cover
Contact Name
Sriyono
Contact Email
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Phone
+62275321494
Journal Mail Official
suryaabdimas@umpwr.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Purworejo Jl. KHA. Dahlan 3 & 6 Purworejo, 54111, Jawa Tengah
Location
Kab. purworejo,
Jawa tengah
INDONESIA
Surya Abdimas
ISSN : 25803492     EISSN : 25803492     DOI : 10.37729/abdimas
Surya Abdimas adalah jurnal yang mengkaji wahana pengembangan serta penerapan llmu Pengetahuan dan Teknologi kepada masyarakat secara luas sebagai bentuk publikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, yang mencakup konsep, model, dan implementasinya sebagai upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 264 Documents
Peningkatan Keterampilan Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Canva Bagi Guru PAUD di Kabupaten Bogor Abung Supama Wijaya; Wahyu Budi Priatna; Hudi Santoso; Hari Otang Sasmita; Bayu Suriaatmaja Suwanda; Ika Sartika; David Rizar Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1943

Abstract

Peningkatan keterampilan dalam bidang desain grafis menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor ini bertujuan memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar desain untuk digunakan dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini merupakan salah satu sesi yang diberikan dalam rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan tema peningkatan kompetensi tenaga kependidikan PAUD berbasis teknologi dan komunikasi oleh program studi komunikasi Sekolah Vokasi IPB bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Metode pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan ceramah, demonstrasi, dan latihan dengan mekanisme penyampaian secara tatap muka. Hasil dari pelatihan ini peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan, peserta mengerti dan memahami dasar-dasar desain aplikasi Canva untuk digunakan dalam bidang pendidikan, serta peserta mampu memproduksi desain media pembelajaran yang kreatif dan menarik yang di publikasikan pada whatsapp group dan media sosial. Dapat disimpulkan bahwa program PkM ini telah mampu memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi guru PAUD di Kabupaten Bogor. Bentuk pelatihan seperti ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan penyegaran dan tambahan wawasan serta pengetahuan baru khususnya dalam bidang desain grafis yang digunakan dalam mendukung media pembelajaran untuk guru PAUD.
Branding Produk Wedang Uwuh Wani Mekar Kelompok Wanita Tani Sanggrahan 2 Muhammad Muttaqien; Puthut Ardianto; Sekar Mutiara Alifa; Royyan Muhammad Hasbi; Ichsan Herwanto; Athaya Naura Darmawan
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1944

Abstract

Dusun Sanggarahan 2 di Desa Muntuk, Kecamatan Dlingo, Bantul memiliki usaha kecil, menengah dan mikro di bidang jasa dan produk, salah satunya yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). KWT di Dusun Sanggrahan 2 ini mencoba membuat produk olahan dari bahan alam yaitu wedang uwuh. Produk wedang uwuh ini belum memliki nama atau merk dan desain kemasan. Untuk itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya merk dan kemasan bagi sebuah produk, serta peningkatan kemampuan KWT dalam memaksimalkan smartphone sebagai media pembuatan foto produk. Kegiatan yang dilakukan melalui tahap persiapan dan pelaksanaan. Kegiatan pelaksanaan dilakukan dengan cara Focus Group Discussion (FGD) antara Kelompok Wanita Tani dengan tim pengabdian sebagai fasilitator dan moderator yang ahli dibidang desain dan juga memiliki usaha wedang uwuh. Pelatihan fotografi produk juga dilakukan oleh tim pengabdian dengan tujuan meningkatkan kemampuan KWT dalam membuat foto produk wedang uwuh. Hasil dari pengabdian adalah didapat nama atau merk Wani Mekar untuk wedang uwuh, pembuatan logo dan desain kemasan serta kemampuan KWT dalam memanfaatkan smartphone untuk membuat foto produk.
Pelatihan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di SD Negeri Tambakharjo Semarang Adhi Kusmantoro
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1948

Abstract

SD Negeri Tambakharjo Semarang menggunakan listrik PLN dengan daya terpasang rendah. Sekolah ini terletak dalam wilayah yang mempunyai total daya keluaran photovoltaic dan intensitas radiasi matahari sebesar 1.486 Mwh/tahun dan 1953.3 Kwh/m2/tahun. Daya keluaran rata-rata perhari photovoltaic (panel surya) pada bulan Oktober dan November 2021 sebesar 4551 Wh dan 3778 Wh. Tujuan pengabdian masyarakat adalah melakukan sosialisasi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) melalui kegiatan pembelajaran (edukasi) dan pelatihan PLTS bagi siswa dan guru sekolah. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini dibagi dalam tiga tahap. Pada tahap pertama, dilakukan observasi lapangan untuk menemukan masalah terkait dengan ketersediaan energi listrik di sekolah Pada tahap kedua, pelaksanaan pengabdian masyarakat meliputi penyampaian materi panel surya dengan ceramah, demo, dan desain sistem PLTS di sekolah. Dalam tahap ketiga, merupakan tahapan evaluasi atau umpan balik dengan memberikan kuesioner kepada peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian ini memberikan data informasi pemahaman terhadap panel surya dan baterai dalam kategori baik. Untuk kegiatan praktek perlu ditingkatkan diajarkan bagi siswa kelas 5 dan 6, sehingga alat peraga PLTS sangat diperlukan di sekolah tersebut.
Optimalisasi Pemberdayaan Ekonomi Masjid Dalam Peningkatan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Rizky Eka Febriansah; Aisha Hanif; Cindy Taurusta
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1368

Abstract

Masjid sebagai tempat ibadah merupakan pilar bagi muslim untuk beribadah maupun aktivitas muamalah lainnya. Namun pada saat ini masjid hanya difungsikan secara terbatas, yaitu sebagai tempat kegiatan spriritual dan ibadah. Pada masa kenabian, Rasulullah SAW memposisikan Masjid sebagai poros sentral atas kegiatan dan denyut kehidupan, yang termasuk bidang strategi perang, tarbiyah, sosial dan budaya, hukum dan politik, juga bidang ekonomi dan perdagangan. Selama masa pandemi masjid berpotensi dikembangkan dan digerakkan untuk peningkatan bidang ekonomi, peningkatan ketahanan ekonomi masyarakat sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan umat terjaga. Metode yang digunakan adalah metode learning by doing berupa pelatihan, asistensi, dan konsultasi. Lokasi pengabdian optimalisasi pemberdayaan ekonomi masjid diaplikasikan pada masjid Al Muhajirin Pondok Sidokare Indah kecamatan Sidoarjo kabupaten Sidoarjo Jawa Timur. Program pengabdian mencakup pelatihan manajemen kewirausahaan dan pemasaran, pelatihan manajemen akuntansi dan keuangan, juga pelatihan komputer, basis data, dan internet dengan misi utama membangkitkan kemandirian Masjid dalam bidang ekonomi yang dilandasi dengan lahirnya Badan Usaha Milik Masjid (BUMM).
Teknologi Informasi untuk Memperkuat Branding dan Positioning yang Beretika Bagi Calon Pelaku Usaha Ridwan Baraba; Endah Pri Ariningsih; Murhadi Murhadi
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1721

Abstract

Kegiatan Pengabdian “Abdimas Series 2” ini dilakukan oleh TIM Fakultas Ekonomi untuk memenuhi permintaan HIPMI Kabupaten Purworejo dalam rangka memberikan pendidikan dan pelatihan pada anggotanya pemulanya, agar memiliki pengetahuan dan menambah wawasan dalam berwirausaha. Pengabdian dilakukan dalam kegiatan webinar, materi yang disampaiakan meliputi etika berbisnis online, Branding dan Positioning serta pemanfaatan Teknologi informasi dalam Bisnis. Karena keadaan masih Pandemi maka kegiatan pengabdian dilakukan secara daring dengan media zoom meeting dalam kegiatan webinar series. Kegiatan berjalan dengan lancar sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Pendampingan Akreditasi Pos PAUD Al-Hayyu Desa Banjar Bendo Kecamatan Sidoarjo Septi Budi Sartika; Nova Firda Alsya
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1847

Abstract

Akreditasi lembaga merupakan kegiatan untuk menjaga mutu lembaga itu sendiri, apakah telah sesuai dengan standar nasional atau belum. Bukanlah perkara mudah untuk mempersiapkan akreditasi lembaga. Pos PAUD merupakan lembaga PAUD non-formal yang dikelola oleh desa. Kebanyakan Pos PAUD belum terakreditasi, tentu hal ini disebabkan oleh beberapa faktor dan juga mengakibatkan beberapa faktor lainnya. Pendampingan akreditasi untuk lembaga mutlak diperlukan dalam rangka menyiapkan dokumen pendukungnya. Metode kegiatan meliputi 3, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Kegiatan pendampingan ini meliputi 3, yaitu 1) seminar tips sukses menyiapkan akreditasi PAUD, 2) penelusuran dokumen pendukung, dan 3) pengadministrasian dokumen pendukung 8 standar akreditasi. Hasil kegiatan pendampingan sebagai berikut: 1) Pos PAUD Al-Hayyu telah mengetahui persiapan akreditasi melalui seminar yang telah dilakukan, 2) Pos PAUD Al-Hayyu telah didampingi dalam menelusuri dokumen lampau untuk mendukung akreditasi, dan 3) Pos PAUD Al-Hayyu telah mempunyai arsip 8 standar akreditasi di google drive, sewaktu-waktu apabila persyaratan akreditasi telah terpenuhi maka dapat segera melakukan pengusulan akreditasi kepada BAN PAUD & PNF Provinsi Jawa Timur.
Program Pemberdayaan Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Kecamatan Carita dalam Mengolah Komoditi Singkong dan Mengembangkan Peluang Usaha (Pengolahan, Packaging, dan Pemasaran) Rakhmini Juwita; Maman Rumanta; Is Eka Herawati; Ron Makrony; Lina Asnamawati
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1850

Abstract

Pemberdayaan dapat diartikan sebagai suatu pelimpahan atau pemberian kekuatan (power) yang akan menghasilkan hierarki kekuatan dan ketiadaan kekuatan, seperti yang dikemukakan Simon (1993) bahwa pemberdayaan suatu aktvitas refleksi, suatu proses yang mampu diinisiasikan dan dipertahankan hanya oleh agen atau subyek yang mencari kekuatan atau penentuan diri sendiri (self-determination). Dengan dilakukan pemberdayaan diharapkan masyarakat mampu meningkatkan taraf hidupnya. Subjek binaan dalam kegiatan abdimas adalah warga masyarakat Desa Kadu Jogya, Kelurahan Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Masyarakat belum mengolah komoditi Singkong atau ubi kayu yang sangat berlimpah secara maksimal sampai bernilai tambah. Masyarakat melihat ubi kayu tidak ada harganya, oleh karena itu ketua kelompok tani mempunyai harapan besar mayarakat dapat mempunyai keterampilan mengolah komoditi ubi kayu menjadi bernilai jual, mempunyai jiwa wirausaha dan memiliki kemampuan memasarkan secara online dan digital melalui blog dan market place.
Edukasi Hukum Pasca Diberlakukanya Hukuman Tambahan Kebiri Kimia Bagi Pelaku Kejahatan Seksual Anak Galih Bagas Soesilo; Agus Budi Santoso
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1934

Abstract

Berdiskusi dengan masyarakat umum berkaitan perlindungan dari kejahatan seksual terutama kejahatan yang mengancam anak terkadang masih dianggap tabu. Padahal adanya Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 yang merupakan amanah dari Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, merupakan upaya nyata didalam pemberantasan dan penanggulangan kejahatan seksual yang dilakukan kepada anak dibawah umur, dengan ditambahkanya hukuman kebiri kimia bagi pelaku kejahatan seksual anak telah dinyatakan berlaku. Sebagai peraturan hukum yang baru sudah menjadi permasalahan yang mendasar berkaitan dengan lambatnya laju informasi yang terserap dan dipahami maksud dari peraturan tersebut oleh masyarakat awam, terutama masyarakat yang tinggal jauh dari jantung kota yang telah sibuk dengan kegiatan rutinitas hariannya. Tujuan untuk melakukan pemberdayaan ini ialah sebagai upaya mendorong masyarakat desa sabagaimana telah ditentukan lokasinya sebelumnya, yaitu mendukung adanya setiap program kerja ataupun penyalur informasi atauran hukum yang telah diberlakukan sebagaimana amanah Undang-undang Desa Nomor 06 Tahun 2014. Pengabmas dilaksanakan secara luring didesa Mutisari, Kecamatan Watumalang, Kabupaten Wonosobo dengan berkerja sama dengan pemerintah desa dengan mengundang masyarakat setempat, keterwakilan pemuda - pemudi, dan kelompok ibu-ibu PKK. Peserta Pengabmas sangatlah antusias dengan kegiatan ini, dan memiliki komitmen yang telah dibentuk serta dikuatkan kembali untuk berperan aktif serta siap menjadi agen penggerak untuk mencegah dan mengawal setiap kasus kejahatan seksual terkhususkan korbannya adalah anak. Demikian dengan adanya peraturan baru tersebut, juga dapat ditransformasikan melalui meningkatnya kesadaran hukum masyarakat dan pemangku kebijakan didesa agar mampu menerjamahkan dan mengkorelasikan program kerjanya.
Sosialisasi dan Diseminasi Implementasi Model Pembelajaran Matematika Untuk Menstimulasi Berpikir Kritis Annis Deshinta Ayuningtyas; Dafid Slamet Setiana; Didi Supriyadi; Ana Fitrotun Nisa; Pardimin Pardimin; Agustinus Eko Susety; Betty Kusumaningrum
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1952

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan hal yang cukup penting di era 4.0. Namun akibat pembelajaran daring, banyak siswa yang tingkat kemampuan berpikir kritisnya tergolong rendah. Berdasarkan hasil observasi tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), guru-guru yang tergabung pada MGMP Matematika SMA & SMK kabupaten Purworejo belum menerapkan model pembelajaran yang dapat menstimulasi berpikir kritis. Dari permasalahan tersebut, tim PKM melakukan kegiatan yang bertujuan untuk mensosialisasi dan mendiseminasikan implementasi model pembelajaran matematika untuk menstimulasi berpikir kritis pada MGMP Matematika SMA & SMK kabupaten Purworejo. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Fave Hotel Yogyakarta dan terhubung secara online melalui Google Meet bagi sebagian guru yang mengikuti kegiatan secara daring. Kegiatan ini dihadiri oleh 10 orang guru secara luring dan 10 orang guru secara daring. Hasil evaluasi pada akhir kegiatan PKM menunjukkan: (1) adanya peningkatan pemahaman guru dalam menyusun RPP, LKPD, modul pembelajaran dan instrumen evaluasi; (2) ketercapaian implementasi model pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan berpikir kritis dan (3) rata-rata peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa SMA & SMK Kabupaten Purworejo sebesar 7,7%.
Diagonal (Digitalisasi Keanekargaman Potensi Lokal) Sebagai Upaya Promosi Produk-Produk UMKM di Kelurahan Randusari Kota Pasuruan Dyajeng Puteri Woro Subagio; Sri Hastari; Agnes Ratna Pudyaningsih
Surya Abdimas Vol. 6 No. 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i4.1958

Abstract

Kelurahan Randusari merupakan salah satu wilayah kelurahan di Kota Pasuruan yang terkenal dengan pengrajin meuble dan furniture. Wilayah ini dikenal sebagai pembuat gerabah khususnya cobek, namun banyak produk UMKM Randusari yang diakui oleh pihak lain, sehingga meski memiliki potensi yang unggul namun citra potensi lokal Randusari kurang terlihat dimata masyarakat di luar kota Pasuruan. Perlu adanya upaya promosi dan digitalisasi untuk mempublikasi keanekaragaman potensi lokal agar dikenal oleh publik dan masyarakat umum sebagai identitas unggulan kelurahan Randusari. Program abdimas ini dilakukan dengan metode survey sensus semua UMKM di wilayah kelurahan Randusari. Data UMKM digolongkan sesuai dengan jenis produk dan lokasi tempat usaha berdasarkan RW, kemudian di desain menjadi suatu buku katalog UMKM yang disertai dengan foto produk unggulan serta informasi-informasi terkait UMKM di kelurahan Randusari, kota Pasuruan. Tim abdimas Unmer Pasuruan berhasil melaksanakan program sebagai upaya penanganan masalah tersebut dengan membuat luaran katalog berupa buku dan platform digital (blog). Terdapat program tambahan yaitu pojok UMKM di kantor Kelurahan Randusari berupa stan photobooth terbuat dari limbah mebel yang disusun sedemikian rupa sehingga menjadi gambaran produk-produk unggulan kelurahan Randusari. Melalui program abdimas ini diharapkan potensi lokal Randusari dikenal oleh masyarakat luas, identitas produk UMKM tidak diakui oleh pihak lain, dan konsumen dapat berbelanja langsung di kelurahan Randusari sehingga perekonomian masyarakat Randusari meningkat.