cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Wujud Kepedulian dan Caring Terhadap Perempuan dan Anak di Lingkungan Pendidikan Tinggi Melalui Pos Sapa Lina Dewi Anggraeni; Lorensia Panselina Widowati; Yunita Astriani; Agustina Ida Pratiwi; Dewi Novitasari Suhaid; Regina Vidya Trias Novita; Justina Purwarini Acihayati; Dewi Prabawati; Maria Astrid
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.6754

Abstract

ABSTRAK Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan segala bentuk ancaman, intimidasi, dan pelanggaran hak atau kemerdekaan perempuan dan anak. Kekerasan dapat terjadi di mana saja, termasuk di ruang publik seperti di lingkungan pendidikan baik di sekolah maupun di kampus. Kompleksitas masalah kekerasan muncul mulai dari pencegahan, penanganan, dan rehabilitasi korban sehingga kerja multisektor dan multistakeholder sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan adanya tindak kekerasan di lingkungan pendidikan tinggi dan sekitar, meningkatkan pengetahuan akan bentuk kekerasan dan dampaknya secara fisik, ekonomi, psikis dan seksual serta menyediakan layanan pengaduan dan perlindungan bagi perempuan dan anak. Kegiatan ini dilakukan dengan pembentukan tim Pos Sahabat Perempuan dan Anak (Pos SAPA), edukasi tentang kekerasan dan sosialisasi layanan Pos SAPA kepada civitas akademika dan lingkungan sekitar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berjalan lancar dan mendapat sambutan yang baik dari seluruh civitas akademika dan pihak terkait. Pos SAPA STIK Sint Carolus berkontribusi sebagai agent of change dengan  menjadi wadah edukasi dan penjaringan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah internal dan eksternal kampus. Kata Kunci: Kekerasan, Perempuan Dan Anak, Pos Sapa  ABSTRACT Violence against women and children is all forms of threats, intimidation, and violations of women and children’s rights. Violence can occur anywhere, including in public spaces such as in the educational environment, both at school and on campus. The complexity of violence problem arises from prevention, problem solving, and rehabilitation of victims. Multi-sectoral and multi-stakeholder work is needed. This community service activity aims to increase awareness of violence acts in the higher education and community environment, increase knowledge of violence forms and their physical, economic, psychological and sexual impacts as well as provide complaint services and protection for women and children. This activity was carried out by forming a team of Pos Sahabat Women and Children (Pos SAPA), education about violence and socialization of Pos SAPA services to the academic community and the surrounding environment. Community Service activities went smoothly and received a good response from the entire academic community and related parties. Post SAPA STIK Sint Carolus contributes as an agent of change by becoming a forum for education and screening cases of violence against women and children in the internal and external areas of the campus Keywords : Violence, Women And Children, Pos Sapa
Upaya Peningkatan Konsumsi Jus Sayur dan Buah Melalui Kampanye Door to Door Oleh Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata di Perumahan Prima Harapan Regency Bekasi Nursiswati Nursiswati; Rizka Adinda; Shabira Fairuz Hasna; Santi Rukminita Anggraeni; Ooh Hodijah; Deasy Sylvia Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.7633

Abstract

ABSTRAK Tingkat konsumsi sayur di kalangan masyarakat Indonesia masih tergolong rendah dan tidak mengalami peningkatan selama pandemi meskipun masyarakat menyadari pentingnya mengonsumsi sayuran bagi kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk edukasi gaya hidup sehat yang dapat mencegah diri dari terserang penyakit kronis melalui kampanye “Selangkah Menuju Hidup Sehat dengan Jus Sayur”. Pelaksanaan kegiatan dilakukan terintegrasi dengan program kuliah kerja nyata (KKN) yang merupakan salah satu mata kuliah wajib mahasiswa Universitas Padjadjaran. Sasaran yang dijadikan sebagai target adalah masyarakat RW IX, perumahan Prima  Harapan Regency, Bekasi. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi menjadi tiga tahap utama, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap tindak lanjut. Tahap persiapan mencakup perancangan kegiatan, tahap pelaksanaan mencakup penyebaran kuesioner pra lapangan dan kampanye door to door, tahap tindak lanjut mencakup evaluasi kegiatan. Waktu pelaksanaan kegiatan adalah antara 7 Januari hingga 7 Februari 2022. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan kampanye berhasil dalam menjalankan programnya dengan terlaksananya edukasi healthy veggie juice kepada warga dalam upaya penerapan gaya hidup sehat. Seluruh warga yang menjadi target kampanye door to door menyambut baik tester jus sayur yang diberikan dan memberikan feedback yang positif terhadap rasa aneka jus tersebut. Kata Kunci: Kampanye, Jus Sayur, Penyakit Kronis, Gaya Hidup Sehat  ABSTRACT The level of vegetable consumption among Indonesians is still relatively low and has not increased during the pandemic even though people are aware of the importance of consuming vegetables for health. This community service activity aims to educate healthy lifestyles that can prevent themselves from developing chronic diseases through the "Healthy Life with Vegetable Juices" campaign. The implementation of the activity was carried out in an integrated manner with the subject of field work experience which is one of the compulsory subjects for Padjadjaran University students. The subject was the people living in the community, housing area Prima Harapan Regency, in Bekasi city. The method of implementing the activities is divided into three main stages, namely the preparation stage, the implementation stage, and the follow-up stage. The preparation stage includes the design of activities, the implementation stage includes the distribution of pre-field questionnaires and door-to-door campaigns, the follow-up stage includes the evaluation of activities. The implementation time of the activity is between 7 January to 7 February 2022. The evaluation of the activity shows that the campaign activities have succeeded in carrying out the program by implementing healthy veggie juice education to residents in an effort to implement a healthy lifestyle. All people living in community who became the target of the door-to-door campaign welcomed the vegetable juice tester provided and gave positive feedback on the taste of the various juices. Keywords: Campaign, Vegetable Juice, Chronic Disease, Healthy Lifestyle 
Program Vaksinasi dalam Rangka Pencegahan Covid 19 di Sentra Vaksinasi Hang Jebat Jakarta Lina Ayu Marcelina; Dora Samaria; Dwi Shohibah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i10.7725

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID 19 dirasakan oleh seluruh negara di dunia termasuk Indonesia. Penyebaran virus SARS Cov-2 yang sangat cepat membuat pemerintah mengambil langkah pencegahan penyebaran dengan vaksinasi. kegiatan ini memberikan gambaran terkait kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan dan karakteristik responden penerima vaksinasi. kegiatan pengabdian kepada masyarakat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan ini dilaksanakan di Sentra Vaksinasi Hang Jebat Jakarta dengan melibatkan 116 responden. kegiatan dimulai dengan pendataan kemudian pemeriksaan kesehatan, penyuntikan vaksinasi dan observasi pasca tindakan. Sebagian besar responden penerima vaksinasi dalam keadaan sehat ditandai dengan suhu tubuh dan tekanan darah normal (100%, 65.5%), bekerja (63.8%), berpendidikan tinggi (49.1%) dan rerata usia 47 tahun. Vaksinasi menjadi salah satu program yang efektif dalam memeroleh imunitas terhadap COVID 19. Kegiatan vaksinasi dalam skala lebih besar dan periodik dapat berlanjut. Kata Kunci : COVID 19, Pencegahan, Pengabdian masyarakat,Vaksinasi  ABSTRACT COVID 19 pandemic felt by the entire country in the world included Indonesia. The rapid spread of SARS Cov-2 make Indonesian government take preventive solution through vaccination. To describe vaccination program and characteristic of respondent who participate in vaccination program. this community service coordinate with Ministry of Health held in Vaccination Centre Hang Jebat, Jakarta involving 116 respondents. This community service begin with data collection then health assessment, vaccinating injection and observation. Most of vaccine receiver are health proven by normal body temperature and blood pressure (100%, 65.5%), had worked (63.8%), high education (49.1%) and in average age of 47 years old. vaccination is one of the effective program to get COVID 19 immunity. Big scale of vaccination is needed.  Keywords: COVID 19, Prevention, Community Service, Vaccination
Upaya Peningkatan Pengetahuan Remaja Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta Pentingnya Kebutuhan Istirahat pada Masa Pandemi COVID-19 di SMPN 11 Denpasar Putu Noviana Sagitarini; Ni Komang Tri Agustini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i9.7331

