cover
Contact Name
Devita Febriani Putri
Contact Email
devita@malahayati.ac.id
Phone
+62811796180
Journal Mail Official
jikk@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jln. Pramuka no.27 Kemiling Bandar Lampung, Kode Pos 35152
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 23557583     EISSN : 25494864     DOI : https://doi.org/10.33024/.v5i4
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmu Kedokteran dan kesehatan (JIKK) menyediakan platform untuk mempublikasikan artikel bidang Kedokteran dan kesehatan yang meliputi: kedokteran komunitas: epidemiologi penyakit, promosi kesehatan kedokteran keluarga pendidikan kedokteran kedokteran klinis: pediatrik, endokrin, reproduksi, muskuloskeletal, respirasi, geriatri, trauma, gastrointestinal. penyakit infeksi, THT, mata, sensoris kedokteran kerja kedokteran olahraga kedokteran dasar (biomedik)
Articles 1,379 Documents
HUBUNGAN GAMBARAN KLINIS DENGAN PEMERIKSAAN SITOPATOLOGI METODE FNAB PADA PASIEN LIMFADENITIS TB DI RSUD DR.H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG Hendarsah, Nabila Silviani; Sahara, Nita; Hasbie, Neno Fitriyani; Purnanto, Eko
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.11468

Abstract

AbstrakAngka kejadian tuberkulosis di Asia Tenggara adalah 44%, dan angka kejadian paling rendah di Eropa Timur yaitu sebanyak 2.7%. Menurut Global WHO tahun 2018 menyebutkan bahwa Indonesia juga termasuk kedalam 20 negara dengan beban angka kejadian tertinggi di dunia dan menyumbang sekitar 11% dari kasus tuberkulosis baru pada tahun 2017. Faktor-faktor yang mungkin terkait dengan Ekstrapulmonal Tuberkulosis (EPTB), termasuk usia muda, jenis kelamin perempuan, etnis (Asia dan Afrika), dan manusia Human Immunodeficiency Virus (HIV) (global Tuberculosis, 2018). Tuberkulosis (TB) di negara berkembang menjadi masalah yang utama dan Limfadenopati adalah salah satu presentasi paling umum dari Tuberkulosis Ekstra Paru (Kumar et al., 2022). Menurut data Riskesda pada tahun 2018, di Provinsi Lampung terdapat jumlah tersangka Tuberkulosis sebanyak 32.148 jiwa (Ujiani and Nuraini, 2020). Limfadenitis Tuberkulosis (LNTB) dapat disimpulkan sebagai diagnosis jika terdapat granuloma sel epiteloid, dengan atau tanpa sel raksasa berinti banyak dan nekrosis, pada pemeriksaan Fine Needle Aspiration Biopsy (FNAB) atau pada biopsi jaringan. Pembentukan granuloma epiteloid pada Tuberkulosis adalah hasil dari Mycobacterium tuberculosis antigen yang memicu respon imun, yang diperantarai sel. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Analitik dengan jenis penelitian kuantitatif, pengolahan metode sampel dengan simple random sampling. Pengambilan data yaitu dengan cara menjelaskan bahwa semua anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dijadikan sampel penelitian. Analisis univariat, pada kategori jenis kelamin terdapat 42 responden (44.2%) laki laki dan sebanyak 53 responden (55.8%)  perempuan, pada hubungan demam dengan FNAB didapatkan demam negatif sebanyak 52 responden dan demam positif sebanyak 43 responden dengan nilai signifikan 0.312>0.05, pada hubungan gejala batuk dengan FNAB didapatkan batuk negatif sebanyak 29 responden dan batuk positif sebanyak 66 responden dengan nilai signifikansi 0.000<0.05, pada hubungan berat badan dengan FNAB didapatkan berat badan negatif sebanyak 33 responden dan berat badan positif sebanyak 62 responden dengan nilai signifikansi 0.005<0.05, pada hubungan riwayat TB dengan FNAB didapatkan riwayat negatif sebanyak 69 responden dan pada riwayat positif sebanyak 26 responden dengan nilai signifikansi 0.05<0.05, pada hubungan gambaran klinis dengan FNAB didapatkan limfadenitis non TB sebanyak 29 responden dan pada limfadenitis TB sebanyak 66 responden dengan nilai signifikansi 0.02<0.05.
HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DENGAN KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS DI PUSKESMAS SIMBARWARINGIN KECAMATAN TRIMURJO LAMPUNG TENGAH Agstri Anis Nahya Saida; Aisyah Lahdji; Nina Anggraeni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.10134

Abstract

Abstrak: Hubungan Peran Pengawas Menalan Obat (PMO) Dengan Keberhasilan Pengobatan Penderita Tuberkulosis Di Puskesmas Simbarwaringin Kecamatan Trimurjo Lampung Tengah. Terjadi penurunan tingkat keberhasilan pengobatan tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin Tahun 2018 hingga 2020 sebesar 5%. World Health Organization merekomendasikan Strategi DOTS yaitu pengawasan langsung menelan obat oleh PMO. PMO (pengawas menelan obat) memegang peranan penting dalam keberhasilan pengobatan tuberkulosis. Oleh karena itu perlu adanya penelitian terkait hubungan pengawas menelan obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan Penderita Tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara peran Pengawas Menelan Obat (PMO) dengan keberhasilan pengobatan penderita Tuberkulosis di Puskesmas Simbarwaringin. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik, desain penelitian cross sectional. Sampel penelitian adalah 58 pasien tuberkulosis yang telah menyeleaikan pengobatan dipilih menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner peran PMO yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji fisher exact dengan tingkat kemaknaan 95%. Sebanyak 93,1% pasien berhasil menjalani pengobatan tuberkulosis dan 89,7% PMO pasien  tuberkulosis menunjukkan peran optimal. Hasil analisis menunjukan terdapat hubungan signifikan antara peran PMO dengan keberhasilan pengobatan tuberkulosis p= 0,001, dengan nilai PR= 0,333 berarti PMO yang memiliki peran optimal beresiko 0,333 kali lebih besar berhasil dalam pengobatan tuberkulosis dibandingkan dengan PMO yang memiliki peran tidak optimal. Pelaksanaan peran pengawas menelan obat (PMO) yang optimal menunjukan peningkatan keberhasilan dalam pengobatan tuberkulosis.
KADAR D-DIMER DAN DERAJAT CORONA VIRUS DISEASE-19 PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT SYAFIRA PEKANBARU Faisal, Faisal; Susanti, Lasiah; Marlinawati, Huda; Sapitri, Siti
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.11946

Abstract

Abstrak: Kadar D-Dimer Dan Derajat Corona virus Disease-19 Pada Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Corona Virus Disease-19 (COVID-19) adalah penyakit yang disebabkan severe acute respiratory syndrome coronavirus-2 (SARS-CoV-2). Gejala COVID-19 dapat bermanifestasi asimtomatik hingga berupa gejala berat infeksi saluran nafas. Proses koagulopati dikaitkan dengan beratnya gejala yang dialami pasien COVID-19.  Salah satu cara untuk menilai terjadinya proses ini dengan melakukan pemeriksaan D-Dimer. Sebagian besar pasien COVID-19 mengalami peningkatan kadar D-Dimer 2- 3 kali dari nilai normal. Sebagai salah satu RS rujukan COVID-19 yang ada di Pekanbaru, RS Syafira juga melakukan pemeriksaan D-Dimer sebagai salah satu cara menentukan prognosis pada pasien COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kadar D-Dimer berdasarkan derajat COVID-19 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Syafira Pekanbaru. Disain penelitian menggunakan rancangan disain cross sectional. Data diambil dari hasil pemeriksaaan D-Dimer dalam rekam medis pasien dengan COVID-19 gejala sedang dan gejala berat yang dirawat di RS selama Januari-Desember tahun 2021. Sampel berjumlah 200, diambil dengan metode total sampling. Data diuji dengan Independent T-Test. Hasilnya ditemukan perbedaan signifikan kadar D-Dimer pada pasien COVID-19 dengan gejala sedang dan gejala berat (p-value: 0,0488) dengan nilai Mean Differences yaitu 185,465. Dapat disimpulkan terdapat perbedaan signifikan kadar D-Dimer berdasarkan derajat COVID-19. Kadar D-Dimer pasien COVID-19 gejala berat lebih tinggi dibandingkan pada pasien gejala sedang.
PENGARUH PEMBERIAN TERAPI MUROTTAL TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSI Nabila Yudistya; Dewi Rury Arindari; Dea Mega Arini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i7.10123

Abstract

Abstrak: Pengaruh Pemberian Terapi Murottal Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi. Angka kejadian Hipertensi pada lansia selalu meningkat setiap tahunnya. Diperkirakan 46% orang dewasa dengan Hipertensi tidak menyadari dengan kondisi tersebut. Penatalaksanaan Hipertensi pada lansia dapat dilakukan secara farmakologi dan non-farmakologi, salah satu penatalaksanaan non farmakologi Hipertensi yang dapat digunakan sebagai alternatif tindakan adalah terapi komplementer misalnya terapi murottal. Tujuan: Diketahui pengaruh pemberian terapi murottal terhadap tekanan darah pada lansia dengan Hipertensi. Metode penelitian menggunakan One-group pre and post test. Populasi penelitian ini adalah semua lansia dengan Hipertensi yang teregister di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Sangkal Palembang bulan Januari-Maret 2022 yang berjumlah 628 orang dan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan nilai rerata tekanan darah sebelum diberikan terapi murottal adalah sistolik 143,90 mmHg dan diastolik 92,20 mmHg. Nilai rerata tekanan darah sesudah diberikan terapi murottal adalah sistolik 132 mmHg dan diastolik adalah 83 mmHg. Hasil uji statistik diperoleh nilai p value tekanan darah sistolik sebesar 0,005 dan pada tekanan darah diastolik p value sebesar 0,011. Kesimpulan: ada pengaruh pemberian terapi murottal terhadap tekanan darah pada lansia dengan Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Bukit Sangkal Palembang. Saran: diharapkan pihak puskesmas agar dapat meningkatkan pengetahuan  masyarakat mengenai penatalaksanaan hipertensi secara non farmakologi yaitu dengan cara terapi murottal.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN DI RUMAH SAKIT PERTAMEDIKA UMMI ROSNATI BANDA ACEH Usalma, Putro Raseki; Gani, Shella Widya; Hermatin, Denni
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v9i10.10471

Abstract

Abstrak: Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Hipertensi dalam Kehamilan Di Rumah Sakit Pertamedika Ummi Rosnati Banda Aceh. Hipertensi kehamilan merupakan peningkatan tekanan darah mencapai lebih dari 140/90 mmHg yang terjadi saat kehamilan, baik pada usia kehamilan 20 minggu, sebelum 20 minggu atau lebih, dengan atau tanpa proteinuria. Hipertensi dalam kehamilan merupakan penyebab mortalitas dan morbilitas pada ibu, bayi, dan janin yang terjadi 6%-10% dalam kehamilan. Hipertensi dalam kehamilan dipengaruhi oleh banyak factor resiko, diantaranya adalah usia, paritas, riwayat hipertensi dan index massa tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara Usia dan Paritas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan. Metode Penelitian menggunakan pendekatan case-control. Sampel pada penelitian ini berjumlah 140 orang dengan perbandingan 1:1 dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisa menggunakan uji statistic chi-square menggunakan SPSS 26. Hasil penelitian menggunakan chi-square tidak terdapat hubungan antara usia dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p-value = 0,731) dan berdasarkan hasil analisis didapatkan hubungan antara paritas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan (p-value = 0,003). Tidak terdapat hubungan antara usia dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan dan terdapat hubungan antara paritas dengan kejadian hipertensi dalam kehamilan.
REVIEW LITERATUR: PERAN SEL PENYOKONG OLFAKTORI PADA MEKANISME TERJADINYA GANGGUAN PENCIUMAN SEMENTARA PADA COVID-19 Daud, Fari Ananda; Pamungkas, Raden Aprian Surya Putra; Sanjaya, Ardo; Gunadi, Julia Windi
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i8.10244

Abstract

Latar Belakang: Infeksi dari virus SARS-CoV 2 memunculkan gejala yang bervariasi pada tiap individu. Gejala anosmia/hilangnya penghidu yang disebabkan terjadinya disfungsi pada sistem olfaktori merupakan gejala yang dialami lebih dari setengah populasi pasien COVID-19.Tujuan: Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui mekanisme pasti dari kerusakan jaringan, terutama pada sel penyokong olfaktori, terjadinya disfungsi olfaktori, dan mengapa dapat terjadi disfungsi olfaktori sementara pada infeksi SARS-CoV 2.Metode: Metode studi ini adalah dengan mereview jurnal nasional dan internasional dengan topik yang berhubungan dengan tujuan studi.Hasil: Ekspresi reseptor angiotensin-converting enzyme 2 (ACE-2) dan Transmembrane Serine Protease 2 (TMPRSS2) menjadi pemeran utama pada awal infeksi virus SARS-CoV 2 sampai terjadinya kerusakan jaringan. Olfactory sustentacular cells merupakan sel yang memiliki ekpresi yang tinggi dari kedua reseptor tersebut.Kesimpulan: Olfactory sustentacular cells dan glial cell-derived neurotrophic factor (GDNF) yang dihasilkan oleh sel glia dapat membantu regenerasi neuron olfaktori sehingga mempercepat penyembuhan disfungsi olfaktori pada infeksi virus SARS-CoV 2.   
Hubungan Usia Dan Ukuran Tumor Pada Pasien Karsinoma Payudara Di RSUD Ahmad Yani Metro Lampung Fadilah, Enzelia; Sahara, Nita; Hadiarto, Rinto; Kumala, Indra
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i7.15115

Abstract

Kanker payudara merupakan kondisi sel ganas (kanker) tumbuh dijaringan payudara. Usia meningkatkan kemungkinan terjadinya kanker payudara. Dengan bertambahnya usia stresor dari luar tubuh akan semakin banyak sedangkat antioksidan dalam tubuh akan berkuran sehingga menyebabkan sel mengalami stres oksidatif. Reactive Oxygen Species (ROS) dapat memperburuk kanker dengan mendorong profilerasi sel yang akan berdampak pada perkembangan dan pembesaran ukuran tumor. Mengetahui hubungan usia dan ukuran tumor pada pasien karsinoma payudara di RSUD Ahmad Yani Metro Lampung 2023. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional cross sectional, dengan menggunakan rekam medik pasien karsinoma payudara dengan purposive sampling. Didapatkan sampel sebanyak 124 responden berdasarkan kriteria inklusi, diperoleh total pasien terdiagnosis karsinoma payudara usia ≤60 tahun sejumlah 82 pasien (66.1%), sebagian besar pasien karsinoma payudara memiliki ukuran tumor >5 cm yaitu sebanyak 78 orang (62.9%) dan tedapat keterkaitan diantara Usia dan Ukuran Tumor Pada Pasien Karsinoma Payudara di RSUD Ahmad Yani Metro Lampung 2023 dengan nilai p=0,005 <(0,05).
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA HIV/AIDS DI RSUD RAA SOEWONDO PATI Wayustasa, Arza; Lahdji, Aisyah; Faizin, Chamim
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i1.13109

Abstract

Abstrak: Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita HIV/AIDS di RSUD RAA Soewondo Pati. Obat antiretroviral yang dikenal sebagai ARV merupakan satu-satunya obat yang dapat dipertimbangkan memiliki keuntungan besar dalam menekan perkembangan virus HIV di dalam tubuh. Saat menggunakan obat ARV, tingkat kepatuhan meminum obat merupakan hal yang penting agar mendapatkan terapi yang efektif dan mencegah adanya resistensi. Faktor-faktor terkait dengan kepatuhan minum obat yaitu faktor penderita (usia, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan, dan sosial ekonomi), faktor psikologis dan pengetahuan, faktor terkait rejimen pengobatan (tahun pengobatan, beban pil, dan efek samping), faktor lingkungan dan sosial seperti stigma mengenai HIV di masyarakat dan dukungan pada keluarga. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pada penderita HIV/AIDS di RSUD RAA Soewondo Pati. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan sesuai dengan kriteria inklusi sebanyak 218 responden di RSUD RAA Soewondo Pati menggunakan consecutive sampling. Uji yang digunakan yaitu Rank spearman dan Man whitney. Mayoritas reponden memiliki kepatuhan minum obat tinggi (61,5%). Hasil uji Mann whitney didapatkan terdapat hubungan bermakna antara jenis kelamin (p<0,05) dan pendapatan (p<0,05) terhadap kepatuhan minum obat di RSUD RAA Soewondo Pati. Faktor yang dapat mempengaruhi kepatuhan minum obat pada penderita HIV/AIDS di RSUD RAA Soewondo pati yaitu jenis kelamin dan pendapatan.
Abstrak: Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Unmet Need di Kampung KB Deppasawi Kota Makassar Sa'ban, Zikrul; Stang, Stang; Abdullah, M. Tahir; Utami, Wulan Aprilia; Aqida, Dyah Furnama; Syahrani, Zalsah Puteri Annisa; Malolo, Heldi Anjelina; Rajab, Nur Afifah Basrani
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i6.15087

Abstract

Unmet needmengacu pada Pasangan Usia Subur (PUS) yang aktif secara seksual dan ingin menunda atau menghindari memiliki anak lagi tetapi tidak menggunakan kontrasepsi yang aman dan efektif, sehingga menimbulkan risiko kehamilan yang tidak diinginkan, kematian ibu dan anak, serta risiko terkait lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan unmet need di Kampung KB Deppasawi Makassar, dengan menggunakan desain cross-sectional observasional-analitik. Dari populasi 1.874 PUS, diambil sampel melalui simple random sampling sebanyak 104 PUS. Analisis data meliputi distribusi frekuensi dan uji chi-square yang disajikan dalam bentuk tabel dan narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 104 sampel, 37 (35,58%) masuk dalam kategori unmet need. Analisis lebih lanjut dengan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara unmet need dengan pengetahuan (p = 0,015), dukungan suami (p < 0,001), dan kunjungan petugas KB (p = 0,033). Sebaliknya, tidak ditemukan hubungan yang signifikan dengan usia (p = 0,886), pendidikan (p = 0,348), paritas (p = 0,740), agama atau kepercayaan (p = 0,068), penerimaan informasi KB (p = 0,589), dan kualitas pelayanan KB (p = 0,640). Kesimpulannya, pengetahuan, dukungan suami, dan kunjungan petugas KB berhubungan signifikan dengan kejadian unmet need di Kampung KB Deppasawi. Disarankan kepada petugas lapangan KB untuk meningkatkan upaya pemberian edukasi guna meningkatkan pengetahuan dan kepercayaan diri pasangan dalam menggunakan metode kontrasepsi.
MENGURANGI KETIDAKNYAMANAN NYERI PINGGANG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III: STUDI KASUS Rahayu, Maimunah; Fitria, Rahmah; Mundari, Risa
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v10i12.12643

Abstract

Abstrak: Mengurangi Ketidaknyamanan Nyeri Pinggang pada Ibu Hamil Trimester III: Studi Kasus. Nyeri pinggang adalah hal yang fisiologis terjadi dalam masa kehamilan dikarenakan kondisi fisik dan hormonal yang mengalami perubahan serta merupakan salah satu ketidaknyamanan dalam kehamilan yang dapat terjadi dalam setiap trimester dan paling sering terjadi pada trimester akhir kehamilan. Studi kasus ini bertujuan untuk memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil trimester III dalam upaya menangani keluhan nyeri pinggang. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan dari 22 Februari-18 Maret 2023. Subyek penelitian adalah Ny. A umur 23 tahun. Instrumen yang digunakan yaitu alat pemeriksaan fisik dan format pengkajian. Penelitian ini menggunakan data primer. Subyek kasus telah dimintai informed consent untuk mengikuti penelitian. Dari data pengkajian didapatkan ibu mengatakan mulai dari usia kehamilannya 24 minggu sudah sering merasakan nyeri pada bagian pinggang sampai dengan trimester III kehamilannya saat ini. Asuhan  kebidanan yang diberikan berupa cara mengatasi nyeri pinggang yang dirasakan dengan merubah posisi saat tidur, jalan pagi, prenatal yoga dan pemberian kalsium. Penatalaksaaan yang diberikan berhasil untuk mengatasi nyeri pinggang pada ibu hamil setelah dievaluasi selama 3 minggu. Merubah posisi saat tidur, jalan pagi, prenatal yoga dan pemberian kalsium dapat mengurangi ketidaknyamanan nyeri pinggang pada ibu hamil trimester III. Petugas kesehatan diharapkan mampu dalam memberikan asuhan dalam upaya mengurangi nyeri pinggang selama kehamilan.

Page 60 of 138 | Total Record : 1379


Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 3 (2026): Volume 13 Nomor 3 Vol 13, No 2 (2026): Volume 13 Nomor 2 Vol 13, No 1 (2026): Volume 13 Nomor 1 Vol 12, No 12 (2025): Volume 12 Nomor 12 Vol 12, No 11 (2025): Volume 12 Nomor 11 Vol 12, No 10 (2025): Volume 12 Nomor 10 Vol 12, No 9 (2025): Volume 12 Nomor 9 Vol 12, No 8 (2025): Volume 12 Nomor 8 Vol 12, No 7 (2025): Volume 12 Nomor 7 Vol 12, No 6 (2025): Volume 12 Nomor 6 Vol 12, No 5 (2025): Volume 12 Nomor 5 Vol 12, No 4 (2025): Volume 12 Nomor 4 Vol 12, No 3 (2025): Volume 12 Nomor 3 Vol 12, No 2 (2025): Volume 12 Nomor 2 Vol 12, No 1 (2025): Volume 12 Nomor 1 Vol 11, No 12 (2024): Volume 11 Nomor 12 Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11 Vol 11, No 10 (2024): Volume 11 Nomor 10 Vol 11, No 9 (2024): Volume 11 Nomor 9 Vol 11, No 8 (2024): Volume 11 Nomor 8 Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7 Vol 11, No 6 (2024): Volume 11 Nomor 6 Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5 Vol 11, No 4 (2024): Volume 11 Nomor 4 Vol 11, No 3 (2024): Volume 11 Nomor 3 Vol 11, No 2 (2024): Volume 11 Nomor 2 Vol 11, No 1 (2024): Volume 11 Nomor 1 Vol 10, No 12 (2023): Volume 10 Nomor 12 Vol 10, No 11 (2023): Volume 10 Nomor 11 Vol 10, No 10 (2023): volume 10 Nomor 10 Vol 9, No 10 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 9 (2023): Volume 10 Nomor 9 Vol 10, No 8 (2023): Volume 10 Nomor 8 Vol 10, No 7 (2023): Volume 10 Nomor 7 Vol 10, No 6 (2023): Volume 10 Nomor 6 Vol 10, No 5 (2023): Volume 10 Nomor 5 Vol 10, No 4 (2023): Volume 10 Nomor 4 Vol 10, No 3 (2023): Volume 10 Nomor 3 Vol 10, No 2 (2023): Volume 10 Nomor 2 Vol 10, No 1 (2023): Volume 10 Nomor 1 Vol 9, No 4 (2022): Volume 9 Nomor 4 Vol 9, No 3 (2022): Volume 9 Nomor 3 Vol 9, No 2 (2022): Volume 9 Nomor 2 Vol 9, No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1 Vol 8, No 4 (2021): Volume 8 Nomor 4 Vol 8, No 3 (2021): Volume 8 Nomor 3 Vol 8, No 2 (2021): Volume 8 Nomor 2 Vol 8, No 1 (2021): Volume 8 Nomor 1 Vol 7, No 4 (2020): Volume 7 Nomor 4 Vol 7, No 3 (2020): Volume 7 Nomor 3 Vol 7, No 2 (2020): Volume 7 Nomor 2 Vol 7, No 1 (2020): Volume 7 Nomor 1 Vol 6, No 4 (2019): Volume 6 Nomor 4 Vol 6, No 3 (2019): Volume 6 Nomor 3 Vol 6, No 2 (2019): Volume 6 Nomor 2 Vol 6, No 1 (2019): Volume 6 Nomor 1 Vol 5, No 4 (2018): Volume 5 Nomor 4 Vol 5, No 3 (2018): Volume 5 Nomor 3 Vol 5, No 2 (2018): Volume 5 Nomor 2 Vol 5, No 1 (2018): Volume 5 Nomor 1 Vol 4, No 4 (2017): Volume 4 Nomor 4 Vol 4, No 3 (2017): Volume 4 Nomor 3 Vol 4, No 2 (2017): Volume 4 Nomor 2 Vol 4, No 1 (2017): Volume 4 Nomor 1 Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4 Vol 3, No 3 (2016): Volume 3 Nomor 3 Vol 3, No 2 (2016): Volume 3 Nomor 2 Vol 3, No 1 (2016): Volume 3 Nomor 1 Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4 Vol 2, No 3 (2015): Volume 2 Nomor 3 Vol 2, No 2 (2015): Volume 2 Nomor 2 Vol 2, No 1 (2015): Volume 2 Nomor 1 Vol 1, No 4 (2014): Volume 1 Nomor 4 Vol 1, No 3 (2014): Volume 1 Nomor 3 Vol 1, No 2 (2014): Vol 1 No 2 Vol 1, No 1 (2014): Vol 1 No 1 More Issue