cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
manuju@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Manuju : Malahayati Nursing Journal
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26552728     EISSN : 26554712     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
MANUJU : Malahayati Nursing Journal merupakan jurnal yang memiliki fokus utama pada hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dikembangkan dengan pendekatan interdispliner dan multidisiplin. Proses penerimaan naskah selalu terbuka setiap waktu, naskah yang sudah disubmit oleh penulis akan direview oleh reviewer yang ahli dalam bidang keperawatan dan kesehatan
Articles 39 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)" : 39 Documents clear
Hubungan antara Aktivitas Fisik dengan Kejadian Depresi pada Lansia di Kabupaten Manggarai Nusa Tenggara Timur Dewi, Claudia Fariday; Iwa, Kornelia Romana; Eka, Angelina Roida; Dafiq, Nur; Halu, Silfia Angela Norce
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.11207

Abstract

ABSTRACT Physical activity includes exercise, sports and physical activity performed as part of daily life, work or active transportation. Physical activity is associated with improving mental health, slowing the onset of dementia, and improving quality of life and well-being. However, lack of awareness of the importance of physical activity among the elderly has resulted in an increasing number of elderly people experiencing depression. The purpose of this study was to determine the relationship between physical activity and the incidence of depression in the elderly. The research method uses an analytic survey with a cross sectional approach. This research was conducted from March to April 2023 in Manggarai Regency. The population in this study were residents of Manggarai Regency aged ≥60 years. The research sample was selected using a non-probability sampling technique, namely purposive sampling with a total sample of 195 elderly people. The instrument used in this study was the Physical Activity Scale for Elderly (PASE) by Washburn and the elderly depression questionnaire was measured using the Geriatric Depression Scale (GDS). The data analysis used was the Spearman Correlation test using the SPSS application. The results showed that most of the respondents had moderate physical activity, 147 elderly people (74.2%), and most of the elderly who experienced depression were in the mild depression category, 98 people (50.3%). The results of the bivariate analysis showed a p value of 0.002. This shows that there is a significant relationship between physical activity in the elderly and the incidence of depression. It is hoped that the elderly can still carry out physical activities in the form of gymnastics and daily physical activities carried out independently.   Keywords: Physical activity, depression, elderly   ABSTRAK Aktifitas fisik meliputi latihan, olahraga, dan aktivitas fisik yang dilakukan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, pekerjaan atau transportasi aktif.  Aktifitas fisik dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mental , memberlambat timbulnya demensia , dan meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan. Namun kesadaran akan pentingnya aktifitas fisik yang kurang dikalangan lansia berakibat pada makin banyaknya jumlah lansia yang mengalami depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kejadian depresi pada lansia. Metode penelitian menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan pada tahun bulan Maret sampai dengan April 2023 di Kabupaten Manggarai. Populasi dalam penelitian ini adalah penduduk Kabupaten Manggarai dengan usia ≥60 tahun. Sampel penelitian ini dipilih menggunakan teknik non probability sampling yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 195 lansia. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Physical Activity Scale for Elderly (PASE) oleh Washburn dan kuesioner depresi lansia diukur menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS). Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Spearman menggunakan bantuan aplikasi SPSS. Hasil penelitian menujukkan sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik dengan katagori cukup sebanyak 147 lansia (74,2%), dan lansia yang mengalami depresi sebagian besar berada pada katagori depresi ringan sebanyak 98 orang(50,3%). Hasil analisis bivariat menunjukkan p value 0,002. Hal ini menujukkan adanya hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik pada lansia dengan kejadian depresi. Diharapkan lansia tetap dapat melakukan aktivitas fisik baik berupa senam maupun aktivitas fisik harian yang dilakukan secara mandiri. Kata Kunci : Aktivitas fisik, depresi, lansia
Optimalisasi Pemberian Nesting dan Prone Position Terhadap Status Hemodinamik Bayi Prematur di Ruang Perinatologi RS X Tangerang Selatan 2024 : Case Report Simanjuntak, Evita; Utami, Tuti Asrianti; Darnengsih, Nukeu
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21578

Abstract

ABSTRACT Incorrect positioning of premature infants can increase the risk of morbidity and mortality. One of the efforts made is through the implementation of nesting and prone positioning. This article aims to determine the effect of prone and nesting positions on hemodynamic status in premature infants in the PERINATOLOGY unit. This study employed an observational method to examine four premature infants weighing less than 2000 grams from December 14 to December 16, 2024. The intervention involved changing the sleeping position every 2 to 3 hours. Observations were made when the premature infants were placed in prone and nesting positions. The results of this observation indicate a significant impact on hemodynamic stability in the four premature infants under care. The conclusion is that providing optimal nesting and prone position can maintain stable hemodynamic status in premature babies. Keywords: Premature Baby, Prone Position, Nesting  ABSTRAK Pemberian posisi yang salah pada bayi prematur dapat meningkatkan risiko morbiditas dan mortalitas.salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan pemberian nesting dan prone position. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi prone dan nesting terhadap status hemodinamik pada bayi prematur di ruang perinatologi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pengamatan atau observasi terhadap empat bayi prematur dengan berat badan dibawah 2500 gram dari tanggal 14 desember sampai 16 desember 2024. Intervensi yang dilakukan adalah dengan merubah posisi tidur setiap 2 – 3 jam. Pengamatan dilakukan saat bayi prematur diberikan posisi prone dan nesting. Hasil pengamatan  ini menunjukkan adanya pengaruh yang sangat berdampak terhadap kestabilan hemodinamik pada keempat bayi prematur yang sedang dirawat. Kesimpulannya adalah pemberian nesting dan posisi prone yang optimal dapat menjaga kestabilan status hemodinamik pada bayi prematur. Kata Kunci: Bayi Prematur, Posisi Prone, Nesting 
Pengaruh Terapi Kombinasi Musik Alam Air Mengalir dan Aromaterapi Lavender terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di Griya Asih Lawang Kartikaningtias, Chinthia; Aini, Luluk Nur; Costa, Rivaldo Ota Da
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21626

Abstract

ABSTRACT Hypertension is one of the serious health problems globally, with prevalence rates continuing to rise. About 1.13 billion people in the world are diagnosed with hypertension, and this figure is predicted to reach 1.5 billion by 2025. To determine the effect of combination therapy of flowing water nature music and lavender aromatherapy in lowering blood pressure in hypertensive patients. The study used the One Group Pre-Test Post-Test Design design with an initial population of 32 respondents at the Griya Asih Lawang Nursing Home, A total of 2 respondents were excluded because they met the exclusion criteria, so the final sample used was 30 respondents who were selected using the Total Sampling technique. Blood pressure measurements were taken before and after therapy 3 times a week, with a duration of 15 minutes for each session. The measurement results were recorded in an observation sheet, then analyzed using the Wilcoxon test. The results of p<0.001 (p<0.05) were obtained, which showed that this combination therapy had an effect on reducing blood pressure in hypertensive patients at the Griya Asih Lawang Nursing Home. The effectiveness of this therapy can be attributed to the continuous implementation of therapy that improves the elasticity of blood vessels and good supervision of drug consumption, Medical therapy and complementary therapy are expected to be an effective combination if carried out continuously. Keywords: Blood Pressure, Hypertension, Natural Music Therapy, Flowing Water and Lavender Aromatherapy  ABSTRAK Hipertensi adalah salah satu masalah kesehatan yang serius secara global, dengan angka prevalensi yang terus meningkat. Sekitar 1,13 miliar orang di dunia terdiagnosis hipertensi, dan angka ini diprediksi akan mencapai 1,5 miliar pada tahun 2025. Untuk mengetahui pengaruh terapi kombinasi musik alam air mengalir dan aromaterapi lavender dalam menurukan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penelitian menggunakan desain One Group Pre-Test Post-Test Design dengan populasi awal 32 responden di Panti Griya Asih Lawang, Sebanyak 2 responden dikeluarkan karena memenuhi kriteria eksklusi, sehingga sampel akhir yang digunakan adalah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik Total Sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah terapi selama 3 kali dalam seminggu, dengan durasi setiap sesi selama 15 menit. Hasil pengukuran dicatat dalam lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Diperoleh hasil p<0,001 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terapi kombinasi ini berpengaruh terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Panti Griya Asih Lawang. Efektivitas terapi ini dapat disebabkan oleh pelaksanaan terapi secara berkelanjutan yang meningkatkan elastisitas pembuluh darah serta pengawasan konsumsi obat yang baik, Terapi medis dan terapi komplementer diperkirakan dapat menjadi kombinasi yang efektif jika dilakukan secara berkesinambungan. Kata Kunci: Tekanan Darah,  Hipertensi,  Terapi Musik Alam Air Mengalir dan Aromaterapi  Lavender
Pengaruh Edukasi Kesehatan Pemberian Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu Hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjungsari Faozi, Balkis Fitriani; Lismaryanti, Susi; Gunawan, Indra
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.17273

Abstract

ABSTRACT Antenatal Care (ANC) is an examination service aimed at pregnant women, the examination service includes providing tetanus toxoid (TT) immunization, namely to prevent tetanus. It is hoped that with good maternal knowledge, mothers can carry out ANC with health workers so that TT immunization is given in full for complete TT immunization in pregnant women. The aim of this research is to determine the effect of health education providing tetanus toxoid (TT) immunization on the knowledge and attitudes of pregnant women in the Tanjungsari Health Center UPTD work area in 2024. This research is a quantitative research using the Pre-Experiment research method with the type One Group Pretest and Post-test design. The sample consisted of 66 pregnant women in the Tanjungsari Community Health Center UPTD work area, sampling was taken using Proportione Statified Random Sampling with data analysis using the Kolmogorof Smirnof Statistical Test followed by analysis using the Wilcoxon Test. The results of the analysis of the average knowledge of pregnant women about Tetanus Toxoid (TT) Immunization are Pre test in the Good category (10.6%), Post test in the Good category (19.7%), while the results of the analysis of the attitudes of pregnant women about Tetanus Toxoid (TT) Immunization are Nearly half of the pre-test was in the Good category (31.9%), and the Post-test was in the Good category (65.2%). The results of this research analysis show that there is an effect of increasing the knowledge and attitudes of pregnant women using Leaflet media, which is a tool that can be used for promotional media related to health. Biveriat analysis results p value = .000 < 0.05. It is hoped that this research can provide input for suggestions for other research so that they can conduct research on the Effect of Health Education Providing Tetanus Toxoid (TT) Immunization on the Knowledge and Attitudes of Pregnant Women in the Tanjungsari Community Health Center UPTD Working Area in 2024. Keywords: Tetanus Toxoid (TT) Immunization,Leaflet, Knowledge and Attitude.  ABSTRAK Antenatal Care (ANC) merupakan pelayanan pemeriksaan yang ditujukan kepada ibu hamil, pelayanan pemeriksaan diantaranya pemberian imunisasi tetanus toxoid (TT) yaitu untuk mencegah tetanus. Pengetahuan ibu yang baik diharapkan ibu dapat melakukan ANC pada tenaga kesehatan sehingga imunisasi TT diberikan secara lengkap untuk kelengkapan imunisasi TT pada ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Edukasi Kesehatan Pemberian Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Diwilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjungsari Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif menggunakan metode penelitian Pre-Experiment dengan jenis One Group Pretest and Post-test design. Sampel berjumlah 66 ibu hamil di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tanjungsari, pengambilan sampel secara Proportione Statified Random Sampling dengan analisis data melalui Uji Statistic Kolmogorof Smirnov dilanjutkan analisis menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil analisis rata-rata pengetahuan ibu hamil tentang Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) adalah Pre test kategori Baik (10,6%), Post test kategori Baik (19.7%), sedangkan hasil analisis Sikap ibu hamil tentang Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) adalah Pre test kategori Baik (31.9%) hampir setengahnya, Post test kategori Baik (65.2%). Hasil analisis penelitian ini menunjukkan ada pengaruh peningkatan pengetahuan dan sikap ibu hamil yang diberikan menggunakan media Leaflet merupakan alat yang dapat digunakan untuk media promosi yang terkait dengan kesehatan. Hasil analisa Bivariat p value = .000 < dari 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan saran bagi penelitian lain agar dapat melakukan penelitian tentang Pengaruh Edukasi Kesehatan Pemberian Imunisasi Tetanus Toxoid (TT) Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tanjungsari Tahun 2024. Kata Kunci: Imunisasi Tetanus Toksoid (TT), Leaflet, Pengetahuan dan Sikap
Pengaruh Daun Jambu Biji terhadap Nyeri Haid (Dysmenorrhea) pada Wanita Usia Subur Eliyana, Eliyana; Sunarsih, Sunarsih; Rosmiyati, Rosmiyati; Iqmy, Ledy Octaviani
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.17836

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is a menstrual disorder characterized by pain or cramps in the abdomen. The pain is not only felt in the lower abdomen but can also be experienced in other areas such as the suprapubic region, lower back, thighs, and sides of the abdomen. One way to alleviate dysmenorrhea pain is by consuming guava leaves. The aim of this study is to determine the effectiveness of guava leaves in reducing menstrual pain (dysmenorrhea) in women of reproductive age in Mujimulyo Hamlet, Muara Putih Village, Natar District, South Lampung Regency in 2023.This study is quantitative research with a pre-experimental design using a one-group pretest and posttest approach. The population in this study consisted of women of reproductive age who experienced menstrual pain at BPM Eliyana based on medical records from November 2022 to February 2023, totaling 32 individuals, with a saturated sampling technique where all members of the population were included as the sample. The data were analyzed using the Wilcoxon test. The average dysmenorrhea pain score before administering guava leaves was 7.84, and after administering guava leaves, the average score dropped to 2.46. There is a significant effect of guava leaves in reducing menstrual pain or dysmenorrhea in women of reproductive age, with a p-value of 0.000 < 0.05. It is recommended that women of reproductive age consume guava leaves as an effort to reduce menstrual pain. Keywords: Dysmenorrhea, Guava Leaves, Women of Childbearing Age  ABSTRAK Disminore adalah gangguan saat menstruasi berupa nyeri atau kram perut. Nyeri bukan hanya dirasakan diperut bagian bawah, tetapi juga dilokasi lain seperti suprapubik, punggung bagian bawah, paha, sisi abdomen. Upaya yang dapat mengatasi nyeri disminore yaitu dengan mengkonsumsi daun jambu biji. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh efektifitas daun jambu biji terhadap nyeri haid (dysminorrhea) pada wanita usia subur di Dusun Mujimulyo Desa Muara Putih Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2023. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan pre experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita usia subur yang mengalami nyeri haid di BPM Eliyana berdasarkan data rekam medik pada bulan November 2022-Februari 2023 berjumlah 32 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan uji wilcoxon. Didapatkan nilai rata-rata nyeri disminore sebelum diberikan daun jambu biji adalah 7,84 dan sesudah diberikan daun jambu biji didapatkan rata-rata 2,46. Ada pengaruh pemberian daun jambu biji terhadap nyeri haid atau disminore pada wanita usia subur dengan nilai p value 0,000 < 0,05. Diharapkan wanita usia subur dapat mengkonsumsi daun jambu biji sebagai upayamengurangi nyeri haid. Kata Kunci: Desminore, Daun Jambu Biji, Wanita Usia Subur
Evaluasi Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) di Klinik Lambung Mangkurat Medical Center (LMMC) Banjarbaru Susantu, Susantu; Istiqomah, Ermina; Iskandar, Iskandar; Suhartono, Eko
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.21507

Abstract

ABSTRACT Human Resource Management (HRM) research has a strategic role in determining the effectiveness and quality of health services, especially at first-level service facilities such as clinics. LMMC Banjarbaru Clinic, as a primary health care service unit under Lambung Mangkurat University (ULM), faces various challenges in HR management, including workload imbalance, shortage of personnel in certain fields, and not optimal HR management system in meeting regulatory standards. This study aims to evaluate HR management at the LMMC Banjarbaru Clinic based on real needs and applicable regulatory standards. This present study was qualitative study with descriptive approach. Data collection techniques through document studies, interviews, and observations of the organizational structure, workload, and competence of health workers. The results of the analysis show that there is a mismatch between the number and type of health workers available and the real needs of services, and the recruitment and distribution system is not maximized. In conclusion, the resulst of this study suggested the importance of implementing needs-based HR, redistribution and workload, as well as developing more adaptive and data-based training and placement policies. This evaluation is expected to be the basis for developing a strategy to strengthen HRM at the LMMC Banjarbaru Clinic, which not only improves operational efficiency, but also supports the improvement of service quality and patient satisfaction. Keywords: Human Resource Management, Human Resource, Primary Health Care, Service Quality, Workload.  ABSTRAK Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) memiliki peran strategis dalam menentukan efektivitas dan kualitas layanan kesehatan, terutama di fasilitas layanan kesehatan tingkat pertama seperti klinik. Klinik LMMC Banjarbaru, sebagai unit layanan kesehatan primer di bawah Universitas Lambung Mangkurat (ULM), menghadapi berbagai tantangan dalam manajemen MSDM, termasuk ketidakseimbangan beban kerja, kekurangan tenaga kerja di bidang tertentu, dan sistem manajemen MSDM yang belum optimal dalam memenuhi standar regulasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen SDM di Klinik LMMC Banjarbaru berdasarkan kebutuhan nyata dan standar regulasi yang berlaku. Penelitian ini merupakan studi kualitatif dengan pendekatan deskriptif. teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen, wawancara, dan observasi terhadap struktur organisasi, beban kerja, dan kompetensi tenaga kesehatan. Hasil analisis menunjukkan adanya ketidakcocokan antara jumlah dan jenis tenaga kesehatan yang tersedia dengan kebutuhan layanan yang sebenarnya, serta sistem perekrutan dan distribusi yang belum dimaksimalkan. Kesimpulannya, hasil penelitian ini menyarankan pentingnya menerapkan manajemen SDM berdasarkan kebutuhan, redistribusi, dan beban kerja, serta mengembangkan kebijakan pelatihan dan penempatan yang lebih adaptif dan berbasis data. Evaluasi ini diharapkan menjadi dasar untuk mengembangkan strategi penguatan manajemen SDM di Klinik LMMC Banjarbaru, yang tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mendukung peningkatan kualitas layanan dan kepuasan pasien. Kata Kunci: Manajemen Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Manusia, Pelayanan Kesehatan Primer, Kualitas Layanan, Beban Kerja.
Hubungan Antara Pengetahuan tentang MTSS dengan Perilaku pada Pertolongan Pertama Cedera MTSS pada Pelari di Lapangan Rampal Kota Malang Dewanto, Satria; Debora, Oda; Sulartri, Anastasia Sri
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23289

Abstract

ABSTRACT Medial Tibial Stress Syndrome (MTSS) is an inflammation of the muscles, tendons and bone tissue around the shin (tibial) due to overuse and repetitive injury to the posteromedial and anteromedial areas Research. The purpose of this study was to analyze the relationship between knowledge and first aid behavior of MTSS injuries in runners. This research design is quantitative correlation with a cross-sectional approach. The research sample was 62 respondents who were taken with the Quota sampling technique. Data analysis using the Spearman correlation test. The results showed that of the 62 respondents, the highest knowledge data was obtained with sufficient knowledge of 42 respondents (67.7%) and the highest MTSS injury first aid behavior data with sufficient behavior of 43 respondents (21%). The results of the Spearman Test, it was found that the significance value was 0.000 with a correlation strength of p-value 0.493 <0.05, so it can be concluded that there is a significant relationship between knowledge of MTSS and behavior in first aid injuries. Researchers concluded that increased knowledge about MTSS can improve first aid behavior for MTSS injuries. Keywords: Knowledge, First aid, Injury, MTSS.  ABSTRAK Medial Tibial Stress Syndrome (MTSS) adalah peradangan pada otot, tendon dan jaringan tulang di sekitar tulang kering (tibialis) akibat overuse dan cedera berulang pada daerah posteromedial dan anteromedial. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis adanya hubungan antara pengetahuan dengan perilaku pertolongan pertama cedera MTSS pada pelari. Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 62 responden yang diambil dengan teknik Quota sampling. Analisa data menggunakan uji korelasi Spearman.Hasil penelitian menunjukan dari 62 responden diperoleh data pengetahuan tertinggi dengan pengetahuan cukup sejumlah 42 responden (67,7%) dan pada data perilaku pertolongan pertama cedera MTSS paling tinggi dengan perilaku cukup sejumlah 43 responden (21%). Hasil Uji Spearman, didapatkan bahwa nilai signifikasi 0,000 dengan kekuatan korelasi p-value 0,493<0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tentang MTSS dengan perilaku pada pertolongan pertama cedera MTSS pada pelari di Lapangan Rampal Kota Malang. Peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan tentang MTSS dapat memperbaiki perilaku pertolongan pertama cedera MTSS. Kata Kunci: Pengetahuan, Pertolongan Pertama, Cedera, MTSS.
Deteksi Gen Hemoglobin E (HBE) Metode Elektroforesis Gel pada Anemia di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Situmorang, Paska Ramawati; Gaurifa, Ivan Tegarman; Napitupulu, David Sumanto; Sihombing, Ruth Agree Kartini
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23109

Abstract

ABSTRACT Anemia needs to be treated immediately because it can cause fatigue, organ disorders, and reduce the quality of life. Biomolecularly, anemia can occur due to disorders in Hemoglobin, which is a protein that carries oxygen in the blood. One of the causes is the HbE gene mutation. The province with the highest anemia cases in Indonesia is West Papua, with a rate of 23.6% in 2023. The next position is occupied by Papua, South Papua, and DKI Jakarta at 10.1%. This study aims to detect the Hemoglobin E (HbE) gene by gel Electrophoresis method in anemia patients. The research design used descriptive quantitative with a population of 25 anemia. The sampling technique used Total sampling with a sample size of 25 respondents. The examination of the HbE gene was carried out using mini PCR and Gel Electrophoresis. The result of study showed that respondents Hb levels ranged from 7,8 to 11,7 gr/dL, which confirmed anemia status based on the results of the Hb level examination. The results of the detection of the HbE gene by the gel electrophoresis method is that there are bands in the gel but the quality of the bands formed looks vague and unclear so it is not possible to accurately interpret the possibility of mutations in the HbE gene at Santa Elisabeth Medan Hospital. Keywords: Anemia, Electrophoresis, Hbe Gene, Hb Levels, PCR.  ABSTRAK Anemia merupakan masalah kesehatan yang penting untuk segera ditangani karena bisa menyebabkan kelelahan, gangguan organ, dan menurunkan kualitas hidup. Secara biomolekuler, anemia bisa terjadi akibat gangguan pada Hemoglobin, yaitu protein yang membawa oksigen dalam darah. Salah satu penyebabnya adalah mutasi gen HbE.Provinsi dengan kasus anemia tertinggi di Indonesia adalah Papua Barat, dengan angka sebesar 23,6% pada Tahun 2023. Posisi berikutnya ditempati oleh Papua, Papua Selatan, dan DKI Jakarta sebesar 10,1%. Penelitian ini bertujuan mendeteksi gen Hemoglobin E (HbE) Metode Elektroforesis Gel pada pasien Anemia. Rancangan penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan populasi 25 pasien anemia. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 25 responden. Pemeriksan gen HbE dilakukan dengan menggunakan mini PCR dan Elektroforesis Gel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar Hb responden berada dalam rentang 7,8 hingga 11,7 gr/dL yang mengkonfirmasi status anemia berdasarkan hasil pemeriksaan kadar Hb. Hasil deteksi gen HbE metode elektroforesis gel yaitu terdapat pita pada gel namun kualitas pita yang terbentuk terlihat samar dan tidak jelas sehingga tidak memungkinkan untuk dilakukan interpretasi secara akurat terhadap kemungkinan adanya mutasi pada gen HbE di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan. Kata kunci: Anemia, Elektroforesis, Gen HbE, Kadar Hb, PCR.
Aplikasi Tindakan Keperawatan pada Pasien Post Operatif Hirschprung dengan Masalah Keperawatan Gangguan Integritas Kulit Siahaan, Edita Revine; Yanti, Fitri; Wijonarko, Wijonarko; Ferry, Ferry; Putra, Hendra Jaya
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.22185

Abstract

ABSTRACT Hirschsprung is a disorder of the lower large intestine from the anus to the upper intestine and is congenital in the lower part of the colon connected to the rectosigmoid in toddlers who expereience pst operative hirchprung after   surgery there is a surgical wound in the lower left abdomen, impaired skin integrity can be a major problem. And for that, help is needed to overcome post operative wounds so tht impaired skin integrity can improve again. The purpose of this study was to describe the application of nursing in post operative hirschprung. The research method used with a case study design and the number of respondents was two clients with the criteria of client who experienced impaired skin integrity in hirschprung. The results showed that impaierd skin integrity in both clients could be resolved for 3 days which was indicated by improved skin integrity, improved skin elasticity, no signs of infections. Conclusion: by providing wound care with sterile and on sterile techniques. Post operative hirschprung wounds improved. Keywords: Nursing Action Aplication, Patient, Hirschprung.  ABSTRAK Hirschsprung merupakan kelainan pada usus besar paling bawah mulai anus sampai usus bagian atas dan bersifat kongenital pada bagian bawah kolon yang terhubung dengan rectosigmoid. Pada anak usia balita yang mengalami post operatif hirschsprung setelah melakukan tindakan operasi ada luka operasi di abdomen kiri bawah, gangguan integritas kulit dapat menjadi masalah utama. Dan untuk itu perlu bantuan untuk mengatasi luka post operatif sehingga gangguan integritas kulit dapat kembali membaik. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan aplikasikeperawatan pada post operatif hirschsprung. Metode penelitian yang digunakan dengan desain studi kasus dan jumlah reponden dua klien dengan kriteria klien yang mengalami gangguan integritas kulit pada hirschsprung. Hasil penelitian menunjukkan gangguan integritas kulit pada kedua klien dapat terselesaikan selama 3 hari yang ditandai dengan integritas kulit membaik, elastisitas kulit membaik, tidak ada tanda-tanda infeksi. Kesimpulan : Dengan memberikan perawatan luka secara tekhni steril dan on steril maka luka post operatif hirscprung  membaik. Kata Kunci: Aplikasi Tindakan Keperawatan, Pasien, Hirschprung.
Model Penyelesaian Kasus Maqashid Syariah Kasus Fertilisasi Buatan Asmi, Asmi; Muliani, Muliani; Taliki, Verawaty; Iriantono, Galuh; Amelina, Suzanna; Suprapto, Rohmat; Chanif, Chanif
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i12.23530

Abstract

ABSTRACT Infertility is agrowing health problem that has a major impact on the biological, psychological, and spiritual aspects of married couples, making artificial fertilization(IVF) one of the most widely used medical solutions. However, it stillraises ethical issues and Sharia considerations that must be carefully examined. This study aims to analyze the practice of artificial fertilizationthrough the maqasid asy-Syari'ah approach, identify forms ofIVF that are in line with Islamic law, and formulate a case resolution modelthat can be applied in holistic Islamic nursing services.The research uses a qualitative method with a literature study approachthrough the analysis of various fiqh literature, contemporary literature, fatwas from Islamic institutions, reproductive medicine journals, and nursing practice guidelines related toreproductive bioethics. The results of the study show that artificial fertilization ispermissible according to Sharia law, provided that the entire fertilization processuses sperm and eggs from a legally married couple, is carried outwhile the marriage bond is still valid, and does not involve gamete donors,surrogate wombs, or other processes that could lead to the mixing of masab andviolate the principle of hifz an- nasl. The study also confirms that IVF that complies with Islamic law can support the protection of life, honor, reason, and emotional stability of couples when carried out with comprehensive nursing assistance, both in terms of clinical education, anxiety management, and spiritual guidance. Based on these findings, it is concluded that artificial fertilization can be a medically and sharia-compliant solution if carried out within the limits set by Islam, while nursing staff need to integrate the values of maqasid asy-syariah to ensure a safe, ethical process that provides spiritual peace for patients. Keywords: Artificial Fertilization, IVF, Maqasid Asy-Syariah, Islamic Nursing, Reproductive Bioethics.  ABSTRAK Infertilitas merupakan masalah kesehatan yang semakin meningkat dan berdampak besar terhadap aspek biologis, psikologis, dan spiritual pasangan suami istri, sehingga fertilisasi buatan (IVF) menjadi salah satu solusi medis yang banyak digunakan, namun tetap memunculkan persoalan etilka serta pertimbangan syariah yang harus dikaji dengan seksama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik fertilisasi buatan melalui pendekatan maqasid asy- Syari’ah, menidentifikasi bentuk bentuk IVF yang sejalan dengan hukum islam, serta merumuskan model penyelesaian kasus yang dapat diterapkan dalam pelayanan keperawatan islam secara holistic. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis berbagai literature fikih, kontemporer, fatwa lembaga keislaman, jurnal medis reproduksi, dan pedoman praktik keperawatan terkait bioetika reproduksi. Hasil kajian menunjukan bahwa fertilisasi buatan termasuk tindakan yang dibolehkan secara syar’I dengan syarat seluruh proses pembuhan menggunakan sperma dan ovum dari pasangan suami istri yang sah, dilakukan selama ikatan pernikahan masih berlangsung, serta tidak melibatkan donor gamet, rahim pengganti, atau proses lain yang dapat menimbulkan pencampuran masab dan melanggar prinsip hifz an- nasl. Kajian juga menegaskan bahwa IVF yang sesuai syariat dapat mendukung perlindungan jiwa, kehormatan, akal serta stabilitas emosional pasangan apabila dilakukan dengan pendampingan keperawatan yang komperhensif, baik dari aspek edukasi klinis, manajemen kecemasan, maupun bimbingan spiritual. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa fertilisasi buatan dapat menjadi solusi yang sah secara medis dan syariah apabila dilaksanakan dalam batas yang diterapkan islam, sementara tenaga keperawatan perlu mengintegrasikan nilai nilai maqasid asy-syari’ah untuk memastikan proses yang aman, etis, dan memberikan ketenangan spiritual bagi pasien.  Kata Kunci: Fertilisasi Buatan, IVF, Maqasid Asy- Syariah, Keperawatan Islam, Bioetika Reproduksi.

Page 1 of 4 | Total Record : 39


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 8, No 3 (2026): Volume 8 Nomor 3 (2026) Vol 8, No 2 (2026): Volume 8 Nomor 2 (2026) Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026) Vol 7, No 12 (2025): Volume 7 Nomor 12 (2025) Vol 7, No 11 (2025): Volume 7 Nomor 11 (2025) Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025) Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025) Vol 7, No 8 (2025): Volume 7 Nomor 8 (2025) Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025) Vol 7, No 6 (2025): Volume 7 Nomor 6 (2025) Vol 7, No 5 (2025): Volume 7 Nomor 5 (2025) Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025) Vol 7, No 3 (2025): Volume 7 Nomor 3 (2025) Vol 7, No 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 (2025) Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025) Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024) Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024) Vol 6, No 10 (2024): Volume 6 Nomor 10 (2024) Vol 6, No 9 (2024): Volume 6 Nomor 9 (2024) Vol 6, No 8 (2024): Volume 6 Nomor 8 (2024) Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024 Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024 Vol 6, No 5 (2024): Volume 6 Nomor 5 2024 Vol 6, No 4 (2024): Volume 6 Nomor 4 2024 Vol 6, No 3 (2024): Volume 6 Nomor 3 2024 Vol 6, No 2 (2024): Volume 6 Nomor 2 2024 Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024 Vol 5, No 12 (2023): Volume 5 Nomor 12 2023 Vol 5, No 11 (2023): Volume 5 Nomor 11 2023 Vol 5, No 10 (2023): Volume 5 Nomor 10 2023 Vol 5, No 9 (2023): Volume 5 Nomor 9 2023 Vol 5, No 8 (2023): Volume 5 Nomor 8 2023 Vol 5, No 7 (2023): Volume 5 Nomor 7 2023 Vol 5, No 6 (2023): Volume 5 Nomor 6 2023 Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023 Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023 Vol 5, No 3 (2023): Volume 5 Nomor 3 2023 Vol 5, No 2 (2023): Volume 5 Nomor 2 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 Januari 2023 Vol 5, No 1 (2023): Volume 5 Nomor 1 2023 Vol 4, No 12 (2022): Volume 4 Nomor 12 2022 Vol 4, No 11 (2022): Volume 4 Nomor 11 2022 Vol 4, No 10 (2022): Volume 4 Nomor 10 2022 Vol 4, No 9 (2022): Volume 4 Nomor 9 2022 Vol 4, No 8 (2022): Volume 4 Nomor 8 2022 Vol 4, No 7 (2022): Volume 4 Nomor 7 2022 Vol 4, No 6 (2022): Volume 4 Nomor 6 2022 Vol 4, No 5 (2022): Volume 4 Nomor 5 2022 Vol 4, No 4 (2022): Volume 4 Nomor 4 2022 Vol 4, No 3 (2022): Volume 4 Nomor 3 2022 Vol 4, No 2 (2022): Volume 4 Nomor 2 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 2022 Vol 4, No 1 (2022): Volume 4 Nomor 1 Januari 2022 Volume 3 Nomor 4 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 2 Tahun 2021 Volume 3 Nomor 1 Tahun 2021 Volume 2 Nomor 4 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 3 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 2 Tahun 2020 Volume 2 Nomor 1 Tahun 2020 Volume 1 Nomor 2 Tahun 2019 Volume 1 Nomor 1 Tahun 2019 More Issue