Abstract

ABSTRAK Penerapan   protokol   kesehatan   guna pemutusan  mata  rantai  penyebaran  COVID-19 terutama  pada  remaja  memerlukan pemahaman  dan  pengetahuan  yang  baik sehingga remaja bisa bersikap positif terhadap protokol kesehatan guna mengurangi penularan COVID-19. Selain itu, remaja juga perlu meningkatkan daya tahan tubuhnya agar terhindar dari COVID-19 serta tidak menularkan kepada orang lain. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pentingnya kebutuhan istirahat tidur di masa pandemic pada remaja di SMPN 11 Denpasar. Metode  pemecahan  permasalahan  dalam pengabdian  masyarakat  menggunakan  edukasi  oleh  tenaga  kesehatan  pada  remaja. Mekanisme pelaksanaan kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan (pemberian materi PHBS dan pentingnya kebutuhan istirahat tidur di masa pandemi), monitoring dan evaluasi, serta refleksi. Adanya peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. Sebelum diberikan penyuluhan sebanyak 16,7% peserta memiliki pengetahuan baik, 60,0% memiliki pengetahuan cukup, dan 23,3% memiliki pengetahuan kurang. Setelah diberikan penyuluhan didapatkan sebanyak 53,3% peserta memiliki pengetahuan baik dan 46,7% memiliki pengetahuan cukup. Kegiatan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta pentingnya kebutuhan istirahat tidur di masa pandemi pada remaja dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang PHBS dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga remaja bisa berperilaku yang bertanggungjawab dan mampu menyebarkan informasi ke orang yang ada disekitarnya. Kata Kunci: Penyuluhan, PHBS, Kebutuhan Istirahat Tidur, Remaja ABSTRACT The application of health protocols to break the chain of spread of COVID-19, especially in adolescents, requires good understanding and knowledge so that adolescents can have a positive attitude towards health protocols in order to reduce the transmission of COVID-19. In addition, teenagers also need to increase their immune system to avoid COVID-19 and not infect others. Objective: To increase knowledge and understanding of clean and healthy living behavior (PHBS), as well as the importance of the need for sleep rest during a pandemic in adolescents at SMPN 11 Denpasar. Problem solving methods in community service use education by health workers in adolescents. The mechanism for implementing the activities is planning, implementation (providing PHBS material and the importance of needing sleep rest during a pandemic), monitoring and evaluation, and reflection. There is an increase in knowledge between before and after being given counseling. Before being given counseling, 16.7% of participants had good knowledge, 60.0% had sufficient knowledge, and 23.3% had poor knowledge. After being given counseling, it was found that 53.3% participants had good knowledge and 46.7% had sufficient knowledge. Counseling activities about clean and healthy living behavior and the importance of needing sleep during a pandemic in adolescents can increase adolescent knowledge about PHBS and increase body resistance, so that adolescents can behave responsibly and be able to disseminate information to those around them. Keywords: Counseling, PHBS, Need For Sleep and Rest, Adolescents
Pendampingan Umkm Kelompok Tani Kelor ”Sejahtera Bersama” Wanti Wanti; Ragu Harming Kristina; Kusmiyati Kusmiyati; Irfan Irfan; Ferry WF Waangsir; Indhira Shagti; Christina Rosanty Nenotek; Yurissetiowati Yurissetiowati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i12.8151

Abstract

ABSTRAK Wilayah NTT merupakah wilayah yang banyak ditumbuhi oleh tanaman tropis salah satunya adalah kelor. Pohon kelor memunyai banyak manfaat bagi kesehatan oleh karena itu pohon ini mempunyai nama lain sebagai pohon ajaib. Pemerintah Propinsi NTT membuka lahan untuk budidaya kelor sampai dengan menghasilkan produk seperti bubuk kelor, teh kelor dan kopi kelor. Namun usaha tersebut mengalami banyak kendala di lapangan sampai dengan proses pengepakan serta uji standar mutu Produk yang dihasilkan oleh karena itu dibutuhkan kerjasama dari banyak pihak untuk memberikan support sistem terhadap kebijakan pemerintah tersebut. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengelolaan pangan yang higienes dan pendampingan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Metode pengabdian masyarakat yang digunakan adalah memberikan pelatihan dan pendampingan tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor terhadap 6 peserta di Desa Otan Kecamatan Semau Kabupaten Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 03 Juli – 04 Juli 2021. Hasil kegitaan ini diambil menggunakan penilaian pre test dan post test. Pada aspek pengetahuan dan keterampilan mitra terdapat perubahan yang signifikan bahwa seluruhnya dari peserta memiliki pengetahuan baik tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Kesimpulan terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta tentang pengelolaan pangan yang higienes dan pendampingan pengembangan berbagai jenis produk pangan berbahan dasar kelor. Kata Kunci: Pendampingan, Kelor, UMKM  ABSTRACT The NTT region is an area that is overgrown by tropical plants, one of which is Moringa. Moringa tree has many benefits for health, therefore this tree has another name as a magic tree. The NTT Provincial Government opened land for the cultivation of Moringa to produce products such as Moringa powder, Moringa tea and Moringa coffee. However, the business encountered many obstacles in the field, up to the packaging process and testing of product quality standards, therefore cooperation from many parties was needed to provide system support for the government's policy. The purpose of this community service is to provide training in hygienic food management and assistance in the development of various types of moringa-based food products. The community service method used is to provide training and assistance on hygienic food management and the development of various types of moringa-based food products to 6 participants in Otan Village, Semau District, Kupang Regency, East Nusa Tenggara Province on 03 July – 04 July 2021. The results of this activity taken using pre-test and post-test assessments. In the aspect of knowledge and skills of partners, there was a significant change that all of the participants had good knowledge of hygienic food management and the development of various types of moringa-based food products. The conclusion is that there is an increase in participants' knowledge and skills about hygienic food management and assistance in the development of various types of moringa-based food products. Keywords: Mentoring, Moringa, UMKM
Penyuluhan Pengenalan Podcast Little Talks About Muamalah Sebagai Media Edukasi Ekonomi Islam Bagi Sekolah Dasar Delia Novarini Cahyadi; Widya Dwi Cahyani; Salsabila Aulia Putri; Ani Nur Aeni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.6500

Abstract

ABSTRAK Islam yang kita ketahui secara umum merupakan suatu agama yang mendunia serta menyeluruh. Islam diartikan sebagai suatu agama yang diperkenankan kepada semua umat manusia yang berada di bumi atau alam dunia yang bertujuan dan dilakukan pada setiap saat. Aspek yang memiliki keterkaitan yang cukup erat dengan kehidupan manusia adalah ekonomi. Ekonomi dalam pandangan islam merupakan sebuah ilmu mengenai perekonomian dalam sudut pandang Islam, dan ekonomi ini berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Pada kesempatan ini kami menciptakan produk yang merupakan sebuah podcast yang berisi tentang muamalah sebagai ekonomi dalam perspektif Islam yang bertujuan untuk memudahkan para siswa sekolah dasar untuk dapat memahami pengetahuan umum mengenai muamalah sebagai ekonomi dalam pandangan Islam. Pada prosesnya, kami melakukan observasi kepada siswa kelas 5 di SDN Karapyak 1 Kabupaten Sumedang. Penyuluhan ini dilaksanakan dengan melakukan pengenalan podcast yang dijadikan sebagai media edukasi dalam mempeljari muamalah sebagai ekonomi dalam perspektif Islam. Data ini diperoleh melalui uji coba produk dan menyebarkan kertas kuisioner atau angket kepada siswa kelas 5 sekolah dasar SDN Karapyak 1 yang berisi tentang kualitas podcast yang telah kami buat, dan juga memperlihatkan podcast yang telah kami buat melalui aplikasi spotify dan youtube. Pada artikel berisi mengenai fokus memngenalkan podcast kami dengan terkait uji coba aproduk yang telah kami buat, diantaranya: 1) Penyampaian materi podcast, dan 2) Kualitas Podcast. Kata Kunci: Podcast, Media Edukasi, siswa, sekolah dasar. ABSTRACT Islam as we know it is a universal and comprehensive religion. Islam is defined as a religion that is allowed to all human beings who are on earth or in the natural world which is intended and carried out at any time. The aspect that is closely related to human life is the economy. Economics in the view of Islam is a science about the economy from the point of view of Islam, and this economy is based on Islamic values. On this occasion we created a product which is a podcast that contains muamalah as an economy in an Islamic perspective which aims to make it easier for elementary school students to be able to understand general knowledge about muamalah as an economy from an Islamic perspective. In the process, we observed 5th graders at SDN Karapyak 1, Sumedang Regency. This counseling is carried out by introducing podcasts which are used as educational media in studying muamalah as an economy in an Islamic perspective. This data was obtained through product testing and distributing questionnaires or questionnaires to grade 5 elementary school students at SDN Karapyak 1 which contained about the quality of the podcasts that we had created, and also showed podcasts that we had created through the Spotify and YouTube applications. The article contains the focus on examining research related to product trials that we have made, including: 1) Delivery of podcast material, and 2) Podcast quality.Keyword: Podcast, Educational Media, Student, Elementary School.
Penerapan Health Belief Model pada Masyarakat Pasca Pandemi Covid 19 di Wilayah Kerja Puskesmas Tenayan Raya Kota Pekanbaru Mersi Ekaputri; Arya Ramadia; Sumandar Sumandar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.8082

Abstract

ABSTRAK Pandemi covid-19 menjadi wabah penyakit dunia termasuk juga Indonesia yang merupakan penyebaran virus berlangsung secara cepat sehingga membuat pemerintah dan pihak-pihak terkait mengambil langkah dan upaya untuk menghentikan dan mengendalikan penyebaran covid-19 tersebut seperti dilakukannya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), vaksinasi covid-19. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan penerapan health belief model (HBM) pada masyarakat pasca pandemi covid 19 di wilayah kerja puskesmas tenayan raya kota pekanbaru, bekerja sama dengan petugas puskesmas dan kader diwilayah kerja puskesmas tenayan raya dengan melibatkan 20 peserta masyarakat. Kegiatan dilakukan dengan megukur terlebih dahulu pengetahuan peserta tentang covid-19 dengan menggunakan kuesioner yang berisi 10 daftar pertanyaan, memberikan masker dan hand sanitizer serta memberikan edukasi per individu dengan menggunakan pendekatan health believe model (HBM) dengan harapan agar bener-bener peserta teridentifikasi kemampuannya dengan baik karena pendekatan individual tersebut. Dari penyebaran kuesioner dapat disimpulkan terdapat perbedaan serta peningkatan hasil tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan pendekatan HBM dari pengetahuan baik 65% setelah post edukasi menjadi pengetahuan baik 85%. Peningkatan pengetahuan yang terjadi pada masyarakat dapat memberikan dampak yang positif terhadap masyarakat salah satunya adalah peningkatan kepercayaan pada masyarakat sehingg penanganan dan informasi seputar covid-19 dapat diterima dengan baik oleh peserta.Kata Kunci: Edukasi, Health Believe Model, Covid-19 ABSTRACT The COVID-19 pandemic has become a world disease outbreak, including Indonesia, which is the rapid spread of the virus, making the government and related parties take steps and efforts to stop and control the spread of COVID-19, such as the implementation of the Large-Scale Social Restrictions (PSBB) and Adaptation of New Habits (IMR), covid-19 vaccination. This activity aims to implement a health belief model (HBM) in the community after the COVID-19 pandemic in the working area of the Tenayan Raya Public Health Center, Pekanbaru City, in collaboration with Community Health Center officers and cadres in the Tenayan Raya Public Health Center working area by involving 20 community participants. The activity was carried out by first measuring participants' knowledge about COVID-19 by using a questionnaire containing a list of 10 questions, providing masks and hand sanitizers as well as providing individual education using the Health Believe Model (HBM) approach with the hope that the participants' abilities were truly identified by well because of the individual approach. From the distribution of the questionnaires, it can be concluded that there are differences and an increase in the results of the level of knowledge of participants before and after being given education with the HBM approach from 65% good knowledge after post education to 85% good knowledge. Increased knowledge that occurs in the community can have a positive impact on the community, one of which is increasing trust in the community so that the handling and information about COVID-19 can be well received by participants. Keywords : Education, Health Belief Model, Covid-19
Implementasi Fisioterapi Dada Untuk Pasien Dengan Masalah Bersihan Jalan Napas Di Desa Mulyojati Kota Metro Aryanti Wardiyah Wardiyah; Riska Wandini Wandini; Reka Putri Rahmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i8.7084

Abstract

ABSTRAK Kejadian pneumonia di Indonesia pada tahun 2018 sebesar 2,0% (Herlina, 2020). Pneumonia termasuk dalam sepuluh besar penyakit di Puskesmas Mulyojati Kota Metro yang menyumbang hasil 53,95% laki-laki dan 46,05% perempuan. Upaya yang dapat dilakukan agar menjaga kelancaran pernapasan pada penderita pneumonia khususnya dengan pasien yang memiliki gangguan ketidakefektifan bersihan jalan nafas yaitu fisioterapi dada (ISLAMIYATI, 2020; NUR KHOERUNNISA, 2020). Untuk menjaga kelancaran sistem pernapasan, dapat dilakukan hal-hal seperti Suction, meninggikan posisi kepala dan memberikan posisi fowler atau semifowler bergantung letak sekret (Riski, 2018; Sari, 2020) Tujuan: Melakukan pembahasan hasil dan penerapan Fisioterapi Dada Pada Pasien Bersihan Jalan Napas Di Puskesmas Mulyojati Kota Metro. Metode: Penelitian ini dilakukan 10-15 x/ menit dalam 2 hari di pagi dan sore hari dengan menggunakan studi kasus analisis jurnal keperawatan penerapan fisioterapi dada menggunakan teknik clapping dan vibrasi. Subjek fisioterapi dada ini yaitu 3 pasien ditatalaksana diagnose keperawatan gangguan ketidakefektifan bersihan jalan napas. Hasil: Nilai perbaikan respirasi sebelum dan sesudah dilakukan intervensi fisoterapi dada dengan bersihan jalan napas didapatkan nilai rata-rata selisih 4x/menit menunjukkan bahwa fisioterapi dada memiliki efek mengeluarkan sputum. Fisioterapi dada dengan teknik clapping dan vibration efektif membantu pasien untuk mengeluarkan sputum dan membersihkan saluran napas sehingga memaksimalkan ventilasi sehingga penderita bisa nafas secara baik dan mudah serta saturasi oksigen penderita bisa megalami kenaikan. Kata kunci: Pneumonia, Fisioterapi Dada, Bersihan Jalan Napas.                                                                   ABSTRACT The incidence of pneumonia in Indonesia in 2018 was 2.0% (Herlina, 2020). Pneumonia is included in the top ten diseases at the Mulyojati Public Health Center, Metro City, which accounts for 53.95% male and 46.05% female results. Efforts that can be made to maintain smooth breathing in patients with pneumonia, especially with patients who have ineffective airway clearance disorders, are chest physiotherapy (ISLAMIYATI, 2020; NUR KHOERUNNISA, 2020). To maintain the smoothness of the respiratory system, things can be done such as suction, elevating the head position and providing a Fowler or semi-Fowler position depending on the location of the secretions (Riski, 2018; Sari, 2020). Mulyojati Public Health Center, Metro City. Methods: This study was conducted 10-15 x/minute in 2 days in the morning and evening using a case study analysis of nursing journals on the application of chest physiotherapy using clapping and vibration techniques. The subjects of this chest physiotherapy were 3 patients who were treated with nursing diagnoses of ineffective airway clearance disorders. Results: The value of respiratory improvement before and after chest physiotherapy intervention with airway clearance obtained an average value difference of 4x/minute indicating that chest physiotherapy had the effect of removing sputum. Conclusion: chest physiotherapy with techniques is and vibration effective in helping patients to expel sputum and clearing the airways so as to maximize ventilation so that patients can breathe well and smoothly and the patient's oxygen saturation can increase. Keywords: Pneumonia, Chest Physiotherapy, Airway Clearance.
Pelatihan Kelas Edukasi Kader Kesehatan dalam Upaya Pencegahan Risiko dan Deteksi Dini Penyakit Kardiovaskuler di Kelurahan Kolo Kota Bima Martiningsih Martiningsih; Ahmad Ahmad; Abdul Haris; Nurul Wahidah
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v5i11.7415

Abstract

ABSTRAK Penyakit kardiovaskular (PKV) adalah penyakit yang disebabkan oleh gangguan fungsi jantung dan pembuluh darah. Penyakit  kardiovaskuler yang sering ditemui pada desa kolo adalah penyakit hipertensi dan diabetes mellitus. Hal ini merupakan 2 faktor risisko utama PKV yang dapat dicegah melaui upaya promosi kesehatan yang dapat dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak diantaranya kader kesehatan. Kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader dalam deteksi dini risiko penyakit kardiovaskuler di masyarakat khususnya penyakit Hipertensi dan diabetes mellitus. Kegiatan berupa kelas edukasi  pelatihan kader yang dimulai dengan kegiatan penyampaian materi dengan metode ceramah dilanjutkan demonstrasi dan pendampingan pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah sewaktu yang dilakukan oleh kader dengan alat pemeriksaan sederhana dilanjutkan pendampingan praktek dimasyarakat dalam kegiatan posyandu. Kegiatan pelatihan diikuti oleh 10 kader kesehatan kelurahan  Kolo dalam 4 sesi. Kemampuan  kader kesehatan dalam melakukan pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh peserta pelatihan dapat melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menggunakan tensimeter digital dan melakukan pemeriksaan glukosa darah sewaktu dengan alat tes sederhana. Pemeriksaan yang dilakukan oleh kader pada masyarakat dalam kegiatan posyandu kelurahan menunjukkan 45% atau 9 orang dengan kategori risiko hipertensi Sedangkan hasil pemeriksaan glukosa darah sewaktu menunjukkan 30% atau 6 orang dengan kategori risiko Hiperglikemia. Ketrampilan kader masih perlu terus ditingkatkan dengan melibatkan secara aktif dalam kegiatan posyandu dan kemampuan dalam membaca hasil pemeriksaan dasar dengan tetap didampingi oleh petugas kesehatan dari puskesmas. Hasil pemeriksaan yang diperoleh perlu ditindak lanjuti dengan deteksi dini lanjutan dan rutin dipuskesmas. Kata Kunci: Pelatihan, Kelas Edukasi, Kader Kesehatan, Deteksi Dini  ABSTRACT Cardiovascular disease (CVD) is a disease caused by impaired function of the heart and blood vessels. Cardiovascular diseases that are often found in Kolo village are hypertension and diabetes mellitus. These are the 2 main risk factors for CVD that can be prevented through health promotion efforts that can be carried out by involving various parties including health cadres. of this service activity is to increase the knowledge and skills of cadres in early detection of cardiovascular disease risk in the community, especially hypertension and diabetes mellitus. of activity is in the form of cadre training education classes starting with material delivery activities with the lecture method followed by demonstrations and assistance in checking blood pressure and blood glucose when carried out by cadres with simple examination tools followed by practical assistance in the community in posyandu activities. The training activities were attended by 10 health cadres from Kolo village in 4 sessions. The ability of health cadres to carry out examinations shows that all training participants can check their blood pressure using a digital sphygmomanometer and perform regular blood glucose checks with simple test equipment. The results of examinations carried out by cadres in the community in village posyandu activities showed 45% or 9 people in the hypertension risk category. The skills of cadres still need to be improved by being actively involved in posyandu activities and the ability to read the results of basic examinations while still being accompanied by health workers from the puskesmas. The results of the examination obtained need to be followed up with advanced and routine early detection at the primary health center. Keywords: Training, Education Classes, Health Cadres, Early Detection
Pemberdayaan Peer Group Remaja Putri untuk Deteksi Dini Kanker Payudara melalui Pemeriksaan Sadari di Smak St.Petrus Kecamatan Ende Timur Kabupaten Ende Martina Bedho; Khrispina Owa; Try Ayu Patmawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i1.8129

Abstract

ABSTRAK Pemeriksaan payudara secara mandiri merupakan upaya mendeteksi dini kanker payudara. Data Profil Dinas Kesehatan  Propinsi NTT  tahun 2017 tercatat cakupan deteksi dini kanker leher rahim dan kanker payudara oleh Puskesmas di wilayah  Kerja Propinsi NTT sangat rendah Permasalahan yang terjadi saat ini adalah pengetahuan masyarakat mengenai SADARI masih kurang begitupun pada remaja putri, pelatihan dan sosialisasi tentang kesehatan reproduksi terutama kepada kalangan remaja,terkait SADARI masih kurang dari puskesmas, Sehingga membutuhkan pendekatan edukasi yang lebih efektif salah satunya melalui pendidikan teman sebaya (peer group) yakni salah satu bentuk kegiatan dari program PKPR (Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja). dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemberdayaan remaja putri melalui peer grup dalam mendetteksi dini kanker payudara melalui pemeriksaan SADARI (Pemeriksaan Payudara Sendiri) di SMAK St. Petrus Kecamatan Ende Timur Kabupaten Ende. Yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, pelatihan SADARI dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa tentang pencegahan penyakit kanker payudara. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pengertian penyakit kanker payudara, faktor risiko dan penyebab penyakit kanker payudara, akibat penyakit kanker payudara dan pencegahan penyakit kanker payudara serta prosedur pemeriksaan SADARI. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang penyakit kanker payudara dan pemeriksaan SADARI. Hasil pengukuran pre dan post tes didapatkan bahwa rata- rata pemahaman sebelum diberikan materi dan pelatihan sebesar 48,18 sedangkan rata-rata pemahaman sesudah diberikan materi dan pelatihan sebesar 71,82. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan penyakit kanker payudara pada siswa. Siswa juga sangat antusias terhadap materi karena mendapatkan ilmu yang baru. Oleh karena itu perlu ditingkatkan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada kepala remaja khususnya siswa tentang pencegahan dini kanker payudara dengan melakukan pemeriksaan SADARI sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan dan peran remaja putri dalam  mencegah kanker payudara. Kata Kunci: Pemberdayaan, Remaja Putri, Kanker Payudara, SADARI  ABSTRACT Breast self-examination is an effort to detect breast cancer early. Data from the Profile of the NTT Provincial Health Office in 2017 noted that the coverage of early detection of cervical cancer and breast cancer by the Puskesmas in the NTT Province Work area is very low. especially for teenagers, related to BSE is still lacking from puskesmas, so it requires a more effective educational approach, one of which is through peer group education, which is one form of activity from the PKPR (Adolescent Care Health Service) program. The purpose of this activity is to increase the knowledge and empowerment of young women through peer groups in early detection of breast cancer through the BSE examination (Breast Self-Examination) at SMAK St. Petrus, East Ende District, Ende Regency. In this meeting we used counseling, BSE training and continued with discussion. Counseling is expected to increase students' knowledge about breast cancer prevention. The counseling material provided includes material on the definition of breast cancer, risk factors and causes of breast cancer, the effects of breast cancer and prevention of breast cancer as well as BSE examination procedures. Discussions are carried out after the presentation of the material has been completed. Participants asked about materials that were not understood about breast cancer and BSE examinations. The results of the pre and post test measurements showed that the average understanding before being given the material and training was 48.18 while the average understanding after being given the material and training was 71.82. Counseling is proven to be effective in increasing students' understanding of breast cancer prevention. Students are also very enthusiastic about the material because they get new knowledge. Therefore, it is necessary to increase socialization and training activities for adolescent heads, especially students about early prevention of breast cancer by conducting BSE examinations so that they can increase the empowerment and role of young women in preventing breast cancer. Keywords: Empowerment, Young Women, Breast Cancer, BSE

Page 82 of 240 | Total Record : 2400


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue