhatikan Bahan Kosmetik, Mengetahui Bahan Kosmetik Berbahaya, Melihat ED Kosmetik, Cara Menyimpan Kosmetik, Efek samping Kosmetik Tidak Tepat, Mengetahui Kosmetik Legal, Cara Mengecek Izin Edar Kosmetik, serta Penggunaan Kosmetik Baik dan Benar. Setelah pemberian dan pendampingan materi tentang bahan dan penggunaan kosmetik yang aman, pengetahuan warga meningkat saat kembali mengisi kuesioner yang sama dan berbeda cukup signifikan dibandingkan sebelumnya. Seperti Penggunaan Kosmetik Baik dan Benar yang sebelum penyuluhan adalah 43,3% meningkat menjadi 76,7%; Mengetahui Bahan Kosmetik Berbahaya adalah 36,7% menjadi 93,3%; dan untuk pertanyaan lain adalah terjadi peningkatan hingga 100% setelah penyuluhan. Sehingga dapat dikatakan bahwa Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilakukan mampu menambah wawasan dan memberi kontribusi. Kata Kunci: Desa Suka Banjar, Edukasi dan Pendampingan, Kosmetik Aman, Kabupaten Pesawaran. ABSTRACT Cosmetics are products that are intended for use on the skin, hair, nails, lips, external genital organs, teeth, and oral mucosa. Knowledge of cosmetic selection is required since many individuals make the incorrect decision in deciding the type of cosmetics in terms of how to use it, the type of material utilized, and cosmetic rules. One step toward improving awareness of ingredients and the safe use of cosmetics was to give education and community support, particularly in Suka Banjar Village, Gedong Tataan District, Pesawaran Regency.The goal of this activity was to raise awareness and understanding in the local community about safe ingredients and how to use cosmetics properly and appropriately. In community service activities, the technique was to give counseling and instruction in the form of lectures and question and answer sessions, as well as aid with the introduction, usage, and cosmetic regulations. Understanding What Cosmetics Are, Cosmetic Users, Paying Attention to Cosmetic Ingredients, Knowing Dangerous Cosmetic Ingredients, Seeing Cosmetic EDs, How to Store Cosmetics, Side Effects of Improper Cosmetics, Knowing Legal Cosmetics, How to Check Permits Cosmetics Marketing, and Good and Correct Use of Cosmetics were the questions given for the pre and post-test. When the inhabitants returned to fill out the same questionnaire after receiving information and support in presenting theories on substances and safe cosmetics usage, their knowledge had grown significantly compared to before. For example, the usage of excellent and accurate cosmetics climbed from 43.3% to 76.7% before counseling; knowing hazardous cosmetic ingredients went from 36.7% to 93.3%; and another question increased by up to 100% after counseling. As a result, the Community Service Activities that have been completed can be considered to provide insight and contribute. Keywords: Suka Banjar Village, Education and Mentoring, Safe Cosmetics, Pesawaran Regency.
Pelatihan Bola Kelahiran bagi Bidan sebagai Asuhan Komplementer pada Persalinan di Puskesmas Ujanmas Nia Clarasari Mahalia Putri; Ekadei Retnosari; Siti Fatimah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.6505

Abstract

ABSTRAK Terapi komplementer saat ini menjadi kebutuhan dalam kesehatan juga dalam asuhan kebidanan di Puskesmas Ujanmas, Muara enim. Bidan memberi asuhan pada persalinan dengan mempercepat persalinan dan mengurangi nyeri. Salah satu upaya non farmakologi yaitu pemanfaatan bola kelahiran pada masa persalinan Namun tidak semua bidan dapat menggunakannya karena belum masuk di kurikulum asuhan kebidanan pada ibu bersalin. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan birthball pada bidan dalam bentuk asuhan komplementer pada masa Persalinan di Puskesmas Ujanmas.  Metode pengabdian ini menggunakan ceramah, diskusi Tanya jawab dan adanya demonstrasi serta pelatihan mandiri. Pelaksanaan Pengabdian masyarakat dilakukan pada kamis tanggal 09 Agustus 2021 di Puskesmas Ujanmas. Hasil pengabdian masyarkat didapatkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan bidan Bidan dalam pemanfaatan penggunaan Birthball dan peanutball pada masa persalinan. Kata Kunci: Birth Ball, Peanutball, Midwife Training  ABSTRACT Increased community needs and the development of research on complementary therapies including midwifery care at the Ujanmas Public Health Center, Muara Enim. Midwives provide care in labor by accelerating labor and reducing pain. One of the non-pharmacological efforts is the use of birth balls during labor. However, not all midwives can use it because it has not been included in the midwifery care curriculum for mothers in labor. This service aims to provide birthball training to midwives in the form of complementary care during labor at the Ujanmas Health Center. The methods used are lectures, discussions and demonstrations in the training. This community service will be held on Thursday, August 9, 2021, at 09-00 until the end, which is located at the Ujanmas Health Center. The result of community service is that there is an increase in the knowledge and skills of midwives in the utilization of Birthball and peanutball during labor. Keywords: Birth Ball, Peanutball, Midwife Training, Labor
Pelatihan dan Pendampingan Kader dalam Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4k) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pembina Palembang Murdiningsih Murdiningsih; Rohaya Rohaya; Siti Hindun; Nurul Komariah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8223

Abstract

 ABSTRAK Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) merupakan salah-satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka kesakitan dan Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia. Para kader memainkan peran kunci dalam mendukung ibu hamil dengan harapan dapat menurunkan angka kematian ibu.Kader  belum memiliki pengetahuan yang baik. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader tentang P4K Pelatihan dan Pendampingan kader yang dilakukan pada 29 orang peserta di Puskesmas Pembina Palembang. Kader di beri pretest kemudian diberikan pelatihan dan pendampingan selanjutnya dinilai lagi pengetahuannya dengan post test. Pengetahuan kader meningkat setelah diberikan pelatihan dan pendampingan. Sebelumnya terdapat 4 orang (13,79%) yang berpengetahuan baik meningkat menjadi 23 orang (79,3%). Pelaksanaan pelatihan dan pendampingan efektif untuk meningkatkan pengetahuan kader tentang P4K. Kata Kunci: P4K, Kader, Pengetahuan, Pelatihan, Pendampingan  ABSTRACT The Maternity Planning and Complications Prevention (P4K) program is one of the government's efforts to reduce morbidity and maternal mortality (MMR) in Indonesia. Cadres play a key role in supporting pregnant women with the hope of reducing maternal mortality. Cadres do not yet have good knowledge to increase cadres' knowledge and skills about P4K Training and mentoring of cadres conducted on 29 participants at Pembina Palembang Health Center. Cadres were given a pretest and then given training and assistance, then their knowledge was assessed again with a post test. Knowledge of cadres increased after being given training and mentoring. Previously there were 4 people (13.79%) who had good knowledge, increasing to 23 people (79.3%). Implementation of training and mentoring is effective to increase cadre knowledge about P4K. Keywords: P4K, Cadre, Knowledge, Training, Mentoring
Program Pelatihan Pertolongan Pertama Kegawatan Luka Bakar di Lingkungan Rumah Tangga Cecilya Kustanti; Linda Widyarani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8101

Abstract

ABSTRAK Di Indonesia, 80% luka bakar terjadi di lingkungan rumah tangga. Masyarakat masih mempunyai kebiasaan, anggapan atau kepercayaan yang salah tentang pertolongan pertama kegawatan luka bakar di lingkungan rumah tangga. Pelatihan pertolongan pertama kegawatan luka bakar di lingkungan rumah tangga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat tidak hanya sadar, tahu, dan mengerti tetapi juga bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungan dengan kesehatan yaitu tentang pertolongan pertama kegawatan luka bakar. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan tingkat pengetahuan Ibu-Ibu PKK Desa tentang pertolongan pertama kegawatan luka bakar di lingkungan rumah tangga. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pendidikan kesehatan melalui media poster/flyer. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, skor pretest adalah 35,73±19,52 dan skor posttest adalah 74,12±11,59 sehingga pendidikan kesehatan melalui media poster/flyer dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama kegawatan luka bakar di lingkungan rumah tangga Kata Kunci: Luka Bakar, Pertolongan Pertama, Lingkungan Rumah Tangga ABSTRACT In Indonesia, most often burn injuries occurred in the home environment (80%). The public still have faulty habits, assumption and beliefs regarding first aid and emergency care of burn management in the home environment. Hopefully, the application of first aid and emergency care of burn management in the home environment training can improves their knowledge. The purpose of this activity is to assess the general knowledge, of relative for burn first aid and to know regarding first aid and emergency care of burn management in the home environment among PKK mothers with target area of Wukirsari Hamlet. This activity was conducted in Wukirsari Hamlet, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Methods of this activity include 1) conducting FGDs with local officials; 2) training and mentoring; and 3) monitoring and evaluation. The result showed that the average knowledge score regarding first aid and emergency care of burn management in the home environment an increase, from 35,73±19,52 to 74,12±11,59.  Keyword : burn injury, first aid management, home environment
Edukasi Manajemen Pencegahan Dini Penyakit Menular Seksual (PMS) pada Remaja di Smk Teknologi Muhammadiyah Limboto Sabirin B. Syukur; Rini Asnawati; Euis H. Hidayat; Arifandi Pelealu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8060

Abstract

ABSTRAK Pengabdian Masyarakat merupakan suatu upaya oleh dosen dan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gorontalo untuk memberikan penyuluhan dalam bentuk ilmu pengetahuan dalam guna memberikan manfaat kemudian hari, seperti halnya memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnya remaja akan bahaya dari penyakit menular seksual (PMS), PMS dikalangan remaja sudah banyak di temukan. Derasnya arus media massa ditambah kurangnya informasi mengenai seksiologi, membuat fenomena infeksi menular seksual dikalangan remaja bagaikan bom waktu. PMS selalu menjadi salah satu masalah yang tak kunjung habis untuk dibahas. Setiap tahunnya selalu meningkat jumlah pengidap penyakit menular seksual, oleh karena itupeningkatan pengetahuan dan persepsi penyakit menular seksual perlu ditekankan terutama pada kelompok remaja. Perilaku seksual pranikah yang dilakukan pada usia remaja menjadi faktor resiko tinggi tekena infeksimenular seksual. Infeksi menular seksual (IMS) disebut juga dengan penyakit menular seksual adalah penyakit yang dapat ditularkan melalui hubungan seksual. Kata Kunci: Penyakit Menular Seksual, Pencegahan Dini, Penyuluhan  ABSTRACT This Community Service is an effort by lecturers and students of the University of Muhammadiyah Gorontalo to serve counseling in the form of knowledge in order to provide benefits in the future, such as  counseling to the community, in this case teenagers about the dangers of sexually transmitted diseases (STDs). STDs among teenagers have been found to be  widely distributed in the community. The rapid flow of mass media coupled with the lack of information on sexology makes the phenomenon of sexually transmitted infections among teenagers like a ticking time bomb. STDs has always been one of the problems that never ends to be discussed. Every year the number of people with sexually transmitted diseases always increases, therefore increasing knowledge and perceptions of sexually transmitted diseases needs to be emphasized, especially in the adolescent group. Premarital sexual behavior during adolescence is a high risk factor for sexually transmitted infections. Sexually transmitted infections (STIs), also known as sexually transmitted diseases, are diseases that can be transmitted through sexual contact. Keywords: Sexually Transmitted Diseases, Early Prevention, Counseling
Peningkatan Kapasitas Ibu Balita dalam Upaya Pencegahan Gangguan Tumbuh Kembang pada Balita melalui Terapi Kelompok Terapeutik di Wilayah Kerja Puskesmas Hamparan Perak Jenny Marlindawani Purba; Evi Indriani; Yunita Aritonang
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.7992

Abstract

ABSTRAK Stimulasi tumbuh kembang sangat dibutuhkan untuk mendapatkan anak yang berkualitas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan orangtua adalah megimplementasikan terapi kelompok terapeutik untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal pada anak usia balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Ibu sebagai upaya mencegah gangguan tumbuh kembang pada anak usia balita. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, redemonstrasi dan kunjungan rumah. Media yang digunakan adalah leaflet dan buku kerja. Peserta kegiatan ini adalah Ibu dari balita yang datang ke posyandu balita berjumlah 60 orang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat pengetahuan Ibu tentang tumbuh kembang anak balita sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan. Selain itu, keterampilan Ibu meningkat dalam melakukan stimulasi tumbuh kembang pada anak usia balita. Terapi kelompok terpeutik memberikan dampak yang positif untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia balita. Kata Kunci: Peningkatan Kapasitas, Gangguan Tumbuh Kembang, Terapi                  Kelompok Terapeutik, Balita                                                ABSTRACT       Stimulation of growth and development is needed to get quality children. One of the efforts that parents can make is to implement therapeutic group therapy to achieve optimal growth and development in children under five. This community service activity aims to increase the capacity of mothers in an effort to prevent developmental disorders in children under five. The implementation of this activity uses the methods of lectures, discussions, questions and answers, demonstrations, re-demonstrations and home visits. The media used are leaflets and workbooks. The participants of this activity are mothers of toddlers who come to “Posyandu” for toddlers totaling 60 people. The results of the activity showed that there was an increase in the mother's level of knowledge about the growth and development of children under five before and after participating in the activity. In addition, the mother's skills increase in stimulating growth and development in toddlers. Therapeutic group therapy has a positive impact on optimizing the growth and development of toddlers. Keywords: Capacity Improvement, Growth Disorder, Therapeutic Group Therapy, Toddler
Upaya Preventif dan Kuratif Kesehatan Gigi dan Mulut dalam Program Bulan Kesehatan Gigi Nasional “Pahlawan Senyum” di Rumah Sakit Gigi dan Mulut, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Erma Sofiani; Dwi Suhartiningtyas; Regia Aristiyanto; Maulida Nurhasanah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8575

Abstract

ABSTRAK Kesehatan gigi dan mulut merupakan pintu  utama yang mempengaruhi kesehatan sistemik secara keseluruhan. Seperti kita ketahui gigi berfungsi untuk pengunyahan, berbicara (fonasi), estetika dan perlindungan terhadap jaringan pendukung gigi. Upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut  dilakukan agar masyarakat dapat tetap tersenyum, gigi tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan mulut, meningkatkan kualitas kesehatan gigi dan mulut, mengajak masyarakat untuk selalu kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali dan memberikan edukasi tentang kesehatan gigi dan mulut kepada masyarakat. Pada kegiatan ini dilakukan perawatan dalam upaya preventif  meliputi penyuluhan, edukasi dan sikat gigi masal kepada anak-anak Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, dan SLB. Upaya kuratif dengan melakukan perawatan gigi sederhana seperti penambalan gigi pada gigi berlubang, scaling pada  peradangan pada gusi yang ringan dan sedang, serta pencabutan gigi anak pada gigi goyah dan gigi dewasa yang sudah tidak dapat dipertahankan kembali. Upaya preventif berupa sikat gigi masal dilakukan pada anak-anak dengan sebaran taman kanak-kanak 25%, sekolah dasar 43%, PAUD 18% dan anak SLB 14%. Upaya kuratif yang dilakukan dalam bidang bedah mulut berupa pencabutan gigi tanpa komplikasi sebanyak 8,5%, konservasi gigi meliputi penambalan gigi dengan resin komposit sebanyak 25.3% , bidang periodonsi berupa pembersihan karang gigi sebanyak 48,1%, perawatan pada anak berupa topikal aplikasi dan fissure sealant sebanyak 20,8% dan perawatan lain-lain seperti premedikasi dan dental health education (DHE) sebanyak 5,9%. Kegiatan Bulan Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional yang dilakukan di RSGM, UMY mampu melakukan upaya preventif berupa penyuluhan sejumlah 125 peserta dan sikat gigi masal sejumlah 277 siswa dan upaya kuratif dengan berbagai perawatan sebanyak 1207 pasien. Kegiatan ini mampu memecahkan masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat Yogyakarta.  ABSTRACT Oral health is the main entry that affects overall systemic health. As we know, teeth function for mastication, speech (phonation), esthetics, and protection of the supporting tissues of the teeth. This effort is made so people can keep smiling because their teeth are healthy and functioning correctly. This activity aims to invite the public always to maintain oral hygiene, improve the quality of dental and oral health, invite the public to control the dentist at least once every six months continuously, and provide education about dental and oral health to the public. In this activity, preventive maintenance was carried out, including counseling, education, and mass tooth brushing for children in Kindergarten, Elementary Schools, and Special Schools. Curative efforts by carrying out simple dental treatments such as dental fillings for cavities, scaling for mild and moderate inflammation of the gums, and removing children's teeth for loose and adult teeth that can no longer be maintained. Preventive efforts in the form of mass toothbrushes were carried out on children with a distribution of 25% kindergartens, 43% elementary schools, 18% PAUD, and 14% SLB children. Curative efforts were made in the field of oral surgery in the form of a tooth extraction without complications as much as 8.5%, dental conservation including dental fillings with composite resin as much as 25.3%, in the field of periodontics in the form of cleaning tartar as much as 48.1%, treatment in children in the form of topical applications and fissure sealants as much as 20.8% and other treatments such as premedication and dental health education (DHE) as much as 5.9%. During the National Dental and Oral Health Month activity at the Academic Dental Hospital, UMY carried out preventive as and curative efforts with various treatments for as many as 1207 patients. This activity can solve dental and oral health problems in Yogyakarta.
Penguatan Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Penanggulangan Krisis Kesehatan melalui Pembentukan, Pelatihan dan Simulasi pada Kader Kesehatan Siaga Bencana di Wilayah Kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni Rimadeni; Rizki Wan Oktabina; Afdhal Muchtar; Berwi Fazri Pamudi; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Eka Oktarina Riani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8138

Abstract

ABSTRAK Wilayah Indonesia yang terletak diantara tiga lempeng tektonik yaitu lempeng eurasia, lempeng Pasifik, dan lempeng hindia - australia. Kondisi indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami letusan gunung api dan jenis- jenis bencana geologi lain. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang berada di ujung pulau sumatera. Wilayah ini telah terdampak langsung kejadian gempa dan tsunami tahun 2004 silam. Kecamatan tersebut sering mengalami kejadian  angin puting beliung, badai dan abrasi yang merusak beberapa bangunan infrastruktur dan mengancam jiwa masyarakat setempat dan juga kejadian wabah penyakit seperti Covid 19, demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terbentuknya kader kesehatan dengan peningkatan pengetahuan dalam menghadapi krisis kesehatan serta bermanfaat bagi pemerintah daerah, masyarakat dan institusi dalam Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Metode pengabdian ini menggunakan 3 (tiga) metode yaitu (1) ceramah dan tanya jawab, (2) demonstrasi dan (3) praktik (simulasi langsung).  dimana dilakukan pengukuran pengetahuan terhadap pelatihan yang di berikan melalui pre dan post test. Hasil pengabdian masyarakat di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh di peroleh hasil pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan kepada kader kesehatan siaga bencana. Sebelumnya memiliki nilai rata-rata 8.09  menjadi 9.88. Perbedaan nilai rata-rata saat pre dan post test bermakna secara statistik, dimana nilai p value < α (0,000<0.05). Selain itu juga kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menghasilkan sebuah komunitas baru yaitu  terbentuknya 32 orang kader kesehatan siaga bencana di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh. Masukan dan saran kepada pihak mitra agar kegiatan ini tetap berkelanjutan minimal adanya pelatihan setiap 3 bulan sekali dengan berkoordinasi dengan mitra kesehatan dan penangulangan bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Kader Kesehatan Siaga Bencana, Krisis  ABSTRACT Indonesia is located between three tectonic plates, namely the Eurasian plate, the Pacific plate and the Indian-Australian plate. Indonesia is vulnerable to earthquakes, tsunamis, volcanic eruptions and other types of geological disasters. Meuraxa District is one of the sub-districts in Banda Aceh City which is on the tip of the island of Sumatra. This area was directly affected by the 2004 earthquake and tsunami. The sub-district often experiences tornadoes, storms and abrasions which damage several infrastructure buildings and threaten the lives of local people as well as disease outbreaks such as Covid 19, dengue fever and several other diseases. The purpose of this community service activity is to form health cadres with increased knowledge in dealing with health crises and to benefit local governments, communities and institutions in Disaster Risk Reduction (DRR). This service method uses 3 (three) methods, namely (1) lectures and questions and answers, (2) demonstrations and (3) practice (direct simulation). where the measurement of knowledge of the training provided through pre and post tests is carried out. The results of community service in Meuraxa District, Banda Aceh City, resulted in knowledge obtained before and after training for disaster preparedness health cadres. Previously it had an average value of 8.09 to 9.88. The difference in mean scores during the pre and post tests is statistically significant, where the p value <α (0.000 <0.05). In addition, this community service activity also resulted in a new community, namely the formation of 32 disaster preparedness health cadres in Meuraxa District, Banda Aceh City. Input and suggestions to partners so that this activity remains sustainable at least with training every 3 months in coordination with health and disaster management partners. Keywords: Preparedness, Health Cadre for Disaster Preparedness, Crisis
Penyuluhan Kesehatan Jiwa untuk Meningkatkan Pengetahuan Orang Tua tentang Masalahan Kesehatan Jiwa Remaja di Pulau Lemukutan Dwin Seprian; Nurul Hidayah; Masmuri Masmuri; Muhammad Syafri Fachruddin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8091

Abstract

ABSTRAK         Pengetahuan cara mendeteksi dini masalah kesehatan jiwa dibutuhkan orang tua agar dapat mengatasi ataupun mengetahui tindakan yang akan diambil ketika remaja mengalami masalah tersebut. Tujuan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan orang tua tentang masalah kesehatan jiwa pada remaja di desa pulau Lemukutan. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah penyuluhan tentang masalah kesehatan jiwa remaja. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data tingkat pengetahuan sebelum diberikan penyuluhan yaitu kategori tinggi sebesar 25%, kategori sedang sebesar 15% dan kategori rendah sebesar 60%. Sedangkan setelah diberikan penyuluhan kesehatan jiwa remaja diperoleh pengetahuan pada kategori tinggi yaitu 75% dan kategori sedang yaitu 25%. Penyuluhan kesehatan jiwa remaja meningkatkan pengetahuan orang tua tentang kesehatan jiwa remaja Kata Kunci: Penyuluhan Kesehatan Jiwa, Masalah Kesehatan Jiwa Remaja  ABSTRACT Knowledge of how to detect mental health problems early is needed by parents to be able to overcome or know the actions to be taken when adolescents experience these problems. The purpose of community service is to increase parents' knowledge about mental health problems in adolescents in the village of Lemukutan Island. The method of implementing community service is counseling about adolescent mental health problems. The results of community service obtained data on the level of knowledge before being given counseling, namely the high category of 25%, the medium category of 15%, and the low category of 60%. Meanwhile, after being given counseling on adolescent mental health, knowledge was obtained in the high category, namely 75%, and the medium category, namely 25%. Adolescent mental health counseling increases parents' knowledge about adolescent mental health Keywords: Mental Health Counseling, Adolescent Mental Health Problems

Page 83 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue