cover
Contact Name
Andy Sapta
Contact Email
saptaandy@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
lppm_stmik@royal.ac.id
Editorial Address
-
Location
,
INDONESIA
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH
Published by Smart Education
ISSN : 26154307     EISSN : 26153262     DOI : -
Journal of Science and Social Research is accepts research works from academicians in their respective expertise of studies. Journal of Science and Social Research is platform to disclose the research abilities and promote quality and excellence of young researchers and experienced thoughts towards Change for Development. The journal releases on February and July.
Arjuna Subject : -
Articles 1,647 Documents
PENGEMBANGAN APLIKASI BASIS INFORMASI PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PADA P3M POLITEKNIK NEGERI MEDAN Putra, Purwa Hasan; Lase, Yuyun Yusnida; Asmara, Wira Bayu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5832

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the utilization of the Simlibtamas system in managing research proposal submissions at the Medan State Polytechnic. Based on observations on the system dashboard, there are 1,299 registered users, 21 of whom are active, who have submitted proposals, and a total of 800 proposals that have been processed. This system is able to display information in a structured manner through a submission table containing the name of the proposer, the proposal title, the original scheme, document files, assessments, and the amount of proposed and recommended funding. In addition, a recapitulation graph of the amount of funding shows the existence of funding submissions within a certain time period, reflecting the dynamics of research activity. The results show that the Simlibtamas system has functioned well in supporting the administration and evaluation process of research proposals. However, the involvement of proposer users still needs to be improved for more optimal system utilization. In conclusion, Simlibtamas is able to facilitate monitoring, transparency, and management of research, and can be further developed to increase participation and effectiveness of research fund distribution. Keywords: Information Systems, Applications, Simlibtimnas, Research, Community Service Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan sistem Simlibtamas dalam pengelolaan pengajuan proposal penelitian di Politeknik Negeri Medan. Berdasarkan hasil pengamatan pada dashboard sistem, tercatat sebanyak 1299 pengguna terdaftar dengan 21 pengguna aktif yang mengajukan proposal, serta total 800 proposal yang telah diproses. Sistem ini mampu menampilkan informasi secara terstruktur melalui tabel pengajuan yang memuat nama pengusul, judul proposal, skema pendanaan, file dokumen, penilaian, serta jumlah dana yang diusulkan dan direkomendasikan. Selain itu, grafik rekapitulasi jumlah dana menunjukkan adanya fluktuasi pengajuan dana dalam rentang waktu tertentu, yang mencerminkan dinamika aktivitas penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Simlibtamas telah berfungsi dengan baik dalam mendukung proses administrasi dan evaluasi proposal penelitian. Namun, keterlibatan pengguna pengusul masih perlu ditingkatkan agar pemanfaatan sistem menjadi lebih optimal. Kesimpulannya, Simlibtamas mampu memudahkan monitoring, transparansi, dan pengelolaan penelitian, serta dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan partisipasi dan efektivitas distribusi dana penelitian. Kata kunci: Sistem Informasi, Aplikasi, Simlibtimnas, Penelitian, Pengabdian
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG EKONOMI SIRKULAR DENGAN PENDEKATAN LOOP DYNAMICS MENUJU CITA PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN Edinov, Sanny; Egim, Ash Shadiq; Efrina, Gusnita; Fauzi, Ahmad; Desabta, Gita
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5939

Abstract

Abstract: Rapid population growth and urbanization make solid waste management a pressing environmental and socio-economic challenge. The transition from a linear "take-use-dispose" economy to a restorative and regenerative circular economy model is imperative. This research in-depth analyzes how Community-Based Waste Management (CWBM) initiatives can contribute to achieving a circular economy, focusing on the interacting systematic dynamics. Using a Loop Dynamics approach, this study identifies and examines the complex cause-and-effect relationships and feedback loops in Padang City's waste management ecosystem. Through a quantitative survey of 100 respondents, it was found that the variables studied simultaneously had a significant influence on management success. However, no variable had a significant effect on the outcome. Loop Dynamics modeling revealed reinforcing loops (R1-R6) that drive positive cycles, such as increased revenue from recycling that stimulates participation, and balancing loops (B1-B3) that maintain system balance. These findings confirm that PSBM is not simply a mitigation strategy, but rather a strategic intervention point capable of driving a circular transition, creating local economic opportunities, and supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The results of this study are expected to guide policymakers and communities in designing more innovative and adaptive waste management strategies. Keyword: waste management, circular economy, loop dynamics, sustainable development. Abstrak: Laju pertumbuhan penduduk dan urbanisasi yang pesat menjadikan pengelolaan sampah sebagai tantangan lingkungan dan sosial-ekonomi yang mendesak. Transisi dari ekonomi linier "ambil-pakai-buang" menuju model ekonomi sirkular yang restoratif dan regeneratif menjadi imperatif. Penelitian ini menganalisis secara mendalam bagaimana inisiatif Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat (PSBM) dapat berkontribusi pada pencapaian ekonomi sirkular, dengan fokus pada sistematis yang saling berinteraksi. Menggunakan pendekatan Loop Dynamics, studi ini mengidentifikasi dan menguji hubungan sebab-akibat serta umpan balik kompleks di ekosistem pengelolaan sampah Kota Padang. Melalui survei kuantitatif terhadap 100 responden, ditemukan bahwa variabel yang diteliti secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap keberhasilan pengelolaan. Namun, secara parsial tidak ada variabel yang memiliki pengaruh signifikan. Pemodelan Loop Dynamics mengungkap adanya reinforcing loops (R1-R6) yang mendorong siklus positif, seperti peningkatan pendapatan dari daur ulang yang memicu partisipasi, serta balancing loops (B1-B3) yang menjaga keseimbangan sistem. Temuan ini menegaskan bahwa PSBM bukan sekadar strategi mitigasi, melainkan titik intervensi strategis yang mampu mendorong transisi sirkular, menciptakan peluang ekonomi lokal, dan mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi pembuat kebijakan dan komunitas dalam merancang strategi pengelolaan sampah yang lebih inovatif dan adaptif.. Kata kunci: pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, loop dynamics, pembangunan berkelanjutan.
OPTIMALISASI POTENSI WAKAF HIJAU SEBAGAI PLATFORM EKOSISTEM DIGITAL INOVATIF UNTUK MENANGGULANGI DEGRADASI LINGKUNGAN DAN MENDORONG TRANSFORMASI GREEN ECONOMY BERKELANJUTAN Riadhi, Ahmad Agung
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5825

Abstract

Abstrak : This study aims to examine the potential of green waqf as an innovative digital platform to support sustainable green economic transformation. The method used is a descriptive qualitative approach with a literature review approach, utilizing secondary data from scientific journals, policy documents, and academic publications over the past five years. The results show that green waqf contributes to the three main pillars of the green economy: environmental, social, and economic. The digitization of waqf through technologies such as blockchain and crowdfunding has been shown to increase efficiency, transparency, and public participation. The findings also indicate opportunities for integrating digital green waqf into national policies such as the RPJMN (National Medium-Term Development Plan) and the National Development Planning System (SNPRK). The study's conclusions confirm that digital waqf has strategic potential as an Islamic social financing instrument that supports sustainable development. This study recommends the development of a digital green waqf platform and further empirical data-based studies to test the effectiveness of its implementation. Keywords: green waqf, waqf digitization, green economy, sustainable development, blockchain, crowdfunding. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi wakaf hijau sebagai platform digital inovatif dalam mendukung transformasi ekonomi hijau berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, menggunakan data sekunder dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan publikasi akademik lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wakaf hijau berkontribusi terhadap tiga pilar utama green economy: lingkungan, sosial, dan ekonomi. Digitalisasi wakaf melalui teknologi seperti blockchain dan crowdfunding terbukti meningkatkan efisiensi, transparansi, dan partisipasi publik. Temuan juga menunjukkan adanya peluang integrasi wakaf hijau digital dalam kebijakan nasional seperti RPJMN dan SNPRK. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa wakaf digital memiliki potensi strategis sebagai instrumen pembiayaan sosial Islam yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan platform wakaf hijau digital dan studi lanjutan berbasis data empiris untuk menguji efektivitas implementasinya. Kata Kunci: wakaf hijau, digitalisasi wakaf, green economy, pembangunan berkelanjutan, blockchain, crowdfunding
ANALISIS PEMBENTUKAN PORTOFOLIO SAHAM OPTIMAL SEKTOR PERTANIAN MENGGUNAKAN MODEL MARKOWITZ Putra, Vicka Pramudya; Afrizal, Roni; Arnayulis, Arnayulis; Ariliusra, Azzukhruf
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5794

Abstract

Abstract: The purpose of this study to construct an optimal stock portfolio of companies in the agricultural sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) using the Markowitz portfolio model. This model is applied to optimize the trade-off between expected return and risk through the mean-variance framework. The data employed in this study consist of secondary data in the form of closing stock prices of six agricultural sector companies. The analytical procedures include the calculation of return, expected return, variance, standard deviation, covariance, and correlation among stocks, as well as the determination of optimal portfolio weights. The findings indicate that four stocks constitute the optimal portfolio, namely NSSS with a proportion of 57.79%, TAPG at 25.56%, SMAR at 11.55%, and STAA at 5.99%. The resulting optimal portfolio yields an expected return of 0.43% with a risk level of 0.01866, which is lower than the individual risk of each stock included in the optimal portfolio. These results demonstrate that diversification within agricultural sector stocks is effective in forming an efficient portfolio that achieves an optimal balance between risk and return. Keywords: Optimal Portfolio; Markowitz Model; Agriculture Sector Stock; Risk and Return. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membentuk portofolio saham optimal pada perusahaan sektor pertanian yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (IDX) menggunakan model portofolio Markowitz. Model ini digunakan untuk mengoptimalkan hubungan antara expected return dan risiko melalui pendekatan mean-variance. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa harga saham penutupan enam perusahaan sektor pertanian. Metode analisis meliputi perhitungan return, expected return, varians, standar deviasi, kovarians, dan korelasi antar saham, serta penentuan proporsi portofolio optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat saham membentuk portofolio optimal, yaitu NSSS dengan proporsi 57,79%, TAPG sebesar 25,56%, SMAR sebesar 11,55%, dan STAA sebesar 5,99%. Portofolio optimal yang terbentuk menghasilkan expected return sebesar 0,43% dengan tingkat risiko sebesar 0,01866, dimana tingkat risiko tersebut di bawah risiko dari masing-masing saham individual pembentuk portofolio optimal. Hasil ini menunjukkan bahwa diversifikasi saham sektor pertanian mampu menghasilkan kombinasi portofolio yang efisien dengan tingkat risiko yang relatif rendah dan return yang optimal. Kata Kunci: Portofolio Optimal; Model Markowitz; Saham Sektor Pertanian; Risiko dan Return.
PARADIGMA KRITIS DAN AKSIOLOGI DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN KEINGINAN DI LEMBAGA BISNIS Rahayu, Elly; Kifti, Wan Mariatul; Muti'ah, Rahma; Mujiatun, Siti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5643

Abstract

Abstract: This riset conceptually explores the analysis of power structures in the management of desires inside modern business organizations via the lens of critical paradigms and how axiological principles such as justice, sustainability, and autonomy might steer business practices towards enhanced ethicality and introspection. The critical paradigm method aims to "uncover" the concealed mechanisms underlying the formation and regulation of desires (for example, via marketing and self-responsibilization) to expose the ideological hegemony that sustains injustice. The action approach, on the other hand, stresses the importance of making moral ideals a part of company plans and practices. The synthesis of recent literature indicates that in the absence of normative values, business practices are susceptible to manipulation, exploitation, and the abuse of power, including market power. Companies that continuously adhere to ethical norms, such as justice, social responsibility, and openness, tend to exhibit greater competitiveness and longevity. This article asserts that establishing critical paradigms in desire management enhances accountability for socio-ecological consequences, while axiological values function as a normative guide to ensure that businesses do not solely "manage desires" for profit but also honor consumer autonomy, maintain distributive justice, and safeguard environmental sustainability. Practical implications necessitate the establishment of corporate policies that prioritize public welfare, in accordance with OECD guidelines on Responsible Business Conduct, coupled with the enhancement of consumer critical literacy to foster collective awareness that enables structural protections against market dominance
AKIBAT HUKUM TERHADAP PRODUK MAKANAN DAN MINUMAN TIDAK BESERTIFIKAT HALAL DALAM PERSPEKTIF UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 TENTANG JAMINAN PRODUK HALAL Sofian, Sofian; Aulia, Malika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5808

Abstract

Abstract: Halal products are a fundamental need for Muslims as a form of adherence to religious teachings. The Indonesian government, through Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance, requires all food and beverage products distributed in Indonesia to be halal certified. However, in practice, many businesses, particularly Micro and Small Enterprises (MSEs), have not complied with this obligation. This study aims to analyze the legal consequences for businesses that lack halal certification and identify the obstacles faced in the process of obtaining such certification. This study uses a normative juridical method with a statutory regulatory approach, supported by interviews as empirical data. The results indicate that businesses that lack halal certification are subject to administrative sanctions as stipulated in Government Regulation Number 42 of 2024, which include written warnings, administrative fines, and product withdrawals. Obstacles identified include low understanding among businesses, lack of government outreach, and limited access to certification facilities. Therefore, strengthening regulatory implementation and increasing legal awareness among businesses is necessary to ensure maximum protection for Muslim consumers. Keywords: Legal Consequences, Halal Certificate, Food and Beverage Products, BPJPH, Law No. 33 of 2014 Abstrak: Produk halal merupakan kebutuhan fundamental bagi umat Islam sebagai bentuk kepatuhan terhadap ajaran agama. Pemerintah Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal mewajibkan seluruh produk makanan dan minuman yang beredar di Indonesia untuk bersertifikat halal. Namun, dalam praktiknya, masih banyak pelaku usaha, terutama pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), yang belum melaksanakan kewajiban tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum yang timbul terhadap pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam proses perolehan sertifikat tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan didukung oleh wawancara sebagai data empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha yang tidak memiliki sertifikat halal dapat dikenai sanksi administratif sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024, yang mencakup peringatan tertulis, denda administratif, dan penarikan produk dari peredaran. Kendala yang ditemukan antara lain rendahnya pemahaman pelaku usaha, kurangnya sosialisasi dari pemerintah, serta keterbatasan akses terhadap fasilitas sertifikasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan implementasi regulasi dan peningkatan kesadaran hukum bagi pelaku usaha agar perlindungan konsumen Muslim dapat terjamin secara maksimal. Kata Kunci: Akibat Hukum, Sertifikat Halal, Produk Makanan dan Minuman, BPJPH, UU No. 33 Tahun 2014
PENERAPAN DATA MINING DALAM MENENTUKAN TINGKAT KEPUASAN PENGUNJUNG TERHADAP KOLEKSI MUSEUM Fauzi, Muhammad; Sitorus, Zunaida
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5935

Abstract

Abstract: This study aims to apply data mining to determine visitor satisfaction levels at the Batu Bara Regency Museum. The main problem is the suboptimal use of visitor data and visitor questionnaire results to objectively evaluate satisfaction. The method used is the Naïve Bayes algorithm to classify visitor satisfaction levels based on questionnaire and visit data. The research stages include data collection, data analysis, system design using UML, implementation with PHP and MySQL, and system testing. The results show that the Naïve Bayes algorithm is capable of classifying visitor satisfaction levels effectively and providing accurate information for museum management. This system supports data-driven decision-making and helps improve the quality of museum services and management. Keywords: Data Mining; Naïve Bayes; Visitor Satisfaction Classification; Decision Support System; Batu Bara Regency Museum. Abstrak: Penelitian ini bertujuan menerapkan data mining dalam menentukan tingkat kepuasan pengunjung Museum Kabupaten Batu Bara. Permasalahan utama adalah belum optimalnya pemanfaatan data kunjungan dan hasil angket pengunjung untuk mengevaluasi kepuasan secara objektif. Metode yang digunakan adalah algoritma Naïve Bayes untuk mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung berdasarkan data kuesioner dan data kunjungan. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisis data, perancangan sistem menggunakan UML, implementasi dengan PHP dan MySQL, serta pengujian sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Naïve Bayes mampu mengklasifikasikan tingkat kepuasan pengunjung dengan baik dan memberikan informasi yang akurat bagi pengelola museum. Sistem ini mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta membantu peningkatan kualitas layanan dan pengelolaan museum. Kata kunci: Data Mining; Naïve Bayes; Klasifikasi Kepuasan Pengunjung; Sistem Pendukung Keputusan; Museum Kabupaten Batu Bara.
ANALISIS KUALITAS PRODUKSI AYAM BROILER MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING DAN ALGORITMA C4.5 Saputra, Oriza Rama; Sovia, Rini; Yanto, Musli
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5747

Abstract

Abstract: Broiler chicken production is influenced by various factors, such as feed, environment, and maintenance management, which generate large amounts of complex production data. This condition causes the assessment and decision-making processes related to production quality to often be suboptimal and not based on in-depth data analysis. This study aims to implement the K-Means method and C4.5 algorithm to produce an analysis process that can be used as a solution in determining broiler chicken production quality in the South Coast region. The K-Means method is used to classify broiler chicken production data based on similar characteristics to facilitate pattern identification. The C4.5 algorithm was used to build a decision tree model to determine and predict broiler chicken production quality based on the most influential attributes. The research dataset was sourced from farm data in the South Coast region, with a total of 157 data points obtained. The clustering results presented three main segments, namely 94 with good results, 58 data with moderate results, and 5 data with poor results. Meanwhile, the C4.5 algorithm was built based on the clustering results from K-Means. The accuracy was calculated using the F1 score, with an accuracy of 93,75%. Keywords: Broiler Chicken;K-Means; C4.5 Algorithm. Abstrak: Produksi ayam broiler dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti pakan, lingkungan, dan manajemen pemeliharaan, yang menghasilkan data produksi dalam jumlah besar dan bersifat kompleks. Kondisi ini menyebabkan proses penilaian dan pengambilan keputusan terkait kualitas produksi sering kali belum optimal dan kurang didasarkan pada analisis data yang mendalam. Penelitian dilakukan bertujuan untuk Mengimplementasikan metode K-Means dan algoritma C4.5 untuk menghasilkan proses analisis yang dijadikan solusi dalam penentuan kualitas produksi ayam broiler di wiliyah Pesisir Selatan. Metode K-Means digunakan untuk mengklasifikasikan data produksi ayam broiler berdasarkan kesamaan karakteristik untuk memudahkan identifikasi pola. Algoritma C4.5 Digunakan untuk membangun model pohon keputusan dalam menentukan dan memprediksi kualitas produksi ayam broiler berdasarkan atribut yang paling berpengaruh. Dataset penelitian bersumber dari data peternakan di wilayah Pesisir Selatan, Dengan total data ada 157 data yang didapatkan. Hasil klustering menyajikan tiga segmen utama yaitu 94 dengan hasil baik, 58 data dengan hasil sedang dan 5 data dengan hasil buruk, Sedangkan Algoritma C4.5 dibangun berdasarkan hasil klustering dari K-Means. Perhitungan Hasil akurasi dengan f1 score Dengan hasil akurasi 93,75%. Kata Kunci: Ayam Broiler, K-Means, Algoritma C4.5
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU GUNA MENINGKATKAN EFESIENSI PADA A2 COLLECTION PABRIK PENGRAJIN TAS KULIT DAN ROTAN PALANGKA RAYA Rahma, Dewi; Syamsudin, Achmad; Giovanni, Jonathan; Karuehni, Ina
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5940

Abstract

Abstract: A2 Collection is a home-based industry engaged in the production of bags made from woven rattan combined with leather or synthetic materials in Palangka Raya City. In its operational activities, the company still encounters challenges in controlling rattan raw material inventory due to an inefficient ordering system, which leads to excess inventory and increased storage costs. This study aims to determine the optimal order quantity of rattan raw materials, identify the appropriate reorder point, and calculate the total inventory costs incurred by the company. The Economic Order Quantity (EOQ) method is employed in this research, including the analysis of optimal order quantity, safety stock, reorder point, and total inventory costs. The results indicate that the optimal order quantity of rattan raw materials is 1,363 sheets with an ordering frequency of five times per year. Reordering is carried out when inventory reaches 21 sheets with a safety stock of 4 sheets, while the total inventory cost amounts to Rp1,363,249 per year. The findings demonstrate that the implementation of the EOQ method effectively reduces inventory costs and improves the efficiency of raw material inventory management at A2 Collection. Keyword: Inventory, Raw Materials, Economic Order Quantity (EOQ). Abstrak: A2 Collection merupakan usaha industri rumahan yang memproduksi tas berbahan anyaman rotan yang dikombinasikan dengan kulit maupun material sintetis di Kota Palangka Raya. Dalam pelaksanaan operasionalnya, usaha ini masih mengalami kendala dalam pengendalian persediaan bahan baku rotan karena sistem pemesanan yang belum efektif. Kondisi tersebut menyebabkan terjadinya kelebihan persediaan yang berdampak pada meningkatnya biaya penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku rotan yang paling efisien, menetapkan waktu pemesanan kembali, serta menghitung total biaya persediaan yang harus dikeluarkan perusahaan. Metode Economic Order Quantity (EOQ) digunakan sebagai pendekatan analisis, yang mencakup perhitungan jumlah pemesanan optimal, persediaan pengaman (safety stock), titik pemesanan kembali (reorder point), dan total biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pemesanan bahan baku rotan yang paling optimal adalah 1.363 lembar dengan frekuensi pemesanan sebanyak lima kali dalam satu tahun. Pemesanan kembali dilakukan ketika persediaan mencapai 21 lembar dengan safety stock sebesar 4 lembar, sementara total biaya persediaan tercatat sebesar Rp1.363.249 per tahun. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan metode EOQ mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan serta menurunkan biaya yang dikeluarkan oleh A2 Collection. Kata kunci: Persediaan, Bahan Baku, Economic Order Quantity (EOQ).
PENERAPAN ASAS DROIT DE SUITE TERHADAP BENDA JAMINAN FIDUSIA YANG DIJADIKAN BARANG BUKTI DALAM PERKARA NARKOTIKA (Studi Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 323/Pid.Sus/2023/PN Psp dan Putusan Pengadilan Negeri Padang Sidempuan Nomor: 38/Pid.Sus/2024/PN Psp Manalu, Verawaty Manalu Manalu; Siagian, Putri Rumondang; Andriati, Syarifah Lisa
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5931

Abstract

Abstract: The Criminal Code does not clearly state what is meant by evidence, but from the way of obtaining the evidence, it can be concluded that the definition of evidence is the result of a series of investigators' actions in confiscation and/or searches and/or examination of letters to take over and/or store under their control movable or intangible objects for the purpose of evidence in investigations, prosecutions and trials. In practice, confiscations carried out by investigators still often involve the rights of third parties, one of which is the confiscation of fiduciary collateral objects used to commit narcotics crimes. This study uses a normative legal research type supported by empirical data with data collection techniques in the form of interviews and literature studies. Data analysis is carried out qualitatively and produces research in the form of analytical description. The study concluded that there is a conflict between the state's authority to confiscate narcotics evidence and the rights of third parties as fiduciary recipients through the principle of droit de suite. In practice, investigators have difficulty accommodating requests for the return of evidence due to the complex process, limited time, and the weak legal standing of third parties. This requires consideration of utility and fairness, in accordance with the Fiduciary Guarantee Law's objective of supporting the development of the financing sector. The Padang Sidempuan District Court's decision No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp, which confiscated a vehicle belonging to a third party, demonstrates a lack of legal protection, while decision No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp, which returned the vehicle to the fiduciary recipient, reflects the appropriate, fair, and beneficial application of the droit de suite principle for third parties not involved in the crime. Keywords: droit de suite principle, fiduciary guarantee, confiscation, evidence, narcotics case. Abstrak: Undang-Undang Hukum Pidana tidak menyebutkan secara jelas tentang apa yang dimaksud dengan barang bukti, namun dari cara mendapatkan barang bukti tersebut dapatlah ditarik kesimpulan bahwa pengertian barang bukti adalah hasil serangkaian tindakan penyidik dalam penyitaan dan atau penggeledahan dan atau pemeriksaan surat untuk mengambil alih dan atau menyimpan dibawah penguasaannya benda bergerak atau tidak berwujud untuk kepentingan pembuktian dalam penyidikan, penuntutan dan peradilan. Dalam praktiknya, penyitaan yang dilakukan oleh penyidik masih sering melibatkan hak pihak ketiga salah satunya adalah penyitaan terhadap benda jaminan fidusia yang digunakan untuk melakukan tindak pidana narkotika. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang didukung dengan data empiris dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan menghasilkan penelitian dalam bentuk deskriptif analitis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Terdapat konflik antara kewenangan negara melakukan penyitaan barang bukti narkotika dan hak pihak ketiga sebagai penerima fidusia melalui asas droit de suite. Dalam praktik, penyidik kesulitan mengakomodasi permohonan pengembalian barang bukti karena proses yang rumit, waktu terbatas, dan lemahnya posisi hukum pihak ketiga. Hal ini menuntut pertimbangan nilai kemanfaatan serta keadilan, sesuai tujuan UU Jaminan Fidusia untuk mendukung pembangunan sektor pembiayaan. Putusan PN Padang Sidempuan No. 323/Pid.Sus/2023/PN Psp yang merampas kendaraan milik pihak ketiga menunjukkan kurangnya perlindungan hukum, sedangkan putusan No. 38/Pid.Sus/2024/PN Psp yang mengembalikan kendaraan kepada penerima fidusia mencerminkan penerapan asas droit de suite yang tepat, adil, dan bermanfaat bagi pihak ketiga yang tidak terlibat tindak pidana. Kata Kunci: asas droit de suite, jaminan fidusia, penyitaan, barang bukti, perkara narkotika.