cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN KADAR GULA DARAH PUASA DENGAN KEJADIAN SEPSIS PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK PROVINSI LAMPUNG Hayati, Miftachi Evita; Syukri, Dwi Marlina; Triswanti, Nia; Kriswiastiny, Rina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.14067

Abstract

Kadar gula darah yang tinggi pada pasien Diabetes melitus tipe 2 dapat menyebabkan keadaan pasien semakin memburuk, oleh karena itu kondisi tersebut menjadikan pasien Diabetes melitus tipe 2 rentan terkena infeksi. Pada keadaan ini, jika dibiarkan dalam waktu yang lama, bakteri akan menyebar serta dapat menyebabkan jaringan tubuh menjadi rusak sehingga munculah respon dari tubuh yang disebut sepsis. Untuk mengetahui hubungan antara kadar gula darah puasa dengan kejadian sepsis pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat analitik observasional dengan metode pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 140 pasien diabetes melitus tipe 2. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman. Dari hasil uji korelasi spearman menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kadar gula darah puasa dengan kejadian sepsis di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung dengan p value = 0,023 (p<0,05). Tingkat keeratan hubungan antara kadar gula darah puasa dengan kejadian sepsis didapatkan nilai koefisien korelasi (r) 0,193 yang memiliki arti kadar gula darah puasa memiliki hubungan yang sangat lemah terhadap kejadian sepsis.
EVALUASI PENGARUH PEMBERIAN INSULIN SLIDING SCALE TERHADAP KEJADIAN HIPOGLIKEMIA PADA PASIEN RAWAT INAP PENYAKIT DALAM DI RS IMANUEL BANDAR LAMPUNG Angin, Martianus Perangin; Syahrul, Fadhila Hasana; Primadiamanti, Annisa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12347

Abstract

Abstrak: Evaluasi Pengaruh Pemberian Insulin Sliding Scale Terhadap Kejadian Hipoglikemia Pada Pasien Rawat Inap Penyakit Dalam Di Rs Imanuel Bandar Lampung. Diabetes Melitus (DM) penyakit kronik kompleks, pankreas tidak menghasilkan cukup insulin, tubuh tidak efektif menggunakan insulin, hingga membutuhkan perawatan medis terus menerus dengan strategi mengurangi risiko multifaktorial selain dari pengendalian glukosa darah. Hipoglikemia kadar glukosa darah ≤70 mg/dl (3,9 mmol/L). Metode sliding scale menerapkan dosis insulin berdasarkan rentang glukosa darah yang telah ditentukan, memiliki resiko hipoglikemia. Penelitian bertujuan mengevaluasi pengaruh pemberian insulin sliding scale terhadap kejadian hipoglikemia pada pasien rawat inap penyakit dalam di RSImanuel Bandar Lampung periode tahun 2022. Penelitian dilakukan Maret - Mei tahun 2023. Penelitian obesevasional analitik dengan rancangan cross sectional  data diambil secara retroprospektif, analisis data rekam medik dari pasien diabetes melitus yang menerima pemberian insulin sliding scale berjumlah 70 sampel pasien, selanjutnya dilakukan analisis evaluasi episode hipoglikemia dilihat dari kadar gula darah pasien, analisis data menggunakan persentase. Hasil penelitian dari 70 sampel pasien yang mengalami hipoglikemia setelah pemberian insulin sliding scale 69 pasien. Rasionalitas penggunaan insulin sliding scale dari 70 sampel, pasien tepat dosis terapi pemberian insulin siding scale berjumlah 1 sampel pasien dan 69 sampel pasien tidak tepat dosis karena mengalami hipoglikemia setelah pemberian insulin sliding scale.
PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN WHOLE BLOOD TERHADAP KADAR HEMATOKRIT BERDASARKAN KLASIFIKASI ANEMIA DI RSUD INCHE ABDOEL MOEIS SAMARINDA Pebrianti, Vika; Hartini, Supri; Rica, Fitri Nur
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i4.12086

Abstract

Anemia merupakan masalah kesehatan masyarakat terbesar di dunia dan di Indonesia terutama bagi kelompok wanita. Tujuan penelitian ini pengukur kadar hematokrit dari Whole Blood yang segera, penyimpanan 4 jam dan menganalisis hasil diperiksaan dari dua perlakuan pada pasien anemia di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda. Jenis  penelitian yang digunakan adalah true eksperimental dengan desain one-group pretest-postest design. Populasi dalam penelitian ini ialah pasien anemia di RSUD Inche Abdoel Moeis Samarinda yaitu 28 pasien. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah univariat dan analisis bivariat. Hasil penelitian penyimpanan 4 jam  didapatkan 28 responden hasil hematokritnya meningkat dan tidak ada perubahan. Hasil uji Kruskal-Wallis p 0,542 (p value >0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh penyimpanan yang signifikan/bermakna.
PROSEDUR PEMERIKSAAN MAGNETIC RESONANCE IMAGING (MRI) BRAIN PADA KASUS EPILEPSI Hanisa, Hanisa; Juliantara, I Putu Eka; Widodo, Rahmat
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i10.12719

Abstract

Abstrak : Prosedur Pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging (MRI) Brain Pada Kasus Epiepsi. Magnetic resonance imaging adalah pemeriksaan pencitraan (neuroimaging) pilihan untuk fokus melihat adanya epilepsi  dan kelainan structural otak lainnya yang mungkin menjadi penyebab epilepsi. Kemajuan terhadap teknologi MRI sangat membantu dalam mendeteksi lesi epileptogenetik terutama dengan menggunakan MRI kekuatan medan yang lebih tinggi yaitu dengan pemindaian 3 Tesla, telah terbukti meningkatkan deteksi lesi dengan rasio odds lebih besar dari 2,5 dibandingkan dengan 1,5 Tesla. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni 2023-September 2023 menggunakan pesawat MRI SIMENS 3,0 Tesla. Sampel pasien yang digunakan pada kajian ini adalah pasien dengan klinis epilepsi. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan radiografer, dokter radiologi dan dokumentasi pelaksanaan pemeriksaan MRI Brain pada kasus epilepsi. Deskripsi dan analisis data dilakukan berdasarkan hasil observasi, wawancara serta dokumentasi untuk kemudian diambil kesimpulan dan saran. Menurut teori pada umumnya sekuen brain pada klinis epilepsi yang digunakan meliputi T2- Weighted Axial, T2 Coronal FLAIR, T2- Weighted Axial, Coronal TIRM.Sedangkan di lapangan pada umumnya sekuen rutin yang di gunakan yaitu Axial T1, Axial T2 dark fluid, Axial T2, Axial B1000, Axial T2 SWI,T1 Sagital/ DIR Sagital, T2 Coronal, T2 Coronal Dark Fluid dan adanya penambahan sekuen khusus pada klinis epilepsi yaitu DIR coronal.
POLA DISTRIBUSI FAKTOR RISIKO PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KELOMPOK MASYARAKAT USIA REMAJA Soeroso, Venty Muliana Sari; Hidana, Rachma; Hanifah, Hanifah; Husna, Ismalia; Ilmi, Abdul Aziz Maulana; Purawijaya, Handrian Rahman
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i2.14002

Abstract

Peningkatan angka kejadian Penyakit Tidak Menular (PTM) pada remaja di Indonesia dapat mengakibatkan penurunan viabilitas kemampuan pemuda dalam beraktifitas. Contohnya pada remaja yang mengalami hipertensi pada usia muda, akan berdampak pada gangguan sistem kardiovaskuler yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang dilaksanakan di Kota Bogor. Selama periode tersebut, dilakukan pengambilan data, dan terkumpul sebanyak 136 responden. Faktor risiko penyakit tidak menular terbanyak, didapatkan mayoritas responden tidak merokok (52%), tidak mengkonsumsi alkohol (87%) serta kurang melakukan aktivitas fisik (56%). Terkait pola makan yang menjadi faktor risiko adalah terlalu banyak mengkonsumsi gula sebanyak 80 responden, diikuti kurang mengkonsumsi buah dan sayur sebanyak 74 responden, berikutnya mengkonsumsi garam secara berlebihan sebanyak 72 responden serta mengkonsumsi lemak secara berlebihan sebanyak 46 responden. Berdasarkan distribusi faktor risiko PTM pada kelompok usia remaja pada penelitian ini, didapatkan responden mayoritas mempunyai faktor risiko yang besar dalam mempengaruhi meningkatnya PTM pada suatu masyarakat. Hal ini sesuai dengan arus urbanisasi yang berkontribusi terhadap meningkatnya angka PTM dan membuat pergeseran pola penyakit dari penyakit menular menjadi PTM.
Analisis Gambaran Perilaku Ibu Terhadap Pemenuhan Gizi Balita Di Desa Tideng Pale Kabupaten Tana Tidung Lesmana, Hendy; Irwan, M
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.14949

Abstract

Masa balita merupakan masa kritis yang sering dikaitkan dengan masalah kebutuhan gizi balita. Ibu sebagai pengasuh memiliki peranan yang penting dalam pemenuhan gizi pada balita mulai dari pemberian ASI, pemilihan makanan dan pola makan serta pemantauan pertumbuhan dan kesehatan balita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran perilaku ibu terhadap pemenuhan gizi pada balita. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Deskriptif Analitik. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 55 orang ibu dengan anak berusia 1-5 tahun. Penentuan jumlah sampel dengan menggunakan teknik accidental sampling. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan hasil ibu balita yang memiliki perilaku baik dalam pemberian ASI Eksklusif, pemberian pola makan anak dan perilaku ibu terhadap tugas kesehatan keluarga sebanyak 54 orang (98,2%). Gambaran perilaku ibu terhadap pemenuhan gizi balita berada pada kategori positif. Peneliti selanjutnya direkomendasikan menggunakan sampel yang lebih banyak serta menghubungkan faktor perilaku ibu terhadap tugas kesehatan keluarga dalam pemenuhan gizi balita.
STUDI LITERATUR: DIAGNOSIS DAN TATALAKSANA ATRESIA ESOFAGUS Syifa, R.R. Ditya Mutiara; Kurnia Rizki, Dira; Natasya Putri, Erdira; Apryani, Reny; Restia, Restia; Haikal, Zikrul
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12484

Abstract

Abstrak: Studi Literatur: Diagnosis Dan Tatalaksana Atresia Esofagus. Atresia esofagus (AE) merupakan kondisi langka dengan insiden 2,43 kasus per 10.000 kelahiran. Atresia esofagus (AE) adalah cacat perkembangan saluran pencernaan bagian atas berupa inkontinuitas antara esofagus bagian atas dan bawah. Adanya pelayanan intensif pada bayi dapat menekan angka kematian pada bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Namun, terdapat juga beberapa bayi dengan kelainan atresia esofagus disertai dengan kelainan kongenital penyerta sehingga memiliki harapan hidup yang rendah. Diagnosis atresia esofagus dapat ditegakkan melalui diagnosis prenatal dan juga postnatal. Diagnosis prenatal dilakukan dengan cara USG pada ibu hamil. Diagnosis postnatal pada atresia esofagus ditegakkan jika terjadi ketidakmampuan atau kesulitan NGT atau OGT melewati esofagus. Pemeriksaan lain untuk menegakkan diagnosis postnatal adalah dengan hasil endoskopi (bronkoskopi ataupun esofagoskopi) dan hasil patologis. Tatalaksana yang dapat dilakukan pada atresia esofagus yaitu pembedahan, perawatan suportif serta pemberian antibiotik, ampicillin, dan gentamisin sesuai dengan kasus yang ditangani. Tujuan dari pembedahan adalah untuk menyambungkan kantung esofagus bagian atas dengan bagian bawah. Penegakan diagnosis atresia esofagus dianjurkan dilakukan sedini mungkin agar komplikasi pada paru dapat diminimalkan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PENGGUNAAN ZINC PADA KASUS DIARE ANAK BALITA DIPUSKESMAS BANDARHARJO SEMARANG Nasution, Cici Rezkika; Lahdji, Aisyah; Noviasari, Nina Anggraeni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.13859

Abstract

Penyebab utama kematian diare adalah penatalaksanaan yang tidak tepat baik di rumah maupun anjuran kesehatan, bahwa masih banyak ibu yang belum mengetahui dengan benar tentang penggunaan zinc yang akan berdampak pada tingginya kasus diare yang terjadi pada anak balita. . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan penggunaan zinc pada kasus diare pada balita di Puskesmas Bandarharjo Semarang. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian adalah ibu yang mempunyai balita yang menderita diare di Puskesmas Bandarharjo Semarang berjumlah 46 responden dengan menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah rekam medis, angket data demografi, angket pengetahuan ibu, dan angket sikap ibu, data diolah dengan uji Chi-Square. Hasil uji statistik ditemukan hubungan pengetahuan dengan penggunaan zinc dengan p = 0,001 (p≤0,05) dan PR=10,080, serta hubungan sikap ibu dengan penggunaan zinc dengan p = 0,000 (p≤0,05) dan PR= 14.000. Penelitian ini menunjukkan bahwa ibu yang memiliki pengetahuan cukup atau baik akan memiliki sikap yang mendukung penggunaan zinc.
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA KONTRAS PADA PEMERIKSAAN RADIOLOGI INTERVENSI PERCUATANEOUS CORONARY INTERVENTION DI RSUP Prof.Dr.I.G.N.G NGOERAH DENPASAR Wahyudiasa, Made Resna; Wulandari, Putu Irma; Susanta, I Putu Adi; Dimpudus, Franky J.
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i11.12144

Abstract

Abstract: Analisis Penggunaan Media Kontras Pada Pemeriksaan Radiologi Intervensi Percuataneous Coronary Intervention Di Rsup Prof.Dr.I.G.N.G Ngoerah Denpasar. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prosedur penggunaan media kontras pada pemeriksaan radiologi intervensi pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention RSUP Prof.DR.I.G.N.G Ngoerah Denpasar serta untuk menganalisa jumlah rata-rata media kontras yang diterima pasien pada pemeriksaan radiologi intervensi pada tindakan Percutaneous Coronary Intervention RSUP Prof.DR.I.G.N.G Ngoerah Denpasar. Jenis penelitian ini merupakan gabungan penelitian kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan survei dan observasional. Hasil penelitian ini didapat dari wawancara 2 dokter spesialis jantung, 3 radiografer, dan buku register pasien serta spreadsheet radiografer. Hasil penelitian ini yaitu prosedur pemberian media kontras pada pemeriksaan PCI yang digunakan di RSUP Prof DR.I.G.N.G Ngoerah meliputi jenis media kontras, persiapan pasien, perhitungan jumlah media kontras yang diberikan ke pasien, cara perhitungan jumlah media kontras yang diberikan, cara pemberian media kontras, treatment setelah pemberian media kontras, dan komplikasi setelah pemberian media kontras dari wawancara dan observasi. Didapatkan rata-rata media kontras yang diterima pasien pada pemeriksaan PCI selama 3 bulan di RSUP Prof.DR.I.G.N.G Ngoerah yaitu 98,5 ml.
LOW BACK PAIN E.C SCOLIOSIS VERTEBRAE LUMBALIS Fairuz, Paquita Balqis Natasha; Fitriyani, Fitriyani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i3.9259

Abstract

Abstrak: Low Back Pain e.c Scoliosis Vertebrae Lumbalis. Low Back Pain (LBP) adalah nyeri yang dirasakan daerah punggung bawah, dapat merupakan nyeri lokal maupun nyeri radikuler atau keduanya. Diperkirakan 70-85% dari seluruh populasi pernah mengalami episode ini selama hidupnya. Prevalensi tahunannya bervariasi dari 15-45%, dengan point prevalence rata-rata 30%. Di AS nyeri ini merupakan penyebab yang urutan paling sering dari pembatasan aktivitas pada penduduk dengan usia < 45 tahun, urutan kedua untuk alasan paling sering berkunjung ke dokter, urutan kelima alasan perawatan dirumah sakit, dan alasan penyebab yang paling sering untuk Tindakan operasi. Gangguan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, dari kelelahan otot, radikulopati, trauma (dari yang ringan seperti otot yang tertarik hingga yang berat seperti fraktur tulang belakang), degenerasi jaringan (seperti osteoporosis dan degenerasi discus intervertebralis), infeksi tulang belakang, stenosis spinal, kelainan bentuk tulang belakang (scoliosis, lordosis, dan kifosis) hingga kanker.

Page 61 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue