cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,273 Documents
Abstrak: Karakteristik pasien yang menjalani pemeriksaan Otoacoustic Emission (OAE) dan Brainstem Evoked Response Audiometry (BERA) di RSUD Provinsi NTB Yuliyani, Eka Arie; Aryani, Gusti Ayu Trisna; Haq, Abiyyu Didar; Ilawanda, Zanetha Mauly; Sanggita, Vira Eka Trie
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.14760

Abstract

Salah satu penyebab dari gangguan bicara dan bahasa pada anak adalah gangguan pendengaran, sehingga dapat berdampak pada masalah sosial, emosional, perilaku, dan kognitif di masa dewasa. Penyebab gangguan pendengaran yaitu genetik herediter yang bersifat kongenital atau didapat saat kehamilan, perinatal, ataupun postnatal. Tujuan Penelitian adalah untuk mengidentifikasi karakteristik pasien yang menjalani OAE DAN BERA di RSUD Provinsi NTB periode Juli-September 2023. Penelitian ini merupakan studi deskriptif dengan teknik pengambilan sampel adalah total sampling yang berjumlah 153 orang. Analisis data ditampilkan dalam bentuk tabel, diagram dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik pasien pada kelompok OAE (133 orang) lebih banyak berjenis kelamin laki-laki ( 55%), usia maksimum 40 th dan minimum 6 hari dengan kecenderungan hasil refer secara bilateral serta tidak ada perbedaan secara signifikan persentase pasien yang mendapatkan hasil pass dan refer. Kelompok BERA (20 orang)  didapatkan lebih banyak jenis kelamin Perempuan (55%), usia maksimum 2 tahun dan minimum 3 bulan dengan hasil abnormal cenderung lebih sering terjadi secara bilateral dengan frekuensi dan ambang batas yang sama (47,8%).
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL PENINGKAT DAYA TAHAN TUBUH SAAT PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MALAHAYATI ANGKATAN 2021 Pramono, Djandra Bramantyo; Fitriani Hasbie, Neno; Adnan, Dalfian; Nusri, T. Marwan
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12466

Abstract

Abstrak: Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Penggunaan Obat Tradisional Peningkat Daya Tahan Tubuh Saat Pandemi Covid-19 Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Angkatan 2021. Di Indonesia, jumlah angka kematian mencapai 160.971 jiwa dimana angka kesembuhannya mencapai 6.576.542 jiwa. Banyak strategi yang telah diterapkan dalam mencegahnya penularan Covid-19 seperti pemakaian obat herbal mampu memperpendek waktu perawatannya daripada menggunakan terapi dengan obat modern saja. Sehingga kini masyarakat Indonesia ketika pandemi Covid-19 melakukan konsumsi obat tradisional guna menjaga daya kekebalan tubuhnya yang tujuannya untuk mencegah terinfeksinya Covid-19. Tujuan: Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat tradisional peningkat daya tahan tubuh di saat pandemi Covid-19 pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2021. Metode yang digunakan adalah metode analitik deskriptif dengan pendekatan retrtospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa prodi Pendidikan Dokter Universitas Malahayati Bandar Lampung angakatan 2021. Sampel pada penelitian ini sebanyak 100 responden. Cara pengambilan sampel dengan teknik non probability sampling. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil: Didapatkan hasil p-value sebesar 0,000 (p < 0.05). Dimana responden dengan tingkat pengetahuan obat tradisional yang baik mempunyai kecenderungan 8,654 kali menggunakan obat tradisional dibandingkan responden dengan pengethauan tidak baik, hasil OR=8,654 (3,482-21,510). Adanya hubungan yang signifikan tingkat pengetahuan terhadap penggunaan obat tradisional peningkat daya tahan tubuh di saat pandemi COVID-19 pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter FK UNMAL angkatan 2021.
Kombinasi Senam Aerobic Low Impact Dengan Diaphragmatic Breathing Exercise Menurunkan Tekanan Darah Lansia Seff, Ghaida Syaugi; Yuliadarwati, Nungki Marlian; Rahmawati, Nurul Aini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i4.18737

Abstract

Penuaan menyebabkan terjadinya perubahan pada tekanan darah lansia. Pembuluh darah pada lansia mengalami penurunan elestisitas hal tersebut yang menyebabkan tekanan darah pada lansia cendrung lebih meningakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian senam aerobic low impact dengan diaphragma breathing exercise terhadap tekanan darah lansia. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dan pendekatan one group  pre-post test. Terdapat 23 sampel yang termasuk ke dalam kriteria penelitian melalui purposive sampling. Pengukuran tekanan darah responden diukur menggunakan  tensimeter sebelum dan sesudah melakukan senam aerobic low impact dengan diaphragmatic breathing exercise. Analisa data dilakukan menggunakan Wilxocon Signed Rank Test dengan aplikasi SPSS. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa senam aerobic low impact dan diaphragma breathing exercise berdampak signifikan terhadapat tekanan darah sistolik (p= 0,000) dan distolik (p= 0,000) yang berarti senam aerobic low impact dan diaphragma breathing exercise berpengaruh terhadap tekanan darah lansia di komunitas lansia malang.
REKONSTRUKSI DEFEK PASCAEKSISI LUAS BASALIOMA REGIO FRONTALIS DENGAN WORTHEN FLAP : LAPORAN KASUS Famil, Julian; Abi Rafdhi, M. Alif Qisthi; Anggraini, Rizkianti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.13213

Abstract

Basalioma merupakan kanker kulit nonmelanositik yang muncul dari sel basal. Sekitar 85% basalioma terjadi di wajah, kepala, dan leher. Tujuan pengobatan basalioma adalah menghilangkan tumor dengan mempertahankan fungsi dan penampilan fisik secara maksimal. Rotasi sederhana pada sisa kulit regio frontalis sebagai flap, atau yang biasa dikenal sebagai Worthen flap, dapat menutup defek yang luas dengan hasil kosmetik yang baik. Seorang petani perempuan berusia 64 tahun dari Bengkulu dengan basalioma di regio frontalis sinistra tipe nodular dilakukan eksisi tumor dan rekonstruksi defek menggunakan metode Worthen flap. Terapi eksisi dipilih karena dapat dilakukan pemeriksaan histopatologi, waktu penyembuhan lebih cepat, dan hasil kosmetik lebih baik. Worthen flap dipilih karena dapat menutup defek yang luas dengan efektif dan menghasilkan kosmetik yang sangat baik.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS MENCUCI TANGAN DENGAN HAND SANITIZER BERBASIS GEL DAN SPRAY Ladiyani, Festy; Ahsan, Dany; Triwahyuni, Tusy; Kurniati, Mala
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i3.11832

Abstract

Abstrak: Perbandingan Efektivitas Mencuci Tangan Dengan Hand Sanitizer Berbasi Gel Dan Spray. Cuci tangan sudah lama digunakan sebagai usaha preventif yang efektif dalam mencegah berbagai  macam penyakit infeksi. Cuci tangan bertujuan untuk menghilangkan kotoran dan mengurangi jumlah bakteri. Sayangnya, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir mempunyai hambatan. Tidak semua lapisan masyarakat mempunyai akses terhadap fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air bersih. Seiring perkembangan zaman, mencuci tangan sudah lebih praktis yaitu dengan memakai suatu cairan antiseptik yang bisa digunakan dimana saja dan kapan saja tanpa harus dibilas dengan air. Cairan antiseptik ini disebut hand sanitizer. Berdasarkan tipe hand sanitizer dibagi menjadi 2, yaitu gel dan spray. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan efektivitas mencuci tangan menggunakan hand sanitizer gel dengan hand sanitizer spray pada tangan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental. Desain rancangan penelitian menggunakan post-test control group design. Penelitian ini  terdapat 30 sampel yang dibagi dalam 3 kelompok. Uji statistik menggunakan one way ANOVA test. Hasil penelitian diperoleh P-Value (0,001<0,05) artinya terdapat perbedaan yang signifikan. Hasil kedua jenis hand sanitizer dibandingkan kelompok kontrol didapatkan P-Value (0,001<0,05) keduanya secara signifikan mampu menurunkan jumlah kuman. Hasil antara hand sanitizer gel dan spray diperoleh nilai P-Value (0.657>0.050) tidak ada perbedaan signifikan. Hand sanitizer gel dan spray efektif dalam menurunkan angka kuman pada telapak tangan, tetapi tidak terdapat perbedaan efektifitas dalam menurunkan jumlah angka kuman antara penggunaan hand sanitizer gel dan spray.
Uji Aktivitas Vasodilatasi Ekstrak Etanol Kulit Batang Ketapang (Terminalia catappa Linn) Pada Aorta Tikus Wistar Putih Atika, Andi Rafika; Ismail, Sjarif; Khotimah, Siti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i8.15111

Abstract

Prevalensi hipertensi di Indonesia dan dunia terus meningkat. Hipertensi memerlukan pengobatan jangka panjang dengan obat-obatan konvensional, namun obat konvensional memiliki kelemahan yaitu dapat menimbulkan berbagai efek samping. Untuk mengatasi permasalahan ini maka masyarakat menggunakan obat bahan alam sebagai alternatif pengobatan lainnya. tetapi penelitian mengenai obat antihipertensi berbahan alam terutama vasodilator masih terbatas sehingga diperlukan eksplorasi. Salah satu tanaman yang berpotensi sebagai tanaman obat bahan alam yaitu kulit batang ketapang (Terminalia catappa Linn). Namun di Indonesia belum ada penelitian terkait kulit batang ketapang sebagai vasodilator. Untuk menilai apakah ekstrak etanol kulit batang ketapang memiliki aktivitas vasodilatasi. Aktivitas vasodilatasi  aorta tikus wistar putih diuji dengan metode isolated aorta bioassay yang diprekontraksi dengan fenilefrin. Penelitian ini menggunakan dua kelompok uji, yaitu kelompok kontrol dan kelompok ekstrak etanol kulit batang  Terminalia catappa (KBTC). Keduanya dimasukan ke dalam chamber berisi aorta tikus dengan log konsentrasi -2, -1,5, -1, -0,5, 0 dan 0,5 secara kumulatif. Hasil uji isolated aorta bioassay didapatkan ada aktivitas vasodilatasi pada log konsentrasi -1,0 penurunan persen tonus aorta sebesar 22,5%, sedangkan pada log konsentrasi tinggi hanya menyebabkan efek vasodilatasi lemah  yaitu pada log konsentrasi 0,5 menyebabkan persen penurunan tonus aorta hanya -6,2%. Kesimpulan dari penelitian ini terdapat aktivitas vasodilatasi ekstrak etanol KBTC pada aorta tikus wistar putih.
TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PEMILIHAN PENGOBATAN MALARIA PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HANURA KABUPATEN PESAWARAN TAHUN 2023 Monica, Meisy; Triwahyuni, Tusy; Sani, Nopi; Putri, Devita Febriani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v12i1.19411

Abstract

Secara global menurut World Health Organization (WHO) menyebutkan terdapat 229 juta kasus malaria pada tahun 2019 dalam 87 negara endemis malaria. Terdapat 29 negara menyumbang 94% kasus malaria di seluruh dunia. Pengobatan malaria sejalan dengan pedoman WHO yang merekomendasikan peralihan pengobatan malaria ke penggunaan Artemisinin-Based Combination Therapy (ACT) di seluruh dunia. Tingkat pengetahuan yang lebih tinggi cenderung memiliki perilaku pencegahan yang lebih baik dibandingkan dengan individu dengan tingkat pengetahuan yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan dan perilaku pemilihan pengobatan malaria pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Hanura Kabupaten Pesawaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang menggunakan kuesioner dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling pada jumlah populasi sebesar 2052 dengan jumlah sampel sebesar 53. Hasil uji statistik korelasi spearman (P = 0,340 <0,05) menunjukan adanya korelasi yang signifikan antara pengetahuan dan perilaku pemilihan pengobatan malaria di wilayah kerja Puskesmas Hanura.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PERAWAT DALAM MELAKUKAN ORAL HYGIENE DI RUANG ICU DAN HCU RUMAH SAKIT RAJA AHMAD TABIB KOTA TANJUNGPINANG Novianty, Ade; Eliawati, Umi; Muharni, Sri
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i2.12793

Abstract

Abstrak: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Oral Hygiene Di Ruang ICU Dan HCU Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib Kota Tanjungpinang. Oral hygiene merupakan salah satu tindakan keperawatan yang dilakukan agar kondisi rongga mulut tetap bersih dan segar sehingga terhindar dari infeksi. Pasien di ruang ICU dan HCU sangat berisiko terkena infeksi serta kolonisasi di dalam mulut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan perawat dalam melakukan oral hygiene di Ruang ICU dan HCU.Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 35 responden perawat Ruang ICU dan HCU RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Teknik pengambilan sample menggunakan Total Sampling yaitu 35 perawat pelaksana di Ruang ICU dan HCU RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi langsung dengan Uji korelasi Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α 0,05. Hasil analisa univariat mayoritas usia perawat di ICU 30-35 tahun (74,3%), jenis kelamin perempuan (22,9%), pendidikan D3 (54,3%), masa kerja 6-10 tahun (71,4%), pengetahuan perawat tinggi (82,9%), sikap perawat positif (82,9%), motivasi perawat tinggi (85,7%), kepatuhan perawat dalam melakukan oral hygiene adalah patuh (85,7%). Hasil analisa bivariat secara statistik ada hubungan bermakna antara pengetahuan (p value = 0,000), sikap (p value = 0,000), dan motivasi (p value = 0,000) dengan kepatuhan perawat dalam melakukan oral hygiene di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Diharapkan perawat intensive RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang lebih meningkatkan pengetahuan, sikap dan motivasinya mengenai oral hygiene dan bagi Rumah Sakit diharapkan untuk mengadakan sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya pelaksanaan oral hygiene sebagai upaya menurunkan kejadian infeksi pada pasien.
Analisis Korelasi Absolute Lymphocyte Count (ALC) Dan Nilai Cycle Threshold (CT) Dari Reverse Transcription Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) Pasien Covid-19 Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Periode Juli 2020-Juli 2021 Angelia, Tisa; Kurniati, Intanri; Busman, Hendri; Darwis, Iswandi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i7.15326

Abstract

COVID-19 merupakan pandemi global yang menyebabkan banyak kematian. Baku emas diagnosis COVID-19 adalah RT-PCR. Pemeriksaan hematologi merupakan screening untuk COVID-19. Keparahan pasien COVID berhubungan dengan penurunan CT value dan limfopenia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui korelasi ALC dan nilai CT pasien COVID-19 di RSUD Abdul Moeloek, Bandar Lampung. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan metode cross sectional yang menggunakan data sekunder berupa rekam medis periode Juli 2020-Juli 2021. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Primer yang di gunakan yaitu MBioCoV-19 yang menargetkan gen RdRp dan ORF1b dari virus SARS-CoV-2. Nilai CT dinyatakan positif jika <40. Data di analisis menggunakan uji korelasi pearson. Sampel terdiri dari 40 laki-laki (34,8%) dan 75 perempuan (65,2%) dengan rata rata usia 43,61 tahun. Distribusi penyakit penyerta yaitu 34 orang (29,6%) dengan diabetes melitus (13%), hipertensi (9,6%) dan penyakit ginjal (7%). Rerata ALC yaitu 1516,4 Sel/μL. Rerata CT value untuk gen ORF1b dan RdRp masing-masing yaitu 25,479 dan 27,996. Terdapat korelasi positif antara ALC dan CT value gen ORF1b (p=0.032 r=0.2). Terdapat korelasi positif antara ALC dan CT value gen RdRp (p=0.048 r=0.185). Terdapat korelasi positif secara signifikan dengan kekuatan korelasi lemah (ORF1b) dan sangat lemah (RdRp) antara ALC dengan CT value kedua gen spesifik SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.
IDENTIFIKASI JAMUR Malasezzia furfur PADA MAHASISWA D-III TEKNOLOGI LABORATORIUM MEDIS YANG TERINFEKSI KETOMBE Damayanti, Sulpinah; Makkadafi, Suparno Putera; Kusumawati, Nursalinda
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.12915

Abstract

Abstrak: Identifikasi Jamur Malasezzia Furfur Pada Mahasiswa D-III Teknologi Laboratorium Medis Yang Terinfeksi Ketombe. Ketombe merupakan gangguan kulit kepala yang ditandai dengan pengelupasan abnormal pada kulit kepala yang ditandai dengan adanya skuama yang berlebihan berwarna putih atau abu-abu yang tersebar dirambut disertai dengan rasa gatal. Pada kondisi hangat dan lembab serta kebersihan diri yang buruk sangat ideal untuk pertumbuhan Jamur Malassezia furfur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswi dan untuk mengetahui persentase atau prevalensi jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswa. Jenis penelitian ini deskriptif dengan populasi seluruh mahasiswi D-III Teknologi Laboratorium Medis dan jumlah sampel adalah 30 sampel yang terinfeksi ketombe dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi yang ditentukan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Teknik pengambilan data dilakukan dengan memberikan data kuesioner pada responden selanjutnya dilakukan pengambilan sampel untuk diperiksa di laboratorium dan diidentifikasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan hasil disajikan dalam bentuk tabel. Hasil identifikasi Jamur Malassezia furfur sebagai penyebab ketombe pada kerokan kulit kepala mahasiswa diperoleh bahwa dari 30 responden seluruhnya negatif terdapat Malassezia furfur (100%) dan persentase jamur lain yang ditemukan didapatkan hasil, sebagian besar jamur yang teridentifikasi adalah jamur Aspergillus sp. (76,7%) dan jamur lain yang ditemukan adalah Penicillium sp. (23,3%). Dapat disimpulkan pada penelitian ini tidak ditemukan adanya jamur Malassezia furfur pada kerokan kulit kepala mahasiswa.

Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue